Anda di halaman 1dari 32

Kumpulan Soal Mata Kuliah Keselamatan Kerja

Kelas A dan B FKM Unsri 2016

Kumpulan Soal K3 Listrik


1. Disebut apakah segala upaya pengamanan instalasi tenaga listrik dan pengamanan
pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi andal bagi instalasi dan kondisi
aman bagi manusia, serta kondisi akrab lingkungan
a. Keselamatan kerja elektronika
b. Keselamatan kerja mekanika
c. Keselamatan ketenagalistrikan
d. Keselamatan lingkungan instalasi
2. Undang-undang yang mengatur tentang keselamatan ketenagalistrikan
a. UU No 2 Tahun 2002
b. UU No 4 Tahun 2002
c. UU No. 3 Tahun 2003
d. UU No. 4 Tahun 2003
3. Berikut yang termasuk 4 pilar keselamatan ketenagalistrikan
a. Keselamatan kerja, Keselamatan Umum, Keselamatan Alat, Keselamatan
lingkungan
b. Keselamatan instalasi, Keselamatan Umum, Keselamatan Alat, Keselamatan
lingkungan
c. Keselamatan alat, Keselamatan Umum, Keselamatan pengguna listrik,
Keselamatan lingkungan
d. Keselamatan kerja, Keselamatan Umum, Keselamatan instalasi, Keselamatan
lingkungan
4. Di bawah ini yang termasuk ruang lingkup keselamatan ketenagalistrikan menurut
Pusdiklat PLN (2010)
a. Instalasi pembangkitan
b. Pelanggan besar
c. Tower
d. A & B benar
5. Rasa kesemutan / geli yang tidak nyaman merupakan reaksi akibat sengatan listrik
sebesar
a. 0.1 MA
b. 1 MA
c. 0,1 A
d. 1 A
6. Berikut kondisi yang dapat menyebabkan pekerja mengalami bahaya listrik.
a. Pekerja berada pada bagian konduktor yang tidak ditanahkan dengan material yang
tidak ditanahkan.
b. Pekerja berada pada bagian antar konduktor
c. pekerja berada pada bagian antara konduktor yang ditanahkan (grounding)
d. Pekerja menyentuh rangkaian listrik
7. Di bawah ini yang termasuk factor terjadinya kecelakaan listrik
a. Peralatan kerja yang aman, tempat kerja berada di lingkungan yang aman, praktik
kerja yang tidak aman
b. Peralatan kerja yang tidak aman, tempat kerja berada di lingkungan yang aman,
praktik kerja yang tidak aman
c. Peralatan kerja yang aman, tempat kerja berada di lingkungan yang tidak aman,
praktik kerja yang tidak aman
d. Peralatan kerja yang tidak aman, tempat kerja berada di lingkungan yang
tidak aman, praktik kerja yang tidak aman
8. Berikut efek yang dapat ditimbulkan bagi tubuh akibat arus kejut listrik.
a. Menghambat pernafasan, menghentikan fungsi jantung, gangguan saraf,
tubuh terbakar
b. Mempercepat detak jantung, gangguan saraf, tubuh terbakar, kesemutan
c. Menghambat pernafasan, kesemutan, tubuh terbakar, menghentikan fungsi jantung
d. Kesulitan bernafas, tubuh terbakar, kesemutan, menghentikan fungsi jantung
9. Yang termasuk cara untuk menghindari kecelakaan listrik
a. Jaga kabel dari panas, minyak dan benda tajam
b. Menyediakan sistem 'tidak menyalahkan' untuk pelaporan kesalahan
c. Simpan peralatan listrik yang tidak digunakan di tempat yang kering
d. A, B, C benar
10. Pengawasan pemasangan instalasi listrik dapat dilakukan oleh orang yang memenuhi
syarat yaitu
a. Ahli dan berpengetahuan tentang listrik, menguasai pengaturan perlistrikan,
berpengalaman dalam pemasangan instalasi listrik dan bertanggung jawab atas
keselamatan dirinya dan pekerja.
b. Ahli dan berpengetahuan tentang listrik, menguasai pengaturan perlistrikan,
berpengalaman dalam pemasangan instalasi listrik dan bertanggung jawab
atas keselamatan para pekerjanya.
c. Ahli dan berpengetahuan tentang listrik, menguasai pengaturan perlistrikan, tidak
cukup banyak pengalaman dalam pemasangan instalasi listrik dan bertanggung
jawab atas keselamatan dirinya .
d. Ahli dan berpengetahuan tentang listrik, sedikit menguasai pengaturan perlistrikan,
berpengalaman dalam pemasangan instalasi listrik dan bertanggung jawab atas
keselamatan dirinya dan para pekerjanya.
11. Menyadari bahaya yang terkait dengan penggunaan energi listrik dan mengambil
tindakan pencegahan sehingga bahaya tidak menghasilkan cidera atau kematian.
Pernyataan tersebut merupakan definisi dari
a Electrical Shock
b Efek langsung listrik
c Electrical Safety .
d Efek tidak langsung listrik
12. Beberapa efek arus listrik pada tubuh manusia yang tepat, kecuali
a Sirkuit karakteristik
b Durasi kontak
c Kondisi lingkungan yang mempengaruhi perlawanan kontak tubuh
d Hati-hati terhadap arus listrik yang bertegangan tinggi .
13. Berikut APD yang wajib digunakan sesuai dengan tingkat risiko bahaya listrik sebagai
berikut :
1. Kategori 1 <240 V
2. Kategori 2 240 V 600V
3. Kategori 3 lebih dari 1600 A
4. Kategori 1 >240 V
Pernyataan yang benar adalah
a 1 , 2, dan 3
b 1 dan 3 .
c 2 dan 4
d 4
14. Langkah mengurangi bahaya listrik yang tepat adalah
a Membiarkan kabel listrik yang telah mengelupas
b Tidak mengganti stok kontak yang telah rusak
c Menambah arus listrik
d Peralatan listrik terbuka di beri tanda peringatan .
15. Bahaya dari listrik yang ditimbulkan dari listrik diantarnya adalah
a Sengatan listrik dan kebakaran .
b Sengatan listrik dan bahaya efek langsung listrik
c Gelombang tekanan dan radiasi ternal
d Arc flash dan bahaya efek langsung listrik
16. Menjamin kehandalan dan akulasi instalasi listrik, penyalur petir dan pesawat lift,
serta untuk mencegahtimbulnya bahaya akibat listrik, hal tersebut merupakan
a Tujuan K3 listrik .
b Bahaya listrik
c Kesker listrik
d Jenis bahaya listrik
17. Langkah pemasangan instalasi listrik menurut PAUL ayat 920 B6 adalah :
a tidak memasang steker secara bertumpuk
b peralatan yang rusak segera diperbaiki atau diganti .
c berhati hati bekerja dibawah rangkaian listrik
d perlu diberi peringatan
18. 1. Menurut PAUL ayat 920 B6
2. pelaksanaan pekerja instlasi listrik yang mendukung keselamatan kerja
3. memastikan instlasi listrik yang aman
4. menyediakan peralatan yang aman dan cocok untuk listrik
Langkah mengurangi bahaya listrik yang benar adalah
a 1, 2, dan 3
b 1 dan 3
c 2 dan 4
d Benar semua .
19. Personal Protevtive Equipment adalah
a APD .
b Hearing protection
c Insulted hand tools
d Safety glaser
20. Ruangan yang didalamnya terdapat peralatan listrik terbuka, harus diberi tanda
peringatan AWAS BERBAHAYA. Merupakan langkah mengurangi bahaya listrik
menurut
a PAUL ayat 920 B6
b PAUL ayat 920 .
c HSE 1998
d NEPA 70 E

