Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KONSELING GIZI RAWAT INAP

NAMA KONSELOR : Rina Ambarwati


Tanggal Kegiatan Konseling : 30 November 2016
Tempat Kegiatan Konseling : Bangsal Bakung RSUD Panembahan Senopati Bantul
Waktu Konseling : 15 menit

IDENTITAS KLIEN
Nama : Hendro H
No RM : 31 25 90
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 64 tahun
Pekerjaan/Pendidikan : Petani
Alamat : Nanggulan RT 05, Gadingsari, Sanden, Bantul
Rujukan :-
Diagnosis utama : GE pada CHF, DM

A. PENGKAJIAN GIZI
1. Data Antropometri
Berat Badan : 77,6 kg
Rentang Lengan : 90 cm
IMT :-
LLA : 31
Status Gizi : Gizi baik
Estimasi TB = 118,24 + (0,28 x RL) (0,07 x U)
= 118,24 + (0,28 x 180) (0,07 x 64)
= 118,24 + 50,4 4,48
= 164,16 cm
Status Gizi
LLA pengukuran
LLA = x 100
LLA standar
= 31 / 31,5 x 100%
= 98,4%
Interpretasi hasil :
>80% = gizi baik
70-85% = gizi kurang
<70% = gizi buruk

2. Data Biokimia/Laboratorium
Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Biokimia tanggal 30 November 2016
Biokimia Hasil Lab Nilai Rujukan Keterangan
GDS 107 g/dl 80-200 g/dl Normal

Kesimpulan : berdasarkan pemeriksaan diatas, gula darah pasien dalam batas normal

3. Data Klinis/Fisik
29 November 2016 = klien mengatakan diare 6x
30 November 2016 = Klien mengatakan sesak nafas mendadak
Tabel 2. Hasil Pemeriksaan Fisik-Klinis
Jenis Pemeriksaan Hasil
Keadaan umum Compos mentis
Tekanan darah 90/60 mmHg (rendah)
Suhu 36 oC
Nadi 76 x/menit (lambat)
RR 20 x/menit

Kesimpulan : berdasarkan data diatas, pasien mengalami diare pada tanggal 29


November 2016, hari berikutnya pasien merasakan sesak nafas mendadak. Pemeriksaan
suhu dan RR pasien dalam kondisi baik, namun tekanan darah pasien rendah dan nadi
lambat

4. Riwayat Makan
Riwayat Dahulu
Pola makan klien baik dan teratur 3 kali sehari.
a. Makanan Pokok : Nasi 3x/hr @ 1 ctg sdg, singkong rebus 1x/hari @1-2
ptg, roti 1000-an 3x/mgg
b. Lauk hewani : ayam 2x/mgg @1 ptg, telur ayam 3x/mgg @1 btr, ikan
tawar 2x/mgg
c. Lauk nabati : tempe 3x/hr @1 ptg sdg, tahu 3x/hari @1 ptg
d. Sayur : sayur sop, sayur bobor, sayur bening bayam 3x/hari, tumis
jarang, santan tidak pernah
e. Buah : pisang 1-2x/hari @1 bh, jeruk 3x/mgg, pepaya 2x/mgg
f. Minuman : air putih 5 gelas/hari, teh pahit 3x/mgg, susu diabetasol
g. Snack : roti bolu, singkong rebus

Riwayat Sekarang
Adapun data recall 24 jam asupan makanan klien sebelum konseling, yaitu:
a. Makan siang : pisang kepok 2 bh, telo rebus 1 ptg
b. Makan malam : Bubur (1/2p), bola-bola ayam (habis), tahu bacem
(habis), daun singkong bb gurih (habis), teh manis (habis)
c. Makan pagi : Bubur nasi (1/2p), telur dadar (utuh), tempe bb rujak
(habis), sup kapri + wortel + kembang kol (utuh), teh manis (habis)
d. Bubur kacang hijau (habis
Tabel 3. Asupan Zat Gizi Sebelum Konseling
Implementasi Energi Protein (g) Lemak (g) KH (g)
(kkal)
Asupan Oral 1210,9 42,2 25,5 213,0
Infus - - - -
Kebutuhan 1900,8 57,6 42,24 322,56
% Asupan 63,7 73,26 60,36 66
Keterangan kurang kurang kurang kurang

