Anda di halaman 1dari 36

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Mengenal Alat Kesehatan Gigi Gigi adalah salah salah satu organ yang penting
untuk menunjang kehidupan manusia. Gigi terletak di dalam rongga mulut, bagian atas dan
bagian bawah.Gigi terdiri dari beberapa jenis yang masing masing mempunyai peran dan
fungsinya sendiri sendiri. Salah satu fungsi penting gigi manusia adalah untuk mengolah
makanan sehingga siap masuk ke dalam kerongkongan dan diproses untuk kelangsungan
hidup manusia.

Terkadang kita banyak melihat di sekitar kita, banyak orang terutama anak anak
yang mempunyai gigi gupis. Banyak orang mengeluh merasakam sakit dengan giginya. Ini
disebabkan beberapa faktor diantaranya adalah kurang memperhatikan kesehatan gigi.
Akibatnya adalah kerugian untuk dirinya sendiri. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan
pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi di puskesmas atau di klinik gigi.

Di klinik atau puskesmas pemeriksaan gigi biasanya dilakukan oleh dokter gigi dan
dilakukan dengan alat kesehatan khusus untuk pemeriksaan gigi. Alat ini sering disebut
dengan Dental Unit. Alat ini digunakan khusus pemeriksaan gigi lengkap. Terdiri dari banyak
sekali jenis dan masing masing mempunyai fungsinya sendiri sendiri. Pembaca yang
budiman, artikel ini selanjutnya akan membahas tentang alat kesehatan untuk pemeriksaan
gigi.

Sebelum kita masuk ke dalam topic pembicaraan kita, ada baiknya kita mengenal
anatomi gigi manusia. Struktur gigi manusia terdiri dari dua bagian yaitu mahkota dan akar
gigi. Bagian akar adalah bagian yang masuk ke dalam gusi sedangkan bagian mahkota adalah
yang dapat kita lihat dari luar mulut. Gigi adalah komponen jaringan keras di tubuh kita yang
terdiri dari email, dentin dan smentum.

Telah sedikit disinggung di atas bahwa gigi termasuk dalam system pencernaan apabila kita
lihat dari fungsinya. Gigi berfungsi untuk melumat, mengolah makanan yang akan masuk ke
dalam lambung. Gigi mempunyai bebrapa jenis dan fase pertumbuhan jenis tersebut juga
berbeda beda. Berikut adalah beberapa tipe gigi manusia.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa nama alat alat dalam kedokteran gigi?
2. Bagaimana deskripsi dari alat - alat tersebut?
3. Apa fungsi dari alat alat tersebut?
1.3 Tujuan
Agar siswa dapat mengerti dan memahami tentang Alat alat kedokteran gigi yang
digunakan dalam praktek dokter gigi.
BAB II
PEMBAHASAN

3.1 DENTAL EXPO ALAT DAN BAHAN PERIODONTI

1. Kaca mulut
Fungsi : untuk melihat keadaan gigi dan jaringan dengan alat ini, lubang yang
tersembunyi dapat dilihat oleh dokter gigi. Kaca mulut ini merupakan peralatan
utama yang digunakan.
Deskripsi : kaca kecil berbentuk bundar dan diberi ganggang yang berfungsi
sebagai pegangan

2. Pinset dental

Fungsi : digunakan untuk mengambil sesuatu, mengambil berbagai


macam benda baik kapas maupun kotoran dari rongga mulut.
Deskripsi : instrumen ini mempunyai kunci sehingga sewaktu benda
dijepit tidak mudah lepas, dengna ujung yang berbentuk groove atau
lekukan agar memudahkan memegang bahan yang diambil

