Anda di halaman 1dari 6

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi

1. Konsentrasi
Jika konsentrasi pereaksi diperbesar laju reaksi akan
berlangsung lebih cepat. Reaksi kimia terjadi karena
adanya tumbukan yang efektif antara partikel-
partikel zat yang bereaksi. Tumbukan efektif adalah
tumbukan yang mempunyai energi yang cukup
untuk memutuskan ikatan-ikatan pada zat yang
bereaksi. Zat yang konsentrasinya tinggi
mengandung jumlah partikel yang lebih banyak,
sehingga partikel-partikelnya tersusun lebih rapat 1. Reaksi ion bromida dan ion bromat dalam suasana
dibanding zat yang konsentrasinya rendah. Partikel asam mengikuti persamaan kimia berikut:
yang susunannya lebih rapat, akan lebih sering 5 Br(aq)+BrO3(aq)+6 H+(aq) 3 Br2(g)+3 H2O
bertumbukan dibanding dengan partikel yang (A )
susunannya renggang, sehingga kemungkinan Jika kecepatan pembentukan H2O = 1,5 M s1,
terjadinya reaksi makin besar. berapa kecepatan penguraian ion bromida?
2. Luas Permukaan 2. Reaksi antara gas nitrogen dioksida dengan gas
Jika luas permukaan ini diperbanyak dengan jalan CO:
memperkecil ukuran partikel, maka laju reaksi NO2(g) + CO(g) NO(g) + CO2(g)
menjadi lebih cepat. Reaksi tersebut mempunyai persamaan laju reaksi
3. Suhu v = k [NO2]2 [CO].Modul Guru Pembelajar Paahli
Dengan peningkatan suhu, energi kinetik partikel a. Berapa orde reaksi terhadap masing-masing
semakin besar. Hal ini menyebabkan gerak partikel pereaksi
juga semakin besar, sehingga kemungkinan b. Berapa orde reaksi totalnya?
terjadinya tumbukan yang efektif juga semakin c. Jika masing-masing konsentrasi pereaksi
besar. diperbesar dua kali semula, bagaimana
Ta
T
dengan perubahan laju reaksinya?
Va=( v) x vo d. Bagaimana perubahan laju reaksinya, jika
Va laju reaksi pada suhu akhir (M/s) konsentrasi NO2 diperbesar dua kali
sedangkan konsentrasi CO dipertahankan
Vo laju reaksi pada suhu awal (M/s) tetap?
3. Tentukan persamaan reaksi dari data berikut!
Ta suhu akhir (oC)
To suhu awal (oC)
v kenaikan laju reaksi (M/s)
T kenaikan suhu (oC)

