Anda di halaman 1dari 31

1

PT/CV. XXXX

Nomor :
Lampiran : 1 Satu (Bendel)
Perihal : Laporan Pelaksanaan RKL-RPL

Kepada :
Yth. Bupati Bantul
c/q Kepala BLH Kab. Bantul
di Bantul

Bersama ini kami sampaikan Laporan Pelaksanaan RKL/RPL RSUD


Panembahan Senopati periode Juli Desember 2014

Demikian untuk menjadikan periksa, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan


terima kasih

Bantul, 23 Januari 2015


Direktur

dr. I Wayan Sudana, M.Kes


NIP. 19650409 199509 1 001

Tembusan :
1. Kepala BLH DIY
2. Arsip
1

LAPORAN PELAKSANAAN
RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (RKL) DAN RENCANA PEMANTAUAN
LINGKUNGAN (RPL)

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI


PERIODE
Bulan Juli s/d Bulan Desember 2014

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI


TAHUN 2014

KATA PENGANTAR

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


2

Rumah Sakit Panembahan Senopati sebagai Badan Usaha yang bergerak dalam bidang
pelayanan kesehatan selalu berupaya untuk menjalankan kewajiban-kewajibannya. Dan, salah satu
kewajiban itu adalah ikut menjaga kelestarian lingkungan sekitar kegiatan dan memantau dampak
dari kegiatan, sesuai dengan PP No 27 tahun 1999 pasal 32 (1) dan PERGUB No. 5 Tahun 2005
pasal 10 (1), sebagai pemrakarsa kegiatan RSUD Panembahan Senopati wajib melakukan
pengelolaan dan pemantauan serta melaporkan hasilnya setiap 6 bulan sekali kepada instansi yang
ditugasi mengendalikan dampak lingkungan kabupaten/kota.

RSUD Panembahan Senopati berharap bisa terus memantau semua upaya sistematis dan
terpadu yang dilakukan rumah sakit dalam rangka melestarikan lingkungan hidup, mencegah dan
atau meminimalisir terjadinya pencemaran selama memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat Bantul, serta dapat memenuhi kewajiban rumah sakit sebagai pemrakarsa kegiatan.
Dan bentuk kegiatan dalam upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan tersebut didokumenkan
dalam bentuk laporan semesteran pelaksanaan RKL - RPL ini.

Besar harapan kami, laporan ini memberikan manfaat dan bisa digunakan oleh semua pihak
yang berkaitan untuk mendapatkan masukan serta saran yang membangun guna perkembangan
RSUD Panembahan Senopati dan kelestarian lingkungan rumah sakit khususnya dan Kabupaten
Bantul pada umumnya.

Bantul, 23 Januari 2015


Penanggung Jawab Kegiatan
Direktur

dr. I Wayan Sudana, M.Kes


NIP. 19650409 199509 1 001

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


3

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL . i
KATA PENGANTAR . ii
DAFTAR ISI . iii

BAB I. PENDAHULUAN .. 1
A. Identitas Perusahaan 1
B. Lokasi Usahan dan / atau Kegiatan 1
C. Deskripsi Kegiatan .. 2
D. Perkembangan Lingkungan Sekitar 2

BAB II. PELAKSANAAN DAN EVALUASI 3


A. Pelaksanaan 3
1. Pengelolaan Lingkungan 3
2. Pemantauan Lingkungan 4
B. Evaluasi .. 14
1. Evaluasi Kecenderungan 14
a. Pengolahan Limbah Padat Domestik 14
b. Pengolahan Limbah Padat Medis .. 14
c. Pelayanan Sterilisasi Ruangan 15
2. Evaluasi Tingkat Kritis (Trend Level Evaluation).. 16
a. Pengolahan Limbah Cair 16
b. Penyediaan Air Bersih .. 22
c. Pemantauan Mikrobia Ruangan 22
d. Pemantauan kualitas udara ..... . 23
3. Evaluasi Penataan . 24

BAB III. KESIMPULAN 26

LAMPIRAN

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


1

BAB I
PENDAHULUAN
A. Identitas Perusahaan

Nama Perusahaan : RSUD Panembahan Senopati

Jenis Badan Hukum : BLUD

Alamat Perusahaan : Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Trirenggo,


Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul

No. Telepon dan Fax : 0274 - 367381 dan 0274 367506

Alamat e-mail : rsudps@bantulkab.go.id

Status Permodalan : Milik PEMDA

Bidang Usaha : Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit)

SK. AMDAL (PEL / RKL RPL) : No. 254 / KPTS / 1995 yang disahkan oleh Gubernur DIY
tanggal 7 September 1995

Penanggung Jawab :
Nama : dr. I Wayan Sudana, M.Kes
Jabatan : Direktur

Ijin yang terkait dengan RPL RKL : - Rekomendasi ijin Pembuangan Air Limbah
Nomor : 660/139

B. Lokasi Usaha dan/atau Kegiatan

Alamat lengkap
Jalan dan Nomor : Dr. Wahhidin Sudiro Husodo

Pedukuhan : Bogoran

Desa : Trirenggo
: Bantul
Kecamatan
: Bantul
Kabupaten
: Daerah Istimewa Yogyakarta
Provinsi

Peta Lokasi : dilampirkan pada lampiran No.1

C. Deskripsi Kegiatan

Luas lahan kegiatan : 3,8314 Ha

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


2

Jenis kegiatan : Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Umum)

Kapasitas : 300 tempat tidur ( SK Direktur No: 29 / IV / 2012 tanggal


2 April 2012 )

Tahap kegiatan : Operasional

- Limbah cair
Dampak yang perlu dikelola - Limbah medis padat
(UKL ) - Kepadatan lalu lintas
- Kualitas udara

