Anda di halaman 1dari 10

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN DALAM

BERMASYARAKAT,BERBANGSA DAN BERNEGARA

OLEH :

KELOMPOK 8

Irmawati

Monika Oktaria Sari

Rani Gusminda Putri

Rosita Hasibuan

Ulvi Yolanda

Yunita Syafitri

Yudha

Dosen Pembimbing: Sherli Marlina,S.Pd,M.Pd

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2016

Kata Pengantar

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah S.W.T karena atas karunia dan rahmat-Nya
kami dapat menyusun makalah yang berjudul Pancasila sebagai paradigma kehidupan
dalam bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara sebagai bahan tugas kami pada mata
kuliah pancasila.

Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi kita,Nabi Muhammad S.A.W. yang
telah membawa umatnya menuju jalan yang diredhoi Allah S.W.T.

Akhirul Kalam ,Semoga makalah yang kami susun ini dapat bermanfaat khususnya bagi
penyusun sendiri,dan bagi pembaca pada umumnya. komentar,kritik,dan saran bahkan segala
umpan balik dalam bentuk apapun dari pembaca akan kami terima dengan senang hati demi
untuk penyempurnaan makalah yang akan datang.

Padang,14 September 2016

Penyusun

DAFTAR ISI

Kata Pengantar................................................................................................. i
Bab I.Pendahuluan........................................................................................... 1

IA.Latar Belakang .................................................................................. 1

IB.Identifikasi......................................................................................... 1

IC.Rumusan............................................................................................ 2

Bab II.Kajian Pustaka....................................................................................... 3

II.A Pengertian Paradigma...................................................................... 3

II.B.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Nasional.................... 4

II.C.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik........................ 4

II.D.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi.................... 5

Bab III.Penutup................................................................................................ 6

IIIA.Simpulan........................................................................................ 6

IIIB.Saran............................................................................................. ....... 6

Daftar Pustaka...................................................................................................... 7

ii

BAB I

PENDAHULUAN

IA.Latar Belakang
Adapun yang melatarbelakangi penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi
salah satu persyaratan tugas pada mata kuliah Pancasila.Penyusunan makalah ini bertujuan
untuk menambah ilmu pengetahuan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pancasila
didalam kehidupan.

Nilai-nilai pancasila dewasa ini telah hampir tidak lagi menjadi pedoman bagi
seseorang didalam bertindak di suatu negara,dampak dari sila pancasila yang tidak dijalankan
dengan baik telah terlihat dengan adanya prilaku amoral,korupsi,serta pelanggaran hak asasi
manusia yang tentunya hal ini akan berdampak buruk kepada perkembangan kehidupan di
suatu negara,oleh karena itu,perlu adanya sebuah kesadaran dan himbauan kepada
masyarakat bahwa kita hidup di suatu negara,telah diatur sebaik mungkin hukum dan
nilainya,pancasila merupakan salah satu alat bagi suatu negara dalam merumuskan dan
menetapkan suatu peraturan dan perundang-undangan.Ibarat seseorang yang memiliki agama
dan mempercayai adanya Tuhan,sudah pasti kita menjadikan ajaran kitab dari agama yang
kita anut sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan didunia,sama juga dengan
Pancasila sebagai paradigma,disini berarti pancasila dijadikan kerangka acuan dalam berpikir
dan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan,baik bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara.

IB.Identifikasi

Setelah banyak aspek memperbincangkan pancasila sebagai dasar negara,sekarang pancasila


pun dijadikan bahan perbincangan sebagai prilaku dan kerangka berpikir yang digunakan
didalam kehidupan sehari-hari.Pancasila sebagai paradigma dalam kehidupan
bermasyarakat,berbangsa,bernegara,khususnya pada aspek pembangunan nasion
al,pembangunan politik,serta pembangunan ekonomi berarti pancasila dijadikan sebagai tolak
ukur,sudut pandang serta cara memandang dalam merencanakan,melaksanakan,dan
mengevaluasi pembangunan.

Bangsa Indonesia haruslah berdasarkan nilai-nilai pancasila yang terdiri dari nilai-nilai
ketuhanan,kemanusiaan,persatuan,kerakyatan/demokrasi,dan keadilan sosial.jadi,bangsa
Indonesia tidak melihat pembangunan nasionalnya berdasarkan paradigma lain tidak melihat
pembangunan berdasarkan paradigma lain seperti kapitalisme yang memandang
pembangunan yang dilaksanakan semata-mata mencari keuntungan pribadi,paradigma
sosialisme yang menekankan pada kehidupan kolektif.