Ta a. Berapa orde reaksi terhadap masing-masing


1 T pereaksi?
ta=( ) x
v b. Berapa orde reaksi totalnya?
c. Tentukan persamaan laju reaksinya !
ta lama reaksi pada suhu akhir (s)
d. Tentukan Nilai k dari reaksi tersebut!
to lama reaksi pada suhu awal (s) 4. diperoleh data eksperimen sebagai berikut.
4. Katalis
Katalis merupakan suatu substansi yang mengubah
laju suatu reaksi kimia tanpa terdapat sebagai
produk akhir reaksi
a. Katalis homogen adalah katalis yang dapat
bercampur secara homogen dengan zat
pereaksinya karena mempunyai wujud yang
sama.
b. Katalis heterogen adalah katalis yang tidak dapat
bercampur secara homogen dengan pereaksinya a. Berapa orde reaksi terhadap masing-masing
karena wujudnya berbeda. pereaksi?
Contoh katalis paling luar biasa adalah enzim yang b. Berapa orde reaksi totalnya?
terdapat dalam makhluk hidup. Sebagai contoh, c. Tentukan persamaan laju reaksinya !
amilase adalah enzim pencernaan yang ada dalam d. Tentukan Nilai k dari reaksi tersebut!
air liur manusia. Amilase menguraikan pati 5. Dari reaksi Br2(g) + 2 NO(g ) 2 NOBr(g),
membentuk maltosa. Demikian juga enzim katalase diperoleh data eksperimen sebagai berikut.
yang terdapat di dalam darah mengatalisis
penguraian H2O2 berbahaya. H2O2 kadang juga
digunakan pada kulit yang luka sebagai desinfektan
5. Pada reaksi:
2H2(g) + 2NO(g) 2H2O(g) + N2(g)
kecepatannya v = k[H2][NO]2 dan k = 1 10
5.
Jika
4 mol H2 dan 2 mol NO direaksikan dalam
tabung
yang bervolume 2 liter, kecepatan reaksinya
adalah ....
Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah ... . A. 1,6 105 D. 3,0 105
6. Suatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat B. 6,4 105 E. 2,0 105
setiap suhunya dinaikkan 100C. Jika laju reaksi C. 4,0 105
pada saat suhu 20C adalah x M/ detik, tentukan 6. Suatu reaksi: X + Y hasil reaksi, memiliki
laju reaksi pada saat suhu dinaikkan menjadi 60C! persamaan kecepatan v = k [X] [Y]2. Jika
7. Suatu reaksi mempunyai laju reaksi 4 menit pada konsentrasi X dan Y masing-masing
suhu 30C. Jika setiap kenaikan 10C, laju reaksi diperbesar dua kali dari konsentrasi semula,
meningkat 2 kali semula, berapa menitkah laju kecepatan reaksinya ....
reaksi pada suhu 60C? A. tidak berubah
B. dua kali lebih besar
1. Pada suhu tertentu, kecepatan penguraian C. empat kali lebih besar
N2O5 menjadi NO2 dan O2 adalah 2,5 106 D. enam kali lebih besar
M/s Kecepatan pembentukan NO2 adalah .... E. delapan kali lebih besar
A. 1,3 106 M/s 7. Persamaan kecepatan untuk reaksi:
B. 5,0 106 M/s X + Y Z adalah v = k [X]2 [Y]
C. 2,5 106 M/s Jika konsentrasi X dan Y masing-masing
6
D. 6,2 10 M/s
diperbesar empat kali, kecepatan reaksinya
E. 3,9 106 M/s menjadi ....
2. Reaksi ion bromida dan ion bromat dalam A. 4 kali D. 32 kali
asam sesuai persamaan berikut: B. 8 kali E. 64 kali
5Br(aq) + BrO3(aq) + 6H+(aq)3Br2(g) + C. 16 kali
3H2O(l) 8. Suatu reaksi: P + QProduk
Jika kecepatan pembentukan air X M/s memiliki persamaan kecepatan v = k[P]2[Q].
kecepatan berkurangnya ion H+ adalah .... Jika
A. 1/5X D. 3X konsentrasi masing-masing pereaksi
B. 2X E. X diperbesar tiga kali, kecepatan reaksinya
C. 1/3X menjadi ....
A. 3 kali D. 18 kali
3. Pada percobaan yang mereaksikan logam
B. 6 kali E. 27 kali
magnesium dengan larutan HCl C. 9 kali
didapatkan data sebagai berikut. 9. Data percobaan untuk reaksi:
2NO(g) + Br2(g) 2NOBr(g)
ditabulasikan ke dalam tabel berikut.

