Anda di halaman 1dari 25

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Intensifikasi Aplikasi Bacillus Multi Spesies sebagai Active Enzyme-


Stimulator untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup dan Daya Tahan
Tubuh Larva Ikan Lele Clarias sp.

BIDANG KEGIATAN:
PKMP

Diusulkan oleh:

Hilda Kemala Pasha C14110071 2010 Ketua


Rahmadani C14110019 2010 Anggota
Fenti Nurul C14110028 2011 Anggota
Wikke Elta Ayu Selviani C14110075 2012 Anggota
Salman firdaus C14110007 2012 Anggota

INSTITUT PERTANIAN BOGOR


BOGOR
2013

i
PENGESAHAN USULAN PKM - PENELITIAN

1. Judul Kegiatan : Intensifikasi Aplikasi Bacillus Multi Spesies


Pada Larva Lele sebagai Active Enzyme-
Stimulator sebagai Pemacu Kinerja
Pertumbuhan
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Hilda Kemala Pasha
b. NIM : C14100071
c. Jurusan : Budidaya Perairan (BDP)
d. Universitas/Institut : Institut Pertanian Bogor (IPB)
e. Alamat Rumah dan : Perum Alam Sinarsari B-43, RT/RW 04/04
Nomor HP Dramaga, Bogor/ 085693253515
f. Alamat email : hildakemalapasha@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr. Ir. Dedi Jusadi, M.Sc
b. NIDN : 0026106208
c. Alamat Rumah dan
No Tel/ HP : Jl. Wijaya Kusuma IV/32 Taman Yasmin
Cilendek Bogor Barat, Bogor.
HP. 081381810303
6. Biaya Kegiatan Total
a. DIKTI : Rp12.180.000
b. Sumber Lain :-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 Bulan

Bogor, 10 Oktober 2013


Menyetujui,
Ketua Departemen
Budidaya Perairan, Ketua Pelaksana Kegiatan,

Dr.Ir. Sukenda, M.Sc Hilda Kemala Pasha


NIP.19671013 199302 1 001 NIM. C14110071

Mengetahui,
Wakil Rektor I
Bidang Akademik danKemahasiswaan Dosen Pendamping,

Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.S Dr. Ir. Dedi Jusadi, M.Sc
NIP. 19581228 1985031003 NIP. 19621026198803 1 001

ii
DAFTAR ISI
Halaman

COVER................................................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... iii
DAFTAR TABEL ............................................................................................ iv
RINGKASAN ................................................................................................... 1
BAB 1. PENDAHULUAN ............................................................................... 2
1.1 Latar Belakang ................................................................................... 2
1.2 Perumusan Masalah ........................................................................... 2
1.3 Tujuan Program ................................................................................. 3
1.4 Luaran Program ................................................................................. 3
1.5 Kegunaan Program ............................................................................ 4
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ...................................................................... 4
2.1 Probiotik.............................................................................................. 4
2.2 Probiotik pada Akuakultur.................................................................. 4
2.3 Mekanisme Probiotik terhadap Fungsi Pencernaan Ikan.................... 5
2.4 Peran Bacillus sp. sebagai Probiotik Pembantu Sistem
Pencernaan........................................................................................... 6
BAB 3. METODE PELAKSANAAN ............................................................. 6
3.1 Waktu dan Tempat .............................................................................. 6
3.2 Alat dan Bahan.................................................................................... 6
3.3 Rancangan Percobaan......................................................................... 6
3.4 Prosedur Kerja..................................................................................... 7
3.4.1 Pemijahan ikan lele.......................................................................... 7
3.4.1 Pemeliharaan Larva.......................................................................... 7
3.4.2Persiapan Probiotik dan Bioenkapsulasi........................................... 7
3.5 Analisa Data........................................................................................ 8
4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN........................................................... 8
4.1 Anggaran Biaya................................................................................... 8
4.2 Jadwal Kegiatan ................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................ 10
LAMPIRAN...................................................................................................... 12
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota .......................................................... 12
Lampiran 2. Justifikasi Biaya Anggaran ............................................................ 17
Lampiran 3. Susunan Organisasi Organisasi Tim Kegiatan .............................. 19
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti / Pelaksana ................................. 20

iii
DAFTAR TABEL
Halaman

Tabel 1. Rancangan Percobaan ........................................................................ 7