Dampak yang perlu dipantau (UPL) - Limbah cair


- Limbah medis padat
- Kepadatan lalu lintas
- Kualitas udara

D. Perkembangan Lingkungan sekitar

Arah Dulu (dalam dokumen) Sekarang

Sebelah utara Pemukiman penduduk dusun Bogoran Jalan Dusun dan pemukiman
penduduk dusun Bogoran

Sebelah timur Jalan Kampung dan persawahan serta Jalan Dusun, Pertokoan dan
kali anak winongo II permukiman

Sebelah selatan Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo

Sebelah barat Kali seteleng Jalan, Sawah dan pertokoan

BAB II
PELAKSANAAN DAN EVALUASI

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


3

A. Pelaksanaan
Rumah sakit dalam melakukan kegiatan operasional pelayanan kesehatan akan menimbulkan
dampak baik positif maupun dampak negarif. Dalam rangka meminimalisir dan atau mencegah
dampak negatif, rumah sakit mempunyai pedoman pelaksanaan tentang tata cara penanggulangan dan
pencegahan dampak negative, yang ditimbulkan oleh kegiatan rumah sakit, serta bertujuan untuk
mengembangkan dampak positifnya yaitu dokumen RKL-RPL. Selain itu dokumen RKL-RPL
digunakan sebagai pegangan dasar untuk memonitor lingkungan.

Berikut ini uraian tentang pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan lingkungan yang dilaksanakan
rumah sakit sesuai dengan dokumen RKL-RPL yang telah disahkan oleh Gubernur Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta pada tanggal 7 September 1995 No. 254 / KPTS / 1995.

1. Pengelolaan Lingkungan

Pengelolaan lingkungan yang dilakukan rumah sakit berdasarkan komponen lingkungan yang
terkena dampak :

a. Kualitas udara,

Dalam rangka menjaga kualitas udara (tetap baik/memenuhi baku mutu/peruntukannya) yang
berpotensi turun karena emisi gas yang dihasilkan dari operasional genset, maka pada genset
dilengkapi dengan bak penangkap gas yang berisi air (yang berfungsi sebagai penyaring emisi
gas hasil pembakaran). Menutup ruang dan atau bak yang berpotensi mengeluarkan gas dan
atau bau.

b. Kebisingan.

Upaya kelola lingkungan yang dilakukan guna meminimalisir kebisingan yang terjadi di
lingkungan rumah sakit antara lain penempatan genzet dan blower diruang tertutup dan
membuat ruang kedap suara. Mengatur lalu lintas dan parkir. Lokasi parkir diletakkan paling
jauh dari instalasi rawat inap dan rawat jalan.

c. Iklim Mikro

Pengelolaan yang dilakukan dalam rangka menjaga iklim mikro yang baik di rumah sakit yaitu
pembuatan ventilasi/penghawaan dan tamanisasi di lingkungan rumah sakit.

d. Sinar Rontgen, limbah radioaktif

Guna memperkecil efek radiasi yang diakibatkan oleh penggunaan alat radiologi maka ruang
rontgent dilapisi dengan timbal dan radiografer dibuatkan ruang operator khusus yang bebas
dari radiasi dan menggunakan badge film untuk memantau tingkat paparan radiasi pada
masing-masing radiografer.

e. Limbah sampah dan bahan berbahaya lainnya (limbah padat medis, limbah B3 dan non
medis)

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


4

Limbah dipisahkan berdasarkan karakteristik dan sifatnya. Limbah padat medis dan limbah B3
disimpan sementara di TPS RSUD Panembahan Senopati yang terletak di ujung barat rumah
sakit (koordinar : 7o5330,28 LS dan 110o2011,3 BT). Ijin TPS L-B3 sedang dalam proses
di BLH Kabupaten Bantul. Untuk pengelolaan limbah padat medis dan limbah B3, rumah sakit
bekerjasama dengan CV. Arah Limbah padat non medis dikumpulkan di container yang telah
disediakan oleh DPU di RSUD Panembahan Senopati. Sampah diambil setiap hari oleh DPU
untuk kemudian dikirim dan dikelola lebih lanjut di TPA Piyungan.

f. Kualitas air tanah

Guna meminimalkan pencemaran air yang ada di lingkungan rumah sakit, maka pemakaian air
bersih dirumah sakit diupayakan seefisien mungkin, dilakukan pengelolaan air limbah cair di
IPAL, melakukan perawatan dan pemantauan rutin di IPAL.

g. Kuantitas air tanah

Penggunaan air bersih seefisien mungkin dan menjaga keberadaan lahan taman-taman rumah
sakit agar terjaga keseimbangan antara lahan yang terbuka dengan lahan yang tertutup
bangunan.

h. Mikroorganisme

Dalam upaya menekan peningkatan kuman dalam ruangan akibat kegiatan operasional rumah
sakit maka dilakukan sterilisasi ruangan dengan menggunakan sinar ultraviolet, alkohol dan
atau cairan virkon.

i. Kemacetan Lalu Lintas

Kekuatiran penduduk akan terjadinya kepadatan dan kemacetan lalu lintas; telah diminimalisir
dengan mengelola parkir dengan pihak ketiga. Dan, pada pagi hari ada petugas keamanan
rumah sakit yang ikut mengatur lalu lintas bersama polisi lalu lintas.

2. Pemantauan Lingkungan

Pemantauan lingkungan yang dilakukan rumah sakit berdasarkan komponen lingkungan yang
terkena dampak :

a. Kualitas udara,

Pemeriksaan udara ambient dilakukan rutin 6 bulan sekali di 4 titik di lingkungan rumah sakit
dan pemeriksaan emisi gas buang di 2 mesin genzet rumah sakit. Pemeriksaan kualitas udara
ambient dan emisi gas buang mesin genzet di rumah sakit bekerjasama dengan Balai Hyperkes
Yogyakarta. (Hasil pemeriksaan terlampir).