Reaksi yang paling cepat terjadi adalah


pada percobaan ke- ... .
A. 1 D. 4 Reaksi tersebut memiliki persaman kecepatan
B. 2 E. 5 ....
C. 3 A. v = k [NO]2 [Br2]2
4. Perhatikan data hasil percobaan untuk reaksi: B. v = k [NO] [Br2]2
A+B C. v = k [NO]2 [Br2]
D. v = k [NO] [Br2]
2 0
produk berikut.
E. v = k [NO] [Br2]
10. Data percobaan untuk reaksi 2A + B2 2AB
ditabulasi pada tabel berikut:

Pada percobaan 1 dan 3, kecepatan reaksi Tingkat reaksi keseluruhan adalah ....
dipengaruhi oleh faktor .... A. 0 D. 3
A. konsentrasi zat D. luas B.
permukaan C. 1 E. 4
B. sifat zat E. jenis zat 11. Gas X dan Y bereaksi menurut persamaan:
C. suhu sistem
X(g) + 3Y(g) XY3(g) D. memperbesar tekanan ruang terjadinya reaksi
Untuk menentukan kecepatan reaksi E. memperbesar luas permukaan
tersebut, diperoleh data berikut: 17. Reaksi akan berlangsung 3 kali lebih cepat dari
semula setiap kenaikan 20oC. Jika pada suhu 30oC
suatu reaksi berlangsung 3 menit, maka pada suhu
70oC reaksi akan berlangsung selama .
A. 1/3 menit D. 4 menit
B. 2/3 menit E. 12 menit
C. 1 menit
18. Suatu reaksi berlangsung pada suhu 20oC. Bila pada
setiap kenaikkan 10oC tetapan laju reaksinya
Persamaan kecepatan reaksinya adalah .... meningkat 2 kali, maka laju reaksi pada 60oC
A. v = k [X] [Y]3 D. v = k [X] [Y] dibandingkan dengan 20oC akan meningkat ....
B. v = k [X] [Y]2 E. v = k [Y]3 A. 2 kali D. 32 kali
C. v = k [Y]
B. 8 kali E. 64 kali
12. Tentukan persamaan kecepatan untuk reaksi: C. 16 kali
(C6H5)2(NH2)2 + I2 (C6H5)2N2 + 2HI
jika diperoleh data sebagai berikut:

13. Diketahui data percobaan laju reaksi :


2 NO (g) + Cl2 (g) 2 NOCl (g)
Waktu
No [NO] (M) [Cl2] (M)
(detik)
1 0,1 0,1 72
2 0,1 0,2 18
3 0,2 0,3 2
Orde reaksi NO dan orde reaksi Cl2 berturut-turut
adalah
14. Dari reaksi A2B(g) --> 2A(g) + B(g) diketahui
bahwa reaksi tersebut berorde dua terhadap A2B.
Grafik yang menyatakan hubungan antara laju reaksi
dengan konsentrasi A2B adalah ... .