Kumpulan Soal K3 Kebakaran


1. Kebakaran kelas A merupakan kebakaran yang berkaitan dengan..
a Benda padat kecuali logam
b Bahan bakar cair
c Gas
d Instalasi listrik bertegangan
2. Kebakaran yang terjadi karena logam padat berupa magnesium, alumunium dan
natrium merupakan kebakaran kelas apa?
a Kelas A
b Kelas B
c Kelas C
d Kelas D .
3. Air tidak cocok untuk memadamkan api dari kebakaran jenis..
a Kelas A
b Kelas B dan C .
c Kelas C dan A
d Kelas D
4. Berikut ini adalah unsur api yang benar...
a Oksigen, Panas, Bahan Bakar dan Cahaya
b Oksigen, Panas, dan CO2
c Oksigen, Bahan bakar, Cahaya
d Oksigen,Panas dan Bahan Bakar .
5. Proses terjadinya kebakaran terjadi bila kadar oksigen diudara sebesar ...
a Kurang dari 10 %
b Lebih dari 10% .
c Oksigen 20% dan CO2 30 %
d Oksigen 30 % dan CO2 20%
6. Sarana proteksi berupa alat ataupun instalasi yang disiapkan untuk mendeteksi dan
atau memadamkan kebakaran, merupakan pengertian dari..
a Sistem Pengendali Kebakaran
b APAR
c Sistem Proteksi kebakaran aktif .
d Sistem Proteksi kebakaran pasif
7. Berikut yang termasuk sistem proteksi kebakaran pasif ialah, kecuali..
a Sistem hidran .
b Petunjuk arah evakuasi
c Telepon darurat
d Tangga darurat
8. APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) adalah alat yang ringan serta mudah dipakai oleh
satu orang untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran. Isi apar dapat
berupa, kecuali...
a Dry chemical
b Foam
c Air
d Pasir .
9. Alur atau jalur evakuasi merupakan salah satu bagian dari..
a Sistem Pengendali Kebakaran
b Peta Lokasi
c Sistem Proteksi kebakaran aktif
d Sistem Proteksi kebakaran pasif

10. Berikut yang bukan payung hukum yang mengatur mengenai pentingnya
perlindungan dari kebakaran yakni..
a. UU No I Tahun 1970
b. Permenaker No. 186/1999
c. Permenaker No. 04/1980
d. UU No 36 Tahun 2009
11. Dibawah ini manakah yang termasuk faktor-faktor terjadinya kebakaran antara lain...
a. Faktor terjadinya kebakaran karena alam
b. Faktor terjadinya karena manusia
c. Faktor terjadinya karena binatang
d. Semua benar
12. Gambar dibawah merupakan rambu peringatan apa?

a. Rabu peringatan LOTO


b. Rambu peringatan bahaya listrik
c. Rambu peringatan rambu bahaya permukaan panas
d. Rambu peringatan general
13. Digunakan untuk menunjukkan perintah yang dapat meniadakan atau mengurangi
risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Rambu perintah berbentuk lingkaran
dengan latar belakang biru dan simbol berwarna putih,disebut..
a. Rambu perintah
b. Rambu peringatan
c. Rambu larangan
d. Rambu tanggap darurat
14. Faktor terjadinya kebakaran karena alam,kecuali..
a. petir
b. gempa bumi
c. gunung meletus
d. Kelalaian
15. Standard Internasional khusus terkait dengan rambu K3 antara lain,kecuali
a. rambu peringatan
b. rambu tanggap darurat
c. rambu tanggap kebakaran
d. rambu lalu lintas
16. Perjanjian resmi yang memuat tentang K3 yang di tandatangani oleh presiden Richard
M. Nicxon adalah...
a. OSH
b. OSHA
c. NIOSH
d. SOSH
17. Berikut ini merupakan UU yang memuat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
adalah...
a. UU No.1 Tahun 1971
b. UU No.75 Tahun 2014
c. UU No.46 Tahun 2015
d. UU No.1 Tahun 1970
18. Pensosialisasian tentang pentingnya K3 di Perusahaan dapat dilakukan dengan cara,
kecuali...
a. Membayar Orang
b. Penyusunan Kebijakan
c. Pelatihan
d. Penempelan Poster
e. Evaluasi
19. Berikut ini yang termasuk dalam IN CASE FIRE CONTROL adalah...
a. Informasi sumber bahaya & cara pencegahannya
b. Jenis sarana prot kebakaran, petunjuk pemeliharaan & cara penggunaannya
c. Prosedur kerja aman
d. Semua benar
20. 1. Angka keamanan 4,13 x WP (65 oC)
2. Dirancang dengan tekanan > 14kg/cm2
3. Test pressure 1,5 x WP(65 oC)& Pengujian ulang tiap 5 tahun
4. Dapat mendorong seluruh medianya (sisa mak 15%) dalam waktu min. 8 detik
Dari pernyataan diatas manakah yang termasuk dalam Syarat Standar APAR yang
benar...
a. 1,2,3
b. 1 & 3
c. 2 & 4
d. 4 saja

Kumpulan Soal K3 Konstruksi :


1. Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3
yang berfungsiuntuk :
a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit
akibat kerja
b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha-usaha penyelamatan
d. Jawaban a, b dan c benar
2. Dasar hukum pengawasan K3 Konstruksi Bangunan adalah
a. UU No. 1 Tahun 1870
b. Permen No. 1 Tahun 1880
c. SKB Menaker dan Menteri PU No. Kep. 174/Men/1986
d. No. 104/Kepts/1986
3. Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu :
a. Perencanaan
b. Penggalian, pembetonan
c. Pemasangan tiang-tiang bangunan
d. Perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan
4. Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan
pembangunangedung adalah :
a. Konsultan perencana
b. Pemberi tugas
c. Kontraktor
d. Supplier material
5. Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3
yang berfungsiuntuk :
a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit
akibat kerja
b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha-usaha penyelamatan
d. Jawaban a, b dan c benar
6. Petugas teknis K3 yang mengkoordinir pelaksanaan K3 terhadap seluruh tahapan
pekerjaankonstruksi banguanan adalah :
a. Construction Safety Engineer
b. Construction Safety Inspector
c. Construction Safety Officer
d. Jawaban a, b dan c benar
7. Lantai kerja yang aman adalah lantai kerja yang memiliki resistansi isolasi sekurang-
kurangnyasebesar :
a. 10 kilo ohm
b. 50 kilo ohm
c. 25 kilo ohm
d. 75 kilo ohm
8. Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu :
a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
b. Standar Operation Procedure
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Banguanan Tinggi
d. Wajib Lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan
9. Salah satu bentuk pengawasan K3 konstruksi bangunan yaitu :
a. Melakukan peninjauan ulang
b. Wajib lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Bangunan Tinggi
d. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
10. Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari :
a. Rancangan teknis pelaksanaan & pasca konstruksi
b. Rancangan teknis pelaksanaan
c. Rancangan pasca konstruksi
d. Jawaban a, b dan c benar
11. Dasar hukum pengawasan K3 Konstruksi Bangunan antara lain
a. UU No. 1 Tahun 1970
b. Permen No. 1 Tahun 1980
c. SKB Menaker dan Menteri PU No. Kep. 174/Men/1986
d. Jawaban a, b dan c benar
12. Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan
yaitu
a. Perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan .
b. Penggalian, pembetonan
c. Pemasangan tiang-tiang bangunan
d. Jawaban a, b dan c benar
13. Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan
pembangunan gedung adalah :
a. Konsultan perencana
b. Konsultan perencana
c. Kontraktor .
d. Supplier material
14. Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3
yang berfungsi untuk
a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit
akibat kerja .
b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha-usaha penyelamatan
d. Jawaban a, b dan c benar
15. Pengawasan K3 Sarana Bangunan meliputi
a. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bengunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/perawatan.
b. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/perawatan.
c. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan
sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan.
d. Jawaban a, b dan c benar .
16. Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari
a. Rancangan teknis pelaksanaan & pasca konstruksi .
b. Rancangan teknis pelaksanaan
c. Rancangan pasca konstruksi
d. Jawaban a, b dan c benar
17. Salah satu bentuk pengawasan K3 konstruksi bangunan yaitu
a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan. ,
b. Wajib lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan.
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Bangunan Tinggi.
d. Jawaban a, b dan c benar.
18. Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu
a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
b. Standar Operation Procedure .
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Banguanan Tinggi
d. Wajib Lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan
19. Petugas teknis K3 yang mengkoordinir pelaksanaan K3 terhadap seluruh tahapan
pekerjaan konstruksi banguanan adalah
a. Construction Safety Engineer .
b. Construction Safety Inspector
c. Construction Safety Officer
d. Jawaban a, b dan c benar
20. Pengawasan K3 Sarana Bangunan meliputi:
a. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bengunan mulai
darikegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan
masapemeliharaan/perawatan.
b. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
darikegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan
masapemeliharaan/perawatan.
c. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima
pekerjaansampai dengan masa pemeliharaan/perawatan.
d. Jawaban a, b dan c benar. .