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


5

b. Iklim Mikro

Pemantauan dilakukan dengan mengukur pencahayaan dengan lux meter dan mengukur
kelembaban ruangan. Untuk pemantauan dengan alat lux meter belum bisa dilakukan.
Pemantauan dilakukan secara manual dengan melihat dan mencoba kenyamanan ruangan bila
untuk kegiatan membaca dan melihat.

c. Sinar Rontgent

Pemeriksaan badge film masing-masing radiografer setiap satu bulan sekali. Limbah cair sisa
pencucian film ditampung dan disimpan sementara di TPS B3 rumah sakit untuk kemudian
diambil CV. Arah untuk dikelola lebih lanjut.

d. Limbah sampah dan bahan berbahaya lainnya (limbah padat medis, limbah B3 dan non medis)

Memantau pemisahan limbah apakah sudah sesuai dengan karakteristik dan sifatnya.. Untuk
pengelolaan limbah padat medis dan limbah B3, limbah disimpan sementara di TPS B3 rumah
sakit. Sedangkan untuk pengelolaan lebih lanjut rumah sakit bekerjasama dengan CV. Arah.
Limbah padat non medis dikumpulkan di container yang telah disediakan oleh DPU di RSUD
Panembahan Senopati. Sampah diambil setiap hari oleh DPU untuk kemudian dikirim dan
dikelola lebih lanjut di TPA Piyungan.

e. Kualitas air tanah

Pemantauan dilakukan dengan melakukan pengukuran parameter kimia, fisik dan mikrobiologi
limbah cair yang akan dibuang ke sungai dari IPAL setiap 1 bulan sekali bekerjasama dengan
BLK Yogyakarta; dan memeriksa kualitas air bersih yang digunakan RS 1 bulan sekali
bekerjasama dengan Laboratorium pengawas kualitas air Dinas kesehatan Kabupaten Bantul.
Hasil terlampir.

f. Kuantitas air tanah

Untuk memantau kuantitas air ini dilakukan dengan mengukur tinggi permukaan air sumur
yang ada di rumah sakit dan sekitarnya satu tahun sekali untuk dibandingkan dengan tinggi
permukaan air sumur tahun sebelumnya apakah mengalami penurunan. (pemantauan ini juga
belum bisa dilaksanakan)

g. Mikroorganisme

Pemantauan yang dilakukan dalam upaya mengawasi keberhasilan pengelolaan kebersihan


yang kaitannya dengan minimalisir angka kuman yang ada dilingkungan rumah sakit,
dilakukan dengan mengukur jumlah mikroorganisme di udara , dinding , lantai, AC dan alat
makan secara kontinyu enam bulan sekali. (Hasil pemeriksaan terlampir)

h. Kemacetan Lalu Lintas


Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014
6

Pemantauan dilakukan dengan mengamati jumlah kendaraan dan lama kendaraan tertahan saat
ada kendaraan keluar atau masuk ke lingkungan rumah sakit.

Bila kami tuangkan dalam bentuk matriks, hasil pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang
dilakukan RSUD Panembahan Senopati adalah sebagai berikut :

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


7

Matrik pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan :

Rencana Pengelolaan Lingkungan Rencana Pemantauan Lingkungan


Jenis Sumber Periode Penga
No Tolak Ukur Lokasi Periode Lokasi Parameter Metode
Dampak Dampak Tindakan Pengelolaan Pemantau was
Pengelolaan Pengelolaan Pengelolaan Pemantauan yang dipantau Pemantauan
an
1. Kualitas Emisi gas -Genzet dilengkapi SK Gubernur - cerobon Selama RS - cerob - Param Selama BLH
udara yang dengan bak DIY No. 169 g mesin operasional ong mesin eter emisi operasio Kab.
berasal penangkap gas yang tahun 2003 genzet genzet udara: nal RS (6 Bantul
dari proses berisi air tentang baku Sulfur bulan dan
operasio mutu emisi dioksida sekali) BLH
nal genzet sumber tidak Nitrogen Prop.
bergerak dioksida DIY
Karbon
monoksida
Hidrogen
sulfida
Amonia
Chlorin
Partikel total
- Param
eter emisi
genzet :
Total
Partikel
Sulfur
dioksoda
Nitrogen
dioksida
Opasitas

2. Kebisingan Genzet, - Menempatkan alat- SK Gub. DIY Ruang Genzet, Selama RS Ruang Kebisingan Diukur Enam (6) BLH
Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014
8

Water alat yang no. 176/2003 IPAL, operasional Genzet, kawasan RS dengan bulan Kab.
treatment, menimbulkan suara tentang baku Loundry, IPAL, sound level sekali Bantul
pompa keras tersebut jauh mutu getaran, tempat parkir Loundry, meter dan
IPAL, dari ruang perawatan kebisingan dan tempat parkir BLH
blower, (kegiatan pelayanan kebauan Prop.
mesin kesehatan) serta DIY
loundry, meletakkannya
kendaraan didalam ruangan atau
kotak kedap suara.
- Melakukan service
alat secara rutin
- Tempat parkir jauh
dari ruang perawatan
dan pemukiman.
- Membuat jalur parkir
yang lapang agar lalu
lalang kendaraan
parkir lancar dan
cepat.
3. Iklim Mikro Pembangu - Mengatur Kep.Men.Kes Seluruh Selama RS Semua unit Kelembaban Pencahayaa 6 (enam) BLH
nan dan ventilasi/penghawaan RI ruangan yang Operasional dan ruangan udara, n diukur bulan Kab.
pengelola ruangan agar sirkulasi No.1204/Men. ada di yang ada di kecepatan dengan lux sekali Bantul
an RS udara dan Kes/SK/X/200 lingkungan RS RS udara, meter dan
pencahayaan ruangan 4 tentang pencahayaan BLH
baik persyaratan Prop.
- Menjaga dan merawat Kesehatan DIY
tanaman pohon di Lingkungan
lingkungan RS tetap RS
baik, tamanisasi

