Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.

N DENGAN GANGGUAN SISTEM


HAEMATOLOGI: DHF ( DENGUE HAEMORAGIC FEVER)
DI RUANG FAJAR 4.1 DI RS. BHAYANGKARA
SARTIKA ASIH BANDUNG

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS PENYELESAIAN PSG

HILDA WILDAN DIANAWATI


121310066

YAYASAN ADHI GUNA KENCANA


SMK BHAKTI KENCANA
BANDUNG
2014

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan
hidayahNya lah penulis dapat menyusun serta menyelesaikan karya tulis ilmiah ini dengan
tepat waktunya.
Karya tulis ini berjudul Asuhan Keperawatan pada Tn.N Dengan Gangguan Sistem
Haematologi: DHF (DENGUE HAEMORAGIC FEVER) Di Ruang Fajar 4.1 Di Rumah
Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung, di susun sebagai salah satu syarat untuk
memenuhi salah satu tugas penyelesaian PSG di SMK Bhakti Kencana Bandung.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu penulis akan sangat mengharapkan serta menghargai segala saran dan kritik yang
bersifat membangun bagi perbaikan penulis di masa yang akan datang.
Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis banyak mendapatkan bantuan, bimbingan
dan petunjuk dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu
dalam kesempatan ini perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada :
1. Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kelancaran selama praktek sistem ganda
(PSG) dan pada penyusunan laporan
2. Bapak H.Mulyana, SH., M.Pd., M.H.Kes selaku ketua yayasan
3. Bapak Deni Hendra Alamsyah, S. Farm.Apt, selaku Kepala Sekolah SMK Bhakti Kencana
Bandung
4. Bapak Rokmat Fauzi, S.Kep.Ners, selaku kepala jurusan Keperawatan
5. Bapak Leo Nugroho A.Md, Kep, selaku Guru Pembimbing utama yang telah memberikan
bimbingan, arahan dan dorongan dengan sabar kepada penulis dalam pembuatan laporan ini
sehingga dapat terselesaikan dengan baik
6. Bapak Agus S.Kep selaku Kepala Ruangan dan seluruh staf perawat yang bertugas di Ruang
Fajar Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung yang telah memberikan kesempatan
kepada penulis untuk melakukan asuhan keperawatan kepada Tn.N
7. Klien Tn.N dan keluarga atas kerjasama dan kepercayaannya kepada penulis selama
melaksanakan asuhan keperawatan
8. Bapak Kombespol Dr. Hisbuloh Huda, Sp.pd, selaku Kepala Rumah Sakit Bhayangkara
Sartika Asih Bandung
9. Bapak, Ibu, serta adik-adik tercinta yang senantiasa memberikan dorongan moral, material
dan iringan doa demi keberhasilan penulis yang tidak akan penulis lupakan sampai kapanpun
10. Seluruh pihak yang telah membantu penulis untuk menyelesaikan Laporan Praktek Sistem
Ganda (PSG)

Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang melimpahkan karunia dan
rahmat-Nya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan tugas
untuk memenuhi salah satu tugas penyelesaian PSG SMK Bhakti Kencana Bandung.

Bandung, November 2014

Penyusun

LEMBAR PENGESAHAN
Judul : ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.N DEGAN GANGGUAN SISTEM
HAEMATOLOGI: DHF ( DENGUE HAEMORAGIC FEVER ) DI RUANG FAJAR 4.1
RS.BHAYANGKARA SARTIKA ASIH BANDUNG.
Nama : HILDA WILDAN DIANAWATI
NIS : 121310066
Laporan ini telah disahkan pada bulan November tahun 2014

Mengetahui :