Kumpulan Soal K3 Laboratorium


1. Kesalahan - kesalahan yang sering terjadi di laboratorium yang beresiko
menimbulkan masalah keselamatan dan kesehatan kerja adalah, kecuali
a. Tertusuk jarum suntikan
b. Membawa makanan keruangan laboratorium
c. Menggunakan APD yang benar .
d. Menyimpan alat dan bahan reagent di tempat bahan mudah terbakar
2. Alat pelindung diri yang wajib digunakan di laboratorium adalah
a. Masker, Sarungtangandan Jas .
b. Masker, Sepatu boot dan Jas
c. Sarungtangan, Sepatu Boot dan Jas
d. Masker, Kacamatadan Sepatu Boot
3. Faktor-fakor yang menyebabkan timbulnya masalah keselamatan dan kesehatan kerja
di laboratorium adalah sebagai berikut, kecuali.
a. Pekerja yang tidak memiliki gizi yang cukup.
b. Petugas laboratorium memahami masala yang berkaitan dengan penyakit
akibat hubungan kerja. .
c. Tingkat gaji dan jaminan sosial bagi pekerja yang masih relatif rendah.
d. Polakerja yang berubah-ubah.
4. Pengendalian Penyakit Akibat Kerja dan Kecelakaan melalui penerapan kebijakan
berikut ini, kecuali.
a. Pengendalian melalui Perundang-undangan (Legislative Control)
b. Pengendalian melalui Pemerintahan(Executive Control) .
c. Pengendalian melalui Administrasi / Organisasi (Administrative-control)
d. Pengendalian secara Teknis (Engineering Control)
e. Pengendalian melalui Jalur kesehatan (Medical Control)
5. Yang termasuk pencegahan fisik dalam penyakit akibat kerja di laboratorium
kesehatan adalah
a. Pengelolaan limbah infeksius dengan benar
b. Kebersihan diri petugas
c. Menggunakan alat perlindungan pernapasan dengan benar
d. Pengendalian cahaya di laboratorium .
6. Animal hazard adalah bahaya yang berasal dari hewan. Mungkin saja hewan itu
bveracun karena telah disuntik bermacam-macam zat hasil eksperimen atau dapat
menggigit dan mencakar. Simbol bahaya untuk animal hazard adalah
a.

.
b.
c.

d.

e.

7. Chemical hazard adalah bahaya yang berasal dari bahan kimia. Bahan kimia dapat
membuat kulit gatal dan iritasi. Yang merupakan simbol bahaya chemical hazard
adalah
a.

b.

.
c.

d.

e.

8. Perlakuan yang tepat untuk limbah dari laboratorium seperti jarum suntik bekas,
sarung tangan dan masker yaitu...
a. Di buang ke tempat sampah dan dibakar
b. Di kumpulkan lalu dicuci dan dipakai kembali
c. Di buang dan dibakar menggunakan insenerator .
d. Di tampung dan dikumpulkan dalam botol dan diberi label yang jelas
9. Penanganan pembuangan limbah kimia cair di laboratorium kesehatan dilakukan
dengan cara
a. Di buang ketempat sampah dan dibakar
b. Di kumpulkan lalu dicuci dan dipakai kembali
c. Di buang dan dibakar menggunakan insenerator
d. Di tamping dan dikumpulkan dalam botol dan diberi label yang jelas.
10. Apabila saat sedang bekerja di laboratorium dan terjadi kecelakaan yang
mengakibatkan pasien mengalami kerugian, disebut dengan kecelakaan ....
a. Kecelakaan medis .
b. Kecelakaan kerja
c. Kecelakaan biasa
d. Kecelakaan laboratorium
e. Kecelakaan pasien
11. Dibawah ini yang merupakan contoh bahan explosif (mudah meledak) adalah...
a. Alkena, kaporit dan asam sendawa
b. metanol, eter dan aseton
c. Karbon, kalium klorat dan natrium nitrat
d. Benzena, kloroform dan sianida
12. Berikut ini adalah pemicu terjadinya kecelakaan kerja di laboratoruium, kecuali...
a. Kesalahan tata ruang bangunan laboratorium
b. Kesalahan dalam deteksi daerah potensial penyebab terjadinya kecelakaan
c. Informasi tentang hazards analysis
d. Kesalahan penanganan bahan kimia
13. Laboratorium kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan di bidang
mikrobiologi, fisika, kimia dan atau bidang lain yang berkaitan dengan kepentingan
kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan terutama untuk menunjang upaya
pencegahan penyakit danpeningkatan kesehatan masyarakat adalah definisi dari
a. Laboratorium kesehatan
b. Laboratorium klinik
c. Laboratorium kesehatan masyarakat
d. Laboratorium fisika
14. Menguji organ, ekstremitas, tumor, janin, dan jarinngan lain yang di biopsi pada
bedah adalah fungsi dari laboratorium khusus yaitu laboratorium...
a. Patologi bedah
b. Virologi
c. Sitogenetika
d. Serologi
15. Menguji obat farmasi, obat yang disalah gunakan dan toksin lain adalah fungsi dari
laboratorium khusus yaitu laboratorium ...
a. Mikrobiologi
b. Parasitologi
c. Hematologi
d. Toksikologi
16. Yang termasuk kedalam payung hokum keselamatan kerja di laboratorium kimia
adalah
a. UU no.1 tahun 1970
b. UU no.14 tahun 1969
c. UU no.36 2009
d. Benar semua
17. Yang termasuk jenis bahaya yang mungkin terjadi di dalam laboratorium kimia
menurut Imam Khasani, 1986 adalah
a. Keracunan
b. Iritasi
c. Kebakaran/ luka bakar
d. Benar semua
18. Sumber-sumber kerusakan yang disebabkan keberadaan alat alat dan bahan-bahan
kimia di dalam lingkungannya adalah
a. Udara
b. Cairan
c. Panas
e. Benar semua
19. Sumber-sumber kecelakaan di laboratorium dimungkinkan berasal dari
a. Bahaya bahan kimia
b. Bahaya peralatan
c. Bahaya kebakaran
d. Benar semua
20. Cuci dengan air mengalir, bilas dengan asam asetat 1% , cuci kembali dengan air,
keringkan ,olesi dengan salep boor balut dengan perban merupakan pertolongan
pertama saat terjadi kecelakaan
a. Luka bakar akibat zat kimia asam
b. Luka bakar akibat zat kimia basa
c. Luka bakar karena panas
d. Keracunan zat melalui hidung