4. Limbah Pengguna - Melapisi ruang Kep.Men.Kes - Instalasi Selama RS Instalasi Paparan - Mengukur - 1 tahun BLH
Radiasi an alat- radiologi dengan RI Radiologi Operasional Radiologi Radiasi tingkat sekali Kab.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


9

/Sinar alat Timbal No.1204/Men. radiasi Bantul


Rontgent radiologi - Menyediakan ruang Kes/SK/X/200 - Film - 1 bulan dan
radiografer yang 4 tentang Badget sekali BLH
bebas radiasi persyaratan (setiap Prop.
- Kalibrasi alat Kesehatan - sesuai radiogra DIY
Lingkungan kebutuhan fer 1 buah
RS alat Badget)
5. Sanitasi - Limbah - Memisahkan limbah Kep.Men.Kes - TPA Selama RS - Setiap Jumlah Pengamatan Setaip hari BLH
Lingkungan padat baik padat medis dengan RI Piyungan Operasional unit sampah yang sanitasi di Kab.
RS (Limbah medis limbah padat non No.1204/Men. untuk limbah penghasil dikelola lingkungan Bantul
Padat) maupun medis sejak dari Kes/SK/X/200 padat non sampah berdasarkan rumah sakit dan
non medis sumber/penimbul 4 tentang medis jenis dan (setiap ruang BLH
dengan membedakan persyaratan - CV. Arah karakteristik dan unit) Prop.
tempat penampung Kesehatan untuk limbah nya DIY
sementaranya yang Lingkungan padat medis
dibedakan dengan RS dan limbah
warna plastik hitam B3
untuk sampah - Undang- - Bekerjasama
domestik, plasik undang no 18 dengan DPU
kuning untuk sampah tahun 2008 Kab. Bantul
infeksius dan safety tentang untuk truk
box/drigen untuk pengelolaan pengangkut
menampung limbah sampah dan
padat medis tajam. pengangkutan
- Mengumpulkan dan sampah
mengirim limbah menuju TPA
padat dengan gerobak Piyungan
yang berbeda menuju
penampungan.

- Limbah padat medis - TPS


dan limbah B3 limbah B3
dikumpulkan di TPS RSUD

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


10

L-B3 rumah sakit Panembah


untuk kemudian an
diambil PT Arah Senopati
untuk dikelola lebih
lanjut.
- Limbah padat non - Trasfer
medis dikumpulkan di Depo RS
container yang telah
disediakan oleh DPU
untuk dibuang ke TPA
Piyungan
6. Kualitas Air Limbah Limbah cair diolah di SK.GUB.DIY. IPAL RSUD Selama RS Outlet IPAL -Suhu - - Setiap BLH
tanah cair yang IPAL dengan aerasi, No.7 Tahun Panembahan Operasional - DO -.. hari kerja Kab.
berasal sedimentasi, filtrasi dan 2010; Standar Senopati - Chlor - Bantul
dari desinfeksi Baku mutu dan
aktivitas limbah Cair - Suhu - - Satu (1) BLH
RS (Rawat bagi kegiatan IKM/5.4.12 bulan Prop.
inap, poli, Pelayanan 7/BLK-Y sekali DIY
karyawan, Kesehatan - BOD5 - APHA
loundry, Golongan III 5210-B-
gizi, 2005
IPSRS, - COD -APHA,
pulasara 5220-C-
Jenazah, 2005
radiologi, - TSS -APHA,
laborato 2540-
rium, ICU, D,2005
IGD, IBS - Amonia -
dan (NH3 sebagai IKM/5.4.38/
farmasi) N) BLK-Y
- Fosfat -
IKM/5.4.40/
BLK-Y
-Deterjen -

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


11

IKM/5.4.53/
BLK-Y
- Fenol -
IKM/5.4.52/
BLK-Y
- pH -SNI 06-
6989,11-
2004
-TDS -
APHA,2005
,9221-B
- Gol. -
Coliform IKM/5.4.1.M/
BLK-Y
-Escheri - Biakan
chia Coli identifikasi
pathogen
-Salmone lla - Biakan
sp identifikasi
-Shigella - Biakan
sp identifikasi
- Vibrio - Biakan
cholera identifikasi
- - Biakan
Streptococcus Identifikasi
sp

7. Kuantitas Pengguna Menggunakan air 5 Sumur Selama RS 5 sumur Ketinggian Mengukur 1 (satu) BLH
air tanah an bersih seefisien rumah sakit operasional rumah sakit permukaan air tinggi tahun Kab.
airnsumur mungkin tanah / sumur permukaan sekali Bantul
untuk air tanah dan
kebutuhan untuk BLH

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


12

rumah dibanding Prop.


sakit kan dengan DIY
tinggi
permukaan
air tanah
pada tahun
sebelumnya
8. Mikroorga Pasien dan - Pembersihan ruang Kep.Men.Kes Seluruh ruang Selama RS Ruang Rawat Angka APHA 2005, Enam (6) BLH
nisme proses perawatan dan RI dan unit operasional Inap, IBS, lempeng total Section bulan Kab.
(peningkat pengobat pengobatan secara No.1204/Men. pelayanan RB, Perinatal (ALT)/jumlah 9215-B sekali Bantul
an angka an kontinyu, sehari 3 Kes/SK/X/200 medis dan ICU kuman dan
kuman) (kegiatan kali. 4 tentang (diambil BLH
pelayanan - Sterilisasi dengan persyaratan sampling Prop.
kesehatan/ sinar ultraviolet, Kesehatan ruangan DIY
kontamina alkohol dan cairan Lingkungan secara
si mikroba virkon post RS random
patogenik penggunaan rawat untuk
dari pasien inap, IBS mewakili tiap
dan - Mengelompokkan SK Menkes jenis instalasi
lingkung ruangan berdasarkan No. yang sejenis.
an) tingkat resiko 382/Menkes/S Sampel usap
- Menggunakan APD K/III/2007 dinding,
- Memberikan tentang lantai, udara
pelayanan kesehatan pedoman ruang dan
sesuai SOP pencegahan kebersihan
dan peralatan)
pengendalian
infeksi di
rumah sakit
dan fasilitas
kesehatan
lainnya
9. Kemacetan Aktivitas Bekerjasama dengan SK Dirjend. Pintu masuk Selama Area parkir Jumlah motor Pengamatan, 6 (enam) BLH
lalu lintas keluar pihak ketiga untuk Perhubungan dan keluar area rumah sakit rumah sakit yang diparkir pencatatan bulan Kab.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


