Anda di halaman 1dari 3

SABAR DALAM UJIAN

Alhamdulillahirabbil aalamin, alhmandulillaahinahmaduhuu, wanas taiinuh,


wnastagfiruh, wanauzdubillaahi min suruuri anfusinaa, wassayyyaati amaalina.
Maayahdillahu falaa mudillalah, wammaa yudlil falaa hadialah.ASHADUALLAA ILA HA
ILLALLAHU WAHDAHU LAA SARIKALAH, WAASDADU ANNAA MUHAMMAD
DARRUSUULULLAH. ALLAAHUMMA SALLI ALAA MUHAMAAD A ALAA ALY MUHAMMAD.
FAKAALALLAHU TAALA : YAA AYYUHALLAZIINA AAMANU TTAQULLAAHA HATAA YUQATIH
WALAA TAMUTTUNNAA ILLAA WA ANTUM MUSLIMUN.

Jamaah jumaat yang dirahmati Allah...

Kalaulah bukan karena Rahmat Allah SWT, maka tidakmungkin kita diperjalankan ke
mesjid ini untuk berjumat dengan rukunnya, Oleh karenanya marilah kita haturkan
syukur sedalam dalamnya kepa Allah SWT atas rahmat ini,karena masih banyak
saudara2 kita yang belum mendapat petunjuk untuk datang melaksanakan jumat hari
ini. Yang kemudian mereka membuat alasan sibuk cari makan padahal ALLAH hanya
sejam dua jam dibutuhkan. SEMENTARA Alaah menmebri kita 7 kali 24 jam =158 dalam
seminggu untuk urusan cari makan.

Selanjutnnya mari kita senantiasa meningkatkan ketakwaaan kita kepada Allah , mudah
mudahan dengan ketakwaan itu menjadikan kita hamba -hamba yang pandai
bersyukur dan bersabar.

JAMAAH JUMAT YANG DIRAHMATI ALLAH SWT....

Banyak kali Allah menyebutkan kata sabar dalam ayat ayatnya ( AL QURAN) disitu Allah
meberitahukan kepa kita manusia betapa besarnya nilai pahala yang didapat jika kita
adalah orang sungguh sungguh bersabar. Lalu siapakah yang Allah maksud hamba
hambanya yang memperoleh pahala kesabaran, adalah hamba yang beriman dengan
sebaik- baiknya. Sehubungan dengan itu marilah kita sedikit meliat sejarah para Nabi/
rasul Allah..betapa besar ujian Yang Allah berikan kepada mereka sebagai konsekuensi
Keimanan bmereka. Para Nabi diberikan ujian dengan diperintahkannya mereka
mengajarkan agama tauhid kepada kaum2 kafir jahiliah dengan segala resiko
memepertaruhkan nyawa /keselamatan mereka ,tetapa karena ALLAH bersama mereka
maka mereka pun lulus dengan semua ujian itu. Lalu bagaimana dengan kita. Bahkan
tidak sedikit Nabi yang diuji dengan penyakit sperti NABI AYUB., ( namun senantiasa
lidah dan hati Nabi Ayub basah dalam memuji Allah sehingga Allah pun
mencabut Coabaan itu)

Oleh karena kita telah menyatakan diri sebagai kaum yang beriman dengan keislaman
kita , maka kita pun pasti akan mendapat ujian kesabaran, entah itu ujiannya berupa
kesenangan atau bahwak kesusahan. ALLAH BERFIRMAN: ( AL ANKABUT: 1 ) Apakah
manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah
beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?











Ayat lain : WANABLUWAKUM FISSYARRI WAL KHAIRI FITNAH artinya SUNGGUH AKU AKAN
MENGUJI KALILAN DENGAN KEBAIKAN / KESENANGAN .
Sayangnya sebagian manusia sekarang hanya menganggap bahwa ujian kesabaran
nanti jika ditimpa kesusahan misal , rugi, bangkrut, ditipu, sakit, dicemooh, gagal
panen, kebanjiran, gempa bumi, tanah longsor..dan sejenisnya. Padahal SABAR dalam
ujian itu adalah : Sabar dalam mentaati SEMUA perintah Allah ,Sabar dalam
meninggalkan SEMUA larangan Allah, Sabar ketika ditimpah musibah

Oleh karenanya RASULULLAH SAW dalam berkata INGATLAH ALLAH KETIKA ENGKAU
SENANG, NISCAYA ALLAH MENGINGATMU DIKALA ENGJAU SUSAH. Hdis ini membuktikan
bahwa sesunggungnya ujian kesabaran diperuntukan kepada orang yang beriman.
Semakin tinggi keimanan seseorang maka semakin tinggi pula ujian yang ditimpakan
kepadanya. SEBAGAIMANA ALLAH DALAM ALBAQARAH : 214

ARTINYA: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum
datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum
kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan
(dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang
beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat.

JAMAAH JUMAT YANG DIRAHMATI ALLAH..

Bekaitan dengan ujian keburukan maka Allah pun telah mengumumkan kepada kita
dalam AL BAQARAH : 155

WANABLUWANNAKUM BI SYAIIMMINAL KHAUFI WAL JUU I, WANAK,SYIMMINAL AMM


WAALI , WAL ANMFUS, WASSAMARAATI..WABASSIRISSAABIRIINN..



ARTINYA:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar,

Ayat ini sangat menjelaskan kepada kita bahwa ALLah telah menyatakan/ bejanji pasti
memberikan cobaan kepada kita berupa keburukan atau ketidak beruntungan apakah
itu ketakutan, kemiskinan, dan kelaparan, tetapi Allah akan membalas semua itu
dengan kebaikan kepada orang 2 yang besungguh sungguh bersabar. Dalam arti ketika
kita ditimpa kekurangan harta, maka kita tidak mau melakukan cara cara yang batil
untuk memeperoleh harta itu ,tidak menipu... kita senantiasa berusaha dengan jalan
yang halal, ketika kita merasa terancam , kita tetap yakin bawa ALLAAH lah sebaik
baik pelindung. LANTAS BAGAIMANAKAH YANG KITA SAKSIKAN SEKARANG INI, ketika
ditimpa kekurangan maka sebagiann orang megusahakannya dengan jalan pintas yang
bahlan mengancam nyawa orang lain. ( ayam tiren, bakso tahan lama, beras plantik,
dsb), ketika ditimpa penyakit bertambah kesyrikannya ( misalnya mendatangi tukang
sihir alias dukun)

Kalaulah kita yakin bahwa ALLAH lah yang menguasai dan menentukan segala urusan ,
maka cara yang diajarkan ALLAH dalam menerima segala keadaan terutama kesusahan
/ keburukan adalah





( DAN MINTALAH PERTOLONGAN ALAAH DENGAN SABAR DAN MENGERJAKAN SHOLAT)

Lantas apakah teman sepadan dari Kata SABAR , tidak lain adalah BERSYUKUR, oleh
karenanya pandai pandailah kita mensyukuri nikmat Yang telah ALLAH curahkan
kepada kita. Mudah muhadan kita termasuk golongan orang yang panadai
berterimakasih.