Anda di halaman 1dari 2

INSPEKSI SANITASI SARANA AIR

BERSIH
No. Dokumen :
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 2016
Halaman :1/2

Puskesmas Lhoknga Kepala Puskesmas Lhoknga

dr. Firzalinda

(.....................................................................) NIP. 19790219 201001 2 014

Pengertian 1. Pemantauan/pengawasan sarana air bersih (perpipaan maupun non


perpipaan) yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari dengan cara pengamatan dan penilaian kualitas fisik dan
factor resikonya.
2. Inspeksi Sanitasi adalah pengamatan terhadap kondisi sarana air,sanitasi
dan lingkungan sekitarnya.

Tujuan Mengetahui kualitas fisik dan faktor resiko sarana air bersih yang
digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kebijakan Sebagai acuan bagi petugas dalam pelaksanaan kegiatan inspeksi sanitasi
sarana air bersih serta pembinaan kepada masyarakat pengguna sarana air
bersih.
Referensi Panduan system surveilans air minum dan sanitasi
Langkah-langkah 1. Melakukan pendataan mengenai kepemilikan dan pemanfaatan sarana air
bersih.
2. Menentukan lokasi dan jenis sarana air bersih yang akan di inspeksi
(perpipaan atau non perpipaan).
3. Melakukan inspeksi sarana air bersih sesuai dengan jenisnya.
4. Mencatat hasil inspeksi pada form inspeksi
5. Menentukan faktor resikonya (rendah,sedang,tinggi, amat tinggi)
6. Menyampaikan hasil inspeksi sarana air bersih kepada pemilik/pengguna
sarana air bersih.
7. Jika hasil inspeksi tinggi/amat tinggi,beri pengarahan/saran perbaikan
kepada pemilik/pengguna sarana air bersih.
8. Mencatat hasil kegiatan kedalam buku register dan melaporkan hasil
kegiatan kepada kepala puskesmas/DinKes.

Dokumen terkait Form inspeksi sanitasi


Unit Terkait
Hal yang perlu
diperhatikan
9. Rekaman Historis
Perubahan No. Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai diberlakukan