Anda di halaman 1dari 2

SYSTEM PEMBEKUAN DARAH

Pembekuan Darah

Setiap orang mengetahui bahwa pendarahan akhirnya akan


berhenti ketika terjadi luka atau terdapat luka lama yang
mengeluarkan darah kembali. Di tempat terjadinya
pendarahan, gumpalan darah beku terbentuk, sehingga
menyumbat dan menyembuhkan luka pada saatnya.
Hilangnya satu bagian dari komponen penggumpal darah
dari sistem ini atau kerusakan apa pun padanya akan
menjadikan keseluruhan proses tidak bekerja.

Darah harus membeku pada waktu dan tempat yang tepat,


dan ketika keadaannya telah pulih seperti sedia kala tidak
terjadi pendarahan lagi maka beberapa komponen
penggumpal beku itu lenyap. Sistem ini bekerja sempurna
secara otomatis.

Jika terjadi pendarahan, pembekuan darah harus terbentuk


segera untuk mencegah kematian akibat cairan darahnya
habis. Selain itu, darah beku tersebut harus menutupi
keseluruhan luka, dan lebih penting dan hebat lagi
Cara Kerja Pembekuan penggumpalan hanya terbentuk tepat di bagian yang luka .
Darah: Ketika luka mulai Jika tidak demikian , tentu seluruh darah makhluk hidup
mengeluarkan darah pada akan membeku dan menyebabkan kematian, itulah
tubuh kita, maka trombo cyt mengapa bekuan darah itu harus terjadi pada waktu dan
akan tersangkut bagi an yang tempat yang tepat OK
kasar karena luka itu ,
trombocyt pecah Terus siapa , komponennya apa , dimana pembekuan itu
mengeluarkan enzim terjadi ? akan diuraikan materi ini . sebelumnya lihat
trombokinase/tromboplastin . gambar sebagai bayangan / untuk berimaginasi
enzim segera bergabung
dengan kalsium , vit K dan Trombocyt adalah bagian sel darah berupa keping-keping
protrombin protein darah darah yang berperan dalam pembekuan darah. di dalam
yang ada di plasma darah. tubuh setiap CC mengandung 200 - 300 ribu butir
komponen itu terjadi reaksi trombocyt . bagian lain yang ikut berperan dalam
kimia yang akhirnya pembekuan darah adalah protein darah yang ada di plasma
membentuk jalinan benang- darah yaitu Protrombin dan Fibrinogen selain vitamin K
benang yang dihasilkan dan ion Calsium . Prosesnya sederhana rumusannya :
membentuk lapisan TTP-TFF (Trombocyt-Trombokinase-Protrombin-
pelindung. Lapisan sel-sel Trombin-Fibrinogen-Fibrin)
paling atas akhirnya mati,
menumpuk, sehingga
membentuk keropeng. Di
bawah keropeng ini, atau
lapisan pelindung, sel-sel
baru sedang terbentuk.
Ketika sel-sel yang rusak
telah selesai diperbarui,
keropeng tersebut akan
mengelupas.
no 1 : Ion Calsium , no 2 Trombokinase/Tromboplastin dan no 3 Benang Fibrin

Trombin adalah protein yang membantu proses pembekuan berupa enzim pembekuan
darah. Enzim ini hanya dihasilkan di tempat yang terluka yang terbentuk karena reaksi
kimia antara protein Protrombin , enzim trombokinase dan vit K serta Ca . Jumlahnya
tidak boleh melebihi atau pun kurang dari yang diperlukan. Proses ini terjadi melalui
pengawasan yang begitu ketat sehingga trombin hanya terbentuk saat benar-benar ada
luka sesungguhnya pada jaringan. Segera setelah enzim trombin mencapai jumlah yang
memadai di dalam tubuh, fibrinogen yang ada di plasma darah berupa protein-protein
membentuk juluran benang disebut Fibrin. Dalam waktu singkat, sekumpulan serat
membentuk jaring, yang terbentuk di tempat keluarnya darah. Ketika luka telah sembuh
sama sekali, gumpalan tersebut akan hilang. OK (TTP-TFF)