Pembimbing Penguji
Leo Nugroho, A.Md.Kep Agindo Jumantoro, S.Kep.,Ners

Kepala Sekolah Ka. Program Keperawatan

Deni Hendra Alamsyah, S.Farm.,Apt Rokhmat Fauzi, S.Kep.,Ners

Daftar Isi
Kata Pengantar ..................................................................................................... i
Lembar Pengesahan............................................................................................... iii
Daftar Isi............................................................................................................... iv
NarasiKasus........................................................................................................... v
A. PENGKAJIAN ............................................................................................. 1
1. Pengumpulan Data......................................................................................... 1
a. Identitas Klien ......................................................................................... 1
b. Identitas Penanggung jawab ................................................................... 2
c. Riwayat Kesehatan ................................................................................. 2
1. Riwayat Kesehatan sekarang ............................................................ 2
2. Riwayat Kesehatan Dahulu ............................................................... 2
3. Riwayat kesehatan Keluarga ............................................................. 2
d. Pola Aktivitas Sehari-hari......................................................................... 3
e. Pemeriksaan Fisik .................................................................................... 4
f. Data Psikologis ........................................................................................ 8
g. Data Sosial .............................................................................................. 9
h. Data Spiritual .......................................................................................... 9
i. Data Penunjang ....................................................................................... 9
j. Program dan rencana pengobatan ........................................................... 10
2. Analisa Data .................................................................................................. 10
3. Diagnosa Keperawatan ................................................................................. 13
B. PERENCANAAN ........................................................................................ 13
C. PELAKSANAAN ........................................................................................ 16
D. EVALUASI .................................................................................................. 19
Lembar Bimbingan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.N DENGAN GANGGUAN SISTEM


HAEMATOLOGI: DHF (DENGUE HAEMORHAGIC FEVER) DI RUANG FAJAR
RS SAKIT BHAYANGKARA SARTIKA ASIHBANDUNG

NARASI KASUS
Selama di rumah klien sudah mengalami panas badan selama 5 hari terutama pada
malam hari, dan mengalami mual, karena sudah mengalami panas lebih dari 3 hari, keluarga
memutuskan untuk di bawa ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung klien langsung dibawa
ke poli umum, di poli umum dokter langsung melakukan pemeriksaan Observasi TTV yaitu
TD: 100/60mmHg, N:78x/menitR: 20x/menit,S: 38,5C karena klien sudah mengalami panas
lebih dari 3 hari, klien di suruh ke LABORATORIUMuntuk di ambil darah setelah di ambil
darah klien kembali ke poli dan dokter memeriksa HASIL LABORATORIUM: Hb:15,5 g/dl,
Leukosit: 3,500/mm, Pcv: 40%, Trombosit: 3,1000/mm, sesudah melihat hasil lab, dokter
mengatakan trombosit turun maka klien harus di rawat, klien di bawa ke Ruang Fajar dan
perawat langsung melakukan tindakan infus RL 30gtt/menit dan di kasih obat oral yaitu
paracetamol, maka klien di rawat di ruangan fajar kamar 4 bed 1.
Saat di ruangan klien masih mengalami panas di malam hari dan turun di pagi hari,
perawat memberikan obat paracetamol tapi panas klien tidak menurun, maka perawat
mengompres klien dengan air hangat di bagian prontal dan axila setelah di kompres beberapa
saat kemudian panasnya klien sedikit menurun, sesudah panasnya menurun klien mengalami
mual, maka klien tidak nafsu makan, dan di anjurkan makan sedikit tapi sering kurang lebih
selama di RS Bhayangkara Sartika Asih klien panasnya terkadang turun, terkadang naik. Dan
kurang lebih 4hari klien dirawat klien sudah bisa pulang.

PENGKAJIAN HEAD TO TOE


A. PENGKAJIAN
1.Pengumpulan Data
a. Identitas Klien
Nama : Tn.N
Umur : 18 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Pendidikan : SMK
Pekerjaan :-
Agama : Islam
Suku/Bangsa : Sunda/Indonesia
Status Perkawinan : Belum Menikah
Alamat : Kp.Cisaranten Rt03/01
Tanggal Masuk : 25 September 2014
Tanggal Pengkajian : 26 September 2014
Diagnosa Medis : DHF

b. Identitas Penanggung Jawab


Nama : Tn.W
Umur : 39 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : SMA
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Agama : Islam
Alamat : Kp.Cisaranten Rt03/01
Hubungan Dengan Klien : Ayah