Kumpulan Soal K3 Confined Space


1. Suatu ruang pintu terbatas untuk jalan masuk dan keluar; mempunyai ventilasi udara
yang sangat terbatas yang mungkin mengandung atau menghasilkan pencemaran
udara yang terus menerus didalam nya merupakan pengertian confined space
menurut ?
a. Health Safety Executive (HSE), 1997
b. NIOSH, 1979
c. OSHA 1910.146, 2003
d. OSHA, 1996 dalam 29 CFR 1926.21
2. Dikatakan Permit-required confined space jika confined Space memiliki ciri-ciri ...
a. Mempunyai potensi gas atmosfir berbahaya
b. Memiliki substansi cair/padat yang dapat memerangkap
c. Memiliki potensi yang berakibat cidera serius dan kematian
d. Benar Semua
3. Penggolongan confined space di bagi menjadi 2 yaitu
a. Permit-required confined space dan Non-permit confined space
b. Non-permit confined space dan required confined space
c. required confined space dan permit confined space
d. a dan c Benar
4. Jenis pekerjaan cofined space antara lain
a. Pemeliharaan ( pencucian atau pembersihan)
b. Pemeriksaan
c. Pengelasan, pelapisan dan pelindung karat
d. Benar Semua
5. Bahaya pada kandungan udara di dalam confined space dapat melukai, mengganggu,
serta membuat pekerja tidak mampu melakukan pekerjaan dan penyelamatan oleh diri
pekerja sendiri atau menyebabkan keadaan sakit yang akut atau bahkan kematian pada
pekerja dan tim penyelamat yang masuk dalam confined space merupakan pengertian
dari
a. Confined Space Atmospheric Hazard
b. Confined Space Non - Atmospheric Hazard
c. Confined Space Hazard
d. Confined Space Non-Hazard
6. Dibawah ini yang merupakan program memasuki confined space menurut Kepdirjen
Binwasker No 113-DJPPK-XI (2006), kecuali...
a. Langkah-langkah khusus untuk mencegah masuknya pihak yang tidak berwenang
seperti membuat sign pada confined space.
b. Memastikan bahwa kondisi dalam ruang aman untuk dilakukan kegiatan.
c. Menyediakan jalur untuk pejalan kaki, kendaraan atau penghalang lainyang
diperlukan utuk melindungi petugas utama dari bahaya luar.
d. Membuat jalan baru darurat baru ketika terjadi kecelakaan kerja pada
confined space
7. Yang merupakan proses manajemen resiko pada confined space adalah...
a. Risk, hazard, accident
b. Hazard, accident, probability
c. Probability, hazard,risk
d. Consecuens, accident, insident
8. Salah satu contoh probability adalah...
a. Ruang tertutup
b. Obat nyamuk
c. Kekurangan oksigen
d. Ruang terbuka
9. Level konsentrasi oksigen yang berbahaya pada confined space, yaitu...
a. Dibawah 15,5% atau diatas 19,5%
b. Dibawah 16,5% atau diatas 20,5%
c. Dibawah 17,5% atau diatas 21,5%
d. Dibawah 19,5% atau diatas 23,5%.
10. Salah satu contoh peralatan yang digunakan menyebabkan bahaya getaran adalah...
a. Blasting
b. Scaling
c. Blending
d. E. Rotary grinders
11. Berikut ini adalah karakteristik ruang terbatas berdasarkan standar OSHA, kecuali...
a Memiliki ventilasi yang terbatas
b Tidak dirancang untuk ditempati secara terus menerus
c Sebagai tempat bekerja para pekerja secara rutin .
d Jalan masuk dan keluar terbatas
12. Bahaya pada kandungan udara dalam confined space dapat melukai, mengganggu
serta membuat pekerja tidak mampu melakukan pekerjaan dan penyelamatan
termasuk dalam bahaya confined space golongan...
a Confined Space Atmospheric Hazard .
b Confined Space Non- Atmospheric Hazard
c Confined Space Metal Hazard
d Confined Space Water Hazard
13. Jenis confined space yang memiliki resiko kecelakaan lebih besar adalah confined
space golongan...
a Non-Permit- Required Confined Space
b Permit- Required Confined Space .
c Confined Space Atmospheric Hazard
d Confined Space Non- Atmospheric Hazard
14. Bahaya bersumber pada peralatan mekanik/elektrik yang dapat menimbulkan cidera
termasuk dalam bahaya confines space golongan
a Confined Space Atmospheric Hazard
b Confined Space Non-Atmospheric Hazard .
c Confined Space Metal Hazard
d Confined Space Water Hazard
15. Salah satu prosedur keselamatan kerja di Confined Space, kecuali
a Safety Meeting untuk mengetahui dan mendiskusikan seluruh aspek langkah
keselamatan
b Mendapatkan izin memasuki confined space dengan work entry permit
c Memastikan standbyman atau rescuer berada di rumah sakit .
d Melakukan identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko pekerjaan
16. Bahaya utama yang terdapat pada Confined Space, kecuali
a Kekurangan oksigen
b Gas/uap beracun
c Ledakan/kebakaran
d Membuat pusing dan halusinasi
17. Dibawah ini merupakan Confined Space Hazard :
1 Gas , uap, mist mudah terbakar yang memilki konsentrasi lebih besar 10% dari
Lower Explosive Limit (LEL) atau Lower Flomamble Limit (LFL).
2 Debu mudah meledak yang terdapat di udara, yang menghalangi pandangan pada
jarak lima kaki atau kurang.
3 Bahaya bersumber pada peralatan mekanik/elektrik yang dapat menimbulkan
cidera.
4 Bahaya ketinggian yang menjadi risiko pekerja terjatuh.
Yang termasuk kedalam Confined Space Atmospheric Hazard adalah.....
a. 1 dan 2 .
b. 1,2 dan 3
c. 3 dan 4
d. 1, 2, 3 dan 4
18. Salah satu prosedur memasuki ruang terbatas (Confined Space ), melakukan uji
kondisi gas dengan ketentuan sebagai berikut, kecuali...
a. kadar oksigen dengan kondisi antara 19,5 % sampai maksimal 23,5 %,
b. uji kandungan gas beracun ( misalnya : H2S ),
c. uji kandungan gas yang dapat terbakar terbakar, maksimal 10 % dari nilai Lower
Explosive Limit ( LEL ),
d. mengunci dan menandai ( locking and tagging ) semua peralatan listrik dan
sumber aliran listrik .
19. Ketentuan kandungan gas yang dapat terbakar dalam Confined Space adalah
maksimal sebesar ... dari nilai Lower Explosive Limit ( LEL )...
a. 10% .
b. 15%
c. 20%
d. 25%
20. Kadar oksigen dalam Confined Space adalah antara...
a. 10% sampai maksimal 30%
b. 19,5 % sampai maksimal 23,5 %
c. 20% sampai maksimal 40%
d. 15% sampai maksimal 25%

