Anda di halaman 1dari 7

BAB X

Route Dasar

10.1 Tujuan
Mengenal dam memahami proses dasar routing
10.2. Dasar Teori
Routing lansung/direct
Gambar di bawah ini menunjukkan hubungan 3 buah komputer/ host dalam
sebuah jaringan /network masing masing host menggunakan protokol yang sama
yaitu TCP/IP, masing masing host juga mempunyai kartu jaringan ethernet sehingga
masing masing mempunyai alamat ethernet sendiri. Setiap host/PC mempunyai
alamat IP yang sesuai dengan nomer network atau jaringan. Route dari masing-
masing komputer ditunjukkan seperti gambar berikut
192.168.10.1 192.168.10.2 192.168.10.3
Komputer A Komputer B Komputer C

Hub/Switch

Gambar 10.1 Sebuah jaringan IP route direct


Jika komputer A mengirimkan paket IP ke B maka , header IP berisi alamat IP
sumber dan tujuan , Header Ethernet berisi alamat ethernet sumber, tujuan
Sehingga dapat digambarkan tabel seperti berikut:

Tabel 10.1. Header Ethernet dan IP paket dari A ke B


Address source destination
IP header A B
Ethernet header A B

42
Proses yang dilakukan di sini sederhana , karena hubungan 2 host pada satu jaringan
hanya mengecek IP dan alamat ethernet , datagram kemudian di proses ke layer di
atasnya
Indirect Routing
Gambar di bawah ini menunjukan indirect routing

Gambar 10.2. Dua buah jaringan dihubungkan dengan router PC


Gambar di atas adalah suatu gambar dasar jaringan internet dengan routing tak
langsung atau indirect routing , di mana terdapat 2 buah jaringan yang independen
yang dihubungkan melalui sebuah router . Masing masing komputer mempunyai IP
yang bersesuaian dengan jaringannya masing masing dan mempunyai alamat ethernet
masing masing
Setiap komputer menggunakan protokol stack TCP/IP. Komputer sebagai
router atau router PC menggunakan protokol IP-router yaitu protokol TCP/IP dengan
seting IP untuk router. Komputer router digunakan sebagai router untuk 2 buah
jaringan maka mempunyai 2 buah nomer alamat IP dan 2 buah nomer alamat
hardware atau interface ethernet ,sehingga komputer router mempunyai 2 buah ARP
module dan 2 buah ethernet driver .
Jika komputer/host network A mengirimkan IP paket ke host network A juga
maka disebut dengan direct routing. Setiap host yang berkomunikasi dalam network

43
yang sama maka yang berlaku adalah direct routing. Jika komputer network A
berkomunikasi dengan komputer pada sisi lain setelah router yaitu network B , maka
komunikasi tersebut bukanlah direct. Komputer network A menggunakan router
untuk memforward paket IP ke network berikutnya. Komunikasi ini disebut dengan
indirect.
Routing IP paket ini dikerjakan oleh modul-modul IP router sehingga
menjadikannya transparant untuk protokol TCP, UDP dan aplikasi-aplikasi jaringan
yang lain.
Jika host suatu network A akan mengirimkan paket IP ke komputer network
B, maka IP sumber dan ethernet sumber adalah milik host pertama. IP tujuan adalah
IP komputer ke 2 tetapi karena IP modul milik host pertama dikirimkan melalui
router (diforwarding oleh router ) maka isi dari destinasi alamat ethernet adalah milik
router .
Perhatikan gambar ilustrasi berikut di mana alamat IP sumber komputer 1,
alamat IP tujuan komputer 2, pada jaringan B. Alamat ethernet sumber komputer 1,
tetapi alamat tujuan ethernet adalah alamat ethernet komputer router
Tabel 10.2
Header IP dan Ethernet untuk paket data dari PC-1 ke PC-2
sebelum melalui router
Address source destination
IP header PC-1 PC-2
Ethernet header PC-1 Router

Modul IP pada router akan menerima data paket data dari PC-1 , kerena
alamat Ethernet adalah milik router, tetapi setelah di cek nomer IP ternyata tidak
ditujukan pada router atau dirinya tetapi ke komputer ke 2 pada jaringan B. Maka
data paket tersebut kemudian ditransmitkan ke sisi lain yaitu jaringan B, yaitu
dikirimkan ke komputer ke 2.
Pada router adalah meneruskan paket data dari PC-1 atau komputer 1,paket
data yang dikirimkan tersebut mempunyai IP sumber adalah milik komputer atau PC-
1, alamat IP tujuan adalah komputer PC-2 dengan header ethernet sumber milik

44
router , header alamat ethernet tujuan milik komputer 2 atau PC-2. Ilustrasinya ada di
bawah ini
Tabel 9.3. Header ethernet dan IP paket data setelah router
|address source destination|
|IP header PC-1 PC-2
|Ethernet header router PC-2