15. Energi minimum yang diperlukan oleh sebuah reaksi


agar dapat berlangsung disebut energi ...
A. potensial
B. gerak
C. kinetik
D. reaksi
E. aktivasi
16. Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi. Hal
tersebut disebabkan karena kenaikan suhu akan ... .
A. menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
B. memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
C. memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
Kesetimbangan Kimia b. BiCl3(aq) + H2O(l) BiOCl(s) +
2HCl(aq)
2. Pada reaksi kesetimbangan :
1. Reaksi Reversibel dan 2SO3(g) 2SO2(g) + O2(g), konsentrasi
Irreversibel SO3, SO2, dan O2 pada kesetimbangan
Reaksi kimia ada yang reversibel (dapat berturut-turut 0,4 M; 0,2 M; dan 0,1 M.
balik) dan irreversibel (satu arah). hitunglah tetapan kesetimbangan reaksi
2. Reaksi Kesetimbangan tersebut !
Apabila dalam suatu reaksi kimia, kecepatan 3. Dalam ruang 2 liter dicampurkan 1,4
reaksi ke arah produk sama dengan mol gas CO dan 1,4 mol gas hidrogen
kecepatan reaksi ke arah pereaksi, maka menurut reaksi:
reaksi dikatakan dalam keadaan setimbang. CO(g) + 3 H2(g) CH4(g) + H2O(g).
Secara umum, reaksi kesetimbangan dapat Jika pada saat setimbang terdapat 0,4
dinyatakan sebagai: mol gas CH4, maka tentukan harga Kc !
A+BC+D 4. Tetapan Kesetimbangan dan Tekanan
a. kesetimbangan homogen Gas
Kesetimbangan dalam sistem homogen Tetapan kesetimbangan yang
yaitu apabila wujud zat zat yang terlibat berdasarkan tekanan parsial disebut
dalam reaksi sama. tetapan kesetimbangan tekanan parsial
N2 (g) + 3H2(g) 2NH3(g) dan dinyatakan dengan Kp.
Fe3+(aq) + SCN-(aq) FeSCN2+(aq) xA (g) + yB (g) pC (g) + qD (g)
b. kesetimbangan heterogen. Maka Kp = (pC)p (pD)q
kesetimbangan dalam sistem heterogen (pA)x(pB)y
yaitu jika wujud zat zat yang terlibat Dengan : Kp = Tetapan kesetimbangan
dalam reaksi berbeda. tekanan gas
CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) pA = Tekanan parsial gas A (atm)
BaSO4(s) Ba2+(aq) + SO42-(aq) = mol A x Ptotal
Ca(HCO3)2(aq) CaCO3(s) + H2O(l) + mol total
CO2(g) pB =Tekanan parsial gas B (atm)
3. Hukum Kesetimbangan dan = mol B x P total
Tetapan Kesetimbangan (K) mol total
Menurut hukum Cato Guldberg dan Waage : pC = Tekanan parsial gas C (atm)
Dalam keadaan kesetimbangan pada suhu = mol C x P total
tetap, maka hasil kali konsentrasi zat-zat mol total
hasil reaksi dibagi dengan pD =Tekanan parsial gas D (atm)
hasil kali konsentrasi pereaksi yang sisa di = mol D x P total
mana masing- masing konsentrasi itu mol total
dipangkatkan dengan koefisien reaksinya Contoh soal :
adalah tetap. Dalam ruang 2 liter terdapat 5 mol gas
Jika reaksi kesetimbangan dinyatakan amonia (NH3) yang terurai sesuai reaksi:
sebagai : 2 NH3(g) N2(g) + 3 H2(g)
xA + yB pC + qD Pada keadaan setimbang terdapat 2 mol
maka hubungan antara konsentrasi pereaksi NH3. Jika tekanan total 2 atm, tentukan
dan produk reaksi dapat dirumuskan harga Kp reaksi tersebut !
sebagai berikut : 5. Hubungan Kc dan Kp
Q= [C]p[D]q Kp = Kc (RT)n
[A]x[B]y (p+q) (x+y) = n
