Anda di halaman 1dari 26

HOME PENDIDIKAN KELUARGA ABOUT ME

FJR!
WELCOME TO MY BLOG

Proses Pembuatan Benang


13 DESEMBER 2014 FAJAR KURNIAWAN TINGGALKAN KOMENTAR

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Halo teman-teman semua kali ini saya akan memposting sebuah materi saat saya berada di
bangku SMK, saya dulu ambil jurusan Teknik Pemintalan Serat Buatan atau biasa di singkat
TPSB. Jadi jurusan TPSB itu mempelajari tentang Pemintalan benang, dan Proses
Pembuatannya.

Berikut Penjelasan mengenai Proses Pembuatan Benang

PROSES PEMBUATAN BENANG

Pada dahulu, prinsip pembuatan benang yang umumnya telah digunakan sejak jaman dahulu
sampai sekarang yaitu terdiri dari proses-proses peregangan serat, pemberian antihan dan
penggulungan yang keseluruhannya disebut proses pemintalan.

Selain itu, proses pemintalan yang sesungguhnya, baru dilakukan setelah serat-serat
mengalami proses-proses pendahuluan misalnya pembersihan, penguraian serat dari
gumpalan-gumpalan dan lainlain. Dahulu, pembersihan dan penguraian serat hanya dilakukan
menggunakan tangan, akan tetapi sekarang sudah menggunakan mesin-mesin yang
macamnya tergantung dari pada jenis serat yang digunakan. Untuk mempelajari macam-
macam mesin yang digunakan, perlu diketahui sistem yang digunakan pada proses pintal.
Sistem-sistem itu antara lain ialah :

sistem pintal ring

Sistem ini yang paling banyak digunakan untuk pembuatan benang. Di Indonesia hampir
semua pabrik penghasil benang menggunakan sistem ini. Dipakai terutama untuk seratserat

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
yang relatif pendek, terutama serat kapas. Prinsipnya dapat diikuti sebagai berikut, Spindel
diputar melalui pita. Bobin yang berlubang dapat dimasukkan ke spindle sedemikian,
sehingga kalau spindel berputar bobin turut pula berputar. Melingkari bobbin tersebut
terdapat ring yang terletak pada landasan ring yang dapat naik turun. Pada bibir ring
dimasukkan semacam cincin kecil berbentuk C yang disebut traveller dan berfungsi sebagai
pengantar benang selama penggulungan. Agar benang tidak mengenai ujung spindel selama
dipintal, maka diatas spindel dipasang pengantar benang yang berbentuk seperti ekor babi.
Benang dari rol depan melalui pengantar benang selanjutnya digulung ke bobin yang lebih
dahulu melalui traveller.

Karena bobin berputar maka traveller turut berputar mengelilingi bibir ring. Oleh sebab
traveller mengalami gesekan, maka putaran bobin lebih cepat dari pada traveller, sehingga
terjadilah penggulungan benang pada bobin dan bersamaan dengan itu putaran traveller
memberikan antihan pada benang.

sisem pintal dengan yer

Dalam system yer digunakan alat pintal eyer. Alat ini terdiri dari suatu spindle yang dapat
diputar melalui roda pemutar spindel. Pada ujung spindel tersebut diterapkan yer, sehingga
bila spindel ber putar, maka yer juga turut ber putar. Bobin dimana poros spindel
dimasukkan, dapat ber putar bebas dan dapat diputar tersendiri melalui roda pemutar bobin.
Waktu proses berlang sung, kelompok serat melalui puncak yer, keluar melalui lubang
saluran benang secara radial, lalu dibelitkan melalui kait pengantar benang dari sayap yer
ke bobin untuk digulung. Bobin dan yer berputar sama arah nya tetapi bobbin lebih cepat,
sehingga terjadi penggulungan. Sedangkan putaran yer dipakai untuk memberikan antihan

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
pada benang.