c. Riwayat Kesehatan
1) Riwayat Kesehatan Sekarang
Klien mengeluh demam, tidak nafsu makan, mual dan lemah, sejak 5 hari yang lalu,
klien di minumkan obat penurun panas namun tidak ada perbaikan
a) Keluhan Utama Saat Masuk Rumah Sakit
Klien mengeluh sudah 1 minggu panas badan tidak turun
b) Keluhan Utama Saat Dikaji
Klien mengatakan bahwa klien mengeluh panas, serasa di siram air panas dan di rasakan
di seluruh tubuh S: 38C pada malam hari
2) Riwayat Kesehatan Dahulu
Keluarga klien mengatakan bahwa sebelumnya klien tidak pernah mengalami penyakit
seperti yang di deritanya
3) Riwayat Kesehatan Keluarga
Keluarga klien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang lain yang mengalami
penyakit seperti yang di derita klien

d. Pola Aktivitas Sehari-hari

No Aktivitas Sebelum Sakit Sesudah Sakit


1 NUTRISI
MAKAN
Frekuensi 2x/hari 3x/hari
Porsi Makan 1 porsi porsi
Jenis Nasi, lauk pauk Bubur, sayur
Keluhan Tidak ada Mual
2 MINUM
Frekuensi 8 gelas/hari 5 gelas/hari
Jenis Air putih, susu, teh Air putih, susu
Keluhan Tidak ada Tidak ada
3 ELIMINASI
BAK
Frekuensi Tidak terhitung 3x/hari
Konsistensi Cair Cair
Warna Kuning urine Kuning urine
Keluhan Tidak ada Tidak ada
BAB
Frekuensi 2x/hari 1x/hari
Konsistensi Padat Padat
Warna Kuning feses Kuning kecoklatan
Keluhan Tidak ada Tidak ada
4 ISTIRAHAT DAN TIDUR
Tidur siang Tidak pernah 1-2jam/hari
Tidur malam 8jam/hari 6jam/hari
Keluhan Tidak ada Gangguan tidur
5 PERSONAL HYGIENE
MANDI
Frekuensi 2x/hari Diseka 1x/hari
Keluhan Tidak ada Tidak ada
KERAMAS
Frekuensi 3xseminggu Tidak pernah
Keluhan Tidak ada Tidak ada
GOSOK GIGI
Frekuensi 2x/hari 1x/hari
Keluhan Tidak ada Tidak ada
6 POLA KEBIASAAN
AKTIVITAS Bersekolah, Bermain Berbaring di tempat
tidur
Keluhan Tidak ada Klien merasa bosan

e. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum Klien :
Penampilan : Composmentis
Tanda Tanda Vital:
TD : 100/60 mmHg Suhu : 38,3C
Respirasi : 20x/menit Nadi : 78x/menit
: Sawo matang, turgor kulit kurang baik terbukti dalam <3detik cepat="" dengan="" kembali=""
kulit="" span="" tidak="">
3. Kepala dan Rambut
o Kepala
Bentuk : Bulat, Simetris
o Rambut : Distribusi : Merata
Warna : Hitam
Kebersihan : Bersih
Rontok : Tidak rontok

4. Wajah dan Leher


o Wajah : Bentuk : Simetris
Warna : Kemerahan
Lesi : Tidak ada
Bekas trauma : Tidak ada
o Leher : Simetris tidak ada benjolan
5. Mata
Bentuk kedua mata : Simetris
Kongjungtiva : Pucat
Pupil : Baik
Sklera : Warna putih
ahaya : Baik, pupil refleks terhadap cahaya ada terbukti ketika di beri cahaya pupil berkontraksi dan
ketika cahaya di jauhkan pupil dilatasi
penglihatan : Normal (klien bisa membaca koran dengan jarak kurang lebih 25cm)
6. Telinga
Bentuk : Simetris
Kebersihan : Bersih
Fungsi Pendengaran : Normal, klien bisa mendengar bunyi/suara
7. Hidung
Bentuk hidung : Simetris
Lesi : Tidak ada
Sekret : Ada, lendir cair dan tidak ada kotoran
Mukosa Hidung : Sedikit kemerahan
Kebersihan : Tidak terdapat kotoran
Penciuman : Normal, klien bisa membedakan bau kayu putih dan bau parfum
8. Mulut
Bentuk bibir : Simetris
Keadaan bibir : Kering, pecah-pecah
Gigi : Lengkap jumlah 32 Buah
Lidah : Bersih
Fungsi Pengecapan : Klien bisa merasakan manis, pahit, asam dan asin
9. Dada
Bentuk : Simetris
Bunyi nafas paru : Vesikuler (bernada rendah)
Perkusi paru : Resonant (suara perkusi paru yang normal)
Pola nafas : Regular (teratur)
Ekspansi paru : Seimbang
Irama Jantung : Reguler (teratur)
10. Abdomen
Bentuk : Simetris
Nyeri tekan : Tidak ada
Bising usus : 14x/menit
Lesi : Tidak ada

