Anda di halaman 1dari 6

A.

BOOSTER REM
Boster rem Boster rem termasuk alat tambahan pada sistem rem
yang berfungsi melipatgandakan tenaga penekanan pedal. Rem
yang dilengkapi dengan boster rem disebut rem servo (servo brake).

Boster rem ada yang dipasang menjadi satu dengan master


silinder, tetapi ada juga yang dipasang terpisah.

memperlihatkan salah satu model boster rem yang


menggunakan kevacuman mesin untuk menambah tekanan hidrolik.

B. CARA KERJA BOSTER REM


Bila pedal rem ditekan maka tekanan silinder hidrolik membuka
sebuah katup, sehingga bagian belakang piston mengarah ke luar
Adanya perbedaan tekan antara bagian depan dan belakang piston
mengaklbatkan torak terdorong ke dapan

Bagian depan piston yang menghasilkan tekanan yang tinggi ini


dihubungkan dengan torak pada master silinder. Bila pedal
dibebaskan, katup udara akan menutup dan berhubungan lagi
dengan intake manifold. Dengan terjadinya kevacum yang sama
pada kedua sisi piston, tegangan pegas pembalik mendesak piston
ke posisi semula.
Katup pengimbang Bila mobil mendadak direm maka sebagian
besar kendaraan bertumpu pada roda depan. Oleh karena itu,
pengereman roda depan harus Iebih besar karena beban di depan
lebih besar daripada di belakang. Dengan alasan tersebut diperlukan
alat pembagi tenaga pengereman yang disebut katup pengimbang
(katup proporsional). Alat ini bekerja secara otomatis menurunkan
tekanan hidrolik pada silinder roda belakang, dengan demikian daya
pengereman roda belakang lebih kecil daripada daya pengereman
roda depan.

Rem model tromol Pada rem model tromol, kekuatan tenaga


pengereman diperlukan dari sepatu rem yang diam menekan
permukaan tromol bagian dalam yang berputar bersama-sama roda.
Bagian bagian utama dari rem tromol ini ditunjukkan

yaitu backing plate, silinder roda, sepatu rem dan kanvas,


tromol, dan mekanisme penyetelan sepatu rem.

Sebuah servo langsung bertindak dipasang antara pedal rem dan master silinder. Pedal
dapat bekerja master silinder langsung jika servo gagal atau jika mesin tidak berjalan.
Banyak mobil juga memiliki bantuan kekuatan untuk mengurangi upaya yang
diperlukan untuk menerapkan rem.Biasanya sumber daya adalah perbedaan tekanan
antara vakum parsial di inlet manifold dan udara luar.Servo unit yang menyediakan
bantuan yang memiliki koneksi pipa ke inlet manifold.Vacuum valve Vacuum pipa
frominlet berjenis Air valve Kembali semi DiafragmaSebuah servo langsung bertindak
dipasang antara pedal rem dan master silinder. Pedal rem mendorong batang yang pada
gilirannya mendorong piston master-silinder.Tapi pedal rem juga bekerja pada set katup
udara, dan ada diafragma karet besar terhubung ke piston master-silinder.Ketika rem
off, kedua sisi diafragma yang terkena vakum dari manifold.Menekan pedal rem
menutup katup yang menghubungkan sisi belakang diafragma untuk manifold, dan
membuka katup yang memungkinkan udara dari luar.Tekanan tinggi dari udara luar
memaksa diafragma ke depan untuk mendorong pada piston master-silinder, dan dengan
demikian membantu upaya pengereman.Jika pedal kemudian diadakan, dan menekan
lagi, katup udara mengakui ada lebih banyak udara dari luar, sehingga tekanan pada rem
tetap sama.Ketika pedal dilepaskan, ruang belakang diafragma dibuka kembali untuk
manifold, sehingga tekanan turun dan diafragma jatuh kembali.Jika vakum gagal karena
mesin berhenti, misalnya rem masih bekerja karena ada hubungan mekanis normal
antara pedal dan master silinder. Tapi jauh lebih gaya harus diberikan pada pedal rem
untuk menerapkanny

Rem off - kedua sisi diafragma berada di bawah vakum.


Menerapkan rem memungkinkan udara di belakang diafragma, memaksa melawan silinder.

