Anda di halaman 1dari 14

KERANGKA ACUAN

KERJA (KAK)

KAJIAN PEMBUATAN BUKU PRODUK


UNGGULAN
DI KABUPATEN GRESIK
TAHUN 2017

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK

SEKRETARIAT DAERAH
BAGIAN PEREKONOMIAN DAN SDA
Jl. Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO NO. 245 GRESIK

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 1


DAFTAR ISI

URAIAN PENDAHULUAN

1. Latar Belakang.
2. Maksud dan Tujuan.
3. Sasaran.
4. Lokasi Kegiatan.
5. Sumber Pendanaan.
6. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen.

DATA PENUNJANG

7. Data Dasar.
8. Standar Teknis.
9. Studi-Studi Terdahulu.
10. Referensi Hukum.

RUANG LINGKUP

11. Lingkup Kegiatan.

11.1 Lingkup Pekerjaan.

11.2 Data dan Fasilitas Penunjang.

12. Keluaran.
13. Hak dan Kewajiban Pengguna Jasa dan Tim Pelaksana.
14. Jangka Waktu Pelaksanaan.
15. Personil.
16. Pendekatan dan Metodologi.
17. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan.

LAPORAN

18. Dokumen Jasa Konsultansi Pembuatan Buku Produk


Unggulan di Kabupaten Gresik.
19. CD /Hardware.

HAL HAL LAIN

20. Alih Pengetahuan.


21. Persyaratan Kerjasama.
22. Produksi dalam Negeri.
23. Penutup.

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 2


KERANGKA ACUAN KERJA
URAIAN PENDAHULUAN1

1. Latar Belakang

Pembangunan perekonomian suatu daerah saat ini masih belum


mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Hal tersebut disebabkan karena pola pengembangan ekonomi
daerah / local yang sedang dan telah dilaksanakan oleh daerah
terkesan kurang sistimatik. Faktor-faktor tersebut menjadi penyebab
dari kurang berkembangnya potensi ekonomi daerah dan berakibat
rendahnya daya saing ekonomi daerah. Rendahnya daya saing
daerah tersebut pada akhirnya menyebabkan arus masuknya
investasi menjadi kurang signifikan, untuk itulah pengembangan
ekonomi daerah dapat berhasil dan berdaya guna, maka perlu
diupayakan pengembangan potensi ekonomi daerah melalui
pengembangan produk unggulan daerah ( PUD ).
Produk Unggulan di Kabupaten Gresik adalah Produk yang
potensial dikembangkan pada suatu wilayah dengan memanfaatkan
Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia Lokal yang
berorientasi pasar dan ramah lingkungan sehingga memiliki
keunggulan kompetitif dan siap menghadapi persaingan global.
Produk unggulan apapun yang ada tentunya diperlukan pengelolaan
dan pemgembangan serta pemasaran yang sinergis agar dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pendekatan Produk Unggulan Daerah berfokus kepada
pemanfaatan dan optimalisasi sumber daya serta kompetensi local
dalam mengerakkan perekonomian daerah untuk mengatasi
persoalan kemiskinan ,pengangguran dan menciptakan
pembangunan yang berkelanjutan. Strategi pengembangan unggulan
daerah,berfokus kepada sumberdaya yang dikuasai daerah,memiliki
nilai ekonomis, berdaya saing tinggi,memiliki kompetensi inti,serapan

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 3


kerja tinggi .dengan kelayakan teknis (baik bahan baku dan pasar)
yang merupakan talenta dan memiliki kelembagaan masyarakat
setempat (sumber daya manusia , teknologi,dukungan infrastuktur
social dan budaya local.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran

2.1. Maksud dan tujuan dari Penyusunan Kajian Produk Unggulan


Daerah
Kabupaten Gresik ini secara umum adalah untuk
mendapatkan gambaran
menyeluruh tentang potensi produk unggulan yang terdapat
di Kabupaten
Gresik , sehingga dapat memberikan panduan bagi instansi
terkait untuk
memaksimalkan potensi ekonomi lokal untuk bersaing
dipasar nasional dan internasional. Secara umum, tujuan
dibuatnya kajian ini adalah sebagai berikut :
1. Menggali seluruh potensi ekonomi Kabupaten Gresik.
2. Menetapkan sektor unggulan dan produk unggulan
Kabupaten Gresik.
3. Merumuskan strategi peningkatan dan pengembangan
sektor dan
produk unggulan Kabupaten Gresik.
2.2 Sasaran
1. Informasi tentang produk-produk home industri/UMKM
yang dapat diajukan menjadi produk unggulan daerah.
2. Identifikasi one village one producs (OVOP).
3. Identifikasi ketersediaan bahan baku produk unggulan
secara terus
menerus.
4. Identifikasi pangsa pasar produk unggulan.
5. Rekomendasi pengembangan kelembagaan bagi
pengembangan produk

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 4


unggulan di Kabupaten Gresik.

3. Ruang Lingkup Materi Pekerjaan


3.1. Ruang Lingkup Materi
Lingkup pekerjaan jasa Penyusunan Kajian Produk Unggulan
Daerah Kabupaten Gresik ini adalah sebagai berikut :
3.1.1. Pengumpulan Data meliputi koordinasi peninjauan
lapangan
pendahuluan (orientasi lapangan) untuk penyusunan
rencana
pelaksanaan pekerjaan.

3.1.2. Pelaksanaan survey awal dan koordinasi dengan


stakeholder.
3.1.3. Perencanaan Detail pengambilan data-data/survey
kelapangan.
Pengolahan dan analisa data.
3.1.5. Hasil pelaksanaan kegiatan.

4. Ruang Lingkup Wilayah (Lokasi Pekerjaan)


Tersebar di seluruh Kecamatan, Kelurahan dan Desa dalam
wilayah
pemerintah kabupaten Gresik.

5. Sumber Pendanaan.
Sumber pembiayaan pekerjaan Jasa Konsultansi Kajian
Pembuatan Buku Produk Unggulan Daerah, dibiayai melalui
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten
Gresik Tahun Anggaran 2017.

6. Nama Dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 5


Nama Kuasa Pengguna Anggaran yang bertindak selaku Pejabat
Pembuat Komitmen : Dra. NURI MARDIANA, MM.
Satuan Kerja : Bagian Perekonomian dan SDA Setda
Kabupaten Gresik.
Nama pekerjaan : Jasa Konsultansi Pembuatan Buku Produk
Unggulan Daerah.

DATA PENUNJANG2

7. Data Dasar

Kelengkapan data yang harus diakomodasikan dalam Kajian


Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum di wilayah
kerja kota adalah :

a) Data RTRW Kabupaten Gresik 2010 2030;


b) Data Rencana Strategis, RPJMD;
c) Data Wilayah Administrasi;
d) Data lokasi parkir di kota Gresik;

8. Standar Teknis

Pendekatan masalah terkait dengan kebutuhan jasa konsultansi


dan metodologi untuk menyelesaikan masalah terkait dengan Jasa
Konsultansi Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan
Umum di wilayah kerja kota adalah :

a) Studi literatur teori dasar yang berkaitan dengan teknik


perparkiran;
b) Pengumpulan data baik primer maupun sekunder terkait
dengan kondisi eksisting;
c) Mengidentifikasi dan penganalisisaan antara kebutuhan
parkir dengan penyediaan tempat parkir;
d) Rekayasa dan manajemen parkir untuk menjaga kinerja ruas
jalan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas;
e) Arahan Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan
Umum di wilayah kerja kota;
f) Penghitungan potensi parkir.

2
Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
Kerangka Acuan Kerja (KAK) 6
9. Studi-Studi Terdahulu
Studi terdahulu yang hampir sama dan menyerupai dengan kajian
yang diharapkan belum ada dan tidak pernah dilakukan oleh Dinas
Perhubungan Kabupaten Gresik.