Sistem ini digunakan untuk memintal serat-serat panjang seperti ax, henep, wol yang
panjang dan sebagainya. Dalam pembuatan benang kapas, biasanya mesin roving sebelum
mesin pintal benang yang sesungguhnya.

sistem pintal open end

Sistem pintal Open-end adalah cara pembuatan benang dimana bahan baku setelah
mengalami peregangan seolah-olah terputus (terurai kembali) sebelum menjadi benang.
Berbeda dengan sistem yang diuraikan terdahulu, maka pada sistem ini pemberian antihan
tidak menggunakan putaran spindel tetapi dengan cara lain yaitu dengan menggunakan gaya
aerodinamik yang dihasilkan oleh putaran rotor. Salah satu prinsip pemintalan Open-end
sebagai berikut :

Bahan berupa sliver masuk melalui corong, diambil oleh rol penyuap, dimasukkan ke daerah
penggarukan. Oleh rol pengurai serat-serat diuraikan. Selanjutnya melalui pipa disalurkan ke
rotor. Oleh rotor, serat dikumpulkan sepanjang sudut bagian dalam rotor, kemudian serat-
serat masuk ke saluran dimana susunan serat-serat tersebut sudah menjadi benang yang
antihannya ditentukan oleh rotor tersebut. Oleh perbedaan putaran rotor dengan kecepatan
tarikan rol pelepas, maka terjadilah antihan dan penggulungan. Dari rol pelepas benang
digulung pada bobin di atas rol penggulung.

Dengan sistem ini produksinya jauh lebih tinggi dari pada sistem-sistem lain. Bahan baku
dalam proses pembuatan benang adalah serat dan melalui proses pembukaan, pembersihan,

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
peregangan dan pemberian antihan terbentuklah benang.

mesin-mesin pembuatan benang

Adapun mesin pembuatan benang sebagai berikut :

1. Mesin Blowing

Pada proses pemintalan serat staple atau serat pendek maka bahan yang akan diproses harus
melalui proses blowing karena bahan baku serat pendek tersebut dikemas dalam bentuk bal
yang merupakan serat-serat pendek yang dipadatkan dan berbentuk kotak. Oleh karena itu
maka serat serat yang menggumpal harus diurai atau dibuka terlebih oleh mesin blowing .
Adapun tujuan proses blowing adalah :

Mencampur serat
Membuka gumpalan-gumpalan serat.
Membersihkan kotoran-kotoran
Membuat gulungan lap

2. Carding

Secara singkat, tujuan dari mesin Carding adalah :

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
1. Membuka gumpalan-gumpalan serat lebih lanjut, sehingga serat-seratnya terurai satu
sama lain.
2. Membersihkan kotoran-kotoran yang masih ada didalam gumpalan-gumpalan serat
atau yang tersangkut sejauh mungkin.
3. Memisahkan serat-serat yang sangat pendek dari serat-serat panjang (main bre).
4. Membentuk serat-serat tersebut menjadi sliver , dengan arah serat ke sumbu dari
sliver.
5. Mesin Drawing

Pada prinsipnya mesin drawing merupakan proses peregangan pada bahan yang berupa
sliver sehingga bahan tersebut setelah mengalami proses drawing akan mengalami
pengecilan bahan, pensejajaran atau pelurusan serat, perangkapan dan pencampuran bahan.
Selain itu tekukan tekukan yang dialami serat karena proses carding akan kembali diluruskan
pada proses ini.

Adapun tujuan proses drawing secara umum adalah :

1. Meluruskan dan mensejajarkan serat-serat dalam sliver ke arah sumbu dari sliver
2. Memperbaiki kerataa berat per satuan panjang, campuran atau sifat-sifat lainnya
dengan jalan perangkapan.
3. Menyesuaikan berat sliver per satuan panjang dengan keperluan pada proses
berikutnya

Mesin drawing terbagi tiga bagian utama yaitu :Bagian penyuapan, bagian peregangan dan
bagian penampungan.