Kumpulan Soal K3 Swiss Cheese Model


1. Swiss Cheese Model adalah model penyebab kecelakaan yang dikembangkan oleh
psikologis inggris James T. Reason pada tahun . . .
a. 1980
b. 1985
c. 1990
d. 1995
2. Teori keju Swiss sering digunakan untuk menganalisa kecelakaan pada bidang . . .
a. Penerbangan
b. Laboratorium
c. Transportasi
d. Konstruksi
3. Ada berapakah layer pada teori Swiss Cheese . . .
a. Empat
b. Lima
c. Enam
d. Tujuh
4. Di bawah ini adalah layer pada Swiss Cheese model, kecuali . . .
a. Organizational influences
b. Unsafe supervision
c. Precondition for unsafe act
d. Unsafe method
5. James T. Reason membedakan 2 macam kesalahan dalam sebuah sistem (system
error) yaitu . . .
a. Aktif dan terselubung
b. Pasif dan terselubung
c. Pasif dan terbuka
d. Terbuka dan terselubung
6. Pada unsafe supervision (pengawasan yang tidak baik) salah satunya adalah
pengawasan yang tidak memadai. Di bawah ini contoh dari unsafe supervision adalah,
kecuali . . .
a. Gagal untuk memberikan bimbingan
b. Gagal memberikan reward
c. Gagal memberikan doktrin operasional
d. Gagal memberikan pengawasan
7. Di bawah ini merupakan kondisi karyawan yang termasuk dalam precondition for
unsafe act, kecuali . . .
a. Kondisi fisik
b. Keterbatasan fisik
c. Keterbatasan mental
d. Keterbatasan finansial
8. Perilaku atau tindakan tidak aman yang dilakukan dan berhubungan langsung dengan
terjadinya accident disebut dengan . . .
a. Unsafe supervision
b. Unsafe act
c. Precondition for unsafe act
d. Organizational influences
9. Kesalahan yang disebabkan oleh lemahnya keterampilan, kesalahan dalam
pengambilan keputusan dan kesalahan persepsi masuk ke dalam layer . . .
a. Unsafe supervision
b. Organizational influences
c. Unsafe act
d. Unsafe method
10. Di bawah ini merupakan layer organizational influences, kecuali . . .
a. Sumber daya / manajemen
b. Iklim organisasi
c. Proses organisasi
d. Pelanggaran karyawan
11. Kecelakaan yang terjadi akibat pengulangan kegagalan pada empat layer, merupakan
teori
a. Gunung Es
b. H.W. Henrich
c. Swiss Cheese .
d. Domino
12. Pada teori swiss cheese model kegagalan (failur) di bedakan menjadi dua yaitu
a. Active failure dan latent failure .
b. Unsafe supervision dan active failure
c. Latent failure dan unsafe act
d. Unsafe supervision dan unsafe act
13. Di bawah ini manakah urutan teori swiss cheese yang benar
a. Organizational influences Precondition for unsafe act Unsafe act Unsafe
supervision Unsafe act
b. Organizational influences - Unsafe supervision - Unsafe act - Precondition for
unsafe act
c. Organizational influences - Unsafe supervision - Precondition for unsafe act -
Unsafe act .
d. Unsafe supervision - Organizational influences - Precondition for unsafe act -
Unsafe act
14. Dalam kecelakaan pesawat setelah dilakukan investigasi ternyata pihak perusahaan
melakukan penghematan dengan meminimasasi penggantian suku cadang dan
kurangnya kesadaran perusahaan tentang keselamatan penerbangan. Pernyataan diatas
jika dihubungkan dengan teori swiss cheese masuk ke layer......
a. Precondition for unsafe act
b. Organizational influences .
c. Unsafe supervision
d. Unsafe Act
15. Teori swiis cheese di kemukakan oleh :
a. James T. Reasson .
b. CH. W. Henrich
c. Frank Bird JR
d. Semua benar
16. Penyebab kecelakaan berdasarkan faktor manajemen, kecuali ......
a. Keselamatan tidak memenuhi syarat .
b. Tidak melaksanakan syarat-syarat K3
c. Tidak mengikuti petunjuk pembuatan peralatan tehnik
d. Prosedur kerja tidak ada
17. Pada Swiss cheese , Accident yang terjadi bukan hanya karna kesalahan pada sistem,
namun juga karena.....
a. Kelalaian manusia .
b. Kelalaian sistem
c. Kelalaian prosedur
d. Kelalaian Penerapan Kebijakan
18. Teori yang menyatakan bahwa ada 5 faktor yang terkait dalam rangkaian kejadian
yaitu lingkungan, kesalahan manusia, perbuatan atau kondisi yang tidak aman,
kecelakaan dan cedera. Pernyataan diatas termaksud teori yang di kemukakan oleh ...
a. Teori multi causation
b. Teori abraham
c. Teori Einstain
d. Teori Domino .
19. Swiss cheese model adalah metode kausal kecelakaan ( accident causation) yang di
gunakan untuk
a. Risk Analysis
b. Predict Acciden .
c. Risk Manajemen
d. Maximize the cost
20. Menurut James Reason (1997) ada 5 komponen berbentuk safety culture, yaitu
kecuali...
a. Informed culture
b. Reporting culture
c. Learning culture
d. Tradional culture