3. Sonde / endodontik eksplorer / probe


Fungsi : mencari karies dan mengukur kedalamannya, memeriksa
adanya debris atau kalkulus, memeriksa adanya ferforasi atau
pulpa, dan tangkain bisa digunakan untuk test perkusi.
Deskripsi : instrumen yang terbuat dari baja, mempunyai saru atau
dua ujung yang tajam dan berbeda, yaitu ujung lurus dan bengkok
seperti huruf L.
4. Ekskavator
Fungsi : membersihkan jaringan karies yang lunak dan kotoran
kotoronnya atau sisa sisa makanan yang terdapat dalam kavitas,
membakar tumpatan sementara, dan mengambil kelebihan fitcher,
amalgam, semen.
Deksripsi : alatnya terbuat dari stainless steel dengan bagian
ujungnya yang menyerupai sendok kecil, dan bentuk ujungnya
mempunyai berbagai ukuran mulai dari no 0-6

5. Periodontal prob
Fungsi : Alat yang digunakan untuk melokalisir,mengukur,menadai
saku,serta untuk memeriksa konfigurasi saku pada setiap sisi.
Deskripsi: Terbuat dari baja,berbentuk seperti sonde lurus bergaris
garis pada ujungnya.

6. Kuret gracey no.3 4


Fungsi: Untuk gigi anterior,membersihkan kalkulus permukaan halus
akar dan dinding jaringan lunak
Deskripsi : Kuret khusus hanya pada daerah dan sisi
tertentu,melengkung kearah atas dan tertentu,dan mata pisau kuret
membentuk sudut 60 derajat terhadap leher alat.
7. Kuret gracey no. 5-6
Fungsi : kuret gracey no.5-6 digunkan untuk gigi anterior dan
premolar. Kuret ini digunakan untuk scaling subgingival, root
planning dan kuretase pada permukaan dalam pocket
Deskripsi : Mempunyai dua sisi pemotong ganda, bentuk
penampang melintang seperti sendok, ujungnya membulat atau
tumpul dan ujungnya berlekuk dua.

8. Kuret gracey no. 1- 2


Fungsi : Untuk gigi anterior. Kuret ini digunakan untuk scalling
subgingival, root planning dan kuretase pada permukaan dalam
pocket
Deskripsi :Mempunyai dua sisi pemotong ganda, bentuk
penampang melintang seperti sendok, ujungnya membulat atau
tumpul dan ujungnya berlekuk dua.

9. Kuret gracey 7 8 dan 9 10


Fungsi : Digunakan untuk gigi posterior permukaan fasial dan
lingual. digunakan untuk scaling subgingival, root planning dan
kuretase pada permukaan dalam pocket
Deskripsi : Mempunyai dua sisi pemotong ganda, bentuk
penampang melintang seperti sendok, ujungnya membulat atau
tumpul dan ujungnya berlekuk dua.

10.Gunting forcep
Fungsi : Digunakan untuk menjepit memegang dan menekan
Deskripsi : pada sisi ujung forcep terdapat gerigi yang berfungsi
agar benda yang dijepit tidak mudah lepas dan pada tangkainya
berfungsi untuk mengunci forcep tersebut.

11.Raspatorium /alat bedah mulut minor


Fungsi : untuk membuka atau memisahkan dan mengeser flap
setelah dilakukannya insisi pada bedah tersebut.
Deskripsi : terbuat dari stainlees still dan berbentuk panjang
dengan ujung pipih dan tumpul.
12.Scalpel handle
Fungsi : sebagai pegangan pada alat bedah saat operasi
Deskripsi : peganggan scalpel dimana pada sisi tengahnya ada
gerigi dan pada ujung scalpel handle terdapat pengunci untuk
meletakkan scalpel blade.

13.Scalpel blade
Fungsi : untuk insisi jaringan giingiva atau gusi untuk tindakan
operasi
Deskripsi : pisau saja tanpa pegangan nya, tajam,ditengah nya ada
lubang yang berfungsi untuk memasangkan pada scalpel handle.

14.Spectra minty
Fungsi : untuk mengoles dan floridasi sewtelah scalling.
Deskripsi : spectra minty berbentuk pasta berwarna hijau dan rasa
mint.