11. Repreduksi
Keadaan genetalia : Bersih
Lesi : Tidak ada
Kateter : Tidak terpasang
Hemoroid : Tidak ada
12. Ekstremitas atas/bawah
o Atas : Bentuk : Simetris dan lengkap
Keadaan kuku : Pendek, bersih
gerakan : Terbatas di tangan kiri karena terpasang infus 30gtt/menit cairan infus Ringer Laktat,
kekuatan otot (4/5)

4 5

o Bawah : Bentuk : Simetris dan lengkap


Keadaan kuku : Pendek bersih
Pergerakan : Tidak terbatas tapi lemah, reflek otot patella(+/+) normal terbukti
dengan diberi rangsangan
menggunakan reflek hamer langsung bergerak refleks ke depan, kekuatan otot (5/5)

f. Data Psikologis
1) Status Emosi : Emosi klien tampak stabil, terbukti klien selalu tenang
2) Kecemasan : Klien tampak sedikit cemas
3) Pola Koping : Klien mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada tim
medis tentang kondisi penyakitnya. Dalam mengatasi masalah klien sering meminta
bantuan orang lain
4) Gaya Komunikasi : Klien bisa berkomunikasi dengan baik
5) Konsep Diri
a) Gambaran Diri : Klien tampak sabar dalam menerima sakit yang di derita
b) Harga Diri : Klien ingin cepat pulang agar dapat berkumpul kembali
dengan keluarga dan temannya
c) Peran : Klien berperan sebagai anak ke 1 dari 2 bersaudara
d) Identitas Diri : Klien berjenis kelamin laki-laki, klien merasa tidak berdaya
e) Ideal Diri : Klien dapat berinteraksi dengan perawat mahasiswa
g. Data Sosial : Klien mengatakan ingin cepat sembuh agar
bisa sekolah seperti biasanya
h. Data Spiritual
o Pelaksanaan ibadah : Selamadi rawat klien melakukan ibadah
ditempat tidur
o Kepercayaan/Keagaamaan : Yakin (Klien banyak berdoa)
i. Data Penunjang
No Jenis Pemeriksaan Hasil Normal Satuan
1 Hemoglobin 15,5 g/dl L: 14-17, P: 12-16 g/dl
2 Leukosit 3,500/mm Dewasa: 4.000-10.000 /mm
3 Pcv 40% 40-50% %
4 Trombosit 31.000/mm 150.000-450.000 /mm

Terapi medis
Cairan Infus Ringer Laktat 30gtt/menit
Ceftriaxone (termasuk golongan sefalosporin/antibiotika belaktam) injeksi 2x1 gr(iv)

j. Program dan rencana pengobatan


No Jenis Obat Cara Pemberian Jam pemberian Fungsi Obat
1 Paracetamol Oral 07.30 Penurun panas, obat
menghilangkan rasa sakit
2 Antipiretik Oral 07.30 Mengurangi suhu tubuh,
menurunkan panas
3 Imunos Oral 07.30 Untuk menstimulis sistem imun
tubuh
4 Ondansentron Injeksi 08.00 Mengurangi rasa mual

2. ANALISA DATA
No Data Interpretasi (penyebab) Masalah
Ds:
1 - Klien mengeluh panas Nyamuk aedes aegepty Gangguan rasa nyaman
badan peningkatan suhu tubuh
Do: - Suhu klien 38C
- Klien tampak lemas
Respon antigen antibody

Merangsang sel-sel monosit,


eosinofel neotrofil dan makrofag
untuk mengeluarkan zat-zat
pirogen endogen

Impuls disampaikan ke
hypotalamus bagian
thermoregulator melalui ductus
thoraticus
Sel point suhu meningkat

