Anda di halaman 1dari 6

TEORI AKUNTANSI UAS 2016 dan KISI KISI

1. a. Jelaskan faktor faktor yang melatarbelakangi pentingnya akuntansi


perubahan harga
Masalah akuntansi: Pemakai statemen keuangan berkepentingan dengan
keberpautan data, sedangkan akuntansi kos historis mempertahankan kualitas
keterandalan yang didukung oleh keterujian data
Masalah penilaian : kos tercatat untuk suatu aset tidak lagi menggambarkan
nilai aset tersebut yang menyebabkan perubahan harga spesifik yang
dipengaruhi oleh naiknya selera, penggunaan teknologi, dsb
Masalah unit pengukur: perubahan daya beli uang sehingga unit moneter
sebagai pengukur nilai tidak bersifat homogenus lagi bila dikaitkan dengan
waktu yang terjadi karena perubahan tingkat harga secara umum dalam
ekonomi suatu negara.
Masalah pemerataan kapital: pemertahanan kapital dalam perubahan harga
berkaitan dengan jenis kapital yang harus dipertahankan yaitu finansial atau
fisis

b. bagaimana badan penyusun standar menyikapi tantangan yang dihadapi


akuntansi kos historis dalam kondisi harga harga berubah? Beri argumen
dikaitkan dengan standar yang berlaku saat ini!

Kos historis menghadapi tiga masal fundamental yang berkaitan dengan


penilaian (valuation), unit pengukur (measurement unit), dan pemertahanan
kapital (capital maintenance), model akuntansi untuk menghadapi masalah
tersebut adalah model akuntansi nilai sekarang (current value
accounting)/akuntansi kos sekarang (current cost) /kapital fisis (current
cost/physical capital) atau sering disebut dengan akuntansi nilai pengganti
(replacement value accounting)

Argumen :
- bila dasar nilai sekarang adalah nilai keluaran, semua istilah kos sekarang
harus diganti dengan nilai keluaran sekarang
- nilai pengganti secara teknis sama dengan akuntansi kos sekarang (current
cost accounting). Perbedaannya terletak pada penyajian dan interpretasi
jumlah rupiah untuk mempertahankan kapital dalam statemen L/R

2. a. Hubungan antara NAT dan PAT


NAT: what is should be (apa yang seharusnya dilakukan perusahaan)
Contoh: IAI membuat standar untuk penyusunan laporan keuangan
PAT: apakah perusahaan telah melaksanakan aturan NAT
Contoh : penerapan PSAK dalam penyusunan laporan keuangan
b. hipotesis dalam teori akuntansi positif:
1. hipotesis rencana bonus (Bonus Plan Hypothesis) : bonus diberikan saat
perusahaan memiliki pendapatan melebihi target, pada saat akhir tahun terdapat
earnings manajemen
Contoh: perusahaan mengelola laba bukan dengan manipulasi laba, yakni
dengan membagi termin penjualan yang diperoleh akhir tahun untuk tahun
mendatang.
2. Hipotesis hutang/ekuitas (Debt/Equity Hypothesis)
Makin tinggi rasio hutang atau ekuitas perusahaan makin besar kemungkinan
bagi manajer untuk memilih metode akuntansi yang dapat menaikkan laba.
Makin tinggi rasio hutang atau ekuitas makin dekat perusahaan dengan batas
perjanjian atau peraturan kredit (Kalay, 1982). Makin tinggi batasan kredit
makin besar kemungkinan penyimpangan perjanjian kredit dan pengeluaran
biaya. Manajer akan memiliki metode akuntansi yang dapat menaikkan laba
sehingga dapat mengendurkan batasan kredit dan mengurangi biaya kesalahan
teknis (Watts dan Zimmerman, 1990).

Contoh: menghindari pembayaran bunga yang tinggi karena hutang bank


sehingga bonus diturunkan

3. Hipotesis politik biaya


Hipotesis biaya politik memperkenalkan suatu dimensi politik pada pemilihan
kebijakan akuntansi. Perusahaan-pemsahaan yang ukurannya sangat besar
mungkin dikenakan standar kinerja yang lebih tinggi, dengan penghargaan
terhadap tanggung jawab lingkungan, hanya karena mereka merasa bahwa
mereka besar dan berkuasa.

