Anda di halaman 1dari 47

Angga

Bagas
Samudra
Candraditya
Arde
Wicaksana

METODOLOGI PENELITIAN
CH CLASS
Memahami aspek-aspek
berbeda yang relevan dengan
METODOLOGI PENELITIAN pendesainan penelitian serta
memilih tipe penelitian yang
ELEMEN DARI DESAIN PENELITIAN
diperlukan, strategi penelitian,
setting penelitian, tingkat
keterlibatan peneliti, unit analisis,

TUJUAN dan horison waktu penelitian.


ELEMENTS OF RESEARCH DESIGN
The
Research Research
Research Strategies Interference Study Setting
Design

Unit of Mixed Trade-Off


Analysis Time Horizon Methods and
Compromises

METODOLOGI PENELITIAN
REVIEW WHAT WE HAVE LEARNED?

Mengembangkan Pernyataan Masalah

Mengembangkan Proposal Penelitian

Melaksanakan Tinjauan Kritis Pada Literatur

Mengembangkan Kerangka Teoritis dan


Hipotesis

METODOLOGI PENELITIAN
REVIEW WHATS NEXT?

Tahap selanjutnya adalah merancang penelitian


sedemikian rupa sehingga data yang
diperlukan dapat diperoleh dan dianalisis untuk
menjawab permasalahan penelitian. Hal ini
diperlukan dalam rangka mencapai dan
menemukan solusi terhadap permasalahan
yang melandasi penelitian tersebut.

METODOLOGI PENELITIAN
REVIEW THE RESEARCH PROCESS

METODOLOGI PENELITIAN
OVERVIEW THE RESEARCH DESIGN

METODOLOGI PENELITIAN
Part 1
By Angga Bagas 2017
ELEMEN
DESAIN
PENELITIAN

Part 2

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN

Desain penelitian adalah sebuah bagan (blueprint) untuk


pengumpulan, pengukuran, dan analisis data yang didasarkan dan
difungsikan untuk menjawab pertanyaan penelitian.

Seperti yang terlihat pada gambar 6.1, masalah yang berhubungan


dengan keputusan mengenai tujuan studi (eksplorasi, deskriptif,
kasual), strategi penelitian (eksperimen, survei, wawancara, studi kasus),
tingkat di mana studi dimanipulasi dan dikontrol oleh peneliti (luas
interferensi peneliti), lokasi penelitian (tata cara studi), tingkat dimana
data akan dianalisis (unit analisis), aspek-aspek sementara (horison
waktu) adalah isu yang tidak dapat terpisahkan dari desain penelitian.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN

Setiap komponen (isu) dari desain penelitian


menawarkan beberapa poin pilihan kritis. Kualitas
studi penelitian bergantung pada bagaimana peneliti
secara hati-hati memilih alternatif desain yang
sesuai, mempertimbangkan tujuan spesifik dari
penelitian, pertanyaan riset, serta berbagai kendala
seperti akses terhadap data, keterbatasan waktu,
dan/atau permasalahan keuangan.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | PURPOSE OF THE STUDY

Exploratory, Descriptive, Causal

Studi exploratory adalah studi yang dilakukan


bila tidak banyak yang diketahui mengenai
situasi yang terjadi, atau tidak ada informasi
yang tersedia mengenai masalah yang serupa
atau isu-isu penelitian yang telah dipecahkan di
EXPLORATORY masa lalu.
Studi-studi exploratory dibutuhkan apabila
beberapa fakta diketahui, namun membutuhkan
informasi lebih banyak untuk pengembangan
kerangka kerja teoritis yang layak.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | PURPOSE OF THE STUDY

Exploratory, Descriptive, Causal

Peneliti exploratory sering mengandalkan


penelitian sekunder (seperti tinjauan literatur)
dan/atau pendekatan kualitatif untuk
pengumpulan data seperti diskusi informal
EXPLORATORY (dengan konsumen, karyawan, manajer) dan
pendekatan formal seperti wawancara,
kelompok fokus, metode proyektif, atau studi
kasus. Hasil studi exploratory tidak dapat
digeneralisasi untuk populasi.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | PURPOSE OF THE STUDY