Tabel 2. Mekanisme pemberian pakan larva selama pemeliharaan ................. 8
Tabel 3. Anggaran Biaya Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian ............ 8
Tabel 4. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penelitian ........................................... 9

iv
v
RINGKASAN

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu ikan konsumsi air tawar yang
banyak digemari oleh masyarakat. Namun produksi ikan lele saat ini masih
mengalami kendala kerena sering terkena wabah penyakit. Sehingga, perlu adanya
solusi untuk menangani masalah tersebut. Penggunaan probiotik dengan bakteri
Bacillus diduga mampu untuk mengatasi permasalahan tentang tingginya
kematian ikan lele, khususnya pada stadia larva. Beberapa penelitian penunjang
telah dilakukan sebelumnya bahwa Bacillus sebagai stimulator enzim pencernaan
dapat meningkatkan daya tubuh dan pertumbuhan ikan gurame. Oleh karena itu
aplikasi bakteri Bacillus di ikan lele diharapkan mampu mengatasi masalah
beberapa petani yang mengalami kegagalan karena banyaknya ikan lele yang
mati.
Penelitian akan dilakukan selama 4 bulan. Larva ikan lele dipelihara dengan
pemberian probiotik. Pemeliharaan larva dilakukan selama 20 hari dengan
perlakuan kontrol, bioenkapsulasi dan penambahan langsung. Larva ikan lele
merupakan stadia yang sangat rentan. Oleh karena itu, pemberian probiotik
diharapkan mampu memperoleh metode yang paling baik dalam pemberian
probiotik dan memacu kerja enzim-enzim pencernaan didalam tubuhnya sehingga
memiliki ketahanan tubuh dan pertumbuhan yang lebih baik.

Keywords: Lele, Bacillus, Bioenkapsulasi, Ketahanan Tubuh, Pertumbuhan.


2

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ikan lele Clarias sp. merupakan ikan konsumsi air tawar yang banyak
digemari oleh masyarakat. Target produksi KKP (Kementrian Kelautan dan
Perikanan) tahun 2014 terhadap komoditas ikan lele sekitar 900.000 ton (KKP
2010). Namun, produksi ikan lele (Clarias sp.) saat ini masih mengalami kendala,
khususnya rendahnya kelangsungan hidup (SR) di stadia larva. Petani pembenihan
lele pada umumnya hanya memperoleh SR rata-rata 60%. Oleh karena itu, perlu
adanya upaya memecahkan kendala tersebut.
Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan
daya tahan tubuh dan efisiensi pemanfaatan pakan, salah satunya yaitu aplikasi
probiotik. Menurut Silaban (2007) probiotik yang sering digunakan dalam
pengendalian patogen diantarnya, yaitu Bacillus sp. dan Pseudomonas sp.
Beberapa penelitian telah menunjukan manfaat penggunaan Bacillus sp. dalam
meningkatkan kinerja komoditas yang dibudidayakan. Sebagai contoh, mampu
meningkatkan aktivitas enzim pencernaan, efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan
gurami Osphronemus gouramy Lac. (Murni 2004), meningkatkan performa laju
pertumbuhan ikan patin Pangasius hypophthalmus (Jusadi et al 2004) dan
menstimulasi sistem imun udang vaname Litopenaeus vannamei (Syahailatua
2009). Verschuere et al (2000) menjelaskan terdapat tiga metode aplikasi
probiotik, diantaranya kultur bersama, bioenkapsulasi pada pakan alami (rotifer,
daphnia atau artemia) serta pencampuran dalam pakan. Namun, aplikasi Bacillus
sp. sampai saat ini, untuk larva lele masih jarang dilakukan, khususnya penerapan
metode kultur ataupun bioenkapsulasi dalam pakan.

1.2 Perumusan Masalah


Larva ikan lele kelangsungan hidupnya rendah hanya 60%, sehingga
produksi relatif rendah.Diduga karena kualitas air yang fluktuatif terutama suhu,
serta infeksi penyakit. Untuk itu perlu upaya peningkatan pruduksi dengan cara
pemberian probiotik yang dapat meningkatkan kualitas pakan akibat aktifitas
enzim pencernaan ikan yang meningkat, serta meningkatkan daya tahan tubuh
ikan.
3

Secara singkat rumusan dan solusi masalah dapat dilihat pada Gambar 1.

