Anda di halaman 1dari 17

PEDOMAN KERJA

POLI GIGI

DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMONGAN


UPT PUSKESMAS GLAGAH
2016

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Puskesmas Glagah adalah puskesmas rawat inap yang terdiri dari 11 unit pelayanan,
setiap unit pelayanan diharuskan memberikan pelayanan yang terstandar yang sesuai
dengan aturan yang diberikan. Poli gigi sebagai salah satu unit pelayanan di Puskesmas
Glagah diharuskan juga memberikan pelayanan yang terstandar, semua petugas harus bisa
melakukan semua kegiatan yang sesuai dengan standar yang diharuskan. Oleh sebab itu
perlu dibuatkan suatu buku pedoman tentang pelaksanaan pelayanan di semua unit
pelayanan sehingga semua pelayanan bisa terstandar.

a. Tujuan

Buku pedoman pelayanan Pelayanan kesehatan gigi dan mulut ini dibuat sebagai acuan
untuk pelaksanaan kegiatan di unit pelayanan Kesehatan gigi dan mulut

b. Sasaran Pedoman

Dengan adanya buku pedoman ini diharapkan semua petugas di unit pelayanan kesehatan
gigi dan mulut baik perawat gigi maupun gigi mampu memberikan pelayanan sesuai standar
yang telah ditetapkan

c. Ruang Lingkup Pedoman

Buku pedoman pelayanan Poli Gigi ini hanya digunakan terbatas di lingkungan unit
pelayanan kesehatan gigi dan mulut Puskesmas Glagah

BAB II

STANDAR KETENAGAAN
1. Kualifikasi Sumber Daya

Sumber Daya Manusia yang ada di Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut UPT Puskesmas
Glagah terdiri dari tenaga medis dan paramedis.

2. Distribusi Ketenagaan

Adapun distribusi ketenagaan di Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan mulut UPT Puskesmas
Glagah adalah sebagai berikut :

No Jenis Petugas Jumlah Lulusan


1 Dokter gigi 1 S1 Kedokteran gigi
2 Perawat gigi 1 SPRG

Jumlah Petugas 2

3. Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan yang dilakukan di Unit Pelayanan Kesehatan gigi dan mulut UPT Puskesmas
Glagah adalah sebagai berikut :

WAKTU KEGIATAN
07.15 APEL PAGI
07.30-08.00 KEGIATAN PRA PELAYANAN
08.00-13.00 PELAYANAN PENGOBATAN KESEHATAN GIGI DAN
MULUT
13.00-14.30 PENGECEKAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS
ENTRY DATA KE SIKDA & P-CARE
KEGIATAN PASCA PELAYANAN
14.30 APEL SIANG

BAB III

STANDAR FASILITAS
1. Denah Ruangan

Ukuran ruangan : 3,6 x 3,9 m

Keterangan :

: akses pintu masuk

: pintu masuk ruang kompresor

: kursi periksa pasien ( 1 dan 2)

: lemari alat steril dan bahan gigi

: dispenser aqua

: wastafel cuci tangan dan wastafel alat infeksius

: meja kerja dan meja komputer

: kursi di meja kerja


: meja/rak buku

: ruang penyimpan kompresor

2. Standar Fasilitas

Peralatan Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

No Jenis Peralatan untuk Pengobatan Gigi dan Jumlah alat


Mulut yang
JUMLAH
berfungsi
baik
A Set Peralatan Poliklinik Gigi Dan Mulut
1 Kursi periksa gigi
2 Dental unit lengkap ( (high speed dan low speed) 2 set 1 set
3 Contra angle dan straight hand piece 5 3
4 Kompresor/tabung oksigen 2 1
5 Alat diagnostik dasar (Kaca mulut, Pinset dental, 15 SET 10 SET
Sonde half moon, Sonde lurus, Excavator)
6 Set alat tambal terdiri dari:
Plastis filling 10 6
Stoper semen 4 2
Burniser berbagai ukuran 4 3
Stoper amalgam 3 3
Spatula semen 4 3
Diamond Bor 12 biji 6 biji
Pelindung jari (finger sool) 0 0
Kaca pengaduk (glass slap) 1 1
Matriks Band + retainer 1 0
6 Ultrasound scaller 2 1
7 Lightcure unit 2 1
8 Perangkat alat skeling (scaling set) Sceler berbagai 1 set 1 set
tipe@1 (Kuret, Hoe, Sikle, Wing shape)
8 Peralatan set alat cabut
a Tang cabut molar bawah 4 4
b Tang insisiv rahang bawah 5 5
c Tang sisa akar rahang bawah 3 3
d Tang premolar rahang bawah 4 4
e Tang incisiv rahang atas 4 4
f Tang insisiv rahang bawah 5 5
g Tang sisa akar rahang atas 3 3
h Tang sisa akar 3 rahang atas 4 4
i Tang knabel rahang atas 1 0
j Tang molar bawah anak 2 2
k Tang molar kiri atas anak 2 2
l Tang molar kanan atas anak 2 2
m Tang sisa akar anterior 3 3
n Tang bayonet anak 3 3
o Bein bengkok 0 0
p Bein lurus 7 7
q Cryer 2 set 2 set
9 Periodontal probe 2 2
10 Peralatan prostetik
a. Sendok cetak RA + RB berbagai ukuran 7 set 7 set
b. Tang klammer 0 0
c. Tang potong 0 0
11 Tempat kapas 1 1
12 Sterilisator tekanan tinggi 1 1
13 Baki logam tempat alat steril 1 1
14 Korentang, penjepit spoge ( Forester) 0 0
15 Toples kapas/kasa steril 2 2
Jumlah 255 20 jenis