Beberapa mobil memiliki servo langsung bertindak dipasang di garis hidrolik antara
master silinder dan rem. Unit tersebut dapat dipasang di mana saja di kompartemen
mesin daripada harus langsung di depan pedal.Ini juga bergantung pada manifold
vakum untuk memberikan dorongan tersebut. Menekan pedal rem menyebabkan
tekanan hidrolik membangun dari master silinder, katup terbuka dan yang memicu
servo vakum.

C. KERUSAKAN
Salah satu yang bisa membuat rem bagel ialah bocornya servo atau rem booster.
Jika hal tersebut mengalami kebocoran pada rem booster maka bisa jadi mobil akan
susah untuk lansam. Hal tersebut di karenakan adanya, daya vacuum yang berada di
booster rem di dapati dari manifold In yang tettunya merupakan saluran aliran
bbm/bahan bakar di sedot oleh komponen piston. Gejala yang sering terjadi pada
Booster Rem(Servo) yang mengalami bocor ialah adanya suara desis udara pada rem
yang berada di kendaraan mobil.

Anda harus mengetahui bahwa pada servo atau booster rem telah terdapat beberapa
seal karet. Maka dari itu bisa saja seal karet pada booster rem bisa mengalami
kebocoran. Karet tersebut sebenarnya rentan terhadap kemunduran sifatnya. Maka dari
itu bagian tersebut harus di rawat demi keamanan dalam pengereman.

1 Karet/seal boster rem atau servo


Jika komponen tersebut mengalami kebocoran, biasanya di akibatkan karena sobek.
Nah, jika anda ingin mengetahuinya, anda harus membongkarnya.

2 Tempat Seal Servo Bagian Belakang

Jika bagian tersebut mengalami kebocoran, maka akan menimbulkan suara mendesis
dari bagian tersebut. Jika anda ingin memperbaikinya anda harus membongkarnya,
karena seal terpasang di bagian dalam.

3 Sambungan atara rumah boster rem bagian depan dan belakang

Bagian tersebut bisa juga mengalami kebocoran, di karenakan pernah di buka dan
saat di pasang kembali tidak pas atau tidak rata dalam pemasangannya. Pada bagian
tersebut juga bagian lingkar luar karet servo di jepit oleh ke dua bagian.

4 Tempat Dudukan Selang servo atau Booster rem

biasanya karet yang sudah mengalami longgar pada bagian tersebut bisa
mengakibatkan masalah kebocoran juga. Bagian tersebut adalah bagian seal yang paling
gampang untuk anda lepas dan menggantinya. Karena anda tidak usah untuk
membongkar servo atau boster rem, anda hanya cukup membuka penahan dan congkel
keluar maka sudah bisa mengetahui bocor apa tidak. Jika anda membuka master rem
lalu anda injak pedal rem maka akan keluar udara bocor.

Dibagian mana biasanya Servo Bocor, atau apa yang menyebabkan Servo bisa
bocor,perlu diketahui jika pada Booster rem atau Servo terdapat beberapa Seal dan
Karet servo dan lihat pada Gambar berikut:
Dan dimana saja bisa terjadi kebocoran pada servo selain dari karet-karet dan
seal di atas pada gambar bisa juga terjadi dibagian ini. Lihat pada gambar:

Keteragan :

1 Tempat dudukan selang Vacum Servo biasanya karetnya Longgar,ini biasa


membuat kebocoran.
2 Pada bagaian ini adalah sambungan antara rumah bagian depan dan
belakang,bisa bocor biasanya karena pernah dibuka dan ketika dipasang tidak
pas atau tidak rata.dan dibagian ini juga bagai lingkar luar karet servo dijepit
oleh kedua bagian.
3 Ini bagian dari tempat seal servo bagian belakang,jika bocor akan terdengar
bunyi memdesis dari bagian ini. Untuk mengganti harus megganti dengan cara
dibuongkar karena seal terdapat di bagian dalam
4 Ini adalah karet Booster atau karet servo. Jika bocor biasanya akibat sobek.
Untuk mengetahuinya harus dibongkar kemudian ganti karetnya
5 Yang ini bagian seal yang paling mudah untuk dilepas dan diganti. Tidak perlu
dibongkar Servo hanya cukup buka penahan dan congkel keluar. Bisa ketahuan
bocor jika master rem dibuka dan injak rem akan keluar udara bocor.