Anda di halaman 1dari 4

1.

Memakai Celana Dalam Dari Katun

Meski lebih mahal dari bahan dasar nilon, celana dalam dari katun memiliki banyak sekali
manfaat diantaranya adalah membuat sirkulasi udara di dalam organ reproduksi menjadi
lancar. Celana katun pun lebih menyerap keringat dibandingkan dengan celana nilon. Bagi
wanita yang menggunakan celana katun, dia akan terhindar dari penyakit keputihan,
sedangkan bagi pria yang menggunakan celana dalam katun dia akan terhindar dari penyakit
kulit di organ reproduksi seperti panu.

2. Rajin Mengganti Celana Dalam

Wanita yang sedang mengalami keputihan sebaiknya rajin mengganti celana dalamnya,
begitupula dengan wanita yang merasa bahwa organ reproduksinya mengeluarkan keringat
yang berlebihan. Keringat yang berlebihan bisa menyebabkan perkembangan dan
pertumbuhan bakteri di dalam organ reproduksi. Bagi pria pun juga begitu, terlalu banyak
berkeringat tidak bagus untuk kesehatan kulit organ reproduksi.

3. Mengeringkan Organ Reproduksi

Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi yang dimiliki oleh pria maupun wanita sebaiknya
sehabis melakukan BAK dan juga BAB mengeringkan organ reproduksinya menggunakan
handuk. Jangan menggunakan tisyu untuk mengeringkan organ reproduksinya sebab ada zat
pemutih yang bisa menempel di organ reproduksi wanita maupun pria.

4. Jangan Menggunakan Obat Pembersih Wanita

Cara menjaga kesehatan organ reproduksi wanita sebaiknya tidak menggunakan obat
pembersih kewanitaan. Organ reproduksi jika dibersihkan menggunakan obat pembersih
kewanitaan justru bisa merangsang pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab keputihan,.
Alasannya adalah ph yang tidak seimbang justru mematikan bakteri baik yang ada di vagina.
Kadar keasaman yang tidak sesuai justru menjadi penyebab timbulnya bakteri jahat di dalam
organ reproduksi. Bagi wanita yang ingin membersihkan organ kewanitaannya cukuplah dia
menggunakan air yang mengalir saja, jangan menggunakan sabun pembersih yang phnya
tidak seimbang.

5. Rajin Cuci Tangan

Cuci tangan ini menjadi sumber kesehatan dalam hal apa saja. Cuci tangan tidak hanya cepat
saja namun juga harus bersih dan steril. Salah satu cara mencuci tangan yang benar dan
steril adalah dengan menggunakan sabun antiseptik. Saat ini anda akan mudah menemukan
sabun antiseptik dalam bentuk cair maupun dalak bentuk batangan. Sabun ini memiliki fungsi
sebagai pembunuh kuman dan bakteri yang menempel di tangan anda. Jika tangan anda
belum dibersihkan dari kuman kemudian anda menyentuh organ reproduksi anda, bisa jadi
kuman yang menempel di tangan anda berpindah tempat di organ reproduksi anda. Jika hal
itu terjadi orgtan reproduksi anda dipenuhi dengan kuman dan bakteri sehingga masalah
kesehatan akan muncul.

6. Mencuci Tangan Sehabis BAB


Untuk menjaga kebersihan organ reproduksi bagi wanita maupun bagi pria sebaiknya
mencuci tangan menggunakan sabun setelah BAB. Saat BAB tangan anda akan bersentuhan
langsung dengan sumber kotoran yang dipenuhi dengan bakteri, jika tangan anda tidak bersih
bisa-bisa anda akan menyentuh makanan atau makan menggunakan tangan anda yang kotor.
Jika tangan anda dipenuhi kuman dan bakteri lalu anda mengkonsumi makanan maka anda
akan rentan terkena diare. Saat anda terkena diare berklanjutan disertai dengn sakit perut anda
bisa mengkonsumsi obat sakit perut yang disebabkan oleh diare. Bahaya tidak mencuci
tangan sehabis BAB tidak hanya itu saja, ketika anda habis BAB kemudian anda menyentuh
Mr.P atau Mrs.V maka kuman dan bakteri akan berpindah ke Mr.P atau Mrs.V.

