Anda di halaman 1dari 6

Jember, 26 Maret 2017

Perihal : Permohonan Beasiswa Magister Teknologi Pembelajaran Universitas Negeri Malang

Kepada Yth,
Bapak/Ibu Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
di
Jakarta

Dengan hormat,
Teriring salam dan doa saya ucapkan kepada Bapak/Ibu, semoga dalam keadaan sehat
walafiat serta sukses dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dan selalu dalam limpahan
rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Berdasarkan program Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar
Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang pemberian bantuan Beasiswa
Magister (S2) Dalam Negeri Tahun Anggaran 2017, saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Azizatul Khairia
Tempat/tanggal lahir : Jember, 22 Mei 1989
Alamat : Dsn Kidul Besuk Desa Ajung RT/RW 01/20 Kec. Ajung Kab. Jember
Institusi : Universitas Negeri Malang
Program/Prodi : Pascasarjana/Teknologi Pembelajaran
Status Mahasiswa : Calon Mahasiswa Semester Ganjil Tahun 2017/2018
No. Peserta : 0171010115
Pendidikan S1 : Jurusan Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Gorontalo
IPK S1 : 3,67
Nomor HP/email : +6285313243589 / azizatulkhairia424@gmail.com

Sebagai bahan kelengkapan dan pertimbangan, saya lampirkan berbagai berkas dan
keterangan yang diperlukan. Demikian surat Permohonan ini saya sampaikan, besar harapan
saya untuk terkabulnya permohonan ini. Atas bantuan dan perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan
terima kasih.
Hormat Saya,

Azizatul Khairia
PROPOSAL PENGAJUAN
BEASISWA UNGGULAN MAGISTER DALAM NEGERI
BIRO PERENCANAAN DAN KERJASAMA LUAR NEGERI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI 2017

A. PENDAHULUAN

Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk sekitar 258 juta jiwa
(Badan Pusat Statistik, 2016). Kepadatan penduduk di Indonesia ini diikuti oleh sebaran dan
akselerasi pembangunan yang tidak merata, bahkan di pulau Jawa sebagai pulau terpadat di
Indonesia, masih banyak daerah yang angka percepatan pembangunannya nyaris tidak lebih
dari 5% setiap tahunnya. Salah satu penyebab munculnya masalah ini sebab banyaknya
penduduk yang lebih menyukai tinggal di perkotaan padat penduduk dibanding dengan daerah
kecil asalnya. Pola hidup urbanisasi ini akhirnya semakin memperlambat pembangunan
daerah sebab para generasinya yang kurang berkontribusi pada daerah tersebut.
Kurangnya minat pembangunan daerah sendiri ini dapat disebabkan rendahnya sinergisitas
antar pemuda, pola berfikir yang berkembang menunjukkan bahwa pembangunan daerah
tidak akan berhasil apabila hanya satu orang yang akan bekerja. Padahal, apabila pada satu
juta penduduk terdapat tiga orang yang dapat bersinergi demi kemajuan suatu kabupaten skala
menengah, maka akselerasi pembangunan bukan lagi sekedar impian. Oleh karena itu,
dibutuhkan sumber daya manusia dengan kualifikasi unggul yang nantinya dapat menjadi
tonggak pembangunan suatu daerah, meliputi bidang pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan
dan lain sebagainya.
Berdasarkan hal tersebut, besar harapan kami agar Bapak/Ibu dapat membantu memberikan
bantuan beasiswa untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan. Dengan semakin dinamisnya
perkembangan dunia pendidikan dan tuntutan peningkatan mutu lulusan perguruan tinggi,
maka perbaikan dan peningkatan sarana penunjang belajar adalah mutlak diperlukan.
B. TUJUAN

Memacu daya saing untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kemampuan dalam
mengembangkan potensi diri melalui pendidikan magister di bidang kesehatan dengan
kualifikasi akademik yang unggul oleh putra daerah demi terlaksananya akselerasi
pembangunan daerah.
C. PILIHAN PROGRAM STUDI