13

masuk mengelola parkir darat no. parkir rumah operasional dalam satu dan analisa sekali Bantul
kendaraan 272/HK.105/D sakit hari dan lama untuk dan
di area RSP/1996 parkir mobil menentukan BLH
parkir tentang dan motor per kapasitas Prop.
rumah pedoman jam parkir DIY
sakit teknis
penyelenggara
an fasilitas
parkir

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


14

B. EVALUASI
1. Evaluasi Kecenderungan

a. Pengolahan limbah padat domestik

Bulan Volume (M3) Rerata (M3/Hari)


Juli 46888 1512,52
Agustus 45280 1561,38
September 48992 1580,39
Oktober 60504 2016,8
November 62216 2006,97
Desember 50024 1667,47
Jumlah 313904

Grafik 1. Volume Limbah Padat Domestik semseter II


(Juli-Desember 2014)
70000 60504 62216
60000 48992 50024 Pengolahan limbah padat
5000046888 45280 domestik Volume sampah
40000 (m3)
30000
20000
10000
0

Dari grafik 1., terlihat bahwa produk limbah padat domestic rumah sakit semester II
tahun 2014 tertinggi pada bulan November dengan rata-rata produksi limbah padat non
medis 2006,97 m3/hari.

b. Pengolahan limbah Padat medis

Bulan Volume (Kg) Rerata (Kg/Hari)


Juli 4996,7 147,8274194
Agustus 5016,25 161,8145161
September 5519,98 180,1616667
Oktober 5614,65 180,3535484
November 5502,51 182,6653333
Desember 5938,9 191,5774194
Jumlah 32588,99

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


15

Grafik 2. Produksi Limbah Padat Medis Semester II


(Juli- Desember 2014)
6200 5938.9
6000
5800 Jumlah sampah medis(kg)
5600 5519.98 5614.65 5502.51
5400
5200
4996.7 5016.25
5000
4800
4600
4400

Dari tabel dan grafik 2 diatas terlihat, selama semester II tahun 2014 ini pada bulan
Desember 2014 jumlah limbah padat medis yang dihasilkan paling tinggi yaitu
191,5774194kg/hari.

c. Pelayanan Sterilisasi ruangan

Bulan Tindakan Rerata Per Hari


Juli 101 3,25806
Agustus 110 3,54839
September 100 3,33333
Oktober 144 4,64516
November 137 4,56667
Desember 147 4,74194
Jumlah 739

Grafik 3. Tindakan Sterilisasi Semester II (Juli - Desember 2014)


160 144 137 147
140
120101 110
100
100 Jumlah Tindakan Sterilisasi
80
Tindkan Steril (kali) 60
40
20
0

Dari tabel dan grafik diatas diketahui bahwa pelayanan sterilisasi ruangan pada bulan
September 2014 kecil dibanding rata-rata kegiatan seteril ruangan dibulan yang lain,
rata-rata 3 kegiatan/ hari.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


16

2. Evaluasi Tingkat Kritis (Trend Level Evaluation)

a. Pengolahan Limbah Cair

Hasil Pemeriksaan Kualitas Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati parameter fisika
dan Kimia Semester II Tahun 2014

No Parameter Satua Baku Hasil


. n mutu Juli Agustus Septembe Oktober Novembe Desember
r r
O
1. Suhu C 30 28,4 29,1 28,6 28,5 29,5 28,3
2 TSS mg/l 35 4,4 21 2,8 13 29 12
3 TDS mg/l 1000 1,5 181 770 915 335 357
4 BOD5 mg/l 35 24,05 29,5 15,39 14,9 23,04 29,6
5 COD mg/l 85 69,92 62,22 38,93 32,9 57,5 67,1
6 Amonia mg/l 0,100 0,62 0,29 0,009 0 0,01 2
7 Fosfat mg/l 2 7,73 1,58 1,236 8,98 1,05 8,06
8 Deterjen mg/l 5 0,19 0,34 0,33 0,13 0,25 0,4
9 Fenol mg/l 0,5 0,0001 0,0001 0,18 0,004 0,0001 0,0001
10 pH - 6,0 9,0 7,1 7,4 7,6 7,3 7,7 7,4
Catatan : Persyaratan baku Mutu menurut Per.Gub. DIY No. 7 Tahun 2010
1. Parameter Suhu

Grafik 4. Suhu Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II


(Juli- Desember 2014)
30.5

30
29.5
29.5
29.1
29
28.6 28.5
28.4
28.5
Suhu oC 28.3 Suhu Limbah Cair
28
Suhu maksimal (Baku Mutu)
27.5

27

Dari grafik 4 terlihat bahwa suhu limbah cair di RSUD Panembahan Senopati
selama semester II Tahun 2014 memenuhi persyaratan baku mutu

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


17

2. Parameter BOD

Grafik 5. Kadar BOD5 Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2014)
4035 35 35 35 35 35
35
29.5 29.6
30
24.05
25
23.04
20 15.39 14.9
BOD5 mg/l 15 BOD5
10 Baku Mutu
5
0

Melihat grafik 5 diatas diketahui untuk parameter BOD5 selama semester II Tahun
2014 memenuhi persyaratan baku mutu

3. Parameter COD

Grafik 6. Kadar COD Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2015)
9085 85 85 85 85 85
8069.92
70 62.22 67.1
57.5
60
50 38.93
40
COD mg/l 30 32.9 COD
20 Baku Mutu
10
0