5. Terapi Obat
Tabel 4. Daftar Obat Anjuran Dokter
Nama Obat Dosis Kegunaan
Infus NaCl 15 tpm Mengganti cairan saat diare, mengganti elektrolit
dan cairan yang hilang di intravaskuler
Inj levoflaxin 500 mg/24 Antibiotik, mengatasi infeksi bakteri seperti,
ISK< pneumonia, sinusitis, infeksi kulit
Inj ranitidin 1 a/12 Menurunkan kadar asam lambung yang
berlebihan, sakit maag, nyeri ulu hati, dan
gangguan perncernaan
CPG 1x1 Mencegah pembekuan darah dan mengurangi
resiko penyakit kardiovaskuler
Digoxin 1 x 1/2 Mengendalikan detak jantung dan meningkatkan
kekuatan serta efisiensi jantung sehingga
sirkulasi darah menjadi lebih baik
Inj Ondansetron Mencegah dan mengobati mual dan muntah
Nebu ventolin Mengobati penyakit pada saluran pernafasan

B. DIAGNOSIS GIZI
1. Domain Asupan
NI-5.4 Penurunan kebutuhan serat berkaitan dengan gastroenteristis ditandai dengan
riwayat diare
NI-5.4 Penurunan kebutuhan karbohidrat berkaitan dengan riwayat diabetes mellitus dan
sesak nafas
NI-5.4 Penurunan kebutuhan lemak berkaitan dengan kondisi patologis ditandai dengan
CHF (Cronic Heart Failure)

C. KEBUTUHAN GIZI
Estimasi TB =164,16 cm
BBI = 57,6 kg

Kebutuhan energi dalam sehari Menurut Konsensus Perkeni 2011


Kalori Basal : 30 kkal x 57,6 kg = 1728 kkal
Koreksi Umur : 10% x 1728 kkal = 172,8 kkal -
1555,2 kkal
Aktivitas : 10% x 1728 kkal = 172,8 kkal +
1728 kkal
Stress metabolic : 10% x 1728 kkal = 172,8 kkal +
Total Energi = 1900,8 kkal
Protein = 1 g/kgBBI = 230,4 kkal = 57,6 g
Lemak = 20% x 1900,8 = 380,16 kkal = 42,24 g
KH = 1900,8 (230,4+380,16) = 1290,24 kkal = 322,56 g
Diet yang diberikan = Diet Jantung DMRS

D. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1. Materi Konseling
Materi yang diberikan kepada klien yakni diet jantung yang meliputi :
Tanda dan gejala jantung
Pengertian, tujuan, dan syarat diet
Makanan yang diperbolehkan, dibatasi dan tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi

2. Kondisi Masalah Yang Dihadapi


Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan disertai dengan analisis gizi dapat digambarkan
masalah gizi yang dihadapi oleh klien, yaitu:
Intake asupan zat gizi klien kurang dari 80% kebutuhan yaitu asupan Energi = 63,7%,
protein = 73,26%, lemak = 60,36%, dan karbohidrat = 66%
Klien mempunyai keluhan yakni sesak nafas mendadak

3. Daftar Kehendak atau Pilihan Keputusan


Keputusan yang sebaiknya dapat dipilih oleh klien untuk mengatasi masalah
Membatasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti mie, ketan, cake, kiskuit
Membatasi konsumsi makanan tinggi lemak
E. MONITORING DAN EVALUASI
Setelah proses konseling selesai dilakukan, klien tidak mengajukan pertanyaan kepada
konselor mengenai materi konseling. Sehingga konselor menyatakan klien mengerti
mengenai konseling yang diberikan

F. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI KONSELOR SAAT MELAKUKAN


KONSELING DENGAN KLIEN
Tidak terdapat masalah yang besar yang dialami oleh konselor saat melakukan konseling
terhadap klien, karena klien cukup kooperatif dengan memberikan keterangan yang jelas
dan benar.