Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL USAHA

KRIPIK SINGKONG PEDAS

Diajukan untuk memenuhi tugas proposal usaha


Uji Kompetensi paket keahlian pemasaran
Tahun ajaran 2016-2017

DISUSUN OLEH :
NAMA : LIDIA ASTUTI OKTARIANI
KELAS : XII PEMASARAN 3

PEMERINRTAH DAERAH PROVISI JAWA BARAT


DINAS PENDIDIKAN
Jln. Sukamulya No.77 Kuningan 45552
Telp/Faks : 0232-872930, E-mail: info@smkn2-kng.sch.id
KUNINGAN 2016-2017
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
a. Latar belakang 1
b. Prospek usaha 1
c. Keunggulan Usaha 1
d. Hambatan Yang Dihadapi 1
e. PemecahanMasalah 1
BAB II PEMILIHAN USAHA
a. Bentuk Usaha 1
b. Jenis Usaha 1
c. Kegunaan Usaha 1
BAB III LOKASI
a. Pertaliankebelakang (Back Ward Linkage)/PemilihanBahan Baku 1
b. PertalianKedepan (Forard Linkage)/PemilihanLokasiTempat 1
BAB IV PASAR DAN SEGMEN PASAR
a. JenisPasar Yang Akan Dimasuki 1
b. PosisiPersainganDalamPasar 1
BAB V PERSAINGAN
a. Persaingan Yang Di Hadapi 1
b. StrategiPemasaran Yang Di Hadapi 1
BAB VI LAPORAN KEUANGAN
a. Neraca 1
b. LaporanLabaRugi 1
c. LaporanPerubahan Modal 1
d. SumberPermodalan 1
BAB VII MANAJMEN
a. StrukturOrganisasi 1
b. PembagianWewenang 1
c. Status BadanHukum Perusahaan1
BAB VIII PERSONALIA
a. JumlahPegawai 1
b. LatarBelakangPendidikanPegawai 1
BAB IX PROPOSAL KREDIT
a. AlokasiKebutuhan Dana 1
b. Total Kebutuhan Dana 1

BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Semakin berkembangnya zaman dan teknologi menyongsong kegiatan pasar bebas,
maka kita dituntut harus dapat mengimbangi dengan kemampuan/skill agar kita mampu
memanfaatkan peluang usaha terampil dan profesional. Namun pada kenyataannya banyak
sekali masyarakat menganggur karena kurangnya keterampilan dalam menangkap peluang
usaha yang ada. Kemudian tidak jarang kita temui perusahaan/industri yang melakukan
pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan-karyawan sehingga menimbulkan
banyak pengangguran.
Sebagai manusia yang berpikir akal sehat maka sudah sewajarnya memikirkan cara
mengatasi masalah diatas dengan cara mencuptakan lapanhan kerja untuk sekarang dan masa
akan datang demi kelanjutan hidup sebagai manusia. Berangkat dari kesadaran tersebut
diatas, penulis yang merupakan seorang mahasiswa berniat mendirikan dan menjalankan
beberapa usaha yang bergerak di bidamh bisnis makanan dan minumanyaitu bisnis stik sukun
perkembangan zaman di era globalisasi seperti ini mendorong masyarakat Indonesia untuk
lebih banyak mengkonsumsi makanan yang lebih inovatif dan unik.

B. PROSPEK USAHA
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa usaha yang bergerak dalam bidang
pengolahan makanan merupakan usaha yang memiliki prospek usaha yang snagat cerah.
Karena masyarakat tidak akan terlepas dari makanan dan minuman. Namun demikian, kamu
menyadari bahwa segala sesuatu akan berhasil apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh,
oleh karena itu kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukannya.
Banyak jenis makanan yang beredar di masyarakat dengan berbagai kekurangan dan
kelebihan, sebagian besar masyarakat menyukai makanan instan dengan cepat saji. Hal ini
merupakan kesempatan bagi kami untuk berinovasi lebih baik, yaitu dengan mengembangkan
usaha pengolahan stik, karena jenis makanan ini merupakan jenis makanan yang di cari.
Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mengolah stik yang terbaik yaitu stik
yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat.

