Anda di halaman 1dari 14

Organoleptis

1.Sukar larut dalam air, kecuali garamnya (Na) bereaksi asam lemah
2.Dalam bentuk keton tidak larut dalam air
3.Dalam bentuk etanol larut dalam air
4.Bentuk keton larut dalam CHCL3, eter dan etilasetat
5.Garam natriumnya mudah terhidrolisa, apalagi kalau dipanaskan, Mis : Luminal Natrium

6. Bereaksi dengan asam lemah

Reaksi identifikasi Umum


1. Reaksi Warna

1.Reaksi Parri

a. Prinsip
Pembentukan senyawa kompleks antara barbital dengan senyawa
cobalt dalam metanol bebas air
b. Cara
Zat + Co(NO3)2 yang dialrutkan dalam metanol + uap NH4OH
ungu.
Diberikan juga oleh : beberapa Sulfa, Theophylin, Asam Champoricum,
Phthlimide, Anhidrine Asam Ftalat.
Barbital yang negatif : Adalin, Bromural, Sodormid, Sulfonal,

2.Zwikker
Zat dilarutkan dalam methanol/alcohol + beberapa tetes pereaksi Zwikker
Terbentuk warna ungu biru

3. Reaksi Buchi dan Perlia


Zat dilarutkan dalam CHCL3 + pereaksi yang terdiri dari 0,5 mL CaNO3
0,001 molar dalam metil alkohol absolute + 0,5 mL molar isobutilamin dalam
CHCL3 terbentuk warna ungu biru
2. Reaksi-reaksi pengendapan (dengan pereaksi Millon)

50 mg zat dilarutkan dalam air atau aseton + mL pereaksi Millon,


terbentuk endapan. Endapan yang terbentuk kalau dipanaskan mengendap lagi:
jika ditambah pereaksi Millon berlebih, larut lagi membentuk kompleks.

3. Reaksi terhadap subtitusi Barbiturat

1.Adanya brom dan S


-Adanya brom dapat ditunjukan dengan uji Ballstein . Larutan diteteskan pada
ujung kawat Cu,panaskan pada nyala bunsenakan ditunjukkan adanya nyala
hijau kebiruan.
-Adanya brom dan S dapat ditunjukan dengan percobaan Castellana. Sampel
dipanaskan selama beberapa menit, tabung kemudian diangkat dan
didinginkan,tambahkan air ml,aduk,didihkan sebentar dan disaring dengan kertas
saring

2.Adanya gugusan tidak jenuh


Hilangnya warna air brom
Hilangnya warna larutan Kalium permaganat

3.Adanya gugusan Fenil aromatis


a. Oksidasi menjadi asam benzoat
0,05 gram zat + 10 tetes KMnO4 + beberapa tetes NaOH 4 N diuapkan sampai
kering. Sisanya dibasahi dengan 10 tetes air, diuapkan lagi ad kering, sisanya
tambahkan air dan 3 tetes H2SO4 4 N. Kocok dengan eter lalu keringkan Na-
Sulfat eksikatus. Masukkan ke dalam tabung reaksi, kalau ada gugus fenil maka
akan ada kristal asam benzoat yang menempel di tabung.

b. Reaksi EKKERT
10 mg zat +H2SO4 pekat, hati-hatilah lalu dipanaskan + 5 tetes formalin merah
anggur
Sanggup menunjukkan Luminal dari Veronal yang mengandung 1% luminal.
Barbital dengan gugusan allil, pada pemanasan lama dalam air mendidih jingga
kuning, dengan fluorescensi hijau, tidak di ganggu oleh merah jingga.
c. Titrasi menurut RANMEZ
10 mg zat + 10 mg HNO3/H2SO4 pekat, panaskan 10 menit di air mendidih.
Dinginkan dan encerkan dengan air kuning dan mengendap. Didalam
penambahan NH4OH berlebihan memberikan warna kuning

d.Adanya gugusan Siklohexenil


Dalam tabung reaksi, masukan zat, lalu tambah beberapa tetes pereaksi, panaskan
sampai berwarna merah.