Contoh: Perusahaan cenderung menginginkan pajak yang rendah dengan


mengatur pengakuan pendapatan untuk menurunkan kewajiban pajak.

3. a. Kebermanfaatan contracting cost dalam hubungan keagenan:.............???

b. kaitan antara teori keagenan dan teori signaling serta beri contoh yang
relevan

Agency theory memungkinkan terjadinya dampak positif maupun negatif bagi teori
signaling dalam suatu perusahaan, karena kinerja perusahaan yang tercermin dari
koordinasi antara agent dan prinsipal akan menghasilkan signal yang baik atau buruk
bagi perusahaan tersebut.

Contoh: pengelolaan laba perusahaan yang baik dari transaksi penjualan pada akhir
tahun yang meningkat signifikan. Perusahaan mengelola laba bukan dengan
manipulasi laba, yakni dengan membagi termin penjualan yang diperoleh akhir tahun
untuk tahun mendatang. Karena hal tersebut manajemen dalam tahap pembangunan
perusahaan, akan mengumumkan bahwa dividen tidak dibagi karena dialokasikan
untuk ekspansi perusahaan. (laba ditahan untuk ekspansi itulah menunjukkan signal
positif baik bagi perusahaan maupun peningkatan nilai perusahaan)
3. a. Kapan pengungkapan dikatakan memadai? Sebut dan jelaskan jenis jenis
pengungkapan.

Jawaban :
Tingkat memadai adalah tingkat minimum yang harus dipenuhi agar statemen
keuangan secara keseluruhan tidak menyesatkan untuk kepentingan pengambilan
keputusan yang diarah

Pengungkapan dikatakan memadai ketika lingkup informasi wajib telah dipenuhi,


yaitu komponen (1) statemen keuangan, komponen (2) catatan atas statemen
keuangan, dan komponen (3) informasi pelengkap, ketiganya telah diungkapkan atau
dengan kata lain memenuhi pengngkapan wajib (dalam rerangka konseptual FASB)

b. manfaat apa yang diperoleh perusahaan dengan pengungkapan penuh?


Untuk meningkatkan keberpautan dan kebermanfaatan informasi akuntansi
Meningkatkan nilai perusahaan bagi masyarakat secara umum dan khususnya
untuk investor sehingga menarik investor untuk berinvestasi di suatu
perusahaan.
Menyediakan informasi yang dapat membantu keefektifan pengambilan
keputusan

4. a. Jelaskan apa yang dimaksud laba memiliki kandungan informasi sehingga


bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan

Laba dapat merepresentasi kinerja efisien karena laba menentukan ROI bagi investor,
ROA dari penggunaan sumberdaya bagi manajemen , dan ROL bagi kreditor sebagai
pengukur efisiensi.

b. sebut dan jelaskan perbedaan antara pendapatan (income) dan untung (gain)
Pendapatan (income) adalah aliran masuk/kenaikan aset karena kegiatan operasi
utama atau sentral suatu entitas, atau kenaikannya dapat mengurangi kewajiban atas
pengiriman produk atau jasa
Contoh: hasil perolehan penjualan barang jadi dan jasa servis/sewa

Untung (gain): kenaikan ekuitas/aset bersih atau kenaikan manfaat ekonomi selain
kegiatan operasi utama atau selain yang berasal dari transaksi dengan pemilik serta
tidak menimbulkan penurunan kewajiban.
Contoh: Penjualan mesin seharga Rp100.000.000 dengan nilai buku
Rp90.000.000
REFERENSI TAMBAHAN/KISI-KISI dari Bu. Fadjrih:

AKUNTANSI PERUBAHAN HARGA (ACCOUNTING FOR PRICE CHANGE) :


Akuntansi yang membahas perubahan nilai dan cara cara mengatasinya

Jenis jenis perubahan harga


Perubahan harga umum: perubahan harga yang mencerminkan kenaikan atau
penurunan satuan uang atau dikenal dengan perubahan daya beli.

Penyebab: Perubahan tersebut dapat disebabkan pada umumnya oleh kekuatan-


kekuatan faktor ekonomik seperti tersedianya uang atau kecepatan beredarnya uang
dibandingkan dengan tersedianya barang atau jasa dalam perekonomian suatu negara.
Penyebab lain adalah ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran barang
dan jasa secara umum atau perubahan harga pasar dunia untuk komoditas dasar
tertentu.

