Anda di halaman 1dari 51

Manual book Hydropro

BAB 1 Membuat titik koordinat Line survey


Sebelum kita menggunakan hydropro sebelumnya kita harus mencari koordinat X &
Y dari sebuah line, dan biasanya line di bagi menjadi 3 jenis line yaitu:

Line Cross : sebuah line dengan arah vertical atau sejajar dengan garis pantai
atau dari arah barat-timur atau sebaliknya
Line Straight : sebuah line dengan arah horizontal atau tegak lurus garis
pantai atau dari arah utara-selatan atau sebaliknya
Line Diagonal : sebuah line dengan arah melintang bisa dari arah timur laut-
barat daya atau sebaliknya dan barat laut-tenggara atau sebaliknya

Dan yang kita butuhkan hanyalah koordinat X & Y awal dan akhir line dengan
menggunakan program Mapinfo dengan langkah seperti berikut

1.1 Memisahkan jenis line


Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan memisahkan jenis jenis line
kedalam subfolder yang berbeda didalam folder utama dan folder utama di beri
nama sesuai dengan daerah yang akan di survey disini nama folder utama di
contohkan blok langka.

*keterangan: file line kita dapatkan dari owner dan file itu biasanya berbentuk file
mapinfo yang sudah di pisahkan oleh owner
Gambar 1.1 poses pemisahan subfolder sesuai dengan nama line

1.2 Membuat titik koordinat (Mapinfo)


Pertama kita buka salah satu folder line, disini dicontohkan line cross
Buka file
ini

Gambar 1.2 poses membuka file cross langka 01.tab

Setelah kita buka subfolder cross langkah selanjutnya adalah dengan membuka file
yang bernama cross merun dengan jenis file TAB dan secara langsung akan
terbuka di mapinfo

Gambar 1.3 tampilan file mapinfo line cross langka 01


Setelah terbuka seperti ini langkah selanjutnya adalah dengan membuat titik di
akhir dan awal line dengan cara masuk menu layer control (CTRL+L)checklist
kolom editable pada cosmetic layer

Gambar 1.4 tampilan layer control pada mapinfo

Klik OK kemudian pilih icon symbol dan mulailah membuat titik di awal dan di akhir
line agar penempatan titik tepat pada awal dan akhir line tekan saja keyboard S,
dan usahakan saat membuat titik arah harus teratur misalkan jika pertama kita
membuat titik dari kiri ke kanan maka untuk line yang lain harus sama pula yaitu
dari kiri ke kanan lihat gambar berikut
1 2

3 4

5 6

7 8

Gambar 1.5 proses pembuatan titik pada awal dan akhir line

Setelah kita membuat titik langkah selanjutnya adalah menyimpan titik yang sudah
kita buat dengan cara kliik mapsave cosmetic objects maka akan muncul tab
menu seperti berikut

Gambar 1.6 proses menyimpan kosmetik objek

Kemudian klik save, dan simpan ke dalam subfolder yang telah kita buat
sebelumnya dengan nama file point cross langkasave
Gambar 1.7 proses menyimpan kosmetik objek

Setelah menyimpan cosmetic object langkah selanjutnya adalah menutup tabel


cross langka 01 dengan cara klik fileclose tablepilih cross langka 01close

Gambar 1.8 proses menutup tabel

Maka tampilan akan berubah hanya point point yang kita buat yang ditampilkan
Gambar 1.9 tampilan mapinfo yang tab cross langka 01 telah di tutup

Langkah selanjutnya adalah dengan merubah tabel structure yang ada dengan cara
klik tablemaintenancetable structure, maka akan muncul tab menu seperti
berikut

Gambar 1.10 proses menambah jumlah tabel yang ada

Kemudian buatlah tabel baru sebanyak 2 tabel dengan car klik add field hingga
bertambah 2 tabel dan beri nama tabel ke dua dengan nama X dan type float,
untuk tabel yang ke tiga beri nama Y dan type FloatOK. Lihat gambar berikut
Gambar 1.11 tampilan tab yang sudah di tambah

Setelah klik OK maka secara otomatis tabel Point cross langka akan tertutup dan
kita perlu membuka kembali dengan cara fileopen (CTRL+O) kemudian cari file
tersebut di dalam subfolder yang telah dibuat sebelumnya, maka tampilan akan
kembali seperti gambarxxx

Setelah tampilan kembali seperti semula langkah selanjutnya adalah mengekstrak


koordinat dengan cara klik toolscoordinate extractorextrac coordinate maka
akan muncul tab menu seperti berikut
Gambar 1.12 proses mengekstrak koordinat