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
4. Mesin Combing

Mesin Combing merupakan Mesin perantara mesin Carding dan Drawing. Fungsi dari mesin
Combing adalah :

1. Memisahkan kotoran-kotoran yang masih terdapat pada sliver hasil mesin Carding.
2. Memisahkan serat-serat pendek dengan panjang tertentu, dengan tujuan untuk
memperbaiki kerataan panjang serat.
3. Meluruskan dan mensejajarikan serat yang lebih baik, sehingga proses regangan pada
proses berikutnya dapat dilakukan dengan mudah.
4. Mesin Roving

Setelah mengalami proses peregangan, perangkapan, pensejajaran dan pelurusan serat pada
mesin drawing maka serat yang dalam bentuk sliver diproses pada mesin roving. Serat-serat
yang telah sejajar lurus dan rata hasil dari proses drawing sebelum dibuat menjadi benang
harus melewati proses roving, karena pada mesin ini sliver akan mengalami pengecilan
diameter (peregangan), pemberian sedikit antihan, penggulungan dalam bobin yang sesuai
dengan proses selanjutnya (proses ring spinning). Sehingga fungsi atau tujan dari proses
roving adalah :

1. Peregangan (drafting) pada sliver sehingga diameternya mengecil dan serat lebih
sejajar
2. Pemberian antihan (twisting) pada sliver roving untuk meningkatkan kekuatan tarik
pada saat peregangan di proses ring spinning
3. Penggulungan (winding) sliver roving pada bobin yang sesuai untuk proses
open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
selanjutnya (ring spinning).
4. Mesin Ring Spinning

Mesin Spinning merupakan lanjutan dari mesin roving yang akan merubah sliver roving
menjadi benang yang diinginkan. Agar proses pada mesin spinning berjalan dengan baik dan
tidak mengalami kesulitan maka pemberian antihan pada mesin roving diberikan
secukupnya/tidak boleh terlalu banyak. Sebab pada waktu peregangan pada mesin spinning
dimana pembukaan antihan sliver roving menjadi serat-serat yang dilakukan tidak akan
mengalami kesulitan.

Proses pada mesin Spinning terbagi menjadi 3 bagian yaitu :

1. Drafting (peregangan)
2. Twisting (pemberi antihan
3. Winding (penggulungan)

pembuatan benang kapas

Urutan proses dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Bal Kapas
2. Blowing & Picking
3. Carding
4. Drawing
5. Roving

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
6. Flyer
7. Ring Spinning
8. Winding

pembuatan benang sisir

Dipasaran dikenal dua macam benang kapas yaitu : benang garu (Carded Yarn) dan benang
sisir (Combed Yarn). Pada proses pembuatan benang garu, kapas setelah melaui proses di
mesin Carding terus dikerjakan di mesin drawing seperti urutan proses yang telah diuraikan
diatas, sedangkan pada proses pembuatan benang sisir, kapas setelah melalui proses di
mesin Carding harus melalui proses di mesin Drawing. Pada mesin Combing terjadi proses
penyisipan untuk memisahkan serat-serat pendek yang biasanya berkisar antara 12 % sampai
dengan 18 % (sesuai kebutuhan) untuk dibuang sebagai comber noil. Benang Combing
biasanya untuk keperluan kain rajut, benang jahit atau kain yang bermutu tinggi.

Urutan proses pembutan benang sisir dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Bal Kapas
2. Blowing & Picking
3. Carding
4. Pre Carding
5. Super Lap
6. Combing

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
7. Drawing
8. Drawing II
9. Roving
10. Spinning
11. Winding

pembuatan benang wol

Dalam proses pembuatan benang wol terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu :

sistem pembuatan benang wol garu

Sistem pemintalan Woolen berbeda bengan system pemintalan lainnya dan mempunyai ciri-
ciri yang khusus pula, antara lain :

Benangnya kasar dan empuk


Letak untaian serat-serat yang membentuk benang tidak teratur
Mengkeret besar dan elastisitas rendah
Bahan baku serat wol rendah berasal dari macammacam limbah serat, limbah benang
atau limbah kain, yang kemudian digaru dan kadang dicampur dengan serat-serat kain
(misalnya serat sintetis).

