Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN DARAH DAN KOMPONEN

DARAH

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSKB HASTA HUSADA SPO/AP/PPI/10 00 1/2
KEPANJEN - MALANG
Ditetapkan
Direktur,
Tgl Terbit
SPO 03-11-2015

dr. Ninik Pujaning Dyah


Pengertian : 1. Tindakan menyimpan stok darah atau komponen darah di
dalam lemari pendingin khusus dengan memperhatikan
aturan-aturan yang berlaku untuk penyimpanan stok darah
atau komponen darah.
Tujuan : 1. Mencegah agar persediaan darah tidak rusak selama
masa sebelum kadaluarsanya sehingga dapat memberikan
pelayanan darah yang aman.
Kebijakan : Kepmenkes Republik Indonesia Nomor :
382/Menkes/SK/III/2007 tentang Pedoman Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Lainnya.
Prosedur : 1. Siapkan tempat/wadah limbah benda tajam yang anti bocor
dan tahan tusukan, misalnya safety box.
2. Bila wadah limbah benda tajam berupa botol atau jerigen,
maka isi dengan larutan desinfektan.
3. Masukkan limbah benda tajam (jarum, mata pisau atau
potongan ampul) ke dalam wadah tersebut.
4. Untuk pecahan kaca/ampul jangan diambil dengan tangan
dan jangan disapu, tetapi gunakan pinset atau karton,
5. Jarum harus dipisahkan dari syringe/spuit.
6. Segera tutup rapat wadah limbah benda tajam apabila
sudah terisi 2/3.
7. Beri label/tanda bahwa limbah infeksius atau masukkan ke
dalam kantong plastik kuning bersama dengan limbah
infeksius lainnya.
8. Jangan membiarkan limbah disimpan selama > 24 Jam.
9. Jangan menekuk atau mematahkan benda tajam
PENYIMPANAN DARAH DAN KOMPONEN
DARAH

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSKB HASTA HUSADA SPO/AP/PPI/22 00 2/2
KEPANJEN - MALANG
10. Jangan meletakkan limbah benda tajam sembarang
tempat.
11. Segera buang limbah benda tajam ke kontainer yang
tersedia tahan tusuk dan tahan air dan tidak bisa dibuka
lagi \
12. Selalu buang sendiri oleh si pemakai
13. Tidak menyarungkan kembali jarum suntik habis pakai
14. Kontainer benda tajam diletakkan dekat lokasi tindakan.

Unit Terkait : 1. Rawat Inap


2. Instalasi Gawat Darurat
3. Bedah Sentral
4. Kamar Bersalin
5. High Care Unit
6. Instalasi Rawat Jalan
7. Radiologi
8. Gizi