15.Periodontal dressing / periodontal pack


Fungsi : untuk mengurangi terjadinya infeksi dan pedarahan pasien
bedah dan membantu penyebmbuhan dengan jalan melindungi luka
bedah dan trauma sewaktu pengunyahan.
Deskripsi : mencegah timbulnya rasa sakit yang di picu oleh
kontaknya luka bedah dengan makanan atau lidah dengan sewaktu
mengunyah
Deskripsi : berbentuk pasta yang sebagai pasta basis dan pasta
askerator dan ada dua warna berwarna putih dan pink

16.Scaller ultrasonik
Fungsi : untik menghilangkan / menghancurkan karang gigi tanpa
merusak permukaaan gigi.
Deskripsi : peralatan ultrasonik scaller terdiri dari hand fiece, scaller
dan fip scaller memiliki lubang yang berfungsi untuk keluarnya air
yang berfungsi sebagai irigasi saat melakukan scalling.

17.Periodontal knife
Fungsi : untuk insisi atau memotong jaringan gingiva atau gusi
terutama digunakan untuk jaringan diwilayah atau bagian
retromolar
Deskripsi : seperti ginjal segitiga dengan sisinya yang tajam dan
adanya ujung yang runcing dan tumpul.
18.Periodontal spear knife
Fungsi : untuk memotong jaringan gingival atau gusi terutama pada
bagian jaringan interproksimal
Deskripsi : ujungnya tajam berbentuk runcing dibagian ujungnya
tersebut

19.Periodontal pocket marker


Fungsi : digunakan untuk menentukan kedalam kantong atau pocket
jaringan lunak dan kontur resopsi tulang-tulang didekat gigi
Deskripsi : pada ujungnya ada ujung yang tajam dari balok
kedalaman dan sisi ujung yang satu nya lagi .

3.2 DENTAL EXPO ALAT DAN BAHAN ORTHODONTI

1. wire / kawat orthodontik


Fungsi :
-Diameter kawat0,8 mm : digunakan untuk gigi molar
-Diameter kawat0,7 mm : digunakan untuk gigi molar dan premolar
-Diameter kawat 0,6 mm : digunakan untuk gigi anterior dan untuk mendorong/menarik
gigi.
-Kawat lilit atau ligature wire : digunakan untuk perawatan orthodontic. Biasanya
digunakan untuk mengikat bracket ke niti dll.
Deskripsi :
- Dental wire terbuat dari berbagai macam bahan salah satunya ada yang terbuat dari
stainless steel dan NiTi alloy (campuran). Tipenya dibagi berdasarkan panjang dan
ujungnya. Ujungnya ada yang berbentuk bulat, kotak, persegi panjang dan lain lain.
-Lignature wire :Kawat ini terbuat dari kawat stainless kecil tipis dan sangat halus.

2. cms (separator)
Fungsi : digunakan sebagai separator untuk membuka model cetakan
Deskripsi : bersifat liquid
3. Ekspansi (kunci dan sekrup)
Fungsi : untuk melebarkan rahang
Deskripsi :
Elemen ekspansif dapat berupa sekrup ekspansi ( expansion screw ) yang dibuat
oleh pabrik atau berupa coffin spring yang dibuat sendiri dari kawat stainless
diameter 0,9 1,25 mm.
Tiap sekrup mempunyai 4 lubang, dilengkapi dengan kunci pemutar. Kekuatan
yang dihasilkan sekrup bersifat intermittent ( berselang-seling ).
Sekrup ekspansi dibuat untuk pembukaan 0,18 mm 0,20 mm setiap


seperempat putaran ( 90 ).Pemutaran sekrup dilakukan putaran setiap hari atau 2
X 'A putaran setiap minggu, tergantung pada setiap kasus dan arah pelebaran
yang diharapkan.
Tersedia berbagai tipe, antara lain :
tipe Badcock
tipe Fisher
tipe Glenross
tipe Wipla dll.

4. Basis
Fungsi : sebagai basis atau tempat pembuatan model gigi
Deskripsi : berbentuk seperti mangkuk dengan bagian bawah datar untuk
membentuk basis model gigi

5. Hillon Self-Curing Acrylic Set


Fungsi : untuk membuat gigi tiruan khususnya bagian gingival
Deskripsi : terdapat powder (pink) dan liquid bahan akrilik yang dapat
mengeras pada suhu ruangan tanpa perlu dimasak terlebih dahulu.

