Anda di halaman 1dari 15

TUGAS PROPOSAL USAHA

KEWIRAUSAHAAN

Disusun Oleh :

Nama : Nurmala

Kelas : XII PN 3

PK Keahlian : PEMASARAN

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA

SMK NEGERI 2 KUNINGAN

JL Sukamulya No. 77 Kuningan 45552

Telp/Faks : 0232 872930, E-mail : info@smkn2-kng.sch.id

KUNINGAN 2017
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Semakin bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan semakin sempitnya juga


lapangan pekerjaan, terbukanya gerbang era globalisasi dan menimbulkan persaingan disegala
bidang usaha yang semakin ketat, dan sedangkan peluang untuk berusaha sangat minim
sekali.Seiring dengan hal tersebut, kini semakin banyak mucul lulusan sekolah yang memiliki
keahlian untuk mempertahankan hidupnya. Namun sekeras apapun berusaha, apabila lapangan
pekerjaan nya yang dikehendaki sangat minim sekali hanya akan menimbulkan tingkat
pengangguran yang semakin banyak. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk menggabungkan
potensi kami milik guna menanggulangi hal tersebut.

Karena semakin berkembangnya zaman dan makin banyak pula orang yang mengikuti
perkembangan pada zaman tersebut sehingga melupakan tradisi mereka, seperti halnya dengan
makanan khas banyak orang yang selalu menginginkan segala sesuatu serba praktis tanpa
melihat akibat yang akan ditimbulkan dari makanan tersebut.

Disamping itu juga, kemamouan dan keahlian yang kami miliki sangatlah menunjang
pada keberhasilan kami, oleh karena itu kami meyakini bahwa usaha yang kelak kami geluti
akan bethasil dan sukses.

B. PROSPEK USAHA

Seperti apa yang telah di jelaskan diatas bahwa usaha yang bergerak dalam bidang
pengolahan makanan merupakan usaha yang memiliki prospek usaha yang sangat cerah. Karena
masyarakat tidak akan terlepas dari makanan dan minuman. Namun, demikian kami menyadari
bahwa segala sesuatu akan berhasil apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh , oleh karena itu
kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukannya.

Banyak jenis makanan yang beredar di masyarakat dengan berbagai kekurangan dan
begitupun dengan kekurangannnya, sebagaian besar pula masyarakat cenderung menyukai
makanan instant dan siap saji. Hal ini merupakan kesempatan bagi kami untuk dapat berinovasi
dan kreatifitas dengan lebih baik, yaitu dengan mengembangkan usaha pengolahan keripik
karena jenis makanan ini merupakan jenis makanan yang mudah dicari dan juga siap saji. Kami
akan berusaha untuk semaksimal mungkin dapat mengolahnya keripik dengan yang terbaik
yaitu yang hanya tidak enak saja tetapi juga menyehatkan.

C. KEUNGGULAN USAHA

Dalam memproduksinya keripik tersebut, kami akan berusaha juga untuk dapat
menggunakannya alat-alat yang terbaik, yang berkualitas dan dikerjakan oleh tenaga-tenaga
kerja yang professional, sehingga nantinya akan menghasilkan keripik yang disamping rasanya
enak juga akan menyehatkan. Di samping itu pula keripik yang kami buat menggunakan resep
keluarga, menjadikan keripik yang kami buat memiliki aroma dan cita rasa nya yang berbeda
dengan keripik yang lain. Sehingga menjadikan keripik ini banyak digemari oleh semua
kalangan.

D. HAMBATAN YANG DI HADAPI

Dalam kehidupan juga hambatan selalu datang menimpa, walaupun demikian pula kita
tidak boleh menyerah dalam menghadapinya, karena pada hakekatnya hambatan merupakan
ajang untuk menuju kedewasaan kita.Begitu pula usaha yang kita geluti merupakan usaha yang
memiliki prospek yang sangat cerah namun hambatan itu selalu saja datang membayangi.

Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi diantaranya adalah sebagai berikut :

Kecilnya modal yang kami miliki dalam mengembangkan usahanya


Kesulitan dalam mencari modal tambahannya
Kesulitan mencari tenaga kerja yang terbaik, berkualitas, professional dan memiliki
loyalitas yang tinggi
Banyak yang meniru usaha dengan harga yang lebih murah dan kualitas rendah
Persaingan dengan jajanan kecil lainnya

E. PEMECAHAN MASALAH
Seberat apapun suatu masalah pasti aka nada saja jalan keluarnya. Kami belajar dari suatu
pepatah man jadda wa jadda yang artinya dimana kita mempunyai keinginan pasti disitu ada
jalan. Atas dasar itulah kami meyakini bahwa masalah diatas akan dapat diatasi, dan kami pula
akan berusaha untuk mengambil alternative pemecahan masalahnya dengan yang terbaik, yang
diantaranya adalah sebagai berikut :

Menggabungkan asset pribadi yang dimiliki dengan perbandingan teretentu


Mengadakan seleksi karyawan dengan cara yang selektif
Menempatkan pegawai sesuai dengan keahlian yang ia miliki
Berusaha untuk mengidentifikasi daerah penghasil bahan baku
Mengadakan kerja sama dengan perusahaan ;ain yang menghasilkan bahan penolong

BAB II

PEMILIHAN USAHA
A. BENTUK USAHA

Sebagaimana telah dijelaskan bahwa perusahaan yang akan kami dirikan bergerak pada
bidang pengolahan makanan berupa keripik oleh karena itu, dapat diketahui produk yang akan
kami hasilkan berbentuk makanan yang berupa keripik.

B. JENIS USAHA

Walaupun perusahaan yang kami geluti menghasilkan keripik seperti makanan ringan
lainnya yang memiliki ciri khas nya tersendiri oleh sebab itu, kami yakini bahwa keripik yang
kami hasilkan akan cepat menguasai pangsa pasar.

C. KEGUNAAN USAHA

Manfaat dan kegunaan yang dapat diperoleh dari produk yang kami hasilkan diantaranya
sebagai berikut :

Mengurangi tingkat pengangguran


Menambah pendapatan hasil daerah
Membukanya lapangan pekerjaan
Mengurangi tingkat kecenderungan masyarakat untuk mengonsumsi makanan instant
yang belum tentu tahu akan tingkat gizinya
Menambah penghasilan
Membantu masyarakat untuk memperoleh makanan yang praktis begitupun siap saji

BAB III
LOKASI

A. PERTALIAN KEBELAKANG (BACKWARD LINKAGE)/PEMILIHAN BAHAN


BAKU

Seperti halnya telah dijelaskan bahwa bahan baku yang digunakan adalah bahan baku
hasil dari pertanian, oleh karena itu kami akan selalu memperhatikan dan menjalin kerja sama
dengan daerah-daerah yang menghasilkan ubi ungu yang diantaranya di daerah jawa barat. Ada
pun biaya-biaya produksi dan biaya tambahan yang dikeluarkan diantaranya adalah sebagai
berikut :

Pembelian bahan baku Rp. 3.000.000


Biaya transportasi Rp. 250.000
Biaya tenaga kerja Rp. 600.000
Biaya lain-lain Rp. 200.000 +
Jumlah Rp. 405.0000

B. PERTALIAN KE DEPAN (FORARD LINKAGE)/PEMILIHAN LOKASI TEMPAT

Pabrik ini terletak di daerah pedesaan yang lokasinya juga tersebut cukup strategis karena
terletak dipusat desa yang terdapat banyak lahan pertanian yang menanam ubi ungu.

Promosi pemasaran yang kami lakukan dengan cara memasarkan produk tersebut pada
pasar, toko-toko, dan warung-warung kecil yang berada di sekitar yang menjual makanan ringam
lainnya untuk dijual kembali.

BAB IV

PASAR DAN SEGMEN PASAR

A. JENIS PASAR YANG AKAN DI MASUKI

Jenis pasar yang akan dimasuki adalah jenis pasar makanan ringan, sebelum
mengembangkan usaha ini untuk lebih jauhnya lagi kami meneliti/menyurvei terlebih dahulu
kondisi yang ada di lingkungan sekitar dan keadaan masyarakat di desa, hal ini di maksudkan
agar makanan ringan yang kami hasilkan dapat laku di kalangan masyarakat lain. Sehingga dapat
meningkatkan omzet penjualan yang dapat menguntungkan bagi perusahaan kami.