Dimana Q adalah kuotion reaksi Contoh soal :
Pada keadaan setimbang, nilai Q adalah Pada suhu 300 K terdapat kesetimbangan
tetap dan inilah yang dikenal sebagai :
tetapan kesetimbangan Kc (subscrib c PCl5(g) PCl3(g) + Cl2(g)
menyatakan konsentrasi). dengan nilai Kc = 5 x 10-2. Jika R = 0,082
Kc= [C]p[D]q L atm mol-1 K-1, tentukan nilai Kp!
[A]x[B]y 6. Tetapan Kesetimbangan Antara
Tetapan kesetimbangan konsentrasi hanya Reaksi Reaksi yang Berkaitan
zat-zat yang berbentuk gas (g) dan larutan 1. Mengubah arah reaksi kesetimbangan
(aq) saja. Sementara zat-zat yang berbentuk 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) Kc1 = [SO3]2
padat (s) dan cairan murni (l) tersebut tidak
disertakan dalam persamaan tetapan [SO2]2[O2]
kesetimbangan. 2SO3(g) 2SO2(g) + O2(g) Kc2 =
Contoh soal [SO2]2[O2]= 1
1. Tentukan rumus tetapan kesetimbangan [SO 3]2
Kc dari persamaan reaksi berikut : Kc1
a. 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) 2. Mengalikan koefisien reaksi
kesetimbangan
4SO2(g) + 2O2(g) 4SO3(g) Kc1 = [SO3]4 Jika suhu ditingkatkan, kesetimbangan bergeser ke
=Kc12 endoterm
Jika suhu diturunkan, kesetimbangan bergeser ke
[SO2]4[O2]2 eksoterm
3. Membagi koefisien reaksi kesetimbangan Contoh soal :
SO2(g) + 1/2O2(g) SO3(g) Kc1 = [SO3] Pada reaksi kesetimbangan :
=Kc11/2 2 H2O(g) 2 H2(g) + O2(g) H = + 242 kJ/mol
[SO 2] ke arah mana kesetimbangan bergeser, jika:
[O2]1/2 a. suhu dinaikkan
4. Menjumlahkan reaksi-reaksi b. suhu diturunkan
kesetimbangan e. Pengaruh Katalis pada Reaksi Setimbang
2NO(g) + O2(g) 2NO2(g) Kc1 = [NO2]2 Pengaruh katalis terhadap laju reaksi
[NO] 2[O2] adalah dengan menurunkan energi
2NO2(g) N2O4(g) Kc2 = [N2O4] pengaktifan sehingga memperbesar laju
[NO 2]2 reaksi. Oleh karena itu, panggunaan
2NO(g) + O2(g) N2O4(g) Kc3 = [N2O4] katalis akan mempercepat tercapainya
[NO] 2[O2] kesetimbangan. Reaksi pembuatan
= Kc1x Kc2 ammonia berlangsung sebagai berikut:
N2(g) + 3H2(g) 2NH3 (g) H = -92 kJ
7. Pergeseran Kesetimbangan
Katalis akan mempercepat laju reaksi
Asas Le Chatelier, yaitu jika dalam suatu
pembentukan NH3 tetapi sekaligus juga
sistem kesetimbangan diberikan aksi, maka
akan mempercepat laju reaksi
sistem akan berubah sedemikian rupa
peruraiannya menjadi gas N2 dan gas H2.
sehingga pengaruh aksi itu sekecil mungkin.
Hukum di atas juga disebut hukum aksi 8. Kesetimbangan Kimia dalam
reaksi. Industri
a. Perubahan Konsentrasi a. Pembuatan Amonia
Jika konsentrasi ditingkatkan, kesetimbangan Keadaan reaksi yang biasa dilakukan
bergeser menjauhi zat tersebut. dalam proses HaberBosch adalah
Jika konsentrasi diturunkan, kesetimbangan bergeser pada suhu 550 C, tekanan dari 150
mendekati zat tersebut. sampai dengan 500 atm katalis
Contoh soal : biasanya besi dengan campuran Al2O3,
Tentukan arah pergeseran kesetimbangan MgO, CaO, dan K2O.
bila pada reaksi kesetimbangan: Cara lain untuk meningkatkan laju
2 SO2(g) + O2(g) 2 SO3(g) produksi NH3 adalah memindahkan NH3
a. ditambahkan gas SO2 ? dengan segera setelah terbentuk.
b. ditambahkan gas SO3 ? b. Pembuatan Asam Sulfat dengan