7. Membasuh Organ Reproduksi dengan Benar

Banyak orang yang salah dalam membasuh kemaluannya, cara yang salah itu justru bisa
menyebabkan berbagai macam gangguan masalah kesehatan kelamin muncul. Cara
membasuh kemalua yang benar adalah dari depan ke belakang bukanlah sebaliknya. Kuman
dan bakteri yang ada di kemaluan dibuang ke belakang bukan malah dari belakang ke depan.
Jika anda membasuh kemaluan dari belakang ke depan akibatnya adalah anda akan
memasukkan bakteri yang ada di dubur menuju ke kemaluan. Hal itu justru berbahaya sebab
kuman itu juga sudah ada dikemaluan akan menyebabkan infeksi entah itu infeksi saluran
kencing atau nfeksi yang menyebabkan penyakit kelamin dan masih banyak lagi lainnya.

8. Jangan Menggaruk Kemaluan

Saat jamur,kuman dan bakteri berkembangbiak di kulit kemaluan anda, hal itu akan
menyebabkan rasa gatal. Menggaruk kemaluan pun bisa menyebabkan iritasi jika iritasi organ
kemaluan justru akan merasakan perih dan menyebkan kemaluan menjadi luka. Hal ini
berlaku untuk pria dan juga wanita sehingga organ kemaluan terhindar dari rasa perih akibat
iritasi itu.

9. Rajin Mengganti Pantyliner

Bagi wanita yang suka menggunakan panty liner ketika sedang keputihan atau sehabis
menstruasi sebaiknya rajin mengganti panty liner agar panty liner tidak terlalu lembab. Jika
panty liner lembab akibatnya adalah bakteri dan kuman justru berkembangbiak dan menjadi
penyebab gangguan masalah kewanitaan atau organ intim.

10. Menjaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi

Wanita sebaiknya memperhatikan dengan bener kebersihan organ reproduksinya atau organ
intimnya saat dia terkena menstruasi. Alasannya adalah saat menstruasi kuman dan bakteri
akan mudah sekali berkembang biak. Jika tidak menjaga kebersihan saat menstruasi wanita
akan mudah terserang gatal-gatal di organ intimnya. Organ intim yang gatal menjadi tanda
bahwa ada perkembangan dan pertumbuhan bakteri di dalam organ intim wanita tersebut.
Berikut ini adalah cara yang tepat untuk menjaga kebersihan organ itnim ketika menstruasi
datang :

Rajinlah mengganti pembalut, pembalut yang jarang diganti bisa menyebabkan iritasi,
gatal dan juga rasa panas. Pembalut yang tidak sering diganti akan menyebabkan rasa
gatal gatal.
Rajin membersihkan badan sebab saat menstruasi datang kelenjar keringat akan
memproduksi keringat yang banyak dibandingkan saat tidak menstruasi. Keramas
juga menjadi alternatif untuk menjaga kebersihan tubuh selain itu keramas akan
membuat tubuh menjadi lebih rileks. Jika rileks maka tidak akan ada masalah selama
mengalami menstruasi alasannya jika seseorang stress menstruasinya bisa lebih
sedikit atau sangat banyak. Jika volume darah yang keluar sedikit, darah kotor yang
keluar tidak tuntas dan justru menempel di dinding rahim sedangkan volume darah
yang terlalu banyak bisa menyebabkan wanita mengalami anemia. Oleh sebab itulah
saat menstruasi wanita disarankan untuk mengkonsumsi pil penambah darah dimana
pil penambah darah itu bisa sebagai cara mencegah anemia yang efektif. Wanita juga
harus tahu apa saja yang menjadi ciri ciri anemia sehingga ketika dia mengalami
gejala atau ciri-ciri tersebut wanita segera melakukan bagaimana cara mengatasi
anemia yang efektif.

11. Hindari Gula dan Kafein

Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi sebaikinya menghindari mengkonsumsi terlalu


banyak kafein dan juga gula. Bahaya kafein bagi tubuh bisa menyebabkan insomnia dan juga
ketergantungan. Bahaya minum kopi saat haid bisa menyebbakan kram perut sehingga
menstruasi terasa lebih menyakitkan. Kopi dan gula tidak boleh dikonsumsi oleh wanita pada
hari-hari biasa sebab vagina akan mengeluarkan cairan yang berlebihan sehingga timbullah
keputihan dan mrs.v terasa lebih lembab dibandigkan dengan mrs.v wanita yang tidak
mengkonsumsi gula dan kafein.