B Mebelair
Meja kerja biro 1 1
Kursi kerja 2 2
Kursi hadap 0 0
Lemari simpan alat/obat 1 1
Jumlah 4 4 jenis

C Penunjang
1 Tempat penyimpanan peralatan bersih yang 1 1
tertutup rapat
2 Tempat sampah tertutup 3 3
3 Jam/ARI sound timer 0 0
4 Jas dokter gigi 1 1
5 Waskom stainless 1 1
Jumlah 5 4 jenis

D Peralatan untuk dekontaminasi, pembersihan dan


sterilisasi adalah peralatan yang dipergunakan
untuk melaksanakan dekontaminasi dan sterilisasi
alat.
1 Sterilisator tekanan tinggi 1
2 Baki logam tempat alat steril 1 1
3 Korentang, penjepit sponge (forester) 0 0
4 Toples kapas/kasa steril 2 2
5 Tromol kasa/kain steril 25 X 120 mm) 0 0
6 Bak instrumen tertutup 1 1
7 Meja instrumen/alat 1 1
8 Lemari simpan instrumen/alat 1 1
9 Langseng dengan sarangan berlubang besar
10 Perebus atau pengukus peralatan untuk DTT
11 Peralatan pembersihan dan pencucian alat
a Ember plastik (kapasitas 30 liter) untuk
membersihkan dan mencuci peralatan
b Waskom plastik (kapasitas 10 liter ) untuk
menyiapkan larutan klorin
c Tempat sabun 1 1
d Sikat alat 1 1
e Sikat cuci tangan
Jumlah 12 11 jenis
E Bahan habis pakai untuk Pengobatan Gigi dan Sesuai
Mulut kebutuhan
1 Larutan klorin ada
2 APD: masker, Sarung tangan no 6 , 7, 7 ada
3 Kapas, kasa, cotton roll, cotton pellet ada
4 Spuit 2.5 cc atau 3 cc ada
5 Mata Bor (Round, inverted, Fissure) ada
6 Obat anestesi untuk gilut : Lidokain injeksi ada
infiltrasi 1 % atau Pehacain 2 %, Chloretil spray
7 Obat emergensi gilut: Adrenalin Tidak ada
1:1000/Noradrenalin/Epinefrin/Norepinefrin
8 Obat untuk Pengobatan Gigi dan Mulut
a Alkohol 70% ada
b Povidon Iodine 10% ada
c Na O Cl
d Larutan Chlorin 3% ada
e Aquadest ada
f H2O2 liquid 3%
g Yod Gliserin
h Celluloid strip ada
i Vaseline Tidak ada
jKertas Artikulasi ada
k Matriks band dan retainer ada
lBahan cetak
m Gibsum
n Reamers file
9 Bahan tambal gigi:
a Glassionomer ada
b Composite resin ada
c Fletzer ada
d Temporary filling ada
e Eugenol ada
f TKF ada
g ChKM ada
h Cresophene/Rockles ada
i Zinc Phosphat cement ada
j Calxinol/Dycal ada
k Mummyfication paste ada
l Arsen
m Spongostan ada
n Papper point
o Guttap percha
Jumlah 9 jenis

BAB IV

TATA LAKSANA PELAYANAN

1 Lingkup Kegiatan

Unit pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut memberikan pelayanan kepada semua pasien
Puskesmas Glagah yang berobat ke unit kesehatan gigi dan mulut baik anak-anak, maupun
dewasa, baik pasien umum maupun JKN

Pasien JKN adalah pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan
Pasien Umum adalah pasien warga luar kota yang belum terdaftar sebagai
peserta BPJS kesehatan