Karena sebelumnya kita telah merubah tabel maka X column & Y column sudah
otomatis terisi kemudian langsung saja klik OK, maka akan tampil tab menu seperti
berikut

Gambar 1.13 tampilan koordinat yang telah di ekstrak


Dan langkah selanjutnya adalah mengexport data koordinat ini kedalam bentuk
*.csv dengan cara klik tableexport maka akan tampil tab menu seperti berikut

Gambar 1.14 proses menyimpan data koordinat yang telah di ekstrak

Pada langkah ini secara otomatis file akan di tempatkan di subfolder dimana kita
menyimpan file point cross langka. Dan setelah masuk ke tab menu seperti diatas
kita perlu merubah kolom save type as yang sebelumnya *.mif menjadi
*.csvsaveOK. langkah mencari koordinat selesai

1.3 Merubah koordinat (excel)


Bukalah file .csv yang telah kita buat sebelumnya maka akan Nampak seperti ini
Gambar 1.15 tampilan koordinat yang telah di save dalam bentuk .csv

Urutan koordinat diatas adalah sesuai dengan urutan kita membuat titik pada
langkah sebelumnya yaitu baris ganjil adalah koordinat X & Y awal line dan baris
genap adalah koordinat X & Y akhir line, jika data seperti diatas maka

Baris 1 adalah korrdinat awal line pertama & baris 2 adalah koordinat akhir
line pertama
Baris 3 adalah koordinat awal line kedua & baris ke 4 adalah koordinat akhir
line kedua
Baris 5 adalah koordinat awal line ketiga & baris ke 6 adalah koordinat akhir
line ketiga
Baris 7 adalah koordinat awal line keempat & baris ke 8 adalah koordinat
akhir line keempat

karena hydropro tidak bisa membaca koordinat jika formatnya seperti itu maka kita
harus merubahnya menjadi pada satu baris berisikan koordinat X & Y awal dan
koordinat X & Y akhir dengan cara langkah pertama yang harus dilakukan adalah
menghapus kolom A hingga jadi seperti ini
Gambar 1.16 proses merubah format koordinat

Kemudain kita pindahkan koordinat X & Y akhir line ke samping koordinat awal line
hingga jadi seperti berikut

Gambar 1.17 proses merubah format koordinat

Kemudian kita hapus baris baris yang kosong hingga jadi seperti berikut
Gambar 1.18 proses merubah format koordinat

Jika sudah jadi seperti gambar diatas kita simpan file tersebut dengan klik
filesave(CTRL+S)

BAB 2 Hydropro
Hydropro ini kita gunakan sebagai program navigasi pada saat survey agar laju
kapal sesuai dengan lajur/line yang telah di tentukan oleh owner pekerjaan, dan
sebelum kita manggunakan program ini ada beberapa yang harus di setting dan
yang perlu di setting adalah

2.1 Membuat project baru


Pertama buka program Hydropro kemudian klik projectnew project maka akan
tampil tab menu seperti berikut
Gambar 2.19 tampilan menu new project pada hydropro

Kemudian pada kolom Name isikan nama dari lokasi survey, kolom folder kita
tentukan dimana kita akan menyimpan file hydropro, dan untuk kolom name di
bagian first survey kita isikan sama dengan kolom name yang
sebelumnyauncheck kolom inherit configurationnext maka akan muncul tab
menu seperti berikut

Gambar 2.20 proses merubah referensi survey

Isi masing masing kolom sesuai dengan proyek yang akan di lakukan kemudian klik
finish
2.2 Mengatur Display Unit
Setelah kita selesai membuat project baru langkah selanjutnya adalah mengatru
unit yang akan kita gunakan pada project ini dengan cara klik configuredisplay
units maka akan muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.21 tampilan menu display units

Ubahlah masing masing units yang ada di display sesuai dengan yang di inginkan
oleh owner dan biasanya untuk unit yang di pakai adalah meter dengan angka
decimal adalah dua, setelah selesai klik OK
2.3 Global Setting
Di langkah ini kita akan merubah tipe koordinat dan waktu yang akan terecord pada
hydropro dengan cara klik configureglobal settings maka akan muncul tab menu
seperti berikut

Gambar 2.22 tampilan menu global settings

Pada display ini kita akan menentukan waktu yang akan kita gunakan,

pada kolom status bar time frame kita akan pilih Local time agar waktu
yang akan tampil pada hydropro sesuai dengan waktu yang ada di PC/Laptop.
Pada kolom display format kita rubah time format menjadi time (24 hours),
dan date format date (short) .