Wabah Penyakit
dan kualitas air fluktiatif

Permintaan Produksi
Tinggi Menurun
Ikan Lele

Stimulator enzim pencernaan


Menstimulasi sistem imun dan Probiotik Bacillus
Produksi Performa laju pertumbuhan Active Enzyme-Stimulator

Gambar 1. Skema peningkatan produksi ikan lele dengan probiotik

1.3 Tujuan Program


Tujuan dari program ini adalah:
Program kreativitas mahasiswa penelitian ini bertujuan :
1. Menentukan metode terbaik aplikasi probiotik Bacillus multi spesies
terhadap larva ikan lele.
2. Meningkatkan aktivitas enzim pencernaan, performa pertumbuhan larva
dan daya tahan tubuh ikan lele.
3. Membentuk kesimbangan mikroflora unggul secara permanen pada
saluran pencernaan larva lele (Clarias gariepinus) dengan probiotik
unggulan.

1.4 Luaran Yang Diharapkan


Luaran program kreativitas mahasiswa penelitian ini, diantarnya :
1. Mencetak benih lele unggul dengan performa pertumbuhan optimal, guna
memacu produktivitas budidaya lele.
2. Menyusun SOP aplikasi probiotik terhadap larva lele yang mudah
diterapkan oleh seluruh petani pembudidaya.
3. Jurnal ilmiah terkait potensi aplikasi probiotik pada performa
pertumbuhan dan aktivitas enzim pencernaan larva lele serta metode
terbaik dalam aplikasinya.

1.5 Kegunaan Program


Kegunaan dari program ini adalah:
1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi probiotik.
4

2. Menghasilkan benih lele unggul dengan saluran pencernaan yang telah


dimodifikasi agar terkolonisasi oleh probiotik potensial.
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aplikasi probiotik
pada kegiatan perikanan guna memacu produktivitas.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Probiotik
Probiotik merupakan jenis mikroba yang memberikan keuntungan bagi
organisme yang ditumpanginya sehingga dapat terjadi peningkatan nilai nutrisi
pakan seperti dapat meningkatkan enzim pencernaan yang terdapat pada ikan
dan meningkatkan sistem imun ikan terhadap penyakit yang menyerangnya
(Gatlin et al 2010). Probiotik memberikan keuntungan pada inang tidak hanya
sebagai biokontrol untuk mengurangi serangan penyakit atau bioremediasi yang
memperbaiki kualitas lingkungan, melainkan juga dapat meningkatkan nilai
nutrisi pakan dan penyerapan nutrient sehingga dihasilkan pertumbuhan yang
optimum (Praditia 2009).

2.2 Probiotik pada Akuakultur


Terdapat beberapa probiotik yang menguntungkan yang terdapat pada
akuakultur, berperan sebagai pengurai penekan tingkat mortalitas pada ikan
diantaranya yaitu Nitrosomonas, Cellumonas, Bacillus subtilis dan Nitrobacter.
Penambahan bakteri yang menguntungkan bagi akuakultur dapat meningkatkan
kualitas perairan salah satunya koloni bakteri Bacillus yang mampu menguraikan
senyawa nitrit dan poli sakarida yang merupakan koloni bakteri sulfur
khemoototrof seperti bakteri Thiobacillus yang mampu menguraikan senyawa
H2S yang bersifat toksik bagi udang. Moriarty (1998) menggunakan probiotik
yang mengandung Bacillus spp. untuk tambak udang penaeid di Indonesia.
Banyak senyawa-senyawa yang dihasilkan oleh mikroba memiliki aktivitas
imunostimulan pada hewan akuatik, contohnya poli sakarida, peptidoglikan dan
glukan. Penggunaan probiotik sebagai suplemen pakan ikan atau udang juga
menunjukkan aktivitas imunostimulasi, paling tidak terlihat dari aktivitas lisozim
yang mampu merusak dinding sel bakteri (Irianto, 2002). Hasil penelitian yang
5

dilakukan oleh Widanarni (2004) menyatakan larva udang windu yang diberi
pakan berupa artemia yang telah diperkaya dengan probiotik (bakteri Vibrio
alginolyticus) pertumbuhannya mengalami peningkatan dibandingkan konrol yang
tanpa pengkayaan.