Kumpulan Soal K3 Mekanik


1. Di bawah ini merupakan tujuan dari K3 Mekanik, kecuali ....
a. Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri baik fisik
maupun mental, terutama dalam penyesuaian pekerjaan dengan tenaga kerja
b. Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kerja yang
menderita sakit
c. Memberikan bantuan berupa motivasi, dukungan, materi serta moril dalam
pekerjaan atau lingkungan kerja
d. Melindungi tenaga kerja terhadap setiap gangguan kesehatan yang timbul dari
pekerjaan atau lingkungan kerja
2. Tujuan dari K3 Mekanik di antaranya adalah untuk meningkatkan kesehatan tenaga
kerja yang berupa ...
a. Kesehatan badan, kondisi mental (rohani) dan kemampuan fisik
b. Kesehatan badan, kondisi jasmani dan kemampuan fisik
c. Kesehatan badan, kondisi lingkungan dan daya tahan
d. Kesehatan badan, kondisi materi dan kemampuan kerja
3. Serangkaian kegiatan pengawasan dan semua tindakan yang dilakukan oleh pegawai
pengawas ketenagakerjaan atas pemenuhan pelaksanaan peraturan perundang-
undangan terhadap objek pengawasan K3 mekanik di tempat kerja, disebut ...
a. Penanganan K3 Mekanik
b. Pengawasan K3 Mekanik
c. Pelaksanaan K3 Mekanik
d. Peraturan K3 Mekanik
4. Turbin merupakan mesin penggerak untuk memutar roda turbin dimana energi yang
dipergunakan adalah ...
a. Energi Fluida
b. Energi Kalor
c. Energi Diesel
d. Energi Poros
5. Di bawah ini yang bukan merupakan kerugian dari alat mekanik berupa pesawat
tenaga dan produksi, ....
a. Konstruksinya memerlukan tempat tersendiri
b. Pembuatannya agak sulit
c. Daya yang ditransmisikan akan mengalami penurunan oleh karena adanya
kerugian dari gesekan yang timbul
d. Memerlukan perawatan yang memakan biaya sangat mahal
6. Alat untuk mengangkat, gabungan dari roisting machine yang dipasang pada suatu
frame atau konstruksi khusus sebagai penunjang dalam fungsinya sebagai alat
pengangkat, adalah ...
a. Hoisting Machinery
b. Elevator
c. Crane
d. Conveying Equipment
7. Prinsip kerja Turbin apabila peningkatan daya mesin diesel dapat terpenuhi jika kedua
komponen utama turbocharger bergerak dengan ...
a. Berlawanan arah
b. Tidak seimbang
c. Berputar pada porosnya
d. Seimbang
8. Di bawah ini yang merupakan cara pencegahan kecelakaan dalam K3 Mekanik,
adalah...
a. Mencari tahu faktor apa saja yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit
akibat kecelakaan kerja
b. Bagaimana alat pelindung diri yang digunakan bagi tenaga kerja yang
bersangkutan.
c. Bagaimana menerapkan cara yang aman dalam melaksanakan pekerjaan
d. Menentukan tindakan koreksi secara berulang-ulang dengan alternatif terbaik.
9. Turbin merupakan alat mekanika yang terdiri dari ...
a. Poros dan Sudu-sudu
b. Poros dan Aliran fluida
c. Sudu Putar dan Aliran fluida
d. Sudu Putar dan Penggerak rotor
10. Perbedaan yang tepat dari Stationary Blade dan Rotary Blade pada Turbin adalah ...
a. Stationary Blade ikut berputar bersama poros sedangkan Rotary Blade, memutar
poros yang berlawanan arah.
b. Rotary Blade berfungsi mengarahkan aliran fluida sedangkan Stationary Blade,
mengubah arah dan kecepatan aliran fluida.
c. Stationary Blade timbul gaya yang memutar pada poros sedangkan Rotary
Blade, tidak ikut berputar pada porosnya.
d. Rotary Blade berfungsi mengarahkan aliran fluida sedangkan Stationary Blade,
mengubah arah dan kecepatan aliran fluida.
11. Dasar hukum pengawasan k3 mekanik yang mengatur tentang pesawat tenaga dan
produksi tertuang dalam peraturan....
a. Permen No.04/Men/1985 .
b. Permen No.05/Men/1985
c. Permen No.04/Men/1986
d. Permen No.05/Men/1986
12. 1. Truck 3. Ekskalator
2. Forklift 4. Kereta Gunung
Berikut ini yang termasuk ke dalam pesawat angkut di atas landasan dan permukaan
adalah....
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4 .
c. 1, 3, 4
d. 2, 3, 4
13. Berikut ini adalah pengelompokkan pesawat tenaga. Pesawat tenaga yang mesinnya
menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik adalah....
a. Turbin
b. Kincir
c. Penggerak Mula .
d. Perlengkapan Transmisi Tenaga Mekanik
14. Pesawat atau alat yang bergerak berpindah-pindah atau tetap untuk proses mengolah,
membuat bahan, barang adalah pesawat....
a. Pesawat Angkat
b. Pesawat Angkut
c. Pesawat Produksi .
d. Pesawat Tenaga
15. Turbin adalah mesin penggerak, dimana energi fluida kerja dipergunakan langsung
untuk memutr roda turbin. Turbin dibedakan menjadi 3 macam, yaitu....
a. Air, uap, panas
b. Air, uap, gas .
c. Uap, gas, panas
d. Uap, gas, termal
16. Berikut ini adalah keuntungan dari Speed reducer, antara lain :
1 Dapat menurunkan putaran mesin dari yang cepat ke lambat tanpa mengubah
konstruksi mesin/pesawat penggerak
2 Dapat memindahkan daya dengan cepat dan tepat
3 Dapat menghasilkan suatu putaran mesin hanya searah dengan mesin/pesawat
penggeraknya
4 Dapat menghasilkan kedudukan poros sejajar saling tegak lurus maupun vertical
Yang merupakan keuntungan speed reducer adalah....
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4 .
c. 1, 3, 4
d. 2, 3, 4
17. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1 Tidak mempunyai rintangan-rintangan pada tali baja penggantungnya
2 Kemampuan daya ikat tuas pengaman terjamin
3 Kedudukan tali baja pada alurnya
4 Tidak kelebihan tali baja yang berada di atas tanah selama gondola tergantung
Yang termasuk syarat untuk gondola berdasarkan Permenaker adalah....
a. 1, 2, 3 .
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 4
d. 2, 3, 4
18. Berdasarkan Permen No.05/Men/1985 tentang pesawat angkat dan angkut pada
forklift yang dalam keadaan jalan garpu harus berjarak setinggi-tingginya berapa cm
dari permukaan jalan....
a. 15 cm .
b. 20 cm
c. 25 cm
d. 30 cm
19. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1 Lokomotif
2 Gerbong
3 Lori
4 Truck
Berikut ini yang termasuk dalam alat angkutan jalan ril adalah....
a. 1, 2, 3 .
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 4
d. 2, 3, 4
20. Berdasarkan Permen No.04/Men/1985 tentang pesawat tenaga dan produksi, setiap
pesawat dan tenaga produksi harus dilakukan pemeriksaan secara berkala yang
dilaksanakan setiap....
a. 3 bulan sekali
b. 6 bulan sekali
c. 1 tahun sekali .
d. 2 tahun sekali

Kumpulan Soal K3 Bengkel


1 Suatu tempat dimana dilakukan perbaikan perbaikan yang bersifat teknis terhadap
suatu produk yang dalam konteks materi ini , produk yang dimaksut adalah kendaraan
bermotor merupakan definisi dari..
b Reparasi
c Perbaikan
d Bengkel .
e Asuransi
2. Berikut identifikasi potensi bahaya pada bengkel yang ditinjau dari jenis bahaya
mekanik adalah ..
a Radiasi
b Stress
c Getaran
d Kerusakan perkakas/sarana kerja .
3. Kontruksi yang tidak ergonomi termasuk potensi bahaya pada bengkel yang
merupakan potensi bahaya..
a Mekanik
b Elektrik
c Ergonomi .
d Fisik
4. Dibawah ini merupakan dasar hukum yang memuat tentang bengkel umum kendaraan
adalah ..
a Kepmenperindag No.551/MPP/Kep/10/1999, .
b Permenakertrans RI No.4 Tahun 1980.
c Permenakertrans RI No.2 Tahun 1982.
d Kepmenaker RI No.51 Tahun 1999.
5. Yang bukan termasuk kedalam pengenalian kecelakaan kerja dibengkel adalah
a Pengendalian mekanik .
b Menutup dan mengisolasi bahan berbahaya
c Pengendalian administrasi
d Pemantauan kesehatan
6. Beda kacamata las asetelin dengan kacamata untuk pekerjaan las listrik terletak
pada
a Bentuk
b Kaca .
c Bingkai
d Fungsi
7. Sarung tangan yang digunakan untuk memperkuat pegangan supaya tidak meleset
pada permukaan adalah
a Sarung tangan kain .
b Sarung tangan asbes
c Sarung tangan kulit
d Sarung tangan karet
8. Dibawah ini yang termasuk kedalam simbol / rambu bahaya adalah
a Caution sign
b Danger sign
c Amicable sign .
d Safe condition sign
9. Simbol/rambu yang ditandai dengan pictogram berwarna hitam yang dikelilingi
geometri outline lingkaran dan tanda silang tunggal berwarna merah adalah...
a Prohibited sign .
b Caution sign
c Amicable sign
d Expansive sign
10. Fasilitas umum , adalah fasilitas yang disediakan untuk memberikan pelayanan
kepada pelanggan / personil bengkel yang terdiri dari, kecuali ...
a Ruangan penerimaan pelanggan
b Ruang administrasi
c Ruang tunggu
d Dapur
11. Untuk menutupi tumpahan minyak pelumnas, sebaiknya menggunakan
a. air
b. kain majun
c. pasir
d. serbuk kayu gergaji
12. Pekerja bengkel yang terkena panas knalpot sepeda motor disebut tipe bahaya
a. Kimia
b. Fisik
c. Biologi
d. Radiasi
13. Dibawah ini yang tidak termasuk alat keselamatan kerja yang terdapat pada bengkel
yaitu
a. Serbuk gergaji
b. APAR
c. Tabung oksigen
d. Kain majun
14. Pada bengkel biasanya terdapat tumpahan minyak rem pada kendaraan. Apabila
dibersihkan dengan cara yang tidak benar, maka dapat merusak cat pada kendaraan.
Oleh karena itu, cara membersihkan tumpahan minyak rem yang benar yaitu
a. Dengan menuangkan air pada tumpahan minyak rem
b. Dengan mengelap langsung tumpahan minyak rek tersebut dengan lap
c. Biarkan sampai mengering lalu di lap
d. Digosok dengan lap bersih dan basah
15. Berikut merupakan kriteria pakaian kerja di bengkel otomotif yang benar adalah ...
a. Pakaian yang kebesaran atau kekecilan tidak akan mengganggu pekerjaan
b. Sepatu kerja yang mempunyai sol yang tidak licin dan berkulit keras.
c. Tidak menggunakan sarung tangan saat mengangkat benda-benda berat atau
mempunyai permukaan yang tajam
d. Menggunakan sarung tangan saat mengebor dan menggerinda
16. Dibawah ini yang bukan termasuk unsur penyebab terjadinya kecelakaan pada
bengkel adalah
a. Unsur manusia
b. Unsur mesin
c. Unsur keberuntungan
d. Unsur lingkungan
17. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh montir dalam keselamatan kerja di
perbengkelan adalah kecuali...
a. Jangan menggunakan cincin atau jam tangan karena dapat tersangkut di mesin
b. Kenakan sepatu dalam kondisi yang baik (bersol kuat) atau sepatu bersol baja
untuk melindungi kejatuhan benda berat
c. Gunakan baju yang memiliki kantung banyak agar memudahkan
menyimpan alat-alat
d. Kenakan kacamata untuk melindungi mata dari debu atau serbuk ketika
menggunakan mesin bor
18. Ada berbagai sarung tangan pelindung yang digunakan pada saat bekerja, diantaranya
sarung tangan kulit, katun dan karet. Sarung tangan mana yang digunakan pada
pekerjaan pengelasan
a. Sarung tangan kulit
b. Sarung tangan karet
c. Sarung tangan katun
d. Sarung tangan kain
19. Berikut Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan keselamatan dan
kesehatan kerja di bengkel, kecuali
a. Kondisi lingkungan bengkel (tempat kerja)
b. Bekerja dengan ceroboh
c. Beberapa Alat Keselamatan Kerja di Bengkel
d. Pakaian kerja
20. Menurut undang-undang standar kebisingan yang diizinkan dalam suatu proses
industry seperti bengkel otomotif yaitu
a. 85 desibel
b. 70 desibel
c. 90 desibel
d. 100 desibel