10. Referensi Hukum

Beberapa peraturan dan perundang-undangan yang dapat


digunakan sebagai referensi dalam kegiatan ini antara lain:
a. Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 Nomor 22 Tahun 2009
tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011
tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak serta
Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas;
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun
2014 tentang Angkutan Jalan;
d. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2012
tentang Kendaraan;
e. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015
tentang jaringan lalu lintas;

RUANG LINGKUP

11. Lingkup Kegiatan


a. Lingkup Pekerjaan

Kegiatan yang dilaksanakan dalam pekerjaan Jasa Konsultansi


Kajian Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum di
wilayah kerja kota Kabupaten Gresik meliputi:

1. Studi literatur Teknik Perparkiran;


2. Pengumpulan data primer :

- Pengumpulan data pendahuluan diperlukan sebagai data awal


dalam penentuan wilayah studi, sedangkan data sekunder
diperoleh dari studi-studi terdahulu, data-data yang
dibutuhkan dan akan dikumpulkan untuk melakukan studi ini
adalah data model jaringan jalan dan data eksisting mengenai
kebijakan parkir di badan jalan yang telah dilaksanakan di
wilayah studi.
- Pengumpulan data primer dilakukan untuk mengoreksi data
sekunder yang telah dikumpulkan. Survey ini dilakukan untuk
mendapatkan data lebar bagian badan jalan, jenis jalan, posisi
parkir dan sudut parkir yang digunakan untuk on-street

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 7


parking, serta volume parkir di masing-masing ruas jalan pada
wilayah studi.

3. Pengumpulan data sekunder berupa:


- RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah)
- RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gresik)
- RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota)
- Peta Jaringan Jalan Kabupaten Gresik;
- Lokasi parkir yang dikelola oleh Dinas Perhubungan;
4. Penentuan prioritas penanganan terhadap permasalahan
yang ada;
5. Arahan Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan
Umum di wilayah kerja kota Gresik.

b. Data dan Fasilitas Penunjang

Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Penyusunan Jasa


Konsultansi Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan
Umum Wilayah Kerja Kota, pengguna jasa akan memfasilitasi
kelancaran pelaksanaan kegiatan dimaksud, antara lain :

1. Memfasilitasi surat menyurat dalam rangka mengumpulkan


data dan informasi yang diperlukan dan pengguna jasa tidak
menyediakan fasilitas kantor.
2. Menyediakan fasilitas untuk diskusi (ruang rapat dan
fasilitasnya).

Pengguna jasa tidak menyediakan peralatan / perlengkapan dan


bahan yang diperlukan. Untuk itu Penyedia Jasa wajib
menyediakan peralatan / perlengkapan dan bahan yang biayanya
dibebankan dalam kontrak ini, antara lain sebagai berikut :

1. Komputer/Laptop jumlah 2 unit.;


2. printer 2 unit;
3. Kendaraan Roda Empat (Jumlah 1 unit);
4. Kendaraan Roda Dua (Jumlah 1 unit)

12. Keluaran3

Produk / Keluaran dari kegiatan Kajian Pemetaan Kondisi dan


Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota Kabupaten
Gresik adalah:

3
Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.
Kerangka Acuan Kerja (KAK) 8
a) Draft Laporan Jasa Konsultansi Pemetaan Kondisi dan
Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota,
sebanyak 5 buku.
b) Laporan Jasa Konsultansi Pemetaan Kondisi dan Potensi
Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota, sebanyak 10
buku.
c) Soft file, laporan hasil pelaksanaan pekerjaan dikopikan
dalam 1 harddisk eksternal dengan format Ms. Word.

Teknik penyajian untuk laporan harus sesuai dengan ketentuan


berikut:

1. Pengetikan dengan 1,5 spasi pada kertas HVS 80 gr putih


polos
2. Nama Buku/Laporan dan Ukuran Buku
a) Draft Laporan Akhir/Draft Final Report (A4)
b)Laporan Akhir Dokumen Kajian Pemetaan Kondisi dan
Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota
Kabupaten Gresik (A4)
3. Kulit/sampul buku dibuat menarik dan komunikatif (sesuai
kesepakatan antara konsultan dan pemberi pekerjaan)
4. Laporan bentuk hard cover.