2.3 Mekanisme Probiotik terhadap Fungsi Pencernaan Ikan


Probiotik adalah mikrob hidup yang ditambahakan ke dalam pakan yang
dapat memberikan pengaruh menguntkan bagi hewan inang dengan memperbaiki
keseimbangan mikrob ususnya (Fuller 1992 dalam Syahailatua 2009). Gomez-
Gill et al. dalam Syahailatua 2009 menyatakan bahwa mikrob yang ada di saluran
pencernaan merupakan refleksi mikrob di lingkungan akuatik. Dengan demekian
probiotik untuk hewan akuatik adalah agen mikrob hidup yang memberikan
pengaruh menguntungkan pada inang dengan memodifikasi komunitas mikrob
atau berasosiasi dengan inang, menjamin perbaikan dalam penggunaan pakan atau
memperbaiki nutrisinya, memperbaiki respon inang terhadap penyakit atau
memperbaiki kualitas lingkungannya (Verschuere et al. 2000 dalam Syahailatua
2009). Enzim yang dapat dihasilkan oleh probiotik disebut enzim exogenous
untuk pencernaan seperti amilase, protease, lipase dan selulase. Enzim exogenous
tersebut akan membantu enzim endogenous di inang untuk menghidrolisis nutrien
pakan seperti memecah atau menguraikan rantai panjang karbohidrat, protein dan
lemak penyususn pakan. Pemecahan molekul-molekul kompleks ini menjadi
molekul sederhana akan mempermudah pencernaan dan penyerapan dalam
saluran pencernaan ikan.

2.4 Peran Bacillus sp. sebagai Probiotik Pembantu Sistem Pencernaan


Bacillus sp. adalah bakteri gram positif yang bersifat fakultatif, memiliki
kemampuan menghidrolisis polisakarida, protein, lemak, dan asam nukleat serta
mengubahnya menjadi produk hidrolisis (Fardiaz, 1992). Seperti pemanfaatn
bakteri remedian bakteri Bacillus sp. pada pemeliharaan larva udang windu
memberikan pengaruh positif pada pertumbuhan udang karena bakteri dan enzim
yang dihasilkannya akan ikut termakan dan membantu proses pencernaan di
dalam saluran pencernaan udang (Handayani et al. 2000 dalam Aslamyah 2006).
6

Salah satu jenis bakteri Bacillus sp. ialah Bacillus licheniformis yang merupakan
salah satu spesies bakteri yang mampu menghasilkan protease dalam jumlah yang
relatif tinggi. Jenis protease yang dihasilkan oleh bakteri ini adalah enzim
ekstraselular. tergolong proteinase serin karena mengandung serin pada sisi
aktifnya. Enzim ini bekerja sebagai endopeptida (memutuskan ikatan pepetida
yang berada dalam rantai protein sehingga dihasilkan peptida dan polipepetida)
dan dihambat kuat oleh senyawa diidopropil-flourofosfat (DEP), 3,4-
dichloroisocoumarin (3,4-DCL), L-3-carboxy-trans-2,3-epoxypropyl-leucylamido
(4-guanidine), butane, henymethylsulfonylflouride (PMSF), dan tosy-L-lysine
chlorometyl ketone (TLCK) (Rao et al.1998 dalam Haetami et al. 2008)

BAB III. METODE PELAKSANAAN


3.1 Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu dimulai dari bulan ke-1
sampai ke-3. Lokasi pelaksanaan akan dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan
Laboratorium Kesehatan Ikan, Departemen Budidaya Perairan, Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan.

3.2 Alat dan Bahan


Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah akuarium berukuran 100 liter,
aerator, heater, mikroskop, cawan. Sedangkan bahan yang digunakanindukan ikan
lele (Clarias sp.), biakan Bacillus sp., pakan alami (Daphnia dan Turbifex sp.) dan
pellet dengan kandungan protein 40%.

3.3 Rancangan Percobaan


Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
pengulangan sebanyak tiga kali pada 3 perlakuan. Hasil yang diperoleh dianalisa
dengan menggunakan ANOVA untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Larva
yang telah dipersiapkan dimasukkan ke dalam sembilan akurium dengan padat
penebaran 5 ekor/liter dalam akuarium bervolume 100 liter. Sembilan akurium
mewakili 3 perlakuan berbeda dengan ulangan sebanyak 3 kali per masing-masing
perlakuan. Perlakuan pertama adalah sebagai kontrol, ikan dipelihara selama 20
hari dengan pemberian pakan Daphnia, Turbifex dan Pakan buatan tanpa
7