Bidang kesehatan merupakan sektor yang masih membutuhkan banyak perhatian setelah
pendidikan. Upaya pemerintah dalam pemerataan kesehatan sudah dimulai dengan program
keringanan biaya kesehatan bagi masyarakat dengan ekonomi lemah serta penyuluhan oleh
tenaga kesehatan. Hasil dari upaya ini sudah terlihat meski belum signifikan, misalnya pada
Kabupaten Jombang sendiri pada awal 2016 menjadi salah satu kabupaten dengan angka
kematian yang tinggi disebabkan oleh wabah demam berdarah sebab kurangnya pemahaman
masyarakat dalam tindakan preventif demam berdarah. Contoh lain yang tidak banyak
disadari seperti angka produktivitas masyarakat di Indonesia semakin rendah yakni dengan
penuaan dini sebab konsumsi makanan cepat saji yang meningkatkan radikal bebas dan
mempercepat datangnya menopause.
Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar untuk Minat Ilmu Faal merupakan salah satu disiplin
ilmu yang mendalami dasar-dasar fisiologi tubuh. Pemahaman terhadap fisiologi ini dirasa
penting sebab akan menjadi pondasi ilmu terhadap berbagai macam penyakit atau patologis
degeneratif. Manfaat yang didapatkan dari program studi ini diharapkan melahirkan tenaga
pendidik atau ahli kesehatan yang unggul dan dapat memberikan sumbangsih kepada bangsa
melalui penyuluhan dan penelitian terkini tentang kesehatan.
D. RENCANA STUDI

Proses studi di Magister Ilmu Kedokteran Dasar untuk Minat Ilmu Faal, Fakultas Kedokteran
Universitas Airlangga direncanakan akan dimulai pada bulan September 2016 selama kurun
waktu 24 bulan atau 4 semester hingga bulan Agustus 2018 dengan beban studi 43 SKS,
meliputi Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) sebanyak 4 SKS, Mata Kuliah Wajib Program
(MKWP) 1 SKS, Mata Kuliah Wajib Minat (MKWM) 22 SKS, Mata Kuliah Penunjang Minat
(MKPM) sebanyak 6 SKS dan Penelitian Tesis sebanyak 10 SKS.
Sebaran matakuliah akan dijalani pada semester I dengan total 14 SKS terdiri dari 7
matakuliah yaitu Metodologi Penelitian, Biostatistika, Filsafat Ilmu dan Bioetik Penelitian,
Biomolekul dan Biologi Sel, Instrumentasi dan Pemantapan Laboratorium, Imunologi dan
Patologi Kedokteran dengan beban studi masing masing 2 SKS. Selanjutnya pada semester
II dengan total 11 SKS terdiri dari matakuliah utama Biologi Molekuler 2 SKS dan lainnya
merupakan matakuliah peminatan Ilmu Faal, yakni Faal Sel Eksitabel, Faal Pencernaan, Faal
Kardiovaskuler dan Faal Respirasi. Pada semester kedua ini, penulis juga berharap dapat
menjalani beberapa mini research sebagai pengayaan skill penelitian baik secara mandiri
maupun team.
Semester III dengan total 8 SKS terdiri atas 3 matakuliah yakni Faal Ginjal, Darah dan Cairan
Tubuh, Faal Endokrin dan Faal Saraf Pusat. Pada semester ini, penulis berharap telah memulai
uji pendahuluan agar metode dan alur penelitian yang nantinya digunakan pada penelitian
tesis telah diuji dengan matang sehingga pada semester terakhir yakni semester IV, penulis
telah fokus untuk proposal tesis, melaksanakan penelitian dan menulis tesis. Rencana ini
diharapkan dapat terlaksana dengan lancar sehingga mampu menyelesaikan studi dalam
waktu empat semester atau dua tahun bahkan kurang.
E. RENCANA TESIS

Rancangan penelitian tesis berjudul *******. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
sumbangsih terhadap kemajuan bidang kesehatan melalui pemanfaatan tumbuhan yang
mempunyai kandungan estrogen alami yakni fitoestrogen sebagai agen penghambat resiko
osteoporosis untuk menambah masa produktif manusia.
F. ESTIMASI BIAYA PENDIDIKAN

1. Rincian Biaya Operasional


No Rincian Total
1. Biaya buku = Rp. 7.200.000,-
Rp.
300.000/bulan,
selama 4
semester
2. Biaya = Rp. 7.200.000,-
operasional
perkuliahan
Rp.
300.000/bulan,
selama 4
semester
3. Biaya = Rp. 10.000.000,-
penelitian dan
pembuatan
tesis di
semester akhir
TOTAL BIAYA Rp. 24.400.000,-
OPERASIONAL