Jenis Pelayanan yang bias dilayani di Unit Pelayanan Poli Gigi adalah :
o Pengobatan kesehatan gigi dan mulut
o Pemberian Surat Rujukan ke RS bila diperlukan
o Pemberian surat pengantar apabila memerlukan pemeriksaan
penunjang ke fasilitas pemeriksaan lainnya
2 Metode

Semua kegiatan dilakukan secara langsung kepada pasien

3 Langkah Kegiatan

Semua kegiatan di unit pelayanan gigi dan mulut dilakukan berdasarkan SOP yang
tersedia, SOP yang ada di Poli Gigi antara lain :
1 SOP Pelayanan gigi dan mulut
2 SOP abses gigi
3 SOP Anamnesa dan diagnosa
4 SOP Mumifikasi
5 SOP Tumpatan gic
6 SOP Gingivitis
7 SOP Pembersihan karang gigi
8 SOP pemakaian sarang gigi
9 SOP Pemakaian masker
10 SOP Tumpatan komposit
11 SOP Hiperemi pulpa
12 SOP Pencabutan gigi dengan anestesi lokal
13 SOP Pencabutan gigi px hipertensi
14 SOP Periodontitis kronis
15 SOP Periodontitis akut
16 SOP Pulp capping indirect
17 SOP Pulp capping direct
18 SOP Pulpitis irreversibel
19 SOP Pulpitis reversibel
20 SOP Tumpatan sementara
21 SOP Stomatitis
22 SOP Rujukan internal
23 SOP PERICORONITIS
24 SOP Pencatatan register harian
25 SOP SterilisasiOP
26 SOP Permintaan alat gigi
27 SOP Pelaksanaan alat di lemari
28 SOP Penataan bahan gigi di lemari poli gigi
29 SOP Pemeriksaan ibu hamil
30 SOP penggunaan kompresor
31 SOP Permintaan obat gigi
32 SOP Saliva ejector
33 SOP Pra pelayanan
34 SOP SKRENING GIGI
35 SOP laporan Tribulan
36 SOP Pembuangan tampon
37 SOP daftar inventaris
38 SOP pengoperasian dental unit
39 SOP PENGOBATAN POKET PERIODONTAL
40 SOP pemotongan akar pada perforasi radiks
41 SOP Splinting dengan bahan tumpatan
Berikut penjabaran langkah-langkah kegiatan yang dilakukan di Poli Gigi :
1 LANGKAH-LANGAH PRA PELAYANAN
Sebelum melakukan pelayanan, petugas merapikan ruangan dan
memastikan dalam keadaan bersih.
Menyiapkan dental unit, kompresor , water tank, tampon, cotton roll, cotton
pelet, blangko laborat, resep luar, stempel ( puskesmas, dokter, tanggal),
buku dan form surat sehat, istirahat/sakit, keterangan berobat. form rujukan
pasien umum dan JKN.
2 LANGKAH-LANGKAH PENERIMAAN PASIEN DI POLI GIGI
Petugas memanggil pasien sesuai dengan urutan pendaftaran
Petugas mengidentifikasi pasien sesuai rekam medik yang berlaku
Petugas menganamnesa keluhan utama dari gigi penderita
Setelah data terkumpul petugas mengarahkan pasien ke dental unit
Setelah pasien mendapatkan perawatan gigi dan mulut , mendapatkan
resep, dokter mengarahkan pasien untuk mengambil obat di loket obat
Apabila pasien setelah dilakukan pemeriksaan dan membutuhkan
pemeriksaan kesehatan lainnya di poli lain, maka petugas melakukan
rujukan interna ke unit/poli yang lain
Apabila pasien di sarankan untuk rujukn ke Rumah Sakit, petugas membuat
rujukan ke RS.
Apabila pasien yang akan memperpanjang rujukan, perawat langsung
membuatkan rujukan pada saat pengkajian awal klinis.
3 LANGKAH-LANGKAH PENGKAJIAN AWAL KLINIS
Perawat memanggil pasien sesuai urutan, kemudian perawat
mengidentifikasi pasien (nama dan alamat pasien).
Perawat menganamnesa keluhan utama pasien
Setelah itu pasien di arahkan ke dental unit untuk mendapatkan perawatan
gigi dan mulut.
4 LANGKAH-LANGKAH ENTRY DATA KE SIKDA
Setelah selesai pelayanan petugas mengentry data diagnose pasien
kunjungan hari ini di system informasi (SIKDA)
Dengan cara membuka file SIKDA Klik - login
Setelah masuk sikda gigi, masukan data sesuai nama pasien
5 LANGKAH-LANGKAH ENTRY DATA KE P-CARE
Setelah selesai pelayanan petugas mengentry data diagnose pasien
kunjungan hari ini di P-CARE BPJS
Dengan cara membuka internet primary BPJS dan login kemudian isi
Setelah masuk buka pelayanan di data entry data untuk memasukkan
diagnose sesuai nama pasien di kertas resep.
6 MELENGKAPI REKAM MEDIS
Setelah melakukan pelayanan petugas mengecek rekam medis yang di isi
oleh dokter dengan ceklis yang sudah di lampirkan di belakang di tiap
rekam medis.
Apabila ada rekam medis yang kurang lengkap, petugas meminta
dokter/perawat untuk melengkapi rekam medis tersebut.
Setelah semua lengkap, buku rekam medis di kembalikan ke loket
pendaftaran
7 LANGKAH LANGKAH PASCA PELAYANAN
Setelah pelayanan petugas merapikan semua alat dan bahan ketempat
yang telah di sediakan, membuang air kompresor, mematikan kompresor
dan mematikan dental unit
Kemudian merapikan ruangan
Sebelum petugas meninggalkan tempat,petugas memastikan bahwa
ruangan rapi dan kipas angin serta AC sudah di matikan.