pengkayaan probiotik. Perlakuan ke-dua, larva ikan diberikan pakan dengan


pengkayaan probiotik terlebih dahulu dengan metode bioenkapsulasi. Dan
perlakuan yang terakhir adalah dilakukan penambahan probiotik secara rutin pada
media pemeliharaan dengan total kepadatan 108 sel/ml. Pemberian probiotik pada
perlakuan ke-2 dan 3 dilakukan selama pemeliharaan berlangsung, terhitung sejak
hari ke-2 setelah menetas hingga di akhir pemeliharaan. Selama pemeliharaan
digunakan pergantian pakan yang diberikan. Pada hari 1-8 digunakan Daphnia,
dan Turbifex dengan pemberian Daphnia pada pagi hari dan Turbifex pada siang
dan sore harinya. Selanjutnya pellet dengan protein 40% diberikan pada hari ke-9
sampai akhir pemeliharaan.
Tabel 1. Rancangan Percobaan
Perlakuan Pemeliharaan ikan selama 20 hari dengan perlakuan pakan berbeda
Kontrol Pemberian pakan Daphnia, Turbifex dan pakan buatan tanpa pengkayaan
probiotik
P1 Daphnia, Turbifex dan pakan buatan yang diberikan diperkaya dengan probiotik
108sel/ml dengan metode bioenkapsulasi
P2 Pemberian pakan seperti biasa (Daphnia, Turbifex dan pakan buatan). Probiotik
ditambahkan secara langsung ke dalam air dengan kepadatan 108 sel/ml.

3.4 Prosedur Kerja


3.4.1 Pemijahan ikan lele
Pemijahan ikan lele dilakukan memilih induk jantan dan betina yang telah
matang gonad. Kemudian induk ditimbang untuk mengetahui dosis hormon yang
akan diberikan. Pemijahan dilakukan secara semi alami yaitu menyuntikkan
hormon ovaprim (LHRH dan Antidopamin) dengan dosis 0,2 ml/kg untuk induk
betina, sedangkan 0,3 ml/kg untuk induk jantan. Setelah itu induk jantan dan
betina disatukan selama 7-8 jam sampai melakukan pemijahan.

3.4.2 Pemeliharaan Larva

Larva yang digunakan adalah larva ikan lele yang baru menetas.
Diperkirakan larva yang digunakan berumur sekitar 2 hari. Larva yang sudah
dipilah berdasarkan keseragaman umur sekitar 2 hari, dipelihara pada akuarium
dengan kondisi terkontrol (akuarium dengan aerasi dan heater untuk kestabilan
suhu) selama 20 hari. Padat tebar yang digunakan selama penelitian adalah 5
8

ekor/liter dengan kapasitas akurium sebesar 100 liter. Pakan yang digunakan
berbeda, bertahap selama 8 hari pertama dan seterusnya sampai hari ke 20 setelah
menetas. Pada hari 1-8 larva diberikan pakan Daphnia pada pagi hari dan pada
siang dan sore harinya diberikan pakan Turbifex. Selanjutnya pada pemeliharaan
setelah hari ke-8 sampai akhir pemeliharaan, larva diberi pakan pellet (pakan
buatan) dengan kandungan protein 40% .
Berikut ini merupakan tabel pemberian pakan selama pemeliharaan larva.
Tabel 2. Mekanisme pemberian pakan larva selama pemeliharaan
Pakan Masa Pemeliharaan (hari)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Daphni
a
Turbife
x
Pakan
Buatan

3.5 Analisis Data


Parameter uji yang diamati diantaranya, biomassa (Bt), laju pertumbuhan
spesifik (LPS), Sintasan (Sr), efisiensi pakan (EPP), aktivitas enzim pencernaan
ikan dan gambaran darah yang meliputi jumlah sel darah merah, jumlah sel darah
putih, hematokrit dan aktifitas tagomit dihitung setiap 2 minggu sekali.

BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Biaya
Berikut merupakan anggaran biaya yang diperlukan sebagai penunjang
penelitian pada kegiatan program kreativitas mahasiswa yang terlampir pada tabel
berikut.
Tabel 3. Anggaran Biaya Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian
Keterangan Pengeluaran Harga Satuan
No. Jumlah Total (Rp)
Peralatan Penunjang (Rp)
1 Peralatan Penunjang 644.000
2 Bahan Habis Pakai 9.786.000
3 Perjalanan 1.000.000
4 Lain-lain 750.000
Total Keseluruhan 12.180.000
4.2 Jadwal Kegiatan Program
Berikut merupakan tahapan kegiatan yang telah disusun untuk dilaksanakan
9

pada kegiatan program kreatifitas mahasiswa terlampir pada tabel berikut.


Tabel 4. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penelitian
Kegiatan Bulan ke-1 Bulan Bulan ke-3 Bulan ke-4
ke-2
Persiapan alat dan bahan
Pembelian Perlengkapan
Persiapan indukan
Uji In vitro probiotik
Pemijahan induk
Pemeliharaan Larva
Pengujian dan analisa laboratorium
Pembuatan Laporan
Konsultasi dosen

DAFTAR PUSTAKA
10

Aslamyah, S. 2006. Peningkatan Peran Mikroba Saluran Pencernaan Untuk


Memacu Pertumbuhan Ikan Bandeng (desertasi). Program Pascasarjana,
Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan I. Kerjasama PAU Pangan dan Gizi IPB
dengan Penerbit Gramedia Utama, Jakarta.