Kumpulan Soal K3 Bejana Tekan


1. Dasar hukum penerapan K3 Bejana Tekan yaitu
a. UU No 1 tahun 1970
b. Permenakertrans No.Per.01/Men/1982
c. Surat Edaran menaker No.Per.06/Men/1990
d. Semua benar
2. Menurut permenaker No. Per.01/MEN/1982 tentang bejana bertekan, setiap bahan
dari bagian konstruksi bejana tekan harus memiliki
a. Sertifikat bahan atau surat tanda hasil ujian yang diakui oleh Disnaker
b. Surat hasil uji dengan poldy hammer
c. Cukup surat hasil uji dengan NDT bahan saja
d. Semua nya salah
3. Menurut Permenakertrans No.Per.01/Men/1982 yang termasuk bejana tekan yaitu
a. Botol-botol baja yang mempunyai volume air paling tinggi 60 L
b. Bejana transport yang mempunyai volume air lebih dari 60 L untuk penyimpanan
maupun pengangkutan
c. Pesawat pendingin
d. Semua benar
4. Ukuran bejana tekan yang berdinding tebal yaitu
a. lebih dari 1/20 diameter shell.
b. lebih dari 1/30 diameter shell.
c. lebih dari 1/25 diameter shell.
d. lebih dari 1/27 diameter shell.
5. Yang termasuk objek pengawasan bejana tekan yaitu kecuali
a. Bejana transport atau bejana pengangkut
b. Bejana penyimpan gas
c. Bejana penimbun
d. Botol yang terbuat dari plastik
6. Di bawah ini yang termasuk Beban-beban utama yang harus dipertimbangkan dalam
perancangan bejana tekan adalah
a. Tekanan desain
b. Beban mati
c. Beban akibat angin
d. Semua benar
7. Lomponen silinder yang berupa lubang yang menembus shell atau head dari bejana
tekan disebut ..
a. sheel
b. Nozzel
c. Head
d. Penyangga
8. Di bawah ini yang tidak termasuk penyebab kegagalan pada bejana tekan yaitu
a. Material
b. Desain
c. Operasi
d. Pencahayaan
9. Pewarnaan bejana tekan brdasarkan Pasal 23 Peraturan No. 1/Men/1982 yaitu bejana
tekan untuk gaz yang beracun adalah warna
a. Biru mudah
b. Merah
c. Kuning dan merah
d. Kuning
10. Pernyataan yang menyatakan Perbandingan maksimum antara panjang leg dengan
diameter bejana tekan biasanya 2:1,pernyataan tersebut merupakan ?
a. Skirt Support
b. Leg Supports
c. Bejana Tekan Berdinding Tebal
d. Bejana Tekan Berdinding Tipis
11. Menurut permenaker No. Per.01/MEN/1982 tentang bejana bertekan, setiap bahan
dari bagian konstruksi bejana tekan harus memiliki...
a. Sertifikat bahan atau surat tanda hasil ujian yang diakui oleh Disnaker
b. Surat hasil uji dengan poldy hammer.
c. Cukup surat hasil uji dengan NDT bahan saja.
d. Semua salah.
12. Tingkat pengaman pada bejana tekan berfungsi sebagai...
a Menahan tekanan
b Untuk mengukur tekanan
c Membuang uap secara otomatis apabila terjadi tekanan lebih .
d Membuang air berlebih
13. Dibawah ini yang termasuk contoh bejana penampung atau storage tank adalah...
a Tangki penyimpanan bahan bakar dan penampung air
b Tabung gas
c Pesawat pendingin
d Reaktor
14. Pembuatan bejana tekan baru dapat dilakukan apabila...
a. Mempunyai gambar rencana
b. Mempunyai perhitungan konstruks
c. Telah mempunyai pengesahan gambar rencana .
d. Jawaban a, b dan c benar
15. Dasar Hukum penerapan K3 Bejana bertekanan adalah sebagai berikut...
a UU. Uap 1930, UU.No.1 tahun 1970.
b Peraturan Uap 1930.
c PermenakerNo.Per.01/Men/1982, No.Per.02/Men/1982 dan No.Per.01/Men/1988.
d Semuanya benar. .
16. Bejana tekan merupakan suatu wadah untuk menyimpan fluida bertekanan. Fluida
yang disimpan dapat mengalami perubahan keadaan pada saat berada di dalam seperti
pada kasus boiler. Bejana tekan dirancang dengan pertimbangan yang perlu
diperhatikan karena pecahnya bejana tekan berarti terjadinya ledakan yang dapat
menyebabkan hilangnya nyawa dan kerusakan benda sekitar. Berdasarkan dimensinya
bejana tekan dapat dibagi menjadi 2 yaitu...
a Bejana tekan berdinding tebal.
b Bejana tekan berdinding sedang.
c Bejana tekan berdinding tipis.
d Jawaban A dan C benar,
17. Bejana tekan terdiri dari berbagai macam komponen utama dan pendukung, yang
mempunyai fungsi masing-masing untuk menunjang operasi bejana tekan.
Komponen-komponen bejana tekan antara lain shell, opening, nossel, flanges, ladder
support, sadel.
Dari gambar dibawah ini nomor berapa yang menunjukkan shell dan ladder support...
a 1 dan 2
b 3 dan 4
c 2 dan 3
d 4 dan 5
18. Prinsip-prinsip pada botol baja atau tabung gas dapat dikelompokkan menurut : jenis,
sifat dan potensi bahaya yang dapat sangat dominant sebagai berikut kecuali...
a Kelompok yang dapat menyebabkan tercekik diberi cat warna abu-abu.
b Kelompok gas mudah terbakar dan atau meledak dicat warna merah, kecuali : gas
minyak cair atau elpiji dicat warna biru/light blue dengan tanda warna merah pada
bagian sekeliling valve.
c Kelompok gas beracun dicat warna kuning tua.
d Kelompok gas untuk keperluan kesehatan dicat warna hijau. .
19. Bejana tekan terdiri atas berbagai kompoen. Dibawah ini yang bukan termasuk
komponen pada bejana tekan adalah...
a Shell
b Head/roof
c Pipa aliran
d Support
20. Identitas dengan pelat nama atau tanda slagletter terdiri dari, kecuali
a Nama pemilik.
b Nama pembuat, nomor seri pembuatan dan tahun pembuatan.
c Nama gas yang diisikan bukan symbol kimia.
d Pemberian label ditempelkan pada pundak botol baja atau tabung gas. .