Reaksi Identifikasi Spesifik

REAKSI WARNA
1. H2SO4 (p)
0,01 g zat + beberapa tetes H2SO4 (p) dipanasi warna
Phanaderm : jingga coklat/merah jingga

2. Marquis
0,01 g zat dilarutkan dalam 4 ml H2SO4 (p) + 1 ml formaldehid panaskan di water bath merah
dengan fluoresensi hijau (Dial, Sandoptal)
tanpa fluoresensi (Luminal)

3. p-DAB HCl atau dengan H2SO4 (p)


0,01g zat dalam 4 ml H2SO4 (p) + beberapa butir kristal p-DAB panaskan beberapa menit di
water bath.
Dial : Merah
Nembutal : Merah tua
Phanoderm : Merah tua
Evipan : Merah tua

4. Vanilin-H2SO4
Sedikit zat yang dipanaskan dengan 1% vanillin dalam H2SO4 (p), beberapa menit di water bath
merah korsen
5. Salisilaldehid- H2SO4
0,01 g zat + 1 ml H2SO4 (p) lalu ditetesi beberapa salisilaldehid 1% dalam spiritus, panaskan
diatas watwr bath, Dial : Merah franbos

6. Furfurol- H2SO4
Zat di dalam H2SO4 (p) + larutan furfurol 0,5% dalam spiritus, panaskan di water bath
Phanodorm : Ungu
Medomin : Ungu
Tiobarbital : merah coklat
Pintolol : merah coklat

7. Fenol- H2SO4
Phanodorm : rosa, kemithal : rosa, evipan : rosa, cyclopal : jingga

8. Piperonal- H2SO4
0,5 % piperonal dalam alkohol : warna

REAKSI KRISTAL
1.Reaksi dengan NaOH dan Asam asetat
Larutan zat dalam NaOH/KOH. Asamkan dengan asetat sampai reaksi asam, sehingga timbul
kristal. Lihat di bawah mikroskop.
Untuk Veronal, Soneril, Phanadorm, Sandoptal terjadi pembentukan Kristal diawali dengan
adanya tetes minyak (warna hijau)

2. Reaksi Pengendapan dengan fosfat


Larutan zat dalam KOH, teteskan pada objek glass+kristal ammonium fosfat Endapan
3. Reaksi Cu-compleks, Bi-complex, Fe-ccomplex
Zat ditambahkan 2 tetes pereaksi pada objek, tutup dengan cover glass. Panaskan dengan api
kecil maka akan timbul kristal (dilihat di bawah mikroskop)
a. Pereaksi Bi-complex
Bi Subcarbonas 0,5 g + HCl(p) 1 ml + KI 3 g + Aqua ad 100 ml
b. Pereaksi Cu-complex
CuSO4. 5 H2O 0,3 g + HCl(p) 1 ml + KI 3 g + Aqua ad 10 ml
c. Pereaksi Fe-complex
Larutan FeCl3 3 g + HCl(p) 1 ml + KI 3 g + Aqua ad 10 ml

4. Reaksi Kristal dengan reaksi Bouchardart


Zat ditambahkan dengan reaksi Bouchardart maka akan timbul kristal. Untuk Veronal, Luminal,
Propanal, Ruonal.
5. Sublimasi
Zat diuji dimasukkan kedalam ring sublimasi kemudian ditambahkan talk, aduk. Tutup dengan
objek gelas, lalu tutup dengan kapas basah diatasnya, panaskan. Lihat bentuk kristal pada objek
gelass tersebut.
Untuk Veronal, Luminal, Isopral, Phanodorm, Allonal, difenil hidantoin

6. Reaksi dengan AgNO3


Larutan zat dalam AgNO3 5% +ammoniak hingga endapan larut.

7. Reaksi dengan aqua barit


Zat padat + 1 tetes aqua barit kristal (dial)

Barbital + Pyramidon

Allonal : Isopral + Pyramidon


Cibalgin : Dial + Pyramidon
Voramon : Veronal + Pyramidon
Semua campuran Barbital dengan Pyramidon berawarna kuning.

Reaksi Identifikasi Penegasan


Allonal
Bubuk berwarna kuning, pahit.