6. Acrylic Denture Materials Heat- Curing Set


Fungsi : untuk pembuatan gigi tiruan sebagian maupun lepasan
Deskripsi : terdapat powder dan liquid dimana pengerasan terjadi denan cara
dimasak (direbus) terlebih dahulu dengan menggunakan cuvet

7. Caliper (Jangka Sorong)


Fungsi : Untuk mengukur lebar gigi, over bite, overjet
Deskripsi : Berbentuk seperti penggaris dengan bermacam skala, ada yang
manual dan otomatis dengan tingkat akurasi tinggi, serta terdapat penguncinya

8. Tang Paruh Burung ( Bird Beak Pliers)


Fungsi :
- untuk menekuk dan membentuk kawat orthodontik
- Untuk mengambil bracket yang melekat
Deskripsi : ujung berbentuk seperti paruh burung yang menutup secara presisi,
tang serbaguna untuk menekuk kawat

9. Tang Borobudur (Tweed Loop-Forming Pliers / Jarabak Pliers)


Fungsi :
-untuk menekuk dan membentuk loops (lingkaran) pada kawat lengkung
-Untuk menekuk kawat pada piranti lepasan
Deskripsi : terdapat grooves pada ujung nya untuk membantu menekuk dan
membentuk loops pada kawat, terdapat berbagai tipe

10. Tang 3 Jari (Three-Prong Pliers)


Fungsi : untuk membentuk kontur dan menekuk kawat
Deskripsi : ujungnya terdapat 3 dimana terdapat banyak tipe contohnya ada
yang panjang dan berujung runcing

11. Tang Pemotong (Heavy Wire Cutter)


Fungsi :
-Untuk memotong kelebihan kawat yang tidak diperlukan
- Untuk memotong ujung piranti
Deskripsi : dapat memotong 0,6 1 mm, ujung meruncing dengan permukaan
pipih melengkung ke dalam

12. Tang Bulat (Adams plier)


Fungsi : Untuk membentuk lengkungan tajam pada pembuatan Adams clasp
Deskripsi : terdapat 2 ujung yang panjang dan pipih dengan grooves pada sisi
bagian dalam

13. Tang Petak (Torque Bending Pliers)


Fungsi : Untuk membentuk torsi pada ujung kawat
Deskripsi : berbentuk petak dengan bagian dalam ada bagian yang menonjol
ke dalam
3.3 DENTAL EXPO ALAT DAN BAHAN PROSTODONTI

1. spatula dan rubber bowl


Fungsi:
- Spatula : digunakan untuk mengaduk bahan cetak, baik alginate ataupun
gipsum.
- Rubber bowl : digunakan untuk tempat menaruh bahan cetak yang nantinya
akan diaduk
Deskripsi :
- Spatula : terbuat dari bahan plastik, kuat dan merupakan hand instrument
- Rubber bowl : berbentuk seperti mangkuk karet, elastis dan merupakan hand
instrument.

2. Dental gips
Fungsi :
-Tipe II : digunakan terutama untuk pengisian kuvet dalam pembuatan gigi
tiruan dimana ekspansi pengerasan tidak begitu penting dan kekuatan yang
dibutuhkan cukup, sesuai batasan yang disebutkan dalam spesifikasi. Selain
itu, gips tipe II dapat digunakan sebagai model studi.
-Tipe III : digunakan untuk membuat model kerja yang memerlukan kekuatan
dan ketahanan abrasif yang tinggi seperti pada konstruksi protesa dan model
ortodonsi.
-Tipe IV : digunakan untuk membuat pola malam dari suatu restorasi,
umumnya digunakan sebagai dai pada inlay, mahkota dan jembatan gigi
tiruan.
Deskripsi :
-Gips tipe II (Model Plaster) terdiri dari kalsium sulfat terkalsinasi/ -
hemihidrat sebagai bahan utamanya dan zat tambahan untuk mengontrol
setting time, terdiri dari partikel kristal ortorombik yang lebih besar dan tidak
beraturan dengan lubang-lubang kapiler sehingga partikel menyerap lebih
banyak air bila dibandingkan dengan -hemihidrat.
-Gips tipe III (Dental Stone) terdiri dari hidrokal/ -hemihidrat dan zat
tambahan untuk mengontrol setting time, serta zat pewarna untuk
membedakannya dengan bahan dari plaster yang umumnya berwarna putih,
terdiri dari partikel yang lebih kecil dan teratur dalam bentuk batang atau
prisma dan bersifat tidak poreus sehingga membutuhkan air yang lebih sedikit
ketika dicampur bila dibandingkan dengan -hemihidrat.
-Gips tipe IV (Dental Stone, High Strength) terdiri dari densit yang memiliki
bentuk partikel kuboidal dengan daerah permukaan yang lebih kecil sehingga
partikelnya paling padat dan halus bila dibandingkan dengan -hemihidrat dan
hidrokal.

