Anda di halaman 1dari 4

PE M E R I N TAH K AB U PAT E N LE B AK

DINAS LINGKUNGAN HIDUP


Jln. Langlang Buana No.02 ( Pasir Ona) Tep .(0252) 5551777 / (0252) 281429 / Fax. (0252) 5551777
e-mail : dlh.lebak@gmail.com RANGKASBITUNG - BANTEN

SURAT PERJANJIAN KERJA


KUASA PENGGUNA ANGGARAN DENGAN PEGAWAI HONORER/TIDAK
TETAP
PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP
KABUPATEN LEBAK
TAHUN 2017
Nomor : 800/ - DLH/I/2017

Pada hari ini Selasa, Tanggal Tiga Bulan Januari Tahun Dua Ribu Tujuh
Belas yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Nama :
NIP :
Jabatan :
Alamat : Jl. Langlang Buana (Pasir Ona) No. 02 Rangkasbitung.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Kabupaten
Lebak, yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama :
NIK :
Alamat :
Agama :
Status :
Pendidikan :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perseorangan, yang
selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Dengan ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat dan setuju
untuk mengadakan perjanjian dalam pelaksanaan pekerjaan ....................
pada .................. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak Tahun 2017,
selanjutnya disebut Pekerjaan dengan ketentuan sebagaimana tercantum
dalam perjanjian.

PASAL 1
DASAR PERJANJIAN
Pelaksanaan perjanjian pekerjaan ini mengacu pada Peraturan Daerah
Kabupaten Lebak Nomor 15 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2017, Tanggal 27
Desember 2016.
PASAL 2
RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Paraf Pihak Pertama : Paraf Pihak Kedua :


PIHAK PERTAMA bersedia memberi pekerjaan kepada PIHAK KEDUA dan
PIHAK KEDUA menerima dan melaksanakan pekerjaan dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 3
HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK
(1) Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA :
1. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan
pekerjaan yang dilakukan oleh PIHAK KEDUA;
2. Membayar upah pekerjaan kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan
belanja pegawai honor yang telah ditetapkan dan tercantum
dalam dokumen pelaksanaan anggaran.
(2) Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA :
1. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan yang diperintahkan;
2. Menyampaikan laporan perkembangan atau kemajuan pekerjaan
dalam bentuk catatan harian kerja;
3. Menerima pembayaran sesuai dengan harga yang telah
ditetapkan;
4. Telah membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
kesehatan dan ketenagakerjaan;
5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

PASAL 4
MEKANISME/PROSEDUR PEKERJAAN
(1)Pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud Pasal 2 harus
dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA dengan arahan dari PIHAK PERTAMA
ataupun yang ditunjuk oleh PIHAK PERTAMA;
(2)Dalam melaksanakan pekerjaan, PIHAK KEDUA harus berpedoman
pada ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat yang ditetapkan PIHAK
PERTAMA.

PASAL 5
URAIAN PEKERJAAN
Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi, namun tidak terbatas pada :
- .....................................................
- ....................................................
- ..................................................
- ....................................................
- ......................................................

PASAL 6
WAKTU PELAKSANAAN
Waktu Pelaksanaan Pekerjaan dilaksanakan dalam waktu 12 (Dua Belas)
bulan, terhitung sejak perjanjian ini diterbitkan sampai dengan 29 Desember
2017.

Paraf Pihak Pertama : Paraf Pihak Kedua :


PASAL 7
NILAI HARGA PEKERJAAN
(1)Nilai/harga pekerjaan tersebut dalam Pasal 2 surat perjanjian
pelaksanaan pekerjaan ini adalah Rp. ...............................
(..........................................) per bulan selama 12 (Dua Belas) bulan;
(2)Nilai/harga tersebut adalah tetap kecuali ada perubahan atas perintah
tertulis PIHAK PERTAMA.