Reaksi:
o Zat + FeCL3 : ungu
o Zat + Aqua brom : ungu hilang
o Zat + KmnO4 : mereduksi
o Isopral : (+)
o Pyramidon : (+)

Reaksi kristal:
a. Dragendorf
b. Bouchardat
c. Fe-Komplex
d. Cu-Komplex

Amytal
Organoleptis : Bubuk kristal putih.
BM : 228,27
TL : 156 1580 C
Kelarutan : 1 : 3000 dalam air, 1 : 5 dalam etanol, 1 : 7 dalam kloroform, 1 : 6 dalam eter.
Larutan dalam air yang jenuh beraksi asam terhadap lakmus.

Rekasi kristal:
a. Larutan jenuh dalam NaOH + (NH4)3PO4 kristal (lama).
b. Zat + pereaksi vagonnar membentuk jarum kecil dan besar.
c. Fe-Komplex
d. Cu-Komplex
e. Sublimasi

Aprobarbital (Isopral)

Organoleptis :Kristal agak pahit.


BM : 210,23
TL : 1400 C
Kelarutan : Hampir tidak larut dalam air, larut dalam alkohol, kloroform, eter, aseton, asam asetat
glasial, basa
Larutan jenuh dalam air bereaksi asam terhadap lakmus

Reaksi:
Zat + Formalin-H2SO4 kuning cokalt berfluoresensi biru
Mereduksi KMnO4 dan aqua brom

Rekasi kristal:
a. Larutan jenuh dalam NaOH + (NH4)3PO4
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex
d. Sublimasi

Dial (Allobarbital)

Organoleptis : kristal atau keping, agak pahit


BM : 208,21
TL : 171 1730 C
Kelarutan : 1 : 300 dalam air, 1 : 50 dalam air mendidih, 1 : 20 dalam etanol, 1 : 20 dalam eter.

Reaksi:
o Zat + NaOH + KMnO4 segera hijau
o Zat + Vanilin-H2SO4 merah
o Zat + aqua brom mereduksi
o Zat + KMnO4 mereduksi
o Zat + salisilaldehid-H2SO4 merah
Reaksi kristal
a. NaOH-Asam asetat glasial
b. Larutan jenuh dalam NaOH + (NH4)3PO4
c. Fe-Komplex
d. Cu-Komplex
e. Sublimasi
f. Aqua barit

Diphenyl Hydantoinas-Na (Dilantoin Na)


Organoleptis : bubuk kristal putih, rasa seperti sabun, pahit menggigit, tak berbau, agak
higroskopis, menyerap CO2 dan membebaskan dyphenyl hidantoin
BM : 274,25
Kelarutan : 1 g larut dalam 66 ml air, 10,5 ml etanol, tak larut dalam eter.

Reaksi:
o Zat + NaOH merah tidak stabil ada bintil ungu
o Zat + peraksi parri sebelum ditambah NH3 ungu, setelah ditambahn NH3 biru

Evipan (Ilexobarbital)
Organoleptis : kristal prisma, praktis tak berasa
BM : 235,26
TL : 145 1470 C
Keralutan : tidak larut dalam air, tidak larut dalam alkali-karbonat, larut dalam metanol, etanol
panas, eter, kloroform, aseton, benzen, basa

Reaksi kristal:
a. Larutan jenuh dalam NaOH + (NH4)3PO4
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex
d. Sublimasi
e. Bi-Komplex

Kemithal [5-allyl-5(2-cyclohexenyl)-2-thiobarbituras Na]


Organoleptis : butir-butir kristal / butir putir, agak pahit, higroskopis
Kelarutan : larut dalam air

Reaksi:
o Parri (+)
o Larutan dalam air diasamkan dengan asam asetat, jika berlebih akan mengendap
Reakasi kristal
a. Wagennar
b. Aseton-air

Luminal (Acidum Phenylobarbitum Cardenal)


Organoleptis : kristal dengan 3 polimorfosa, rasa agak pahit
BM : 232,23
TL : 174-1780 C
Kelarutan : 1 g larut dalam 1 liter air, 8 ml etanol, 40 ml HCl, 13 ml eter, 700 ml benzen, larut
dalam basa dan karbonat

Reaksi:
o Zat + alfa naftol + H2SO4 ungu
o Ekkert : (-)
o Zat + formalin-H2SO4 (p) merah

Reaksi kristal:
a. (NH4)3PO4
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex
d. Sublimasi
e. Bi-Komplex
f. Wagennar

Nembutal (Pentobarbital-Natrium)
Organoleptis : butir pahit, agak pahit
Kelarutan : sukar larut dalam air, garamnya mudah larut dalam air. Larutan dalam air mudah
terurai tidak bolel disimpan lama, tidak boleh disterilkan dengan pemanasan.

