Anda di halaman 1dari 10

REVIEW JURNAL

1. Judul Jurnal
ANALISIS ENERGI OSILATOR HARMONIK MENGGUNAKAN METODE
PATH INTEGRAL HYPERGEOMETRY DAN OPERATOR

2. Penulis Jurnal
Fuzi Marati Sholihah, Suparmi, Viska Inda Variani

3. Nama Jurnal
Indonesian Journal of Applied Physics

4. Volume Jurnal
Volume 2 Nomor 1

5. Tahun Terbit
April 2012

6. Latar Belakang
Aplikasi fisika kuantum pada penelitian ini digunakan untuk menyelesaikan potensial
osilator harmonik. Untuk mengetahui perilaku partikel yang bergerak harmonik maka
perlu dilakukan analisis energi osilator harmonik menggunakan metode path integral,
hypergeometri dan operator. Metode path integral, hypergeometri dan operator mudah
digunakan untuk menentukan tingkat energi osilator harmonik, karena persamaan
matematis yang ada pada metode tersebut tidak rumit. Penelitian terdahulu menyebutkan
energi osilator harmonik ditentukan dari fungsi gelombang Schrodingernya. Cara yang
digunakan untuk menyelesaikan persamaan gelombang Schrodinger osilator harmonik
adalah dengan menggunakan fungsi pembangkit dari fungsi hermit. Disebut sebagai
fungsi pembangkit karena fungsi ini dapat membangkitkan fungsi hermit. Berdasarkan
penelitian sebelumnya fungsi pembangkit hanya digunakan untuk menentukan fungsi
gelombang saja. Sedangkan penyelesaian tingkat energinya tetap ditentukan
menggunakan metode analitik. Ada metode lain yang digunakan untuk mendapatkan
energi osilator harmonik tanpa menentukan persamaan Schrodinger terlebih dahulu.
Metode itu adalah integral lintasan (path integral) yang diketemukan oleh Feynman.
Metode integral lintasan mula-mula dikembangkan oleh Feynman lewat asas
penjumlahan amplitudo. Metode yang kedua adalah metode hypergeometry. Energi
osilator harmonik yang ditentukan menggunakan metode hypergeometry dimulai dari
penentuan persamaan Schrodinger potensial osilator harmonik satu dimensi. Metode yang
ketiga adalah metode operator. Metode operator dimulai dengan menentukan persamaan
Hamiltonian di dalam operator.

7. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari penelitian di atas adalah untuk mendapatkan tingkat energy
partikel yang bergerak harmonik dengan menyelesaikan persamaan osilator harmonik.

8. Tujuan Penelitian
Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis energi osilator
harmonik menggunakan metode path integral, hypergeometry, dan operator. Adapaun
tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis spektrum energi menggunakan metode path
integral ditelaah menggunakan propagator osilator harmonik. Analisis spektrum energi
menggunakan metode hyergeometri ditelaah menggunakan persamaan Schrodinger.
Analisis spektrum energi menggunakan metode operator ditelaah melalui hamiltonian
didalam operator.

9. Teori- teori yang digunakan


Fisika kuantum muncul dipelopori oleh Bohr, Heisenberg, Schodinger dan teori
relativitas yang diungkapkan Einstein. Pada tahun 1925-1926, E.Schrodinger menyatakan
bahwa perilaku elektron, termasuk tingkat-tingkat energi elektron yang diskrit dalam
atom mengikuti suatu persamaan diferensial untuk gelombang. Persamaan diferensial
tersebut kemudian dikenal dengan persamaan Schrodinger. Persamaan Schrodinger
menjadi tulang punggung dalam memahami fenomena kuantum secara konsepsional dan
matematis. Persamaan Schrodinger (PS) merupakan jantung dalam mekanika kuantum.
Energi dan fungsi gelombang suatu partikel dapat ditentukan dengan menyelesaian
persamaan Schrodinger. Energi dan fungsi gelombang digunakan untuk mendiskripsikan
perilaku sekelompok partikel.

10. Metode Penelitian


Penentuan energi menggunakan metode path integral ditulis dalam persamaan
i
Sq


Dqexp

K [ q , t 1 :q , t 0 ] =

Z = dq K E

1
lim ln Z

En =

Penentuan energi menggunakan metode hypergeometry ditulis dalam persamaan


1
a=n dan a=n+
2

Penentuan energi menggunakan metode operator ditulis dalam persamaan


E0 0=H 0

E1 1 =H 1

11. Hasil Penelitian

Penjabaran energi osilator harmonik menggunakan metode path integral mendapatkan


hasil yang sama dengan metode hypergeometry dan operator tetapi proses penjabarannya
lebih rumit.

1. Path Integral
Penjabarannya terdiri dari beberapa tahapan:
m
Sc=
2sin
[ ( q' + q ) cosT 2 q ' q ]

1
m
(
F ( T )=
2 t sinT ) 2

Persamaan di atas di masukkan dalam persamaan propagator osilator harmonik satu


dimensi. Kemudian persamaan propagator tersebut harus diubah dalam bentuk
euclidien supaya dapat digunakan untuk menentukan fungsi partisinya. Perubahan
waktu didekati dengan yang digunakan untuk mengubah propagator dalam bentuk
path euclidien.

