Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

10 PESAN GIZI SEIMBANG

I. Latar Belakang

Ciri anak sehat dapat dilihat dari segi fisik dan tingkah lakunya. Anak yang sehat akan
merasa senang apabila diajak bermain, periang, mempunyai tubuh yang proporsional,
dan penuh dengan semangat. Ia pintar bersosialisasi dengan yang lain. Kesehatan
tubuh anak sangat erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi. Banyaknya zat-
zat tidak baik yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sangat mempengaruhi
kesehatan. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga pola makan. Melalui tulisan ini,
saya akan menjabarkan mengenai manfaat pemenuhan gizi pada balita, macam-
macam gizi yang diperlukan oleh anak sekaligus bahan makanan yang mengandung
zat tersebut, dan contoh makanan yang layak untuk dikonsumsi untuk pemenuhan
gizi.
Setiap ibu mendambakan seorang anak yang sehat, namun beberapa dari mereka tidak
mengetahui mengenai gizi-gizi yang harus dipenuhi seorang anak agar dapat
berkembang dengan baik. Mereka hanya menyediakan makanan, yang seharusnya
menjadi sumber gizi bagi tubuh, dengan kurang berhati-hati. Beberapa faktor yang
menyebabkan banyaknya masalah yang timbul mengenai gizi buruk pada balita
adalah faktor ekonomi, lingkungan, dan ketidaktahuan orangtua. Keterbatasan
ekonomi sering dijadikan alasan untuk tidak memenuhi kubutuhan gizi pada anak,
sedangkan apabila kita cermati, pemenuhan gizi bagi anak tidaklah mahal, terlebih
lagi apabila dibandingkan dengan harga obat yang harus dibeli ketika berobat di
Rumah Sakit.
Lingkungan yang kurang baik juga dapat mempengaruhi gizi pada anak, sebagai
contohnya, seringnya anak jajan sembarangan di tepi jalan, karena melihat teman-
temannya yang juga sedang jajan sembarangan. Faktor yang paling terlihat pada
lingkungan masyarakat adalah kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi-gizi yang
harus dipenuhi anak pada masa pertumbuhan. Ibu biasanya justru membelikan
makanan yang enak kepada anaknya tanpa tahu apakah makanan tersebut
mengandung gizi-gizi yang cukup atau tidak, dan tidak mengimbanginya dengan
makanan sehat yang mengandung banyak gizi.
II. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 15 menit, diharapkan ibu dan
keluarga akan mampu mengetahui dan memenuhi kebutuhan gizi pada bayi dan
balita
2. Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan, ibu diharapkan akan mampu :


1. Menyebutkan pengertian gizi.
2. Menyebutkan 3 kandungan zat gizi yang diperlukan oleh bayi dan balita.
3. Menyebutkan 2 sumber-sumber protein, karbohidrat dan lemak.

III. SASARAN
Sasaran penyuluhan adalah ibu ibu di posyandu
IV. METODE
1. Pembukaan
2. Penyuluhan
3. Tanya Jawab
4. Penutupan

V. WAKTU DAN TEMPAT

Hari / Tanggal :

Waktu :

Tempat :

Acara : Penyuluhan tentang Gizi Balita

VI. MEDIA
Media penyuluhan digunakan dalam penyuluhan ini adalah :
1. Leaflet

VII. MATERI PENYULUHAN


Terlampir
VIII. SUSUNAN ACARA KEGIATAN PENYULUHAN
Terlampir

IX. POA KEGIATAN


Terlampir

X. EVALUASI
1. Keikutsertaan atau partisipasi orang tua yang cukup antusias dalam mengikuti
kegiatan penyuluhan mengenai gizi balita
2. Penyampaian materi dan media yang mudah dimengerti oleh orang tua
3. Pemahaman atau daya terima orang tua mengenai gizi balita

XI. PENUTUP
Demikian proposal rencana kegiatan penyuluhan tentang Gizi Balita ini dibuat.
Besar harapan saya supaya kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan semoga
dapat bermanfaat. Atas partisipasi dan kerjasamanya diucapkan terimakasih

Lampiran 1
MATERI PENYULUHAN TENTANG GIZI BALITA

Gizi yang baik adalah salah satu unsur penting untuk mewujudkan manusia yang
berkualitas.Pemenuhan gizi anak harus diperhatikan sedini mungkin yaitu sejak mereka
masih dalam kandungan melalui makanan ibu hamil. Kebiasaan makan sudah dimulai sejak
dari masa kanak-kanak.
Gizi adalah suatu zat yang berguna dan dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan
dan perkembangan.