Setelah selesai kita pilih window Coordinates hingga muncul tab menu seperti
berikut
Gambar 2.23 proses memilih koordinat type

Pada langkah ini kita akan merubah tampilan koordinat yang akan tampil pada
hydropro, untuk kolom coordinates type kita pilih local grid (NEE), dengan coordinat
order East,North setelah selesai kita klik OK

2.4 Mengatur Sistem Koordinat


Pada langkah ini kita akan mengatur system koordinat yang akan kita gunakan,
untuk mengawali langkah ini klik configurecoordinate system maka akan muncul
tab menu seperti berikut

Gambar 2.24 tampilan menu coordinate system

Kemudian klik Select maka akan muncul tab menu seperti berikut
Gambar 2.25 proses membuat koordinat system baru

Jika sudah pada tampilan ini kita bisa pilih recently used system jika kita akan
menggunakan coordinat system yang sebelumnya telah kita gunakan atau memilih
new system untuk membuat coordinat system baru, dan dalam contoh ini kita
akan memilih new system kemudian klik Next maka akan muncul tab menu
seperti berikut
Gambar 2.26 proses memilih coordinate system

Pada kolom coordinates system group kita pilih Universal Transverse Mercator
karena system ini adalah system yang digunakan secara global kemudian untuk
kolom Zone kita pilih zona sesuai dengan lokasi kita survey kemudian klik Next,
hingga muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.27 proses memilih coordinate system


Kemudian kita pilih WGS 1984 next maka akan muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.28 proses memilih coordinate system

Pada langkah ini kita akan memilih No geoid modefinish maka langkah
mengatur system koordinat telah selesai

2.5 Membuat lajur survey


Pada langkah ini kita akan membuat lajur survey agar pada kita survey kita tetap
berada di area yang sudah di tentukan oleh owner dan langkah yang harus di
lakukan adalah sebagai berikut

Klik configureguidance objects maka akan muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.29 tampilan menu guidance objects

Kemudian kita pilih import/export Import ASCII Gos maka akan muncul tab
menu seperti berikut
Gambar 2.30 proses import data untuk lajur survey

Pada kolom name kita isikan nama file koordinat yang telah kita buat sebelumnya
pada langkah membuat titik koordinat dengan cara klik browse lalu kita pilih file
yang telah kita buat sebelumnya seperti gambar berikut
Gambar 2.31 proses import data untuk lajur survey

Setelah kita pilih file .csv kita bias klik dua kali pada file tersebut atau klik open
setelah itu kita akan kembali ke menu sebelumnya
Gambar 2.32 proses import data untuk lajur survey

Setelah kolom name terisi berikutnya kita mengisi kolom group name, pada
kolom ini kita akan mengisikan dengan jenis lajur apa yang akan kita buat dan
dalam contoh ini jenis line yang kita buat adalah cross dengan sequence 1
karena kita baru akan membuat satu jenis linepada kolom source coordinate type
kita pilih Local grid(NEE)next maka akan muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.33 proses import data untuk lajur survey

Kolom selected kita masukan easting & northing dengan cara pilih easting yang
berada di kolom select fromadd lakukan hal yang sama untuk northing. Kemudian
untuk points per GO kita pilih all point on one line from one GO, setelah itu pada
kolom first GO name kita isikan nama line yang akan kita buat sesuai dengan
jenis line dan lokasi survey serta urutan line dalam contoh ini akan di beri nama
Clangka1 yang berarti jenis line adalah cross dengan lokasi survey di daerah
langka dan lajur ini urutan pertama, checklist pada bagian join pointsFinish. Maka
akan muncul tab menu seperti berikut
Gambar 2.34 proses import data untuk lajur survey

Pada langkah ini jika kita masih mempunyai line/lajur yang harus dimasukan maka
pilih kembai import/export jika sudah tidak ada lagi line/lajur yang akan kita
masukan kita bias pilih close, maka line/lajur telah selesai kita buat

Gambar 2.35 tampilan lajur survey yang telah selesai di buat

2.6 Membuat vessel/perahu survey


Pada langkah ini kita akan membuat vessel/perahu survey dengan ukuran yang
sesuai dengan ukuran perahu survey yang kita gunakan, agar kita bias mengetahui
kita sedang berada di lokasi mana pada saat kita survey.
Langkah pertama klik configurevessels maka akan muncul tab menu seperti
berikut

