Anda di halaman 1dari 3

THURSDAY, FEBRUARY 18, 2016 AT 9:50

Teknik Pembuka
Salam Entrepreneur, UC Onliners

Kali ini kita akan membahas secara tuntas bagaimana memberikan


presentasi dengan pembukaan yang menarik. Yang digambarkan
seperti kepala buaya. Masih ingat ya. Oke supaya menarik Anda
perhatikan baik-baik UC Onliners.
Pada umumnya orang sales, orang entrepreneur yang memberikan
presentasi, mereka berkata seperti ini Selamat siang Bapak/Ibu
sekalian, terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami,
untuk memberikan presentasi penjualan pada siang hari ini. Anda
bayangkan diri Anda sebagai pendengar, ada orang berbicara
seperti itu. Apakah Anda tertarik? Atau uda mau ngomong apa
langsung deh. Kita tidak sabar, langsung aja mau ngomong. Maka
seringkali ketika seorang memberikan presentasi penjualan, seorang
sales atau entrepreneur, mereka ngomong, kemudian klien tetap
main BB atau Android seperti itu. Kenapa? Karena Anda tidak
memberikan pembuka yang menarik.

Kalau Anda tidak bisa menarik mereka di awal, bagaimana


mereka mau mendengarkan apa yang Anda sampaikan?

Berikut saya akan menjelaskan 3 macam teknik, bagaimana


memberikan opening yang menarik. Sudah siapkan kertas dan pen?
Catat baik-baik.

Yang Pertama adalah Dengan Menggunakan Kutipan.


Apa itu kutipan? Kutipan adalah kalimat-kalimat yang dipakai oleh
orang-orang sukses, orang-orang hebat di dunia. Sekarang Anda
bayangkan, saya sering ketemu sales yang bilang begini Saya tidak
confidence1 Pak, saya presentasi di depan manajer dan direktur, jadi
kalau saya ngomong bagaimana? Untuk itu, kutipan ini sangat
bagus sekali bila Anda ingin bersembunyi dibalik orang-orang
hebat atau orang-orang sukses.

Contoh misalnya sewaktu waktu saya diminta presentasi, maka saya


akan membuka presentasi. Tetapi sebelum saya membuka
presentasi, saya harus membuat tujuannya apa. Misalnya saya ingin
meyakinkan klien saya bahwa mereka harus menginvestasikan
budget untuk mengembangkan tim mereka. Maka saya akan buka
dengan sebuah kutipan

Selamat siang Bapak/Ibu sekalian, Bill Gates pernah mengatakan


perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang

1
mengembangkan sumber daya manusianya. Pada siang hari ini
saya Dedy Budiman akan menjelaskan bagaimana caranya agar
sumber daya manusia diperusahaan Ibu bisa berkembang dan
membantu mensukseskan perusahaan Anda

Bapak/ Ibu sekalian itulah kutipan. Jadi Anda gunakan kutipan dan
Anda berbicara. Tapi pastikan kutipan tersebut dari orang-orang
terkenal. Jangan bilang seperti ini Pak Udin pernah mengatakan.
Jangan, itu berbahaya sekali, Pak Udin itu siapa. Tapi Anda berkata
misalnya

Pak Ciputra pernah mengatakan perusahaan yang sukses adalah


perusahaan yang terus melakukan inovasi dan menggunakan
teknologi untuk mengembangkan perusahaan mereka. Untuk itu
pada siang hari ini saya Dedy Budiman akan menjelaskan
bagaimana caranya melakukan inovasi yang tepat di perusahaan
Anda.

Inilah contoh opening dengan menggunakan dengan teknik kutipan.

Yang Kedua adalah Melibatkan Pendengar Anda.