Urutan proses pemintalan benang wol garu :

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
1. Sortir

Bertujuan untuk memisahkan setiap jenis bahan menurut klasi kasi tertentu agar
mendapatkan kwalitas bahan yang sama.

2. Opening & Cleaning

Bertujuan untuk :

1. pembukaan setelah pencelupan


2. pembukaan persiapan sebelum pencampuran
3. pembukaan bahan sebelum pencucian
4. pembersihan carbon setelah proses carbonization
5. pembersihan kotoran-kotoran
6. Washing

Bertujuan untuk membersihkan kotorankotoran serta minyak-minyak yang menempel pada


serat wol dan dikerjakan pada larutan sabun atau soda pada suhu 40oselama6jam.

4. Drying

Proses yang dilakukan pada :

pengeringan yang dilakukan terhadap bahan yang telah mengalami proses pencucian
dan karbonisasi sehingga kadar airnya tinggal20 %.
open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Pengeringan persiapan karbonisasi. Pengeringan ini hanya dilakukan pada bahan
benang wol garu.

5. Carbonization

Bertujuan untuk :

1. Memisahkan hasil tembahan noil, limbah benang dan serat-serat lain yang mungkin
tercampur, seperti serat kapas, serat sintetis.
2. Memisahkan kotoran-kotoran yang menempel pada serat wol antara lain kulit, biji,
ranting yang berasal dari senyawa selulosa. Proses karbonisasi dapat menggunakan
larutan asam sulfat (wol carbonization).

6. Tearing Into Fiber

Bertujuan untuk menguraikan serat-serat menjadi bentuk yang dapat dipintal yang berasal
dari bahan baku yang berupa limbah benang maupun limbah kain. Agar tidak terlalu banyak
serat yang putus-putus, biasanya terlebih dahulu diadakan peminyakan terhadap bahan baku
yang akan disiapkan.

Jenis mesin yang digunakan adalah :

1. Rag Machine

Dalam proses ini bahan yang berasal dari limbah kain diuraikan dalam bentuk serat-serat

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
tanpa banyak mengalami kerusakan serat yang cukup berarti sehingga memudahkan dalam
proses berikutnya.

1. Garnett Machine

Proses ini bertujuan agar limbah benang atau bahan yang berasal dari mesin Rag dapat
dibuka dan diuraikan.

1. Opening Card

Bagian bahan yang belum sempurna terbuka dan terurai pada proses mesin garnett atau
bahan sebelum pencelupan dapat lebih terbuka dan terurai dengan dikerjakan pada mesin
Carding.

7. Mixing & Oiling

Bertujuan untuk :

1. mendapatkan campuran yang homogen dan setiap jenis kwalitas bahan baku yang
akan diolah.
2. mendapatkan jumlah kandungan minyak yang merata dalam bahan.
3. mendapatkan harga pokok bahan baku yang rendah.
4. Carding

Bertujuan untuk :

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
1. menguraikan gumpalangumpalan serat menjadi serat-serat individu.
2. mencampur setiap jenis bahan dengan baik.
3. mendapatkan sliver yang rata.
4. Ring Spinning

Wolen Spinning dikenal dengan dua cara, yaitu :

1. Intermitten Spinning Machine


2. Continous Spinning Machine

yang pertama adalah Mule spinning, sedangkan yang kedua adalah Ring Spinning.

pembuatan benang wol sisir

Prinsip dasar pemintalan sistem ini sama dengan system pemintalan kapas dan sutera. Bahan
baku serat wol mengalami pengaliran untuk menghilangkan kotoran-kotoran, pensejajaran
dan pelurusan serta pemintalan serat pendek sehingga diperoleh benang yang berkilau dan
rata permukaannya. Umumnya diperlukan serat yang panjang serta kehalusan sama.