Gatlin et al. 20013. Potential Aplication of probiotics in aquakultur. Symposium


international de nutricion Acuicola V111.

Ghosh et al. 2008. Dietary Suplementation in growht and healt of live-bearing


ornamental fishes. Aquakultur Nutrition 14.289-299.

Haetami, K. Abun, dan Mulyani, Y. 2008. Studi Pembuatan Probiotik sebagai


Feed Suplement serta Implikasinya terhadap Pertumbuhan Ikan Nila Merah.
[Laporan Penelitian]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas
Padjajaran.

Irianto, A. 2003. Probiotik Akuakultur. Gadjah Mada University Press.


Yogyakarta. 125 hal.

Syahailatua, D.Y. 2009. Seleksi Bakteri Probiotik Sebagai Stimulatot Sistem Imun
Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Skripsi. Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. 58 hal.

Jusadi, D., Gandara, E. Dan Mokoginta, I. 2004. Pengaruh Penambahan Probiotik


Bacillus sp. Pada Pakan Komersil terhadap Konversi Pakan dan
Pertumbuhan Ikan Patin Pangasius hypophthalmus. Jurnal Akuakultur
Indonesia, 3(1): 15-18.

Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2010. Menengok Sentra Budi Daya Lele.
http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5948/Menengok-Sentra-Budi-Daya-
Lele/. [10 Oktober 2013].

Kompiang, I Putu. 2009. Pengembangan Inovasi Pertanian 2(3):177-191.


Pemanfaatan Mikroorganisme sebagai Probiotic untuk Menignkatkan
Produksi Ternak Unggas di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan
Peternakan. Bogor.

Moriarty, D. J. W. 1999. Disease control in shrimp aquaculture with probiotic


bacteria. Proceeding of the 8th International Symposium on Microbial
Ecology, Atlantic Canada Society for Microbial Ecology, Halifax: 7 hlm.

Plumb, J. A. 1999. Health Maintenance of Cultured Fishes. CRC Press, London.

Pradita, Fiska Pustpita. 2009. Pengaruh Pemberian Bakteri Probiotic Melalui


Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Udang Wndu
11

Penaeus monodon. [Skripsi]. Departemen Budidaya Perairan. Fakultas


Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Silaban, Ryo Chandra . 2007. Penggunaan probiotik Bacillus sp IRVE01 dan


Pseudomonas stutzeri IRNAE01 asal tambak udang pada larva udang
vannamae (Litopenaeus vanname). [Skripsi]. Departemen Budidaya
Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Verscuere, L. Rombaut G. Sorgeloos P. Verstraete W. 2000. Probiotic Bacteria as


Biological Control Agents in Aquaculture. Microbiology and Molecular
Biology Reviews, 64:655671.

Widanarti, 2004. Penapisan Bakteri Probiotik untuk Biokontrol Vibriosis pada


Larva Udang Windu: Konstruksi Penanda Molekuler dan Esei Pelekatan.
Disertasi. Institut Peranian Bogor. 268 hal.

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota


12

Ketua Kelompok
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Hilda Kemala Pasha
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan
Budidaya
4. NIM C14110071
5. Tempat dan Tanggal Lahir Bukittinggi 24 Desembar 1993
6. E-mail hildakemalapasha@yahoo.com
7. No Telepon/Hp 085693253515

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 Margajaya SMPN 7 Bogor SMAN 1 Dramaga
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


Nama Pertemuan Ilmiah /
No. Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tanggal
Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
Juara harapan 1 Leadership and 2012
Entrepreneurship School

Penerima Dana Hibah PKM DIKTI 2012


bidang Penelitian
Presenter terbaik bisnis Fakultas Ekonomi dan 2013
Negosiasi dan Advokasi Manajemen IPB

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang
Penelitian.
Bogor, 10 Oktober 2013

Hilda Kemala Pasha


13

Anggota Kelompok
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Rahmadani
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan
Budidaya
4. NIM C14110019
5. Tempat dan Tanggal Lahir Maros 12 Maret 1993
6. E-mail enistamuslimah@yahoo.co.id

7. No Telepon/Hp 087842591901

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 2 Maros SMPN 2 Maros SMAN 1 Maros
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


Nama Pertemuan Ilmiah /
No. Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tanggal
Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang
Penelitian.
Bogor, 10 Oktober 2013