Reaksi:
o Zat + + H2SO4 coklat

Reaksi kristal:
a. Larutan jenuh dalam NaOH + (NH4)3PO4
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex

Oltopan
Organoleptis : kristal putih, agak pahit
Kelaritan : sukar larut dalam air

Reaksi:
o Zat + H2SO4 kuning jingga
o Zat + Vanilin-H2SO4 : kuning dengan fluoresensi hijau
o Zat + Fenol-H2SO4 merah rosa

Reaksi Kristal:
a. NaOH/asam asetat
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex
d. Sublimasi
e. Bi-Komplex

Ortal Sodium
Organolpetis : bubuk putih kekuningan, pahit
Kelarutan : gat mudah larut dalam air, larut dalam etanol, tidak larut dalam eter benzena

Reaksi kristal:
a. (NH4)3PO4
b. Fe-Komplex
c. Cu-Komplex

Phentotal-Na (Thipental Sodium)


Organoleptis : bubuk putih kekuningan, hygorkopik, bau seperti bawang. Biasanya dicampur
dengan Na karbonat sebagai dapar (Phentotal Na streril adalah campuran penthotal Na + Na
karbonat steril)
BM : 264,33
Kelarutan : larut dalam air, alkohol, tidak larut dalam eter, benzene, petroleum eter

Reaksi:
o Jika didamkan akan terurai
o Jika dipanasi akan mengendap
o Larutan 2,5% b/v dalam air bereaksi alkalis kuat, pH = 10,5

Reaksi kristal:
a. Fe-Komplex

Persedon
Orgnoleptis : bubuk kuning muda, rasa pahit
BM : 167,20
TL : 92-93o C
Kelarutan : sukar larut dalam air

Reaksi:
o Parri (+)
Reaksi kristal:
a. Fe-Komplex
b. Cu-Komplex
Sulponal
Organoleptis : kristal seperti paku, bau bawang
Kelarutan : mudah larut dalam H2SO4

Reaksi:
o Roux (-)
o Zat + p-DAB HCL (-)
o Zat + NaOH dilebur leburan merah + air biru keruh + asam HCL ungu + S + SO2

Reaksi kristal:
a. Sulponal disublimasi akan menyerupai sayap.

Phaodorm (Cyclobarbitalum)
Rumus molekul : C12H16N2O3
Rumus bangun :

Berat molekul : 236, 267


Pemerian : Kristal mengkilat, rasa sangat pahit
Titik lebur : 171 174 oC
Kelarutan : sedikit larut dalam air; cukup larut dalam air panas; 1g zat larut dalam 5ml alkohol
dan 20ml eter.

Reaksi:
o Memberikan reaksi positif pada pereaksi alkaloida
o + H2SO4 pekat perubahan warna dari kuning kemudian lama-kelamaan menjadi jingga
cokelat.

Reaksi kristal :
o NaOH / Asam acetat
o NH4, PO4
o Bi-kompleks
o Fe-kompleks
o Dragendorf
o Cu-kompleks

Prominal (Metil fenol barbital)


Rumus molekul : C13H14N2O3
Rumus bangun :
Berat molekul : 246, 26
Pemerian : Kristal putih, tidak berasa
Titik lebur : 176 oC
Kelarutan : sedikit larut dalam air; larut baik dalam air panas; alkohol.