Kandungan Zat Gizi yang Diperlukan Bagi Bayi dan Balita :


1. Protein
Dua jenis protein yaitu: protein hewani, yang didapati dari daging hewan (telur,susu,daging)
dan protein nabati (tempe,tahu) yang didapat dari tumbuh-tumbuhan. Nilai gizi protein
hewani lebih besar dari protein nabati dan lebih mudah diserap oleh tubuh.Walaupun
demikian, kombinasi penggunaan protein nabati dan hewani sangat dianjurkan.
Fungsi Protein:
1. Penunjang pertumbuhan
Protein merupakan bahan padat utama dari otot organ dan glandula endoterm. Merupakan
unsure utama dari matriks tulang dan gigi,kulit,kuku,rambut,sel darah dan serum.
2. Pengaturan proses tubuh
Mengatur keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh.Protein juga mempertahankan
ketahanan terhadap mikroorganisme yang mengadakan invasi karena antibody bersifat
protein.
3. Energi
Protein merupakan sumber energi potensial, setiap gram menghasilkan sekitar 4 kkal. Jika
protein digunakan untuk energi maka tidak akan dipakai untuk kebutuhan sintesis.
Sumber Protein : ASI, susu formula, sereal/gandum, telur, tahu, tempe, ikan, daging.

2. Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber tenaga bagi anak, Bayi yang baru mendapat asupan
makanan dari ASI. Pada anak yang lebih besar yang sudah mendapat makanan tambahan
pendamping ASI, karbohidrat dapat diperoleh dari makanan yang mengandung
tepung.seperti: bubur susu, sereal,roti,nasi tim atau nasi. Apabila tidak mendapatkan asupan
karbohidrat yang memadai untuk menghasilkan energi, tubuh akan memecah protein dan
lemak cadangan dalam tubuh.
Fungsi Karbohidrat:
Hampir semua karbohidrat pada akhirnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan
energi tubuh.Beberapa karbohidrat yang ada digunakan untuk sintesis dari sejumlah senyawa
pengatur.
1. Energi
Setiap gram karbohidrat yang dioksidasi rata-rata menghasilkan 4 kalori. Sejumlah
karbohidrat dalam bentuk glucose akan digunakan secara langsung untuk memenuhi
kebutuhan energi jaringan sejumlah kecil akan disimpan sebagai glikogen dalam hepar dan
otot dan beberapa akan disimpan sebagai jaringan adipose untuk dikonversi menjadi energi.
Glukose merupakan satu-satunya untuk otak dan jaringan saraf dan harus tersedia
dengan mudah. Setiap kegagalan untuk mencatu glukosa dan oksigen untuk oksidasi dengan
cepat akan menimbulkan kerusakan otak, terutama pada masa neonatus. Pertumbuhan otak
terjadi sangat cepat dalam minggu terakhir kehidupan intrauterine.Karena itu penting
diusahakan agar bayi yang dilahirkan sebelum aterm tidak kekurangan glucose sehingga
pertumbuhan otak dapat berlanjut, bayi yang kecil untuk umur cenderung mengalami
hipoglikemia dan karena itu, berada dalam resiko.
2. Aksi pencadangan protein
Tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai protein utama energi,karena itu jika
terdapat defisiensi kalor dalam diit, maka akan digunakan jaringan adipose dan protein.
3. Pengaturan metabolisme lemak
Diperlukan sejumlah karbohidrat dalam diit sehingga oksidasi lemak dapat
berlangsung dengan normal. Jika karbohidrat dalam diit terbatas, maka lemak akan di
metabolisir lebih cepat daripada penanganan tubuh terhadap produk metabolisme ini. Jika
lemak dioksidasi secara tidak lengkap maka akan terbentuk keton.
4. Peranan dalam fungsi gastrointestinal
Diduga lactose mempercepat pertumbuhandari bacteria yang digunakan dalam usus
kecil.Sejumlah bakteri ini berguna dalam mensintesis vitamin B kompleks dan vitamin K.
Laktose juga meningkatkan absorbsi kalium.Sementra selulose, hemiselulose dan pectin tidak
menghasilkan zat gizi dalam tubuh, mereka membantu dalam stimulasi aksi peristaltic.
Karbohidrat terutama monosakarida, merupakan unsur penting dari banyak senyawa
yang mengatur metabolisme.
Sumber Karbohidrat : ASI, produk susu, beras, jagung, singkong, buncis, tomat, sayur
hijau, buah segar.

