Anda di halaman 1dari 2

2.

Mengumpulkan fakta-fakta (dengan cara peninjuan on the spot, wawancara dan


lain-lain) adalah bagian dari pekerjaan berkaitan dengan pemeriksaan
kecelakaan kerja. Nilai dari perkerjaan ini ditentukan oleh terpkannya atau tidak
pengobatan atau cara-cara pencegahan agar kecelakaan kerja yang sama tidak
terjadi lagi di kelak kemudian hari.

Ada 2 aspek dasar yang perlu di perhatikan dalam pekerjaan pemeriksaan


kecelakaan ini :

a. Dasar Pemeriksaan

Menemukan penyebab dari kecelakaan dan kemudian segera mengadakan


tindakan-tindakan koreksi.

Dalamk pemeriksaan ini dapat diterapkan teknik bertanya saat pemeriksaan


sebagai berikut:

1. Siapa terluka?

2. Dimana terjadi?

3. Bila terjadi?

4. Apa penyebab-penyebab penunjang dan langsung?

5.Mengapa tindakan tidak aman atau kondisi tidak aman bisa terjadi (dibiarkan)?
b. Tindakan Koreksi

Setelah diketahui sebab-sebab kecelakaan dari dasar pemeriksaan di atas, maka


langkah selanjutnya adalah segera diambil tindakan koreksi melaui pemeriksaan.
Tindakan koreksi ini juga harus berdasarkan atas kasus-kasus kecelakaan kerja
masing-masing.

Ada 4 macam tindakan koreksi:

Engine revision: perbaikan terhadap mesin-mesin

Persuation and peal including instructional: persuasi, himbuan, intruksi tentang cara
kerja yang aman.

Personal adjusment: penempatan, pemindahan atau mutasi pegawai ke pekerjaan


yang sesuai.

Disiplin: ini adalah tindakan koreksi yang paling penting berupa penerapan disiplin,
tindakan administrative dan sebagainya.

Pemeriksaan berupa laporan kecelakaan ini penting dilakukan selanjutnya dapat


dijadikan acuan untuk tetap menjaga lingkungan kerja yang aman agar resiko
kecelakaan serupa tidak terjadi kembali.