Morfologi Sungai PDF
Diunggah oleh
dede
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan
4 halaman
Informasi Dokumen
klik untuk memperluas informasi dokumen
Judul Asli
MORFOLOGI-SUNGAI.pdf
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Format Tersedia
PDF atau baca online dari Scribd
Bagikan dokumen Ini
Bagikan atau Tanam Dokumen
Opsi Berbagi
Bagikan di Facebook, terbuka di jendela baru
Facebook
Bagikan di Twitter, terbuka di jendela baru
Twitter
Bagikan di LinkedIn, terbuka di jendela baru
LinkedIn
Bagikan dengan Email, membuka klien email
Email
Salin Tautan
Salin Tautan
Apakah menurut Anda dokumen ini bermanfaat?
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Apakah konten ini tidak pantas?
Laporkan Dokumen Ini
Hak Cipta:
© All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh
sebagai PDF atau baca online dari Scribd
Tandai sebagai konten tidak pantas
Unduh sekarang
Simpan
Simpan MORFOLOGI-SUNGAI.pdf Untuk Nanti
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan
4 halaman
Morfologi Sungai PDF
Judul Asli:
MORFOLOGI-SUNGAI.pdf
Diunggah oleh
dede
Hak Cipta:
© All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh
sebagai PDF atau baca online dari Scribd
Tandai sebagai konten tidak pantas
Simpan
Simpan MORFOLOGI-SUNGAI.pdf Untuk Nanti
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Tanamkan
Bagikan
Cetak
Unduh sekarang
Lompat ke Halaman
Anda di halaman 1
dari 4
Cari di dalam dokumen
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS TEKNIK : Ir, Heri Suprijanto,MS 17 April 2014 90 menit : Buka Buku Ujian : UTS Mata Kuliah : Morfologi Sungai Semester : Geanap Jurusan Teknik Peng SoalNomort: # Pada belokan sungai dengan perbandingan R/B = 4 dan sudut belokan « = 90° Kemiringan dasar sungai I = 0,00736, penampang sungai persegi empat dengan lebar B = 40 m. Dasar sungai terdiri dari sediment gradasi tidak beraturan dengan diameter Diy = 3 cm. Kedalaman air 2,50 m Pertanyaan : 1) Berapa kecepatan maksimum di belokan luar ? a, 2) Berapa tegangan geser di bagian lurus dan di belokan luar? 3) Bagaimana keadaan hidrolik di bagian belokan dan bagian lurus? 4) Apa yang dimaksud kekentalan olak di belokan? 5) Jelaskan karakter sungai dengan pola aliran (drainage pattern) dengan kondisi geologi regional Karst? Seal Nomor2: Diketahui Kemiringan sungai I= 0,085, sudut geser dalam butiran 30°, diameter butiran Dso = 0,3 mm, ps=o = 2,65 ton/m”, py = 1,00 ton/m’, Spesific Gravity = 2,65 , kemiringan talud 1 : 0,5, sedangkan kandungan sedimen 10%, lebar dasar sungai b = 60,00 m dan kedalaman air H = 3,00 m Ditanyakan a) Kemiringan statis dan dinamis? (0 b) Bagaimana potensi degradasi dasar sungai menurut “Simon and Senturk”* ? - ©) Berikan analisis konfigurasi dasar sungai menurut "Engelund dan Simon” = Selamat Menger jakan =FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA durusan + Teknik Pengairan Dosen: Dr. Sumiadi, ST., MT. Sifat Tutup Buku as fay ‘SOAL KUIS MORFOLOGI SUNGAI 3 maLanc Tanggal_: 9 April 2015 Waktu : 100 menit Uraikan hubungan antara bentuk/type DAS dengan hidrograf banjir (debit puncak, Qp dan waktu puncak, Tp). Lengkapi penjelasan Anda dengan sket gambar. Apakah yang dimaksud kerapatan sungai (drainage density)? Apa hubungan antara kerapatan sungai dengan hidrograf banjir (debit puncak, Qp dan waktu puncak, Tp). Lengkapi penjelasan Anda dengan sket gambar! Bagaimana cara menentukan orde sungai? Lengkapi penjelasan Anda dengan gambar! Sebuah sungai dengan lebar 60 m dan kemiringan dasar 2,2<10° mengalirkan debit 120 m’/dt dengan kedalaman aliran 2,5 m. Material dasar berupa pasir dengan diameter rata- rata 2,0 mm. (suhu air 20°C, viskositas kinematit ir 1x10° mi/dt dan percepatan gravitasi 9,81 m/dt’). Tentukan : (a). kecepatan rerata aliran (/), kecepatan geser dasar, (u,), (b). Konfigurasi dasar yang terbentuk oleh aliran, (c). tinggi kekasaran dasar (k,) jika kecepatan aliran dianggap mengikuti distribusi logaritmik. Cre, B16Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya SEE Ujian : Akhir Semester Dosen : Very Dermawan Mata kuliah_: Morfologi Sungai (Kis. A&D) Tanggal —: 15 Juni 2015 Semester: Genap 2014/2015 Waktu : 60 menit Jurusan : Teknik Pengairan Sifat : Buka Buku . Morfometri DAS digunakan untuk menyatakan keadaan alur sungai secara kuantitatif. Sebutkan dan jelaskan tentang parameter-parameter yang dimaksud dalam morfometri DAS tersebut. 