Kumpulan Soal K3 LOTO


1. Sistem penggembokan dan pelabelan pada sebuah alat pemutus sumber energy
merupakan definisi
a. Lock Out Tag Out
b. Lock Out
c. Tag Out
d. Maintenance
2. Melakukan penguncian secara mekanis untuk mengisolasi sumber energi dari tenaga
kerja adalah pengertian dari
a. Lock Out Tag Out
b. Lock Out
c. Tag Out
d. Maintenance
3. Berikut yang berhak menerapkan prosedur LOTO adalah, kecuali
a. Seorang pekerja yang harus meletakkan bagian anggota tubuhnya dekat mesin
b. Perawat atau pemelihara mesin
c. Bekerja saat ada pelepasan energy tersimpan,
d. Pimpinan perusahaan
4. Label jenis ini berwarna merah dan putih. Label ini dipasang oleh pekerja yang
menguasai bidang isolasi energi dan prosedurnya, penggembokan, pemasangan label,
serta telah mengikuti pelatihan adalah label
a. Out of servis
b. Do not use
c. Danger
d. Ready to use
5. Kode warna gembok untuk grup pemeliharaan dan semua yang bekerja di bidang
pemeliharaan adalah
a. Biru
b. Merah
c. Kuning
d. Hitam
6. Peralatan LOTO harus memenuhi Persyaratan berikut kecuali,
a. Mudah terlepas sendiri
b. Harus sesuai dengan standar umum
c. Tidak boleh digunakan berulang-ulang
d. Harus memberikan tanda peringatan terhadap kondisi yang berbahaya
7. Berikut urutan prosedur LOTO yang benar adalah
a. Persiapan Shutdown pemberitahuan pada pekerja - shutdown mesin -
isolasi energy dari mesin pemasangan LOTO pelepasan energy yang
tersimpan pemastian Isolasi - pencabutan LOTO
b. Persiapan Shutdown pemberitahuan pada pekerja isolasi energy dari mesin
shutdown mesin pelepasan energy yang tersimpan pemasangan LOTO
pencabutan LOTO pemastian Isolasi
c. Persiapan Shutdown isolasi energy dari mesin shutdown mesin pemasangan
LOTO pemberitahuan pada pekerja pencabutan LOTO pemastian Isolasi -
pelepasan energy yang tersimpan
d. Persiapan Shutdown isolasi energy dari mesin pemasangan LOTO
pemberitahuan pada pekerja shutdown mesin - pencabutan LOTO pemastian
Isolasi - pelepasan energy yang tersimpan
8. Gas yg mudah terbakar, beracun atau korosif atau oksigen dalam pipa harus dipurging
dan diselimuti dengan innert gas, merupakan prosedur LOTO dalam
a. Persiapan Shutdown
b. Shutdown Production Facility Atau Equipment
c. isolasi energy dari mesin
d. pemastian Isolasi
9. Yang termasuk komponen energy hidraulik adalah
a. Relief Valve, Power Valve dan Cylinder
b. Accumulator, Flow Control dan Relief Valve
c. Power Valve, Accumulator dan Relief Valve
d. Power Valve, Flow Control dan Cylinder
10. Berikut yang bukan merupakan peralatan LOTO adalah
a. Rantai/ sling
b. Lock-out station yang lengkap
c. Hasp (sengkang), lock (kunci) dan tag (label)
d. Industrial Safety
11. Pada saat akan melakukan Penguncian (lock out) untuk mengisolasi energi harus
menggunakan ketentuan sebagai berikut yaitu, kecuali...
a. Alat pengunci tidak diperkenankan dibuka oleh sembarang orang
b. Gembok dan anak kuncinya harus dimiliki masing-masing orang dan tidak
berfungsi sebagai kunci master
c. Pemasang tidak diharuskan memegang anak kuncinya .
d. Pemilik asset perlu memastikan ketersediaan serta kemudahan mendapatkan
kunci
12. Berikut ini manakah ketentuan dalam penggunaan dan pemasangan label (tag out)
pada alat pengisolasi energi yaitu...
a Label harus dibuat berwarna standard untuk menunjukan siapa yang harus
memasang
b Pemasangan label harus menandatangani label tersebut
c Loto boleh dipasang oleh semua pekerja
d A dan B benar .
13. 1. Kokoh letaknya sehingga tidak mudah lepas
2. Mudah terlihat dan terbaca oleh setiap orang yang mendekati peralatan pengisolasi
energi
3. Pada label disebutkan nama, nomor pegawai, tanggal dan jam dipasang, pekerjaan
yang sedang dilakukan
4. Pekerja dapat kapan saja memasangkan LOTO pada saat akan mengisolasi energi
tanpa harus konfirmasi/menginformasikan
Berdasarkan pernyataan diatas manakah yang termasuk dalam persyaratan LOTO...
a. 1, 2, 3 .
b. 2 dan 4
c. 1 dan 3
d. 4
14. Bawahan dari Asset Holder yang bertanggung jawab atas keberadaan dan jalannya
operasi suatu fasilitas dan berwenang mengunci/memblok/ memasang label pada
mesin/peralatan disebut...
a Pelaksana pekerjaan
b Operator .
c Pengawas pekerjaan
d Komite HSE
15. Label yang berwarna merah dan putih yang dipasang oleh pekerja yang benar-benar
menguasai bidang isolasi dan telah mengikuti latihan disebut...
a Out of Service TAG
b Danger TAG .
c Status TAG
d Pad Lock
16. 1. Label dan Alat pengunci
2. Perangkat keras bantu lainnya seperti yellow tape dll
3. Checklist pemasangan dan pelepasan label dan kunci
4. Mesin pendingin (regerator)
Pada pernyataan diatas alat dan bahan yang diperlukan dalam melakukan isolasi suatu
energi yaitu kecuali...
a. 1, 2, 3
b. 2 dan 4
c. 1 dan 3
d. 4 .
17. Langkah terakhir yang harus dilakukan dalam prosedur pemasangan LOTO yaitu..
a Mengisolasi peralatan
b Lepaskan atau buang energi yang tersisa jika ada
c Verifikasi kembali bahwa energi telah dimatikan .
d Memberitahu pekerja / operator yang berhubungan dengan mesin
18. Apa yang dilakukan oleh pengawas pekerjaan pada saat akan dilakukan pemasangan
LOTO terkait prosedur sistem LOTO
a Menyusun JSA sebelum melaksanakan kegiatan
b Mereview JSA dan mengkomunikasikan membutuhkan LOTO kepada Asset
Holder.
c Memerintahkan Pengawas Pekerjaan untuk dilakukan LOTO
d Melakukan pemantauan
19. Tujuan dilakukan pemasangan LOTO dalam tindakan isolasi suatu energi yaitu
a Mencegah terlepasnya potensi bahaya atau energi yang tersimpan secara tiba-tiba
b Menghindari pengoperasian mesin yang tidak terduga
c Mencegah terjadinya kerusakan pada alat itu sendiri serta mencegah terjadinya
cidera pada pekerja
d Semua benar .
20. Berikut penyebab utama Terjadinya kecelakaan Kerja Berkenaan dengan LOTO
yaitu
a Kegagalan untuk memutuskan aliran energi dari sumbernya
b Tidak sengaja mengoperasikan kembali peralatan yang sedang diperbaiki
c Tidak membersihkan area kerja sebelum mengoperasikan kembali peralatan yang
telah diperbaiki
d Semua benar .