B. POSISI PERUSAHAAN DALAM PASAR


Pabrik ini juga mempunyai kedudukan yang cukup kuat di dalam pasar yaitu untuk
penantang pasar dan kami juga akan terus berusaha untuk pangsa pasar yang lebih luas dan
mempunyai peranan besar juga di dalam pasar.

BAB V

PERSAINGAN

A. PESAING YANG DI HADAPI

Dalam melakukan kegiatan usaha pabrik ini menghadapi cukup banyak pesain karena
dalam usaha bisnis pasti ada persaingan ini merupakan hal yang wajar karena setiap perusahaan
pasti ingin memperoleh kemajuan yang lebih pesat lagi dari perusahaan yang lainnya, walaupun
dengan jumlah pesaing yang dihadapi tidak terlalu banyak tetapi kami akan tetap berusaha untuk
dapat memenangkan persaingan dengan harapan dapat meningkatkan hasil penjualan dan
penghasilan keuntungan bagi perusahaan.

B. STRATEGI PEMASARAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN

Untuk menghadapi para pesaing kami melaksanakan berbagai strategi pemasaran yaitu
dengan menerapkan sistem marketing mix dan adapun teknik-teknik yang dilakukannya
antara lain sebagai berikut :

1. Melakukan promosi dengan tepat untuk menguasai pasar


2. Melakukannya penelitian terhadap produk masyarakat dan pemasaran
3. Menentukan harga yang sesuai dengan harga yang dipasar
BAB VI

LAPORAN KEUANGAN

A. NERACA

PABRIK KERIPIK UBI UNGU

NERACA

PER 31 JANUARI 2017


AKTIVA PASSIVA
Aktiva Lancar : Hutang Lancar :
Kas Rp. 6.000.000 Hutang Dagang Rp. 5.000.000
Piutang Dagang Rp. 800.000 Hutang Bank Rp. 4.000.000 +
Persediaan Rp. 3.000.000 Jumlah Hutang Rp. 9.000.000
Perlengkapan Rp. 2.000.000 +
Jumlah AL Rp. 11.800.000 Modal :
Modal ANI Rp. 6.000.000
Aktiva Tetap : Modal RINA Rp. 6.000.000 +
Tanah Rp. 4.200.000 Jumlah Modal Rp. 12.000.000 +
Gedung Rp. 3.000.000 Total Passiva Rp. 21.000.000
Peralatan Rp. 2.000.000 +
Jumlah AT Rp. 9.200.000 +
Total Aktiva Rp. 21.000.000

B. LAPORAN LABA RUGI

PABRIK KERIPIK UBI UNGU

LAPORAN LABA RUGI

PER 31 JANUARI 2017

Penjualan Rp. 43.000.000

Harga Pokok Penjualan


Persediaan Awal Rp. 4.050.000

Pembelian Rp. 15.000.000

Biaya Angkut Rp. 2.500.000 +

Harga Pokok Penjualan Rp. 17.000.000 +

Barang Siap Dijual Rp. 21.050.000

Persediaan (Akhir) (Rp. 2.500.000)

Harga Pokok Penjualan Rp. 18.550.000

Laba Kotor Penjualan Rp. 24.450.000

Beban Usaha

Beban Penjualan :

- Beban Gaji Bagian Penjualan Rp. 4.500.000

Beban Administrasi dan Umum :

- Beban Gaji Administrasi Rp. 3.500.000


- Beban Penyusutan Gudang Rp. 500.000
- Beban Penyusutan Peralatan Rp. 300.000
- Beban Umum lain-lain Rp. 150.000 +