Dari grafik 6 diatas diketahui bahwa parameter COD selama semester II Tahun
2014 memenuhi persyaratan baku mutu

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


18

4. Parameter TSS

Grafik .7 Kadar TSS Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II


(Juli - Desember 2014)
4035 35 35 35 35 35
35
30 29
25
21 TSS
20
Baku Mutu
TSS mg/l 15 13 12
10
5 4.4
2.8
0

Melihat grafik 7 diatas diketahui bahwa parameter TSS selama semester II Tahun
2014 memenuhi nilai baku mutu

5. Parameter NH3

Grafik 8. Kadar Amonia Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2014)
1.8
1.6 1.66
1.4
1.2
1
0.0.8 62
Amonia mg/l 0.6 Amonia (NH3)
0.4 0.29 Baku Mutu
0.2
0.1 0.1 0.010.1 0.010.1 0.010.1 0.1
0

Terlihat pada grafik 8, bahwa parameter NH3 selama semester II Tahun 2014 pada
bulan Juli tidak memenuhi nilai baku mutu 0,62 mg/l; bulan Agustus tidak
memenuhi baku mutu 0,29 mg/l; dan bulan Desember 2 mg/l

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


19

6. Parameter Fosfat (PO4)

Grafik 9. Kadar Fosfat Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2014)
Fosfat
Baku Mutu Linear (Baku Mutu)

8.98
7.73 8.06

6
5
4
2 2 3 2
21.58
1 1.24 1.05

Juli Agustus September Oktober November Desember

Dari grafik 9 diatas diketahui bahwa parameter PO4 selama semester II Tahun 2014
yang memenuhi pada bulan Agustus nilai baku mutu 1,58mg/l; bulan September
nilai baku mutu 1,236mg/l dan bulan November nilai baku mutu 1,05 mg/l

7. Parameter Deterjen

Grafik 10. Kadar Detergen Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli -Desember 2014)
Detergen Baku Mutu
6
5 5
5

1
0.19 0.34 0.33 0.25 0.4
0.13
Juli Agustus September Oktober November Desember

Untuk semester II tahun 2014 ini, parameter deterjen memenuhi standard baku
mutu dengan angka tertinggi terjadi pada bulan Agustus dengan angka kandungan
detergen 0,34 mg/l dan terendah terjadi pada bulan Oktober dengan kandungan
detergen 0,13 mg/l

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


20

8. Parameter Fenol

Grafik 11. Kadar Fenol Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2014)
0.6
0.5 0.5
0.5

0.4

0.3 Fenol
Fenol mg/l 0.2 Baku Mutu
0.18
0.1

00 0 0 0 0

Selama semester II tahun 2014 parameter Fenol memenuhi baku mutu air limbah
dengan kandungan fenol <0,2 mg/l.

9. pH

Grafik 12. pH Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II (Juli - Desember 2014)
10
99 9 9 9 9 9
8 7.6 7.7
7 7.1 7.4 7.3 7.4
66 6 6 6 6 6
5 pH
4
pH Suhu Minimal
3
2 Suhu Maksimal
1
0

Parameter pH selama semester II Tahun 2014 memenuhi persyaratan baku mutu


dengan kisaran pH antara 7,1 sampai dengan 7,7

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


21

10. TDS

Grafik 13. TDS Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Semester II


(Juli - Desember 2014)
1200
1000 1000 1000 1000 1000 1000 1000
915
800 770
TDS
600
Baku Mutu
TDS mg/l 400 357
335
200 181
0 1.5

Parameter TDS, selama semester II Tahun 2014 hasil pemeriksaan TDS memenuhi
persyaratan baku mutu.

Berikut hasil Pemeriksaan Kualitas Limbah Cair RSUD Panembahan Senopati Parameter Biologi
semester II Tahun 2014

Baku Hasil
Paramete Mutu Satu Spesifikasi Novem
NO Septe Oktob Desem
r an Metode Juli Agustus ber
mber er ber
1. Gol 10.000 MPN IKM/5.4.1. 0 0 0 5 113 233x101
Coliform / 100 M/BLK-Y
ml

2. Escherich Negatif Biakan Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif


ia coli - Identifikasi
pathogen
3. Salmonel Negatif Biakan Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif
-
la sp Identifikasi
4. Shigella Negatif Biakan Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif
-
sp Identifikasi
5. Vibrio Negatif Biakan Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif
-
cholera Identifikasi
6. Streptoco Negatif Biakan Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif Negatif
-
ccus sp Identifikasi
Catatan : Berdasarkan persyaratan Baku Mutu menurut Per.Gub. DIY N. 7 Tahun 2010.
Dari enam bulan pemeriksaan parameter bakteri golongan Escherichia coli pathogen,
Salmonella sp, Shigella sp, vibrio cholera dan Streptococcus sp memenuhi persyaratan
baku mutu tetapi parameter bakteri golongan Coliform melebihi persyaratan baku
mutu.Beberapa upaya telah dilakukan diantaranya dengan menambah jumlah kaporit
tablet.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


22

b. Penyediaan Air Bersih

Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Bersih RSUD Panembahan Senopati Parameter Fisika-
Kimia dan Bakteriologis Semester II Tahun 2014

N Satu Agustu Septembe Oktobe Novembe Desembe Baku


Parameter Juli
o an s r r r r mutu
4.1
25
1 Kekeruhan NTU 0 4.10 3.61 3.10 3.95 5.12