13. Hak dan Kewajiban Pengguna Jasa dan Tim Pelaksana


1. Hak dan kewajiban pihak pengguna jasa
a. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan
oleh penyedia jasa;
b. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai
pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak
penyedia jasa;
c. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga kontrak yang
telah ditetapkan kepada pihak penyedia jasa;
d. Memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang
dibutuhkan oleh pihak penyedia jasa sepanjang sesuai
ketentuan yang tercantum dalam kontrak.

2. Hak dan kewajiban pihak penyedia jasa


a. Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan
sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam
kontrak;
b. Berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana
dan prasarana dari pihak pengguna jasa untuk kelancaran
pelaksanaan pekerjaan sepanjang sesuai ketentuan yang
tercantum dalam kontrak;

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 9


c. Melaporkan hasil pelaksanaan pekerjaan secara periodik
kepada pihak pengguna jasa;
d. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai
dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah
ditetapkan dalam kontrak;
e. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan
untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak
pengguna jasa;
f. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal
penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam
kontrak;
g. Mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk
melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar
tempat kerja dan membatasi pengrusakan dan
pengaruh/gangguan kepada masyarakat maupun
miliknya;
h. Penyedia jasa agar melaksanakan kewajiban yang
dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung jawab,
ketekunan, efisiensi dan ekonomis serta memenuhi
kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif
peralatan-peralatan, mesin, dan material yang berkaitan
dengan pekerjaan;
i. Dokumen-dokumen yang disediakan oleh penyedia jasa
menjadi milik pengguna jasa, antara lain laporan Kajian
Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum
Wilayah Kerja Kota Kabupaten Gresik dan soft file yang
disediakan oleh tim pelaksana menjadi hak milik
pengguna jasa. Setelah pekerjaan selesai dan berakhir,
penyedia jasa harus menyerahkan seluruh dokumen dan
data pendukung lainnya kepada pengguna jasa. Penyedia
jasa dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen.

14. Jangka Waktu Pelaksanaan

Jangka waktu pelaksanaan kegiatan Jasa Konsultansi Kajian


Pemetaan Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah
Kerja Kota Kabupaten Gresik ditetapkan 2 (dua) bulan terhitung
mulai tanggal 22 Juni 2016 s/d 20 Agustus 2016.

15. Personil

Tim yang dibentuk oleh konsultan pelaksana merupakan


gabungan dari berbagai bidang keahlian dengan posisi dan
kualifikasi sebagai berikut:
Kerangka Acuan Kerja (KAK) 10
1. Tenaga Ahli

a. Team Leader
Tenaga ahli yang berlatar belakang pendidikan Teknik Sipil
Transportasi dengan jenjang minimal S1 dan berpengalaman
profesional minimal 6 tahun.
b. Tenaga Ahli Sipil
Tenaga ahli Sipil berlatar belakang pendidikan dengan jenjang
minimal S1 dan berpengalaman profesional minimal 3 tahun di
bidang Sipil Transportasi.

2. Tenaga Pendukung
a. Surveyor
Surveyor yang berlatar belakang pendidikan minimal SMA atau
Sederajat.
b. Drafter
Drafter yang berlatar belakang pendidikan minimal SMA atau
Sederajat.
c. Administrator
Administrator yang berlatar belakang pendidikan minimal SMA
atau sederajat.

16. Pendekatan dan Metodologi

Kegiatan ini mengkolaborasikan 2 (dua) pendekatan, yaitu


pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif.

Pendekatan kualitatif dipergunakan untuk menganalisis secara


mendalam kondisi Perparkiran diwilayah kerja kota di Kabupaten
Gresik, untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh
persimpangan tersebut. Pendekatan ini juga diperlukan untuk
menentukan jenis program/kegiatan yang dapat meningkatkan
kinerja perparkiran diwilayah studi.

Pendekatan kuantitatif diperlukan untuk menganalisis jumlah dan


jenis pengaruh perparkiran terhadap pengguna jalan, skenario
Kerangka Acuan Kerja (KAK) 11
pengelolaan perparkiran terhadap dampak adanya pengelolaan
parkir yang mempengaruhi unjuk kerja jalan.

17. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanan Kegiatan dilaksanakan selama 60 (enam puluh) hari.