12. Hindari Mengkonsumsi Banyak Alkohol

Bagi pria dan juga wanita yang ingin menjaga kesehatan organ reproduksinya sebaiknya
menghindari mengkonsumsi alkohol baik itu dalam kadar yang rendah maupun dengan kadar
yang tinggi. Alasannya adalah di dalam alkohol tinggi akan gula dan juga tinggi akan zat-zat
yang tidak bagus untuk kesehatan reproduksi. Jika terus dikonsumsi akibatnya adalah organ
reproduksi terutama sel telur dan juga sel sperma akan terganggu. Alkohol pun akan
berpengaruh terhadap kesuburan wanita maupun pria. Selama ini yang diketahui dari bahaya
alkohol hanyalah dari segi kesehatan tubuh saja sedangkan dari segi kesuburan atau
kesehatan organ reproduksi wanita belum banyak masyarakat luas yang belum
mengetahuinya.

13. Hindari Menggunakan Sex Toys Tidak Steril

Untuk wanita maupun pria yang ingin menjaga organ reproduksinya ada baiknya
menghindari menggunakan sex toys yang tidak steril, sebaiknya juga tidak meminjamkan sex
toys yang anda miliki kepada orang lain. Takutnya adalah jika sex toys tersebut digunakan
oleh orang lain yang memiliki PMS kemudian anda gunakan penyakit kelamin itu bisa
berpindah ke diri anda.Tidak hanya sex toys saja yang bisa menimbulkan masalah kesehatan,
anda memasukkan jari ke dalam mrs.v juga rentan untuk terkena penyakit seksual atau
penyakit kelamin. Jika sudah terkena penyakit kelamin penyembuhannya membutuhkan
waktu yang lama dan resiko untuk muncul kembali penyakit tersebut sangat besar. Oleh
sebab itu alangkah baiknya jika kita mencegah penyakit tersebut, mencegah lebih baik
dibandingkan dengan mengobati.

14. Membersihkan Kelamin Sebelum Berhubungan Badan


Bagi pasangan suami istri atau pasutri yang ingin berhubungan badan sebaiknya mereka
membersihkan kelaminnya terlebih dahulu. Hal itu bertujuan untuk membersihkan kuman
dan bakteri yang menempel di vagina maupun Mr.P. Membersihkannya pun cukup dengan air
yang mengalir saja tidak pelru menggunakan sabun pembersih organ kelamin. Sedangkan
untuk tetap menjaga kesehatan kandung kemih pasangan suami istri yang sehabis melakukan
hubungan badan diwajibkan untuk buang air kecil kurang dari setengah jam setelah
berhubungan badan. Buang air kecil itu bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi di
kandung kemih. Saat pasutri terkena infeksi kandung kemih maka dia membutuhkan obat
anyang anyangan untuk meredakan gejala infeksi yang diderita, hal itu dikarenakan
penyebab anyang-anyangan salah satunya disebabkan oleh infeksi kandung kemih atau
infeksi saluran kencing.

15. Menjaga Berat Badan Ideal

Untuk menjaga kesehatan rerpoduksi baik pria maupun wanita harus menjaga berat badan
ideal, wanita yang memiliki berat badan ideal akan terhindar dari cairan vagina berlebihan
sedangkan pria yang memiliki tubuh gemuk akan memiliki sel sperma yang kurang subur.
Tidak hanya itu saja, berat badan yang ideal pun akan memudahkan pasangan untuk
mencapai orgasme bersama-sama. Oleh sebab itu penting sekali untuk menjaga berat badan
yang ideal.

Itulah cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria maupun wanita yang harus diketahui
oleh masyarakat luas. Selama ini wanita maupun pria hanya peduli dengan penampilan luar
saja tanpa peduli dengan penampilan dalam. Alangkah baiknya jika selalu menjaga
penampilan dalam juga agar terhindar dari penyakit kelamin dan juga penyakit menular
seksual