Anda di halaman 1dari 3

BAB III

PERENCANAAN

A. Tujuan Pemecahan Masalah


Setelah dilakukan analisa situasi pada 4 masalah pokok yaitu manajemen, sumber
daya manusia, hubungan professional, asuhan keperawatan dengan menggunakan
analisa SWOT, maka kelompok merumuskan tujuan pemecahan masalah:
1. Masalah
a. Manajemen
1) Survey kepuasan kerja perawat tidak terjadwal secara periodik.
2) Survey kepuasan terhadap pasien dan keluarga tidak dilakukan selama
perawatan.
3) BOR selama bulan Maret- April 2013 (69,4 %).
4) Belum ada dokumentasi rencana kegiatan harian yang dibuat oleh kepala
ruangan.
b. Sumber Daya Manusia
Semua perawat belum ada yang pernah mengikuti pelatihan ATLS maupun
BTLS
c. Hubungan Profesional
1) Rapat tim kesehatan tidak pernah dijadwalkan dan tidak dilaksanakan.
2) Case conference tidak dilakukan di Ruang Dahlia
d. Asuhan Keperawatan
1) Pelayanan keperawatan tidak selalu sesuai dengan SOP.
2) Tujuan dan kriteria hasil pada rencana keperawatan tidak mengandung
SMART.

2. Tujuan
a. Tujuan Umum
Mengoptimalkan pelaksanaan manajemen keperawatan di ruang Dahlia
RSU dr. Koesnadi Bondowoso
b. Tujuan Khusus

Praktek Manajemen Keperawatan Profesi Ners 2013 35


1) Setiap tindakan keperawatan yang dilakukan sesuai dengan SOP.
2) Survey kepuasan terhadap pasien dan keluarga dilakukan secara
terjadwal.
3) Kepala ruangan dan ketua tim membuat rencana kegiatan bulanan.
4) Ruangan melaksanakan rapat tim kesehatan secara terstruktur.
5) Audit dokumentasi keperawatan dilaksanakan secara terjadwal.
6) Tujuan dan kriteria hasil di rencana keperawatan mengandung unsur
SMART.
7) Seluruh staff keperawatan mengikuti pelatihan keperawatan.

B. Alternatif Pemecahan Masalah


1. Manajemen approach:
a. Memasukkan audit dokumentasi ke rencana tahunan karu.
b. Membentuk tim khusus untuk melakukan audit periodik setiap 6 bulan
sekali.
c. Memasukkan jadwal survey kepuasan kerja perawat ke rencana bulanan
karu yang dilakukan setiap 1 bulan sekali.
d. Melakukan fungsi pengendalian sebagaimana mestinya seperti, penjamin
mutu, audit dokumentasi, dan survey kepuasan pasien dan perawat secara
berkala.
e. Melakukan survey kepuasan pasien minimal sekali selama perawatan di
Ruang Dahlia.
2. Sumber Daya Manusia
a. Mengusulkan kepada kepala ruangan unuk membuat program pegawai
secara struktur sesuai dengan kebutuhan ruangan, misal: pelatihan BTLS,
UP (universal precaution), terapi cairan, dan pemberian pengobatan
kemoterapi.
b. Mengusulkan kepada atasan untuk memberikan rewards berupa pemberian
bonus dan pujian bahkan berupa pelatihan-pelatihan keperawatan pada
perawat yang mempunyai prestasi.
3. Hubungan Profesional
a. Rapat tim kesehatan dimasukkan dalam rencana bulanan kepala
ruangan dan ketua tim setiap satu bulan sekali.
b. Melakukan case conference paling tidak sebulan sekali
4. Asuhan Keperawatan
a. Membuat SAP dan leaflet yang sesuai dengan karakteristik setiap penyakit
dan masalah keperawatan pasien.
b. Melakukan evaluasi dokumentasi keperawatan setiap post conference.
c. Membuat SOP dari 10 masalah keperawatan yang paling sering muncul di
Ruang Dahlia

Praktek Manajemen Keperawatan Profesi Ners 2013 36


C. Prioritas Penyelesaian Masalah
Dalam pelaksanaan praktek manejemen kami berusaha mengaplikasikan diri untuk
terlibat langsung dengan Ruang Mawar RSD dr. Soebandi Jember, sekaligus ikut
berpartisipasi aktif dalam meningkatkan pelayanan keperawatan di ruangan dengan
menfokuskan diri dalam penyelesaian masalah:
Sosialisasi dan Optimalisasi Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah
Sakit di RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso

Praktek Manajemen Keperawatan Profesi Ners 2013 37