Anda di halaman 1dari 4

PENGAMBILAN DARAH VENA

No. Dokumen : C/VIII/SOP/LABORAT/2/2016/004


No. Revisi : 00
SOP Tgl. Mulai Berlaku : 1 Pebruari 2016
Halaman : 1 s/d 4

UPT dr. SEPTA MARIANA


PUSKESMAS NIP. 19800909 201001
ARJOSARI 2 020

1. Pengertia Pengambilan darah vena adalah mengambil darah di vena


n sebagai sampel untuk Pemeriksaan tertentu dengan
diagnosa dan prosedur yang benar.
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas dalam pengambilan spesimen
darah Vena secara benar
3. Kebijakan SK Kepala UPT. Puskesmas Arjosari No.
445/61.67/408.36.13/2016 tentang Kebijakan Penunjang
Pelayanan Klinis di UPT. PPuskesmas Arjosari
4. Referensi Buku Petunjuk pemeriksaan laboratorium puskesmas
5. Langka 1. Petugas menerima pasien dengan ramah
2. Petugas menerima dan melihat formulir rujukan
h
laboratorium
-langkah
3. Petugas memberikan penjelasan kepada pasien
tentang tindakan yang akandilakukan terhadap
pasien
4. Petugas mempersilahkan pasien menandatangani
inform concern
5. Petugas memberi label botol
6. Petugas meletakkan lengan pasien lurus diatas meja
dengan telapak tangan menghadap ke atas
7. Petugas melakukan pembendungan pada daerah
proximal kira-kira 4-5 jari
8. dari tempat penusukan agar vena tampak lebih jelas
dengan menggunakan torniquet.
9. Petugas menyuruh pasien untuk mengepal dan
membuka tangannya beberapa kali untuk mengisi
pembuluh darah
10. Dalam keadaan tangan pasien masih mengepal,
ujung telunjuk kiri
11. Petugas mencari lokasi pembuluh darah yang akan
ditusuk kemudian daerah yang akan di tusuk
dibersihkan dengan kapas alkohol.
12. Petugas memegang Spuit dengan tangan kanan .
13. Petugas melakukan tusukan dengan jarum spuit
dengan posisi mirin ke atas & membentuk sudut
15-30
14. Kemudian penghisap spuit ditarik perlahan-lahan
sehingga darah masuk ke dalam spuit
15. Sementara itu kepalan tangan dibuka dan ikatan
pembendung direnggangkan atau dilepas sampai di
dapat sejumlah darah yang dikehendaki.
16. Petugas meletakkan kapas kering pada tempat
tusukan, jarum di tarik kembali dan kemudian
diplester.
17. Petugas memasukkan darah ke tabung vacutainer
sesuai dengan jenis
18. Specimen beku/dengan anti koagulant K3 EDTA
6. Diagram
Alir MULAI

Petugas menerima pasien dengan


ramah

Petugas menerima dan melihat


formulir rujukan laboratorium

Petugas memberikan
penjelasan kepada pasien
tentang tindakan yang akan
dilakukan terhadap pasien
Petugas mempersilahkan pasien
menandatangani inform concern

SOP PENGAMBILAN DARAH VENA 2


Petugas memberi label
botol

Petugas meletakkan lengan


pelanggan di atas meja
menghadap ke atas dan di ikat
dengan toumiquet
. Petugas melakukan pembendungan pada
daerah proximal kira-kira 4-5 jari dari tempat
penusukan agar vena tampak lebih jelas
dengan menggunakantorniquet.
Petugas menyuruh pelanggan
mengepal untuk mengisi pembuluh
darah

Petugas mencari lokasi pembuluh darah


dengan jari
Dalam keadaan tangan pasien masih
mengepal, ujung telunjuk kiri petugas mencari
lokasi pembuluh darah yang akan ditusuk
kemudian daerah yang akan di tusuk
dibersihkan dengan kapas alkohol.
. Petugas memegang Spuit
dengan tangan kanan .

Petugas melakukan tusukan dengan


jarum spuit dengan posisi miring
Keatas & membentuk sudut 15-30

Petugas menarik pengisap sampai


darah masuk dalam spuit, torniquet
dilepas

SOP PENGAMBILAN DARAH VENA 3


Sementara itu kepalan tangan dibuka dan ikatan
pembendung direnggangkan atau dilepas
sampai di dapat sejumlah darah yang
dikehendaki.

Petugas meletakkan kapas kering pada tempat


tusukan, jarum di tarik
Kembali dan kemudian diplester.

Petugas memasukkan darah ke tabung vacutainer


sesuai dengan jenis Specimen beku/dengan anti
koagulant K3 EDTA

SELESA
I

7. Unit Poli Umum , Poli KIA, Poli Gigi


Terkait
8. Dokume Register laboratorium
n terkait
9. Rekaman Histori

NO Yang diubah Isi Tanggal mulai diberlakukan


Perubahan

SOP PENGAMBILAN DARAH VENA 4