Anda di halaman 1dari 242

BUKU SAKU

PEMANTAUAN STATUS GIZI DAN


INDIKATOR KINERJA GIZI
TAHUN 2015

Direktorat Gizi Masyarakat


Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat,
Kementerian Kesehatan RI

Maret 2016
SAMBUTAN
DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan bimbinganNya,
bahwa Kementerian Kesehatan telah memiliki data status gizi balita tahun 2015
yang diperoleh melalui kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) di seluruh
Indonesia.

Pemantauan Status Gizi ini memberikan informasi tentang status gizi balita secara
berkesinambungan, yang diharapkan dapat dipergunakan dalam penentuan arah
kebijakan perbaikan gizi masyarakat agar lebih efektif, esisien dan tepat sasaran.
Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap tercapainya peningkatan derajat
kesehatan masyarakat.

Saya sampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak
yang terlibat dalam pelaksanaan PSG. Kontribusi anda akan bermanfaat untuk
memperbaiki perencanaan perbaikan status gizi masyarakat dan percepatan
pembangunan nasional bidang kesehatan.

Jakarta, 22 Maret 2016


Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat,

dr. Anung Sugihantono, M.Kes


KATA PENGANTAR
Pemantauan Status Gizi (PSG) merupakan kegiatan pemantauan perkembangan status gizi balita
yang dilaksanakan setiap tahun secara berkesinambungan untuk memberikan gambaran tentang
kondisi status gizi balita. PSG tahun 2015 telah dilaksanakan di 34 Provinsi dan 496
Kabupaten/Kota.

Pelaksanaan PSG bertujuan untuk mengawal upaya perbaikan gizi masyarakat agar lebih efektif
dan efisien, melalui monitoring perubahan status gizi maupun kinerja program dari waktu ke
waktu, sehingga kita dapat dengan tepat menetapkan upaya tindakan, perubahan formulasi
kebijakan dan perencanaan program.

Hasil akhir PSG tahun 2015 ini disajikan dalam bentuk buku saku dan laporan lengkap. Buku saku
PSG memberikan gambaran tentang status gizi balita yang disajikan menurut indeks BB/U, TB/U
dan BB/TB dalam bentuk grafik dan narasi singkat agar lebih mudah dimengerti.

Ucapan terimakasih yang tulus saya sampaikan kepada Kadinkes Provinsi, Kadinkes
Kabupaten/Kota, Kepala Puskesmas dan Direktur Politeknik Kesehatan di seluruh Indonesia serta
penanggung jawab operasional ditingkat pusat yang telah membantu pelaksanaan PSG. Harapan
kami, agar pada tahun berikutnya dapat berjalan semakin baik dan berkualitas.

Semoga buku saku PSG ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Jakarta, 22 Maret 2016


Direktur Gizi Masyarakat,

Ir. Doddy Izwardy, MA


DAFTAR ISI
1. PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
b. Tujuan
c. Manfaat
d. Pengertian Kategori Status Gizi Balita
e. Kategori Masalah Gizi Masyarakat
2. METODE
a. Desain
b. Populasi dan Sampel
c. Data yang dikumpulkan
d. Cara pengumpulan data
e. Pengendalian mutu
f. Pengolahan dan analisis data
3. HASIL
Bagian I: Status Gizi Balita
A. Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks BB/U
B. Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks TB/U
C. Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks BB/TB
D. Karakteristik Masalah Gizi

Bagian II: Indikator Kinerja Gizi


a. Persentase bayi baru lahir yang mendapat IMD
b. Persentase bayi kurang dari 6 bulan mendapat ASI Eksklusif
c. Persentase balita 6-11 bulan mendapat kapsul Vitamin A
d. Persentase balita 12-59 bulan mendapat kapsul Vitamin A
e. Persentase balita ditimbang dalam 6 bulan terakhir
f. Persentase balita mempunyai Buku KIA/KMS
g. Persentase balita sangat kurus mendapat makanan tambahan
h. Persentase balita sangat kurus yang mendapat makanan
tambahan menurut jenis makanan
i. Persentase ibu hamil yang berisiko KEK
j. Persentase ibu hamil yang mendapat TTD
k. Persentase ibu hamil yang mendapat makanan
tambahan
l. Persentase ibu nifas yang mendapat Vitamin A
m. Persentase remaja puteri yang mendapat TTD
n. Persentase rumah tangga mengonsumsi garam
beriodium
KESIMPULAN
a. Status Gizi Balita
b. Indikator Kinerja Gizi
REKOMENDASI
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
KONTRIBUTOR
PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Salah satu arah kebijakan perbaikan gizi sesuai Perpres No. 2
tahun 2015 tentang RPJMN adalah peningkatan surveilans gizi
termasuk pemantauan pertumbuhan. Oleh karena itu, dalam
rangka mendapatkan informasi tentang permasalahan gizi di
Indonesia baik melalui data rutin maupun data survey maka
diperlukan Pemantauan Status Gizi setiap tahun untuk
mengukur kinerja program gizi di tingkat nasional, tingkat
provinsi, dan tingkat kabupaten/kota.

b. Tujuan
Memantau status gizi penduduk secara teratur setiap tahun
dan faktor-faktor yang terkait, dalam rangka mengawal upaya
perbaikan gizi agar dapat mencapai tujuan yang ditetapkan
PENDAHULUAN
c. Manfaat:
1. Sebagai sumber informasi yang cepat, akurat, teratur dan
berkelanjutan untuk:
perencanaan, penentuan kebijakan dan evaluasi.
penetapan tindakan intervensi yang tepat sasaran
berdasarkan informasi yang dihasilkan.
2. Memenuhi kebutuhan data dan informasi berbasis bukti
dan spesifik wilayah untuk daerah dan pusat.

8
d. Pengertian Kategori Status Gizi Balita

Indikator Status Gizi Z-Score


BB/U Gizi Buruk < -3,0 SD
Gizi Kurang -3,0 SD s/d < -2,0 SD
Gizi Baik -2,0 SD s/d 2,0 SD
Gizi Lebih > 2,0 SD
TB/U Sangat Pendek < -3,0 SD
Pendek -3,0 SD s/d < -2,0 SD
Normal -2,0 SD
BB/TB Sangat Kurus < -3,0 SD
Kurus -3,0 SD s/d < -2,0 SD
Normal -2,0 SD s/d 2,0 SD
Gemuk > 2,0 SD
Sumber: Kepmenkes No. 1995/MENKES/SK/XII/2010 tentang standar antropometri penilaian status gizi anak
Status gizi balita dinilai menurut 3 indeks, yaitu Berat Badan Menurut
Umur (BB/U), Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U), Berat Badan
Menurut Tinggi Badan (BB/TB).
1) BB/U adalah berat badan anak yang dicapai pada umur tertentu.
2) TB/U adalah tinggi badan anak yang dicapai pada umur tertentu.
3) BB/TB adalah berat badan anak dibandingkan dengan tinggi badan yang
dicapai.
Ketiga nilai indeks status gizi diatas dibandingkan dengan baku pertumbuhan
WHO.
Z-score adalah nilai simpangan BB atau TB dari nilai BB atau TB
normal menurut baku pertumbuhan WHO.
Contoh perhitungan Z score BB/U: (BB anak BB standar)/standar
deviasi BB standar
Batasan untuk kategori status gizi balita menurut indeks BB/U, TB/U,
BB/TB menurut WHO dapat dilihat pada tabel pengertian kategori
status gizi balita
e. Pengertian Kategori Masalah Gizi Masyarakat

Masalah Gizi Masyarakat Prevalensi Pendek Prevalensi Kurus

Tidak ada masalah Kurang dari 20% Kurang dari 5%

kurang dari 20% 5% atau lebih


Akut

20% atau lebih Kurang dari 5%


Kronis

20% atau lebih 5% atau lebih


Akut + Kronis

Sesuai dengan standar WHO, suatu wilayah dikatakan tidak ada masalah gizi bila
prevalensi balita pendek kurang dari 20% dan prevalensi balita kurus kurang dari 5%.
Suatu wilayah dikatakan mengalami masalah gizi akut bila prevalensi balita pendek
kurang dari 20% dan prevalensi balita kurus 5% atau lebih.

Sumber: WHO, 1997


METODE
a. Desain
Potong lintang (Cross Sectional Survey)

b. Populasi dan Sampel


1. Populasi adalah semua Rumah Tangga (RT) yang
mempunyai balita usia 0-59 bulan
2. Sampel adalah RT yang terpilih dari populasi tersebut.
3. Rumah tangga dipilih melalui 2 tahap:
Penentuan klaster
Pemilihan Rumah tangga dalam klaster
4. Jumlah klaster di setiap Kabupaten/Kota ditetapkan
sebanyak 30 klaster
METODE
5. Penentuan klaster dilakukan berdasarkan Probability
Proportional to size (PPS)
6. Untuk setiap klaster dipilih 10 rumah tangga
7. Responden adalah ibu balita atau seseorang anggota
rumah tangga lainnya yang bisa mewakili rumah tangga
sampel
8. Sampel anak Sekolah Dasar/MI, remaja, ibu hamil/WUS,
dewasa adalah hanya yang ditemukan dalam klaster saja
METODE
c. Data yang Dikumpulkan
Data yang dikumpulkan terdiri dari: identitas sampel, data
status gizi balita dan data untuk indikator kinerja gizi.
1. Identitas sampel yang dikumpulkan terdiri dari:
Provinsi
Kabupaten
No klaster
No urut rumah tangga
No urut anggota rumah tangga
2. Data status gizi balita yang dikumpulkan terdiri dari:
Berat badan
Panjang/Tinggi badan
Tanggal lahir
Jenis kelamin
METODE
3. Data untuk indikator kinerja gizi yang dikumpulkan terdiri
dari:
Lingkar Lengan Atas (LiLA) ibu hamil
Jumlah rumah tangga yang mengonsumsi garam
beriodium
Praktek Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
Praktek ASI Eksklusif
Frekuensi penimbangan balita
Jumlah remaja putri dan ibu hamil yang mendapat TTD
Jumlah balita 6-59 bulan dan ibu nifas yang mendapat
kapsul Vitamin A
Jumlah ibu hamil mendapat PMT
METODE
d. Cara Pengumpulan Data
1. Berat badan ditimbang menggunakan
timbangan digital dengan tingkat ketelitian
0,1kg
2. Panjang badan diukur menggunakan Timbangan digital
length board dengan tingkat ketelitian
0,1cm
3. Tinggi badan diukur menggunakan
microtoise dengan tingkat ketelitian 0,1 cm

Microtoise

Length board
METODE
e. Pengendalian Mutu
1. Uji coba kuesioner
2. Penyediaan Pedoman pengumpulan data
3. Standarisasi dan kalibrasi peralatan
4. Enumerator minimal D3 Kesehatan
5. Pelatihan bagi enumerator, supervisor dan pengelola
6. Supervisi lapangan
7. Standarisasi software pengolah data
8. Editing dan cleaning data

f. Pengolahan dan analisis Data


1. Menggunakan software PSG, SPSS versi 20 dan MS Excel
2. Hasil disajikan dalam bentuk tabulasi, grafik dan narasi
HASIL
Bagian I: Status Gizi Balita
Respons Rate

Target Balita n= 509 kab * 300 = 152.700

Data Balita yang ada


Dilaporkan n=172.918
Respon Rate (113,2%)

Data Balita yang dapat


Dianalisis dianalisis dari data balita
yang ada
n=165.523

Dari 509 kab/kota yang ada di 34 provinsi, sebanyak 496 yang berpartisipasi
dalam pelaksanaan PSG 2015 (97,4%)
Dari target 152.700 balita, berhasil dikumpulkan sebanyak 172.918 balita
(113,2%) dan sebanyak 165.523 balita yang dapat dianalisis (108,4%)
Gambaran umum sampel
PERSENTASE BALITA
BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN UMUR
60
51.4 50.8 49.2 51.1 48.9
48.6
50

40
Persen

30 Laki-laki
Perempuan
20

10

0
0-23 bulan 24-59 bulan 0-59 bulan

Persentase balita menurut jenis kelamin dan kelompok umur


terdistribusi hampir merata
A. STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEKS BERAT
BADAN MENURUT UMUR (BB/U)
-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0
ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR

Gizi Buruk
JATENG
DIY
JATIM
BANTEN

Gizi Kurang
BALI
NTB
NTT
Gizi Baik KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
KALTARA
Gizi Lebih
BERDASARKAN PROVINSI

SULUT
SUTENG
SULSEL
SULTRA
PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN

GORONTALO
SULBAR
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U

MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 4.6
SUMUT 4.8
SUMBAR 2.5
RIAU 3.9
JAMBI 2.3
SUMSEL 1.2
BENGKULU 0.8
LAMPUNG 2.2
KEP BABEL 1.1
KEP RIAU 2.9
DKI 3.3
JABAR 2.8
JATENG 2.0
DIY 1.4
JATIM 1.5
BANTEN 2.9
BALI 1.8
NTB 2.3
NTT 5.0
KALBAR 5.5
KALTENG 3.2
KALSEL 4.9
KALTIM 3.1
KALTARA 3.9
SULUT 1.0
SUTENG 6.3
SULSEL 3.7
SULTRA 1.6
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI
PERSENTASE BALITA GIZI BURUK USIA 0-23 BULAN

GORONT 4.6
SULBAR 3.4
MALUKU 5.2
Indonesia 3.2%

MALUT 3.7
PAPUA 4.7
PAPUA 5.7
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 12.5
SUMUT 12.5
SUMBAR 11.6
RIAU 12.1
JAMBI 10.0
SUMSEL 9.5
BENGKULU 3.3
LAMPUNG 10.4
KEP BABEL 11.5
KEP RIAU 10.5
DKI JAKARTA 11.0
JABAR 11.4
JATENG 10.0
DIY 9.2
JATIM 12.9
BANTEN 10.8
BALI 6.0
NTB 9.7
NTT 13.9
KALBAR 15.6
KALTENG 14.9
KALSEL 14.9
KALTIM 13.9
KALTARA 14.5
SULUT 8.5
SUTENG 16.7
SULSEL 13.6
SULTRA 12.8
GORONTALO 13.1
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 14.3
PERSENTASE BALITA GIZI KURANG USIA 0-23 BULAN

MALUKU 15.4
MALUT 10.2
PAPUA BARAT 13.1
Indonesia 11.9%

PAPUA 12.4
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 80.3
SUMUT 80.5
SUMBAR 84.5
RIAU 82.6
JAMBI 85.9
SUMSEL 87.7
BENGKULU 94.8
LAMPUNG 85.2
KEP BABEL 86.4
KEP RIAU 84.5
DKI JAKARTA 83.5
JABAR 84.8
JATENG 86.4
DIY 87.8
JATIM 83.8
BANTEN 84.7
BALI 89.8
NTB 86.9
NTT 79.9
KALBAR 77.7
KALTENG 80.8
KALSEL 79.4
KALTIM 81.7
KALTARA 80.8
SULUT 87.7
SUTENG 75.6
SULSEL 82.0
SULTRA 84.3
GORONTALO 80.9
PERSENTASE BALITA GIZI BAIK USIA 0-23 BULAN
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 81.3
MALUKU 77.5
MALUT 83.9
Indonesia 83.3%

PAPUA BARAT 80.2


PAPUA 78.9
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
ACEH 2.6 9.0
SUMUT 2.2
SUMBAR 1.5
RIAU 1.4
JAMBI 1.8
SUMSEL 1.6
BENGKULU 1.1
LAMPUNG 2.2
KEP BABEL 1.0
KEP RIAU 2.1
DKI JAKARTA 2.2
JABAR 1.0
JATENG 1.6
DIY 1.6
JATIM 1.8
BANTEN 1.7
BALI 2.5
NTB 1.1
NTT 1.2
KALBAR 1.3
KALTENG 1.1
KALSEL 0.7
KALTIM 1.3
KALTARA 0.8
SULUT 2.8
SUTENG 1.3
SULSEL 0.7
SULTRA 1.3
GORONTALO 1.4
SULBAR 1.0
PERSENTASE BALITA GIZI LEBIH USIA 0-23 BULAN
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

Indonesia 1.6%

MALUKU 1.9
MALUT 2.2
PAPUA BARAT 2.0
PAPUA 3.1
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U (GIZI BURUK + GIZI KURANG)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Gizi Kurang <10 %


Balita Gizi Kurang 10 s/d <20 %
Balita Gizi Kurang 20 s/d <30 %
Balita Gizi Kurang 30 %
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU

Gizi Buruk
DKI JAKARTA
JABAR
JATENG
DIY
JATIM

Gizi Kurang
BANTEN
BALI
NTB
Gizi Baik NTT
KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

Gizi Lebih

KALTARA
SULUT
SUTENG
SULSEL
PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN

SULTRA
GORONTALO
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U

SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 7.7
SUMUT 5.3
SUMBAR 3.1
RIAU 4.1
JAMBI 3.0
SUMSEL 2.3
BENGKULU 0.4
LAMPUNG 2.8
KEP BABEL 1.6
KEP RIAU 3.5
DKI JAKARTA 3.5
JABAR 3.3
JATENG 3.9
DIY 1.2
JATIM 2.2
BANTEN 5.5
BALI 1.4
NTB 4.2
NTT 9.1
KALBAR 6.9
KALTENG 5.8
KALSEL 8.4
KALTIM 4.4
KALTARA 5.5
SULUT 0.9
SUTENG 7.9
SULSEL 6.6
SULTRA 3.9
GORONTALO 6.5
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 7.4
PERSENTASE BALITA GIZI BURUK USIA 24-59 BULAN

MALUKU 6.1
MALUT 5.8
Indonesia 4.5%

PAPUA BARAT 5.8


PAPUA 5.2
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0

5.0
ACEH 20.4
SUMUT 16.7
SUMBAR 17.2
RIAU 15.7
JAMBI 13.7
SUMSEL 15.8
BENGKULU 4.6
LAMPUNG 17.6
KEP BABEL 11.9
KEP RIAU 16.5
DKI JAKARTA 16.4
JABAR 16.5
JATENG 16.2
DIY 12.1
JATIM 19.5
BANTEN 18.9
BALI 8.7
NTB 19.2
NTT 24.0
KALBAR 22.5
KALTENG 23.1
KALSEL 23.0
KALTIM 16.7
KALTARA 17.9
SULUT 13.0
SUTENG 24.7
SULSEL 21.8
SULTRA 22.3
GORONTALO 23.5
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 23.9
PERSENTASE BALITA GIZI KURANG USIA 24-59 BULAN

MALUKU 24.1
MALUT 18.1
PAPUA BARAT 16.6
Indonesia 18.1%

PAPUA 16.2
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 71.5
SUMUT 76.9
SUMBAR 78.8
RIAU 78.5
JAMBI 81.0
SUMSEL 80.8
BENGKULU 94.1
LAMPUNG 78.6
KEP BABEL 81.8
KEP RIAU 76.3
DKI JAKARTA 75.8
JABAR 78.4
JATENG 78.5
DIY 84.9
JATIM 76.2
BANTEN 73.4
BALI 85.9
NTB 76.4
NTT 66.4
KALBAR 68.7
KALTENG 68.6
KALSEL 66.8
KALTIM 76.5
KALTARA 75.1
SULUT 84.7
SUTENG 66.7
SULSEL 70.8
SULTRA 72.5
GORONTALO 69.3
PERSENTASE BALITA GIZI BAIK USIA 24-59 BULAN
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 68.5
MALUKU 68.8
MALUT 75.3
PAPUA BARAT 76.7
Indonesia 75.9%

PAPUA 76.3
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 0.4
SUMUT 1.2
SUMBAR 1.0
RIAU 1.8
JAMBI 2.3
SUMSEL 1.2
BENGKULU 0.8
LAMPUNG 1.0
KEP BABEL 4.7
KEP RIAU 3.7
DKI JAKARTA 4.3
JABAR 1.8
JATENG 1.4
DIY 1.8
JATIM 2.2
BANTEN 2.2
BALI 4.0
NTB 0.2
NTT 0.5
KALBAR 1.8
KALTENG 2.5
KALSEL 1.8
KALTIM 2.4
KALTARA 1.4
SULUT 1.4
SUTENG 0.8
SULSEL 0.8
SULTRA 1.3
GORONTALO 0.8
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI
PERSENTASE BALITA GIZI LEBIH USIA 24-59 BULAN

SULBAR 0.2
MALUKU 0.9
MALUT 0.8
Indonesia 1.5%

PAPUA BARAT 0.8


PAPUA 2.3
PETA PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U (GIZI BURUK + GIZI KURANG)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Gizi Kurang <10 %


Balita Gizi Kurang 10 s/d <20 %
Balita Gizi Kurang 20 s/d <30 %
Balita Gizi Kurang 30 %
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU

Gizi Buruk
DKI JAKARTA
JABAR
JATENG
DIY
JATIM
Gizi Kurang BANTEN
BALI
NTB
NTT
Gizi Baik

KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

Gizi Lebih

KALTARA
SULUT
SUTENG
SULSEL
PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN

SULTRA
GORONTALO
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U

SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesai
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 6.0
SUMUT 5.0
SUMBAR 2.8
RIAU 4.0
JAMBI 2.6
SUMSEL 1.7
BENGKULU 0.6
LAMPUNG 2.5
KEP BABEL 1.3
KEP RIAU 3.2
DKI JAKARTA 3.4
JABAR 3.0
JATENG 2.9
DIY 1.3
JATIM 1.8
BANTEN 3.9
BALI 1.6
NTB 3.3
NTT 7.0
KALBAR 6.2
KALTENG 4.5
KALSEL 6.7
KALTIM 3.8
KALTARA 4.6
SULUT 1.0
SUTENG 7.0
SULSEL 5.0
SULTRA 2.8
GORONTALO 5.6
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI
PERSENTASE BALITA GIZI BURUK USIA 0-59 BULAN

SULBAR 5.5
MALUKU 5.7
MALUT 4.6
Indonesia 3.9%

PAPUA BARAT 5.3


PAPUA 5.4
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0

5.0
ACEH 16.3
SUMUT 14.5
SUMBAR 14.5
RIAU 13.8
JAMBI 11.7
SUMSEL 12.4
BENGKULU 4.0
LAMPUNG 13.6
KEP BABEL 11.7
KEP RIAU 13.7
DKI JAKARTA 13.8
JABAR 13.9
JATENG 13.1
DIY 11.0
JATIM 16.0
BANTEN 14.0
BALI 7.4
NTB 14.5
NTT 18.6
KALBAR 19.1
KALTENG 18.9
KALSEL 18.9
KALTIM 15.4
KALTARA 16.0
SULUT 10.6
SUTENG 20.3
SULSEL 17.1
SULTRA 17.6
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 18.8
PERSENTASE BALITA GIZI KURANG USIA 0-59 BULAN

SULBAR 19.2
MALUKU 19.8
MALUT 13.6
PAPUA BARAT 14.9
Indonesia 14.9%

PAPUA 14.2
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0
ACEH 76.1
SUMUT 78.8
SUMBAR 81.5
RIAU 80.6
JAMBI 83.7
SUMSEL 84.5
BENGKULU 94.4
LAMPUNG 82.2
KEP BABEL 84.3
KEP RIAU 80.1
DKI JAKARTA 79.5
JABAR 81.7
JATENG 82.4
DIY 86.0
JATIM 80.2
BANTEN 80.2
BALI 87.8
NTB 81.6
NTT 73.5
KALBAR 73.2
KALTENG 74.9
KALSEL 73.1
KALTIM 79.0
KALTARA 78.3
SULUT 86.3
SUTENG 71.7
SULSEL 77.2
SULTRA 78.3
GORONTALO 74.5
PERSENTASE BALITA GIZI BAIK USIA 0-59 BULAN
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 74.7
MALUKU 73.1
MALUT 80.3
PAPUA BARAT 78.4
Indonesia 79.7%

PAPUA 77.6
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 1.5
SUMUT 1.7
SUMBAR 1.2
RIAU 1.6
JAMBI 2.0
SUMSEL 1.4
BENGKULU 1.0
LAMPUNG 1.6
KEP BABEL 2.7
KEP RIAU 3.0
DKI JAKARTA 3.3
JABAR 1.4
JATENG 1.5
DIY 1.7
JATIM 2.0
BANTEN 1.9
BALI 3.3
NTB 0.7
NTT 0.9
KALBAR 1.5
KALTENG 1.8
KALSEL 1.3
KALTIM 1.9
KALTARA 1.1
SULUT 2.1
SUTENG 1.1
SULSEL 0.8
SULTRA 1.3
PERSENTASE BALITA GIZI LEBIH USIA 0-59 BULAN
MENURUT INDEKS BB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 1.1
SULBAR 0.6
MALUKU 1.4
Indonesia 1.6%

MALUT 1.6
PAPUA BARAT 1.4
PAPUA 2.7
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/U (GIZI BURUK + GIZI KURANG)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Gizi Kurang <10 %


Balita Gizi Kurang 10 s/d <20 %
Balita Gizi Kurang 20 s/d <30 %
Balita Gizi Kurang 30 %
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA DENGAN INDEKS BB/U
BERDASARKAN KELOMPOK UMUR DI INDONESIA
90 83.3
79.7
80 75.9
70
60
gizi buruk
50
Persen

gizi kurang
40
gizi baik
30
18.1 gizi lebih
20 14.9
11.9 n balita= 165.523
10 3.2 4.5 3.9
1.6 1.5 1.6
0
0-23 bulan 24-59 bulan 0-59 bulan

Indonesia masih memiliki masalah gizi masyarakat, baik pada


kelompok umur 0-23 bulan maupun 24-59 bulan
B. STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEKS TINGGI
BADAN MENURUT UMUR (TB/U)
-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0
ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR
JATENG
DIY
JATIM
Sangat pendek BANTEN
BALI
NTB
NTT
pendek

KALBAR
KALTENG
KALSEL
normal

KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

KALTARA
SULUT
SUTENG
PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN

SULSEL
SULTRA
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U

GORONTALO
SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 8.9
SUMUT 13.4
SUMBAR 5.5
RIAU 6.4
JAMBI 7.6
SUMSEL 3.2
BENGKULU 5.2
LAMPUNG 5.2
KEP BABEL 4.0
KEP RIAU 6.5
DKI JAKARTA 6.6
JABAR 4.2
JATENG 5.3
DIY 4.1
JATIM 8.7
BANTEN 4.5
BALI 5.5
NTB 10.3
NTT 14.4
KALBAR 10.7
KALTENG 10.0
KALSEL 13.9
KALTIM 7.5
KALTARA 10.2
SULUT 6.5
SUTENG 8.3
SULSEL 8.1
SULTRA 5.9
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 12.1
SULBAR 9.7
PERSENTASE BALITA SANGAT PENDEK USIA 0-23 BULAN

MALUKU 12.0
MALUT 7.7
Indonesia 8.4%

PAPUA BARAT 11.0


PAPUA 13.8
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0

5.0
ACEH 16.8
SUMUT 14.4
SUMBAR 13.0
RIAU 12.9
JAMBI 12.1
SUMSEL 13.1
BENGKULU 10.7
LAMPUNG 12.2
KEP BABEL 12.9
KEP RIAU 12.4
DKI JAKARTA 13.6
JABAR 12.9
JATENG 13.4
DIY 12.9
JATIM 13.1
BANTEN 10.6
BALI 12.4
NTB 17.5
NTT 18.3
KALBAR 18.3
KALTENG 18.3
KALSEL 17.0
KALTIM 14.8
KALTARA 17.9
SULUT 13.1
SUTENG 17.6
SULSEL 18.6
SULTRA 16.0
PERSENTASE BALITA PENDEK USIA 0-23 BULAN
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 17.9
SULBAR 19.0
MALUKU 14.0
MALUT 10.4
PAPUA BARAT 13.6
Indonesia 14.7%