Exploratory, Descriptive, Causal

Tujuan studi descriptive adalah untuk


menggambarkan (mendeskripsikan)
karakteristik dari suatu variable dalam
DESCRIPTIVE kondisi tertentu. Studi descriptive sering
didesain untuk mengumpulkan data
STUDY yang mendiskripsikan karakteristik dari
orang, kejadian, atau situasi.
Penelitian descriptive dapat bersifat
kuantitatif atau kualitatif.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | PURPOSE OF THE STUDY

Exploratory, Descriptive, Causal

Dalam studi causal, peneliti tertarik


dalam menggambarkan satu atau
lebih faktor yang menyebabkan
masalah. Dalam perspektif tersebut,
CAUSAL tujuan dari peneliti melaksanakan
studi causal adalah untuk dapat
menggambarkan adanya hubungan
sebab-akibat antara variabel satu
dengan variabel lainnya.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT

RESEARCH STRATEGIES
EXPERIMEN, SURVEI, OBSERVASI, CASE STUDIES,
GROUNDED THEORY, ACTION RESEARCH, MIXED METHODS.
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Strategi adalah sebuah perencanaan


dalam rangka pencapaian tujuan. Strategi
Penelitian akan membantu peneliti dalam
STRATEGI mencapai tujuan riset dan menjawab
berbagai pertanyaan (permasalahan)
PENELITIAN riset.Terdapat beberapa strategi
penelitian, seperti : experimen, survei,
observasi, case studies, grounded theory,
action research, mixed methods.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Eksperimen biasanya terkait dengan pendekatan


hypothetico-deductive untuk penelitian. Desain
eksperimen biasanya digunakan untuk membangun
STRATEGI hubungan casual antar variabel. Desain penelitian
dengan strategi penelitian eksperimental kurang
PENELITIAN tepat untuk menjawab pertanyaan riset yang
bersifat exploratory dan descriptive.
Dalam eksperimen, peneliti memanipulasi
variabel bebas (independen) untuk menilai
EXP ERIMENTS dan mempelajari efeknya terhadap variable
terikat (dependen).

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Survei merupakan sebuah sistem untuk


pengumpulan informasi atau tentang orang
untuk mendeskripsikan, membandingkan, atau
STRATEGI menjelaskan pengetahuan mereka, perilaku dan
tindakan (Fink, 2003). Strategi survei sangat
PENELITIAN populer dalam penelitian bisnis, karena survei
memperbolehkan peneliti untuk mengumpulkan
data kuantitatif dan kualitatif pada berbagai
jenis pertanyaan penelitian. Survei digunakan
dalam penelitian eksplorasi, deskriptif, dan
SURVEY RESEARCH casual untuk mengumpulkan data mengenai
orang, kejadian, atau situasi.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Observasi merupakan strategi penelitian


dengan mengumpulkan data pada
tindakan dan perilaku seseorang secara
STRATEGI dekat dan langsung. Umumnya strategi ini
juga disebut Participant Observation
PENELITIAN (ethnography). Strategi tersebut
umumnya dilaksanakan dalam periode
yang cukup lama melalui pengamatan
hingga pembicaraan langsung dengan
OBSERVATION objek penelitian (apa yang mereka lakukan
dan bagaimana pemikiran mereka).

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Studi kasus berfokus pada pengumpulan informasi


mengenai objek spesifik, kejadian, atau aktivitas,
seperti unit bisnis tertentu atau organisasi. Dalam
STRATEGI studi kasus, kasus adalah individu, kelompok,
organisasi, kejadian, atau situasi yang menarik bagi
PENELITIAN peneliti.
Ide dibalik studi kasus adalah untuk mendapatkan
gambaran jelas masalah yang harus diperiksa
situasi sesuai yang sebenarnya dari berbagai sudut
CASE STUDIES dan prespektif menggunakan berbagai metode
pengumpulan data.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Teori dasar (grounded theory)


merupakan sebuah prosedur yang
sistematis untuk mengembangkan
STRATEGI teori yang secara induktif berasal
PENELITIAN dari suatu data (Strauss & Corbin,
1990).
Instrumen penting dari teori dasar
adalah pengambilan sample teoritis,
GROUNDED THEORY pemberian kode, dan perbandingan
konstan.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | RESEARCH SRATEGIES

