Anda di halaman 1dari 3

METODE PELAKSANAAN

PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN GROUND CABLE DARI PH


BARU KE RUMAH POMPA DAN NDB 1 PAKET

A. PEKERJAAN PERSIAPAN
Melaksanakan pekerjaan persiapan yang meliputi koordinasi dan
inventarisasi seluruh kebutuhan rencana kerja, pengukuran rencana jalur
kabel serta penempatan panel sub distribusi yang akan mensuplai catu
daya listrik. Untuk lebih lanjut Kontraktor Pelaksana membuat shop drawing
pelaksanaan pekerjaan dan sebagai acuan pembuatan as build drawing yang
akan diserahkan pada akhir kontrak.

B. PENGADAAN MATERIAL DAN ALAT PENUNJANG INSTALASI


Pekerjaan Pengadaan Material dan Alat pada pekerjaan ini meliputi:
1. Melaksanakan pengadaan kabel daya NYFGbY
2. Melaksanakan pengadaan 2 (dua) unit panel Sub Distribusi 32 A tipe wall
mounted steel ready wire dengan isinya sebagai berikut :
1 (satu) buah MCB 3 pole 32 A
6 (enam) buah MCB 1 pole 6 A
4 (empat) buah MCB 1 pole 4 A
Terminal kabel, Busbar tembaga dan aksesories
1 (satu) unit Over Voltage Arester
1 (satu) set lampu indikator (Red/yellow/Blue).
3. Melaksanakan pengadaan kelengkapan elektrode tanah untuk
dipasang dekat panel distribusi, yang meliputi copper/ galvanized
steel rod 5/8 seperti tertuang dalam Bill Of Quantity
4. Melaksanakan pengadaan kabel BC
5. Melaksanakan pengadaan alat sambung buat kabel daya berikut
accesoriesnya yang meliputi cable schoen, isolasi, mop, resin, serta
kelengkapan kebutuhan untuk instalasi yang meliputi multi tester,
toolkit, Cramping Hydraulik 16 - 300 mm2
6. Melaksanakan pengadaan pipa - pipa pelindung kabel.

C. PEKERJAAN SIPIL
1. pekerjaan galian tanah (Cable trench size 1), Meliputi:
a. Galian Tanah
b. Galian / Crosing jalan aspal
c. Urugan pasir
d. Pemasangan pipa PVC 3"
e. Penggelaran kabel daya NYFGBY
f. Pengadaan dan pemasangan batu bata pelindung kabel
g. Urugan tanah dan pemadatan kembali
h. Pekerjaan merapikan jalan aspal
2. Melaksanakan pembuatan pondasi/dudukan dan pemasangan panel
type wall mounted kapasitas 32 Amp

D. PEKERJAAN INSTALASI DAN PEMASANGAN


1. Melaksanakan instalasi pada panel Sub Distribusi di Gedung
Terminal, NDB dan Rumah Pompa dengan kabel daya NYFGbY
2. Melaksanakan pemasangan elektroda tanah dari rod BC 5/8 dengan cara
membuat lubang dengan kedalaman di sesuaikan panjang rod yang
tersedia
3. Melaksanakan pembuatan terminal grounding pada ruang PH, Terminal
dan gedung lainnya sesuai petunjuk Direksi serta melaksanakan
pemasangan sistem pentanahan/grounding yaitu dengan cara
melakukan penggalian, penggelaran, pemipaan, penimbunan kembali
dan penyambungan kawat BC 50 pada sistem pentanahan baru dan
sistem pentanahan existing (apabila ada).

E. UJI COBA PERALATAN, ACCEPTANCE TEST/COMMISSIONING


Setelah pekerjaan pemasangan/instalasi peralatan selesai, Kontraktor
Pelaksana harus melaksanakan pengukuran dan uji coba peralatan secara
menyeluruh dengan pengamatan atas bekerjanya lampu di gedung operasional
tersebut sehingga didapatkan hasil yang memenuhi persyaratan yang telah
ditentukan. Dalam uji coba peralatan harus disaksikan oleh Teknisi Pengawas,
dan selanjutnya Kontraktor Pelaksana dan Teknisi Pengawas melakukan
pemeriksaan hasil instalasi terhadap kesesuaian dengan spesifikasi teknis
dan bill of quantity.

Hasil pengukuran dan uji coba dituangkan dalam bentuk format uji coba
yang telah dibuat oleh Kontraktor Pelaksana dan disetujui oleh pihak
Direksi, dan ditandangani oleh Pihak Kontraktor Pelaksana dan Teknisi
Pengawas.

Kemudian hasil uji coba peralatan tersebut akan dijadikan lampiran/bagian


yang tidak terpisahkan dari kegiatan acceptance test / commissioning
yang dilakukan oleh pihak Kontraktor Pelaksana, Teknisi pengawas bandara
setempat serta mengikut sertakan Teknisi Direktorat Bandar Udara Subdit
Peralatan dan Utilitas Bandar Udara. Pihak direksi dapat menunjuk pejabat
atau teknisi senior untuk melakukan kegiatan acceptance test /
commissioning. Kegiatan acceptance test / commissioning meliputi
pengecekan ulang secara keseluruhan spesifikasi teknis peralatan dan
volume bill of quantitynya dan dilakukan on test condition sesuai dengan
dokumen kontrak, selanjutnya dibuatkan Berita Acara Acceptance
Test/Commissioning yang merupakan pernyataan pekerjaan tersebut telah
selesai 100 %. Apabila dalam pelaksanaan acceptance test / commissioning
terjadi kegagalan fungsi atau kerusakan harus diperbaiki terlebih dahulu
dan jika telah dinyatakan benar dan berfungsi pelaksanaan acceptance test
di ulang kembali.

Sebelum penyerahan pekerjaan Kontraktor Pelaksana diwajibkan membuat


standard operating procedure (SOP) dari peralatan tersebut, dan melakukan
training pengoperasian dan peralatan tersebut kepada teknisi yang
bertanggungjawab mengoperasikan peralatan tersebut.

Jakarta, 30 Mei
2014
CV. OLIVIA INDAH

ROSTARIA
Direktur

Anda mungkin juga menyukai