Anda di halaman 1dari 5

1.

Depresi Mayor

Depresi mayor adalah keadaan dimana seseorang merasakan kesedihan,


perasaan tidak berarti dan bersalah yang mendalam. Ciri-ciri depresi mayor antara
lain :

- Perubahan nafsu makan dan berat badan yang drastis.


- Perubahan pola tidur.
- Perubahan aktivitas.

Faktor penyebab :

- Jenis kelamin Depresi lebih banyak dialami oleh wanita karena


memikirkan banyak hal.
- Umur Rentan di usia 20 tahun, di masa remaja akhir dan dewasa awal.
- Sosial ekonomi Merasa sangat kehilangan, bahagia yan berlebihan dan
berduka.

Sudut pandang kognitif Memandang masalah secara berat, menganggap bahwa


itu akhir dari segalanya.

Sudut pandang psikodinamik Pengaruh masa lalu.

Variasi mayor depresif :

- Melankolis Individu merasa kehilangan aktivitas yang selalu


dilakukan. Dipengaruhi oleh faktor biologis.
- Sensonal Depresi yang sama pada situasi yang berbeda. Dialami dalam
jangka waktu tertentu.

Gejala utama :

- Konsentrasi dan perhatiannya berkurang.


- Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna.
- Pandangan hidup yang suram dan pesimistis.
- Kecenderungan bunuh diri, mencelakai diri sendiri.
- Nafsu makan bisa berkurang atau bertambah.
Kriteria :

- Afek depresi Fase dimana seseorang merasa benar-benar tertekan.


Terdapat gejala ringan dan sedang.
- Retardasi motorik Malas bergerak.
- Kehilangan minat dan kegembiraan.
- Berkurangnya energi sehinga merasa lelah.

Treatmen :

- Terapi kognitif dan perilaku untuk mengubah pola pikir pasien agar keluar
dari pola pikirnya.
- Terapi psikodinamika bertujuan untuk membantu pasien memperoleh
insight/pelajaran dari kejadian yang dialami yang dapat membuat stres.

2. Bipolar

Bipolar adalah suatu gangguan yang ditandai dengan perubahan mood antara
rasa girang yang ekstrim dan depresi yang parah.

Faktor penyebab terjadinya bipolar :

- Genetik
Sekitar 50% pasien gangguan perasaan memiliki sekurangnya satu
orangtua dengan mood, paling sering depresi berat. Jika kedua orangtua
memiliki gangguan perasaan kemungkinan anak memiliki gangguan
mood 60-75%.
- Biologis
Yaitu adanya kelainan pada zat pengantar sinyal di otak
neurotransmitter.
- Lingkungan
Faktor lingkungan memegang peranan penting pada kehidupan prososial
salah satunya stress.

Hipomanik Depresi dan manik masih dalam kategori wajar atau masih dalam
batas normal oleh penglihatan orang lain.
Episode manik Perasaan girang secara tiba-tiba, merasakan kegembiraan yang
sangat luar biasa. Merupakan tingkat paling tinggi yang membuat orang tidak bisa
tidur saking gembiranya.

Gangguan bipolar terbagi menjadi dua :

- Bipolar I : Banyak mengalami periode manik dan depresi tetapi


pergantian manik dan depresi diantarai dengan episode normal. Umumnya
terjadi pada laki-laki dan perempuan.
- Bipolar II : Mengalami hipomanik dan merasakan depresi yang lebih
berat secara berlebihan dan mengalami satu atau lebih depresi mayor.
Hanya terjadi satu kali episode manik. Umumnya terjadi pada perempuan.

Treatmen :

Pengobatan seperti memperbaiki pola hidup, rencana pengobatan biasanya


mencakup pemberian obat-obatan yang dikombinasikan dengan terapi psikologis
misalnya terapi musik dan terapi psikologi positif.

3. Distimik
Distimik ialah salah satu gangguan mood yang dialami seseorang dengan
gejala kecenderungan terpuruk dan berlangsung selama dua tahun dan memiliki
self esteem yang rendah. Gejala distimik antara lain : insomnia, murung, tidak
berkonsentrasi, memiliki self esteem yang rendah, dan cenderung menghindar dari
orang lain. Ciri-ciri distimik antara lain :
- Kehilangan nafsu makan atau kebanyakan makan.
- Sulit tidur atau banyak tidur.
- Mudah lelah.
- Memiliki citra diri yang rendah.
- Memiliki perasaan putus asa.

Faktor penyebab :

- Biologis : Terdapat gangguan dalam metabolism tubuhnya.


- Genetik : Keturunan.
- Psikososial : Biasanya berasal dari lingkungan.
Tratmen :

- Terapi kognitif : Bertujuan untuk mengubah pola berpikir dan bertingkah


laku.
- Terapi perilaku : Membantu untuk memperbaiki perilaku.
- Terapi interpersonal : Melihat dan membantu meningkatkan harga dirinya.
- Terapi keluarga dan kelompok
Keluarga : Memberikan terapi dalam keluarga agar adaptasi di
lingkungannya mudah.
Kelompok : Membantu untuk kembali bergabung dengan kelomponya
serta berperilaku yang dapat diterima.
- Terapi farmakologi : Memberikan obat-obatan.

4. Siklotimik

Siklotimik adalah salah satu gangguan mood dimana penderita sering


mengalami berbagai periode mood tertekan dan hipomania. Periode mood yang
dimaksud ialah depresi yang sangat tertekan. Dan hipomania ialah saat harga diri
mereka melambung tinggi. Gejala siklotimik antara lain :

- Mengalami periode mood tertekan dan hipomania.


- Depresi ringan lebih mendominasi dibandingkan dengan atau dipisahkan
oleh periode mood normal.
- Gejala yang ditimbulkan maksimal dua bulan.

Treatmen :

- Terapi kognitif dengan mengembangkan cara berpikir alternatif, fleksibel,


dan positif serta melatih kembali respon kognitif dan pikiran yang baru.
- Terapi interpersonal dengan mengajarkan pasien belajar dengan cara
tertentu dimana mereka mendapat dorongan positif dari lingkungan untuk
mengatasi perilaku maladaptif.