c. gas SO3 dikurangi? Proses Kontak
d. gas O2 dikurangi? a. Belerang dibakar di udara, sehingga
b. Perubahan Volume bereaksi dengan oksigen dan
Jika volume ditingkatkan, kesetimbangan bergeser menghasilkan gas belerang dioksida.
ke jumlah koefisien/mol lebih besar S(s) + O2(g) SO2(g)
Jikavolume diturunkan, kesetimbangan bergeser ke b. Belerang dioksida direaksikan
jumlah koefisien/mol lebih kecil. dengan oksigen dan dihasilkan
Contoh soal : belerang trioksida.
Pada reaksi kesetimbangan: SO2(g) + O2(g) SO3(g)
N2(g) + 3 H2(g) 2 NH3(g) Reaksi ini berlangsung lambat, maka
Tentukan arah pergeseran kesetimbangan dipercepat dengan katalis vanadium
jika volume diperkecil dan jika volume pentaoksida (V2O5) pada suhu 450
diperbesar ! C.
c. Perubahan Tekanan c. SO3 yang dihasilkan, kemudian
Jika tekanan ditingkatkan, kesetimbangan bergeser dipisahkan, dan direaksikan dengan air
ke jumlah koefisien/mol lebih kecil untuk menghasilkan asam sulfat.
Jika tekanan diturunkan, kesetimbangan bergeser ke SO3(g) + H2O(l) H2SO4(aq)
jumlah koefisien/mol lebih besar
Contoh soal : 1. Pada reaksi kesetimbangan :
Jelaskan apa yang terjadi dengan sisitem CaCO3 (s) CaO (s) + CO2(g) ? H= 178 kJ
kesetimbangan berikut jika tekanan Tentukan pergeseran kesetimbangan,
dinaikan ! jika:
a. 4NH3(g) + 502(g) 4NO(g) + 6H2O(g) a. ditambah CaO?
b. N2(g) + O2(g) 2NO(g) b. ditambah CaCO3?
d. Perubahan Suhu c. suhu dinaikkan?
Reaksi yang membutuhkan energi kalor disebut d. suhu diturunkan?
reaksi endoterm. (H +) e. tekanan diperbesar?
Reaksi yang melepas energi kalor disebut reaksi 2. Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut.
eksoterm. ( H -) 2NO(g) + Br2(g) 2NOBr(g)
Gunakan prinsip Le Chatelier untuk meramalkan gas H2O, dan tekanan total 4 atm,
pengaruh aksi berikut terhadap posisi kesetimbangan tentukan Kp!
jika: 6. Dalam suatu ruang direaksikan 5 mol
a. tekanan sistem NO dinaikkan; PCl3 dan 5 mol Cl2 menurut reaksi:
b. volume sistem digandakan dua kali; dan PCl3(g) + Cl2(g) PCl5(g).
c. ditambah gas helium. Setelah gas Cl2 bereaksi 20%, tercapai
3. Diketahui reaksi kesetimbangan: keadaan kesetimbangan. Bila tekanan
SiO2(s) + 4 HF(g) SiF4(g) + 2 H2O(g) total 3 atm, maka harga tetapan
Dalam ruang satu liter disediakan 5 mol kesetimbangan tekanan (Kp) adalah..
SiO2 dan 10 mol HF. Pada keadaan 7. Harga Kc untuk reaksi kesetimbangan :
setimbang terdapat 2 mol SiF4. Tentukan 2 A2B(g) 2 A2(g) + B2(g)
besarnya tetapan kesetimbangan adalah 16. Tentukan besarnya Kp pada
konsentrasi (Kc)! suhu 270C untuk reaksi tersebut !
4. Empat mol etanol terurai 75% dalam 8. Pada suhu tertentu diketahui reaksi
ruang 1 liter, menurut persamaan reaksi: kesetimbangan
C2H5OH(g) C2H4(g) + H2O(g) N2(g) + O2(g) 2NO(g) K=6,2 x 10-4
Tentukan besarnya Kc ! Tentukan harga K untuk reaksi.
5. Dalam ruang 2 liter, 2 mol NaHCO3 terurai a. 2NO(g) N2(g) + O2(g)
menurut reaksi: b. N2(g) + O2(g) NO(g)
2 NaHCO3(s) Na2CO3(s) + CO2(g) + c. 2N2(g) + 2O2(g) 4NO(g)
H2O(g) d. 4NO(g) 2N2(g) + 2O2(g)
Bila terbentuk 1 mol gas CO2 dan 1 mol