Action Research terkadang dilaksanakan oleh


konsultan yang ingin mengubah proses dalam
organisasi. Peneliti mulai dari masalah yang sudah
STRATEGI diidentifikasi, dan mengumpulkan data relevan
untuk menyediakan solusi masalah sementara.
PENELITIAN Solusi tersebut diimplementasikan, dengan
pengetahuan bahwa ada kemungkinan munculnya
konsekuensi yang tidak diinginkan. Efek
implementasi tersebut dievaluasi, didefinisikan,
ACTION RESEARCH didiagnosis, dan penelitian berkelanjutan sampai
masalah terselesaikan.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT

RESEARCHER
INTERFERENCE
MINIMAL, MODERATE,
EXCESSIVE INTERFERENVE
THE RESEARCH DESIGN | RESEARCHER
CONTENT INTERFERENCE

Tingkat interferensi peneliti memiliki


hubungan langsung pada studi yang
dilaksanakan (apakah merupakan korelasional
TINGKAT atau causal). Studi korelasional (deskriptif)
dilaksanakan dalam lingkungan yang alami
INTERFERENSI dengan interferensi minimal oleh peneliti
dengan aliran kejadian yang normal.
PENELITI Dalam studi yang dilaksanakan untuk
membangun hubungan sebab-akibat, peneliti
mencoba untuk memanipulasi variabel-
variabel tertentu untuk mempelajari efeknya.

METODOLOGI PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | RESEARCHER
CONTENT INTERFERENCE
TINGKAT INTERFERENSI PENELITI STUDI

Bagian admin rumah sakit ingin memeriksa hubungan


antara dukungan emosional yang dirasakan dan stres
yang dialami oleh staf perawat (studi korelasional).
MINIMAL Peneliti akan mengumpulkan data dari perawat
(dapat melalui kuisioner) untuk mengindikasikan
INTERFERENCE seberapa besar dukungan emosional yang mereka
dapatkan di rumah sakit dan sampai sejauh mana
mereka mengalami stres. Dengan mengkorelasikan
dua variabel, solusi yang dicari dapat ditemukan.
Dalam kasus ini, peneliti tidak campur tangan dengan
EXAMP LE aktivitas normal di rumah sakit. Dengan kata lain,
interferensi peneliti berada dalam tingkat minimal.

METODOLOGI PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | RESEARCHER
CONTENT INTERFERENCE
TINGKAT INTERFERENSI PENELITI STUDI

Peneliti ingin mendemonstrasikan bahwa jika


perawat memiliki dukungan emosional, akan
menyebabkan berkurangnya stres yang mereka alami.
MODERATE Untuk menguji hubungan sebab-akibat ini, peneliti
akan menghitung stres yang dialami oleh perawat di
INTERFERENCE tiga bangsal rumah sakit (setiap grup diberikan
tingkat dukungan emosional yang berbeda). Hasilnya
akan menunjukkan perbedaan tingkat stres yang
dialami. Pada penelitian ini peneliti tidak hanya
mengumpulkan data, tetapi juga memanipulasi
EXAMP LE keadaan yang normal dengan secara bebas mengubah
tingkat dukungan emosional yang diterima perawat.

METODOLOGI PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | RESEARCHER
CONTENT INTERFERENCE
TINGKAT INTERFERENSI PENELITI STUDI

Dari hasil penelitian sebelumnya, peneliti


merasa hasilnya mungkin saja tidak valid karena
pengaruh faktor eksternal terhadap stres yang
EXCESIVVE dialami perawat. Peneliti mungkin ingin
memastikan bahwa faktor-faktor asing yang
INTERFERENCE dapat mempengaruhi hubungan sebab-akibat
terkontrol. Dalam kasus ini, bukan hanya faktor
pendukung yang dimanipulasi, tetapi setting di
mana percobaan dilaksanakan dibuat sangat
berbeda dari keadaan normal. Peneliti telah
EXAMP LE campur tangan secara maksimal terhadap
normal setting, partisipan, dan tugas mereka.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT

STUDY SETTING
CONTRIVED & NONCONTRIVED
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | STUDY SETTING

Penelitian dapat dilaksanakan dalam


lingkungan yang alami di mana kejadian
terjadi secara normal (noncontrived
STUDY settings) atau dalam lingkungan artifisial
(contrived settings). Studi correlational
SETTING (exploratory&descriptive) selalu
dilaksanakan dalam noncontrived settings,
sedangkan umumnya studi causal
dilaksanakan dalam contrived lab settings.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | STUDY SETTING

Studi correlational yang dilaksanakan dengan


noncontrived settings disebut studi lapangan (field
study). Studi yang dilaksanakan untuk membangun
hubungan sebab-dan-akibat menggunakan
lingkungan alami yang sama di mana subjek studi
STUDY (karyawan, konsumen, etc.) berfungsi secara normal

SETTING
disebut percobaan lapangan (field experiments).
Lab experiments merupakan percobaan yang
dilakukan untuk membangun hubungan sebab-dan-
akibat yang membentuk lingkungan buatan di mana
semua faktor asing dikontrol dengan ketat.