Kenapa harus melibatkan pendengar Anda. Karena begini, Anda
ingin menarik mereka pada awal, untuk itu libatkan mereka. Contoh
misalnya suatu waktu Anda ingin presentasi tentang kepercayaan.
Anda bisa minta salah satu pendengar Anda untuk terlibat. Kalau
bisa Anda sudah approach2 sebelum acara di mulai, Anda dekati
Bapak atau Ibu. Ketika Anda presentasi Anda ngomong seperti ini
Selamat siang Bapak/Ibu sekalian, bapak yang baju biru boleh
minta bantuannya maju ke depan? Oke terima kasih. Lalu minta
kepada Bapak tersebut. Pak ini ada uang seratus ribu, boleh Bapak
bantu untuk meremas-remas uang ini? Setelah remas-remas, silahkan
duduk. Terima kasih Pak. Setelah duduk baru Anda jelaskan.
Bapak/Ibu, uang ini walaupun sudah diremas-remas. Apakah nilainya
berubah? Tidak. Demikian juga dengan Bapak/Ibu sekalian.
Bapak/Ibu sekalian ditentukan bukan oleh keadaan, tetapi dari value
dari diri Anda sendiri. Untuk itu pada siang hari ini, saya akan
menjelaskan bagaimana nilai yang dimiliki oleh Bapak/Ibu sekalian.

Nah itu maksudnya. Ajak pendengar untuk terlibat. Dengan mereka


terlibat, maka mereka akan memperhatikan Anda. Tidak perlu
semuanya, tunjuk satu atau dua orang untuk menarik perhatian
mereka. Jadi yang pertama kutipan, yang kedua melibatkan
pendengar Anda. Ajak mereka berinteraksi di awal, tapi jangan lama-
lama. Ingat, karena ini hanya pembukaan, ini bukan materinya. Kalau
Anda presentasi 5 menit atau 10 menit, ini hanya 10% bagian saja.

Yang Ketiga adalah dengan Bertanya.


Apa itu bertanya? Dan mengapa bertanya? Jadi begini, contoh Anda
ngomong Selamat siang Bapak/Ibu sekalian, pada saat Anda

2
ngomong mereka masih sibuk dengan aktivitas mereka masing-
masing. Maka apa yang harus Anda lakukan? Ajukan pertanyaan
kepada mereka. Misalnya Selamat siang Bapak/Ibu sekalian, Siapa
diantara Bapak/Ibu sekalian yang hadir pada siang hari ini, yang
ingin usahanya, perusahaannya ingin berkembang lebih sukses
ditahun yang akan datang? Boleh angkat tangan?

Kalau orang ditanya siapa yang ingin lebih sukses, kira-kira mereka
akan angkat tangan? Ya. Ketika Anda berbicara pada 50 orang, 2
atau 3 atau 4 atau 10 orang angkat tangan, kira-kira Anda angkat
tangan tidak? Orang Indonesia itu mudah terpengaruh, ada quote
bilang begini Monkey Do, Donkey Do. Maksudnya apa? Ketika
Anda di jalan dan ada sekelompok orang lihat ke atas, kira-kira Anda
lihat ke atas juga tidak? Kenapa Anda melihat? Karena ada orang
yang melakukannya. Sama juga seperti itu, ketika Anda bertanya,
Anda minta angkat tangan, 10 orang angkat tangan. Maka semua
orang yang tidak mengerti juga angkat tangan. Ya saya mau sukses,
tiba-tiba saja. Kalau semua angkat tangan, mereka ikut Anda bukan?
Ya gunakan teknik ini. Tapi memang teknik ini tidak bagus dipakai
kalau Anda berbicara lewat video karena Anda tidak bisa tau respon
mereka. Tapi ini dipakai ketika Anda bertemu dengan pendengar
Anda.

Jadi inilah 3 teknik untuk membuka presentasi yang menarik. Yang


pertama dengan kutipan, yang kedua melibatkan, yang ketiga
mengajukan pertanyaan. Ketika mereka sudah Anda dapat/grab,
maka langkah selanjutnya adalah kita akan melihat permasalahan
kebutuhan mereka. Ikuti terus program Stand Up Selling.

Saya Dedy Budiman, Salam Entrepreneur!

1. Confidence: Orang yang percaya diri atau yakin atas kemampuan mereka
sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan
mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat
menerimanya.
Sumber:http://belajarpsikologi.com/pengertian-kepercayaan-diri/ http://belaja
rpsikologi.com/pengertian-kepercayaan-diri/

2. Approach dalam konteks ini artinya mendekati seseorang

Created in Day One