Anda di halaman 1dari 6

LIPATAN

A. Lipatan
Lipatan merupakan suatu bentuk deformasi yang terjadi pada batuan
yang terjadi akibat suatu gaya yang diakibatkan tenaga endogen yang
menghasilkan suatu bentuk gelombang pada batuan akibat dari melipatnya
batuan tersebut. Pada umumnya lipatan akan membentuk suatu cembungan
yang disertai dengan suatu cekungan dari sebuah batuan yang memiliki
perlapisan, dimana batuan tersebut bersifat lunak. Perlipatan biasa terjadi pada
batuan sedimen klastik ataupun pada batuan vulkanik dan metamorf. Pada
umumnya jika terjadi seuatu lipatan, maka akan disertai dengan struktur lainnya
seperti kekar maupun sesar. Hal tersebut dikarenakan gaya yang bekerja pada
suatu massa batuan akan membentuk bermacam deformasi yang memiliki
bentuk berbeda beda.

Sumber : marli miller, 2015


Foto 1
Lipatan

Lipatan berasal dari proses bekerjanya suatu gaya compression atau


sebuah tekanan yang bersifat menekan terhadap sebuah batuan berlapis yang
menghasilkan sebuah sinklin dan antiklin. Pada keadaan sebenarnya, lipatan
selalu ditemukan bersamaan dengan struktur retakan, keculai lipatan tersebut
merupakan lipatan terbuka yang baru saja terdeformasi yang memiliki sudut
kemiringan yang masih kecil.
B. Bagian bagian lipatan
Pada struktur lipatan memiliki beberapa unsur didalamnya, diantaranya
adalah sebagai berikut:
1. Limb
Limb yaitu sayap dari lipatan, dalam sebuah perlipatan akan memiliki 2
buah sayap lipatan yang saling berpasangan.
2. Axial Plane
Axial plane yaitu suatu bidang yang membagi lipatan menjadi dua bagian
yang sama. Axial plane ini akan sejajar dengan 2.
3. Hige Point,
Hige point yaitu titik pelengkungan maksimum dari sebuah lipatan. Titik ini
berada pada antiklin.

Sumber : risna pebrianti, 2009


Gambar 1
Bagian Lipatan

4. Sinklin
Sinklin merupakan bagian dari lipatan yang memiliki bentuk lengkungan
dari batuan yang membentuk suatu cekungan yang mengarah ke bawah. Sinklin
ditandai dengan berkumpulnya lapisan batuan yang lebih muda dibagian tengah.
5. Antiklin
Antiklin merupakan bagian dari lipatan yang memiliki bentuk lengkungan dari
batuan yang membentuk suatu cembungan yang mengarah keatas. Antiklin
ditandai dengan berkumpulnya lapisan batuan yang lebih tua dibagian tengah
pada perlipatan.
Sumber : agnas setiawan, 2012
Gambar 2
Sinklin dan Antiklin

C. Ciri ciri lipatan


Struktur lipatan yang terdapat di permukaan bumi dapat diamati secara
langsung, dimana suatu lapisan telah mengalami perlipatan jika ada lapisan
tersebut telah memperlihatkan suatu ciri tertentu. Beberapa ciri ciri dari struktur
perlipatan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ditemukannya suatu perubahan kedudukan dari suatu perlapisan batuan,
dimana pada suatu perlapisan batuan tersebut yang pada awalnya diendapkan
pada posisi yang mendatar mengikuti hukum horizontalitas, setelah mengalami
perlipatan maka kedudukan pada batuan tersebut akan mengalami perubahan.
2. Pada struktur perlipatan akan dicirikan dengan dimilikinya dua buah kedudukan
dari perlapisan yang sama dan pada suatu horizon yang sama namun dengan
kedudukan yang berlawanan.

D. Macam macam lipatan


Keadaan struktur lipatan di alam tidaklah selalu sama, bentuk yang ada
merupakan suatu hasil deformasi yang diakibatkan oleh gaya yang memiliki arah
serta besaran yang berbeda sehingga menimbulkan adanya perbedaan bentuk
dari suatu perlipatan. Beberapa macam jenis dari bentuk perlipatan diantaranya
adalah :
1. Symetrical folds, adalah lipatan yang memiliki sudut lipatan yang sama dikedua
sisi sayap nya. Lipatan ini memiliki axial plane yang vertikal.
2. Asymetrical folds, adalah lipatan yang memiliki sudut lipatan yang berbeda
dikedua sisi sayap nya. Lipatan ini memiliki axial plane yang condong ke salah
satu sisi.
3. Isoclinical folds, adalah lipatan yang dimana bentuk dari sinklin dan antiklin nya
berbentuk sama, dan axial plane pada lipatan ini adalah vertikal.
4. Overturned folds, adalah lipatan yang axial plane nya condong, dan dan kedua
sayap dari lipatan ini miring ke satu arah dengan sudut yang berbeda dan
merebah.
5. Recumbant folds, adalah lipatan yang sudah rebah, sehingga memiliki axial
plane yang mengarah horizontal.
6. Chevron folds, dimana lipatan yang memiliki hinge yang tajam seakan akan
patah.

Sumber : andri pratama, 2015


Gambar 3
Macam macam lipatan

KESIMPULAN
Lipatan merupakan suatu bentuk deformasi yang terjadi pada batuan
yang terjadi akibat suatu gaya yang diakibatkan tenaga endogen yang
menghasilkan suatu bentuk gelombang pada batuan akibat dari melipatnya
batuan tersebut. Pada umumnya lipatan akan membentuk suatu cembungan
yang disertai dengan suatu cekungan dari sebuah batuan yang memiliki
perlapisan, dimana batuan tersebut bersifat lunak.
Lipatan memiliki ciri ciri dimana sebuah perlapisan batuan akan memiliki
dua buah kedudukan yang berbeda yang saling berlawanan. Hal itu diakibatkan
suatu deformasi yang membuat kemiringan dari perlapisan berlawanan arah.
Deformasi tersebut pula lah yang mengakibatkan lipatan memiliki bentuk yang
berbeda beda yaitu Symetrical folds, Asymetrical folds, Isoclinical folds,
Overturned folds, Recumbant folds, dan Chevron folds.

DAFTAR PUSTAKA
1. Pebriati, risna,. 2009. lipatan (fold). scribd.com, diakses pada tanggal
20 maret 2017 pukul 21.24 WIB

2. Pratama, andri. 2015. struktur geologi. Rizkymufti.blogspot.co.id.,


diakses pada tanggal 20 maret 2017 pukul 21.27 WIB

3. Sorkhabi, rashoul. 2105. folds and folding part-II. Geoexpro.com.,


diakses pada tanggal 20 Maret 2017 pukul 21.30 WIB