PAPUA 12.7
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 74.3
SUMUT 72.2
SUMBAR 81.5
RIAU 80.6
JAMBI 80.3
SUMSEL 83.7
BENGKULU 84.2
LAMPUNG 82.7
KEP BABEL 83.1
KEP RIAU 81.1
DKI JAKARTA 79.8
JABAR 82.9
JATENG 81.2
DIY 83.0
JATIM 78.1
BANTEN 84.9
BALI 82.1
NTB 72.2
NTT 67.4
KALBAR 70.9
KALTENG 71.7
KALSEL 69.1
KALTIM 77.7
KALTARA 71.9
SULUT 80.4
SUTENG 74.1
SULSEL 73.3
SULTRA 78.1
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 0-23 BULAN
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 70.0
SULBAR 71.3
MALUKU 74.1
MALUT 81.9
PAPUA BARAT 75.4
Indonesia 76.9%

PAPUA 73.5
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U (SANGAT PENDEK + PENDEK)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Pendek <20 %


Balita Pendek 20 s/d <30 %
Balita Pendek 30 s/d <40 %
Balita Pendek 40 %
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR
JATENG
DIY

Sangat pendek
JATIM
BANTEN
BALI
NTB
pendek

NTT
KALBAR
KALTENG
normal

KALSEL
BERDASARKAN PROVINSI

KALTIM
KALTARA
SULUT
SUTENG
PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN

SULSEL
SULTRA
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U

GORONTALO
SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0

5.0
ACEH 14.5
SUMUT 17.6
SUMBAR 10.8
RIAU 9.3
JAMBI 12.1
SUMSEL 7.4
BENGKULU 6.0
LAMPUNG 7.2
KEP BABEL 5.9
KEP RIAU 8.8
DKI JAKARTA 8.6
JABAR 9.9
JATENG 8.1
DIY 4.5
JATIM 10.3
BANTEN 12.6
BALI 5.6
NTB 13.5
NTT 22.6
KALBAR 13.5
KALTENG 14.0
KALSEL 17.5
KALTIM 9.2
KALTARA 13.0
SULUT 6.0
SUTENG 15.2
SULSEL 12.3
SULTRA 12.2
GORONTALO 15.7
SULBAR 15.8
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

MALUKU 14.1
MALUT 12.6
PERSENTASE BALITA SANGAT PENDEK USIA 24-59 BULAN

PAPUA BARAT 13.9


PAPUA 13.4
Indonesia 11.9%
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0
35.0
40.0
45.0
50.0

5.0
ACEH 23.5
SUMUT 21.7
SUMBAR 25.4
RIAU 19.5
JAMBI 21.0
SUMSEL 24.1
BENGKULU 14.2
LAMPUNG 22.0
KEP BABEL 15.5
KEP RIAU 17.5
DKI JAKARTA 17.0
JABAR 25.2
JATENG 22.6
DIY 18.3
JATIM 22.6
BANTEN 23.0
BALI 17.6
NTB 26.4
NTT 28.1
KALBAR 25.6
KALTENG 24.6
KALSEL 26.1
KALTIM 21.5
KALTARA 21.9
SULUT 19.0
SUTENG 31.8
SULSEL 31.7
SULTRA 28.2
PERSENTASE BALITA PENDEK USIA 24-59 BULAN

GORONTALO 26.1
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 31.9
MALUKU 24.5
MALUT 20.6
PAPUA BARAT 20.3
Indonesia 23.4%

PAPUA 17.6
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 62.0
SUMUT 60.7
SUMBAR 63.8
RIAU 71.2
JAMBI 66.9
SUMSEL 68.5
BENGKULU 79.8
LAMPUNG 70.8
KEP BABEL 78.6
KEP RIAU 73.7
DKI JAKARTA 74.4
JABAR 65.0
JATENG 69.2
DIY 77.2
JATIM 67.1
BANTEN 64.3
BALI 76.8
NTB 60.1
NTT 49.2
KALBAR 61.0
KALTENG 61.4
KALSEL 56.4
KALTIM 69.4
KALTARA 65.2
SULUT 75.1
SUTENG 53.0
SULSEL 56.0
SULTRA 59.6
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 24-59 BULAN
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

GORONTALO 58.1
SULBAR 52.3
MALUKU 61.4
MALUT 66.7
PAPUA BARAT 65.8
Indonesia 64.7%

PAPUA 69.0
PETA PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U (SANGAT PENDEK + PENDEK)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Pendek <20 %


Balita Pendek 20 s/d <30 %
Balita Pendek 30 s/d <40 %
Balita Pendek 40 %
-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0
ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR
JATENG
DIY
JATIM

Sangat pendek
BANTEN
BALI
NTB
NTT
pendek

KALBAR
KALTENG
KALSEL
normal

KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

KALTARA
SULUT
SUTENG
PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN

SULSEL
SULTRA
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U

GORONTALO
SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0

5.0
ACEH 11.6
SUMUT 15.4
SUMBAR 8.3
RIAU 7.8
JAMBI 9.7
SUMSEL 5.1
BENGKULU 5.6
LAMPUNG 6.1
KEP BABEL 4.9
KEP RIAU 7.7
DKI JAKARTA 7.6
JABAR 6.9
JATENG 6.7
DIY 4.4
JATIM 9.5
BANTEN 7.7
BALI 5.5
NTB 11.9
NTT 18.3
KALBAR 12.1
KALTENG 12.0
KALSEL 15.7
KALTIM 8.4
KALTARA 11.4
SULUT 6.3
SUTENG 11.4
SULSEL 9.9
SULTRA 9.2
GORONTALO 14.1
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 12.8
MALUKU 13.0
PERSENTASE BALITA SANGAT PENDEK USIA 0-59 BULAN

MALUT 9.8
Indonesia 10.1%

PAPUA BARAT 12.5


PAPUA 13.6
Persen

-
10.0
15.0
20.0
25.0
30.0
35.0
40.0
45.0
50.0

5.0
ACEH 20.0
SUMUT 17.8
SUMBAR 19.4
RIAU 16.1
JAMBI 16.2
SUMSEL 18.3
BENGKULU 12.5
LAMPUNG 16.6
KEP BABEL 14.0
KEP RIAU 15.2
DKI JAKARTA 15.4
JABAR 18.7
JATENG 18.1
DIY 16.2
JATIM 17.6
BANTEN 15.5
BALI 15.1
NTB 22.0
NTT 22.9
KALBAR 22.0
KALTENG 21.4
KALSEL 21.5
KALTIM 18.3
KALTARA 19.6
SULUT 15.9
SUTENG 23.9
SULSEL 24.2
SULTRA 22.2
PERSENTASE BALITA PENDEK USIA 0-59 BULAN

GORONTALO 22.4
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 25.6
MALUKU 19.3
MALUT 14.7
PAPUA BARAT 17.0
Indonesia 18.9%

PAPUA 15.0
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 68.4
SUMUT 66.8
SUMBAR 72.4
RIAU 76.1
JAMBI 74.1
SUMSEL 76.6
BENGKULU 81.9
LAMPUNG 77.4
KEP BABEL 81.1
KEP RIAU 77.1
DKI JAKARTA 76.9
JABAR 74.4
JATENG 75.2
DIY 79.4
JATIM 73.0
BANTEN 76.8
BALI 79.4
NTB 66.1
NTT 58.8
KALBAR 65.9
KALTENG 66.7
KALSEL 62.8
KALTIM 73.4
KALTARA 68.9
SULUT 77.8
SUTENG 64.7
SULSEL 65.9
SULTRA 68.6
GORONTALO 63.5
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 0-59 BULAN
MENURUT INDEKS TB/U BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 61.6
MALUKU 67.7
MALUT 75.5
PAPUA BARAT 70.5
Indonesia 71.0%

PAPUA 71.4
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS TB/U (SANGAT PENDEK + PENDEK)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Pendek <20 %


Balita Pendek 20 s/d <30 %
Balita Pendek 30 s/d <40 %
Balita Pendek 40 %
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA DENGAN INDEKS TB/U
BERDASARKAN KELOMPOK UMUR DI INDONESIA

90
80 76.9
71.0
70 64.7
60
50 sangat pendek
Persen

40 pendek
30 23.4 normal
18.9
20 14.7 11.9
8.4 10.1
10
n balita= 165.523
0
0-23 bulan 24-59 bulan 0-59 bulan

Pada periode emas pertumbuhan (0-23 bulan), Indonesia sudah


mengalami masalah gizi masyarakat, dimana anak tersebut seharusnya
dapat diselamatkan dari gagal tumbuh.
C. STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEKS BERAT
BADAN MENURUT TINGGI BADAN (BB/TB)
persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR

Sangat Kurus
JATENG
DIY
JATIM

Kurus
BANTEN
BALI
NTB
NTT
Normal

KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
Gemuk
BERDASARKAN PROVINSI

KALTARA
SULUT
SUTENG
SULSEL
PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN

SULTRA
GORONTALO
SULBAR
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB

MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 7.4
SUMUT 7.5
SUMBAR 3.2
RIAU 5.8
JAMBI 5.2
SUMSEL 1.4
BENGKULU 1.0
LAMPUNG 3.5
KEP BABEL 2.1
KEP RIAU 3.1
DKI JAKARTA 3.9
JABAR 2.4
JATENG 2.9
DIY 1.4
JATIM 4.5
BANTEN 5.7
BALI 1.9
NTB 2.0
NTT 3.1
KALBAR 4.9
KALTENG 3.6
KALSEL 3.9
KALTIM 4.2
KALTARA 4.5
SULUT 4.1
SUTENG 5.2
SULSEL 2.2
SULTRA 2.4
GORONTALO 5.1
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 3.2
PERSENTASE BALITA SANGAT KURUS USIA 0-23 BULAN

Indonesia 4.1%

MALUKU 6.1
MALUT 4.4
PAPUA BARAT 5.6
PAPUA 8.4
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 10.1
SUMUT 10.3
SUMBAR 9.4
RIAU 10.0
JAMBI 8.7
SUMSEL 7.2
BENGKULU 3.3
LAMPUNG 8.2
KEP BABEL 6.7
KEP RIAU 9.4
DKI JAKARTA 9.7
JABAR 7.6
JATENG 7.7
DIY 8.6
JATIM 8.2
BANTEN 9.6
BALI 4.4
NTB 6.2
NTT 8.6
KALBAR 10.9
KALTENG 10.7
KALSEL 10.4
KALTIM 9.4
KALTARA 9.3
SULUT 8.9
SUTENG 9.9
SULSEL 7.8
PERSENTASE BALITA KURUS USIA 0-23 BULAN

SULTRA 8.3
GORONTALO 8.0
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 8.7
MALUKU 12.0
Indonesia 8.7%

MALUT 9.6
PAPUA BARAT 10.6
PAPUA 10.7
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 75.4
SUMUT 73.8
SUMBAR 83.2
RIAU 80.7
JAMBI 80.1
SUMSEL 88.2
BENGKULU 89.7
LAMPUNG 84.0
KEP BABEL 87.2
KEP RIAU 81.2
DKI JAKARTA 79.6
JABAR 87.6
JATENG 84.8
DIY 87.8
JATIM 81.3
BANTEN 80.7
BALI 86.5
NTB 84.0
NTT 79.8
KALBAR 79.2
KALTENG 80.9
KALSEL 79.8
KALTIM 81.5
KALTARA 78.6
SULUT 78.8
SUTENG 81.9
SULSEL 86.5
SULTRA 85.2
GORONTALO 80.9
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 0-23 BULAN

SULBAR 82.7
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

MALUKU 76.2
MALUT 81.5
Indonesia 81.5%

PAPUA BARAT 77.7


PAPUA 71.2
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 7.1
SUMUT 8.4
SUMBAR 4.2
RIAU 3.5
JAMBI 5.9
SUMSEL 3.2
BENGKULU 6.0
LAMPUNG 4.3
KEP BABEL 4.0
KEP RIAU 6.3
DKI JAKARTA 6.8
JABAR 2.4
JATENG 4.6
DIY 2.2
JATIM 6.0
BANTEN 4.1
BALI 7.2
NTB 7.9
NTT 8.4
KALBAR 5.0
KALTENG 4.8
KALSEL 5.9
KALTIM 4.9
KALTARA 7.6
SULUT 8.2
SUTENG 3.0
SULSEL 3.5
SULTRA 4.0
PERSENTASE BALITA GEMUK USIA 0-23 BULAN

GORONTALO 6.0
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 5.3
MALUKU 5.7
Indonesia 5.6%

MALUT 4.5
PAPUA BARAT 6.0
PAPUA 9.6
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-23 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB (SANGAT KURUS + KURUS)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Kurus <5 %


Balita Kurus 5 s/d <10 %
Balita kurus 10 s/d <15 %
Balita Kurus 15 %
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR

Sangat Kurus
JATENG
DIY
JATIM
Kurus BANTEN
BALI
NTB
NTT
Normal

KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

Gemuk

KALTARA
SULUT
SUTENG
SULSEL
PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN

SULTRA
GORONTALO
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB

SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 6.8
SUMUT 6.1
SUMBAR 2.0
RIAU 3.6
JAMBI 4.0
SUMSEL 1.1
BENGKULU 0.9
LAMPUNG 2.1
KEP BABEL 0.8
KEP RIAU 4.3
DKI JAKARTA 2.1
JABAR 1.1
JATENG 1.5
DIY 1.2
JATIM 3.2
BANTEN 2.9
BALI 1.5
NTB 2.2
NTT 5.1
KALBAR 3.9
KALTENG 3.4
KALSEL 3.9
KALTIM 2.7
KALTARA 3.1
SULUT 4.6
SUTENG 2.2
SULSEL 2.9
SULTRA 2.3
GORONTALO 3.9
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 2.2
PERSENTASE BALITA SANGAT KURUS USIA 24-59 BULAN

MALUKU 6.5
MALUT 5.0
PAPUA BARAT 5.5
Indonesia 3.4%

PAPUA 7.3
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 10.5
SUMUT 7.8
SUMBAR 4.7
RIAU 7.0
JAMBI 5.7
SUMSEL 5.2
BENGKULU 2.7
LAMPUNG 8.7
KEP BABEL 4.9
KEP RIAU 7.4
DKI JAKARTA 7.4
JABAR 3.7
JATENG 6.1
DIY 3.7
JATIM 7.0
BANTEN 9.2
BALI 4.1
NTB 8.2
NTT 10.7
KALBAR 9.9
KALTENG 10.1
KALSEL 10.1
KALTIM 7.6
KALTARA 10.3
SULUT 8.3
SUTENG 9.1
SULSEL 8.9
SULTRA 8.0
PERSENTASE BALITA KURUS USIA 24-59 BULAN

GORONTALO 9.8
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 9.7
MALUKU 10.1
MALUT 9.4
PAPUA BARAT 10.2
Indonesia 7.7%

PAPUA 10.2
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH 78.9
SUMUT 79.5
SUMBAR 88.8
RIAU 84.5
JAMBI 83.2
SUMSEL 90.0
BENGKULU 92.6
LAMPUNG 85.9
KEP BABEL 84.4
KEP RIAU 79.7
DKI JAKARTA 82.3
JABAR 90.6
JATENG 88.0
DIY 90.0
JATIM 84.0
BANTEN 82.6
BALI 85.5
NTB 87.0
NTT 79.8
KALBAR 80.2
KALTENG 80.4
KALSEL 79.8
KALTIM 83.7
KALTARA 80.4
SULUT 81.9
SUTENG 85.7
SULSEL 86.0
SULTRA 85.3
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 24-59 BULAN

GORONTALO 81.9
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 86.4
MALUKU 80.5
MALUT 82.1
Indonesia 84.0%

PAPUA BARAT 79.5


PAPUA 74.9
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 3.9
SUMUT 6.6
SUMBAR 4.5
RIAU 4.9
JAMBI 7.1
SUMSEL 3.7
BENGKULU 3.8
LAMPUNG 3.3
KEP BABEL 9.9
KEP RIAU 8.7
DKI JAKARTA 8.2
JABAR 4.6
JATENG 4.4
DIY 5.1
JATIM 5.8
BANTEN 5.3
BALI 8.9
NTB 2.6
NTT 4.3
KALBAR 6.0
KALTENG 6.1
KALSEL 6.3
KALTIM 5.9
KALTARA 6.2
SULUT 5.3
SUTENG 3.0
SULSEL 2.3
SULTRA 4.4
PERSENTASE BALITA GEMUK USIA 24-59 BULAN

GORONTALO 4.4
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 1.8
MALUKU 2.9
Indonesia 4.9%

MALUT 3.4
PAPUA BARAT 4.7
PAPUA 7.6
PETA PERSENTASE BALITA USIA 24-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB (SANGAT KURUS + KURUS)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Kurus <5 %


Balita Kurus 5 s/d <10 %
Balita kurus 10 s/d <15 %
Balita Kurus 15 %
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0

ACEH
SUMUT
SUMBAR
RIAU
JAMBI
SUMSEL
BENGKULU
LAMPUNG
KEP BABEL
KEP RIAU
DKI JAKARTA
JABAR

Sangat Kurus
JATENG
DIY
JATIM

Kurus
BANTEN
BALI
NTB
NTT
Normal

KALBAR
KALTENG
KALSEL
KALTIM
BERDASARKAN PROVINSI

Gemuk

KALTARA
SULUT
SUTENG
SULSEL
PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN

SULTRA
GORONTALO
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB

SULBAR
MALUKU
MALUT
PAPUA BARAT
PAPUA
Indonesia
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
9.0
ACEH 7.1
SUMUT 6.8
SUMBAR 2.6
RIAU 4.7
JAMBI 4.7
SUMSEL 1.3
BENGKULU 0.9
LAMPUNG 2.9
KEP BABEL 1.5
KEP RIAU 3.7
DKI JAKARTA 3.0
JABAR 1.8
JATENG 2.2
DIY 1.3
JATIM 3.9
BANTEN 4.6
BALI 1.7
NTB 2.1
NTT 4.0
KALBAR 4.4
KALTENG 3.5
KALSEL 3.9
KALTIM 3.4
KALTARA 3.9
SULUT 4.3
SUTENG 3.9
SULSEL 2.5
SULTRA 2.4
GORONTALO 4.4
Indonesia 3.7%

SULBAR 2.7
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

MALUKU 6.3
PERSENTASE BALITA SANGAT KURUS USIA 0-59 BULAN

MALUT 4.7
PAPUA BARAT 5.6
PAPUA 7.9
Persen

-
10.0
12.0
14.0
16.0
18.0
20.0

2.0
4.0
6.0
8.0
ACEH 10.3
SUMUT 9.1
SUMBAR 7.0
RIAU 8.6
JAMBI 7.3
SUMSEL 6.2
BENGKULU 3.0
LAMPUNG 8.4
KEP BABEL 5.9
KEP RIAU 8.3
DKI JAKARTA 8.5
JABAR 5.7
JATENG 6.9
DIY 5.6
JATIM 7.6
BANTEN 9.4
BALI 4.2
NTB 7.2
NTT 9.6
KALBAR 10.4
KALTENG 10.4
KALSEL 10.2
KALTIM 8.5
KALTARA 9.8
SULUT 8.6
SUTENG 9.5
SULSEL 8.3
SULTRA 8.2
PERSENTASE BALITA KURUS USIA 0-59 BULAN

GORONTALO 9.0
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

SULBAR 9.2
MALUKU 11.0
MALUT 9.5
Indonesia 8.2%

PAPUA BARAT 10.4


PAPUA 10.5
Persen

-
10.0
20.0
30.0
40.0
50.0
60.0
70.0
80.0
90.0
100.0
ACEH 77.1
SUMUT 76.5
SUMBAR 86.1
RIAU 82.5
JAMBI 81.5
SUMSEL 89.0
BENGKULU 91.2
LAMPUNG 84.8
KEP BABEL 86.0
KEP RIAU 80.4
DKI JAKARTA 81.0
JABAR 89.0
JATENG 86.4
DIY 89.1
JATIM 82.6
BANTEN 81.4
BALI 86.0
NTB 85.5
NTT 79.8
KALBAR 79.7
KALTENG 80.7
KALSEL 79.8
KALTIM 82.6
KALTARA 79.4
SULUT 80.2
SUTENG 83.6
SULSEL 86.3
SULTRA 85.2
GORONTALO 81.5
PERSENTASE BALITA NORMAL USIA 0-59 BULAN

SULBAR 84.6
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

MALUKU 78.4
MALUT 81.8
PAPUA BARAT 78.6
Indonesia 82.7%

PAPUA 73.0
Persen

-
10.0

1.0
2.0
3.0
4.0
5.0
6.0
7.0
8.0
ACEH 5.6 9.0
SUMUT 7.5
SUMBAR 4.3
RIAU 4.2
JAMBI 6.5
SUMSEL 3.4
BENGKULU 4.8
LAMPUNG 3.9
KEP BABEL 6.7
KEP RIAU 7.6
DKI JAKARTA 7.5
JABAR 3.4
JATENG 4.5
DIY 4.0
JATIM 5.9
BANTEN 4.6
BALI 8.1
NTB 5.2
NTT 6.5
KALBAR 5.5
KALTENG 5.4
KALSEL 6.1
KALTIM 5.5
KALTARA 7.0
SULUT 6.8
SUTENG 3.0
SULSEL 2.9
SULTRA 4.2
GORONTALO 5.1
PERSENTASE BALITA GEMUK USIA 0-59 BULAN

SULBAR 3.5
MENURUT INDEKS BB/TB BERDASARKAN PROVINSI

Indonesia 5.3%

MALUKU 4.3
MALUT 4.0
PAPUA BARAT 5.4
PAPUA 8.7
PETA PERSENTASE BALITA USIA 0-59 BULAN
MENURUT STATUS GIZI DENGAN INDEKS BB/TB (SANGAT KURUS + KURUS)
BERDASARKAN PROVINSI

Balita Kurus <5 %


Balita Kurus 5 s/d <10 %
Balita kurus 10 s/d <15 %
Balita Kurus 15 %
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA DENGAN INDEKS BB/TB
BERDASARKAN KELOMPOK UMUR DI INDONESIA

90 81.5 84.0 82.7


80
70
60
sangat kurus
50
Persen

kurus
40
normal
30
gemuk
20
8.7 7.7 8.2
10 4.1 5.6 3.4 4.9 3.7 5.3
n balita= 165.523
0
0-23 bulan 24-59 bulan 0-59 bulan

Indonesia masih mengalami masalah gizi masyarakat berdasarkan


indeks BB/TB
D. KARAKTERISTIK MASALAH GIZI
DISTRIBUSI KAB/KOTA BERDASARKAN
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI
450
404
400
350
300 Jumlah dianalisis 496 Kab/Kota
250
200
150
100 63
50 9 20
0
Tidak ada masalah gizi Akut Kronis Akut-Kronis

Sebagian besar dari kabupaten yang ada di Indonesia mempunyai


permasalahan gizi yang bersifat akut-kronis oleh karena itu upaya perbaikan gizi
bukan hanya yang bersifat spesifik namun juga yang bersifat sensitif
STATUS GIZI BERDASARKAN INDEKS BB/TB (AKUT) DENGAN
KATEGORI KELOMPOK RISIKO TINGGI (KURUS)

60.0 52.3
50.0
40.0
30.0 21.7
20.0
8.2 8.7
10.0 3.7 5.3
0.0
sangat kurus kurus (-3 SD Risiko Tinggi normal (-1 SD Risiko Tinggi Gemuk (>2
(<-3 SD) sampai <-2 Kurus (-2 SD sampai 1 SD) Gemuk (1 SD SD)
SD) sampai <-1 sampai 2 SD)
SD)

Jumlah balita yang berisiko menjadi kurus masih cukup tinggi, oleh karena itu
upaya penanggulangan balita kurus harus dilakukan bukan hanya untuk
menangani balita yang sudah kurus tapi juga untuk mencegah balita yang berisiko
kurus agartidak jatuh menjadi kurus, sehingga intervensi mulai dilakukan pada
balita berisiko kurus.
PERSENTASE BALITA GIZI KURANG MENURUT PROVINSI

Saat ini hanya Provinsi Bengkulu dan Bali yang tidak mempunyai
masalah gizi masyarakat ditinjau dari prevalensi balita gizi kurang,
menurut batasan WHO (BB/U <10%)
PERSENTASE BALITA PENDEK BERDASARKAN PROVINSI

Saat ini hanya Provinsi Bengkulu dan Kep. Bangka Belitung yang tidak
mempunyai masalah gizi masyarakat ditinjau dari prevalensi balita
pendek, menurut batasan WHO (TB/U <20%)
PERSENTASE BALITA KURUS BERDASARKAN PROVINSI

Saat ini hanya Provinsi Bengkulu yang tidak mempunyai masalah gizi
masyarakat ditinjau dari prevalensi balita kurus, menurut batasan WHO
(BB/TB <5%)
PERSENTASE BALITA PENDEK DAN KURUS
BERDASARKAN PROVINSI

Sebagian besar masalah gizi yang dihadapi di sebagian besar


provinsi adalah masalah gizi yang bersifat akut-kronis
HASIL
Bagian II: Indikator Kinerja Gizi
INDIKATOR KINERJA GIZI

Informasi yang dikumpulkan untuk menggambarkan


capaian kinerja program gizi.
Selain bayi dan balita, partisipan data indikator kinerja
gizi ini juga meliputi ibu hamil, ibu nifas, dan remaja
puteri, yang dalam pengambilan sampelnya mengikuti
sampel PSG.
Partisipan tersebut terbatas HANYA pada yang
ditemukan dalam klaster saja, bukan merupakan
partisipan utama kegiatan pemantauan status gizi.
Sehingga informasi data yang dihasilkan tentunya
masih memiliki banyak keterbatasan.
a. Persentase Bayi Baru b. Persentase Bayi Kurang
Lahir yang Mendapat dari 6 Bulan Mendapat
IMD ASI Eksklusif
60 n=76.693 n= 13.995
49.7 50.3
50 70 65.1
60
40
50
Persen

30 40 34.9

Persen
n=7.515
n= 77.641 30
20
20
10 10
0 0
Ya Tidak ASI Eksklusif Tidak ASI Eksklusif

Praktek IMD masih belum maksimal. Sekitar 50% ibu yang melahirkan
mempraktekkan IMD.
Bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif sekitar 65%
3/30/2016 87
c. Persentase Balita 6-11 d. Persentase Balita 12-59
Bulan Mendapat Kapsul Bulan Mendapat Kapsul
Vitamin A Vitamin A
n= 17.317 n=104.384
80
70.4 100 92.6
70 90
60 80
50 70
60
Persen

n=7.292

Persen
40 50
29.6
30 40
20 30 n=8.307
20
10 7.4
10
0 0
Ya Tidak Ya Tidak

Sekitar 70% balita 6-11 bulan memperoleh kapsul vitamin A, dan sekitar
90% balita 12-59 bulan memperoleh kapsul vitamin A. cakupan vitamin
A pada anak balita usia 6-11 tahun lebih rendah dari usia 12-59 bulan.
Perlu perhatian.
3/30/2016 88
e. Persentase Balita f. Persentase Balita Mempunyai
Ditimbang Buku KIA/KMS
dalam 6 bulan Terakhir
n=134.108
100
80 n=104.345 72.2 86.9 Dalam konteks
90
70 80 pemantauan
70 pertumbuhan,
60
bukan kepemilikan
50 60
buku KIA