Suhu tubuh meningkat

Gangguan rasa nyaman


peningkatan suhu tubuh
Ds:
2 - Klien mengeluh lemas Virus dengeu Resiko defisit volume
Do: - Turgor kulit jelek cairan tubuh
TD: 100/60mmHg Reaksi antigen-antibody
N: 78x/menit
R: 20x/menit Merangsang aktivitas
S: 38C komplemen dari jaringan tubuh

C3a-C5a

Peningkatan permeabilitas
pembuluh darah

Perpindahan cairan dari dalam


pembuluh darah ke intertitas
jaringan

Volume pembuluh darah


menurun

Syok hifovolemik

Resiko defisit volume cairan


tubuh
Ds:
3 - Klien mengeluh mual Merangsang sistem saraf otonom Gangguan pemenuhan
Do: - Klien tampak mual kebutuhan nutrisi kurang
- Bising usus 14x/menit dari kebutuhan

Saraf parasimpatis terangsang

Hypersekresi HCL

Merangsang medula
Mual, anoreksia

Intake nutrisi berkurang

Gangguan pemenuhan
kebutuhan nutrisi kurang dari
kebutuhan
Ds:
4 - Klien mengeluh tidak bisa Implus ke hypotalamus Gangguan pemenuhan
tidur istirahat dan tidur
Do: - Terdapat lingkaran hitam di
kelopak mata
- Konjungtiva pucat Saraf pusat RAS
- Klien tampak lemah

Klien terjaga

Gangguan pemenuhan istirahat


dan tidur

3. DIAGNOSA KEPERAWATAN
No Dignosa Keperawatan Tanggal ditemukan Nama Siswa Paraf
1 Gangguan rasa nyaman peningkatan 26-09-2014 Hilda Wildan D
suhu tubuh berhubungan dengan
virus dengeu
2 Gangguan volume cairan tubuh 26-09-2014 Hilda Wildan D
berhubungan dengan peningkatan
permeabilitas pembuluh darah akibat
virus dengeu
3 Gangguan kebutuhan nutrisi kurang 26-09-2014 Hilda Wildan D
dari kebutuhan dengan adanya mual
4 Gangguan istirahat tidur 26-09-2014 Hilda Wildan D
berhubungan dengan panas badan
B. PERENCANAAN
No Diagnosa Keperawatan Intervensi
Tujuan Tindakan Rasional
1 Gangguan rasa nyaman Setelah dilakukan Observasi TTV Untuk mengetahui
peningkatan suhu tubuh tindakan keperawatan Anjurkan klien keadaan umum klien
berhubungan dengan virus diharapkan suhu tubuh minum extra 200cc
dengeu normal dengan kriteria setiap kenaikan suhu
suhu klien 36C-37C 1C
Anjurkan untuk Untuk memlatasikan
kompres hangat pembuluh darah sehingga
bisa dengan mudah
terjadi penguapan
Anjurkan untuk Agar dapat menyerap
memakai baju yang keringat dengan baik
tipis dan mudah dan mempermudah
menyerap keringat proses penguapan
2 Gangguan volume cairan Setelah dilakukan Observasi TTV Untuk mengetahui
tubuh berhubungan perawatan diharapkan keadaan umum klien
dengan peningkatan kebutuhan cairan Anjurkan untuk Agar cairan tubuh dapat
permeabilitas pembuluh tubuh terpenuhi ekstra minum terpenuhi
darah akibat virus dengeu dengan kriteria : Observasi tetesan Untuk mengganti cairan
Turgor kulit baik infus elektrolit yang hilang
TD normal diastol agar tidak terjadi
100-140mmHg, sistol dehidrasi
60-100mmHg
Suhu normal 36C-
37C
Respirasi 16-
24x/menit
Nadi 60-100x/menit