2. Sebutkan dan jelaskan permasalahan yang biasa timbul pada percabangan sungai dan cara mengatasinya. w . Sungai A dan sungai B dengan lebar 45 meter berpenampang relatif segiempat dan mempunyai kemiringan dasar I = 8 . 10%. Bila sungai A bergradasi butir pasir halus sampai dengan kasar dan sungai B bergradasi butir pasir kasar sampai dengan gravel, tentukan: a. Awal terjadinya transport sedimen, b. Debit yang terjadi pada kondisi awal terjadi transport, c. Kondisi saat dicapai Q sungai sama. s |. Suatu sungai relatif trapesium dengan kemiringan lereng 1 : 1 mempunyai kemiringan dasar I = 0,0005, n Manning = 0,025. Bila lebar sungai B = 35 m dan ‘tegangan geser ijin t) = 15 N/m’, berapakah ketinggian air minimum dan debit minimum yang dapat mengakibatkan penggerusan sungai. Rating Curve 4 | 1200 >— | 1000 | y = 18,036x7 + 18,869x + 4,5833 R? = 0,9983 800 600 | Q (maidt)KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Mata Ujian : Morfologi Sungei UNIVERSITAS BRAWUAYA. Waktu: Take Home (1 hari) FAKULTAS TEKNIK Dosen —:_Ir.Suwanto Marsudi,MS JURUSAN TEKNIK PENGAIRAN TglUjian : Senin 15 Juni 2015 1. Pada lokasi 1 akan direncanakan jembatan melintang pada alur sungai dengan karakteristik sungai sebagai berikut : é : ss ‘Slope dasar sungai dengan kategori terjal (steep Slope) dengan nilai 1 : 10 Kondisi material dasar sungai terdiri dari batuan kerakal dengan dominasi pasir lepas Debit banjir yang terjadi secara dominan mempunyai potensi untuk membawa aliran debris dengan transport sedimen yang relatif besar © Morfologi sungai cenderung mengalami perubahan bentuk akibat pengaruh pergerakan transport sedimen alfran debris Dengan karakteristik tersebut , buatlah konsep perencanaan bangunan pengaman jembatan » agar jembatan tersebut terhindar dari kemungkinan terjadinya keruntuhan akibat degradasi dasar sungal. 2. Pada kondisi sungai meandering , salah satu masalah yang sering dihadapi adalah kapasitas pengaliran debit yang cenderung kecil, dengan kecepatan aliran yang rendah, sehingga pada kondisi musim hujan sering banyak kejadian air sungai meluap dan terjadi banjir yang dapat menggenagngi permukiman dan persawahan sehingga banyak menyebabkan kerugian harta benda yang banyak bahkan mungkin korban jiwa. Dengan memperhatikan kondisi morfologi sungal yang berbentuk meandering tersebut di atas, buatlah konsep perencanaan normalisasi sungai, agar diperoleh perencanaan yang ideal, sehingga dapat mengalirkan debit air sungai pada kondisi musim kemarau atau debit aliran rendah dengan kecepatan aliran yang memenuhi syarat teknis yaitu tidak terjadi pengendapan sedimen dan tidak ditumbuhi tumbuhan air yang pertumbuhannya tidak terkendali (eceng gondok dsb) dan pada musim hujan dapat mengalirkan debit banjir dengan kapasitas yang memenuhi syarat teknis dengan kala ulang banjir 10 ~ 25 tahun. ‘SELAMAT MENGERIAKAN DAN SUKSES Halaman 1 dari 1 halaman
Anda mungkin juga menyukai
Tektonik Tektonik Lempeng
Tektonik Tektonik Lempeng
gridaviantiska
hasil fix.docx
hasil fix.docx
dede
6_BAB V Metodologi Penelitian.docx
6_BAB V Metodologi Penelitian.docx
dede
Proposal Kp
Proposal Kp
dede
Tugas Resum
Tugas Resum
dede
BAB III
BAB III
dede
SPN
SPN
dede
batuan reservoir
batuan reservoir
dede
skripsi
skripsi
dede
Pilpres
Pilpres
dede
LAPORAN Geologi Dasar
LAPORAN Geologi Dasar
dede
Tetapan Pegas Dan Gravitasi
Tetapan Pegas Dan Gravitasi
dede
Momen Inersia
Momen Inersia
dede
Aerometer
Aerometer
dede
Pilpres
Pilpres
dede
Laporan Sifat Lensa Dan Cacat Bayangan
Laporan Sifat Lensa Dan Cacat Bayangan
dede
Laporan Praktek Modulus Puntir
Laporan Praktek Modulus Puntir
dede
Laporan Praktek Pelengkungan Batang
Laporan Praktek Pelengkungan Batang
dede