I.C Rumusan

Bagaimana kedudukan pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional,pembangunan


politik dan pembangunan ekonomi dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan
bernegara.?

BAB II

KAJIAN PUSTAKA
IIA.Pengertian Paradigma

Paradigma berasal dari kata bahasa Inggris paradigm,paradigma berarti cara


pandang ,sudut pandang,dan cara memandang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,paradigma yaitu(1) daftar dari semua pembentukan
dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut,(2) model dalam
teori ilmu pengetahuan,(3) kerangka berpikir,dalam konteks ini pengertian paradigma adalah
pengertian kedua dan ketiga,khususnya ketiga,yakni kerangka berpikir.

Istilah paradigma pada awalnya berkembang dalam dunia ilmu pengetahuan terutama dalam
kaitannya dengan filsafat ilmu pengetahuan.Secara terminologis,tokoh yang mengembangkan
istilah tersebut dalam dunia ilmu pengetahuan adalah Thomas S.Khun dalam bukunya yang
berjudul The Structure of Scientific Revolution(1970:49).Intisari pengertian paradigma
adalah suatu asumsi asumsi dasar dan asumsi-asumsi teoretis yang umum(merupakan suatu
sumber nilai),sehingga merupakan suatu sumber hukum-hukum,metode,seru penerapan
dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat,ciri,serta karakter ilmu
pengetahuan itu sendiri.

Paradigma dapat diartikan sebagai keutuhan konseptual yang sarat dengan


muatan ajaran,teori,dalil,bahkan juga pandangan hidup untuk dijadikan dasar dan arah
pengembangan segala hal.Dalam istilah ilmiah,paradigma kemudian berkembang dalam
berbagai bidang kehidupan manusia dan ilmu pengetahuan lan,misalnya
politik,hukum,ekonomi,budaya bidang-bidang lainnya.Istilah paradigma kemudian
berkembang menjadi terminologi yang mengandung konotasi pengertian sumber nilai,pola
pikir,orientasi dasar,sumber asas serta arah dan tujuan dari suatu perkembangan,perubahan
serta proses pembangunan.

IIB.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Nasional

Pembangunan adalah setiap usaha yang dilakukan untuk perbaikan-perbaikan.Dengan


memakai paradigma pancasila,bangsa Indonesia akan mampu membangun bangsa ini dengan
baik,karena pancasila memiliki seperangkat nilai untuk melihat proses pembangunan
itu.Negara Indonesia didirikan untuk mewujudkan suatu tujuan disebut tujuan nasional
Indonesia yang yang pada hakekatnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Dengan demikian,paradigma pembangunan nasional adalah cara pandang yang mendasari

bagaimana bangsa Indonesia memandang,memaknai,dan melaksanakan pembangunan


nasional.

IIC.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik

Pembangunan politik secara umum dapat diartikan sebagai proses kegiatan berencana dan
terarah yang dilakukan oleh suatu masyarakat atau bangsa untuk mencapai tujuan yang telah
disepakati secara bersama.Menurut Alfian(1986),agar pembangunan bisa terlaksana dengan
sukses,maka perlu diperhatikan dimensi-dimensi yang terkait dengan itu,yaitu dimensi
preventif,dimensi pemeliharaan,dan dimensi pembangunan.Ketiga dimensi ini saling terkait
satu sama lain.Dimensi preventif adalah dimensi yang diperlukan dalam proses pembangunan
politik agar tidak menjurus kepada hal-hal yang tidak dikehendaki.Dimensi pemeliharaan
terwujud dalam keperluan memperhatikan atau memelihara hal-hal yang sudah ada dan
merupakan bagian yang integral dari sistem politik yang ingin dikembangkan.Dimensi
pengembangan melihat masalah pembangunan politik sebagai keperluan untuk
mengembangkan kapasitas dan kapabilitas suatu sistem politik.Dengan demikian, kehidupan
politik yang dicita-citakan adalah kehidupan politik yang sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan
yang mengakui harkat dan martabat manusia,mengutamakan persatuan dan kesatuan bagi
warga negara Indonesia dan wilayahnya,yang menjunjung asas kedaulatan rakyat serta
menghendaki terwujudnya kedailan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Guna mewujudkann
sistem politik yang demokratis,maka ada tiga aspek demokrasi yang perlu dilembagakan
lebih lanjut(Syarbaini,2000).Ketiga aspek itu adalah demokrasi sebagai sistem
pemerintahan,demokrasi sebagai kebudayaan politik,dan demokrasi sebagai struktur
organisasi.