BAB V

LOGISTIK

Beberapa sarana dan prasarana yang harus disediakan di Poli Gigi antar lain :
LOGISTIK UNTUK ADMINISTRASI PELAYANAN:

1 FORM FORM :
a Form Rujukan
b Form Surat Sakit
c Buku Register Surat Sakit
d Resep luar
e Form rujukan umum/warga kota
f Form rujukan JKN Manual
2 Komputer
3 Printer
4 Kertas HVS

LOGISTIK UNTUK PELAYANAN

1 Handrub
2 Tissue
3 Sabun Cuci Tangan

BAB VI

KESELAMATAN SASARAN KEGIATAN

Ada beberapa indikator keselamatan pasien di Poli Gigi, yaitu :

No Indikator Target
Pencapaian

1 Tidak Adanya kesalahan 100%


pencabutan gigi dan tindakan
lainnya
2 Tidak ada pasien jatuh 100%
3 Angka kepatuhan hand hygiene 80%

Indikator keselamatan pasien di atas dilakukan pencatatan dan pelaporan setiap bulan
kepada ketua tim mutu UKP untuk dilakukan evaluasi, analisa dan tindak lanjut.

Setiap terjadi kejadian yang berhubungan dengan keselamatan pasien baik itu kejadian yang
sesuai dengan indikator di atas atau mungkin kejadian lain yaitu Kejadian Tidak Diinginkan
KTD ), Kejadian Potensial Cedera (KPC), dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC ) dilaporkan
secara langsung ke ketua tim mutu UKP melalui form pelaporan yang ada (form terlampir)
untuk ditindak lanjuti.

BAB VII

KESELAMATAN KERJA

Upaya Keselamatan kerja di unit pelayanan kesehatan gigi dilakukan dengan


memisahkan kompresor di luar ruang perawatan, memisahkan alat sterilisasi di ruang khusus
sterilisator dan adanya petunjuk jalur evakuasi
BAB VIII

PENGENDALIAN MUTU

Pengendalian mutu di Unit pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan dengan
melakukan :

1 Monitoring , evaluasi dan tindak lanjut Indikator Mutu Klinis


2 Kegiatan Audit SOP unit pelayanan kesehatan gigi dan mulut

1 Monitoring Indikator Mutu Klinis

Indikator Mutu Klinis di Unit pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah kelengkapan
Isi Rekam Medis dengan target 100%
Indikator mutu ini di monitor setiap bulan dengan cara melakukan sampling kelengkapan
rekam medis sebanyak 10 persen dari jumlah kunjungan dalam 1 bulan.

Rumus capaian kelengkapan isi rekam medis pelayanan kesehatan gigi dan mulut dalam 1
bulan adalah :

Capaian kelengkapan isi rekam medis =

Jumlah rekam medis yang di sampling yang isi nya lengkap dalam 1 bulan x 100%

Jumlah rekam medis yang di sampling dalam 1 bulan

Hasil capaian indikator mutu ini kemudian dilaporkan ke ketua tim mutu UKP setiap
bulan kepada ketua tim mutu ukp untuk di analisa dan evaluasi.

BAB IX

PENUTUP

Demikian buku pedoman layanan ini disusun sebagai acuan pelayanan di unit
pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dengan adanya buku pedoman ini diharapkan semua
petugas di unit pelayanan bisa mengerti kegiatan yang ada di unit-unit pelayanan dan cara
melakukannya.
LAMPIRAN LAMPIRAN FORM_FORM DAN SOP_SOP