Anda di halaman 1dari 3

DETEKSI DINI GANGGUAN JIWA

No.Dok : KIA/SOP-12/2016
No. Revisi : 000
SOP Tanggal Terbit : 11 Juli
2016
Halaman : 1- 2
UPT
PUSKESMA dr. Nurikan
S NIP. 19680413 200701 1
NALUMSA 024
RI

1. Pengerti deteksi dini gangguan jiwa adalah suatu upaya untuk mengenali
an kondisi kesehatan mental, terlebih gejala dan faktor atau pencetus yang
bisa membuat kondisi mental menjadi tidak sehat (terganggu) secara
dini
2. Tujuan 1. Sebagai acuan untuk mendeteksi secara dini adanya masalah
mental
2. Menyaring secara kasar pasien yang punya masalah keswa
yg berobat di Yankes Umum
3. Memberi pelayanan eklektik-holistik dg memperhati secara
menyeluruh KU pasien ( organobiologis maupun psikososial)
3. Kebijaka SK Kepala UPT Puskesmas Nalumsari No 1 tahun 2017 tentang
n Jenis jenis pelayanan
4. Referens Pemeriksaan Jiwa di Puskesmas Metode 2 menit
i
5. Alat dan 1. ATK
Bahan
6. Prosedu 1. Petugas menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan
r 2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik dan Anamnesa,
Keluhan Utama alasan berobat yg dikemukan secara
spontan
3. Pasien di kategorikan menjadi 4 kelompok : 1. FM 2.FG 3.PS
4.ME
a. FM : Kelompok Fisik tanpa ada keluhan Mental Emosional
b. FG : Kelompok Fisik disertai keluhan Mental Emosional
sebagai penyerta
c. PS : Kel fisik yg berlatar belakang Mental Emosional,
berhub dg 7 sistem tubuh ( CV, TGI, TR, Dermis,Muskulo-
skeletal, Endokrin dan TU)
d. ME : Mental Emosional berkaitan perasaan, pikiran dan
perilaku .
Ada 6 kel. Keluhan:
1. susah tidur, gg tidur
2. gelisah, ngamuk, perilaku kacau, curiga, suara
bisikan
3. murung, sedih, >> tertawa
4. cemas irasional, panik, fobia
5. sering mengggunakan NAPZA
6. kesulitan belajar, menentang, ngompol
4. Setelah itu untuk Kelompok FG,PS dan ME diberikan
pertanyaan aktif yag berisi :
a. Berapa lama keluhan dirasakan
b. Apakah Keluhan itu timbul bila ada stres atau pikiran?
c. Apakah menggunakan obat tidur, penenang , NAPZA lain
tanpa Resep dokter ?
d. Bagaimana dg produktivitas kerja, gairah belajar, nafsu
makan, dan gairah seksual ?
e. Apakah ada masalah dlm keluarga/pekerjaan/ sekolah/
masyarakat?
f. Khusus anak: apakah ada gangguan Perkembangan,
ngompol, terlalu aktif, terlalu nakal, gg. makan, kesulitan
belajar, tdk mau sekolah, sering melarikan diri,
menentang ?
5. Lakukan pemeriksaan fisik
6. sesuai kriteria Ps diberi pertolongan sementara dg obat atau
dirujuk ke RS
a. Diagnosa pd kel. FM Diagnosa Fisik Terapi/ obat fisik
b. Diagnosa pd kel. PS bisa dua aksi:
1. Diagnosa Fisik Therapi/ obat Fisik
2. Diagnosa Mental Therapi/obat Psikotropik
c. Diagnosa pd kel. ME Diagnosa Mental Therapi/ obat
psikotropik
7. Menentukan Rencana Tindakan:
a. Rencana follow up
b. Rujuk ke RS
Pd kunjungan berikut
a. Sediakan waktu khusus ( tdk dicampur dg pelayanan
umum)
b. Wawancara psikiatrik: data
c. Beberapa hal yg perlu diperhatikan untuk
menciptakan suasanahubungan terapeutik (rapport):
1. Bersikap positif, penuh perhatian, menerima ps
apa adanya
2. Empati
3. Tidak memberikan penilaian: menghina,
mengkritik, mengejek, menyalahkan
8. Mancatat dalam CM pasien
7. Alur
Proses
8. Unit 1. Progam Kesehatan Jiwa
Terkait
9. Dokume 1. Rekam Medis
2. Formulir Rujukan
n Terkait
3. Buku Register Harian
4. Resep