Persen
Persen

n=40.087 50
40
27.8 40
30 30 n=20.217
20 20 13.1
10 10
0 0
<4 kali >= 4 kali Punya Buku KIA/KMS Tidak Punya Buku
KIA/KMS

Satu dari 4 balita belum ditimbang secara teratur dalam 6 bulan terakhir.
Balita yang memiliki KMS baik yang ada dalam buku KIA maupun dalam bentuk
lembaran KMS sebanyak 86.9%.
3/30/2016 89
g. Persentase Balita sangat Kurus h. Persentase Balita Kurus yang
yang Mendapat Makanan Mendapat Makanan
Tambahan Tambahan Menurut Jenis
Makanan
70.0
62.3
60.0 50.0 46.8
50.0 40.0 37.4

40.0 37.7
persen

30.0
30.0 20.0 15.8
20.0 10.0
10.0 0.0
0.0 MAKANAN MAKANAN LAINNYA
YA TIDAK PABRIKAN LOKAL

Balita sangat kurus berdasarkan hasil pengamatan secara klinis oleh enumerator
Satu dari tiga anak balita tampak sangat kurus sudah mendapat makanan tambahan
Jenis makanan tambahan yang diterima sebagian besar berasal dari pabrikan

3/30/2016 90
i. Persentase Ibu Hamil yang Berisiko KEK

100 n= 2.758
86.7
80

60
Persen

40
n= 424
20 13.3

0
Risiko KEK Normal

Satu dari 10 ibu hamil berisiko Kurang Energi Kronis (KEK)

3/30/2016 91
j. Persentase Ibu Hamil yang k. Persentase Ibu Hamil yang
Mendapat Tablet Tambah Mendapat makanan
Darah (TTD) tambahan
100 n= 4.508
n total = 5.295 87.1
90
n= 666
80
24.6 70
60

Persen
6.1 50
63 40
30
6.3
20 12.9
10
Program Beli 0
Program dan beli Tidak beli/program Mendapat PMT Tidak Mendapat PMT

Satu dari empat ibu hamil belum mendapat pelayanan TTD


Sembilan dari sepuluh ibu hamil belum mendapat pelayanan PMT
3/30/2016 92
l. Persentase Ibu Nifas yang m. Persentase Remaja Puteri
Mendapat Vitamin A yang Mendapat TTD

70 program
61.4 n ibu nifas =3.319 94.7
60
beli
50
38.6
40
Persen

program
dan beli
30

20
0.3
10 1.9 3.2

0 n remaja puteri=10.454
Ya Tidak

Pelayanan vitamin A pada ibu nifas lebih dari 50%


Remaja putri yang mendapat pelayanan TTD masih rendah.
3/30/2016 93
n. Persentase Rumah Tangga Mengonsumsi Garam
Beriodium

100 88.9
n rumah tangga = 153.424
80

60
Persen

40

20 11.1

0
Beriodium Tidak Beriodium

Rumah tangga yang mengonsumsi garam beriodium


telah mendekati target (90%)
3/30/2016 94
KESIMPULAN
a. Status Gizi Balita
1. Hasil PSG menunjukkan bahwa masalah gizi pada anak berusia di
bawah lima tahun masih tinggi, hanya Provinsi Bengkulu yang
tidak mempunyai masalah gizi masyarakat sesuai standar WHO
2. Dari 496 kab/kota, sebanyak 9 kab/kota tidak memiliki masalah
gizi masyarakat, 63 kab/kota mempunyai masalah gizi akut, 20
kab/kota mempunyai masalah gizi kronis, dan 404 kab/kota
mempunyai masalah gizi akut-kronis
3. Berdasarkan 3 indikator (BB/U, TB/U, BB/TB) Indonesia masih
mengalami masalah gizi masyarakat.
KESIMPULAN
b. Indikator Kinerja Gizi
1. Hampir separuh dari ibu balita telah melaksanakan praktek Inisiasi
Menyusu Dini (IMD)
2. Dua dari tiga balita sudah mendapat ASI Eksklusif
3. Tujuh dari sepuluh bayi umur 6-11 bulan dan sembilan dari sepuluh
anak balita 12-59 bulan sudah mendapatkan vitamin A
4. Tiga dari empat balita sudah ditimbang 4 kali dalam 6 bulan terakhir
dan lebih dari 80% balita sudah memiliki KMS/buku KIA
5. Satu dari tiga anak balita sangat kurus sudah mendapat makanan
tambahan
6. Satu dari sepuluh ibu hamil mengalami KEK
7. Hampir separuh dari ibu hamil belum mendapat TTD
8. Satu dari sepuluh ibu hamil sudah mendapat PMT
9. Lebih dari 60% ibu nifas mendapat TTD
10. Baru seperlima remaja sudah mendapat TTD
11. Sebanyak 8 dari 10 rumah tangga sudah menggunakan garam beriodium
REKOMENDASI
1. Dalam menetapkan strategi intervensi masalah gizi, harus mengacu
pada karakteristik masalah gizi yang ada di masing-masing wilayah
2. Berdasarkan perbedaan karakteristik masalah gizi yang ada di
Indonesia maka dalam melakukan intervensi perlu memperhatikan
beberapa hal:
a. Masalah gizi yang bersifat kronis perlu meningkatkan peranan
intervensi sensitif
b. Masalah gizi yang bersifat akut lebih mengutamakan pemberian
makanan tambahan dan edukasi gizi
c. Masalah gizi yang bersifat kronis dan akut perlu meningkatkan
peranan intervensi sensitif dan pemberian makanan tambahan
3. Melakukan pencegahan dini terjadinya balita kurus dengan
memprioritaskan intervensi pada kelompok balita normal dengan
risiko tinggi (Z-score indeks BB/TB -2 SD sampai <-1 SD)
REKOMENDASI

4. Perlu peningkatan upaya KIE gizi dan pemberdayaan


masyarakat
5. Kegiatan PSG sebagai salah satu kegiatan surveilans gizi
harus dilaksanakan oleh kabupaten/kota secara teratur dan
berkesinambungan, untuk mengawal upaya perbaikan gizi
agar dapat mencapai tujuan yang ditetapkan.
DAFTAR PUSTAKA
1. De onis, M and Monika, B. 1997. WHO, Global databased
on child growth and malnutrition. WHO. Geneva.
2. Kemenkes. 2015. Petunjuk pelaksanaan surveilans gizi
3. _________2015. Pedoman teknis pemantauan status gizi
LAMPIRAN
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI ACEH
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 SIMEULUE 5.7 13.4 79.3 1.7 19.1
2 ACEH SINGKIL 4.4 15.8 77.5 2.3 20.1
3 ACEH SELATAN 5.7 21.4 72.9 0.0 27.1
4 ACEH TENGGARA 7.8 18.9 72.0 1.4 26.7
5 ACEH TIMUR 9.0 14.7 75.9 0.3 23.7
6 ACEH TENGAH 1.0 7.1 89.5 2.4 8.1
7 ACEH BARAT 6.4 17.5 74.4 1.7 23.9
8 ACEH BESAR 7.7 18.5 73.1 0.7 26.3
9 PIDIE 6.4 22.8 70.8 0.0 29.2
10 BIREUEN 7.0 19.4 72.9 0.7 26.4
11 ACEH UTARA 9.7 16.1 72.5 1.7 25.8
12 ACEH BARAT DAYA 4.7 17.4 76.3 1.7 22.1
13 GAYO LUES 4.0 14.1 78.2 3.7 18.1
14 ACEH TAMIANG 3.3 7.7 87.0 2.0 11.0
15 NAGAN RAYA 4.7 20.3 74.0 1.0 25.0
16 ACEH JAYA 5.0 13.8 78.9 2.3 18.8
17 BENER MERIAH 5.7 12.4 79.6 2.3 18.1
18 PIDIE JAYA 6.0 24.1 68.9 1.0 30.1
71 KOTA BANDA ACEH 4.4 13.1 79.8 2.7 17.5
72 KOTA SABANG 5.4 14.7 77.9 2.0 20.1
73 KOTA LANGSA 6.4 17.1 75.3 1.3 23.4
74 KOTA LHOKSEUMAWE 11.7 19.1 68.8 0.3 30.9
75 KOTA SUBULUSSALAM 7.0 15.7 75.0 2.3 22.7
ACEH 6.0 16.3 76.1 1.5 22.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SUMATERA UTARA (1)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 NIAS 23.0 23.0 53.2 0.9 45.9
2 MANDAILING NATAL 8.1 16.6 72.5 2.8 24.7
3 TAPANULI SELATAN 0.4 13.3 85.3 1.1 13.6
4 TAPANULI TENGAH 7.7 12.3 77.8 2.3 19.9
5 TAPANULI UTARA 3.2 9.5 81.6 5.7 12.7
6 TOBA SAMOSIR 3.3 7.9 87.0 1.8 11.2
7 LABUHAN BATU 3.0 20.0 75.0 2.0 23.0
8 ASAHAN 1.7 7.3 89.9 1.0 9.1
9 SIMALUNGUN 2.5 14.0 81.8 1.8 16.5
10 DAIRI 4.6 9.2 85.2 0.9 13.8
11 KARO 1.7 8.0 89.6 0.7 9.7
12 DELI SERDANG 6.2 14.8 75.3 3.8 21.0
13 LANGKAT 4.1 13.4 80.8 1.7 17.5
14 NIAS SELATAN 8.0 26.0 64.9 1.1 34.0
15 HUMBANG HASUNDUTAN 2.4 6.9 88.2 2.4 9.4
16 PAKPAK BHARAT 5.1 17.4 75.7 1.8 22.5
17 SAMOSIR 0.3 7.4 91.2 1.2 7.7
18 SERDANG BEDAGAI 7.2 20.5 70.3 1.9 27.8
19 BATU BARA 3.7 11.7 83.9 0.7 15.4
20 PADANG LAWAS UTARA 5.5 17.9 74.1 2.6 23.3
21 PADANG LAWAS 2.7 12.9 81.0 3.4 15.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SUMATERA UTARA (2)

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
22 LABUHAN BATU SELATAN 7.4 18.2 72.4 2.0 25.6
23 LABUHAN BATU UTARA 6.4 18.5 72.4 2.7 24.8
25 NIAS BARAT 2.7 13.2 84.1 0.0 15.9
71 KOTA SIBOLGA 1.7 9.3 88.7 0.3 11.0
72 KOTA TANJUNG BALAI 8.0 18.2 71.6 2.2 26.2
73 KOTA PEMATANG SIANTAR 3.0 14.2 81.3 1.5 17.2
74 KOTA TEBING TINGGI 6.7 15.7 76.6 1.0 22.4
75 KOTA MEDAN 7.2 15.4 76.1 1.4 22.5
76 KOTA BINJAI 5.2 17.1 75.5 2.3 22.3
77 KOTA PADANGSIDIMPUAN 5.1 17.4 76.8 0.6 22.5
78 KOTA GUNUNGSITOLI 8.3 18.1 73.3 0.3 26.4
SUMUT 5.0 14.5 78.8 1.7 19.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SUMATERA BARAT
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 KEPULAUAN MENTAWAI 5.6 21.4 71.4 1.5 27.1
2 PESISIR SELATAN 4.5 18.8 76.2 0.6 23.2
3 SOLOK 2.0 13.3 83.6 1.2 15.3
4 SIJUNJUNG 2.2 16.5 80.1 1.2 18.6
5 TANAH DATAR 2.1 16.8 79.9 1.2 18.9
6 PADANG PARIAMAN 3.4 15.7 79.9 1.0 19.1
7 AGAM 0.8 12.9 85.8 0.5 13.7
8 LIMA PULUH KOTA 1.2 9.1 89.2 0.6 10.2
9 PASAMAN 2.6 14.0 82.9 0.6 16.6
10 SOLOK SELATAN 4.6 15.4 79.0 0.9 20.1
11 DHARMASRAYA 4.6 13.1 80.2 2.1 17.7
12 PASAMAN BARAT 3.6 18.4 76.4 1.5 22.1
71 KOTA PADANG 2.9 15.8 79.2 2.0 18.7
72 KOTA SOLOK 2.1 11.8 84.7 1.5 13.8
73 KOTA SAWAH LUNTO 1.8 9.1 87.5 1.5 10.9
74 KOTA PADANG PANJANG 1.2 9.4 87.4 2.1 10.6
75 KOTA BUKITTINGGI 0.3 11.3 87.4 1.0 11.5
76 KOTA PAYAKUMBUH 4.8 14.6 79.5 1.1 19.4
77 KOTA PARIAMAN 4.2 19.2 75.1 1.4 23.4
SUMBAR 2.8 14.5 81.5 1.2 17.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI RIAU
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 KUANTAN SINGINGI 3.2 13.7 78.0 5.1 17.0


2 INDRAGIRI HULU 3.6 14.2 80.7 1.5 17.8
3 INDRAGIRI HILIR 3.0 12.0 82.9 2.1 15.0
4 PELALAWAN 2.6 15.5 80.5 1.4 18.1
5 SIAK 7.1 17.9 73.1 1.9 25.0
6 KAMPAR 9.4 14.7 74.9 0.9 24.1
7 ROKAN HULU 5.7 18.2 76.1 0.0 23.9
8 BENGKALIS 2.2 12.9 83.1 1.8 15.1
9 ROKAN HILIR 5.3 8.6 86.2 0.0 13.8
10 KEPULAUAN MERANTI 1.7 12.8 83.7 1.7 14.5
71 KOTA PEKANBARU 3.4 8.8 86.9 0.9 12.3
72 KOTA D U M A I 1.4 15.7 80.8 2.2 17.0
RIAU 4.0 13.8 80.6 1.6 17.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAMBI

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 KERINCI 1.3 8.4 90.3 0.0 9.7


2 MERANGIN 5.3 15.2 77.0 2.5 20.5
3 SAROLANGUN 1.7 15.4 79.8 3.1 17.1
5 MUARO JAMBI 3.5 13.6 80.4 2.5 17.1
6 TANJUNG JABUNG TIMUR 3.0 14.8 79.9 2.3 17.8
7 TANJUNG JABUNG BARAT 0.6 4.7 93.1 1.7 5.2
8 TEBO 2.0 14.5 81.0 2.6 16.5
9 BUNGO 4.3 15.9 78.4 1.3 20.3
71 KOTA JAMBI 3.4 8.5 85.7 2.4 11.9
72 KOTA SUNGAI PENUH 1.2 8.1 88.8 1.9 9.3
JAMBI 2.6 11.7 83.7 2.0 14.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SUMATERA SELATAN
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 OGAN KOMERING ULU 2.2 11.1 86.1 0.6 13.3
2 OGAN KOMERING ILIR 3.7 18.6 75.5 2.2 22.3
3 MUARA ENIM 2.1 13.7 83.5 0.6 15.9
4 LAHAT 2.5 14.2 83.3 0.0 16.7
5 MUSI RAWAS 1.9 17.0 79.2 1.9 18.9
6 MUSI BANYUASIN 0.0 11.0 86.6 2.4 11.0
7 BANYU ASIN 1.2 11.7 86.7 0.3 13.0
8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 1.5 8.1 88.7 1.8 9.6
9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 0.0 1.5 98.2 0.3 1.5
10 OGAN ILIR 3.0 13.9 80.5 2.7 16.9
11 EMPAT LAWANG 2.5 11.1 85.8 0.6 13.6
71 KOTA PALEMBANG 2.0 10.1 86.6 1.4 12.0
72 KOTA PRABUMULIH 0.3 10.8 86.8 2.0 11.1
73 KOTA PAGAR ALAM 0.6 8.8 88.2 2.4 9.4
74 KOTA LUBUKLINGGAU 2.1 14.5 81.8 1.5 16.7
75 KOTA MUSI RAWAS UTARA 0.3 20.7 77.8 1.2 21.0
KOTA PENUKAL ABAB LEMATANG
76 3.4 14.6 80.5 1.4 18.1
ILIR
SUMSEL 1.7 12.4 84.5 1.4 14.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI BENGKULU

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 BENGKULU SELATAN 0.6 7.8 90.4 1.2 8.4
2 REJANG LEBONG 0.3 2.7 96.4 0.6 3.0
3 BENGKULU UTARA 1.2 4.7 92.5 1.6 5.9
4 KAUR 0.0 1.5 97.3 1.2 1.5
5 SELUMA 0.3 6.4 93.0 0.3 6.7
6 MUKOMUKO 0.0 3.3 96.1 0.6 3.3
7 LEBONG 1.0 4.5 92.3 2.3 5.5
8 KEPAHIANG 0.3 1.5 96.9 1.2 1.9
9 BENGKULU TENGAH 1.9 3.7 94.1 0.3 5.6
71 KOTA BENGKULU 0.6 3.7 95.1 0.6 4.3
BENGKULU 0.6 4.0 94.4 1.0 4.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI LAMPUNG
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 LAMPUNG BARAT 1.3 10.8 85.1 2.8 12.0
2 TANGGAMUS 3.3 11.9 83.2 1.7 15.2
3 LAMPUNG SELATAN 1.6 14.5 81.3 2.6 16.1
4 LAMPUNG TIMUR 2.6 7.2 87.2 3.0 9.9
5 LAMPUNG TENGAH 0.3 20.4 78.0 1.3 20.7
6 LAMPUNG UTARA 1.2 13.1 85.4 0.3 14.3
7 WAY KANAN 2.0 11.1 83.7 3.3 13.0
8 TULANGBAWANG 3.2 12.7 82.2 1.9 15.9
9 PESAWARAN 2.6 13.5 83.0 1.0 16.1
10 PRINGSEWU 4.2 13.5 80.8 1.6 17.6
11 MESUJI 3.0 12.3 83.4 1.3 15.2
12 TULANG BAWANG BARAT 3.2 13.2 83.0 0.6 16.4
13 PESISIR BARAT 2.5 12.3 84.4 0.9 14.7
71 KOTA BANDAR LAMPUNG 2.7 19.0 76.8 1.5 21.7
72 KOTA METRO 3.8 18.4 76.9 0.9 22.2
LAMPUNG 2.5 13.6 82.2 1.6 16.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 BANGKA 0.6 10.5 85.7 3.2 11.1

2 BELITUNG 2.2 12.1 81.2 4.5 14.4

3 BANGKA BARAT 2.3 14.6 81.7 1.4 16.9

4 BANGKA TENGAH 1.4 15.0 81.6 2.0 16.4

5 BANGKA SELATAN 1.2 12.5 84.0 2.4 13.6

6 BELITUNG TIMUR 0.3 4.7 92.2 2.8 5.0

71 KOTA PANGKAL PINANG 1.2 12.1 84.1 2.6 13.3

KEP BABEL 1.3 11.7 84.3 2.7 13.0


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KEP. RIAU
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 KARIMUN 3.1 17.7 76.9 2.3 20.9


2 BINTAN 3.9 13.2 80.4 2.6 17.0
3 NATUNA 2.7 14.3 79.8 3.3 17.0
4 LINGGA 3.9 21.1 74.0 0.9 25.1
5 KEPULAUAN ANAMBAS 1.2 9.9 82.9 6.0 11.1
71 KOTA B A T A M 4.3 10.1 82.7 2.9 14.5
72 KOTA TANJUNG PINANG 3.3 9.7 84.2 2.7 13.1
KEP RIAU 3.2 13.7 80.1 3.0 17.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI DKI JAKARTA

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 KEPULAUAN SERIBU 2.7 19.5 75.6 2.1 22.3

71 JAKARTA SELATAN 2.7 9.1 82.4 5.8 11.9

72 JAKARTA TIMUR 3.0 14.8 78.9 3.3 17.8

73 JAKARTA PUSAT 4.6 10.9 81.2 3.3 15.5

74 JAKARTA BARAT 2.4 13.8 82.0 1.8 16.2

75 JAKARTA UTARA 4.9 14.7 76.8 3.7 19.6

DKI JAKARTA 3.4 13.8 79.5 3.3 17.2


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA BARAT (1)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 BOGOR 1.0 13.6 83.6 1.7 14.7
2 SUKABUMI 2.8 12.3 83.6 1.3 15.1
3 CIANJUR 4.2 17.4 78.1 0.3 21.6
4 BANDUNG 3.3 18.5 77.3 0.9 21.8
5 GARUT 2.8 14.7 82.2 0.3 17.5
6 TASIKMALAYA 2.6 15.5 80.9 1.0 18.1
7 CIAMIS 2.3 12.7 82.4 2.6 15.0
8 KUNINGAN 2.5 13.0 82.3 2.2 15.5
9 CIREBON 3.7 17.8 77.9 0.6 21.5
10 MAJALENGKA 6.0 13.3 80.3 0.3 19.4
11 SUMEDANG 2.0 12.6 83.8 1.7 14.6
12 INDRAMAYU 5.2 13.1 80.2 1.5 18.3
13 SUBANG 2.8 16.5 79.2 1.6 19.3
14 PURWAKARTA 5.1 13.1 81.1 0.6 18.3
15 KARAWANG 4.9 17.2 77.0 1.0 22.0
16 BEKASI 0.3 16.1 81.8 1.8 16.4
17 BANDUNG BARAT 2.9 16.9 79.6 0.6 19.7
18 PANGANDARAN 6.1 14.2 78.6 1.0 20.3
22 KOTA CIREBON 5.3 14.1 78.4 2.2 19.4
71 KOTA BOGOR 1.8 5.7 88.7 3.9 7.4
72 KOTA SUKABUMI 3.2 14.4 81.8 0.6 17.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA BARAT (2)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

73 1.1 9.6 87.3 2.0 10.7


KOTA BANDUNG
75 2.4 13.9 82.9 0.9 16.2
KOTA BEKASI
76 0.3 9.6 87.1 3.0 9.9
KOTA DEPOK
77 2.5 7.4 88.6 1.5 9.8
KOTA CIMAHI
78 4.9 15.9 78.4 0.9 20.7
KOTA TASIKMALAYA
79 1.6 16.9 81.2 0.3 18.5
KOTA BANJAR
JABAR 3.0 13.9 81.7 1.4 16.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA TENGAH (1)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 CILACAP 2.0 11.7 85.3 1.0 13.7
2 BANYUMAS 2.0 10.9 85.8 1.3 12.9
3 PURBALINGGA 3.1 11.5 84.7 0.7 14.6
4 BANJARNEGARA 4.8 18.1 76.5 0.7 22.9
5 KEBUMEN 1.3 12.4 84.6 1.7 13.8
6 PURWOREJO 2.9 10.8 84.4 1.9 13.7
7 WONOSOBO 2.3 11.1 85.2 1.3 13.4
8 MAGELANG 2.7 14.0 82.3 1.0 16.7
9 BOYOLALI 2.8 15.2 81.6 0.3 18.0
10 KLATEN 2.0 14.0 81.6 2.3 16.1
11 SUKOHARJO 1.9 13.4 82.2 2.5 15.3
12 WONOGIRI 0.7 10.7 87.3 1.3 11.4
13 KARANGANYAR 4.0 14.0 80.3 1.7 18.0
14 SRAGEN 0.0 4.0 95.0 1.0 4.0
15 GROBOGAN 5.9 15.3 76.9 2.0 21.2
16 BLORA 3.4 11.1 84.9 0.7 14.4
17 REMBANG 2.0 11.5 85.8 0.7 13.5
18 PATI 6.7 15.7 76.7 1.0 22.3
19 KUDUS 3.3 15.1 79.6 2.0 18.4
20 JEPARA 3.7 19.6 75.7 1.0 23.3
21 DEMAK 7.7 13.0 77.6 1.7 20.7
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA TENGAH (2)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
22 SEMARANG 0.7 3.3 94.8 1.3 3.9
23 TEMANGGUNG 2.5 16.9 78.9 1.8 19.4
24 KENDAL 1.3 14.8 81.2 2.7 16.1
25 BATANG 4.8 18.1 76.5 0.7 22.9
26 PEKALONGAN 7.8 18.0 72.4 1.7 25.9
27 PEMALANG 1.0 14.0 84.3 0.7 15.0
28 TEGAL 4.3 10.9 82.5 2.3 15.2
29 BREBES 3.0 16.3 79.0 1.7 19.3
71 KOTA MAGELANG 1.3 13.1 82.2 3.4 14.4
72 KOTA SURAKARTA 0.3 5.3 91.4 3.0 5.6
73 KOTA SALATIGA 2.7 10.0 86.3 1.0 12.7
74 KOTA SEMARANG 2.3 10.7 85.3 1.7 13.0
75 KOTA PEKALONGAN 2.6 18.2 77.5 1.7 20.9
76 KOTA TEGAL 3.7 16.3 78.7 1.3 20.0
JATENG 2.9 13.1 82.4 1.5 16.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI DI YOGYAKARTA

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 KULON PROGO 0.9 12.1 86.8 0.3 12.9

2 BANTUL 3.0 10.5 85.0 1.5 13.5

3 GUNUNG KIDUL 1.3 10.1 86.3 2.3 11.4

4 SLEMAN 0.6 9.0 88.9 1.5 9.6

5 KOTA YOGYAKARTA 0.6 13.3 83.0 3.1 13.9

DIY 1.3 11.0 86.0 1.7 12.3


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA TIMUR (1)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 PACITAN 1.0 9.1 87.8 2.1 10.1
2 PONOROGO 1.6 10.7 85.4 2.3 12.3
3 TRENGGALEK 0.7 15.0 81.1 3.3 15.6
4 TULUNGAGUNG 1.0 12.6 84.4 2.0 13.6
5 BLITAR 1.0 12.2 84.6 2.3 13.2
6 KEDIRI 0.3 16.7 82.0 1.0 17.0
7 MALANG 1.3 18.6 78.4 1.6 19.9
8 LUMAJANG 1.1 19.4 77.7 1.8 20.5
9 JEMBER 0.7 16.3 81.5 1.4 17.0
10 BANYUWANGI 0.7 12.9 85.3 1.1 13.7
11 BONDOWOSO 1.8 23.9 72.5 1.8 25.7
12 SITUBONDO 1.8 24.6 72.6 1.1 26.3
13 PROBOLINGGO 1.4 16.4 82.2 0.0 17.8
14 PASURUAN 2.6 20.4 74.0 3.0 23.0
15 SIDOARJO 1.1 9.9 84.0 4.9 11.0
16 MOJOKERTO 0.0 13.2 85.1 1.7 13.2
17 JOMBANG 2.6 12.9 82.4 2.2 15.4
18 NGANJUK 2.7 16.0 78.2 3.1 18.7
19 MADIUN 0.6 16.4 81.7 1.3 17.0
20 MAGETAN 1.0 16.9 81.5 0.6 17.9
21 NGAWI 1.3 19.3 78.1 1.3 20.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI JAWA TIMUR (2)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
22 BOJONEGORO 2.3 14.1 82.4 1.2 16.4
23 TUBAN 1.7 14.8 82.1 1.4 16.6
24 LAMONGAN 2.4 20.1 75.9 1.5 22.6
25 GRESIK 2.2 15.7 79.4 2.6 18.0
26 BANGKALAN 2.4 25.0 70.6 2.0 27.4
27 SAMPANG 1.7 19.9 77.3 1.0 21.7
28 PAMEKASAN 2.4 19.4 76.8 1.4 21.8
29 SUMENEP 3.8 19.7 75.2 1.4 23.4
71 KOTA KEDIRI 3.3 13.6 81.3 1.8 16.9
72 KOTA BLITAR 0.3 10.0 87.5 2.3 10.3
73 KOTA MALANG 4.0 14.9 79.6 1.5 18.9
74 KOTA PROBOLINGGO 6.1 10.8 80.9 2.2 16.9
75 KOTA PASURUAN 2.6 19.1 74.6 3.7 21.7
76 KOTA MOJOKERTO 2.6 11.3 83.5 2.6 13.9
77 KOTA MADIUN 2.0 14.8 79.3 3.9 16.8
78 KOTA SURABAYA 3.3 17.7 76.1 3.0 21.0
79 KOTA BATU 0.7 14.8 83.8 0.7 15.5
JATIM 1.8 16.0 80.2 2.0 17.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI BANTEN
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 PANDEGLANG 7.3 15.4 75.2 2.1 22.7