C. KEUNGGULAN USAHA
Dalam prduksi stik tersebut, kami akan berusaha untuk dapat menggunakan alat-alat
yang terbaik dan dikerjakan oleh tenaga-tenaga kerja yang berkualitas, sehingga akan
menghasilkan stik disamping lezat begitupun menyehatkan. Sehingga stik yang kamu buat
menggunakan resep keluarga, menjadikan stik kami buat memiliki aroma dan cita rasa yang
berbeda dengan stik suku yang sejenisnya sehingga menjadikan stik sukun ini banyak
digemari oleh para konsumen.

D. HAMBATAN YANG DIHADAPI


Dalam kehidupan, hambatan selalu datang menerpa walaupun demikian kita tidak
boleh menyerah dalam menghadapinya, karena dalam hakekatnya hambatan merupakan ajang
menuju kedewasaan. Begitu pula usaha yang kita geluti merupakan usaha yang memliki
prospek yang sangat cerah namun hambatan itu selalu saja datang membayanginya.
Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi diantaranya yaitu :
1. Kecilnya modal yang kami miliki dalam mengembangkan usaha.
2. Kesulitan mencari modal tambahan.
3. Kesulitan mencari tenaga kerja yang profesional, memiliki loyalitas tinggi.

E. PEMECAHAN MASALAH
Seberat apapun suatu masalah, pasti akan ada jalan keluarnya. Karena pepatah
mengatakan dimana ada kemauan disitu ada jalan. Atas dasar itulah kami meyakini bahwa
masalah-masalah diatas akan dapat diatasi, dan kami akan berusaha untuk mengambil
alternatif pemecahan masalah yang terbaik, diantaranya adalah :
1. Menggabungkan asset pribadi yang dimiliki dengan perbandingan tertentu.
2. Mengusahakan meminjam kredit.
3. Mengadakan seleksi karyawan yang selektif.
4. Menempatkan pegawai sesuai dengan keahlian.
5. Berusaha mengidentifikasi daerah penghasilan bahan baku.
6. Mengadakan kerja sama dengan perusahaan lain yang menghasilkan bahan
penolong.

BAB II
PEMILIHAN USAHA
A. BENTUK USAHA
Sebagaimana telah dijelaskan dimuka bahwa perusahaan yang akan kami dirikan
bergerak dibidang pengolahan makanan berupa Stik Sukun. Oleh karena itu, secara ekstrinsik
dapat diketahui produk yang akan kami hasilkan berbentuk makanan berupa Stik Sukun.
B. JENIS USAHA
Walaupun perusahaan kami menghasilkan Stik seperti Stik yang dihasilkan memiliki
ciri khas tersendiri. Oleh karena itu, kami yakin bahwa Stik yang kami hasilkan akan
cepat menguasai pasar.
C. KEGUNAAN USAHA
Manfaat dan kegunaan yang dapat diperoleh dari produk yang kami hasilkan
diantaranya :
1. Mengurangi tingkat pengangguran.
2. Menambah pendapatan asli daerah (PAD).
3. Mengurangi tingkat kecenderungan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan
instant yang tak tentu kandungan gizinya.
4. Menambah penghasilan.
5. Membantu masyarakat dalam memperoleh makanan yang sehat dan higienis.

BAB III
LOKASI USAHA

A. PEMILIHAN BAHAN BAKU


Seperti telah dijelaskan bahwa bahan baku yang digunakan adalah bahan baku dari hasil
pertanian. Oleh karena itu, kami akan selalu memperhatikan dan menjalin kerjasama dengan
daerah-daerah yang menghasilkan sukun diantaranya daerah Cianjur dan Indramayu. Adapun
biaya-biaya produksi dan biaya-biaya tambahan yang dikeluarkan diantaranya adalah :
1. Pembelian bahan baku Rp. 2.000.000
2. Biaya transportasi Rp. 200.000
3. Biaya tenaga kerja Rp. 1.000.000
4. Biaya lain-lain Rp. 250.000 (+)
Jumlah Rp. 3.450.000

B. PEMILIHAN TEMPAT LOKASI


Pabrik ini terletak di daerah pedesaan yang lokasinya tersebut cukup strategis karena
terletak dipusat desa yang terdapat banyak lahan pertanian sukun ddan disana cakupan airnya
sangat baik karena disana banyak air yang terdapat dan mendukung untuk kelancaran usaha
ini.
Promosi pemasaran yang kami gunakan atau dilaksanakan dengan cara menitipkan
produk tersebut ke toko-toko makanan ringan untuk dijual kembali dan dengan cara
menawarkan langsung kepada tetangga-tetangga disekitar lingkungan rumah.