METODOLOGI PENELITIAN
Part 1

ELEMEN
DESAIN
PENELITIAN
Part 2 &
Journal
Review By Candraditya 2017

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT

UNIT OF ANALYSIS
INDIVIDUALS, DYADS, GROUPS, ORGANIZATIONS, CULTURES
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | UNIT OF ANALYSIS

Unit analisis terkait pada tingkatan


data yang terkumpul selama tahap
analisis data. Tingkatan analisis
UNIT OF data sebagai berikut:
Individu sebagai unit analisis, Dyads
ANALYSIS sebagai unit analisis, Kelompok sebagai
unit analisis, Divisi sebagai unit analisis,
Industri sebagai unit analisis, Negara
sebagai unit analisis.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT

TIME HORIZON
CROSS-SECTIONAL VS LONGITUDINAL STUDIES
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | TIME HORIZON

CROSS-SECTIONAL VS LONGITUDINAL STUDIES

Sebuah studi yang


dilaksanakan di mana data
CROSS- yang dikumpulkan hanya
sekali, mungkin pada suatu
SECTIONAL periode dari harian atau
(ONE SHOOT) mingguan atau bulanan,
untuk menjawab suatu
pertanyaan penelitian.

METODOLOGI PENELITIAN
CONTENT THE RESEARCH DESIGN | TIME HORIZON

CROSS-SECTIONAL VS LONGITUDINAL STUDIES

Dalam beberapa kasus, peneliti


mungkin saja ingin mempelajari
suatu fenomena pada lebih dari
LONGITUDINAL satu kurun waktu. Data yang
STUDIES dikumpulkan dari dua poin waktu
yang berbeda untuk menjawab
pertanyaan penelitian diperoleh
melalui studi longitudinal studies.

METODOLOGI PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | JOURNAL REVIEW ANALYSIS

TUJUAN PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | JOURNAL REVIEW ANALYSIS

METODE PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | JOURNAL REVIEW ANALYSIS

HASIL PENELITIAN
THE RESEARCH DESIGN | JOURNAL REVIEW ANALYSIS

Tujuan Studi: Exploratory Study


Tingkat Interferensi Peneliti Studi:
Minimal Interference
Study Setting: noncontrived settings
RESEARCH Strategi-Strategi Penelitian: Survey
DESIGN Research
Unit Analisis: Negara sebagai unit
analisis
Time Horizon: Cross-sectional studies
THE RESEARCH DESIGN | JOURNAL REVIEW ANALYSIS

KELEBIHAN & KEKURANGAN

KELEBIHAN KEKURANGAN
Hipotesis yang disediakan Analisis yang dibuat
banyak variasinya sehingga terlalu banyak
mudah dibedakan perbedaan sehingga ada
dalam tiap jenis penelitian kemungkinan
terjadinya kesalahan
Jenis analisis yang dilakukan karena banyaknya data
juga banya variasinya sehingga yang dianalisis
hasil penelitian dapat
didapatkan secara tepat
ELEMENTS OF
RESEARCH DESIGN

SUMMARY
2017
By Group 4
SUMMARY ELEMENTS OF RESEARCH DESIGN

Desain riset adalah sebuah bagan (blueprint) untuk pengumpulan,


pengukuran, dan analisis data yang didasarkan dan difungsikan
untuk menjawab pertanyaan penelitian. Setiap komponen (isu) dari
desain penelitian menawarkan beberapa poin pilihan kritis. Kualitas
studi penelitian bergantung pada bagaimana peneliti secara hati-
hati memilih alternatif desain yang sesuai, mempertimbangkan
tujuan spesifik dari penelitian, pertanyaan riset, serta berbagai
kendala seperti akses terhadap data, keterbatasan waktu, dan/atau
permasalahan keuangan. Desain riset haruslah disesuaikan dengan
tujuan, kepentingan, dan kebutuhan riset.
2017 Group 4