Total Beban Usaha Rp. 8.950.000

Laba Bersih Usaha Rp. 15.500.000


C. LAPORAN PERUBAHAN MODAL

PABRIK KERIPIK UBI UNGU

LAPORAN PERUBAHAN MODAL

PER 31 JANUARI 2017

Modal Awal

- Modal ANI Rp. 6.000.000


- Modal RINA Rp. 6.000.000+

Jumlah Modal Awal Rp. 12.000.000

Laba Bersih Rp. 15.500.000


Modal (Akhir) Rp. 27.000.000

D. SUMBER PERMODALAN

Sumber-sumber daya yang dibutuhkan suatu pabrik untuk menjalankan kegiatan


usahanya terdiri atas, sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya pinensial, sumber
daya managerial teknologi dan hokum atau peraturan pemerintah.Untuk sumber daya pinensial,
(keuangan) PABRIK KERIPIK UBI UNGU diperoleh dari para anggota yang ada. Dan untuk
menutupi kekurangan modalnya, kami akan mengajukan pinjaman kepada pihak bank untuk
melalui proposal yang kami buat ini.

BAB VII

MANAJEMEN
A. STRUKTUR ORGANISASI

Struktur organisasi PABRIK KERIPIK UBI UNGU terdiri dari :

1. Pemilik
2. Pegawai:
a. Bagian Penjualan

b. Bagian Administrasi dan Umum

B. PEMBAGIAN WEWENANG

1. Pemilik atau perusahaan ini milik perseorangan

PABRIK KERIPIK UBI UNGU dimiliki oleh dua orang dengan pembagiannya wewenang dan
tugasnya serta tanggung jawab yang sama. Masing-masing anggotanya menyerahkan harta
pribadi yang dimilikinya untuk memenuhi kewajiban usaha, apabila perusahaan ini mengalami
kerugian.

2. Pegawai:
a. Bagian penjualan

Pegawai bagian penjualan bertugas untuk menyalurkan makanan yang dihasilkan oleh PABRIK
KERIPIK UBI UNGU kewarung atau toko dan pasar yang ada.

b. Bagian administrasi dan umum

Tugas pegawai dan administrasi dan umum yaitu menjalankan administrasi PABRIK KERIPIK
UBI UNGU, membuat laporan hasil penjualan setiap harinya , mencatat , mengatur segala
sesuatu yang berhubungan dengan administrasi PABRIK KERIPIK UBI UNGU

C. STATUS BADAN HUKUM PERUSAHAAN

Status badan hukum perusahaan yang kami jalankan adalah kongsi (SIVI) yang dimiliki
dua orang. Kongsi mempunyai ciri khas antara lainnya : Umur kongsi terbatas, kewajiban
tidak terbatas dari salah satu seorang rekan, pemilikan bersama atas harta perusahaannya
serta perjanjian bagi keuntungan dan kerugian secara adil.
BAB VIII

PERSONALIA

A. JUMLAH PEGAWAI

Jumlah pegawai yang bekerja di PABRIK KERIPIK UBU UNGU berjumlah 8 orang
termasuk pemilik, pemilik bertugas mengelola keuangan PABRIK KERIPIK UBI UNGU, dua
orang sebagai sopir untuk mengeluarkan hasil produksi, empat orang bertugas untuk mengolah
ubi hingga menjadi keripik yang siap untuk dimakan.

B. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN PEGAWAI

Latar belakang pendidikan pegawai di PABRIK KERIPIK UBI UNGU kebanyakan


lulusan SD , tetapi mereka mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan baik.

BAB IX

PROPOSAL KREDIT

A. ALOKASI KEBUTUHAN DANA

Dana yang kami perlukan untuk tambahan modal memang cukup besar. Dan dana
tersebut akan kami gunakan untuk membiayai hal-hal sebagai berikut :

Pembelian Kendaraan
Pembelian peralatan pabrik

B. TOTAL KEBUTUHAN DANA

Berdasarkan alokasinya kebutuhan dana diatas, dapat kami rinci mengenai pengalokasian
besarnya jumlah dana yang diperlukan yaitu sebagai berikut :

Pembelian Kendaraan Rp. 18.000.000


Pembelian Peralatan Pabrik Rp. 4.000.000 +
Jumlah Rp. 22.000.000

Jadi dapat disimpulkan bahwa total dana yang kami perlukan yaitu sebesar Rp. 22.000.000