3. Lemak
Seperti karbohidrat lemak merupakan senyawa karbon ,hydrogen dan oksigen.tetapi
proporsi oksigen lebih rendah. Lemak termsuk senyawa minyak-minyakan dan bahan mirip
lemak yang mempunyai rasa minyakdan tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut
organic tertentu seperti eter,alcohol dan benzen.
Terdapat banyak asam lemak yang ditemukan dalam alam yang berbeda dalam jumlah
atom karbon dan ikatan ganda yang dikandungnya.Mereka adalah asam lemak jenuh dan
asam lemak tak jenuh.
Asam lemak jenuh lebih stabil dan tidak memiliki ikatan rangkap, contoh asam
palmitat, stearat yang merupakan unsur utama mentega coklat.
Asam lemak tak jenuh yang memiliki dua atau lebih ikatan rangkap yang bereaksi secara
berangsur-angsur dengan udara menjadikannya tengik.

Fungsi Lemak
Fungsi utama lemak adalah untuk memberikan energi setiap setiap gram lemak jika
dioksidasi menghasilkan sekitar sembilan kalori.Energi ini scara terus menerus ada dalam
simpanan jaringan subkutan dan dalam kavum abdomen.Juga mengelilingi organ dan
menyusur sepanjang jaringan adipose. Lemak bertindak sebagai barier dari vitamin A,D,Edan
K yang larut dalam air, memberikan rasa makanan yang menyenangkan dan memberi
perasaan kenyang karena kecepatan pengosongan dari lambung dikaitkan dengan kandungan
lemaknya.Fosfolipid merupakan komponen penting dari struktur membran dan unsur semua
sel dan terlibat dalam absorbi dan transpor lemak.
Pada dasarnya , lemak tidak banyak dibutuhkan dalam jumlah besar kecuali lemak
esensial, yaitu asam linoleat dan asam arakidonat. Pada anak usia nayi sampai kurang lebih 3
bulan, lemak merupakan umber gliserida, dan kolesterol yang tidak dapat dibuat dari
karbohidrat. Lemak berfungsi untuk mempermudah absorbsi vitamin yang larut dalam lemak,
yaitu: vitamin A,D,E,dan K.
Sumber lemak : ASI, susu formula, minyak goreng, margarine, daging

4. Vitamin
Vitamin adalah sejumlah zat yang terdapat dalam makanan, yang berfungsi untuk
mempertahankan fungsi tubuh (Marlow,D.R.dan Reeding BA,1988) Kekurangan vitamin
akan menyebabkan tubuh cepat merasa lelah, kurang nafsu makan, kerusakan pembuluh
darah dan sel saraf serta dapat mengurangi ketajaman penglihatan. Vitamin C penting untuk
tubuh untuk pembentukan substansi antar sel, meningkatkan daya tahan tubuh dan
meningkatkan absorbsi zat besi dalam usus.Vitamin D penting untuk penyerapan dan
metabolisme kalsium dan posfor, pembentukan tulang dan gigi.
Sumber-sumber vitamin :
Vit A : tomat, wortel, sayur-sayuran hijau
Vit B : beras merah
Vit C : jeruk, jambu biji
Vit D : buah dan sayur
Vit K : jambu biji
5. Mineral
* Mengaktifkan metabolisme tubuh
* ASI, susu formula, garam dapur, hati

Makanan Yang Tepat Untuk Bayi dan Balita :