2 LEBAK 2.4 14.9 79.9 2.8 17.4
3 TANGERANG 3.0 11.3 83.3 2.3 14.3
4 SERANG 4.4 15.9 79.0 0.7 20.3
71 KOTA TANGERANG 2.5 11.7 83.0 2.8 14.2
72 KOTA CILEGON 4.0 15.1 79.6 1.3 19.1
73 KOTA SERANG 6.7 13.0 79.7 0.7 19.7
74 KOTA TANGERANG SELATAN 1.0 14.4 82.2 2.3 15.4
BANTEN 3.9 14.0 80.2 1.9 17.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI BALI

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 JEMBRANA 2.7 8.8 86.0 2.4 11.6
2 TABANAN 1.9 6.9 87.1 4.1 8.8
3 BADUNG 0.6 4.2 88.7 6.5 4.7
4 GIANYAR 0.9 7.1 89.3 2.7 8.0
5 KLUNGKUNG 1.1 7.0 88.5 3.4 8.1
6 BANGLI 1.8 8.3 87.3 2.7 10.1
7 KARANG ASEM 1.2 8.1 89.0 1.7 9.3
8 BULELENG 1.5 10.7 87.2 0.6 12.2
71 KOTA DENPASAR 2.6 5.6 86.5 5.3 8.2
BALI 1.6 7.4 87.8 3.3 9.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 LOMBOK BARAT 3.5 16.8 78.9 0.9 20.3


2 LOMBOK TENGAH 3.8 14.9 80.3 0.9 18.8
3 LOMBOK TIMUR 3.9 14.9 80.5 0.6 18.8
4 SUMBAWA 2.8 14.4 82.1 0.7 17.2
5 DOMPU 5.5 16.1 77.3 1.0 21.7
6 BIMA 2.7 13.9 82.9 0.5 16.6
7 SUMBAWA BARAT 2.7 7.7 89.1 0.4 10.4
8 LOMBOK UTARA 2.8 14.0 82.8 0.4 16.7
71 KOTA MATARAM 1.5 15.5 82.5 0.6 16.9
72 KOTA BIMA 2.4 17.2 79.7 0.6 19.6
NTB 3.3 14.5 81.6 0.7 17.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 SUMBA BARAT 5.3 21.6 72.9 0.3 26.8
2 SUMBA TIMUR 8.7 16.6 72.2 2.5 25.3
5 TIMOR TENGAH UTARA 9.3 18.3 71.6 0.8 27.6
6 BELU 5.7 21.8 72.0 0.5 27.5
7 ALOR 5.6 16.2 77.4 0.7 21.9
9 FLORES TIMUR 5.8 16.9 76.5 0.8 22.7
10 SIKKA 6.9 18.1 74.5 0.6 24.9
12 NGADA 6.9 15.4 76.9 0.8 22.3
13 MANGGARAI 5.4 17.6 77.0 0.0 23.0
15 MANGGARAI BARAT 5.3 14.4 78.3 2.1 19.6
16 SUMBA TENGAH 6.8 16.4 76.6 0.2 23.2
18 NAGEKEO 6.4 15.6 76.9 1.1 22.0
19 MANGGARAI TIMUR 4.0 13.1 81.4 1.4 17.1
20 SABU RAIJUA 13.1 28.4 58.5 0.0 41.5
21 MALAKA 9.6 22.7 66.6 1.1 32.3
71 KOTA KUPANG 6.0 24.1 68.6 1.3 30.1
NTT 7.0 18.6 73.5 0.9 25.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 SAMBAS 6.1 24.6 68.0 1.3 30.7
2 BENGKAYANG 4.5 18.3 75.1 2.1 22.8
3 LANDAK 7.9 21.3 68.5 2.3 29.2
4 MEMPAWAH 3.9 11.5 83.9 0.7 15.5
5 SANGGAU 6.7 21.0 70.7 1.7 27.7
6 KETAPANG 4.0 14.9 78.5 2.5 18.9
7 SINTANG 7.9 18.2 73.0 0.9 26.1
8 KAPUAS HULU 14.2 25.7 59.1 0.9 39.9
9 SEKADAU 6.9 18.7 72.4 2.0 25.6
10 MELAWI 6.5 22.9 68.0 2.6 29.4
11 KAYONG UTARA 5.5 23.1 70.5 1.0 28.6
12 KUBU RAYA 2.2 15.0 81.5 1.3 17.3
71 KOTA PONTIANAK 4.1 18.6 75.4 1.9 22.7
72 KOTA SINGKAWANG 6.4 14.8 77.9 0.9 21.2
KALBAR 6.2 19.1 73.2 1.5 25.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 KOTAWARINGIN BARAT 2.9 11.5 83.4 2.2 14.4
2 KOTAWARINGIN TIMUR 5.5 15.4 76.5 2.6 20.9
3 KAPUAS 0.3 17.0 82.3 0.3 17.3
4 BARITO SELATAN 5.3 25.2 68.1 1.3 30.6
5 BARITO UTARA 0.3 17.2 79.8 2.6 17.5
6 SUKAMARA 5.8 19.8 74.0 0.3 25.6
7 LAMANDAU 8.4 25.2 64.7 1.6 33.7
8 SERUYAN 4.8 16.7 75.5 3.1 21.4
9 KATINGAN 5.0 16.2 77.2 1.7 21.1
10 PULANG PISAU 10.0 23.5 64.1 2.5 33.5
11 GUNUNG MAS 0.9 18.3 78.4 2.4 19.2
12 BARITO TIMUR 6.2 20.5 71.8 1.6 26.6
13 MURUNG RAYA 1.9 17.3 80.1 0.8 19.2
71 KOTA PALANGKA RAYA 6.3 21.2 71.2 1.4 27.5
KALTENG 4.5 18.9 74.9 1.8 23.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 TANAH LAUT 3.8 19.2 76.3 0.6 23.0
2 KOTA BARU 6.1 14.4 77.9 1.5 20.6
3 BANJAR 7.4 20.6 70.5 1.5 28.0
4 BARITO KUALA 7.4 18.7 72.3 1.6 26.1
5 TAPIN 5.6 19.3 73.7 1.5 24.8
6 HULU SUNGAI SELATAN 5.2 21.3 73.2 0.3 26.5
7 HULU SUNGAI TENGAH 9.4 22.4 67.8 0.4 31.8
8 HULU SUNGAI UTARA 9.8 24.6 65.3 0.3 34.3
9 TABALONG 7.9 24.3 66.4 1.4 32.1
10 TANAH BUMBU 6.1 12.8 80.1 0.9 19.0
11 BALANGAN 6.8 21.6 69.7 1.9 28.4
71 BANJARMASIN 7.8 16.8 74.2 1.2 24.6
72 KOTA BANJAR BARU 3.7 12.1 81.2 3.0 15.8
KALSEL 6.7 18.9 73.1 1.3 25.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 PASER 4.7 15.8 78.0 1.6 20.5


2 KUTAI BARAT 3.8 13.4 80.5 2.2 17.3
3 KUTAI KARTANEGARA 6.2 18.6 74.2 0.9 24.8
4 KUTAI TIMUR 3.9 17.1 77.1 1.8 21.1
5 BERAU 3.8 16.2 79.3 0.6 20.1
9 PENAJAM PASER UTARA 3.5 17.7 76.0 2.8 21.1
11 MAHAKAM HULU 3.9 13.6 79.5 3.1 17.4
71 KOTA BALIKPAPAN 2.3 14.4 80.3 3.1 16.6
72 KOTA SAMARINDA 2.0 12.0 84.0 2.0 14.0
74 KOTA BONTANG 3.7 14.9 80.5 0.9 18.7
KALTIM 3.8 15.4 79.0 1.9 19.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 MALINAU 3.5 10.8 85.1 0.6 14.3

2 BULUNGAN 1.5 9.3 87.3 1.8 10.8

3 TANA TIDUNG 6.3 21.8 71.6 0.3 28.2

4 NUNUKAN 8.3 19.6 70.1 2.0 27.9

73 KOTA TARAKAN 3.6 17.9 77.5 1.0 21.5

KALTARA 4.6 16.0 78.3 1.1 20.6


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI UTARA
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 BOLAANG MONGONDOW 1.3 10.9 86.5 1.3 12.2
2 MINAHASA 0.0 2.7 95.3 2.0 2.7
3 KEPULAUAN SANGIHE 1.4 8.2 88.3 2.1 9.6
4 KEPULAUAN TALAUD 3.5 14.2 81.0 1.3 17.7
5 MINAHASA SELATAN 1.5 10.0 84.5 3.9 11.5
6 MINAHASA UTARA 0.0 8.2 87.9 3.9 8.2
BOLAANG MONGONDOW
7 3.7 23.9 71.4 0.9 27.6
UTARA
8 SIAU TAGULANDANG BIARO 0.0 9.2 87.3 3.5 9.2
9 MINAHASA TENGGARA 0.0 10.5 88.9 0.6 10.5
BOLAANG MONGONDOW
10 0.6 17.2 81.2 1.0 17.8
SELATAN
BOLAANG MONGONDOW
11 0.0 7.2 89.7 3.1 7.2
TIMUR
71 KOTA MANADO 1.7 6.2 89.3 2.7 7.9
72 KOTA BITUNG 0.3 14.8 83.0 2.0 15.1
73 KOTA TOMOHON 0.0 3.4 94.7 1.9 3.4
74 KOTA KOTAMOBAGU 1.0 11.3 87.1 0.6 12.3
SULUT 1.0 10.6 86.3 2.1 11.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI TENGAH
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 BANGGAI KEPULAUAN 8.2 18.7 71.6 1.5 26.9
2 BANGGAI 5.8 16.4 77.2 0.6 22.2
3 MOROWALI 6.3 19.0 74.1 0.6 25.4
4 POSO 5.6 22.0 70.5 1.9 27.6
5 DONGGALA 5.5 18.5 75.4 0.6 24.0
6 TOLI-TOLI 6.9 22.6 69.2 1.3 29.6
7 BUOL 5.3 20.2 73.9 0.6 25.5
8 PARIGI MOUTONG 10.0 19.8 68.4 1.8 29.8
9 TOJO UNA-UNA 9.1 21.3 68.6 0.9 30.5
10 SIGI 7.9 22.1 69.4 0.6 30.0
12 BANGGAI LAUT 3.0 19.3 76.1 1.5 22.4
13 MOROWALI UTARA 7.2 19.4 73.1 0.3 26.6
71 KOTA PALU 10.1 24.1 63.7 2.1 34.1
SUTENG 7.0 20.3 71.7 1.1 27.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 KEPULAUAN SELAYAR 3.0 15.9 80.4 0.7 18.9
2 BULUKUMBA 3.7 16.9 79.4 0.0 20.6
3 BANTAENG 1.0 10.4 86.3 2.3 11.4
4 JENEPONTO 5.7 22.7 71.7 0.0 28.3
5 TAKALAR 7.3 22.3 69.7 0.7 29.7
6 GOWA 4.3 22.7 72.9 0.0 27.1
7 SINJAI 6.1 18.9 74.7 0.3 25.0
8 MAROS 8.7 21.8 69.5 0.0 30.5
9 PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 9.0 22.7 68.0 0.3 31.7
10 BARRU 0.7 5.0 93.0 1.3 5.7
11 BONE 6.0 16.4 76.6 1.0 22.4
12 SOPPENG 2.7 18.3 77.7 1.3 21.0
13 WAJO 5.7 18.9 75.3 0.0 24.7
14 SIDENRENG RAPPANG 4.7 13.5 81.5 0.3 18.2
15 PINRANG 6.4 20.1 73.6 0.0 26.4
16 ENREKANG 4.7 19.6 75.3 0.3 24.3
17 LUWU 4.4 17.4 77.9 0.3 21.8
18 TANA TORAJA 2.3 11.7 85.2 0.7 14.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

22 LUWU UTARA 5.7 14.0 79.6 0.7 19.7

25 LUWU TIMUR 0.3 13.6 84.7 1.4 13.9

26 TORAJA UTARA 3.3 14.3 79.3 3.0 17.7

71 KOTA MAKASSAR 10.4 18.7 69.6 1.3 29.1

72 KOTA PAREPARE 6.8 20.4 71.4 1.4 27.2

73 KOTA PALOPO 6.0 14.4 78.9 0.7 20.4

SULSEL 5.0 17.1 77.2 0.8 22.1


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 BUTON 1.3 27.5 70.9 0.3 28.8
2 MUNA 3.5 17.1 77.4 1.9 20.7
3 KONAWE 3.2 17.5 78.8 0.5 20.8
4 KOLAKA 1.8 15.5 81.5 1.3 17.3
5 KONAWE SELATAN 4.2 20.1 75.1 0.6 24.3
6 BOMBANA 3.7 22.5 73.8 0.0 26.2
7 WAKATOBI 1.5 11.3 84.4 2.8 12.9
8 KOLAKA UTARA 2.9 15.6 79.4 2.1 18.6
9 BUTON UTARA 1.9 16.7 78.3 3.1 18.6
10 KONAWE UTARA 3.8 15.6 78.9 1.7 19.4
71 KOTA KENDARI 2.9 16.0 79.1 2.0 18.9
72 KOTA BAU-BAU 2.5 16.3 80.7 0.6 18.8
SULTRA 2.8 17.6 78.3 1.3 20.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI GORONTALO

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 BOALEMO 11.2 30.8 56.8 1.2 42.0

2 GORONTALO 4.3 19.8 73.9 2.0 24.1

3 POHUWATO 5.3 18.1 75.7 0.9 23.4

4 BONE BOLANGO 2.8 16.0 79.9 1.3 18.9

5 GORONTALO UTARA 3.3 9.4 86.4 0.9 12.7

71 KOTA GORONTALO 6.8 18.5 74.4 0.3 25.3

GORONTALO 5.6 18.8 74.5 1.1 24.4


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI SULAWESI BARAT

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 MAJENE 8.5 18.1 73.4 0.0 26.6

2 POLEWALI MANDAR 7.3 17.1 75.3 0.3 24.4

3 MAMASA 1.0 11.0 87.1 1.0 12.0

4 MAMUJU 4.4 24.0 70.7 0.9 28.4

5 MAMUJU UTARA 8.2 26.2 65.6 0.0 34.4

6 MAMUJU TENGAH 3.0 18.0 77.4 1.5 21.0

SULBAR 5.5 19.2 74.7 0.6 24.7


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI MALUKU
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 MALUKU TENGGARA BARAT 3.8 21.9 73.5 0.8 25.7


2 MALUKU TENGGARA 5.0 16.0 77.0 2.0 21.0
4 BURU 4.5 16.0 78.3 1.3 20.4
5 KEPULAUAN ARU 10.4 22.2 65.7 1.7 32.7
6 SERAM BAGIAN BARAT 3.2 20.2 75.5 1.1 23.4
7 SERAM BAGIAN TIMUR 5.7 24.4 67.6 2.3 30.1
8 MALUKU BARAT DAYA 5.4 24.0 69.3 1.3 29.4
9 BURU SELATAN 5.0 19.8 73.9 1.3 24.8
71 KOTA AMBON 7.1 13.8 75.8 3.4 20.9
72 KOTA TUAL 7.2 20.7 72.0 0.0 28.0
81 MALUKU TENGAH 6.0 17.5 75.6 0.9 23.5
MALUKU 5.7 19.8 73.1 1.4 25.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI MALUKU UTARA
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

1 HALMAHERA BARAT 5.3 17.1 75.8 1.8 22.4


2 HALMAHERA TENGAH 1.8 7.1 90.2 0.9 8.9
3 KEPULAUAN SULA 7.3 17.2 74.4 1.1 24.4
4 HALMAHERA SELATAN 7.7 15.3 75.8 1.2 23.0
5 HALMAHERA UTARA 5.6 14.9 78.9 0.6 20.5
6 HALMAHERA TIMUR 2.3 15.3 81.4 1.0 17.6
7 PULAU MOROTAI 4.0 17.0 77.8 1.2 21.0
8 PULAU TALIABU 4.3 11.4 82.3 2.0 15.7
71 KOTA TERNATE 3.8 10.1 84.0 2.1 13.9
72 KOTA TIDORE KEPULAUAN 3.9 10.6 81.3 4.2 14.5
MALUT 4.6 13.6 80.3 1.6 18.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI PAPUA BARAT

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 FAKFAK 4.9 17.1 77.7 0.3 22.0
2 KAIMANA 5.6 13.9 79.4 1.1 19.6
3 TELUK WONDAMA 4.4 17.5 76.5 1.5 22.0
4 TELUK BINTUNI 18.5 26.1 54.0 1.3 44.6
5 MANOKWARI 3.8 14.5 81.1 0.5 18.3
6 SORONG SELATAN 2.7 15.1 80.7 1.5 17.8
7 SORONG 0.5 5.9 91.5 2.1 6.4
8 RAJA AMPAT 3.7 12.7 81.4 2.3 16.3
9 TAMBRAUW 8.1 22.2 69.6 0.0 30.4
10 MAYBRAT 3.0 8.7 88.0 0.3 11.7
11 MANOKWARI SELATAN 6.5 18.1 73.8 1.6 24.6
12 PEGUNUNGAN ARFAK 1.7 5.5 88.7 4.1 7.2
13 SORONG 2.3 12.0 83.6 2.0 14.3
PAPUA BARAT 5.3 14.9 78.4 1.4 20.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI PAPUA (1)
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang
1 MERAUKE 1.3 11.0 86.0 1.7 12.4
2 JAYAWIJAYA 3.5 7.0 85.1 4.4 10.5
3 JAYAPURA 1.5 11.8 85.3 1.3 13.4
4 NABIRE 2.9 11.8 81.2 4.1 14.7
8 KEPULAUAN YAPEN 7.5 20.0 69.9 2.6 27.5
9 BIAK NUMFOR 5.6 17.8 75.4 1.2 23.4
10 PANIAI 4.6 10.2 83.3 1.9 14.8
12 MIMIKA 3.0 13.6 81.3 2.1 16.6
13 BOVEN DIGOEL 7.6 13.4 77.6 1.4 21.0
14 MAPPI 7.9 19.7 68.1 4.3 27.6
15 ASMAT 9.6 12.5 74.0 3.9 22.2
18 TOLIKARA 3.1 17.7 77.9 1.3 20.8
19 SARMI 6.0 16.3 75.5 2.2 22.3
20 KEEROM 3.7 14.7 79.5 2.2 18.3
26 WAROPEN 9.5 22.6 64.6 3.3 32.1
27 SUPIORI 10.1 22.2 66.0 1.7 32.3
30 LANNY JAYA 2.9 8.0 84.4 4.8 10.8
31 MAMBERAMO TENGAH 2.0 6.4 87.6 4.0 8.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/U
PROVINSI PAPUA (2)

Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik Gizi Lebih
Kurang

32 YALIMO 13.3 20.7 65.6 0.4 34.0

33 PUNCAK 6.7 6.7 80.6 6.0 13.4

34 DOGIYAI 5.9 12.3 79.7 2.1 18.2

35 INTAN JAYA 3.5 8.8 83.7 3.9 12.4

36 DEIYAI 8.6 10.9 73.6 6.9 19.5

71 KOTA JAYAPURA 2.9 14.6 80.0 2.5 17.5

PAPUA 5.4 14.2 77.6 2.7 19.6


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI ACEH
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 SIMEULUE 12.0 25.4 62.5 37.5
2 ACEH SINGKIL 12.4 24.5 63.1 36.9
3 ACEH SELATAN 17.4 26.4 56.2 43.8
4 ACEH TENGGARA 12.5 26.0 61.5 38.5
5 ACEH TIMUR 13.7 17.7 68.6 31.4
6 ACEH TENGAH 3.0 9.5 87.5 12.5
7 ACEH BARAT 16.2 20.2 63.6 36.4
8 ACEH BESAR 8.1 16.8 75.1 24.9
9 PIDIE 10.1 22.5 67.4 32.6
10 BIREUEN 10.4 17.7 71.9 28.1
11 ACEH UTARA 14.1 24.5 61.4 38.6
12 ACEH BARAT DAYA 10.7 18.1 71.2 28.8
13 GAYO LUES 11.1 19.5 69.5 30.5
14 ACEH TAMIANG 9.0 16.4 74.6 25.4
15 NAGAN RAYA 17.0 23.3 59.7 40.3
16 ACEH JAYA 7.4 18.1 74.5 25.5
17 BENER MERIAH 17.1 17.4 65.6 34.4
18 PIDIE JAYA 9.4 27.8 62.9 37.1
71 KOTA BANDA ACEH 9.8 14.1 76.1 23.9
72 KOTA SABANG 12.0 15.4 72.6 27.4
73 KOTA LANGSA 10.4 14.7 74.9 25.1
74 KOTA LHOKSEUMAWE 12.1 22.5 65.4 34.6
75 KOTA SUBULUSSALAM 10.7 21.0 68.3 31.7
ACEH 11.6 20.0 68.4 31.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SUMATERA UTARA (1)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 NIAS 42.3 12.2 45.5 54.5
2 MANDAILING NATAL 26.3 18.6 55.1 44.9
3 TAPANULI SELATAN 10.0 17.9 72.0 28.0
4 TAPANULI TENGAH 18.4 11.5 70.1 29.9
5 TAPANULI UTARA 10.5 14.6 74.9 25.1
6 TOBA SAMOSIR 18.1 10.0 71.9 28.1
7 LABUHAN BATU 23.0 22.0 55.0 45.0
8 ASAHAN 4.5 19.9 75.5 24.5
9 SIMALUNGUN 15.1 19.3 65.6 34.4
10 DAIRI 14.5 20.3 65.2 34.8
11 KARO 11.7 17.1 71.2 28.8
12 DELI SERDANG 13.1 13.4 73.5 26.5
13 LANGKAT 7.6 11.3 81.1 18.9
14 NIAS SELATAN 24.0 26.2 49.7 50.3
15 HUMBANG HASUNDUTAN 14.6 17.4 68.1 31.9
16 PAKPAK BHARAT 16.5 20.4 63.2 36.8
17 SAMOSIR 19.2 20.4 60.5 39.5
18 SERDANG BEDAGAI 9.5 16.7 73.8 26.2
19 BATU BARA 13.4 17.1 69.6 30.4
20 PADANG LAWAS UTARA 18.4 18.4 63.1 36.9
21 PADANG LAWAS 21.4 16.3 62.4 37.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SUMATERA UTARA (2)
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal Sangat Pendek + Pendek

22 LABUHAN BATU SELATAN 10.4 18.9 70.7 29.3


23 LABUHAN BATU UTARA 17.6 22.4 60.0 40.0
25 NIAS BARAT 17.7 22.2 60.2 39.8
71 KOTA SIBOLGA 7.7 13.3 79.0 21.0
72 KOTA TANJUNG BALAI 15.6 14.5 69.8 30.2
73 KOTA PEMATANG SIANTAR 6.8 16.6 76.6 23.4
74 KOTA TEBING TINGGI 9.7 17.7 72.6 27.4
75 KOTA MEDAN 18.1 12.6 69.3 30.7
76 KOTA BINJAI 16.1 20.3 63.5 36.5
77 KOTA PADANGSIDIMPUAN 10.6 22.5 66.9 33.1
78 KOTA GUNUNGSITOLI 16.6 23.7 59.6 40.4
SUMUT 15.4 17.8 66.8 33.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SUMATERA BARAT
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 KEPULAUAN MENTAWAI 18.4 18.8 62.8 37.2
2 PESISIR SELATAN 9.8 19.6 70.5 29.5
3 SOLOK 10.4 26.8 62.8 37.2
4 SIJUNJUNG 11.2 30.1 58.7 41.3
5 TANAH DATAR 6.2 18.3 75.5 24.5
6 PADANG PARIAMAN 8.9 20.9 70.2 29.8
7 AGAM 6.9 18.5 74.7 25.3
8 LIMA PULUH KOTA 5.0 16.1 78.9 21.1
9 PASAMAN 5.7 21.1 73.1 26.9
10 SOLOK SELATAN 11.4 23.1 65.4 34.6
11 DHARMASRAYA 7.3 18.6 74.1 25.9
12 PASAMAN BARAT 10.0 24.2 65.9 34.1
71 KOTA PADANG 4.7 16.7 78.7 21.3
72 KOTA SOLOK 3.5 20.9 75.6 24.4
73 KOTA SAWAH LUNTO 11.6 16.4 72.0 28.0
74 KOTA PADANG PANJANG 5.9 12.3 81.8 18.2
75 KOTA BUKITTINGGI 4.5 17.3 78.3 21.7
76 KOTA PAYAKUMBUH 12.1 16.9 71.1 28.9
77 KOTA PARIAMAN 6.8 12.4 80.8 19.2
SUMBAR 8.3 19.4 72.4 27.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI RIAU
Gizi Buruk+
Kode Nama Kab/Kota Gizi Buruk Gizi Kurang Gizi Baik
Kurang
1 KUANTAN SINGINGI 5.8 10.1 84.1 15.9
2 INDRAGIRI HULU 8.3 15.4 76.3 23.7
3 INDRAGIRI HILIR 5.7 15.0 79.3 20.7
4 PELALAWAN 7.5 17.5 75.0 25.0
5 SIAK 7.4 17.9 74.7 25.3
6 KAMPAR 13.5 16.9 69.6 30.4
7 ROKAN HULU 10.8 19.9 69.3 30.7
8 BENGKALIS 7.4 17.5 75.1 24.9
9 ROKAN HILIR 11.2 15.1 73.7 26.3
10 KEPULAUAN MERANTI 5.8 16.3 77.9 22.1
71 KOTA PEKANBARU 4.3 13.4 82.3 17.7
72 KOTA D U M A I 6.6 17.0 76.4 23.6
RIAU 7.8 16.1 76.1 23.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAMBI
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 KERINCI 12.9 20.3 66.8 33.2