28.
0
2 Suhu C 5 28.5 28.5 28.2 28.3 28.5 30

0.1
3 Besi mg/l 0.07 0.09 0.07 0.12 0.18 1
2
0.0
4 Flourida mg/l 0.02 0.02 0.03 0.02 0.02 1.5
4
5 Kesadahan mg/l 61 56.4 61.7 51.6 60.8 58.2 500
37.
6 Klorida mg/l 39.2 41 31.8 37.5 37.5 600
6
0.0
7 Mangan mg/l 0.04 0.07 0.06 0.09 0.06 0.5
4
8 Nitrat mg/l 0 0 0 0 0 0 10
9 Nitrit mg/l 0 0 0 0 0 0 0.1
10 Zat Organik mg/l 4 3.10 3.71 5.10 4.10 3.61 10
11 PH - 8.7 8.7 8.6 8.2 8.8 8.7 6-9
19.
12 Sulfat mg/l 17.8 19.5 19.2 21.5 20.3 400
4
MPN
/100
13 Coliform <2 <2 <2 <2 <2 <2 50
ml
Total

Dari table diatas diketahui bahwa seluruh parameter fisika, bakteriologis dan kimia
selama semester II tahun 2014 memenuhi baku mutu air bersih, sesuai Permenkes RI
No: 416/Menkes/Per/IX/1990.
c. Pemantauan Mikrobia Ruangan

Untuk pemeriksaan mikrobia ruangan semester II tahun 2014 ini dilaksanakan pada :

1. Tanggal 14 Agustus 2014. Adapun sampling diambil di ruang IBS Utara, IBS
Tengah, IBS Selatan, Laundry, Nusa Indah 2, Mawar. Adapun hasil
pemeriksaanusap dinding, usap AC,usap jas operasi steril, usap duk steril, usap duk
lubang steril, usap piring, usap gelas, usap sendok, pemeriksaan Klebsiella sp,
Pseudomonas sp, Gas gangren semua memenuhi baku mutu dan hasil pemeriksaan
contoh udara dan usap lantai yang diambil di IBS Utara, IBS Tengah dan IBS
Selatan tidak memenuhi syarat baku mutu yang telah ditentukan berdasarkan
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1204 Tahun 2004. Juga hasil usap sendok di
Nusa Indah 2 tidak memenuhi syarat baku mutu yang telah ditentukan berdasarkan
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1204 Tahun 2004. (Hasil pemeriksaan
terlampir)
2. Tanggal 12 November . Adapun sampling ruang diambil di ruang Perina Utara,
Perina Selatan, ICU, OK I, OK II, Induksi dan Laundry. Adapun hasil pemeriksaan

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


23

usap lantai, usap dinding, usap udara,usap AC, usap sprei, usap selimut, usap sarung
bantal, usap jas steril, usap duk kecil steril, usap duk lubang steril, pemeriksaan
Klebsiella sp, Pseudomonas sp, Gas gangren semua memenuhi baku mutu dan hasil
pemeriksaan contoh udara yang diambil di Perina Utara dan Perina Selatan, contoh
udara dan usap lantai di OK I dan OK II, usap lantai di ruang Induksi tidak
memenuhi syarat baku mutu yang telah ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri
Kesehatan RI No. 1204 Tahun 2004. (Hasil pemeriksaan terlampir)
3. Tanggal 21 November . Adapun sampling ruang diambil di ruang Laundry, Bangsal
Mawar I, Bangsal Nusa Indah, VK, ICU, Bangsal Flamboyan, Bangsal Melati,
Bangsal Alamansa 3, Bangsal Cempaka, Bangsal Bakung,Poli Bedah, Poli Gigi,
Poli Orthopedi, Poli Kebidanan, Poli Syaraf, IBS dan IGD. Adapun hasil
pemeriksaan usap bedong bayi, usap baju bayi, usap pinset, usap korentang, usap
klem, usap ventilator, usap gunting upcheating, usap pinset, usap kom, usap
gunting, usap rak sterilisator, usap spuit semua memenuhi baku mutu dan hasil
pemeriksaan usap alat medis pinset yang diambil di Bangsal Alamanda 3, usap alat
medis gunting di Bangsal Nusa Indah, usap alat medis gunting epis di VK tidak
memenuhi syarat baku mutu yang telah ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri
Kesehatan RI No. 1204 Tahun 2004. (Hasil pemeriksaan terlampir)

d. Pemantauan kualitas udara

Untuk pemantauan kualitas udara semester II tahun 2014 ini dilaksanakan pada tanggal
22 Oktober 2014 dengan sampling pemeriksaan mengambil di 3 titik dan 2 pengujian
emisi sumber tidak bergerak (2 mesin genzet rumah sakit).

Adapun hasilnya memenuhi baku mutu, kecuali satu parameter kebisingan tidak
memenuhi syarat baku mutu yang telah ditentukan berdasarkan Keputusan Gubernur
Daerah Istimewa Yogyakarta di Propinsi DIY No.176 tahun 2003 yaitu 52,7 dBA.

Berikut rekap hasil pengujian udara ambient di RSUD Panembahan Senopati :

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


24

No Lokasi Parameter Satuan Baku Hasil Metode/ Alat Keterangan


Mutu Analisa

1 2 3 4 5 6 7 8

1. Area Parkir/ NO2 g/m3 400 28,08 SNI 19-7119.2-2005 Suhu = 32,0 0C
Gedung HD RSUD
Panembahan SO2 g/m3 900 30,96 SNI 19-7119.7-2005 Kelembaban = 43,0 %
Senopati Bantul
CO*) g/m3 30.000 745,92 Spektrofotometer Kec. Angin =1,3
S = 070 5334.2 m/detik
O3 g/m3 235 16,88 SNI 19-7119.8-2005
E = 1100 2015.3 Tekanan = 750,8mmHg
Partikel g/m3 230 218,71 SNI 19-7119.3-2005
Arah Angin ke = Utara
Kebisingan dBA 45 64,1 MU/04/SL.M/04
Cuaca = Cerah
(Leq) (Sound Level Meter)