Persamaan propagator osilator harmonik tersebut diubah dalam bentuk persamaan


propagator energi osilator harmonik

K E = Dq ( ) exp ( 1 S )
E (1)

Persamaan propagator pada (1) diintegralkan terhadap posisi akan didapatkan fungsi
partisi dari osilator harmonik, dengan penjabaran sebagai berikut:
( 12 )
n+
Z = e (2)

Limit tak terhingga persamaan (2) terhadap fungsi akan didapatkan tingkat energi dari
osilator harmonik.
En= n+ ( 12 )
2. Hypergeometry
Cara kedua yang digunakan untuk menentukan energi osilator harmonik adalah
dengan menentukan persamaan Shcrodingernya.
2 2
k k E
y= x 2 K = = =
2 2 m

Misalkan a=n ,

1
(
E= 2 n+
2 )
. (3)

1
n=n+
Langkah kedua misalkan 2 ,

3
(
E= 2 n+
2 )
.(4)

Penggabungan persamaan (3) dan (4) digunakan untuk menentukan tingkat energi
osilator harmonik.
En= n+ ( 12 )
3. Metode Operator
Persamaan berikut digunakan untuk menentukan energi tingkat dasar:
E0 0=H 0
...(5)

E 0=
2 ..(6)

Persamaan (5) dan (6) dapat digunakan untuk menentukan energi tingkat pertama.
3
E 1= (7)
2

Energi tingkat kedua dapat dijabarkan sebagai berikut:


5
E 2= (8)
2

Apabila persamaan (6), (7) dan (8) dibuat dalam bentuk deret maka akan diperoleh
tingkat energi osilator harmonik dengan metode operator.
1
( )
En= n+
2

12. Simpulan

Simpulan dari penelitian ini adalah :

1. Persamaan energi osilator harmonik dapat ditentukan dari persamaan propagator


dan fungsi partisi.
2. Kedua energi osilator harmonik dapat ditentukan dengan cara mereduksi persamaan
Schrodinger ke dalam bentuk persamaan hypergeometry.
3. Ketiga energi osilator harmonik dapat ditentukan dari hamiltonian di dalam
operator. Energi partikel yang berosilasi harmonik adalah:
1
( )
En= n+
2
REVIEW JURNAL

1. Judul Jurnal
HARMONIC OSCILLATOR WAVE FUNCTIONS AND PROBABILITY
DENSITY PLOTS USING SPREADSHEETS

2. Penulis Jurnal
Popat S. Tambade

3. Nama Jurnal
Lat. Am. J. Phys. Educ

4. Volume Jurnal
Volume 5 Nomor 1

5. Tahun Terbit
Tahun 2011

6. Latar Belakang

Atom berosilasi harmonik dalam kristal memiliki fungsi gelombang. Osilasi harmonik
dapat diselesaikan dengan menggunakan beberapa cara yaitu persamaan orde II, fungsi
pembangkit, polinomial hermitte dan operator. Atom berosilasi memiliki bilangan
kuantum tertentu apabila bilangan kuantum besar maka terdapat korespondensi antara
mekanika klasik dan mekanika kuantum. Berdasarkan pada fungsi gelombang dan
probabilitas maka dapat diprediksikan momentum partikel atomik.

Salah satu materi yang sulit diamati secara nyata gerakan tiap satu satuan waktu dengan
selisih waktu yang sangat kecil ialah kerapatan titik pada kurva Fungsi dan Probabilitas
Osilasi Harmonik. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai proses pembuatan media
pembelajaran dengan menggunakan spreadsheet Excel untuk menentukan kerapatan titik
pada kurva Fungsi dan Probabilitas Osilasi Harmonik.

Selain itu menurut Popat S. Tambade menyatakan bahwa simulasi dengan


menggunakan media spreadsheet sangat efektif untuk membantu siswa belajar, sebab
simulasi tersebut tidak hanya menampilkan lukisan grafik yang terbentuk namun sama
seperti melakukan percobaan dalam laboratorium. Sehingga penggunaan media
spreadsheet Excel sangat membantu dalam pembelajaran fisika yang bersifat abstrak.

Spreadsheet excel dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial linear dan
nonlinear serta menampilkan dalam bentuk grafik secara otomatis. Fungsi gelombang
osilator harmonik merupakan aplikasi prinsip fisika yang menggunakan penyelesaian
secara matematis. Dengan menggunakan spreadsheet Excel, maka dapat dihasilkan
simulasi yang menyerupai percobaan secara nyata. Hal ini menunjukkan bahwa konsep
fisika yang abstrak terbantu dengan media pembelajaran yang interaktif, sebab siswa
dapat menganalisis gerakan fungsi dan probabilitas osilasi harmonik dengan jelas.

7. Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah mendeskripsikan osilator harmonik secara kuantum dalam bentuk grafik?
2. Bagaimanakah mendeskripsikan kerapatan titik fungsi dan probabilitas gelombang
osilator harmonik dengan menggunakan Spreadsheet?

8. Tujuan penelitian

1. Mendeskripsikan osilator harmonik secara kuantum dalam bentuk grafik.

2. Mendeskripsikan kerapatan titik fungsi dan probabilitas gelombang osilator


harmonik dengan menggunakan Spreadsheet.

9. Teori- teori yang digunakan yaitu :


Salah satu media pembelajaran yang inovatif yaitu program Spreadsheet Excel yang
dikembangkan melalui software Microsoft Office Excel. Microsoft Office Excel
merupakan paket program komputer untuk aplikasi perhitungan dengan tabel dan grafik.
Dalam penerapannya, Microsoft Excel tidak hanya diterapkan di bidang bisnis tetapi
sudah memasuki bidang sains dan teknologi. Microsoft Excel mempunyai banyak
formula dan fungsi logika yang diperlukan untuk melakukan perhitungan umum maupun
khusus terhadap data data numerik. Fasilitas grafik yang dimiliki Microsoft Excel akan
mampu mendukung penyajian data. Microsoft Excel juga memiliki kemampuan
pemrograman melalui bahasa makro yang disusun menggunakan Visual Basic
Application (VBA). Microsoft Excel juga sudah banyak digunakan untuk menghitung,
memproyeksikan, menganalisa, dan mempresentasikan data.
Osilator harmonic berfungsi untuk mendeskripsikan subjek yang berupa partikel atomic
dalam sumber energi potensial .

10. Metode Penelitian


a. Osilasi Harmonik Klasik
Probabilitas fungsi dinyatakan dengan :

1
P ( x )=
a2x 3

x 0=
2E
k or x 0=
(2 n+1)
m

b. Osilasi Harmonik Kuantum


Persamaan Schrodinger untuk osilasi harmonik dinyatakan dengan:
d2 2 m 1
2
dx 2 (
+ 2 E k x 2 =0 )
0= 2n+1

1
P ()=
20 2

11. Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan spreadsheet dapat menghitung ( ) 2 d diatas

2 0 2 0
daerah dan hasilnya menjadi 1. Hal ini membuktikan kondisi normal.

Total probabilitas didalam daerah klasik dihitung dengan menggunakan ( ) 2 d

0 0
berada di daerah . Total probabilitas diluar daerah klasik dihitung dengan

( ) 2 d 2 0 < 0 0 < 2 0
menggunakan berada pada daerah dan .

Fungsi Gelombang untuk keadaan n = 0 menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh


dengan menggunakan polinomial hermitte dan fungsi operator adalah sama. Secara fisis
fungsi gelombang tersebut memiliki arti pada keadaan ground state ( n = 0) maka energi
yang dimiliki oleh partikel yang berada pada sumur potensial dapat direpresentasikan
oleh fungsi gelombang yang ternormalisasi. Semakin besar nilai x maka nilai dari fungsi
gelombang pada keadaan ground state semakin mendekati nilai nol. Berdasarkan data
tersebut maka semakin banyak n maka puncak fungsi gelombang yang dihasilkan
semakin banyak.

12. Simpulan

Contoh yang dibahas pada jurnal ini menunjukkan salah satu yang bisa dicapai dengan
menggunakan spreadsheet untuk mencari kerapatam fungsi dan probabilitas gelombang
secara visual yang secara umum digunakan dalam fisika kuantum.

Osilasi harmonik merupakan fenomena fisis yang sering dijumpai dalam kehidupan
sehari hari. Fenomena fisis tersebut dinyatakan dalam model matematis yaitu
persamaan. Solusi persamaan osilasi harmonik yang berupa persamaan differensial dapat
diselesaikan melalui pendekatan analitik. Kemampuan abstraksi suatu konsep dapat
dilakukan melalui simulasi interaktif terkomputerisasi menggunakan program
spreadsheet Excel berbantuan aplikasi Visual Basic Application (VBA).

Penggunaan simulasi osilasi harmonik melalui spreadsheet Excel mampu


mensimulasikan karakteristik sistem osilator harmonik dengan cepat dan akurat.

Spreadsheet pada MS Excel sangat mudah dan merupakan alat pedagogis yang
serbaguna. Dengan berbagai built-in fungsi matematikan dan kemampuan grafis yang
sangat baik, spreadsheet merupakan alat yang ampuh untuk pengajaran dan pembelajaran
di berbagai bidang fisika. Siswa dapat dengan mudah belajar menggunakan spreadsheet
dalam fisika, dan ini adalah pelatihan karir yang baik di luar fisika juga. Ketika siswa
melakukan fisika dengan spreadsheet, siswa dapat meningkatkan kemampuannya dengan
menggunakan ilmu matematika untuk mempelajari beberapa fenomena fisika dan
mendapatkan persfektif yang dinamis dan kekuatan analitis dengan menggunakan
perangkat lunak ini.