2 MERANGIN 15.2 14.9 69.9 30.1
3 SAROLANGUN 7.2 22.3 70.5 29.5
5 MUARO JAMBI 11.1 13.6 75.3 24.7
6 TANJUNG JABUNG TIMUR 8.0 14.0 78.0 22.0
7 TANJUNG JABUNG BARAT 5.5 9.6 84.8 15.2
8 TEBO 7.1 15.9 77.0 23.0
9 BUNGO 17.6 15.9 66.4 33.6
71 KOTA JAMBI 4.9 14.3 80.8 19.2
72 KOTA SUNGAI PENUH 8.4 22.0 69.6 30.4
JAMBI 9.7 16.2 74.1 25.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SUMATERA SELATAN
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 OGAN KOMERING ULU 3.7 17.0 79.3 20.7
2 OGAN KOMERING ILIR 12.4 22.0 65.6 34.4
3 MUARA ENIM 8.5 20.1 71.3 28.7
4 LAHAT 3.7 20.1 76.2 23.8
5 MUSI RAWAS 2.8 23.0 74.2 25.8
6 MUSI BANYUASIN 0.3 15.9 83.8 16.2
7 BANYU ASIN 5.9 13.3 80.9 19.1
8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 3.9 14.6 81.5 18.5
9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 0.6 4.3 95.1 4.9
10 OGAN ILIR 7.7 22.5 69.8 30.2
11 EMPAT LAWANG 9.6 18.3 72.1 27.9
71 KOTA PALEMBANG 5.6 17.6 76.8 23.2
72 KOTA PRABUMULIH 1.8 20.5 77.8 22.2
73 KOTA PAGAR ALAM 4.1 11.8 84.1 15.9
74 KOTA LUBUKLINGGAU 0.9 20.6 78.5 21.5
75 KOTA MUSI RAWAS UTARA 3.6 30.9 65.5 34.5
76 KOTA PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR 12.0 18.9 69.1 30.9
SUMSEL 5.1 18.3 76.6 23.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI BENGKULU
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 BENGKULU SELATAN 6.0 16.2 77.8 22.2


2 REJANG LEBONG 9.1 15.1 75.8 24.2
3 BENGKULU UTARA 7.8 15.6 76.6 23.4
4 KAUR 4.6 9.1 86.3 13.7
5 SELUMA 7.0 16.0 77.0 23.0
6 MUKOMUKO 0.3 11.7 88.0 12.0
7 LEBONG 4.8 7.4 87.7 12.3
8 KEPAHIANG 9.3 15.8 74.9 25.1
9 BENGKULU TENGAH 5.6 10.5 83.9 16.1
71 KOTA BENGKULU 2.0 8.0 90.0 10.0
BENGKULU 5.6 12.5 81.9 18.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI LAMPUNG
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 LAMPUNG BARAT 5.7 22.8 71.5 28.5
2 TANGGAMUS 5.9 20.8 73.3 26.7
3 LAMPUNG SELATAN 6.1 17.1 76.8 23.2
4 LAMPUNG TIMUR 4.3 10.2 85.5 14.5
5 LAMPUNG TENGAH 5.7 19.4 74.8 25.2
6 LAMPUNG UTARA 7.8 16.8 75.4 24.6
7 WAY KANAN 2.6 14.7 82.7 17.3
8 TULANGBAWANG 5.1 17.8 77.1 22.9
9 PESAWARAN 7.4 17.0 75.6 24.4
10 PRINGSEWU 7.7 13.5 78.8 21.2
11 MESUJI 6.6 12.9 80.5 19.5
12 TULANG BAWANG BARAT 8.7 13.5 77.8 22.2
13 PESISIR BARAT 4.3 19.6 76.1 23.9
71 KOTA BANDAR LAMPUNG 6.9 15.1 78.0 22.0
72 KOTA METRO 5.9 17.2 76.9 23.1
LAMPUNG 6.1 16.6 77.4 22.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 BANGKA 4.1 14.6 81.3 18.7

2 BELITUNG 7.0 16.3 76.7 23.3

3 BANGKA BARAT 4.6 18.6 76.8 23.2

4 BANGKA TENGAH 6.3 12.7 81.0 19.0

5 BANGKA SELATAN 2.4 13.6 84.0 16.0

6 BELITUNG TIMUR 4.1 5.6 90.3 9.7

71 KOTA PANGKAL PINANG 5.8 16.4 77.8 22.2

KEP BABEL 4.9 14.0 81.1 18.9


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KEP. RIAU
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 KARIMUN 10.0 14.6 75.4 24.6


2 BINTAN 5.8 14.1 80.1 19.9
3 NATUNA 6.0 14.3 79.8 20.2
4 LINGGA 12.1 22.4 65.6 34.4
5 KEPULAUAN ANAMBAS 9.6 15.6 74.8 25.2
71 KOTA B A T A M 6.6 11.6 81.8 18.2
72 KOTA TANJUNG PINANG 4.0 13.7 82.4 17.6
KEP RIAU 7.7 15.2 77.1 22.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI DKI JAKARTA
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 KEPULAUAN SERIBU 11.6 18.9 69.5 30.5

71 JAKARTA SELATAN 4.9 14.0 81.2 18.8

72 JAKARTA TIMUR 7.8 9.6 82.5 17.5

73 JAKARTA PUSAT 7.6 13.7 78.7 21.3

74 JAKARTA BARAT 6.3 17.1 76.6 23.4

75 JAKARTA UTARA 7.6 19.3 73.1 26.9

DKI JAKARTA 7.6 15.4 76.9 23.1


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA BARAT (1)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 BOGOR 7.7 18.5 73.8 26.2
2 SUKABUMI 9.1 19.2 71.7 28.3
3 CIANJUR 10.2 26.3 63.5 36.5
4 BANDUNG 10.7 22.1 67.2 32.8
5 GARUT 10.1 23.6 66.3 33.7
6 TASIKMALAYA 8.7 24.3 67.0 33.0
7 CIAMIS 5.6 21.2 73.2 26.8
8 KUNINGAN 6.6 16.8 76.6 23.4
9 CIREBON 6.1 22.7 71.2 28.8
10 MAJALENGKA 7.6 24.4 67.9 32.1
11 SUMEDANG 8.6 18.5 72.8 27.2
12 INDRAMAYU 8.2 15.5 76.2 23.8
13 SUBANG 4.7 17.4 78.0 22.0
14 PURWAKARTA 12.6 14.3 73.1 26.9
15 KARAWANG 9.1 20.4 70.6 29.4
16 BEKASI 4.2 18.2 77.6 22.4
17 BANDUNG BARAT 5.4 24.2 70.4 29.6
18 PANGANDARAN 7.5 18.0 74.6 25.4
22 KOTA CIREBON 4.4 14.1 81.6 18.4
71 KOTA BOGOR 1.5 8.9 89.6 10.4
72 KOTA SUKABUMI 10.9 23.6 65.5 34.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA BARAT (2)

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

73 KOTA BANDUNG 4.0 21.2 74.8 25.2

75 KOTA BEKASI 3.5 8.3 88.2 11.8

76 KOTA DEPOK 0.9 6.9 92.2 7.8

77 KOTA CIMAHI 6.5 17.2 76.3 23.7

78 KOTA TASIKMALAYA 8.2 23.8 68.0 32.0

79 KOTA BANJAR 7.8 14.6 77.6 22.4

JABAR 6.9 18.7 74.4 25.6


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA TENGAH (1)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 CILACAP 7.7 20.7 71.7 28.3
2 BANYUMAS 5.0 17.8 77.2 22.8
3 PURBALINGGA 6.3 12.5 81.2 18.8
4 BANJARNEGARA 8.9 19.1 72.0 28.0
5 KEBUMEN 3.0 18.8 78.2 21.8
6 PURWOREJO 5.4 20.1 74.5 25.5
7 WONOSOBO 8.1 20.1 71.8 28.2
8 MAGELANG 12.4 23.4 64.2 35.8
9 BOYOLALI 6.6 20.9 72.5 27.5
10 KLATEN 6.4 19.7 73.9 26.1
11 SUKOHARJO 4.4 16.6 79.1 20.9
12 WONOGIRI 4.7 17.7 77.6 22.4
13 KARANGANYAR 7.7 20.7 71.7 28.3
14 SRAGEN 2.3 20.3 77.3 22.7
15 GROBOGAN 7.2 24.1 68.7 31.3
16 BLORA 6.4 15.8 77.9 22.1
17 REMBANG 13.2 25.3 61.5 38.5
18 PATI 8.3 18.7 73.0 27.0
19 KUDUS 4.3 14.8 80.9 19.1
20 JEPARA 6.6 19.3 74.1 25.9
21 DEMAK 13.0 15.4 71.6 28.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA TENGAH (2)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
22 SEMARANG 0.7 13.8 85.6 14.4
23 TEMANGGUNG 13.4 21.5 65.1 34.9
24 KENDAL 4.4 15.8 79.9 20.1
25 BATANG 8.9 19.1 72.0 28.0
26 PEKALONGAN 12.2 21.1 66.7 33.3
27 PEMALANG 1.7 14.3 84.0 16.0
28 TEGAL 6.3 13.5 80.2 19.8
29 BREBES 12.3 17.3 70.3 29.7
71 KOTA MAGELANG 6.6 14.4 79.1 20.9
72 KOTA SURAKARTA 3.3 9.3 87.4 12.6
73 KOTA SALATIGA 6.7 15.7 77.6 22.4
74 KOTA SEMARANG 3.3 11.0 85.6 14.4
75 KOTA PEKALONGAN 5.0 26.5 68.5 31.5
76 KOTA TEGAL 4.7 18.0 77.3 22.7
JATENG 6.7 18.1 75.2 24.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI DI YOGYAKARTA
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 KULON PROGO 3.5 14.1 82.4 17.6

2 BANTUL 4.2 18.9 76.9 23.1

3 GUNUNG KIDUL 3.9 17.3 78.8 21.2

4 SLEMAN 5.9 17.6 76.5 23.5

5 KOTA YOGYAKARTA 4.3 13.3 82.4 17.6

DIY 4.4 16.2 79.4 20.6


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA TIMUR (1)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 PACITAN 6.6 13.6 79.7 20.3
2 PONOROGO 5.5 13.6 80.8 19.2
3 TRENGGALEK 5.6 15.9 78.4 21.6
4 TULUNGAGUNG 7.0 10.3 82.7 17.3
5 BLITAR 4.5 17.7 77.8 22.2
6 KEDIRI 6.6 22.6 70.8 29.2
7 MALANG 8.5 19.3 72.2 27.8
8 LUMAJANG 9.9 18.0 72.1 27.9
9 JEMBER 8.0 18.1 73.9 26.1
10 BANYUWANGI 16.2 15.5 68.3 31.7
11 BONDOWOSO 15.6 19.2 65.2 34.8
12 SITUBONDO 10.9 22.1 67.0 33.0
13 PROBOLINGGO 20.1 28.0 51.9 48.1
14 PASURUAN 13.8 19.3 66.9 33.1
15 SIDOARJO 2.3 15.6 82.1 17.9
16 MOJOKERTO 8.3 20.1 71.6 28.4
17 JOMBANG 12.9 18.8 68.4 31.6
18 NGANJUK 12.2 20.7 67.0 33.0
19 MADIUN 6.0 14.8 79.2 20.8
20 MAGETAN 9.1 14.3 76.6 23.4
21 NGAWI 7.0 16.3 76.7 23.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI JAWA TIMUR (2)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
22 BOJONEGORO 5.9 17.6 76.6 23.4
23 TUBAN 7.9 23.1 69.0 31.0
24 LAMONGAN 10.7 18.6 70.7 29.3
25 GRESIK 4.9 12.7 82.4 17.6
26 BANGKALAN 27.4 25.8 46.8 53.2
27 SAMPANG 8.4 22.0 69.6 30.4
28 PAMEKASAN 11.8 22.5 65.7 34.3
29 SUMENEP 11.7 22.1 66.2 33.8
71 KOTA KEDIRI 12.1 14.0 73.9 26.1
72 KOTA BLITAR 2.9 10.6 86.5 13.5
73 KOTA MALANG 13.1 15.6 71.3 28.7
74 KOTA PROBOLINGGO 7.2 14.7 78.1 21.9
75 KOTA PASURUAN 16.9 17.3 65.8 34.2
76 KOTA MOJOKERTO 6.5 16.5 77.0 23.0
77 KOTA MADIUN 3.9 15.5 80.6 19.4
78 KOTA SURABAYA 6.2 14.1 79.7 20.3
79 KOTA BATU 14.4 15.1 70.5 29.5
JATIM 9.5 17.6 73.0 27.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI BANTEN

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 PANDEGLANG 15.0 14.7 70.3 29.7

2 LEBAK 8.3 20.8 70.8 29.2

3 TANGERANG 7.0 13.7 79.3 20.7

4 SERANG 9.5 19.0 71.5 28.5

71 KOTA TANGERANG 3.9 8.5 87.6 12.4

72 KOTA CILEGON 5.0 15.1 79.9 20.1

73 KOTA SERANG 7.3 20.0 72.7 27.3

74 KOTA TANGERANG SELATAN 5.7 12.1 82.2 17.8

BANTEN 7.7 15.5 76.8 23.2


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI BALI
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 JEMBRANA 8.2 17.1 74.7 25.3


2 TABANAN 5.0 13.8 81.2 18.8
3 BADUNG 2.7 11.0 86.4 13.6
4 GIANYAR 2.7 13.3 84.0 16.0
5 KLUNGKUNG 3.1 10.1 86.8 13.2
6 BANGLI 7.1 21.3 71.6 28.4
7 KARANG ASEM 8.4 18.8 72.8 27.2
8 BULELENG 8.8 16.2 75.0 25.0
71 KOTA DENPASAR 4.1 14.4 81.5 18.5
BALI 5.5 15.1 79.4 20.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 LOMBOK BARAT 14.6 24.0 61.4 38.6
2 LOMBOK TENGAH 14.3 22.9 62.8 37.2
3 LOMBOK TIMUR 14.8 23.3 61.9 38.1
4 SUMBAWA 14.7 22.5 62.7 37.3
5 DOMPU 14.1 25.6 60.3 39.7
6 BIMA 6.9 19.2 74.0 26.0
7 SUMBAWA BARAT 3.1 11.0 85.9 14.1
8 LOMBOK UTARA 11.9 24.8 63.3 36.7
71 KOTA MATARAM 6.7 23.6 69.6 30.4
72 KOTA BIMA 11.2 23.7 65.1 34.9
NTB 11.9 22.0 66.1 33.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 SUMBA BARAT 21.8 25.6 52.6 47.4
2 SUMBA TIMUR 15.1 22.1 62.8 37.2
5 TIMOR TENGAH UTARA 19.9 28.7 51.4 48.6
6 BELU 18.1 30.5 51.5 48.5
7 ALOR 15.3 21.6 63.1 36.9
9 FLORES TIMUR 16.9 22.1 61.0 39.0
10 SIKKA 17.8 22.3 59.9 40.1
12 NGADA 15.4 19.7 64.9 35.1
13 MANGGARAI 21.6 25.4 53.0 47.0
15 MANGGARAI BARAT 22.6 12.9 64.5 35.5
16 SUMBA TENGAH 16.8 21.9 61.3 38.7
18 NAGEKEO 19.2 18.1 62.7 37.3
19 MANGGARAI TIMUR 16.3 17.7 66.0 34.0
20 SABU RAIJUA 18.3 29.9 51.9 48.1
21 MALAKA 21.6 24.4 54.0 46.0
71 KOTA KUPANG 16.5 22.3 61.3 38.7
NTT 18.3 22.9 58.8 41.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 SAMBAS 17.2 21.0 61.8 38.2
2 BENGKAYANG 12.0 20.4 67.7 32.3
3 LANDAK 9.5 22.3 68.2 31.8
4 MEMPAWAH 5.9 22.7 71.4 28.6
5 SANGGAU 13.0 26.7 60.3 39.7
6 KETAPANG 9.5 19.3 71.3 28.7
7 SINTANG 10.1 25.5 64.5 35.5
8 KAPUAS HULU 18.6 29.4 52.0 48.0
9 SEKADAU 19.9 23.2 56.9 43.1
10 MELAWI 12.7 21.2 66.0 34.0
11 KAYONG UTARA 11.4 23.7 64.9 35.1
12 KUBU RAYA 5.4 14.4 80.2 19.8
71 KOTA PONTIANAK 12.2 18.1 69.7 30.3
72 KOTA SINGKAWANG 12.9 21.2 65.9 34.1
KALBAR 12.1 22.0 65.9 34.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 KOTAWARINGIN BARAT 11.5 13.7 74.8 25.2
2 KOTAWARINGIN TIMUR 9.6 16.4 74.0 26.0
3 KAPUAS 7.7 19.0 73.3 26.7
4 BARITO SELATAN 13.0 20.6 66.4 33.6
5 BARITO UTARA 5.0 22.5 72.5 27.5
6 SUKAMARA 14.0 24.4 61.7 38.3
7 LAMANDAU 16.8 28.8 54.4 45.6
8 SERUYAN 7.8 15.6 76.5 23.5
9 KATINGAN 8.9 17.8 73.3 26.7
10 PULANG PISAU 18.5 31.0 50.5 49.5
11 GUNUNG MAS 8.6 24.3 67.2 32.8
12 BARITO TIMUR 22.4 27.6 50.0 50.0
13 MURUNG RAYA 10.2 20.7 69.2 30.8
71 KOTA PALANGKA RAYA 14.4 15.3 70.3 29.7
KALTENG 12.0 21.4 66.7 33.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 TANAH LAUT 12.9 25.6 61.5 38.5
2 KOTA BARU 11.7 21.2 67.2 32.8
3 BANJAR 11.8 18.3 69.9 30.1
4 BARITO KUALA 11.3 27.7 61.0 39.0
5 TAPIN 19.3 18.5 62.2 37.8
6 HULU SUNGAI SELATAN 26.1 22.0 51.9 48.1
7 HULU SUNGAI TENGAH 16.9 20.8 62.4 37.6
8 HULU SUNGAI UTARA 28.3 25.3 46.5 53.5
9 TABALONG 23.2 21.4 55.4 44.6
10 TANAH BUMBU 10.7 20.8 68.5 31.5
11 BALANGAN 15.8 24.5 59.7 40.3
71 BANJARMASIN 12.3 19.8 67.9 32.1
72 KOTA BANJAR BARU 7.4 14.1 78.5 21.5
KALSEL 15.7 21.5 62.8 37.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 PASER 10.9 15.5 73.6 26.4


2 KUTAI BARAT 8.0 21.7 70.3 29.7
3 KUTAI KARTANEGARA 9.6 23.0 67.4 32.6
4 KUTAI TIMUR 10.0 20.7 69.3 30.7
5 BERAU 11.1 18.5 70.4 29.6
9 PENAJAM PASER UTARA 6.6 15.5 77.9 22.1
11 MAHAKAM HULU 8.1 15.1 76.7 23.3
71 KOTA BALIKPAPAN 7.3 21.4 71.3 28.7
72 KOTA SAMARINDA 7.0 14.3 78.7 21.3
74 KOTA BONTANG 5.5 16.7 77.9 22.1
KALTIM 8.4 18.3 73.4 26.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 MALINAU 9.6 12.9 77.5 22.5

2 BULUNGAN 17.2 11.4 71.4 28.6

3 TANA TIDUNG 11.3 23.7 65.0 35.0

4 NUNUKAN 15.0 25.9 59.1 40.9

73 KOTA TARAKAN 5.4 23.8 70.7 29.3

KALTARA 11.4 19.6 68.9 31.1


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI UTARA
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 BOLAANG MONGONDOW 2.9 9.3 87.8 12.2
2 MINAHASA 6.4 21.4 72.2 27.8
3 KEPULAUAN SANGIHE 2.7 12.4 84.9 15.1
4 KEPULAUAN TALAUD 13.0 19.6 67.4 32.6
5 MINAHASA SELATAN 5.9 12.6 81.5 18.5
6 MINAHASA UTARA 8.8 13.3 77.9 22.1
7 BOLAANG MONGONDOW UTARA 8.1 23.9 68.0 32.0
8 SIAU TAGULANDANG BIARO 3.5 12.1 84.4 15.6
9 MINAHASA TENGGARA 6.7 21.9 71.4 28.6
10 BOLAANG MONGONDOW SELATAN 12.1 16.2 71.7 28.3
11 BOLAANG MONGONDOW TIMUR 4.0 13.4 82.6 17.4
71 KOTA MANADO 4.1 9.6 86.3 13.7
72 KOTA BITUNG 4.5 16.2 79.3 20.7
73 KOTA TOMOHON 2.8 17.1 80.1 19.9
74 KOTA KOTAMOBAGU 8.7 19.4 71.8 28.2
SULUT 6.3 15.9 77.8 22.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI TENGAH
Sangat Pendek +
Kodez Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 BANGGAI KEPULAUAN 14.3 25.4 60.2 39.8
2 BANGGAI 13.7 21.9 64.4 35.6
3 MOROWALI 9.5 24.8 65.7 34.3
4 POSO 9.0 25.2 65.8 34.2
5 DONGGALA 12.8 19.8 67.5 32.5
6 TOLI-TOLI 11.9 22.0 66.0 34.0
7 BUOL 10.9 23.2 66.0 34.0
8 PARIGI MOUTONG 9.7 25.1 65.2 34.8
9 TOJO UNA-UNA 11.6 30.5 57.9 42.1
10 SIGI 12.9 32.6 54.4 45.6
12 BANGGAI LAUT 9.1 20.5 70.4 29.6
13 MOROWALI UTARA 10.4 16.4 73.1 26.9
71 KOTA PALU 11.9 23.2 64.9 35.1
SUTENG 11.4 23.9 64.7 35.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 KEPULAUAN SELAYAR 8.1 25.0 66.9 33.1
2 BULUKUMBA 11.1 25.7 63.2 36.8
3 BANTAENG 6.0 18.1 75.9 24.1
4 JENEPONTO 15.0 32.3 52.7 47.3
5 TAKALAR 10.3 26.7 63.0 37.0
6 GOWA 6.4 25.1 68.6 31.4
7 SINJAI 15.2 23.0 61.8 38.2
8 MAROS 13.4 29.2 57.4 42.6
9 PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 14.0 30.3 55.7 44.3
10 BARRU 9.3 23.7 67.0 33.0
11 BONE 10.4 24.1 65.6 34.4
12 SOPPENG 8.7 21.7 69.7 30.3
13 WAJO 14.9 23.3 61.8 38.2
14 SIDENRENG RAPPANG 7.7 25.3 67.0 33.0
15 PINRANG 9.0 25.8 65.2 34.8
16 ENREKANG 11.1 28.4 60.5 39.5
17 LUWU 7.0 27.9 65.1 34.9
18 TANA TORAJA 10.7 31.2 58.1 41.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

22 LUWU UTARA 3.7 14.7 81.6 18.4

25 LUWU TIMUR 6.4 18.6 74.9 25.1

26 TORAJA UTARA 11.0 29.3 59.7 40.3

71 KOTA MAKASSAR 12.0 24.4 63.5 36.5

72 KOTA PAREPARE 9.9 9.9 80.3 19.7

73 KOTA PALOPO 6.0 17.7 76.3 23.7

SULSEL 9.9 24.2 65.9 34.1


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 BUTON 4.5 43.2 52.4 47.6
2 MUNA 12.5 19.6 67.9 32.1
3 KONAWE 8.3 18.6 73.1 26.9
4 KOLAKA 8.5 17.8 73.6 26.4
5 KONAWE SELATAN 8.7 23.7 67.7 32.3
6 BOMBANA 12.5 25.4 62.1 37.9
7 WAKATOBI 5.2 16.0 78.8 21.2
8 KOLAKA UTARA 9.4 21.2 69.3 30.7
9 BUTON UTARA 14.5 23.0 62.6 37.4
10 KONAWE UTARA 9.5 20.2 70.2 29.8
71 KOTA KENDARI 8.6 20.0 71.4 28.6
72 KOTA BAU-BAU 9.1 21.5 69.3 30.7
SULTRA 9.2 22.2 68.6 31.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI GORONTALO

Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 BOALEMO 18.4 31.7 49.8 50.2

2 GORONTALO 17.5 23.2 59.3 40.7

3 POHUWATO 14.3 23.1 62.6 37.4

4 BONE BOLANGO 10.7 17.3 72.0 28.0

5 GORONTALO UTARA 7.9 17.5 74.6 25.4

71 KOTA GORONTALO 15.3 21.6 63.1 36.9

GORONTALO 14.1 22.4 63.5 36.5


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 MAJENE 15.4 26.3 58.3 41.7

2 POLEWALI MANDAR 10.7 28.0 61.3 38.7

3 MAMASA 11.3 18.4 70.2 29.8

4 MAMUJU 13.9 29.0 57.1 42.9

5 MAMUJU UTARA 16.2 31.2 52.6 47.4

6 MAMUJU TENGAH 9.1 20.1 70.7 29.3

SULBAR 12.8 25.6 61.6 38.4


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI MALUKU
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 MALUKU TENGGARA BARAT 10.0 25.1 64.9 35.1


2 MALUKU TENGGARA 17.0 17.7 65.3 34.7
4 BURU 15.0 20.1 64.9 35.1
5 KEPULAUAN ARU 20.9 15.8 63.3 36.7
6 SERAM BAGIAN BARAT 10.5 21.2 68.3 31.7
7 SERAM BAGIAN TIMUR 13.0 20.4 66.6 33.4
8 MALUKU BARAT DAYA 7.2 21.6 71.1 28.9
9 BURU SELATAN 10.4 21.7 67.9 32.1
71 KOTA AMBON 15.8 14.1 70.0 30.0
72 KOTA TUAL 15.9 21.6 62.5 37.5
81 MALUKU TENGAH 10.8 10.2 78.9 21.1
MALUKU 13.0 19.3 67.7 32.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI MALUKU UTARA
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

1 HALMAHERA BARAT 9.7 17.1 73.2 26.8


2 HALMAHERA TENGAH 16.3 18.1 65.6 34.4
3 KEPULAUAN SULA 13.7 21.4 64.9 35.1
4 HALMAHERA SELATAN 12.6 13.5 73.9 26.1
5 HALMAHERA UTARA 9.6 17.7 72.7 27.3
6 HALMAHERA TIMUR 7.8 10.1 82.1 17.9
7 PULAU MOROTAI 10.5 13.3 76.2 23.8
8 PULAU TALIABU 3.5 12.2 84.3 15.7
71 KOTA TERNATE 5.9 10.1 84.0 16.0
72 KOTA TIDORE KEPULAUAN 7.1 14.5 78.4 21.6
MALUT 9.8 14.7 75.5 24.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI PAPUA BARAT
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 FAKFAK 10.6 19.7 69.7 30.3
2 KAIMANA 12.9 12.9 74.3 25.7
3 TELUK WONDAMA 12.1 21.2 66.7 33.3
4 TELUK BINTUNI 20.6 27.4 52.0 48.0
5 MANOKWARI 12.8 14.2 73.0 27.0
6 SORONG SELATAN 7.2 14.8 78.0 22.0
7 SORONG 12.2 16.5 71.3 28.7
8 RAJA AMPAT 10.1 19.2 70.7 29.3
9 TAMBRAUW 23.2 14.8 62.0 38.0
10 MAYBRAT 5.7 14.3 80.0 20.0
11 MANOKWARI SELATAN 10.5 18.1 71.5 28.5
12 PEGUNUNGAN ARFAK 6.5 11.9 81.6 18.4
13 SORONG 13.2 13.5 73.4 26.6
PAPUA BARAT 12.5 17.0 70.5 29.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI PAPUA (1)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek
1 MERAUKE 7.0 16.1 76.9 23.1
2 JAYAWIJAYA 14.5 16.2 69.3 30.7
3 JAYAPURA 5.9 10.5 83.6 16.4
4 NABIRE 10.2 12.7 77.1 22.9
8 KEPULAUAN YAPEN 14.5 19.4 66.1 33.9
9 BIAK NUMFOR 10.1 18.4 71.5 28.5
10 PANIAI 14.8 12.0 73.1 26.9
12 MIMIKA 9.7 17.8 72.5 27.5
13 BOVEN DIGOEL 10.3 15.5 74.1 25.9
14 MAPPI 16.4 18.1 65.5 34.5
15 ASMAT 11.9 10.6 77.5 22.5
18 TOLIKARA 18.6 19.5 61.9 38.1
19 SARMI 12.2 10.7 77.1 22.9
20 KEEROM 9.9 11.7 78.4 21.6
26 WAROPEN 15.3 16.1 68.6 31.4
27 SUPIORI 19.9 19.5 60.6 39.4
30 LANNY JAYA 17.5 12.1 70.4 29.6
31 MAMBERAMO TENGAH 16.8 16.3 66.8 33.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS TB/U
PROVINSI PAPUA (2)
Sangat Pendek +
Kode Nama Kab/Kota Sangat Pendek Pendek Normal
Pendek