Perbedaan utama terhadap sistem pemintalan kapas adalah urutan prosesnya. Dalam hal ini
serat wol terlebih dahulu mengalami proses pengerjaan secara kimiawi dengan jalan
pemasakan untuk menghilangkan bekas-bekas keringat dan kotoran lain. Selain dari pada itu
jumlah susunan dan jenis urutan mesin lebih banyak sistem pemintalan worsted, menurut
sifat bahan bakunya dapat dibagi dalam dua cara, yaitu :

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Cara pemintalan Worsted Inggris (Bradford)
Cara pemintalan Worsted Perancis (Continental)

Umumnya untuk serat wol panjang digunakan cara Inggris dan untuk serat wol pendek
digunakan cara Perancis.

Urutan proses pemintalan benang wol sisir :

1. Sortir

Pemisahan atau pengelompokkan yang bertujuan untuk mendapatkan kwalitas hasil benang
yang sesuai tujuannya.

Pengelompokkan ini didasarkan atas kehalusan, panjang, kekuatan, keriting (crimp), warna
serat dsb. Dan setiap lembaran yang berasal sari seekor biri-biri dikelompokkan menjadi 3 4
kelas.

2. Washing

Bertujuan untuk menghilangkan kotorankotoran serta lemak-lemak yang melekat pada serat
wol. Pencucian dilakukan dengan menggunakan alkoli dan sabun.

3. Drying

Serat wol yang telah mengalami pencucian kemudian dikeringkan agar satu sama lain saling

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
membuka.

4. Oiling

Bertujuan agar serat-serat yang telah mengalami pengeringan tidak mudah patah/rusak
(getas) pada serat proses caring dan juga menghidari listrik statik dan serat-serat lebih lentur
dan mempunyai sifat lenting yang baik. Persentase peminyakan biasanya berkisar antara 2 3
% dari berat kering.

5. Carding

Bertujuan untuk :

menguraikan gumpalan serat-serat wol yang telah megalami pencucian dan


pengeringan menjadi seratserat individu.
memisahkan serat-serat pendek dan yang panjang serta menghilangkan kotoran-
kotoran.
meluruskan serta mensejajarkan serat.
Membuat sliver atau lap.

Jenis mesin Carding yang digunakan adalah Roller Card berbeda dengan mesin Carding yang
digunakan untuk proses kapas.

Hasil akhir mesin Carding yang berupa sliver langsung ditampung dalam can, digulung dalam
bentuk ball atau gulungan (ball). Hasil perangkapan web dari 8 10 buah mesin Carding.

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
6. Combing

Bertujuan untuk :

memperbaiki kerataan pan jang serat.


Memisahkan serat-serat pendek dan kotoran yang masih melekat dengan jalan penyi
siran.
Mensejajarkan serta melu ruskan serat-serat.

Sliver yang dihasilkan dari proses pada mesin Combing ini lebih rata dan biasanya
disebutTOP. Proses Combing ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : Cara Inggris dan
Cara Perancis Cara Perancis biasanya digunakan untuk proses serat wol merino, sedangkan
cara Inggris adalah untuk serat wol Inggris. Sebelum
proses dilanjutkan, top yang dihasilkan dari proses Combing terlebih dahulu mengalami
proses pencucian pada mesin Back Washing. Tujuan pencucian ini adalah sebagai berikut :

menghilangkan kotoran-kotoran serat minyak yang melekat agar didapatkan hasil


celupan yang baik.
menjaga kemungkinan terja dinya perubahan warna, karena adanya reaksi kimia dari
sisa kotoran minyak bila terjadi penyimpanan yang lama.
Top sebagai bahan setengah jadi yang juga diperjualbelikan maka sedikit banyaknya
harus lebih baik kuwalitasnya dan kenampakannya.

7. Drawing

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Bertujuan untuk :

meluruskan serta lebih mensejajarkan letak seratserat kearah sumbu sliver.


mengurangi ketidakrataan sliver dengan jalan perangkapan. Untuk melakukan proses
drawing tersebut, biasanya dilakukan pada mesin Gil Box.

