Anda di halaman 1dari 1

SOAL 4: COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS (20)

Lembaga Pengembangan Manajemen, Akuntansi, dan Perpajakan (LPMAP) adalah unit

yang dibentuk suatu universitas negeri untuk memberikan layanan pelatihan,

konsultansi, bimbingan teknis, dan sejenisnya kepada stakeholder, terutama pemerintah

daerah dan BUMN/BUMD untuk peningkatan kapasitas di bidang keuangan

negara/daerah. Asumsikan pada Semester I terakhir 2015, LPMAP menawarkan dua

produk pelatihan perpajakan dengan projeksi laba dan biaya sebagai berikut:

Tarif per unit Rp3.000.000 untuk jenis pelatihan standar (mendapatkan modul tanpa

training kits, dan pengurusan penginapan dan konsumsi secara mandiri), dan

Rp5.000.000 untuk jenis pelatihan modifikasi/customized (all-in).

1. Hitunglah unit (frekuensi pelatihan) break-even untuk kedua produk tersebut

(pembulatan ke atas).

2. Mencermati tren paruh kedua 2015, BUMN/BUMD dan pemda akan gencar mengikuti

pelatihan, PT ingin meningkatkan penjualan 21 frekuensi pelatihan (produk standar)

dan menurunkan penjualan 7 frekuensi pelatihan (produk modifikasi/customized),

berdampak pada penambahan biaya promosi Rp3.350.000. Berdasarkan scenario

analysis tersebut, apakah rencana bisnis ini dijalankan? Jelaskan!

3. Baik dalam penentuan biaya, volume, maupun margin, terdapat risiko dan

ketidakpastian, sebutkan apa saja risiko LPMAP dalam memberikan layanan pelatihan

tersebut, dan bagaimana mengatasinya!