BAB IV
PASAR DAN SEGMEN PASAR

A. JENIS PASAR YANG AKAN DIMASUKI


Jenis pasar yang akan kami masuki adalah jenis pasar seperti tradisional dan
pasar modern. Sebelum mengembangkan usaha ini semakin luas kami harus meneliti
terlebih dahulu pasar yang akan kami masuki pasar yang harus diteliti adalah pasar
yang harus mempunyai kondisi lingkungan dan keadaan masyarakat desa, hal ini agar
dimaksudkan agar makanan tradisional yang telah kami buat atau kami hasilkan
tersebut dapat laku di masyarakat sehingga dapat meningkatkan omzet dari penjualan
yang menguntungkan tersebut.

B. POSISI PERUSAHAAN DALAM PASAR


Pabrik ini mempunyai hal dalam kedudukan yang cukup kuat didalam pasar
yaitu sebagai penantang pasar atau sebagai penantang market chalenger dan kami
akan terus berusaha untuk pangsa pasar yang lebih luas dan mempunyai paranan yang
lebih besar di dalam pasar tersendiri.
BAB V
PERSAINGAN
A. PERSAINGAN YANG DIHADAPI
Dalam melakukan usaha ini dalam menghadapi cukup banyak pesaing tersebut
karena dalam usaha bisnis pasti ada persaingan dalam hal ini merupakan hal yang
wajar karena setiap perusahaan pasti ingin memperoleh kepastian atau kemajuan
yang lebih pesat dari perusahaan-perusahaan lainnya. Walaupun jumlah pesaing
yang sedang dihadapi mungkin tidak terlalu banyak tetapi kami akan tetap
berusaha untuk mendapatkan atau kami akan menghasilkan ataupun kami akan
memenangkan persaingan dengan harapan dapat meningkatkan hasil penjualan
dan dapat menghasilkan bagi perusahaan kami sendiri.

B. STRATEGI PEMASARAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN


Untuk menghadapi para pesaing kamu harus dapat melaksanakan berbagai
strategi pemasaran yaitu dengan menerapkan sistem marketing mix dan adapun
teknik-teknik yang harus dilakukan antara lain, sebagi berikut :
1. Melakukan promosi yang tepat guna untuk menguasai pasar.
2. Melakukan penenlitian terhadap produk masyarakat dan pemasaran.
3. Menentukan harga yang sesuai dengan harga pasar.
4. Harus dapat bersaing dengan sehat.
BAB VI
LAPORAN KEUANGAN
A. NERACA
PABRIK STIK SUKUN
NERACA
PER 31 DESEMEBER 2016
AKIVA PASSIVA
Aktiva lancar Piutang lancar
Kas Rp. 2.000.000 Hutang dagang Rp. 2.200.000
Piutang dagang Rp. 800.000 Hutang Bank Rp. 2.000.000_
Persediaan Rp. 3.000.000 Jumlah hutang Rp. 4.200.000
Perlengkapam Rp. 1.500.000_
Jumlah AL Rp. 6.800.000 Modal
Modal D Rp . 5.500.000
Aktiva tetap Modal K Rp. 5.500.000_
Tanah Rp. 4.400.000 jumlah modal Rp. 11.000.000
Gedung Rp. 3.000.000
Peralatan Rp. 1.000.000 Total passiva Rp. 15.200.000
Jumlah AT Rp. 8.400.000

Total Aktiva Rp. 15.200.000

B. LAPORAN LABA/RUGI
PABRIK STIK SUKUN
NERACA
PER 31 DESEMBER 2016
Penjualan Rp. 30.000.000
Harga pokok penjualan
Persediaan awal Rp. 3.450.000
Pembelian Rp. 15.000.000
Biaya angkut Rp. 1.000.000_

Harga pokok pembelian Rp. 16.000.000_


Barang siap dijual Rp. 19.450.000
Persediaan akhir (Rp. 3.000.000)

Harga pokok penjualan (Rp. 16.450.000)


Laba kotor penjualan Rp. 13.550.000

Beban usaha
Beban penjualan :
- Beban gaji bagian penjualan Rp. 3.000.000
Beban administrasi dan umum :
- Beban gaji bagian administrasi Rp. 2.500.000
- Beban penyusutan Rp. 450.000
- Beban penyusutan peralatan Rp. 200.000
- Beban umum lain-lain Rp. 100.000