Sesuai dengan sifat bahan baku dan hasil benang yang diinginkan proses drawing ini dapat
dilakukan dalam beberapa cara, yaitu :

1. Fench drawing
2. English drawing (disebut juga Brag Ford System)
3. Anglo-Continental drawing
4. American drawing
5. New English System atau Raper System drawing

French drawing digunakan untuk memproses dry top yang berasal dari serat wol merino yang
halus dan pendek. English drawing digunakan untuk memproses oil Top. Anglo-Continental
drawing dapat digunakan untuk memproses dry top maupun oil top. American drawing
susunannya sangat sederhana. New English System menggunakan auto leveler sehingga
menghasikan sliver yang rata dan merupakan suatu system yang terbaru. Tujuan susunan
mesin drawing serta besar nilai regangan dan jumlah rangkapan tergantung pada cara yang
digunakan serta sifat serat wol yang diolah. Hal ini biasa digunakan pada cara Inggris dan
Perancis untuk bahan serat wol yang halus dan putih yang terdiri dari 9 susunan. Untuk serat-
serat wol medium terdiri dari 7 susunan, sedangkan untuk serat-serat wol panjang, mohair
dan lain sebagainya terdiri dari 6 susunan mesin drawing. Hasil akhir dari mesin drawing ini

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
merupakan Roving. Sebelum dilakukan proses drawing pertama-tama diadakan pemilihan
top. Pemilihan itu didasarkan pada kwalitas dan harga top serta kwalitas benang yang akan
dihasilkan.

8. Ring Spinning

Sama halnya dalam proses pembuatan benang kapas, pada proses di mesin Ring Spinning ini
bertujuan untuk melaksanakan peregangan (drafting), penggintiran (twisting) dan
penggulungan (winding) terhadap roving untuk mendapatkan benang yang rata. Karena
roving dalam system worsted spinning ada yang berasal dari cara drawing Inggris (yang
mempunyai antihan) dan cara drawing Perancis (yang tidak mempunyai antihan), maka mesin
Ring spinning pun disesuaikan dengan jenis roving yang diolah. Jenis mesin Ring spinning
terdiri dari :

1. Mesin Spinning Flyer (Flyer Spinning Frame)


2. Mesin Spinning Cap (Cap Spinning Frame)
3. Mesin Ring Spinning (Ring Spinning Frame)
4. Mesin Mule Spinning (Mule Spinning Frame)

Mesin Spinning Flyer, mesin spinning Cap dan mesin Ring Spinnng digunakan untuk mengolah
roving yang berasal dari cara drawing Inggris dan menghasikan benang yang berkilau. Mesin
Ring Spinning dan mesin Mule Spinning digunakan untuk mengolah roving yang berasal dari
cara drawing Perancis yang tidak mempunyai antihan dan menghasilkan benang yang empuk.

Iklan

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Bagikan
ini:

Twitter Facebook Google

Suka

Jadilah yang pertama menyukai ini.

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
POS BERIKUTNYA
BIODATA

Tinggalkan Balasan

Ketikkan komentar di sini...

SEARCH

Cari

TULISAN TERAKHIR

Contoh Proposal Usaha[.doc]

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Foto Kartu Pelajar Kelas X Teknik Pemintalan Serat Buatan SMK TEXMACO SEMARANG Tahun2012

BIODATA

Proses Pembuatan Benang

ARSIP

November 2015

Oktober 2015

Desember
2014

KATEGORI

Tanpa
kategori

META

Daftar

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Masuk

RSS Entri

RSS Komentar

WordPress.com

IKUTI BLOG MELALUI EMAIL

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui
surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Masukkan alamat email Anda

IKUTI

ABOUT.ME

SOSIAL

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Cari

TULISAN TERAKHIR

Contoh Proposal Usaha[.doc]

Foto Kartu Pelajar Kelas X Teknik Pemintalan Serat Buatan SMK TEXMACO SEMARANG Tahun2012

BIODATA

Proses Pembuatan Benang

KOMENTAR TERBARU

ARSIP

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
November 2015

Oktober 2015

Desember
2014

KATEGORI

Tanpa
kategori

META

Daftar

Masuk

RSS Entri

RSS Komentar

WordPress.com

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
BUAT SITUS WEB ATAU BLOG GRATIS DI WORDPRESS.COM.
Ikuti

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com