Rahmadani
14

Anggota Kelompok
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Wikke Elta Ayu Selviani
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan
Budidaya
4. NIM C14110075
5. Tempat dan Tanggal Lahir Surabaya, 12 Juni 1993
6. E-mail wikke.selvianiipb@ymail.com
7. No Telepon/Hp 081915187953

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 4 Kutoharjo SMPN 2 Rembang SMAN 1 Rembang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


Nama Pertemuan Ilmiah /
No. Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tanggal
Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang
Penelitian.
Bogor, 10 Oktober 2013

Wikke Elta Ayu Selviani


15

Anggota Kelompok
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Fenti Nurul
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan
Budidaya
4. NIM C14110028
5. Tempat dan Tanggal Lahir Sukabumi, 27 Juli 1993
6. E-mail fentinurul10@yahoo.com
7. No Telepon/Hp 085863369593

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 Neglasari SMPN 1 Cikakak SMAN 1
Pelabuhanratu
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


Nama Pertemuan Ilmiah /
No. Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tanggal
Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian bio data ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang
Penelitian.
Bogor, 10 Oktober 2013

Fenti Nurul
16

Anggota Kelompok
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Salman Firdaus
2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan
Budidaya
4. NIM C14120007
5. Tempat dan Tanggal Lahir Bandar Lampung, 30 Agustus 1994
6. E-mail firdausxalmanc1@gmail.com
7. No Telepon/Hp 08961313507

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 3 Bukit SMPN 8 Bandar SMAN 14 Bandar
Kemiling Permai Lampung Lampung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


Nama Pertemuan Ilmiah /
No. Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tanggal
Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang
Penelitian.
Bogor, 10 Oktober 2013

Salman Firdaus
17

Lampiran 2. Justifikasi Biaya Anggaran


4.1 Anggaran Biaya
Berikut merupakan rincian anggaran yang akan digunakan dalam kegiatan
program kreativitas mahasiswa pada bidang penelitian ini, yang secara terperinci
sebagai berikut.
1. Peralatan Penunjang
Justifikasi Pemakaian Harga Satuan
Material Kuantitas Total (Rp)
(Rp)
Selang aerasi Penyalur oksigen ke wadah
70.000 1 buah 70.000
(1 roll) pemeliharaan
Pemecah udara agar lebih
Batu aerasi 4.500 12 buah 54.000
kecil
Kain kassa Pengatur masuknya oksigen
150.000 1 buah 150.000
(10m) ke wadah
Selang air (1 Penyalur air dari kran ke
100.000 1 buah 100.000
roll) kolam
Alat untu mengambil larva
Seser 30.000 2 buah 60.000
ikan yang akan diuji
Wadah penampungan air dan
Ember sepasang indukan sementara
50.000 3 buah 150.000
D=30cm ketika lele akan dibawa untuk
penyuntikan hormon
Wadah telur lele setelah
Mangkuk 30.000 2 buah 60.000
dibuahi dari kakaban
Sub Total 644.000

2. Bahan Habis Pakai


Justifikasi Pemakaian Harga Satuan
Material Kuantitas Total (Rp)
(Rp)
Bahan Baku
Indukan untuk menyediakan
Indukan lele 1.120.000 2 set 2.240.000
larva
Hormon untuk perangsang
Ovapirm 10 ml 150.000 2 botol 300.000
kematangan gonad indukan
Larutan Campuran larutan untuk
50.000 1 buah 50.000
Fisiologis ovapim dan pengenceran
Alat untuk injeksi hormon ke
Syringe 4500 10 buah 45.000
indukan lele
Tempat pencampuran ikan
Kakaban 20.000 10 buah 200.000
lele setelah disuntik hormon
Pakan alami larva ikan
Daphnia 10.0000 10 liter 100.000
selama 8 hari pemeliharaan
Pakan alami larva ikan
Turbifex 10.000 10 gram 100.000
selama 8 hari pemeliharaan
Pakan Pakan buatan yang diberikan
Crumble setelah 8 hari pemeliharaan
123.000 1 karung 123.000
Feng-Li 0
10kg
Probiotik yang ditambahkan
Probiotik
dalam pakan dan pemberian 80.000 8 buah 640.000
Komersil
langsung
Sub Total 3.792.000
18