32 YALIMO 18.8 16.8 64.5 35.5

33 PUNCAK 19.4 14.2 66.4 33.6

34 DOGIYAI 18.6 19.9 61.4 38.6

35 INTAN JAYA 14.1 9.5 76.3 23.7

36 DEIYAI 21.8 13.8 64.4 35.6

71 KOTA JAYAPURA 13.3 14.6 72.1 27.9

PAPUA 13.6 15.0 71.4 28.6


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI ACEH
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 SIMEULUE 4.7 8.7 82.6 4.0 13.4
2 ACEH SINGKIL 6.4 6.7 80.2 6.7 13.1
3 ACEH SELATAN 6.7 8.7 81.3 3.3 15.4
4 ACEH TENGGARA 7.4 10.8 75.7 6.1 18.2
5 ACEH TIMUR 5.4 10.4 80.6 3.7 15.7
6 ACEH TENGAH 2.4 9.1 84.8 3.7 11.5
7 ACEH BARAT 5.4 7.7 79.1 7.7 13.1
8 ACEH BESAR 11.4 10.4 74.7 3.4 21.9
9 PIDIE 12.1 12.8 69.8 5.4 24.8
10 BIREUEN 7.0 10.7 79.6 2.7 17.7
11 ACEH UTARA 9.4 12.4 72.8 5.4 21.8
12 ACEH BARAT DAYA 7.4 11.0 76.3 5.4 18.4
13 GAYO LUES 5.7 8.4 78.5 7.4 14.1
14 ACEH TAMIANG 2.7 5.7 87.0 4.7 8.4
15 NAGAN RAYA 5.3 9.0 79.3 6.3 14.3
16 ACEH JAYA 6.0 9.1 79.5 5.4 15.1
17 BENER MERIAH 7.0 13.0 68.6 11.4 20.1
18 PIDIE JAYA 9.0 12.0 72.2 6.7 21.1
71 KOTA BANDA ACEH 9.1 10.8 73.4 6.7 19.9
72 KOTA SABANG 5.4 11.4 74.9 8.4 16.7
73 KOTA LANGSA 9.0 13.0 73.2 4.7 22.1
74 KOTA LHOKSEUMAWE 10.7 15.4 69.1 4.7 26.2
75 KOTA SUBULUSSALAM 7.0 9.7 79.3 4.0 16.7
ACEH 7.1 10.3 77.1 5.6 17.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SUMATERA UTARA (1)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 NIAS 16.2 10.8 67.6 5.4 27.0
2 MANDAILING NATAL 7.7 11.3 66.0 15.0 19.0
3 TAPANULI SELATAN 3.2 6.1 86.0 4.7 9.3
4 TAPANULI TENGAH 15.7 9.6 61.7 13.0 25.3
5 TAPANULI UTARA 4.8 5.4 78.1 11.7 10.2
6 TOBA SAMOSIR 5.4 11.8 71.3 11.5 17.2
7 LABUHAN BATU 8.0 9.5 74.5 8.0 17.5
8 ASAHAN 2.8 4.2 90.6 2.4 7.0
9 SIMALUNGUN 2.5 4.9 85.3 7.4 7.4
10 DAIRI 4.0 5.8 84.0 6.2 9.8
11 KARO 1.3 6.7 84.6 7.4 8.0
12 DELI SERDANG 12.7 11.3 67.0 8.9 24.1
13 LANGKAT 14.8 16.5 65.3 3.4 31.3
14 NIAS SELATAN 4.7 7.7 80.9 6.6 12.4
15 HUMBANG HASUNDUTAN 4.2 8.0 77.1 10.8 12.2
16 PAKPAK BHARAT 3.0 8.1 82.9 6.0 11.1
17 SAMOSIR 5.0 5.9 73.7 15.3 10.9
18 SERDANG BEDAGAI 5.3 9.5 82.9 2.3 14.8
19 BATU BARA 3.3 4.7 85.6 6.4 8.0
20 PADANG LAWAS UTARA 13.0 8.9 71.8 6.3 21.9
21 PADANG LAWAS 11.2 10.5 60.7 17.6 21.7
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SUMATERA UTARA (2)

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
22 LABUHAN BATU SELATAN 4.7 11.4 78.5 5.4 16.2
23 LABUHAN BATU UTARA 10.6 10.3 69.4 9.7 20.9
25 NIAS BARAT 5.7 8.4 79.6 6.3 14.1
71 KOTA SIBOLGA 1.3 11.7 84.7 2.3 13.0
72 KOTA TANJUNG BALAI 21.1 12.4 57.8 8.7 33.5
73 KOTA PEMATANG SIANTAR 5.3 9.2 81.6 3.9 14.5
74 KOTA TEBING TINGGI 5.7 9.7 78.9 5.7 15.4
75 KOTA MEDAN 7.8 10.2 75.1 6.8 18.1
76 KOTA BINJAI 4.5 14.2 72.3 9.0 18.7
77 KOTA PADANGSIDIMPUAN 5.5 11.3 80.7 2.6 16.7
78 KOTA GUNUNGSITOLI 3.3 8.3 83.1 5.3 11.6
SUMUT 6.8 9.1 76.5 7.5 16.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SUMATERA BARAT
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 KEPULAUAN MENTAWAI 6.8 10.2 74.4 8.6 16.9
2 PESISIR SELATAN 3.3 9.8 84.5 2.4 13.1
3 SOLOK 1.7 4.6 89.3 4.3 6.3
4 SIJUNJUNG 1.9 4.3 90.4 3.4 6.2
5 TANAH DATAR 1.5 6.2 90.0 2.4 7.7
6 PADANG PARIAMAN 2.3 8.9 85.1 3.7 11.2
7 AGAM 1.6 6.1 90.0 2.4 7.7
8 LIMA PULUH KOTA 2.0 6.4 86.3 5.3 8.5
9 PASAMAN 2.9 9.1 86.6 1.4 12.0
10 SOLOK SELATAN 1.5 6.8 89.2 2.5 8.3
11 DHARMASRAYA 3.7 7.6 82.3 6.4 11.3
12 PASAMAN BARAT 2.7 7.6 85.5 4.2 10.3
71 KOTA PADANG 3.8 7.9 84.2 4.1 11.7
72 KOTA SOLOK 0.6 4.4 91.5 3.5 5.0
73 KOTA SAWAH LUNTO 4.0 5.8 80.9 9.4 9.7
74 KOTA PADANG PANJANG 3.2 4.4 85.0 7.3 7.6
75 KOTA BUKITTINGGI 0.8 4.7 89.8 4.7 5.5
76 KOTA PAYAKUMBUH 1.7 6.7 86.8 4.8 8.4
77 KOTA PARIAMAN 4.5 11.9 80.8 2.8 16.4
SUMBAR 2.6 7.0 86.1 4.3 9.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI RIAU
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 KUANTAN SINGINGI 14.1 9.7 67.1 9.0 23.8
2 INDRAGIRI HULU 1.8 6.5 89.0 2.7 8.3
3 INDRAGIRI HILIR 3.6 5.7 85.0 5.7 9.3
4 PELALAWAN 1.4 7.2 88.5 2.9 8.6
5 SIAK 6.4 10.3 80.4 2.9 16.7
6 KAMPAR 11.0 11.3 74.6 3.1 22.3
7 ROKAN HULU 4.3 9.1 84.9 1.7 13.4
8 BENGKALIS 3.4 9.2 82.5 4.9 12.6
9 ROKAN HILIR 2.6 8.2 82.2 6.9 10.9
10 KEPULAUAN MERANTI 3.5 7.3 85.5 3.8 10.8
71 KOTA PEKANBARU 5.7 10.3 81.5 2.6 16.0
72 KOTA D U M A I 1.4 8.5 84.9 5.2 9.9
RIAU 4.7 8.6 82.5 4.2 13.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAMBI

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 KERINCI 2.6 4.2 87.1 6.1 6.8


2 MERANGIN 6.5 6.5 78.3 8.7 13.0
3 SAROLANGUN 4.8 6.8 82.5 5.8 11.6
5 MUARO JAMBI 8.9 5.1 77.5 8.5 13.9
6 TANJUNG JABUNG TIMUR 11.7 15.5 64.8 8.0 27.3
7 TANJUNG JABUNG BARAT 0.6 5.8 88.7 5.0 6.3
8 TEBO 1.4 8.2 86.6 3.7 9.7
9 BUNGO 6.0 9.0 77.4 7.6 15.0
71 KOTA JAMBI 6.4 8.2 79.9 5.5 14.6
72 KOTA SUNGAI PENUH 0.0 5.3 87.9 6.8 5.3
JAMBI 4.7 7.3 81.5 6.5 12.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SUMATERA SELATAN
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 OGAN KOMERING ULU 2.5 8.7 85.4 3.4 11.1
2 OGAN KOMERING ILIR 0.3 9.0 87.9 2.8 9.3
3 MUARA ENIM 1.2 6.1 90.2 2.4 7.3
4 LAHAT 1.5 7.7 88.3 2.5 9.3
5 MUSI RAWAS 0.9 8.5 88.1 2.5 9.4
6 MUSI BANYUASIN 0.0 6.1 88.7 5.2 6.1
7 BANYU ASIN 0.3 6.8 90.1 2.8 7.1
8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 1.2 5.7 88.4 4.8 6.9
9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 0.3 1.5 97.3 0.9 1.8
10 OGAN ILIR 2.4 7.4 84.9 5.3 9.8
11 EMPAT LAWANG 2.2 5.6 89.8 2.5 7.7
71 KOTA PALEMBANG 2.5 5.3 88.0 4.2 7.8
72 KOTA PRABUMULIH 1.2 6.1 88.9 3.8 7.3
73 KOTA PAGAR ALAM 0.6 3.2 92.3 3.8 3.8
74 KOTA LUBUKLINGGAU 1.2 7.0 87.9 3.9 8.2
75 KOTA MUSI RAWAS UTARA 0.6 7.5 89.5 2.4 8.1
KOTA PENUKAL ABAB LEMATANG
76 2.9 4.3 88.3 4.6 7.2
ILIR
SUMSEL 1.3 6.2 89.0 3.4 7.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI BENGKULU
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 BENGKULU SELATAN 0.6 3.0 91.9 4.5 3.6


2 REJANG LEBONG 0.6 2.1 88.8 8.5 2.7
3 BENGKULU UTARA 0.6 2.2 92.2 5.0 2.8
4 KAUR 1.5 4.6 88.1 5.8 6.1
5 SELUMA 0.6 2.6 91.1 5.8 3.2
6 MUKOMUKO 0.0 1.5 96.7 1.8 1.5
7 LEBONG 2.3 4.8 88.7 4.2 7.1
8 KEPAHIANG 1.2 1.2 90.7 6.8 2.5
9 BENGKULU TENGAH 2.2 5.3 88.9 3.7 7.4
71 KOTA BENGKULU 0.0 2.6 94.8 2.6 2.6
BENGKULU 0.9 3.0 91.2 4.8 3.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI LAMPUNG
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 LAMPUNG BARAT 3.2 6.0 86.1 4.7 9.2
2 TANGGAMUS 2.3 6.9 86.8 4.0 9.2
3 LAMPUNG SELATAN 2.6 8.1 84.2 5.2 10.6
4 LAMPUNG TIMUR 3.0 5.9 84.9 6.3 8.9
5 LAMPUNG TENGAH 2.9 8.6 85.4 3.2 11.5
6 LAMPUNG UTARA 2.2 11.2 82.9 3.7 13.4
7 WAY KANAN 0.3 5.9 88.6 5.2 6.2
8 TULANGBAWANG 2.5 4.8 86.6 6.1 7.3
9 PESAWARAN 3.2 10.3 84.9 1.6 13.5
10 PRINGSEWU 3.5 9.6 83.3 3.5 13.1
11 MESUJI 5.0 13.9 77.8 3.3 18.9
12 TULANG BAWANG BARAT 5.1 6.8 84.9 3.2 11.9
13 PESISIR BARAT 3.1 5.8 88.0 3.1 8.9
71 KOTA BANDAR LAMPUNG 3.0 11.1 82.2 3.6 14.2
72 KOTA METRO 1.3 11.6 85.6 1.6 12.8
LAMPUNG 2.9 8.4 84.8 3.9 11.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 BANGKA 1.7 5.2 86.9 6.1 7.0


2 BELITUNG 0.6 5.1 84.3 9.9 5.8
3 BANGKA BARAT 0.6 6.0 87.1 6.3 6.6
4 BANGKA TENGAH 2.3 7.2 85.0 5.5 9.5
5 BANGKA SELATAN 1.5 6.2 87.5 4.7 7.7
6 BELITUNG TIMUR 1.3 1.9 92.2 4.7 3.1
71 KOTA PANGKAL PINANG 2.6 8.9 79.0 9.5 11.5
KEP BABEL 1.5 5.9 86.0 6.7 7.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KEP. RIAU

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 KARIMUN 2.9 10.3 82.3 4.6 13.1


2 BINTAN 4.2 10.6 77.5 7.7 14.8
3 NATUNA 5.7 8.6 78.6 7.1 14.3
4 LINGGA 2.7 5.7 83.1 8.5 8.5
5 KEPULAUAN ANAMBAS 2.4 7.5 78.4 11.7 9.9
71 KOTA B A T A M 4.3 9.5 80.6 5.5 13.9
72 KOTA TANJUNG PINANG 4.0 5.8 82.1 8.2 9.7
KEP RIAU 3.7 8.3 80.4 7.6 12.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI DKI JAKARTA

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 KEPULAUAN SERIBU 4.6 11.0 75.9 8.5 15.5

71 JAKARTA SELATAN 2.1 7.9 79.6 10.3 10.0

72 JAKARTA TIMUR 3.3 8.4 81.6 6.6 11.7

73 JAKARTA PUSAT 2.1 7.6 81.8 8.5 9.7

74 JAKARTA BARAT 2.1 4.8 87.4 5.7 6.9

75 JAKARTA UTARA 3.7 11.3 79.5 5.5 15.0

DKI JAKARTA 3.0 8.5 81.0 7.5 11.5


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA BARAT (1)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 BOGOR 3.1 4.5 87.4 4.9 7.7
2 SUKABUMI 0.6 3.8 90.6 5.0 4.4
3 CIANJUR 1.2 4.2 93.7 0.9 5.4
4 BANDUNG 0.0 4.2 92.8 3.0 4.2
5 GARUT 1.5 5.2 88.0 5.2 6.7
6 TASIKMALAYA 1.0 5.8 90.9 2.3 6.8
7 CIAMIS 1.6 3.9 91.2 3.3 5.6
8 KUNINGAN 1.9 5.1 86.4 6.6 7.0
9 CIREBON 1.2 8.0 89.0 1.8 9.2
10 MAJALENGKA 2.5 7.6 87.6 2.2 10.2
11 SUMEDANG 0.7 4.3 91.1 4.0 5.0
12 INDRAMAYU 3.7 6.4 85.4 4.6 10.1
13 SUBANG 2.5 6.2 87.6 3.7 8.7
14 PURWAKARTA 2.3 7.4 88.6 1.7 9.7
15 KARAWANG 1.6 9.1 85.8 3.6 10.7
16 BEKASI 1.2 7.0 89.1 2.7 8.2
17 BANDUNG BARAT 2.5 4.8 89.5 3.2 7.3
18 PANGANDARAN 4.1 6.1 86.8 3.1 10.2
22 KOTA CIREBON 5.0 9.1 82.5 3.4 14.1
71 KOTA BOGOR 0.9 6.5 86.3 6.3 7.4
72 KOTA SUKABUMI 2.2 5.1 89.8 2.9 7.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA BARAT (2)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

73 KOTA BANDUNG 0.9 2.2 93.5 3.3 3.1


75 KOTA BEKASI 3.8 9.7 83.8 2.7 13.6
76 KOTA DEPOK 0.0 3.9 92.2 3.9 3.9
77 KOTA CIMAHI 0.9 2.5 92.9 3.7 3.4
78 KOTA TASIKMALAYA 1.8 7.6 88.4 2.1 9.5
79 KOTA BANJAR 0.6 6.8 90.6 1.9 7.5
JABAR 1.8 5.7 89.0 3.4 7.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA TENGAH (1)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 CILACAP 1.3 4.7 88.3 5.7 6.0
2 BANYUMAS 2.0 6.6 89.1 2.3 8.6
3 PURBALINGGA 10.5 13.6 72.5 3.5 24.0
4 BANJARNEGARA 3.8 5.8 87.4 3.1 9.6
5 KEBUMEN 1.7 3.7 91.6 3.0 5.4
6 PURWOREJO 2.2 2.5 91.1 4.1 4.8
7 WONOSOBO 0.3 2.0 94.0 3.7 2.3
8 MAGELANG 1.0 2.3 92.6 4.0 3.3
9 BOYOLALI 0.9 5.7 89.6 3.8 6.6
10 KLATEN 1.7 4.7 89.3 4.3 6.4
11 SUKOHARJO 0.3 8.1 87.2 4.4 8.4
12 WONOGIRI 0.3 3.7 91.0 5.0 4.0
13 KARANGANYAR 1.0 6.0 89.7 3.3 7.0
14 SRAGEN 0.3 3.3 87.7 8.7 3.7
15 GROBOGAN 2.6 7.8 87.0 2.6 10.4
16 BLORA 1.7 5.4 89.6 3.4 7.0
17 REMBANG 1.0 6.8 79.7 12.5 7.8
18 PATI 3.7 9.7 84.0 2.7 13.3
19 KUDUS 2.6 9.9 83.2 4.3 12.5
20 JEPARA 2.0 10.0 86.4 1.7 12.0
21 DEMAK 5.4 12.0 74.6 8.0 17.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA TENGAH (2)

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
22 SEMARANG 0.3 3.0 94.1 2.6 3.3
23 TEMANGGUNG 3.2 7.7 85.2 3.9 10.9
24 KENDAL 2.3 6.4 86.6 4.7 8.7
25 BATANG 3.8 5.8 87.4 3.1 9.6
26 PEKALONGAN 6.1 9.5 80.6 3.7 15.6
27 PEMALANG 0.3 10.0 87.3 2.3 10.3
28 TEGAL 2.3 9.6 84.8 3.3 11.9
29 BREBES 3.3 9.7 80.7 6.3 13.0
71 KOTA MAGELANG 1.6 8.8 85.6 4.1 10.3
72 KOTA SURAKARTA 0.0 6.0 85.1 8.9 6.0
73 KOTA SALATIGA 2.0 6.4 84.9 6.7 8.4
74 KOTA SEMARANG 2.3 7.0 83.6 7.0 9.4
75 KOTA PEKALONGAN 1.7 7.6 87.4 3.3 9.3
76 KOTA TEGAL 1.7 10.0 84.7 3.7 11.7
JATENG 2.2 6.9 86.4 4.5 9.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI DI YOGYAKARTA

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 KULON PROGO 0.9 6.5 90.3 2.4 7.4

2 BANTUL 3.3 7.5 85.6 3.6 10.8

3 GUNUNG KIDUL 1.3 4.9 89.9 3.9 6.2

4 SLEMAN 0.3 2.2 92.6 4.9 2.5

5 KOTA YOGYAKARTA 0.6 6.8 87.3 5.2 7.4

DIY 1.3 5.6 89.1 4.0 6.9


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA TIMUR (1)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 PACITAN 2.8 6.6 85.3 5.2 9.4
2 PONOROGO 2.9 4.9 86.7 5.5 7.8
3 TRENGGALEK 2.3 6.0 86.4 5.3 8.3
4 TULUNGAGUNG 2.7 6.6 86.0 4.7 9.3
5 BLITAR 2.3 4.2 88.7 4.8 6.4
6 KEDIRI 3.9 5.6 82.6 7.9 9.5
7 MALANG 1.0 7.2 87.3 4.6 8.2
8 LUMAJANG 5.7 7.1 81.3 6.0 12.7
9 JEMBER 5.8 7.2 81.9 5.1 13.0
10 BANYUWANGI 1.4 6.1 81.7 10.8 7.6
11 BONDOWOSO 3.6 6.5 84.1 5.8 10.1
12 SITUBONDO 4.2 8.8 82.8 4.2 13.0
13 PROBOLINGGO 2.8 6.1 84.6 6.5 8.9
14 PASURUAN 5.2 10.4 78.8 5.6 15.6
15 SIDOARJO 5.7 7.6 77.9 8.7 13.3
16 MOJOKERTO 1.3 5.9 88.1 4.6 7.3
17 JOMBANG 2.2 5.5 87.9 4.4 7.7
18 NGANJUK 6.8 7.5 79.9 5.8 14.3
19 MADIUN 2.5 6.9 86.4 4.1 9.5
20 MAGETAN 3.2 4.9 88.0 3.9 8.1
21 NGAWI 3.0 8.6 84.1 4.3 11.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI JAWA TIMUR (2)
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
22 BOJONEGORO 2.7 8.2 84.8 4.3 10.9
23 TUBAN 2.8 7.9 84.1 5.2 10.7
24 LAMONGAN 4.0 8.8 83.5 3.7 12.8
25 GRESIK 3.4 12.4 75.7 8.6 15.7
26 BANGKALAN 7.9 5.6 72.6 13.9 13.5
27 SAMPANG 4.5 6.3 87.8 1.4 10.8
28 PAMEKASAN 4.8 10.4 82.7 2.1 15.2
29 SUMENEP 4.1 7.9 83.1 4.8 12.1
71 KOTA KEDIRI 7.0 9.6 73.9 9.6 16.5
72 KOTA BLITAR 0.6 5.5 88.4 5.5 6.1
73 KOTA MALANG 6.9 9.5 74.2 9.5 16.4
74 KOTA PROBOLINGGO 7.9 11.5 76.3 4.3 19.4
75 KOTA PASURUAN 4.8 9.9 76.1 9.2 14.7
76 KOTA MOJOKERTO 2.3 8.1 84.5 5.2 10.4
77 KOTA MADIUN 2.3 7.2 83.2 7.2 9.5
78 KOTA SURABAYA 6.2 8.9 79.7 5.2 15.1
79 KOTA BATU 6.3 13.3 69.4 11.1 19.6
JATIM 3.9 7.6 82.6 5.9 11.5
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI BANTEN

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 PANDEGLANG 7.0 8.0 79.0 5.9 15.0
2 LEBAK 3.8 7.6 81.6 6.9 11.5
3 TANGERANG 4.7 9.7 81.7 4.0 14.3
4 SERANG 6.1 8.8 81.4 3.7 14.9
71 KOTA TANGERANG 4.3 10.6 82.3 2.8 14.9
72 KOTA CILEGON 3.7 8.7 84.3 3.3 12.4
73 KOTA SERANG 4.0 11.3 81.0 3.7 15.3
74 KOTA TANGERANG SELATAN 3.4 10.4 80.2 6.0 13.8
BANTEN 4.6 9.4 81.4 4.6 14.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI BALI
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 JEMBRANA 0.6 4.9 86.6 7.9 5.5
2 TABANAN 1.3 1.6 88.7 8.5 2.8
3 BADUNG 1.8 3.9 81.9 12.5 5.6
4 GIANYAR 1.5 5.9 85.8 6.8 7.4
5 KLUNGKUNG 0.8 4.8 87.9 6.5 5.6
6 BANGLI 2.1 4.1 88.5 5.3 6.2
7 KARANG ASEM 3.5 3.5 86.7 6.4 7.0
8 BULELENG 1.5 5.5 87.2 5.8 7.0
71 KOTA DENPASAR 2.4 3.8 80.9 12.9 6.2
BALI 1.7 4.2 86.0 8.1 5.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 LOMBOK BARAT 1.2 5.9 86.1 6.8 7.1
2 LOMBOK TENGAH 2.3 5.3 85.1 7.4 7.6
3 LOMBOK TIMUR 1.2 4.9 88.9 5.1 6.0
4 SUMBAWA 1.0 8.3 84.4 6.3 9.3
5 DOMPU 3.5 8.9 81.8 5.7 12.4
6 BIMA 3.9 9.6 84.4 2.1 13.5
7 SUMBAWA BARAT 3.0 6.1 87.6 3.3 9.1
8 LOMBOK UTARA 1.9 6.4 86.2 5.5 8.3
71 KOTA MATARAM 1.0 5.8 88.9 4.2 6.9
72 KOTA BIMA 3.4 6.5 82.8 7.3 9.9
NTB 2.1 7.2 85.5 5.2 9.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 SUMBA BARAT 2.5 7.8 82.5 7.3 10.3
2 SUMBA TIMUR 5.5 10.9 75.4 8.2 16.4
5 TIMOR TENGAH UTARA 3.8 9.0 81.7 5.5 12.8
6 BELU 1.3 10.0 83.0 5.7 11.3
7 ALOR 5.4 9.6 79.5 5.4 15.1
9 FLORES TIMUR 3.6 9.4 78.7 8.3 13.0
10 SIKKA 4.3 9.5 80.5 5.7 13.8
12 NGADA 5.1 9.3 81.4 4.3 14.4
13 MANGGARAI 2.4 7.0 83.0 7.6 9.5
15 MANGGARAI BARAT 6.7 10.3 73.6 9.4 17.0
16 SUMBA TENGAH 4.6 8.3 81.0 6.1 12.9
18 NAGEKEO 7.8 5.0 78.6 8.6 12.8
19 MANGGARAI TIMUR 2.9 9.7 79.1 8.3 12.6
20 SABU RAIJUA 2.2 14.3 81.5 2.0 16.5
21 MALAKA 3.0 15.3 74.8 6.8 18.4
71 KOTA KUPANG 3.7 8.4 81.9 6.0 12.0
NTT 4.0 9.6 79.8 6.5 13.7
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 SAMBAS 6.8 16.8 67.6 8.7 23.6
2 BENGKAYANG 4.2 8.1 81.7 6.0 12.3
3 LANDAK 6.2 9.8 81.0 3.0 16.1
4 MEMPAWAH 2.6 6.6 85.5 5.3 9.2
5 SANGGAU 4.0 9.3 80.0 6.7 13.3
6 KETAPANG 4.0 5.5 87.3 3.3 9.5
7 SINTANG 3.1 10.1 84.6 2.2 13.2
8 KAPUAS HULU 4.3 12.4 80.5 2.8 16.7
9 SEKADAU 4.5 11.4 77.6 6.5 15.9
10 MELAWI 3.6 8.2 83.0 5.2 11.8
11 KAYONG UTARA 5.5 9.1 79.9 5.5 14.6
12 KUBU RAYA 4.2 19.5 70.3 6.1 23.6
71 KOTA PONTIANAK 3.2 11.6 75.1 10.0 14.9
72 KOTA SINGKAWANG 5.4 7.5 81.8 5.4 12.9
KALBAR 4.4 10.4 79.7 5.5 14.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 KOTAWARINGIN BARAT 7.7 10.5 73.5 8.3 18.2
2 KOTAWARINGIN TIMUR 1.0 9.6 83.3 6.1 10.6
3 KAPUAS 3.0 11.7 81.0 4.3 14.7
4 BARITO SELATAN 4.3 14.0 77.4 4.3 18.3
5 BARITO UTARA 3.6 12.3 79.1 5.0 15.9
6 SUKAMARA 3.2 5.2 88.6 2.9 8.4
7 LAMANDAU 2.3 10.4 83.2 4.2 12.6
8 SERUYAN 4.4 13.6 75.2 6.8 18.0
9 KATINGAN 5.6 10.6 79.5 4.3 16.2
10 PULANG PISAU 1.1 8.5 86.5 3.9 9.6
11 GUNUNG MAS 0.9 11.8 81.7 5.6 12.7
12 BARITO TIMUR 2.3 3.6 86.0 8.1 5.8
13 MURUNG RAYA 4.5 14.7 75.9 4.9 19.2
71 KOTA PALANGKA RAYA 6.3 9.5 76.6 7.7 15.8
KALTENG 3.5 10.4 80.7 5.4 13.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 TANAH LAUT 2.2 7.6 85.2 5.0 9.8
2 KOTA BARU 2.1 5.8 85.9 6.1 8.0
3 BANJAR 8.8 12.4 73.2 5.6 21.2
4 BARITO KUALA 2.9 10.6 82.6 3.9 13.5
5 TAPIN 3.0 8.1 81.1 7.8 11.1
6 HULU SUNGAI SELATAN 4.9 13.2 71.4 10.5 18.1
7 HULU SUNGAI TENGAH 3.1 11.0 85.5 0.4 14.1
8 HULU SUNGAI UTARA 3.0 7.4 84.5 5.1 10.4
9 TABALONG 2.9 9.3 80.0 7.9 12.1
10 TANAH BUMBU 3.7 11.9 76.8 7.6 15.6
11 BALANGAN 4.2 11.9 76.8 7.1 16.1
71 BANJARMASIN 2.7 9.6 82.9 4.8 12.3
72 KOTA BANJAR BARU 6.7 14.1 72.1 7.0 20.8
KALSEL 3.9 10.2 79.8 6.1 14.1
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 PASER 2.2 10.9 81.7 5.3 13.0


