Anda di halaman 1dari 2

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS JRANGOAN
Jl.Raya Jrangoan Kec.Omben Kab.Sampang e-mail: puskesmasjrangoansampang@yahoo.co.id

KERANGKA ACUAN
KEGIATAN PELAKSAAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL
PUSKESMAS JRANGOAN TAHUN 2016

A. Pendahuluan
Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara
memasukkan vaksin, yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-
bagian dari bakteri ( virus ) tersebut setelah di modifikasi. Ada lima jenis jenis imunisasi yang
diberikan secara gratis di posyandu, yang terdiri dari imunisasi hepatitis B, BCG, Polio, DPT-
HB, serta Campak. Semua jenis vaksin ini harus di berikan secara lengkap sebelum anak berusia
satu tahun diikuti dengan imunisasi lanjutan pada batita.
Pekan Imunisasi Nasional adalah merupakan kegiatan imunisasi tambahan bagi anak umur
0 59 bulan tanpa melihat status imunisasinya, dengan memberikan imunisasi polio di pos
imunisasi. Pekan Imunisasi Nasional ( PIN ) Polio ini serentak akan dilaksanakan pada tanggal 8
15 Maret 2016 di pos pelayanan imunisasi ( posyandu, puskesmas, rumah sakit dan unit
pelayanan swasta ) di tambah dengan sweeping selama 3 hari.
Mari kita informasikan pekan imunisasi nasional ( PIN ) polio kepa saudara, tetangga
maupun masyarakat umu agar generasi penerus bangsa khususnya generasi di kabupaten
Sampang terbebas dari penyakit polio.

B. LATAR BELAKANG
Imunisasi telah mencegah 2 3 juta kematian anak di dunia setiap tahunnya. Namun
demikian masih terdapat 22,6 juta anak di dunia tidak terjangkau imunisasi rutin. Lebih dari 13
% anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi secara lengkap karena berbagai sebab,
padahal imunisasi kengkap dapat melindungi anak dari wabah, kecacatan dan kematian.
Imunisasi dianggap sebagai upaya kesehatan yang paling efektif.
Pekan Imunisasi Nasional merupakan salah satu cara untuk menanggulangi salah satu
penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi yaitu Polio, untuk itu di Kabupaten juga
mengadakan kegiatan yang merupakan program nasional tersebut.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS.


1. Tujuan Umum
Pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif
serta berdampak efektif untuk mewyjudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia
2. Tujuan Khusus
a. Untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi seluruh anak umur 0 59 bulan
terhadap penyakit polio.
b. Mengurangi resiko penularan virus polio yang datang dari luar.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
NO KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
.
1. Sosialisasi a. Sosialisasi internal puskesmas
b. Sosialisasi lintas sektor

2. Pengumpulan data a. Pengumpulan data sasaran PIN


b. Menghitung kebutuhan logistik
c. Menentukan jumlah pos PIN
d. Menentukan Tim Pelaksanan dan Supervisor
3. Pelaksanaan a. Koordinasi Tim Pelaksana dan Supervisor
b. Koordinasi dengan Kader, Toma danToga
c. Distribusi Logistik
d. Pelaksanaan penetesan vaksin polio
e. Sweeping pada sasaran yang tidak hadir saat
pelaksanaan
4. Evaluasi a. Menghitung capaian hasil pelaksanaan
b. Sweeping pada sasaran yang tidak hadir saat
pelaksanaan
c. Memperhitungkan adanya KIPI.

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN.


Cara melaksanakan kegiatan dengan beberapa cara antaralain melakukan pertemuan/ rapat dan
membentuk tim.

F. SASARAN
Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah anak umur 0 59 bulan tanpa melihat status imunisasi,
di puskesmas Jrangoan sebanyak 2.406 anak.

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


NO KEGIATAN JADWAL KEGIATAN
.
1. Sosialisasi 15-17 Pebruari 2016
2. Pengumpulan data 22-27 Pebruari 2016
3. Pelaksanaan 8-15 Maret 2016
4. Evaluasi 16-18 Maret 2016

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Pelaksanaan Evaluasi kegiatan dilaksanakan setiap kali selesai pelaksanaan kegiatan, untuk
melakukan rencana tindakan selanjut, kemudian pelaporan langsung dibuat setelah kegiatan
selesai.
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Pencatatan dilakukan sesuai dengan format yang ada pada saat kegiatan dan selesai kegiatan.
Pelaporan dilakukan setelah selesai kegiatan secara menyeluruh sesuai jadwal.
Evaluasi kegiatan dilakukan setelah kegiatan selesai serta menganalisa hasil cakupan kegiatan.