3. Alginate
Fungsi : Digunakan untuk pencetakan pada pembuatan gigi tiruan lengkap
atau sebagian lepasan, alat ortodontik dan untuk model studi
Deskripsi : Berbentuk powder (bubuk), penanganannya mudah, alat yang
dipergunakan relatif sederhana, elastis, cukup akurat dan relatif lebih murah.
Alginate berasal dari asam alginate yang diperoleh dari rumput laut yang
merupakan bahan dasar bahan cetak irreversible hydrocolloid

4. Vibrator
Fungsi : Alat yang digunakan untuk mengaduk bahan cetakan untuk hasil yang
maksimal
Deskripsi : Alat yang digunakan dengan bantuan listrik

5. Artikulator
Fungsi : alat ini digunakan untuk membantu pembuatan gigi tiruan untuk
memperoleh oklusi dan artikulasi yang seimbang
Deskripsi : merupakan alat mekanis yang dapat menirukan gerakan rahang,
mulai dari gerakan membuka, menutup sampai pada gerakan kompleks berupa
simulasi berbagai pergerakan

6. Inlay Wax
Fungsi :
1. Digunakan untuk membangun model
2. Digunakan membentuk model malam dengan preparasi rumit, seperti :
inlay,onlay,mahkota dan jembatan.
Deskripsi :
1. plastisitasnya sempurna
2. pengkerutan rendah mencegah terjadinya celah, tapi karena pengkerutan
mengakibatkan die menjadi tidak pas
3.wax dapat dibakar tanpa meninggalkan sisa sehingga kastingnya halus stik
berwarna ungu

7. Green Stick
Fungsi : Bahan cetak digunakan untuk border moulding
Deskripsi :
1.Dapat digunakan dengan mudah pada 53 C
2. Memberikan plastisitas tinggi untuk trimming otot
3. stik berwarna hijau

8. Wax Merah
Fungsi : Bahan untuk mencatat gigitan pada pembuatan protesa atau plat
ortodontik, untuk pendukung bahan cetak alginat.
Deskripsi : Kelenturan dari wax : lembut, medium, keras, sediaan : lembaran
dan batangan, warna : merah
9. Bahan Cetak Putty Hydrophilic Vinyl Polysiloxane
Fungsi : Bahan cetak hidrofilik thiksotropik untuk keperluan semua teknik
percetakan
Deskripsi :
1. Mempunyai sifat hidrofilik dan thiksotropik untuk menghasilkan detail
reproduksi yang tepat

2. Mudah dilepaskan dari dalam mulut karena elastisitasnya tinggi dan tahan
sobek
3. Stabilitas dimensional tinggi, aliran seragam untuk tercapainya cetakan
yang bebas masalah
4. Homogen, percampuran bebas gelembung udara tanpa kontaminasi silang
10. Handpiece Straight
Fungsi :
1.Digunakan dengan perlekatan yang berkecepatan rendah
2.Dipasangkan dengan bur lurus tangkai yang panjang
Deskripsi :
1.motor kecepatan rendah
2.perlekatan handpiece straight dengan bur
3.kecepatan maksimal 30.000 rpm, digunakan sebagai tambahan untuk
kecepatan tinggi.
4. Jenis contra angle untuk penggunaan intraoral
5.Jenis straight attachment untuk diluar rongga mulut
Handpiece digunakan maju atau sebaliknya (mundur)