IID.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi


Secara umum,pembangunan ekonomi merupakan usaha dalam meningkatkan
pendapatan perkapita masyarakat.Pendapatan akan berkontribusi pada peningkatan kualitas
sumber daya manusia.Dengan kata lain,terdapat korelasi antara kemampuan ekonomi dengan
kualitas sumber daya manusia.Oleh karena itu,pembangunan di bidang ekonomi merupakan
prioritas yang penting dalam pembangunan suatu bangsa atau masyarakat.

Menurut Sumardjan(1991)masalah pembangunan ekonomi adalah terdapatnya


kesenjangan dalam berbagai hal seperti kesenjangan geografis,struktural termasuk
kesenjangan antar pertumbuhan dan pemerataan.Dengan kata lain,seharusnya ada
keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan dalam pembangunan ekonomi.Oleh
karena itu,misi pembangunan ekonomi tidak hanya dibatasi oleh upaya peningkatan
pertumbuhan tetapi sekaligus juga mencakup pemerataan (growth with equiti).Hal inilah
pembangunan ekonomi yang berparadigma pancasila yang ditekankan pada pembangunan
manusianya yang hanya bisa terlaksana apabila ada partisipasi secara total dari seluruh
rakyat.Pengembangan ekonomi tidak bisa dipisahkan dengan nilai-nilai moral
kemanusiaan(Mubyarto,1999).Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa tujuan ekonomi itu
sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia,agar manusia menjadi lebih
sejahtera.Oleh karena itu,ekonomi harus mendasarkan pada kemanusiaan yaitu ekonomi
untuk kesejahteraan manusia sehingga kita harus menghindarkan diri dari pengembangan
ekonomi yang hanya mendasarkan pada persaingan bebas,monopoli dan lainnya yang
menimbulkan penderitaan pada manusia,menimbulkan penindasan atas manusia satu dengan
lainnya.

BAB III
PENUTUP

IIIA.Simpulan

Pancasila bukan hanya sebagai simbol negara,tetapi merupakan suatu pedoman


kehidupan yang sangat relevan untuk negara Indonesia.Paradigma pancasila mencakup
sampai ke semua lini kehidupan,mencakup bidang pembangunan nasional,politik,dan
ekonomi.Pancasila juga sebagai pedoman dalam mereformasi kehidupan berbangsa,dimana
suatu perubahan yang mengarah kearah yang lebih baik harus memiliki suatu acuan yang
baik dan kuat serta sesuai dengan kebudayaan di Indonesia,maka Pancasila sangat cocok
untuk diterapkan di Indonesia.Pancasilajuga sangat berperan penting dalam membangun
moral terutama di lingkungan kampus,ini agar nantinya akan menumbuhkan generasi
generasi baru yang memiliki moral dan budi pekerti yang luhur.

IIIB.Saran

setelah penulisan makalah ini,hendaknya kita telah menyadari akan pentingnya


pancasila di setiap aspek kehidupan, agar tercapai kehidupan yang terarah dan timbulnya
kedamaian,sehigga tingkat pelanggran hukum dapat diminimalisir,kalau bisa
dihilangkan.Pancasila sebagai paradigma dalam pembangunan nasional,politik,dan ekonomi
merupakan bukti nyata agar kita menjadikan pancasila sebagai pedoman dalam bertingkah
dan bersikap di negara ini.

DAFTAR PUSTAKA
Adnan,M.Fachri,dkk.2003.Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi,Padang:UNP Press

Laboratorium Pancasila IKIP Malang,1979,Pokok-Pokok Pembahasan Pancasila Dasar


Filsafat Negara,Usaha Nasional,Surabaya.

Mubyarto,2000,Membangun Sistem Ekonomi,Yogyakarta:BPFE