Anda di halaman 1dari 2

1.

Berikan ulasan Anda tentang faktor mengapa pasar tradisional masih dapat bertahan
di tengah pertumbuhan pasar modern ?

2. Bagaimana motivasi dan persepsi konsumen terhadap pemilihan tempat


berbelanja ?

3. Apakah pertumbuhan pasar modern dapat menyebabkan perubahan sikap


konsumen dalam pemilihan tempat belanja? Berikan alasan Anda!

4. Bagaimana pengaruh kepribadian, konsep diri, gaya hidup dan psikografi terhadap
segmentasi pasar tradisional dan pasar modern ?

5. Apakah terdapat perbedaaan antara strategi pemasaran di pasar modern dan pasar
tradisional

Jawab:

1. Kekuatan pasar tradisional dapat dilihat dari beberapa aspek . Aspek-aspek tersebut
anatar lain:
a. harga dapat ditawar ini merupakan kepuasan tersendiri bagi para ibu yang
biasa berbelanja
b. Dalam hal kelengkapan barang dagangan, sebagian besar pasar tradisional
sudah lengkap menyediakan aneka keperluan sehari-hari. Mulai dari bumbu
dapur, sayuran, sembako, jamu, hingga kemenyan dan bunga-bunga
keperluan ziarah ke makam
c. Kelengkapan barang dagangan, yang beberapa item barang jarang bisa
dijumpai di pasar modern

2. Tipe perilaku konsumen Indonesia adalah repertoire atau saling-silang. Mereka yang
ke pasar tradisional juga belanja di hypermarket, supermarket, dan minimarket,
tergantung urgensi kebutuhan. Dalam hal berbelanja, konsumen juga memerhatikan
channel yang berbeda untuk melakukan pembelian terhadap kategori yang berbeda
juga. Konsumen melakukan pembelian untuk barang komoditas seperti mi instan,
minyak goreng, dan kecap pada tempat tradisional. Sedangkan lebih dari 50 persen
konsumen akan memburu susu, vitamin, dan produk perawatan kulit ke pasar
modern

3. Perubahan gaya hidup konsumen dalam perilaku membeli barang ritel diantaranya
dipengaruhi oleh kemudahan dan penjaminan mutu dari pasar modern, diantaranya:
Pertama melalui skala ekonominya, pasar modern dapat menjual lebih banyak
produk yang lebih berkualitas dengan harga yang lebih murah. Kedua, informasi
daftar harga setiap barang tersedia dan dengan mudah diakses publik. Ketiga, pasar
modern menyediakan lingkungan berbelanja yang lebih nyaman dan bersih, dengan
jam buka yang lebih panjang, dan menawarkan aneka pilihan pembayaran seperti
kartu kredit untuk peralatan rumah tangga berukuran besar. Keempat, produk yang di
jual dipasar modern, seperti bahan pangan, telah melalui pengawasan mutu dan
tidak akan dijual bila telah kadaluwarsa.

4. Kepribadian, konsep diri, gaya hidup dan psikografi sangat berpengaruh terhadap
segmentasi pasar tradisional dan pasar modern. Konsep gaya hidup apabila
digunakan oleh pemasar baik pemasar tradisional maupun pemasar modern secara
cermat, maka hal tersebut dapat membantu untuk memahami nilai-nilai konsumen
yang terus berubah dan bagaimana nilai-nilai tersebut mempengaruhi perilaku
konsumen

5. Perbedaan antara strategi pemasaran di pasar modern dan pasar tradisional yaitu
Pasar modern melakukan berbagai strategi harga seperti strategi limit harga, strategi
pemangsaan lewat pemangkasan harga (predatory pricing), dan diskriminasi harga
antar waktu (inter-temporal price discrimination). Misalnya memberikan diskon harga
pada akhir minggu dan pada waktu tertentu. Sedangkan strategi nonharga antara
lain dalam bentuk iklan, membuka gerai lebih lama, khususnya pada akhir minggu,
bundling/tying (pembelian secara gabungan), dan parkir gratis. Sedangkan pasar
tradisional yaitu lebih kecara pendekatan terhadap konsumen yaitu dengan cara
tawar menaawar secara langsung dan kekeluargaan.