Perubahan harga spesifik: perubahan harga barang tertentu karena nilai intrinsik
barang tersebut berubah sehingga nilai tukarnya juga berubah baik dipasar masukan
maupun pasar keluaran

Penyebab: terjadi karena faktor antara lain, perubahan selera konsumen dan
perubahan teknologi dibidang teknik industri

Perubahan Harga Relatif: perubahan harga spesifik setelah pengaruh perubahan


daya beli diperhitungkan

AGENCY THEORY DAN SIGNALING THEORY

Agency Theory mendeskripsikan hubungan antara pemegang saham


(shareholders) sebagai prinsipal dan manajemen sebagai agen. Manajemen merupakan
pihak yang dikontrak oleh pemegang saham untuk bekerja demi kepentingan
pemegang saham. Karena mereka dipilih, maka pihak manejemen harus
mempertanggungjawabkan semua pekerjaannya kepada pemegang saham.

Signalling Theory menyatakan bahwa perusahaan yang berkualitas baik


dengan sengaja akan memberikan sinyal pada pasar, dengan demikian pasar
diharapkan dapat membedakan perusahaan yang berkualitas baik dan buruk

PENGUNGKAPAN / DISCLOSURE: Konsep, metoda dan media tentang bagaimana


informasi akuntansi disampaikan kepada pihak yang berkepentingan.
3 Tingkat Pengungkapan:
1. Memadai (adequate disclosure): tingkat minimum yang harus dipenuhi
agar statemen keuangan secara keseluruhan tidak menyesatkan untuk
kepentingan pengambilan keputusan yang diarah
2. Wajar atau etis (fair or ethical disclosure): tngkat yang harus dicapai agar
semua pihak mendapat perlakuan atau pelayanan informasional yang
sama/tidak ada preferensi dalam pengungkapan informasi
3. Penuh (full disclosure): menuntut penyajian secara penuh semua informasi
yang berpaut dengan pengambilan keputusan yang diarah.

FASB mengidentifikasi lingkup (scope) informasi yang dipandang bermanfaat


untuk pengambilan keptusan investasi dan kredit sebagai berikut:
1. Statement keuangan (financial statements)
2. Catatan atas statement keuangan (notes to financial statements)
3. Informasi pelengkap (supplementary information)
4. Sarana pelaporan keuangan lain(other means of financial reporting)
5. Informasi lain (other information)

Jenis jenis pengungkapan:


a. Pengungkapan wajib: pengungkapan yang diwajibkan oleh standar
akuntansi atau peraturan badan pengawas. Informasi yang termasuk
komponen pengungkapan wajib adalah komponen 1 3
b. Pengungkapan sukarela: pengungkapan yang dilakukan perusahaan diluar
apa yang diwajibkan oleh standar akuntansi atau peraturan badan
pengawas. Informasi yang termasuk komponen pengungkapan wajib
adalah komponen 4 dan 5

COST (biaya) or LOSSES (Rugi)


Biaya (cost) adalah aliran keluar/penggunaan aset untuk kegiatan operasi utama atau
sentral suatu entitas,
Contoh: pembayaran biaya angkut pembelian bahan baku, pembayaran biaya
listrik pabrik

Rugi (losses): penurunan ekuitas/aset bersihyang terjadi diluar kegiatan operasi utama
atau selain yang berasal dari transaksi dengan pemilik
Contoh: Rugi pertukaran aset yang tidak sejenis, rugi penjualan mesin yang sudah
usang

POSITIVE ACCOUNTING THEORY (PAT) dan NORMATIVE ACCOUNTING


THEORY (NAT)
Teori akuntansi positif (PAT) berupaya menjelaskan sebuah proses, yang
menggunakan kemampuan, pemahaman, dan pengetahuan akuntansi serta penggunaan
kebijakan akuntansi yang paling sesuai untuk menghadapi kondisi tertentu dimasa
mendatang. Beranggapan bahwa tujuan dari teori akuntansi adalah untuk
menjelasakan dan memprediksi praktik-praktik akuntansi.
Teori normatif (NAT) dianggap merupakan pendapat pribadi yang subjektif,
sehingga tidak dapat diterima begitu saja dan harus dapat diuji secara empiris agar
memiliki dasar teori yang kuat.