LAPORAN

18. Draft Laporan

Draft Laporan memuat hasil akhir kegiatan Kajian Pemetaan


Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota
Kabupaten Gresik yang berisi hasil analisa, meliputi deskripsi
analisa dari identifikasi potensi dan masalah, prioritas
penanganan, rekomendasi skenario pengembangan Pemetaan
Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota
Kabupaten Gresik, serta rekomendasi rencana program/kegiatan
yang tertulis dan dilengkapi dengan gambar rencana pembiayaan
pengelolaan dampak jangka pendek, jangka menengah dan
jangka panjang. Draft Laporan Akhir diserahkan 3 (tiga) minggu
setelah dikeluarkannya SPMK sebanyak 5 buku.

19. Laporan Akhir

Laporan Akhir memuat hasil akhir kegiatan Kajian Pemetaan


Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota
Kabupaten Gresik yang berisi hasil analisa, meliputi deskripsi
analisa dari identifikasi potensi dan masalah, prioritas
penanganan, rekomendasi skenario pengembangan Pemetaan
Kondisi dan Potensi Parkir di Tepi Jalan Umum Wilayah Kerja Kota
Kabupaten Gresik, serta rekomendasi rencana program/kegiatan
yang tertulis dan dilengkapi dengan gambar rencana pembiayaan
pengelolaan dampak jangka pendek, jangka menengah dan jangka
panjang. Laporan Akhir diserahkan 4 (empat) minggu setelah
dikeluarkannya SPMK sebanyak 10 buku.

20. Compact Disk

Compact Disk, yang memuat soft copy laporan hasil pelaksanaan


pekerjaan dalam format Ms. Word) yang diserahkan 4 (empat)
minggu setelah dikeluarkannya SPMK sebanyak 1 hard disk
Eksternal.

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 12


HAL-HAL LAIN

21. Produksi dalam Negeri

Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus


dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali
ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan
keterbatasan kompetensi dalam negeri.

22. Persyaratan Kerjasama

Selain data dan informasi penting sebagai masukan serta


ketentuan khusus yang diberikan proyek, berlaku pula ketentuan,
peraturan, persyaratan, standart dan pedoman lainnya, antara
lain :

a) Surat Perintah Kerja dan SPMK untuk melaksanakan


pekerjaan perencanaan;
b) SNI dan SK-SNI teknis yang berlaku;
c) Pertimbangan regional dari pemerintah daerah setempat;
d) Peraturan pembangunan dan rencana pengembangan
daerah setempat.
e) Untuk mengendalikan pelaksanaan kegiatan, konsultan
mendapat bimbingan dan pengarahan dari pengelola
kegiatan dan tim teknis yang bertindak sebagai aparat
pemerintah yang mengatur dan membina konsultan.
f) Setiap tahapan hasil perencanaan harus dipresentasikan
oleh konsultan kepada tim teknis untuk membahas semua
aspek yang telah ditentukan
g) Hasil perencanaan yang telah dibahas dan disetujui tim
teknis akan menjadi penilaian untuk penyelesaian pekerjaan
yang dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa / Penerima
pekerjaan.
h) Pekerjaan lain yang belum dimasukkan dalam TOR ini akan
dibahas dan disepakati dalam perjanjian

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 13


23. Alih Pengetahuan

Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk


menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka
alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat
Pembuat Komitmen.

24. Penutup
1. Setelah menerima kerangka acuan kerja (KAK), konsultan
hendaknya segera memberikan tanggapan agar dapat diperoleh
persamaan persepsi untuk terselenggaranya kegiatan ini ;
2. Berkaitan dengan hal tersebut konsultan segera menyusun
program yang jelas dan terinci ;
3. Apabila perlu dapat diadakan perubahan dan tambahan
sepanjang menunjang terselenggaranya kegiatan ini dan
disetujui oleh kedua pihak.

Gresik, 21 Juni 2016

PROJECT LEADER
Kepala Dinas Perhubungan
Kabupaten Gresik

ANDHY HENDRO WIJAYA,


S.Sos. M.Si
Pembina Tk. I
NIP. 19720411 199101 1
001

Kerangka Acuan Kerja (KAK) 14