11. Handpiece Kontra


Fungsi :
1.Digunakan dengan bur untuk prosedur intraoral dan ekstraoral
2.Untuk membuang jaringan karies, polishing restorasi amalgam
menghaluskan preparasi kavitas, membetulkan mahkota atau jembatan baik
sementara maupun permanen, membetulkan restorasi oklusal, membetulkan
gigi tiruan sementara.
Deskripsi :
1.Motor kecepetan rendah
2.Perlekatan contra angle dengan bur
3.Tipe handpiece untuk perlekatan bur, ada 2 :
- dengan tombol tekan otomatis
- dengan menggunakan kunci
BUR PADA HANDPIECE STRAIGHT
12. Bur Akrilik (Carbide Bur)
Fungsi : Untuk memotong dan meratakan model
Deskripsi : Tangkai yang panjang : untuk dipasangkan ke handpiece straight,
terbuat dari carbide

13. Bur Polish


Fungsi : Bur untuk polishing dan finishing
Deskripsi : permukaan mata bur halus, tidak terbuat dari logam

14. Diamond Disc


Fungsi : Untuk mengkontur dan memotong model
Deskripsi : Satu atau dua sisi mata bur

15. Tree Shape Bur (Madril Bur)


Fungsi : untuk amplas kertas pasir
Deskripsi : terdapat celah pada mata bur untuk mengaitkan kertas pasir
16. Stone Bur
Fungsi : Bur untuk polishing dan finishing, untuk memberikan kontur pada
gigi
Deskripsi : terdapat beberapa tipe yang dibedakan dengan kode warna,
digunakan dengan handpiece kecepatan rendah

17. Surveyor
Fungsi :
- Menguji paralelisasi dari preparasi-preparasi gigi.
- Membuat diagnosa surveying
- Pola kontur wax (lilin) untuk mahkota.
Deskripsi : Surveyor mekanikal terdiri dari tiga bagian utama : surveyor, cast
holder dan berbagai alat-alat survey.

18. sendok cetak dan individual tray


Fungsi :
- untuk memegang material cetak pada tempatnya untuk membuat cetakan dari
permukaan jaringan di dalam rongga mulut.
- alat yang dipakai untuk membawa, membatasi, dan mengkontrol material
cetak ketika membuat cetakan.

Deskripsi :
-Sendok cetak persediaan adalah sendok cetak yang telah dibuat oleh pabrik,
dan memiliki banyak pilihan ukuran baik untuk maksila dan mandibula.
Sendok cetak persediaan tersedia yang berlubang dan tidak berlubang, dan
berdasarkan bahannya tersedia plastik dan yang terbuat dari metal.
- Sendok cetak perseorangan adalah sendok cetak yang dibuat pada
laboratorium dental dengan menggunakan bahan akrilik. Karena dibuat untuk
perseorangan pasien, sebelum membuat sendok cetak perseorangan, seorang
operator harus memiliki cetakan dari gigi pasien.

19. occlusal bite plate


Fungsi :
- Peninggi gigitan rahang
- Peninggi gigitan dataran miring rahang atas
- Peninggi gigitan dataran miring rahang bawah
- Peninggi gigitan saved
- Peninggi gigitan berongga
Deskripsi :

20. cuvet dan press


Fungsi :
Cuvet : alat untuk menanam protesa yang akan direbus
Press: digunakan untuk menekan / mengepress cuvet pada saat merebus
protesa
Deskripsi :
Cuvet : seperti mangkuk terdapat dua bagian (atas dan bawah) bisa dilepas
pasang, terbuat dari kuningan
Press : tinggi 24 cm, terbuat dari kuningan

21. light body prostho


Fungsi : bahan cetak hidrofilik untuk keperluan semua teknik percetakan
Deskripsi : bahancetak berbentuk pasta yang terdiri dari 2 bagian yaitu base
dan catalyst. Bersifat hidrofilik sehingga menghasilkan detail cetakan yang
akurat. Mudah dilepaskan didalam mulut karena elastisitasnya tinggi dan tahan
sobek.
3.4 DENTAL EXPO ALAT DAN BAHAN RESTORASI