2. Bangunan Baru/ NO2 g/m3 400 34,59 SNI 19-7119.2-2005 Suhu = 33,4 0C
Selatan Gedung
ICU RSUD SO2 g/m3 900 41,40 SNI 19-7119.7-2005 Kelembaban = 41,0 %
Panembahan
Senopati CO*) g/m3 30.000 1168,12 Spektrofotometer Kec. Angin = 0,6
m/detik
S = 070 5334.2 O3 g/m3 235 18,46 SNI 19-7119.8-2005
Tekanan = 750,8
E = 1100 2014.9 Partikel g/m3 230 1061,57 SNI 19-7119.3-2005 mmHg

Kebisingan dBa 45 72,8 MU/04/SL.M/04 Arah Angin ke = Utara

(Leq) (Sound Level Meter) Cuaca = Cerah

4. Depan Pavilliun NO2 g/m3 400 30,39 SNI 19-7119.2-2005 Suhu = 34,5 0
C
Mawar RSUD
Panembahan SO2 g/m3 900 29,16 SNI 19-7119.7-2005 Kelembaban = 45,5 %
Senopati
CO*) g/m3 30.000 1406,52 Spektrofotometer Kec. Angin =1,7
S = 070 5334.8 m/detik
O3 g/m3 235 17,31 SNI 19-7119.8-2005
E = 1100 2010.7 Tekanan = 750,1mmHg
Partikel g/m3 230 52,28 SNI 19-7119.3-2005
Arah Angin ke = Utara
Kebisingan dBa 45 52,1 MU/04/SL.M/04
Cuaca = Cerah
(Leq) (Sound Level Meter)

Keterangan :

1. Baku mutu NO2, SO2, CO, O3 dan Partikel, berdasarkan Baku Mutu Udara Ambient Daerah
di Prop. DIY No. 153 tahun 2002.

2. Baku Mutu Kebisingan berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta di


Propinsi DIY No. 176 Tahun 2003.

3. CO*) = belum termasuk lingkup akreditasi.

3. Evaluasi Penataan

Pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pemantauan yang mengacu pada pelaksanakan


dokumen AMDAL telah dilakukan sebagai berikut :

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


25

a. Kegiatan pengelolaan lingkungan

1. Genzet dan blower sudah diletakkan ditempat yang tertutup dan jauh dari kegiatan
pelayanan kesehatan untuk menekan kebisingan yang terjadi. Ruang genzet sudah
dilengkapi dengan peredam suara.

2. Limbah Cair dikelola di IPAL yang beroperasi setiap hari.

3. Limbah padat medis dikumpulkan di TPS L-B3 rumah sakit yang telah berijin dan
diambil oleh PT. Arah untuk dikelola lebih lanjut sesuai dengan prosedur
pengelolaan sampah medis.

4. Untuk pengelolaan limbah padat non medis rumah sakit bekerjasama dengan DPU
kabupaten Bantul, limbah dikumpulkan dalam container yang telah disediakan oleh
DPU untuk kemudian diangkut dan kelola lebih lanjut oleh DPU kab. Bantul di
TPA Piyungan.

5. Pengelolaan air bersih rumah sakit digunakan water treatment setiap hari dengan
aerasi untuk menurunkan kadar Fe, Mn dan sebelum didistribusikan air
dichlorinasi.

b. Untuk pemantauan lingkungan

1. Pemeriksaan kualitas limbah cair outlet IPAL dilakukan setiap 1 bulan sekali
dengan mengirim sampel ke BLK Yogyakarta.

2. Pemeriksaan kualitas air bersih dilakukan 1 bulan sekali di Laboratorium Dinkes


Kabupaten Bantul.

3. Untuk pemeriksaan spesimen dilakukan 6 bulan sekali, sampling dan pemeriksaan


sampling dilakukan oleh dan di BLK Yogyakarta.

4. Untuk pemeriksaan udara ambient dilakukan 6 bulan sekali, sampling dan


pemeriksaan dilakukan oleh Balai Hyperkes Yogyakarta.

5. Untuk pemeriksaan emisi gas (genzet rumah sakit) dilakukan 6 bulan sekali,
sampling dan pemeriksaan dilakukan oleh Balai Hyperkes Yogyakarta.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


26

BAB III
KESIMPULAN

Dalam proses operasional selama semester II bulan Juli sampai dengan Desember tahun
2014, RSUD Panembahan Senopati telah melaksanakan upaya pengelolaan dan pemantauan
dengan hasil secara umum sebagai berikut :

a. Penyedian air bersih

Air bersih untuk memenuhi kebutuhan operasional rumah sakit, air tanah yang diambil dengan
pompa dari 2 sumur diolah dengan sistem aerasi guna menurunkan kadar Fe, Mn dan ditaburi
tablet kaporit sebelum didistribusikan.

Dari hasil uji laboratorium air bersih RSUD Panembahan Senopati yang diambil dari 6 titik
pengambilan setiap bulan yang dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul,
semua parameter baik parameter mikrobiologi dan fisika memenuhi syarat baku mutu air
bersih sesuai dengan Permenkes RI No. 416/Menkes/Per/IX/1990.

b. Pengelolaan limbah cair rumah sakit

RSUD Panembahan Senopati memiliki 2 unit IPAL dengan system activity sludge dan reactor
biofilter. Berdasarkan hasil uji laboratorium limbah cair RSUD Panembahan Senopati yang
diambil dari outlet IPAL setiap bulannya, limbah cair rumah sakit memenuhi baku mutu sesuai
Per.Gub. DIY No. 7 tahun 2010 untuk parameter kimia dan fisik Suhu, Deterjen, Fenol, TDS,
Amonia, Fosfat (Agustus,September dan Desember) serta pH. Sedangkan untuk parameter
Fosfat pada bulan Juli, Oktober dan November melebihi nilai baku mutu.

Beberapa upaya untuk menurukan Fosfat dalam limbah cair rumah sakit sudah dilakukan,
seperti peningkatan kuantitas aerasi dengan mengaktifkan kembali blower, penggunaan drying
bed sebagai filter awal sebelum limbah cair diaerasi.

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014


27

LAMPIRAN

Laporan Pelaksanaan RKL RPL Semester II tahun 2014