PASAL 8
MEKANISME PEMBAYARAN
1. Honor dibayarkan sejumlah yang telah disepakati dalam perjanjian
kerja;
2. Honor diberikan setelah pegawai melaksanakan tugas dalam jangka
waktu satu bulan dan dibayarkan pada minggu pertama bulan
berikutnya;
3. Honor untuk bulan desember dibayarkan 2 (dua) kali, minggu pertama
untuk pembayaran honor bulan november dan minggu ke empat untuk
bulan desember;
4. Pembayaran dilakukan setiap bulan selama 12 (Dua Belas) bulan;
5. Pembayaran dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran Pembantu;
6. Pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan setelah diterima Laporan
Pelaksanaan Tugas dalam bentuk catatan harian kerja dari PIHAK
KEDUA.

PASAL 9
PEMBATALAN PERJANJIAN
(1)PIHAK PERTAMA berhak membatalkan/memutuskan perjanjian ini
secara sepihak dengan pemberitahuan tertulis 7 (Tujuh) hari
sebelumnya setelah melakukan peringatan/teguran tertulis 3 (Tiga) kali
berturut-turut kepada PIHAK KEDUA dalam hal :
a. Dalam waktu 3 (Tiga) hari terhitung tanggal surat perjanjian ini
tidak atau belum mulai melaksanakan pekerjaan ini sebagaimana
diatur dalam Pasal 1 surat perjanjian ini;
b. Dalam waktu 1 (Satu) minggu berturut-turut tidak melanjutkan
pekerjaan yang telah dimulainya;
c. Secara langsung atau tidak langsung dengan sengaja
memperlambat penyelesaian pekerjaan;
d. Memberikan keterangan tidak benar yang merugikan atau dapat
merugikan PIHAK PERTAMA sehubungan dengan pekerjaan.
(2)Demikian pula apabila PIHAK KEDUA secara sepihak memutuskan surat
perjanjian ini tanpa alasan yang dapat diterima oleh PIHAK PERTAMA;
(3)Jika terjadi pemutusan surat perjanjian secara sepihak sebagaimana
dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, untuk menyelesaikan
pekerjaan PIHAK KEDUA harus menyerahkan kepada PIHAK PERTAMA
segala arsip, dan keterangan lainnya yang berhubungan dengan surat
perjanjian ini.

PASAL 10
PERSELISIHAN DAN DOMISILI

Paraf Pihak Pertama : Paraf Pihak Kedua :


(1)Bilamana terjadi perselisihan antara kedua belah pihak,
penyelesaiannya diutamakan secara musyawarah;
(2)PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA memilih tempat dan alamat yang
tetap dalam perjanjian ini, yaitu Kantor Panitera Pengadilan Negeri di
Kabupaten Lebak.

PASAL 11
BEA MATERAI
Bea materai dari surat perjanjian ini dibebankan kepada kedua belah pihak
sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2000 tanggal 20 April 2000
tentang Bea Materai.

PASAL 12
PENUTUP
1. PIHAK KEDUA tidak akan menuntut PIHAK PERTAMA untuk diangkat
menjadi Pegawai Negeri Sipil;
2. Perjanjian kerja ini dianggap sah setelah ditandatangani di atas
materai secukupnya oleh kedua belah pihak;
3. Perjanjian kerja ini berakhir setelah semua hak dan kewajiban dari para
pihak terpenuhi;
4. Segala sesuatu yang belum diatur dalam perjanjian ini atau
perubahan-perubahan yang dipandang perlu oleh kedua belah pihak
akan diatur lebih lanjut dalam Aturan Tambahan (Addendum) yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini;
5. Perjanjian kerja ini beserta lampirannya dibuat dalam rangkap
secukupnya, 2 (Dua) rangkap asli diperuntukkan bagi PIHAK PERTAMA
dan PIHAK KEDUA.

Demikian surat perjanjian kerja ini dibuat dan untuk dipergunakan


sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

.......................................... ............................................
NIP. ....................................................
..

Paraf Pihak Pertama : Paraf Pihak Kedua :