Usia 0 6 bulan
Makanan pertama dan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu atau ASI, dan semakin
lama seorang bayi mengkonsumsi ASI maka akan semakin baik. ASI tmerupakan makanan
terbaik bagi bayi.ASI merupakan makanan yang paling lengkap mengandung zat-zat gizi
yang sangat dibutuhkan bayi. Kebutuhan kalori bayi antara 100-200 kkal/kgBB.
Berikan ASI sesuai keinginan anak paling sedikit 8 kali sehari, siang maupun
malam(ASI saja).
Usia 6 9 bulan
Selain ASI berikan makanan pendamping ASI 2 kali sehari. Makanan pendamping ASI
adalah bubur tim lumat ditambah kuning telur/ ayam/ ikan/ tempe/ tahu/ daging sapi/ wortel/
bayam/ kacang hijau/ santan/ minyak. Perkenalkan sayur, sayur hendaknya dimasak dan
dihaluskan.Kentang, kacang hijau, wortel, dan kacang adalah pilihan pertama yang
baik.Kemudian perkenalkan buah, cobalah pisang, alpokat atau apel. Pada umur 8 bulan,
kebanyakan bayi sudah dapatmemakancrackers,rotidan cereal kering. Juga, pada umur 8
bulan, bayi dapat mulai memakan makanan tinggi protein seperti tahu atau kacang yang telah
dimasak matang dan dilumatkan.
Usia 9 12 bulan.
Selain ASI berikan bubur nasi ditambah kuning telur/ ayam/ ikan/ tempe/ tahu/ daging sapi/
wortel/ bayam/ kacang hijau/ santan/ minyak. Makanan diberikan 3 kali sehari dan bubur
susu tidak diberikan lagi.
Usia 12 24 bulan
Berikan ASI sesuai keinginan anak. Berikan nasi lembek yang ditambah telur/ ayam/ ikan/
tempe/ tahu/ daging sapi/ wortel/ bayam/ kacang hijau/ santan/ minyak. Makanan diberikan 3
kali sehari.
Usia 2 tahun lebih
Diberikan makanan yang biasa yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur dan
buah.Makanan tersebut diberikan 3 kali sehari.Kebutuhan kalori kurang lebih 100 kkal/kgBB.

Anjuran untuk orangtua dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak usia ini adalah:
1. Ciptakan lingkungan makan yang menyenangkan,misalnya memberi makan sambil
mengajaknya bermain.
2. Beri kesempatan anak belajar makan sendiri.
3. Jangan menuruti kecendrungan anak untuk hanya menyukai satu jenis makanan tertentu.
4. Berikan makanan pada saat masih hangat dengan porsi yang tidak terlalu besar.
5. Kurangi frekwensi minum susu ,dianjurkan 2x sehari saja.
ANJURAN UNTUK ORANG TUA :
* Berikan ASI selama 2 tahun.
* Berikan ASI ekslusif selama 6 bulan.
* Berikan makanan tambahan sesuai umur bayi/ balita anda.
* Berikan makanan dengan gizi yang seimbang.
* Timbang berat badan anak anda secara teratur.
Keuntungan Pemberian ASI :
1. ASI bersifat alami
2. ASI selalu tersedia setiap saat
3. Tidak memerlukan waktu dan persiapan
4. Nilai gizi yang cukup
5. Hubungan psikologis yang erat antara ibu dan anak
6. Membantu kontraksi rahim untuk kembali kekeadaan normal
7. Bayi terlindung dari penyakit infeksi
8. Tidak menimbulkan alergi pada bayi
9. Membantu program KB
10. Mencegah kanker payudarasaluran

pernafasan. Asap rokok juga meningkatkan resiko terkena


Lampiran 2
SUSUNAN ACARA KEGIATAN PENYULUHAN

1. Pembukaan
2. Penyuluhan
3. Tanya jawab
4. Penutupan

WAKTU KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB

14.30 14.35 Pembukaan dan Perkenalan

14.35 14.45 Penyuluhan

14.45 14.55 Tanya jawab

14.55 15.00 Penutup

Lampiran 3

POA KEGIATAN
Kegiatan
No Tahapan Penanggung Media Metode Waktu
Sasaran
Jawab

1. Pembukaan Orang tua - Ceramah 5 menit


dan
Perkenalan

Penyuluha
2. Orang tua leaflet Ceramah 10 menit
n

3. Tanya Orang tua Tanya 5 menit


jawab jawab

a.
Orang tua
4. Penutup Ceramah 5 menit