Dari hal di atas dapat diketahui bahwa nomer ethernet dan nomer IP tidak
selalu berpasngan .
IP Module Routing Rules
Apakah proses yang terjadi pada module IP router, di sini diberikan suatu
algoritma proses pada module router.
Untuk suatu outgoing IP paket, paket diperoleh dari data layer di atasnya. IP harus
memutuskan apakah suatu paket akan dikirimkan direct atau indirect , dan IP
memutuskan network interface mana yang akan digunakan misalnya eth0 atau eth1,
dengan melihat tabel routing.
Untuk paket yang datang, paket yang diperoleh dari layer diatasnya, IP harus
memutuskan apakah suatu paket di forward atau dilewatkan untuk diproses pada layer
diatasnya. Jika IP paket tersebut ditujukan utuk di forward kan , diperbaharui sebagai
outgoing paket.
Suatu paket yang datang tidak akan pernah diforwardkan ke network interface yang
sama atau dikembalikan lagi.
Keputusan tersebut dibuat sebelum IP paket ditangani pada interface dibawahnya dan
sebelum dibandingkan dengan tabel ARP.
Penjelasan di atas adalah penerapan tanggung jawab protokol IP router untuk
mengirimkan suatu datagram ke tujuan yang ditunjukkan dengan alamat tujuan.

10.3. Bahan dan perlengkapan


PC/host Linux/Win-XP
PC/host Linux yang digunakan sebagai router

45
HUB untuk jaringan model star
10.4. Langkah percobaan dan hasil pengamatan
1. Perhatikan dan buatlah suatu konfigurasi jaringan seperti berikut ini

Gambar 10.3 Dua buah jaringan dihubungkan dengan router


2. Bagilah dalam 2 kelompok/group IP boleh sub-net atau net default
misal seperti gambar diatas dengan net 192.168.10.0 dan net 192.168.2.0
buatlah hanya sebuah router dalam jaringan tersebut dengan membuat salah
satu komputer sebagai router
Untuk router
3. Gunakan PC dengan sistem operasi LINUX.
4. Pasang 2 atau 3 buah card LAN pada sebuah komputer yang digunakan sebagai
router
5. Nomer IP yang digunakan dengan aturan card pertama ikut pada Net
192.168.10.0 dan card kedua ikut pada net/jaringan 192.168.20.0 dengan cara
mengedit atau menambahkan file network.pada linux seperti baris berikut ini atau
langsung ketikkan perintah:

# ifconfig eth0 192.168.10.1. broadcast 192.168.10.255


# ifconfig eth1 192.168.20.1 broadcast 192.168.20.255

46
Untuk host client
6. Untuk client atau host dapat menggunakan linux atau win-xp
7. Komputer group network 192.168.10.0 menuliskan perintah untuk memasukan IP
address dan gateway/router seperti contoh:
#ifconfig eth0 192.168.10.123 netmask 255.255.255.0
#route add default gw 192.168.10.1
Komputer lain pada group yang sama pilih nomer lain untuk IP addressnya ,nomer IP
gateway sama yaitu 192.168.10.1
8. Komputer group network 192.168.20.0 menuliskan perintah untuk memasukan IP
address dan gateway/router seperti contoh:
#ifconfig eth0 192.168.20.23 netmask 255.255.255.0
#route add default gw 192.168.20.1
Komputer lain pada group yang sama pilih nomer lain untuk IP addressnya ,nomer IP
gateway sama yaitu 192.168.20.1
9. Ping ke komputer host pada net/jaringan yang sama misalkan komputer
192.168.10.1 ke 192.168.10.13 dan ke computer net sisi yang lain 192.168.20.101
Catat hasilnya
10. Pinging ke komputer host pada net/jaringan yang tidak sama (sisi yang lain
dari router ) misalkan komputer 192.168.10.10 ke 192.168.20.13 atau
komputer 192.168.20.101 ke 192.168.10.110
Catat hasilnya
11. Sekarang pada router masukkan perintah
#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
12 Lakukan lagi ping ke komputer host pada net/jaringan yang tidak sama
misalkan komputer 192.168.0.10 ke 192.168.20.13 atau komputer 192.168.20.101
ke 192.168.1.110 Catat hasilnya

13. Pada host/client gunakan operasi win-xp dan jalankan ethersnoop

47
14. Coba ping ke komputer pada network lain, komputer yang di ping pada network
lain hanya menjalankan ethersnoop. Amati dan catat nomer IP dan ethernet sumber
serta IP dan alamat ethernet tujuan dengan melihat pada window ethersnoop seperti
contoh berikut

.Gambar 10.4. Tangkapan alamat IP dan alamat Ethernet


16. Untuk komputer yang aktif melakukan ping cari dan gunakan ICMP tipe Echo
sedangkan untuk komputer yang pasif atau yang di ping cari ICMP tipe Echo Reply,
Catat dan bandingkan.
17. Coba lakukan juga ping ke komputer dalam satu network , komputer yang di ping
juga hanya menjalankan ethersnoop.
18. Catat dan amati nomer IP dan nomer ethernet seperti pada percobaan ping ke
jaringan lain, bandingkan

10.5. Hasil
Dari hasil-hasil yang dicapai buatlah bahasannya

10.6. Kesimpulan
Bagaimana kesimpulan dari percobaan ini

48