Analisa Laboratorium
Analisa kinerja Uji analisa kinerja enzim
enzim protease protease pada probiotik 120.000 3 sampel 360.000
probitik
Analisa kinerja Uji analisa kinerja enzim
enzim lipase lipase pada probiotik 120.000 3 sampel 360.000
probitik
Analisa kinerja Uji analisa kinerja enzim
enzim amylase amilase pada probiotik 120.000 3 sampel 360.000
probiotik
Uji Kualitas air selama
Kualitas air 50.000 12 sampel 600.000
pemeliharaan larva ikan lele
Uji analisa pengaruh
Analisa kinerja
probiotik terhadap kinerja
enzim protease 120.000 12 sampel 1.440.000
enzim pencernaan pada larva
ikan lele
ikan lele
Uji analisa pengaruh
Analisa kinerja
probiotik terhadap kinerja
enzim lipase 120.000 12 sampel 1.440.000
enzim pencernaan pada larva
ikan lele
ikan lele
Uji analisa pengaruh
Analisa kinerja
probiotik terhadap kinerja
enzim amylase 120.000 12 sampel 1.440.000
enzim pencernaan pada larva
ikan lele
ikan lele
Sub Total 6.000.000

Justifikasi Perjalanan Harga Satuan


Material Kuantitas Total (Rp)
(Rp)
Toko kimia (Kota Bogor),
Transportasi
toko pelaratan perikanan
membeli 500.000 5 kali 500.000
(Kota Bogor, Cibanteng dan
bahan baku
Ciampea) dan penjualan ikan.
Toko kimia (Kota Bogor),
Transportasi
toko pelaratan perikanan
membeli
(Kota Bogor, Cibanteng dan 500.000 5 kali 500.000
pelaratan
Ciampea) dan penjualan ikan
penunjang
(Cibanteng)
Sub Total 1.000.000

3. Lain-lain
Justifikasi Perjalanan Harga
Material Kuantitas Keterangan
Satuan (Rp)
Pembuatan Print proposal, jilid proposal, 50.000 250.000
5 buah
proposal dan perbanyakan
Pembuatan Print proposal, jilid proposal, 50.000 250.000
Laporan dan perbanyakan 5 buah
Kemajuan
Pembuatan Print proposal, jilid proposal, 50.000 250.000
5 buah
Laporan akhir dan perbanyakan
Sub Total 750.000
19

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

No Nama/NIM Program Bidang Ilmu Alokasi Waktu Uraian Tugas


Studi (Jam/Minggu)
1 Hilda Kemala Budidaya Akuakultur 21 jam/minggu Koordinasi,
Pasha Perairan monitoring.
C14110071 Persiapan penelitian,
pelaksanaan metode
penelitian, penulisan
laporan kemajuan dan
lapran akhir

2 Wikke Elta Budidaya Akuakultur 21 jam/minggu Administrasi


Ayu Selviani Perairan Persiapan penelitian,
pelaksanaan metode
penelitian, penulisan
laporan kemajuan dan
lapran akhir

3 Rahmadani Budidaya Akuakultur 21 jam/minggu Sarana prasarana,


Perairan Persiapan penelitian,
pelaksanaan metode
penelitian, penulisan
laporan kemajuan dan
lapran akhir

4 Fenti Nurul Budidaya Akuakultur 21 jam/minggu Kebutuhan Logistik


Perairan Notulensi, Persiapan
penelitian,
pelaksanaan metode
penelitian, penulisan
laporan kemajuan dan
lapran akhir

5 Salman Budidaya Akuakultur 21 jam/minggu Sarana prasarana,


Firdaus Perairan Persiapan penelitian,
pelaksanaan metode
penelitian, penulisan
laporan kemajuan dan
lapran akhir

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti/Pelaksana


20

KOP PERGURUAN TINGGI

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : Hilda Kemala Pasha
NIM : C14110071
Program Studi : Teknologi dan Manejemen Perikanan Budidaya
Fakultas : Perikanan dan Ilmu Kelautan

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-Peneltian saya dengan judul:


Intensifikasi Aplikasi Bacillus Multi Spesies sebagai Active Enzyme-
Stimulator untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup dan Daya Tahan
Tubuh Larva Ikan Lele Clarias sp. yang diusulkan untuk tahun anggaran
2013-2014 bersifat original dan belumpernah dibiayaioleh lembaga atau sumber
dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan
ini, maka sayabersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang
berlakudan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas
negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan
sebenar-benarnya.

Bogor, 10 Oktober 2013


Mengetahui,
Pembantu Rektor/Ketua Yang menyatakan,
Bidang kemahasiswaan,

Meterai Rp6,000

Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.S. Hilda Kemala Pasha


NIP. 195812281985031003 NRP. C14110071