Total beban usaha Rp. 6.250.000


Laba bersih usaha Rp. 7.300.000

C. LAPORAN PERUBAHAN MODAL

PABRIK STIK SUKUN


LAPORAN PERUBAHAN MODAL
PER 31 DESEMBER 2016

Modal (awal)
1. Modal DERI Rp. 5.500.000
2. Modal KRISNA Rp. 5.500.000_
Jumlah modal awal Rp.11.000.000
Laba bersih Rp. 7.300.000_
Modal akhir Rp. 18.300.00

D. SUMBER PERMODALAN
Sumber-sumber daya yang di butuhkan suatu prabrik untuk menjalankan kegiatan
usahanya terdiri atas, sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya finansial,
sumber daya manegerial, teknologi dan hukum atau peraturan pemerintah. Untuk sumber
daya finansial (keuangan) PABRIK STIK SUKUN diperoleh dari para anggota yang ada. Dan
untuk menutupi kekurangan modal, kami akan mengajukan pinjaman kepada piahk Bank
melalui proposal yang kami buat ini.

BAB VII
MANAJEMEN
A. STRUKTUR ORGANISASI
Struktu organisasi PABRIK STIK SUKUN terdiri dari antara lain sebagai berikut :
1. Pemilik
2. Pegawai :
a. Bagian penjualan
b. Bagian administrasi umum.
B. PEMBAGIAN WEWENANG
1. Pemilik
PABRIK STIK SUKUN dimiliki oleh 2 orang dengan pembagianwewenang dan
tugas serta tanggung jawab yang sama. Masing-masing anggota menyerahkan
harta pribadi yang dimilikinya untuk memenuhi kewajiban usaha, apabila
mengalami kerugian.
2. Pegawai
a. Bagian penjualan
Pegawai bagian penjualan bertugas untuk menyalurkan makanan yang
dihasilkan oleh PABRIK STIK SUKUN ke warung atau toko dan pasar yang
ada.
b. Bagian administrasi dan umum
Tugas pegawai bagian administrasi dan umum yaitu menjalankan administrasi
PABRIK STIK SUKUN, membuat laporan hasil penjualan setiap hari,
mencatat mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan administrasi
PABRIK STIK SUKUN

C. STATUS BADAN HUKUM PERUSAHAAN


Status badan hukum perusahaan yang kami jalankan adalah kongsi (CV) yang
dimiliki oleh 2 orang. Kongsi mempunyai ciri khas antara lain: umur kongsi terbatas,
kejiwaan tidak terbatas dari salah seorang rekan, pemilikan bersama atas harta
perusahaan serta perjanjian bag keuntungan dan kerugian secara adil.

BAB VIII
PERSONALIA
A. JUMLAH PEGAWAI
Jumlah pegawai yang bekerja di PABRIK STIK SUKUN berjumlah 8 orang
termasuk pemilik, pemilik bertugas mengelola keuangan PABRIKSTIK SUKUN, 2
orang sebagai supir untuk mengeluarkan hasil produksi, 4 orang bertugas untuk
mengelola singkong hingga menjadi kripik yang siap untuk dimakan.

B. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN PEGAWAI


Latar belakang pendidikan pegawai di PABRIK STIK SUKUN kebanyakan lulusan
SMP, tetapi mereka mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan baik.
BAB IX
PROPOSAL KREDIT
A. ALOKASI KEBUTUHAN DANA
Dana yang kami perlukan sebagai tambahan modal memang cukup besar.
Dana tersebut akan kami gunakan untuk membiayai hal-hal sebagai berikut:
1. Pembelian kendaraan
2. Pembelian peralatan pabrik

B. TOTAL KEBUTUHAN DANA


Berdasarkan alokasi kebutuhan dana diatas, dapat kami rinci mengenai
pengalokasian besarnya jumlah dana yang diperlukan yaitu sebagai berikut:
1. Pembelian kendaraan Rp. 11.000.000
2. Pembelian peralatan pabrik Rp. 2.000.000 (+)
Jumlah Rp. 13.000.000
Jadi dapat disimpulkan bahwa total dana yang kami perlukan yaitu sebesar
Rp.13.000.000