Restorasi gigi adalah perawatan perbaikan gigi yang berlubang atau rusak, untuk
mengembalikannya kepada fungsi bentuk, dan penampilan normalnya. Gigi yang berlubang
harus di restorasi karena gigi diperbaiki untuk melindungi bagian gigi yang belum terkena
karies atau trauma, mencegah kehilangan gigi, dengan direstorasi maka fungsi mengunyah
dan bicara dapat kembali normal. Berikut dalah alat dan bahan yang digunakan untuk
restorasi:
a. Highspeed handpiece
Fungsinya sebagai preparasi kavitas untuk restorasi. Bekerja dengan bur yang
dipasangkan pada ujungnya dengan tekanan udara kecepatan max 450.000rpm.

b. Cement spatel
Alat untuk mengaduk semen tapi kontraindikasi GIC.
c. Matrix Holder
Fungsinya membantu membangun dinding proximal dari restorasi terutama kelas II.

d. Light curing
Fungsinya untuk memperkuat material seperti bonding, komposit, dan sealants. Jarak
penyinaran dengan permukaan gigi ialah 2mm.

e. Microbrush
Sebagai aplikator etsa dan bonding atau anastetik topical. Bentuknya panjang dengan
bagian ujung seperti brush dan dapat dibengkokkan.
f. Celluloid strip
Fungsinya sebagai dinding sementara pada waktu penambalan dengan indikasi
proximal gigi anterior. Terbuat dari plastik tipis, tembus pandang (transparansi).
Setelah dipakai langsung dibuang karena tidak dapat dipakai kembali.

g. Etsa asam
Menimbulkan kalsifikasi email sehingga prisma email terbuka dan menyebabkan
terjadi celah-celah (retensi mikromekanika) untuk melekatkan resin komposit dengan
email. Aplikasi etsa dengan mikrobrush menggunakan asam fosfat 30% selama 20
detik kemudian irigasi hingga moist.
h. Bonding
Fungsinya mengikat antara bahan tambalan dengan kavitas gigi. Bonding adalah
perlekatan antara 2 permukaan. Bonding diaplikasikan dengan mikrobrush selama 10
detik dan sinar 20 detik.

i. Dentin conditioner
Untuk menambah daya adhesif dentin.

j. Glass ionomer cement


Merupakan bahan tambalan gigi yang terdiri dari powder dan liquid. Cara pakainya
ialah powder 1 sendok pas dan 1 tetes liquid (tanpa dipencet) diletakkan pada
paperpad.
k. Resin komposit anterior
Sebagai bahan tambalan dan indikasi untuk gigi anterior. Resin komposit jenis
mikrohybrid, menyerupai warna gigi asli dan memiliki 7 pilihan warna (A1, A2, A3,
A3,5, B2, CV, A03).

l. Resin komposit posterior


Sebagai bahan tambalan yang diindikasikan gigi posterior. Resin komposit jenis
mikrohybrid, menyerupai warna gigi asli dan memiliki 6 pilihan warna (A1, A2, A3,
A3,5, A02, WT).

m. Articulating paper
Untuk cek oklusi, bila masih traumatic maka bagian tersebut dikurangi. Akan
memberikan bekas pada dataran atau tambalan yang ketinggian dan harus dibuang.
3.5 DENTAL EXPO ALAT DAN BAHAN ENDODONTIK
Ilmu endodontik adalah cabang ilmu kedokteran gigi yang berhubungan dengan
etiologi, pencegahan, diagnosis dan terapi terhadap penyakit-penyakit yang mengenai pulpa
gigi, akar gigi dan jaringan periapikal (Dorland, 1996).Perawatan saluran akar merupakan
salah satu perawatan endodontic. Berikut merupakan alat dan bahan yang digunakan pada
perawatan saluran akar:
a. Protaper
Protaper berfungsi sebagai preparasi saluran akar. Protaper dibagi menjadi 2
kelompok yaitushaping file (SX, S1, S2) dan finishing file (F1, F2, F3).