2 KUTAI BARAT 3.8 5.8 84.3 6.1 9.6
3 KUTAI KARTANEGARA 1.9 8.7 84.5 5.0 10.6
4 KUTAI TIMUR 3.6 9.3 82.1 5.0 12.9
5 BERAU 4.5 7.0 82.8 5.7 11.5
9 PENAJAM PASER UTARA 5.4 6.0 82.3 6.3 11.4
11 MAHAKAM HULU 5.8 12.0 76.7 5.4 17.8
71 KOTA BALIKPAPAN 1.4 6.8 85.6 6.2 8.2
72 KOTA SAMARINDA 3.5 7.3 82.2 7.0 10.8
74 KOTA BONTANG 3.2 11.8 82.5 2.6 14.9
KALTIM 3.4 8.5 82.6 5.5 11.9
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 MALINAU 6.4 10.8 76.3 6.4 17.3

2 BULUNGAN 4.5 10.2 71.7 13.6 14.8

3 TANA TIDUNG 3.7 8.4 84.5 3.4 12.1

4 NUNUKAN 4.7 12.0 75.7 7.6 16.6

73 KOTA TARAKAN 0.8 8.0 86.5 4.7 8.8

KALTARA 3.9 9.8 79.4 7.0 13.7


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 BOLAANG MONGONDOW 2.9 8.4 85.5 3.2 11.3
2 MINAHASA 0.7 3.7 82.6 13.0 4.3
3 KEPULAUAN SANGIHE 2.7 10.3 82.8 4.1 13.1
4 KEPULAUAN TALAUD 8.5 12.7 71.8 7.0 21.2
5 MINAHASA SELATAN 7.6 10.5 73.6 8.3 18.1
6 MINAHASA UTARA 2.7 7.9 78.5 10.9 10.6
BOLAANG MONGONDOW
7 7.8 18.0 71.7 2.5 25.8
UTARA
8 SIAU TAGULANDANG BIARO 0.0 8.9 80.3 10.8 8.9
9 MINAHASA TENGGARA 0.3 3.5 93.0 3.2 3.8
BOLAANG MONGONDOW
10 5.1 7.6 82.2 5.1 12.7
SELATAN
BOLAANG MONGONDOW
11 4.0 10.9 75.4 9.7 15.0
TIMUR
71 KOTA MANADO 14.4 8.2 69.4 7.9 22.7
72 KOTA BITUNG 2.8 8.4 85.5 3.4 11.2
73 KOTA TOMOHON 0.0 0.3 94.4 5.3 0.3
74 KOTA KOTAMOBAGU 5.2 9.4 77.3 8.1 14.6
SULUT 4.3 8.6 80.2 6.8 13.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI TENGAH

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 BANGGAI KEPULAUAN 3.5 8.2 85.1 3.2 11.7
2 BANGGAI 0.9 9.7 86.3 3.0 10.6
3 MOROWALI 2.6 8.1 87.9 1.4 10.7
4 POSO 2.8 8.4 83.5 5.3 11.2
5 DONGGALA 3.0 12.5 81.2 3.3 15.5
6 TOLI-TOLI 3.8 13.8 78.3 4.1 17.6
7 BUOL 4.4 7.9 85.6 2.1 12.3
8 PARIGI MOUTONG 8.0 9.1 80.2 2.7 17.1
9 TOJO UNA-UNA 4.6 10.4 84.1 0.9 14.9
10 SIGI 3.2 9.4 84.7 2.6 12.6
12 BANGGAI LAUT 2.4 6.3 85.5 5.7 8.8
13 MOROWALI UTARA 4.2 9.9 84.5 1.5 14.0
71 KOTA PALU 7.0 10.7 79.0 3.4 17.7
SUTENG 3.9 9.5 83.6 3.0 13.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 KEPULAUAN SELAYAR 2.0 8.1 86.1 3.7 10.1
2 BULUKUMBA 2.4 4.7 89.5 3.4 7.1
3 BANTAENG 0.3 1.3 94.0 4.3 1.7
4 JENEPONTO 1.0 6.0 91.3 1.7 7.0
5 TAKALAR 4.0 10.3 84.0 1.7 14.3
6 GOWA 1.0 12.4 84.9 1.7 13.4
7 SINJAI 4.7 6.4 85.1 3.7 11.1
8 MAROS 2.0 7.0 89.3 1.7 9.1
9 PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 1.0 11.7 85.3 2.0 12.7
10 BARRU 6.0 20.0 73.7 0.3 26.0
11 BONE 1.7 7.0 88.3 3.0 8.7
12 SOPPENG 1.3 6.7 89.0 3.0 8.0
13 WAJO 4.4 9.8 80.1 5.7 14.2
14 SIDENRENG RAPPANG 1.3 4.7 90.6 3.4 6.1
15 PINRANG 1.7 5.7 91.0 1.7 7.4
16 ENREKANG 2.7 6.4 89.5 1.4 9.1
17 LUWU 0.7 9.7 85.9 3.7 10.4
18 TANA TORAJA 1.0 2.3 93.0 3.7 3.4
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
22 LUWU UTARA 2.0 12.0 83.9 2.0 14.0
25 LUWU TIMUR 1.4 3.7 89.8 5.1 5.1
26 TORAJA UTARA 1.7 4.7 88.0 5.7 6.3
71 KOTA MAKASSAR 4.0 13.7 79.3 3.0 17.7
72 KOTA PAREPARE 9.5 17.3 69.7 3.4 26.9
73 KOTA PALOPO 2.3 6.7 89.0 2.0 9.0
SULSEL 2.5 8.3 86.3 2.9 10.8
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 BUTON 0.3 9.2 87.7 2.9 9.4
2 MUNA 7.6 11.1 73.1 8.2 18.8
3 KONAWE 2.0 8.0 87.4 2.6 10.0
4 KOLAKA 2.2 7.6 86.7 3.5 9.8
5 KONAWE SELATAN 0.6 7.5 89.5 2.4 8.1
6 BOMBANA 3.7 8.3 85.2 2.8 12.0
7 WAKATOBI 3.1 7.4 85.9 3.7 10.4
8 KOLAKA UTARA 2.7 8.3 85.8 3.2 10.9
9 BUTON UTARA 1.6 7.9 75.8 14.8 9.4
10 KONAWE UTARA 0.6 6.4 89.0 4.0 6.9
71 KOTA KENDARI 2.9 8.0 86.0 3.1 10.9
72 KOTA BAU-BAU 1.9 8.6 87.8 1.7 10.5
SULTRA 2.4 8.2 85.2 4.2 10.6
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI GORONTALO
Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 BOALEMO 6.6 13.3 77.0 3.0 19.9

2 GORONTALO 2.0 6.9 82.5 8.6 8.9

3 POHUWATO 5.6 10.8 77.8 5.8 16.4

4 BONE BOLANGO 5.0 9.4 81.1 4.4 14.5

5 GORONTALO UTARA 1.5 3.9 92.4 2.1 5.4

71 KOTA GORONTALO 5.7 9.7 78.1 6.5 15.3

GORONTALO 4.4 9.0 81.5 5.1 13.4


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI SULAWESI BARAT

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 MAJENE 3.3 9.4 81.6 5.7 12.7

2 POLEWALI MANDAR 4.6 9.8 82.6 3.0 14.3

3 MAMASA 2.9 9.1 83.2 4.9 12.0

4 MAMUJU 1.8 6.5 88.8 3.0 8.3

5 MAMUJU UTARA 2.6 9.7 86.2 1.5 12.4

6 MAMUJU TENGAH 0.9 11.0 85.1 3.0 11.9

SULBAR 2.7 9.2 84.6 3.5 11.9


PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI MALUKU

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 MALUKU TENGGARA BARAT 7.8 7.3 83.2 1.6 15.1
2 MALUKU TENGGARA 2.3 11.3 78.0 8.3 13.7
4 BURU 3.8 11.5 79.2 5.4 15.3
5 KEPULAUAN ARU 14.5 14.5 66.3 4.7 29.0
6 SERAM BAGIAN BARAT 4.0 5.6 86.8 3.5 9.7
7 SERAM BAGIAN TIMUR 4.0 10.0 80.9 5.0 14.0
8 MALUKU BARAT DAYA 4.4 14.9 77.6 3.1 19.3
9 BURU SELATAN 6.0 13.2 77.7 3.1 19.2
71 KOTA AMBON 7.7 10.4 72.7 9.1 18.2
72 KOTA TUAL 7.2 8.4 81.0 3.5 15.6
81 MALUKU TENGAH 7.8 15.1 75.6 1.5 22.9
MALUKU 6.3 11.0 78.4 4.3 17.3
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI MALUKU UTARA

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

1 HALMAHERA BARAT 5.0 8.8 82.6 3.5 13.9


2 HALMAHERA TENGAH 2.1 5.6 81.3 11.0 7.7
3 KEPULAUAN SULA 2.7 10.7 83.6 3.1 13.4
4 HALMAHERA SELATAN 4.9 9.5 83.4 2.1 14.4
5 HALMAHERA UTARA 2.5 9.6 87.0 0.9 12.1
6 HALMAHERA TIMUR 8.8 11.4 78.2 1.6 20.2
7 PULAU MOROTAI 7.7 14.2 75.6 2.5 21.9
8 PULAU TALIABU 4.3 9.8 81.9 3.9 14.2
71 KOTA TERNATE 3.8 6.5 84.9 4.7 10.4
72 KOTA TIDORE KEPULAUAN 4.6 9.9 78.8 6.7 14.5
MALUT 4.7 9.5 81.8 4.0 14.2
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI PAPUA BARAT

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 FAKFAK 6.6 14.6 76.6 2.3 21.1
2 KAIMANA 9.4 12.3 70.0 8.3 21.7
3 TELUK WONDAMA 6.9 9.9 78.0 5.2 16.8
4 TELUK BINTUNI 11.5 21.7 64.2 2.6 33.2
5 MANOKWARI 3.0 11.5 83.1 2.5 14.5
6 SORONG SELATAN 3.0 8.1 86.1 2.7 11.1
7 SORONG 1.6 4.5 80.9 13.0 6.1
8 RAJA AMPAT 1.7 6.8 87.6 3.9 8.5
9 TAMBRAUW 11.1 13.1 69.6 6.2 24.2
10 MAYBRAT 1.0 7.7 88.7 2.7 8.7
11 MANOKWARI SELATAN 6.5 9.9 80.6 2.9 16.5
12 PEGUNUNGAN ARFAK 3.4 5.1 81.6 9.9 8.5
13 SORONG 4.4 7.6 80.4 7.6 12.0
PAPUA BARAT 5.6 10.4 78.6 5.4 16.0
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI PAPUA (1)

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus
1 MERAUKE 3.9 11.0 80.1 5.0 14.8
2 JAYAWIJAYA 9.3 9.3 72.2 9.3 18.5
3 JAYAPURA 4.5 7.9 78.9 8.8 12.4
4 NABIRE 13.4 7.9 71.7 6.9 21.4
8 KEPULAUAN YAPEN 10.9 9.9 73.0 6.3 20.7
9 BIAK NUMFOR 10.3 13.2 71.4 5.1 23.5
10 PANIAI 2.2 6.6 86.3 4.9 8.8
12 MIMIKA 11.0 14.1 66.5 8.5 25.1
13 BOVEN DIGOEL 9.9 10.3 73.3 6.6 20.1
14 MAPPI 5.8 15.0 73.4 5.8 20.8
15 ASMAT 12.8 12.1 69.4 5.7 24.9
18 TOLIKARA 6.7 6.4 73.2 13.7 13.1
19 SARMI 5.0 3.0 64.9 27.2 7.9
20 KEEROM 3.9 11.0 80.1 5.0 14.8
26 WAROPEN 9.3 9.3 72.2 9.3 18.5
27 SUPIORI 4.5 7.9 78.9 8.8 12.4
30 LANNY JAYA 13.4 7.9 71.7 6.9 21.4
31 MAMBERAMO TENGAH 10.9 9.9 73.0 6.3 20.7
PERSENTASE STATUS GIZI BALITA 0-59 BULAN
BERDASARKAN INDEKS BB/TB
PROVINSI PAPUA (2)

Sangat Kurus+
Kode Nama Kab/Kota Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Kurus