Reaksi:
o Memberikan reaksi negatif pada pereaksi PARRI
o Tabung reaksi + H2SO4 pekat + zat + formalin (panaskan di water bath) warna merah
anggur + HCl timbul endapan

Reaksi kristal :
o NaOH / Asam acetat
o NH4, PO4
o HCl
o Sublimasi
o Fe-kompleks

Rutonal (5-methyl-5-phenylbarbituric acid)


Rumus molekul : C11H10N2O3
Rumus bangun :

Berat molekul : 218, 21


Pemerian : Kristal, agak pahit
Titik lebur : 220 oC
Kelarutan : praktis tidaklarut dalam air; larut dalam eter; alkohol; basa alkali membentuk
garam natriumnya.

Reaksi:
o Memberikan reaksi negatif pada pereaksi PARRI
o Zat dalam air + sedikit NH4OH + ereaksi Bouchardat biarkan, amati kristal

Reaksi kristal :
o Zat dilarutkan dalam NH4OH, lalu asamkan + HCl pekat
o Cu ammoniakal
o Sublimasi
o Fe-kompleks

Sandoptal (Butalbital)
Rumus molekul : C11H16N2O3
Rumus bangun :

Berat molekul : 234,25


Pemerian : Kristal agak pahit, sedikit manis
Titik lebur : 138-139 oC
Kelarutan : hampir tidak larut dalam air; larut dalam alkohol; CHCL3; eter aseton.

Reaksi:
o Memberikan reaksi lemah positif pada pereaksi PARRI
o Furfurol- H2SO4 pekat ungu
o + reaksi Marquis ungu
o + FeCl3 berwarna hijau kotor dalam etanol

Reaksi kristal :
o Sublimasi
o Fe-kompleks
o KOH / asam acetat
o Cu-kompleks

Seconal Natrium (Sec-barbitalum Sodium)


Rumus molekul : C12H17N2O3Na
Rumus bangun :

Berat molekul : 260,2


Pemerian : Bubuk putih, higroskopis, pahit
Titik lebur : 100 oC
Kelarutan : Sangat larut dalam air; larut dalam eter; larutan dalam air bersifat basa

Reaksi:
o + FeCl3 berwarna hijau kotor dalam etanol

Reaksi kristal :
o 0,1 N NaOH + Asam acetat
o Fe-kompleks
o Bi-kompleks
o Cu-kompleks
o Wagennar
o Dragendorf

Sedormidum(Allyl iso propylaoctylurcum)


Pemerian : Kristal tidak berasa
Titik lebur : 194 oC
Kelarutan : larut dalam 33 liter air; 210 ml air mendidih; 10 bagian alkohol; 75 bagian eter.

Reaksi:
o Menghilangkan warna KMnO4
o Larutan dalam air + H2SO4 panaskan di water bath bau permen
o + Pereaksi belsten ( ); bedakan dengan adalin, bromural
o + FeCl3 berwarna cokelat

Reaksi kristal :
o Sublimasi kristal bentuk air mancur

Soneryl (Butabarbital)
Rumus molekul : C10H16N2O3

Rumus bangun :

Berat molekul : 212.2456


Pemerian : Kristal rosa, agak pahit
Titik lebur : 124-127 oC
Kelarutan : 1g larut dalam 5 ml etanol, 10ml eter, praktis tidak larut dalam air

Reaksi:
o Memberikan reaksi positif pada pereaksi PARRI
o Flourescensi : berwarna kuning

Reaksi kristal :
o Sublimasi
o Fe-kompleks
o Wagenaar
o Bi-kompleks
o Aceton air
o Cu-kompleks

Veronal (Barbitone)
Rumus molekul : C8H12N2O3
Rumus bangun :

Berat molekul : 184.1925


Pemerian : Kristal jarum, sedikit pahit
Titik lebur : 188-192 oC
Kelarutan : 1g larut dalam 130ml air, 13ml air panas, 14 ml alkohol, 73ml CHCl3, 35ml eter.

Reaksi:
o Zat + H2SO4 pekat + larutan alfa naftol ungu stabil
o + tymol kuning jingga
o + Agua Broom tidak ada endapan
Reaksi kristal :
o Sublimasi
o Fe-kompleks
o Zwikkor
o Cu-kompleks
o Bi-kompleks
o NaOH-asam asetat
o Kristalisasi dengana air
o NaOH + (NH4) 3PO4