Dengan diameter:
SX= 0,19mm
S1= 0,17mm
S2= 0,20mm
F1= 0,20mm
F2= 0,25mm
F3= 0,30mm

b. Reamer
Fungsinya untuk memperlebar saluran akar namun secara konvesional sudah tidak
digunakan. Jarum ini berbentuk spiral. Digunakan pada seri terakhir preparasi saluran
akar. Gerakan dalam pemakaian adalah reaming, Reamer diputar dan ditarik mundur
sehingga pemotongan dinding saluran akar terjadi ketika rotasi.
c. K-File
Fungsi untuk memperlebar dan menghaluskan dinding saluran akar. Lebih kuat dari
Reamer-K. File digunakan dalam gerakan mengerok dan gerakan mendorong
menarik(gerakan filling dan reaning). Gerakan ini lebih efisien jika instrument
memiliki lebih banyak pelintiran atau spiral yang berkontak dengan dinding saluran
akar. Banyak digunakan pada preparasi saluran akar.

d. H-File (Hedstrom File)


Fungsi untuk membentuk saluran akar seperti corong. ile ini sangat baik untuk
membuang debris dari kanal, namun lebih mudah fraktur dibandingkan Reamer atau
file-K.

e. Barbed Broaches
Fungsinya untuk mengambil atau mengekstirpasi jaringan pulpa dan mengambil
debris-debris nekrotik. Terbuat dari kawat besi bulat dan runcing, permukaanya dibuat
potongan-potongan bersudut untuk menghasilkan kait.

f. Paste Filler atau Lentulo


Fungsi untuk membawa sealer atau semen saluran akar pada dinding saluran akar.
Jarumnya berbentuk spiral namun agak lentur dan bisa hand use ataupun menggunak
low speed handpiece.

g. Finger Spreader
Fungsi untuk menguakkan guta perca pada saluran akar. Ujung jarumnya runcing dan
terdapat 2 macam spreader (hand spreader dan finger spreader).
h. Finger Plugger
Fungsinya untuk memadatkan guta perca agar mengisi seluruh saluran akar.
Bentuknya hampir sama dengan spreader namun ujung plugger datar atau tumpul.

i. Endoblock atau Endometer


Fungsinya membantu alat ukur yang akan masuk saluran akar.

j. Endo Acces Bur


Fungsinya untuk preparasi saluran akar pada semua gigi berakar tunggal dan
membuka pulp chamber gigi posterior. Bentuk ujungnya bulat dan bentuk badannya
konus.
k. Endodontic plier (pinset endo)
Fungsinya untuk memegang paper point dan guta perca. Bentuknya seperti pinset
namun ada pengunci dengan bagian ujung berbentuk groove.

l. Paper point dan guta percha


Paper point berfungsi untuk menyerap cairan yang ada dalam saluran akar sedangkan
gutta perca adalah bahan pengisi saluran akar. Indikator warna pada ujung guta percha
harus disesuaikan dengan indikator warna pada K-File.

m. Cresotin
Bahan dressing atau mensterilkan saluran akar. Penggunaanya dengan meneteskan
cairan ke kapas kecil dan letakkan terlebih dahulu ke kapas yang kering sehingga
kapas tersebut lembab kemudian letakkan ke kavitas.
n. Endomethasone
Indikasi untuk sealer dan bahan pengisi permanen saluran akar. Endomenthasone
adalah sealer yang mengandung desinfektan berbahan dasar euganol dan memiliki
kandungan paformaldehida dan kortikosteroid.

o. Eugenol
Obat sedatif pulpa gigi untuk menghilangkan rasa nyeri.

p. Temporary restorative
Bahan tambalan sementara pada restorasi sementara atau pada perawatan pasca
bedah.
q. EDTA gel
Bahan melunakkan dinding dentin saluran akar dan menghilangkan smear layer
saluran akar sehingga mempermudah fiksasi pin atau pasak. Memiliki konsentrasi
24% sehingga tidak merusak struktur gigi, pH EDTA gel antara 8,5-9,0.

Anda mungkin juga menyukai