32 YALIMO 16.0 11.7 68.4 3.9 27.7

33 PUNCAK 5.2 8.2 70.9 15.7 13.4

34 DOGIYAI 4.2 6.4 68.2 21.2 10.6

35 INTAN JAYA 6.7 6.4 79.9 7.1 13.1

36 DEIYAI 4.0 6.3 76.4 13.2 10.3

71 KOTA JAYAPURA 6.0 12.1 76.2 5.7 18.1

PAPUA 7.9 10.5 73.0 8.7 18.4


KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
tidak ada masalah gizi
16 SUMSEL 9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 4.9 1.8
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
16 SUMSEL 73 KOTA PAGAR ALAM 15.9 3.8
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
17 BENGKULU 6 MUKOMUKO 12.0 1.5
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
17 BENGKULU 71 KOTA BENGKULU 10.0 2.6
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
19 KEP BABEL 6 BELITUNG TIMUR 9.7 3.1
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
32 JABAR 76 KOTA DEPOK 7.8 3.9
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
33 JATENG 22 SEMARANG 14.4 3.3
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
51 BALI 2 TABANAN 18.8 2.8
Masyarakat
tidak ada masalah gizi
71 SULUT 73 KOTA TOMOHON 19.9 0.3
Masyarakat
11 ACEH 6 ACEH TENGAH 12.5 11.5 akut
12 SUMUT 13 LANGKAT 18.9 31.3 akut
13 SUMBAR 74 KOTA PADANG PANJANG 18.2 7.6 akut
13 SUMBAR 77 KOTA PARIAMAN 19.2 16.4 akut
14 RIAU 1 KUANTAN SINGINGI 15.9 23.8 akut
14 RIAU 71 KOTA PEKANBARU 17.7 16.0 akut
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode
Kode Prov Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
KabKota
15 JAMBI 7 TANJUNG JABUNG BARAT 15.2 6.3 akut
15 JAMBI 71 KOTA JAMBI 19.2 14.6 akut
16 SUMSEL 6 MUSI BANYUASIN 16.2 6.1 akut
16 SUMSEL 7 BANYU ASIN 19.1 7.1 akut
16 SUMSEL 8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 18.5 6.9 akut
17 BENGKULU 4 KAUR 13.7 6.1 akut
17 BENGKULU 7 LEBONG 12.3 7.1 akut
17 BENGKULU 9 BENGKULU TENGAH 16.1 7.4 akut
18 LAMPUNG 4 LAMPUNG TIMUR 14.5 8.9 akut
18 LAMPUNG 7 WAY KANAN 17.3 6.2 akut
18 LAMPUNG 11 MESUJI 4.4 1.7 akut
19 KEP BABEL 1 BANGKA 18.7 7.0 akut
19 KEP BABEL 4 BANGKA TENGAH 19.0 9.5 akut
19 KEP BABEL 5 BANGKA SELATAN 16.0 7.7 akut
21 KEP RIAU 2 BINTAN 19.9 14.8 akut
21 KEP RIAU 71 KOTA B A T A M 18.2 13.9 akut
21 KEP RIAU 72 KOTA TANJUNG PINANG 17.6 9.7 akut
31 DKI JAKARTA 71 JAKARTA SELATAN 18.8 10.0 akut
31 DKI JAKARTA 72 JAKARTA TIMUR 17.5 11.7 akut
32 JABAR 22 KOTA CIREBON 18.4 14.1 akut
32 JABAR 71 KOTA BOGOR 10.4 7.4 akut
32 JABAR 75 KOTA BEKASI 11.8 13.6 akut
33 JATENG 3 PURBALINGGA 18.8 24.0 akut
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
33 JATENG 19 KUDUS 19.1 12.5 akut
33 JATENG 27 PEMALANG 16.0 10.3 akut
33 JATENG 28 TEGAL 19.8 11.9 akut
33 JATENG 72 KOTA SURAKARTA 12.6 6.0 akut
33 JATENG 74 KOTA SEMARANG 14.4 9.4 akut
34 DIY 1 KULON PROGO 17.6 7.4 akut
34 DIY 5 KOTA YOGYAKARTA 17.6 7.4 akut
35 JATIM 2 PONOROGO 19.2 7.8 akut
35 JATIM 4 TULUNGAGUNG 17.3 9.3 akut
35 JATIM 15 SIDOARJO 17.9 13.3 akut
35 JATIM 25 GRESIK 17.6 15.7 akut
35 JATIM 72 KOTA BLITAR 13.5 6.1 akut
35 JATIM 77 KOTA MADIUN 19.4 9.5 akut
36 BANTEN 71 KOTA TANGERANG 12.4 14.9 akut
36 BANTEN 74 KOTA TANGERANG SELATAN 17.8 13.8 akut
51 BALI 3 BADUNG 13.6 5.6 akut
51 BALI 4 GIANYAR 16.0 7.4 akut
51 BALI 5 KLUNGKUNG 13.2 5.6 akut
51 BALI 71 KOTA DENPASAR 18.5 6.2 akut
52 NTB 7 SUMBAWA BARAT 14.1 9.1 akut
61 KALBAR 12 KUBU RAYA 19.8 23.6 akut
71 SULUT 1 BOLAANG MONGONDOW 12.2 11.3 akut
71 SULUT 3 KEPULAUAN SANGIHE 15.1 13.1 akut
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
71 SULUT 5 MINAHASA SELATAN 18.5 18.1 Akut
71 SULUT 8 SIAU TAGULANDANG BIARO 15.6 8.9 Akut
BOLAANG MONGONDOW
71 SULUT 11 17.4 15.0 Akut
TIMUR
71 SULUT 71 KOTA MANADO 13.7 22.7 Akut
73 SULSEL 22 LUWU UTARA 18.4 14.0 Akut
73 SULSEL 72 KOTA PAREPARE 19.7 26.9 Akut
82 MALUT 6 HALMAHERA TIMUR 17.9 20.2 Akut
82 MALUT 8 PULAU TALIABU 15.7 14.2 Akut
82 MALUT 71 KOTA TERNATE 16.0 10.4 Akut
92 PAPUA BARAT 12 PEGUNUNGAN ARFAK 18.4 8.5 Akut
94 PAPUA 3 JAYAPURA 16.4 26.3 Akut
17 BENGKULU 1 BENGKULU SELATAN 22.2 3.6 kronis
17 BENGKULU 2 REJANG LEBONG 24.2 2.7 kronis
17 BENGKULU 3 BENGKULU UTARA 23.4 2.8 kronis
17 BENGKULU 5 SELUMA 23.0 3.2 kronis
17 BENGKULU 8 KEPAHIANG 25.1 2.5 kronis
32 JABAR 2 SUKABUMI 28.3 4.4 kronis
32 JABAR 4 BANDUNG 32.8 4.2 kronis
32 JABAR 11 SUMEDANG 27.2 5.0 kronis
32 JABAR 73 KOTA BANDUNG 25.2 3.1 kronis
32 JABAR 77 KOTA CIMAHI 23.7 3.4 kronis
33 JATENG 6 PURWOREJO 25.5 4.8 kronis
33 JATENG 7 WONOSOBO 28.2 2.3 kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
33 JATENG 8 MAGELANG 35.8 3.3 kronis
33 JATENG 12 WONOGIRI 22.4 4.0 kronis
33 JATENG 14 SRAGEN 22.7 3.7 kronis
34 DIY 4 SLEMAN 23.5 2.5 kronis
71 SULUT 2 MINAHASA 27.8 4.3 kronis
71 SULUT 9 MINAHASA TENGGARA 28.6 3.8 kronis
73 SULSEL 3 BANTAENG 24.1 1.7 kronis
73 SULSEL 18 TANA TORAJA 41.9 3.4 kronis
11 ACEH 1 SIMEULUE 37.5 13.4 akut-kronis
11 ACEH 2 ACEH SINGKIL 36.9 13.1 akut-kronis
11 ACEH 3 ACEH SELATAN 43.8 15.4 akut-kronis
11 ACEH 4 ACEH TENGGARA 38.5 18.2 akut-kronis
11 ACEH 5 ACEH TIMUR 31.4 15.7 akut-kronis
11 ACEH 7 ACEH BARAT 36.4 13.1 akut-kronis
11 ACEH 8 ACEH BESAR 24.9 21.9 akut-kronis
11 ACEH 9 PIDIE 32.6 24.8 akut-kronis
11 ACEH 10 BIREUEN 28.1 17.7 akut-kronis
11 ACEH 11 ACEH UTARA 38.6 21.8 akut-kronis
11 ACEH 12 ACEH BARAT DAYA 28.8 18.4 akut-kronis
11 ACEH 13 GAYO LUES 30.5 14.1 akut-kronis
11 ACEH 14 ACEH TAMIANG 25.4 8.4 akut-kronis
11 ACEH 15 NAGAN RAYA 40.3 14.3 akut-kronis
11 ACEH 16 ACEH JAYA 25.5 15.1 akut-kronis
11 ACEH 17 BENER MERIAH 34.4 20.1 akut-kronis
11 ACEH 18 PIDIE JAYA 37.1 21.1 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
11 ACEH 71 KOTA BANDA ACEH 23.9 19.9 akut-kronis
11 ACEH 72 KOTA SABANG 27.4 16.7 akut-kronis
11 ACEH 73 KOTA LANGSA 25.1 22.1 akut-kronis
11 ACEH 74 KOTA LHOKSEUMAWE 34.6 26.2 akut-kronis
11 ACEH 75 KOTA SUBULUSSALAM 31.7 16.7 akut-kronis
12 SUMUT 1 NIAS 54.5 27.0 akut-kronis
12 SUMUT 2 MANDAILING NATAL 44.9 19.0 akut-kronis
12 SUMUT 3 TAPANULI SELATAN 28.0 9.3 akut-kronis
12 SUMUT 4 TAPANULI TENGAH 29.9 25.3 akut-kronis
12 SUMUT 5 TAPANULI UTARA 25.1 10.2 akut-kronis
12 SUMUT 6 TOBA SAMOSIR 28.1 17.2 akut-kronis
12 SUMUT 7 LABUHAN BATU 45.0 17.5 akut-kronis
12 SUMUT 8 ASAHAN 24.5 7.0 akut-kronis
12 SUMUT 9 SIMALUNGUN 34.4 7.4 akut-kronis
12 SUMUT 10 DAIRI 34.8 9.8 akut-kronis
12 SUMUT 11 KARO 28.8 8.0 akut-kronis
12 SUMUT 12 DELI SERDANG 26.5 24.1 akut-kronis
12 SUMUT 14 NIAS SELATAN 50.3 12.4 akut-kronis
12 SUMUT 15 HUMBANG HASUNDUTAN 31.9 12.2 akut-kronis
12 SUMUT 16 PAKPAK BHARAT 36.8 11.1 akut-kronis
12 SUMUT 17 SAMOSIR 39.5 10.9 akut-kronis
12 SUMUT 18 SERDANG BEDAGAI 26.2 14.8 akut-kronis
12 SUMUT 19 BATU BARA 30.4 8.0 akut-kronis
12 SUMUT 20 PADANG LAWAS UTARA 36.9 21.9 akut-kronis
12 SUMUT 21 PADANG LAWAS 37.6 21.7 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
12 SUMUT 22 LABUHAN BATU SELATAN 29.3 16.2 akut-kronis
12 SUMUT 23 LABUHAN BATU UTARA 40.0 20.9 akut-kronis
12 SUMUT 25 NIAS BARAT 39.8 14.1 akut-kronis
12 SUMUT 71 KOTA SIBOLGA 21.0 13.0 akut-kronis
12 SUMUT 72 KOTA TANJUNG BALAI 30.2 33.5 akut-kronis
12 SUMUT 73 KOTA PEMATANG SIANTAR 23.4 14.5 akut-kronis
12 SUMUT 74 KOTA TEBING TINGGI 27.4 15.4 akut-kronis
12 SUMUT 75 KOTA MEDAN 30.7 18.1 akut-kronis
12 SUMUT 76 KOTA BINJAI 36.5 18.7 akut-kronis
12 SUMUT 77 KOTA PADANGSIDIMPUAN 33.1 16.7 akut-kronis
12 SUMUT 78 KOTA GUNUNGSITOLI 40.4 11.6 akut-kronis
13 SUMBAR 1 KEPULAUAN MENTAWAI 37.2 16.9 akut-kronis
13 SUMBAR 2 PESISIR SELATAN 29.5 13.1 akut-kronis
13 SUMBAR 3 SOLOK 37.2 6.3 akut-kronis
13 SUMBAR 4 SIJUNJUNG 41.3 6.2 akut-kronis
13 SUMBAR 5 TANAH DATAR 24.5 7.7 akut-kronis
13 SUMBAR 6 PADANG PARIAMAN 29.8 11.2 akut-kronis
13 SUMBAR 7 AGAM 25.3 7.7 akut-kronis
13 SUMBAR 8 LIMA PULUH KOTA 21.1 8.5 akut-kronis
13 SUMBAR 9 PASAMAN 26.9 12.0 akut-kronis
13 SUMBAR 10 SOLOK SELATAN 34.6 8.3 akut-kronis
13 SUMBAR 11 DHARMASRAYA 25.9 11.3 akut-kronis
13 SUMBAR 12 PASAMAN BARAT 34.1 10.3 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
13 SUMBAR 71 KOTA PADANG 21.3 11.7 akut-kronis
13 SUMBAR 72 KOTA SOLOK 24.4 5.0 akut-kronis
13 SUMBAR 73 KOTA SAWAH LUNTO 28.0 9.7 akut-kronis
13 SUMBAR 75 KOTA BUKITTINGGI 21.7 5.5 akut-kronis
13 SUMBAR 76 KOTA PAYAKUMBUH 28.9 8.4 akut-kronis
14 RIAU 2 INDRAGIRI HULU 23.7 8.3 akut-kronis
14 RIAU 3 INDRAGIRI HILIR 20.7 9.3 akut-kronis
14 RIAU 4 PELALAWAN 25.0 8.6 akut-kronis
14 RIAU 5 SIAK 25.3 16.7 akut-kronis
14 RIAU 6 KAMPAR 30.4 22.3 akut-kronis
14 RIAU 7 ROKAN HULU 30.7 13.4 akut-kronis
14 RIAU 8 BENGKALIS 24.9 12.6 akut-kronis
14 RIAU 9 ROKAN HILIR 26.3 10.9 akut-kronis
14 RIAU 10 KEPULAUAN MERANTI 22.1 10.8 akut-kronis
14 RIAU 72 KOTA D U M A I 23.6 9.9 akut-kronis
15 JAMBI 1 KERINCI 33.2 6.8 akut-kronis
15 JAMBI 2 MERANGIN 30.1 13.0 akut-kronis
15 JAMBI 3 SAROLANGUN 29.5 11.6 akut-kronis
15 JAMBI 5 MUARO JAMBI 24.7 13.9 akut-kronis
15 JAMBI 6 TANJUNG JABUNG TIMUR 22.0 27.3 akut-kronis
15 JAMBI 8 TEBO 23.0 9.7 akut-kronis
15 JAMBI 9 BUNGO 33.6 15.0 akut-kronis
15 JAMBI 72 KOTA SUNGAI PENUH 30.4 5.3 akut-kronis
16 SUMSEL 1 OGAN KOMERING ULU 20.7 11.1 akut-kronis
16 SUMSEL 2 OGAN KOMERING ILIR 34.4 9.3 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
16 SUMSEL 3 MUARA ENIM 28.7 7.3 akut-kronis
16 SUMSEL 4 LAHAT 23.8 9.3 akut-kronis
16 SUMSEL 5 MUSI RAWAS 25.8 9.4 akut-kronis
16 SUMSEL 10 OGAN ILIR 30.2 9.8 akut-kronis
16 SUMSEL 11 EMPAT LAWANG 27.9 7.7 akut-kronis
16 SUMSEL 71 KOTA PALEMBANG 23.2 7.8 akut-kronis
16 SUMSEL 72 KOTA PRABUMULIH 22.2 7.3 akut-kronis
16 SUMSEL 74 KOTA LUBUKLINGGAU 21.5 8.2 akut-kronis
16 SUMSEL 75 KOTA MUSI RAWAS UTARA 34.5 8.1 akut-kronis
KOTA PENUKAL ABAB
16 SUMSEL 76 30.9 7.2 akut-kronis
LEMATANG ILIR
18 LAMPUNG 1 LAMPUNG BARAT 14.5 3.2 akut-kronis
18 LAMPUNG 2 TANGGAMUS 26.7 9.2 akut-kronis
18 LAMPUNG 3 LAMPUNG SELATAN 23.2 10.6 akut-kronis
18 LAMPUNG 5 LAMPUNG TENGAH 25.2 11.5 akut-kronis
18 LAMPUNG 6 LAMPUNG UTARA 24.6 13.4 akut-kronis
18 LAMPUNG 8 TULANGBAWANG 22.9 7.3 akut-kronis
18 LAMPUNG 9 PESAWARAN 24.4 13.5 akut-kronis
18 LAMPUNG 10 PRINGSEWU 21.2 13.1 akut-kronis
18 LAMPUNG 12 TULANG BAWANG BARAT 22.2 11.9 akut-kronis
18 LAMPUNG 13 PESISIR BARAT 23.9 8.9 akut-kronis
18 LAMPUNG 71 KOTA BANDAR LAMPUNG 22.0 14.2 akut-kronis
18 LAMPUNG 72 KOTA METRO 23.1 12.8 akut-kronis
19 KEP BABEL 2 BELITUNG 23.3 5.8 akut-kronis
19 KEP BABEL 3 BANGKA BARAT 23.2 6.6 akut-kronis
19 KEP BABEL 71 KOTA PANGKAL PINANG 22.2 11.5 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
21 KEP RIAU 1 KARIMUN 24.6 13.1 akut-kronis
21 KEP RIAU 3 NATUNA 20.2 14.3 akut-kronis
21 KEP RIAU 4 LINGGA 34.4 8.5 akut-kronis
21 KEP RIAU 5 KEPULAUAN ANAMBAS 25.2 9.9 akut-kronis
31 DKI JAKARTA 1 KEPULAUAN SERIBU 30.5 15.5 akut-kronis
31 DKI JAKARTA 73 JAKARTA PUSAT 21.3 9.7 akut-kronis
31 DKI JAKARTA 74 JAKARTA BARAT 23.4 6.9 akut-kronis
31 DKI JAKARTA 75 JAKARTA UTARA 26.9 15.0 akut-kronis
32 JABAR 1 BOGOR 26.2 7.7 akut-kronis
32 JABAR 3 CIANJUR 36.5 5.4 akut-kronis
32 JABAR 5 GARUT 33.7 6.7 akut-kronis
32 JABAR 6 TASIKMALAYA 33.0 6.8 akut-kronis
32 JABAR 7 CIAMIS 26.8 5.6 akut-kronis
32 JABAR 8 KUNINGAN 23.4 7.0 akut-kronis
32 JABAR 9 CIREBON 28.8 9.2 akut-kronis
32 JABAR 10 MAJALENGKA 32.1 10.2 akut-kronis
32 JABAR 12 INDRAMAYU 23.8 10.1 akut-kronis
32 JABAR 13 SUBANG 22.0 8.7 akut-kronis
32 JABAR 14 PURWAKARTA 26.9 9.7 akut-kronis
32 JABAR 15 KARAWANG 29.4 10.7 akut-kronis
32 JABAR 16 BEKASI 22.4 8.2 akut-kronis
32 JABAR 17 BANDUNG BARAT 29.6 7.3 akut-kronis
32 JABAR 18 PANGANDARAN 25.4 10.2 akut-kronis
32 JABAR 72 KOTA SUKABUMI 34.5 7.3 akut-kronis
32 JABAR 78 KOTA TASIKMALAYA 32.0 9.5 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
32 JABAR 79 KOTA BANJAR 22.4 7.5 akut-kronis
33 JATENG 1 CILACAP 28.3 6.0 akut-kronis
33 JATENG 2 BANYUMAS 22.8 8.6 akut-kronis
33 JATENG 4 BANJARNEGARA 28.0 9.6 akut-kronis
33 JATENG 5 KEBUMEN 21.8 5.4 akut-kronis
33 JATENG 9 BOYOLALI 27.5 6.6 akut-kronis
33 JATENG 10 KLATEN 26.1 6.4 akut-kronis
33 JATENG 11 SUKOHARJO 20.9 8.4 akut-kronis
33 JATENG 13 KARANGANYAR 28.3 7.0 akut-kronis
33 JATENG 15 GROBOGAN 31.3 10.4 akut-kronis
33 JATENG 16 BLORA 22.1 7.0 akut-kronis
33 JATENG 17 REMBANG 38.5 7.8 akut-kronis
33 JATENG 18 PATI 27.0 13.3 akut-kronis
33 JATENG 20 JEPARA 25.9 12.0 akut-kronis
33 JATENG 21 DEMAK 28.4 17.4 akut-kronis
33 JATENG 23 TEMANGGUNG 34.9 10.9 akut-kronis
33 JATENG 24 KENDAL 20.1 8.7 akut-kronis
33 JATENG 25 BATANG 28.0 9.6 akut-kronis
33 JATENG 26 PEKALONGAN 33.3 15.6 akut-kronis
33 JATENG 29 BREBES 29.7 13.0 akut-kronis
33 JATENG 71 KOTA MAGELANG 20.9 10.3 akut-kronis
33 JATENG 73 KOTA SALATIGA 22.4 8.4 akut-kronis
33 JATENG 75 KOTA PEKALONGAN 31.5 9.3 akut-kronis
33 JATENG 76 KOTA TEGAL 22.7 11.7 akut-kronis
34 DIY 2 BANTUL 23.1 10.8 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
34 DIY 3 GUNUNG KIDUL 21.2 6.2 akut-kronis
35 JATIM 1 PACITAN 20.3 9.4 akut-kronis
35 JATIM 3 TRENGGALEK 21.6 8.3 akut-kronis
35 JATIM 5 BLITAR 22.2 6.4 akut-kronis
35 JATIM 6 KEDIRI 29.2 9.5 akut-kronis
35 JATIM 7 MALANG 27.8 8.2 akut-kronis
35 JATIM 8 LUMAJANG 27.9 12.7 akut-kronis
35 JATIM 9 JEMBER 26.1 13.0 akut-kronis
35 JATIM 10 BANYUWANGI 31.7 7.6 akut-kronis
35 JATIM 11 BONDOWOSO 34.8 10.1 akut-kronis
35 JATIM 12 SITUBONDO 33.0 13.0 akut-kronis
35 JATIM 13 PROBOLINGGO 48.1 8.9 akut-kronis
35 JATIM 14 PASURUAN 33.1 15.6 akut-kronis
35 JATIM 16 MOJOKERTO 28.4 7.3 akut-kronis
35 JATIM 17 JOMBANG 31.6 7.7 akut-kronis
35 JATIM 18 NGANJUK 33.0 14.3 akut-kronis
35 JATIM 19 MADIUN 20.8 9.5 akut-kronis
35 JATIM 20 MAGETAN 23.4 8.1 akut-kronis
35 JATIM 21 NGAWI 23.3 11.6 akut-kronis
35 JATIM 22 BOJONEGORO 23.4 10.9 akut-kronis
35 JATIM 23 TUBAN 31.0 10.7 akut-kronis
35 JATIM 24 LAMONGAN 29.3 12.8 akut-kronis
35 JATIM 26 BANGKALAN 53.2 13.5 akut-kronis
35 JATIM 27 SAMPANG 30.4 10.8 akut-kronis
35 JATIM 28 PAMEKASAN 34.3 15.2 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
35 JATIM 29 SUMENEP 33.8 12.1 akut-kronis
35 JATIM 71 KOTA KEDIRI 26.1 16.5 akut-kronis
35 JATIM 73 KOTA MALANG 28.7 16.4 akut-kronis
35 JATIM 74 KOTA PROBOLINGGO 21.9 19.4 akut-kronis
35 JATIM 75 KOTA PASURUAN 34.2 14.7 akut-kronis
35 JATIM 76 KOTA MOJOKERTO 23.0 10.4 akut-kronis
35 JATIM 78 KOTA SURABAYA 20.3 15.1 akut-kronis
35 JATIM 79 KOTA BATU 29.5 19.6 akut-kronis
36 BANTEN 1 PANDEGLANG 29.7 15.0 akut-kronis
36 BANTEN 2 LEBAK 29.2 11.5 akut-kronis
36 BANTEN 3 TANGERANG 20.7 14.3 akut-kronis
36 BANTEN 4 SERANG 28.5 14.9 akut-kronis
36 BANTEN 72 KOTA CILEGON 20.1 12.4 akut-kronis
36 BANTEN 73 KOTA SERANG 27.3 15.3 akut-kronis
51 BALI 1 JEMBRANA 25.3 5.5 akut-kronis
51 BALI 6 BANGLI 28.4 6.2 akut-kronis
51 BALI 7 KARANG ASEM 27.2 7.0 akut-kronis
51 BALI 8 BULELENG 25.0 7.0 akut-kronis
52 NTB 1 LOMBOK BARAT 38.6 7.1 akut-kronis
52 NTB 2 LOMBOK TENGAH 37.2 7.6 akut-kronis
52 NTB 3 LOMBOK TIMUR 38.1 6.0 akut-kronis
52 NTB 4 SUMBAWA 37.3 9.3 akut-kronis
52 NTB 5 DOMPU 39.7 12.4 akut-kronis
52 NTB 6 BIMA 26.0 13.5 akut-kronis
52 NTB 8 LOMBOK UTARA 36.7 8.3 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
52 NTB 71 KOTA MATARAM 30.4 6.9 akut-kronis
52 NTB 72 KOTA BIMA 34.9 9.9 akut-kronis
53 NTT 1 SUMBA BARAT 47.4 10.3 akut-kronis
53 NTT 2 SUMBA TIMUR 37.2 16.4 akut-kronis
53 NTT 5 TIMOR TENGAH UTARA 48.6 12.8 akut-kronis
53 NTT 6 BELU 48.5 11.3 akut-kronis
53 NTT 7 ALOR 36.9 15.1 akut-kronis
53 NTT 9 FLORES TIMUR 39.0 13.0 akut-kronis
53 NTT 10 SIKKA 40.1 13.8 akut-kronis
53 NTT 12 NGADA 35.1 14.4 akut-kronis
53 NTT 13 MANGGARAI 47.0 9.5 akut-kronis
53 NTT 15 MANGGARAI BARAT 35.5 17.0 akut-kronis
53 NTT 16 SUMBA TENGAH 38.7 12.9 akut-kronis
53 NTT 18 NAGEKEO 37.3 12.8 akut-kronis
53 NTT 19 MANGGARAI TIMUR 34.0 12.6 akut-kronis
53 NTT 20 SABU RAIJUA 48.1 16.5 akut-kronis
53 NTT 21 MALAKA 46.0 18.4 akut-kronis
53 NTT 71 KOTA KUPANG 38.7 12.0 akut-kronis
61 KALBAR 1 SAMBAS 38.2 23.6 akut-kronis
61 KALBAR 2 BENGKAYANG 32.3 12.3 akut-kronis
61 KALBAR 3 LANDAK 31.8 16.1 akut-kronis
61 KALBAR 4 MEMPAWAH 28.6 9.2 akut-kronis
61 KALBAR 5 SANGGAU 39.7 13.3 akut-kronis
61 KALBAR 6 KETAPANG 28.7 9.5 akut-kronis
61 KALBAR 7 SINTANG 35.5 13.2 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
61 KALBAR 8 KAPUAS HULU 48.0 16.7 akut-kronis
61 KALBAR 9 SEKADAU 43.1 15.9 akut-kronis
61 KALBAR 10 MELAWI 34.0 11.8 akut-kronis
61 KALBAR 11 KAYONG UTARA 35.1 14.6 akut-kronis
61 KALBAR 71 KOTA PONTIANAK 30.3 14.9 akut-kronis
61 KALBAR 72 KOTA SINGKAWANG 34.1 12.9 akut-kronis
62 KALTENG 1 KOTAWARINGIN BARAT 25.2 18.2 akut-kronis
62 KALTENG 2 KOTAWARINGIN TIMUR 26.0 10.6 akut-kronis
62 KALTENG 3 KAPUAS 26.7 14.7 akut-kronis
62 KALTENG 4 BARITO SELATAN 33.6 18.3 akut-kronis
62 KALTENG 5 BARITO UTARA 27.5 15.9 akut-kronis
62 KALTENG 6 SUKAMARA 38.3 8.4 akut-kronis
62 KALTENG 7 LAMANDAU 45.6 12.6 akut-kronis
62 KALTENG 8 SERUYAN 23.5 18.0 akut-kronis
62 KALTENG 9 KATINGAN 26.7 16.2 akut-kronis
62 KALTENG 10 PULANG PISAU 49.5 9.6 akut-kronis
62 KALTENG 11 GUNUNG MAS 32.8 12.7 akut-kronis
62 KALTENG 12 BARITO TIMUR 50.0 5.8 akut-kronis
62 KALTENG 13 MURUNG RAYA 30.8 19.2 akut-kronis
62 KALTENG 71 KOTA PALANGKA RAYA 29.7 15.8 akut-kronis
63 KALSEL 1 TANAH LAUT 38.5 9.8 akut-kronis
63 KALSEL 2 KOTA BARU 32.8 8.0 akut-kronis
63 KALSEL 3 BANJAR 30.1 21.2 akut-kronis
63 KALSEL 4 BARITO KUALA 39.0 13.5 akut-kronis
63 KALSEL 5 TAPIN 37.8 11.1 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
63 KALSEL 6 HULU SUNGAI SELATAN 48.1 18.1 akut-kronis
63 KALSEL 7 HULU SUNGAI TENGAH 37.6 14.1 akut-kronis
63 KALSEL 8 HULU SUNGAI UTARA 53.5 10.4 akut-kronis
63 KALSEL 9 TABALONG 44.6 12.1 akut-kronis
63 KALSEL 10 TANAH BUMBU 31.5 15.6 akut-kronis
63 KALSEL 11 BALANGAN 40.3 16.1 akut-kronis
63 KALSEL 71 BANJARMASIN 32.1 12.3 akut-kronis
63 KALSEL 72 KOTA BANJAR BARU 21.5 20.8 akut-kronis
64 KALTIM 1 PASER 26.4 13.0 akut-kronis
64 KALTIM 2 KUTAI BARAT 29.7 9.6 akut-kronis
64 KALTIM 3 KUTAI KARTANEGARA 32.6 10.6 akut-kronis
64 KALTIM 4 KUTAI TIMUR 30.7 12.9 akut-kronis
64 KALTIM 5 BERAU 29.6 11.5 akut-kronis
64 KALTIM 9 PENAJAM PASER UTARA 22.1 11.4 akut-kronis
64 KALTIM 11 MAHAKAM HULU 23.3 17.8 akut-kronis
64 KALTIM 71 KOTA BALIKPAPAN 28.7 8.2 akut-kronis
64 KALTIM 72 KOTA SAMARINDA 21.3 10.8 akut-kronis
64 KALTIM 74 KOTA BONTANG 22.1 14.9 akut-kronis
65 KALTARA 1 MALINAU 22.5 17.3 akut-kronis
65 KALTARA 2 BULUNGAN 28.6 14.8 akut-kronis
65 KALTARA 3 TANA TIDUNG 35.0 12.1 akut-kronis
65 KALTARA 4 NUNUKAN 40.9 16.6 akut-kronis
65 KALTARA 73 KOTA TARAKAN 29.3 8.8 akut-kronis
71 SULUT 4 KEPULAUAN TALAUD 32.6 21.2 akut-kronis
71 SULUT 6 MINAHASA UTARA 22.1 10.6 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
71 SULUT 7 BOLAANG MONGONDOW UTARA 32.0 25.8 akut-kronis
71 SULUT 10 BOLAANG MONGONDOW SELATAN 28.3 12.7 akut-kronis
71 SULUT 72 KOTA BITUNG 20.7 11.2 akut-kronis
71 SULUT 74 KOTA KOTAMOBAGU 28.2 14.6 akut-kronis
72 SUTENG 1 BANGGAI KEPULAUAN 39.8 11.7 akut-kronis
72 SUTENG 2 BANGGAI 35.6 10.6 akut-kronis
72 SUTENG 3 MOROWALI 34.3 10.7 akut-kronis
72 SUTENG 4 POSO 34.2 11.2 akut-kronis
72 SUTENG 5 DONGGALA 32.5 15.5 akut-kronis
72 SUTENG 6 TOLI-TOLI 34.0 17.6 akut-kronis
72 SUTENG 7 BUOL 34.0 12.3 akut-kronis
72 SUTENG 8 PARIGI MOUTONG 34.8 17.1 akut-kronis
72 SUTENG 9 TOJO UNA-UNA 42.1 14.9 akut-kronis
72 SUTENG 10 SIGI 45.6 12.6 akut-kronis
72 SUTENG 12 BANGGAI LAUT 29.6 8.8 akut-kronis
72 SUTENG 13 MOROWALI UTARA 26.9 14.0 akut-kronis
72 SUTENG 71 KOTA PALU 35.1 17.7 akut-kronis
73 SULSEL 1 KEPULAUAN SELAYAR 33.1 10.1 akut-kronis
73 SULSEL 2 BULUKUMBA 36.8 7.1 akut-kronis
73 SULSEL 4 JENEPONTO 47.3 7.0 akut-kronis
73 SULSEL 5 TAKALAR 37.0 14.3 akut-kronis
73 SULSEL 6 GOWA 31.4 13.4 akut-kronis
73 SULSEL 7 SINJAI 38.2 11.1 akut-kronis
73 SULSEL 8 MAROS 42.6 9.1 akut-kronis
73 SULSEL 9 PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 44.3 12.7 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
73 SULSEL 10 BARRU 33.0 26.0 akut-kronis
73 SULSEL 11 BONE 34.4 8.7 akut-kronis
73 SULSEL 12 SOPPENG 30.3 8.0 akut-kronis
73 SULSEL 13 WAJO 38.2 14.2 akut-kronis
73 SULSEL 14 SIDENRENG RAPPANG 33.0 6.1 akut-kronis
73 SULSEL 15 PINRANG 34.8 7.4 akut-kronis
73 SULSEL 16 ENREKANG 39.5 9.1 akut-kronis
73 SULSEL 17 LUWU 34.9 10.4 akut-kronis
73 SULSEL 25 LUWU TIMUR 25.1 5.1 akut-kronis
73 SULSEL 26 TORAJA UTARA 40.3 6.3 akut-kronis
73 SULSEL 71 KOTA MAKASSAR 36.5 17.7 akut-kronis
73 SULSEL 73 KOTA PALOPO 23.7 9.0 akut-kronis
74 SULTRA 1 BUTON 47.6 9.4 akut-kronis
74 SULTRA 2 MUNA 32.1 18.8 akut-kronis
74 SULTRA 3 KONAWE 26.9 10.0 akut-kronis
74 SULTRA 4 KOLAKA 26.4 9.8 akut-kronis
74 SULTRA 5 KONAWE SELATAN 32.3 8.1 akut-kronis
74 SULTRA 6 BOMBANA 37.9 12.0 akut-kronis
74 SULTRA 7 WAKATOBI 21.2 10.4 akut-kronis
74 SULTRA 8 KOLAKA UTARA 30.7 10.9 akut-kronis
74 SULTRA 9 BUTON UTARA 37.4 9.4 akut-kronis
74 SULTRA 10 KONAWE UTARA 29.8 6.9 akut-kronis
74 SULTRA 71 KOTA KENDARI 28.6 10.9 akut-kronis
74 SULTRA 72 KOTA BAU-BAU 30.7 10.5 akut-kronis
75 GORONTALO 1 BOALEMO 50.2 19.9 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
75 GORONTALO 2 GORONTALO 40.7 8.9 akut-kronis
75 GORONTALO 3 POHUWATO 37.4 16.4 akut-kronis
75 GORONTALO 4 BONE BOLANGO 28.0 14.5 akut-kronis
75 GORONTALO 5 GORONTALO UTARA 25.4 5.4 akut-kronis
75 GORONTALO 71 KOTA GORONTALO 36.9 15.3 akut-kronis
76 SULBAR 1 MAJENE 41.7 12.7 akut-kronis
76 SULBAR 2 POLEWALI MANDAR 38.7 14.3 akut-kronis
76 SULBAR 3 MAMASA 29.8 12.0 akut-kronis
76 SULBAR 4 MAMUJU 42.9 8.3 akut-kronis
76 SULBAR 5 MAMUJU UTARA 47.4 12.4 akut-kronis
76 SULBAR 6 MAMUJU TENGAH 29.3 11.9 akut-kronis
81 MALUKU 1 MALUKU TENGGARA BARAT 35.1 15.1 akut-kronis
81 MALUKU 2 MALUKU TENGGARA 34.7 13.7 akut-kronis
81 MALUKU 4 BURU 35.1 15.3 akut-kronis
81 MALUKU 5 KEPULAUAN ARU 36.7 29.0 akut-kronis
81 MALUKU 6 SERAM BAGIAN BARAT 31.7 9.7 akut-kronis
81 MALUKU 7 SERAM BAGIAN TIMUR 33.4 14.0 akut-kronis
81 MALUKU 8 MALUKU BARAT DAYA 28.9 19.3 akut-kronis
81 MALUKU 9 BURU SELATAN 32.1 19.2 akut-kronis
81 MALUKU 71 KOTA AMBON 30.0 18.2 akut-kronis
81 MALUKU 72 KOTA TUAL 37.5 15.6 akut-kronis
81 MALUKU 81 MALUKU TENGAH 21.1 22.9 akut-kronis
82 MALUT 1 HALMAHERA BARAT 26.8 13.9 akut-kronis
82 MALUT 2 HALMAHERA TENGAH 34.4 7.7 akut-kronis
82 MALUT 3 KEPULAUAN SULA 35.1 13.4 akut-kronis
KARAKTERISTIK MASALAH GIZI MASYARAKAT
BERDASARKAN KABUPATEN KOTA
Kode Kode
Provinsi Nama Kabkota Pendek Kurus Masalah Gizi
Prov KabKota
82 MALUT 4 HALMAHERA SELATAN 26.1 14.4 akut-kronis
82 MALUT 5 HALMAHERA UTARA 27.3 12.1 akut-kronis
82 MALUT 7 PULAU MOROTAI 23.8 21.9 akut-kronis
82 MALUT 72 KOTA TIDORE KEPULAUAN 21.6 14.5 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 1 FAKFAK 30.3 21.1 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 2 KAIMANA 25.7 21.7 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 3 TELUK WONDAMA 33.3 16.8 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 4 TELUK BINTUNI 48.0 33.2 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 5 MANOKWARI 27.0 14.5 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 6 SORONG SELATAN 22.0 11.1 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 7 SORONG 28.7 6.1 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 8 RAJA AMPAT 29.3 8.5 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 9 TAMBRAUW 38.0 24.2 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 10 MAYBRAT 20.0 8.7 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 11 MANOKWARI SELATAN 28.5 16.5 akut-kronis
92 PAPUA BARAT 13 SORONG 26.6 12.0 akut-kronis
94 PAPUA 1 MERAUKE 23.1 10.4 akut-kronis
94 PAPUA 2 JAYAWIJAYA 30.7 18.9 akut-kronis
94 PAPUA 4 NABIRE 22.9 20.0 akut-kronis
94 PAPUA 8 KEPULAUAN YAPEN 33.9 24.1 akut-kronis
94 PAPUA 9 BIAK NUMFOR 28.5 14.8 akut-kronis
94 PAPUA 10 PANIAI 26.9 18.5 akut-kronis
94 PAPUA 12 MIMIKA 27.5 12.4 akut-kronis
94 PAPUA 13 BOVEN DIGOEL 25.9 21.4 akut-kronis
94 PAPUA 14 MAPPI 34.5 20.7 akut-kronis
KONTRIBUTOR

Dinas Kesehatan Provinsi di seluruh Indonesia


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia
Politeknik Kesehatan di seluruh Indonesia
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,
Kemenkes RI
Direktorat Gizi Masyarakat, Ditjen Kesmas, Kemenkes