3 Gangguan kebutuhan Setelah dilakukan Sajikan makanan Untuk dapat


nutrisi kurang dari tindakan keperawatan dalam bentuk hangat meningkatkan nafsu
kebutuhan dengan adanya diharapkan kebutuhan makan dan mengurangi
mual nutrisi klien dapat rasa mual klien
terpenuhi dengan Anjurkan klien Dapat mengurangi rasa
kriteria : makan dengan porsi mual dan memenuhi
Klien tidak mengeluh sedikit tapi sering kebutuhan nutrisi
mual Anjurkan klien Untuk memudahkan
Bising usus normal makan selingan makanan mudah cerna
Makan 1 porsi habis seperti biskuit

4 Gangguan istirahat tidur Setelah dilakukan Atur posisi tidur Posisi yang nyaman
berhubungan dengan tindakan keperawatan senyaman mungkin dapat mempermudah
panas badan diharapkan kebutuhan klien untuk tidur
istirahat dan tidur Ciptakan lingkungan Memberikan suasana
klien dapat terpenuhi yang tenang dan yang rileks
dengan kriteria : nyaman
Kongjungtiva merah
mudah Ganti alat tenun Kebersihan lingkungan
Lingkar kelopak mata dapat memberikan rasa
hitam nyaman ketika
Klien tampak segar beristirahat
Batasi pengunjung Untuk mengurangi
kebisingan

C. PELAKSANAAN
No Tanggal dan jam Diagnosa ke Tindakan (Evaluasi Formatif) Paraf
1 Jumat DP ke 1 Mengobservasi TTV
26-09-2014 Hasil :
Jam 08:00 TD : 100/60mmHg
R : 20x/menit
N : 78x/menit
S : 38,3C
Menganjurkan klien untuk ekstra
minum
Hasil :
Klien mau mengikuti anjuran perawat

Sabtu DP ke 1 Memberikan kompres hangat pada


27-09-2014 bagian prontal dan axilla
Jam 08:00 Hasil :
Suhu klien turun sedikit

Menganjurkan klien untuk memakai


baju yang tipis dan mudah menyerap
keringat
Hasil :
Klien berkeringat
2 Jumat DP ke 2 Mengobservasi TTV
26-09-2014 Hasil :
Jam 09:00 TD : 100/60mmHg
R : 20x/menit
N : 78x/menit
S : 38C
Menganjurkan klien untuk ekstra
Hasil :
Klien mau mengikuti anjuran perawat
Mengobservasi tetesan infus
Hasil :
Sabtu DP ke 2 Mengetahui kebutuhan cairan dan
26-09-2014 elektrolit, jika infus macet perawat
Jam 09:00 dapat mengatasinya
Kolaborasi dengan tim medis
Hasil :
Klien mengatakan mau kolaborasi
dengan tim medis
3 Jumat DP ke 3 Menyajikan makanan dalam bentuk
26-09-2014 hangat
Jam 10:00 Hasil :
Klien mengatakan mual sedikit
berkurang
Menganjurkan klien makan dalam
porsi sedikit tapi sering
Hasil :
Klien mengatakan ingin mengikuti
anjuran perawat

Sabtu DP ke 3 Menganjurkan klien makan-makanan


27-09-2014 selingan seperti biskuit
Jam 10:00 Hasil :
Klien mengikuti anjuran perawat
4 Jumat Dp ke 4 Mengatur posisi klien yang nyaman
26-09-2014 Hasil :
Jam 11:00 Klien terlihat tampak nyaman
Menciptakan lingkungan yang tenang
dan nyaman
Hasil :
Di ruangan klien terlihat nyaman dan
tenang

Sabtu DP ke 4 Mengganti alat tenun dengan yang


27-09-2014 bersih
Jam 11:00 Hasil :
Klien tampak senang
Membatasi pengunjung
Hasil :
Klien sudah tidak mengeluh ke
keluarga dan perawat tentang
pengunjung
D. EVALUASI
Hari/Tanggal Diagnosa Perkembangan Paraf
Jumat DP 1 S : Klien mengatakan suhu tubuh
26-09-2014 berkurang
O : Suhu tubuh 37,3C
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi
DP 2 S : Klien mengeluh panas
O : Turgor kulit masih jelek
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi
DP 3 S : Klien mengatakan mual
O : Porsi makan habis
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi
DP 4 S : Klien mengeluh tidak lemas
O : Klien bisa tidur walaupun sebentar
A : Masalah teratasi
P : Hentikan intervensi