Gambar 2.36 tampilan menu guidance objects

Kemudian klik Add maka akan muncul tab menu seperti berikut

Gambar 2.37 proses penamaan kapal survey

Pada langkah ini kita akan membuat nama dan nomor dari vessels/perahu yang
akan kita buat pada contoh ini nama vessel yang kita gunakan adalah vessel1
dengan nomor 1OK kemudian kita akan kembali pada tab menu sebelumnya
kemudian pilih editor maka akan muncul tab menu seperti berikut
Gambar 2.38 tampilan menu vessel editor

Kemudian kita pilih vessel shape dan mulai membuat vessel sesuai dengan
ukuran vessel survey asli dengan menggunakan diagram kartesian yang ada pada
menu ini dengan 1 unit di diagram ini bernilai 1 meter. Sebelum kita membuat
vessel di hydropro sebelumnya kita harus mengukur vessel asli dan ada beberapa
bagian yang harus di ukur, dan bagian itu akan di tunjukan pada gambar dibawah
ini
Gambar 2.39 tampilan bagian kapal yang harus di ukur

Dengan keterangan

A. Jarak dari haluan kapal sampai dengan buritan kapal


B. Jarak dari haluan kapal sampai dengan titik dek depan kapal
C. Lebar kapal
D. Jarak dari dek depan sampai dengan belakang
E. Jarak dari dek depan sampai dengan buritan kapal
F. Lebar buritan kapal
titik origin yang akan kita jadikan patokan untuk proses menggambar pada autocad, dan titik ini tidak harus
selalu di tengah, posisi ini bias di sesuaikan dengan kondisi kapal dan kemauan surveyor. Dan kita akan
membuat/menggambar kapal pada hydropro dengan menggunakan origin sebagai titik nol dr kapal yang akan
kita gamba
Setelah kita mengetahui ukuran ukuran dari bagian tersebut kita akan memulai
menggambar pada hydropro dengan cara menambahkan kolom sebanyak minimal 5
jika lebar buritan dan lebar kapal sama dengan cara klik Add seperti gambar
berikut

Gambar 2.40 proses membuat kapal di hydropro

Kemudian kita isikan nilai nilai start X end X dan start Y end Y ke masing masing
kolom dengan klik edit di masing masing kolom. Pada contoh ini kita akan
membuat kapal dengan ukuran panjang 10 meter dengan lebar 4 meter dengan
jarak haluan sampai dengan origin adalah 7 meter dan dari origin sampai buritan 3
meter.

Gambar 2.41 tampilan kapal yang sudah jadi di buat

*keterangan : sudut yang berada di haluan kapal kita bebas menggambarkanya


dan tidak perlu di ukur karena yang penting adalah panjang dari ujung haluan kapal
sampai dengan buritan kapal & lebar kapal
2.7 Offset antenna dan transducer pada kapal
Pada langkah ini kita akan melakukan offset untuk antenna, transducer dan juga
sparker+streamer jika kita melakukan survey seismic dan untuk menghitung offset
ini kita harus menghitung dari origin sama dengan pada saat kita membuat kapal,
dan untuk antenna sebaiknya ditaruh di titik kita menentukan titik origin agar tidak
terjadi eror yang banyak pada saat survey berlangsung.

Pertama kita ukur terlebih dahulu jarak antenna, echosounder, streamer, dan
sparker dari titik origin. Karena pada hydropro kita menggunakan diagram kartesian
kita harus mengukur nilai X & Y masing masing part dari origin, dan pada contoh ini
kita akan membuat

Antena :
X : 00
Y : 00
Echosounder (symbols circle):
X : -2
Y : 0.5
Sparker (symbols square):
X : 1.5
Y : -23
Streamer (symbols diamond):
X : -1.75
Y : -28
Gambar 2.42 tampilan offset kapal yang sudah jadi

2.8 Seting GPS


Pada bagian ini kita akan seting GPS yang akan kita gunakan, dan pada contoh ini
kita akan memberikan 2 jenis GPS yang sering di gunakan pada saat survey yaitu
Garmin GPSMap 585 + echosounder & Trimble DGPS SPS 461 + echosounder ODOM
Hydrotrac 2 tergantung jenis survey yang kita gunakan dan spesifikasi alat yang
owner inginkan.

2.8.1 Garmin GPSMap 585 + echosounder


Untuk memulai setting ini klik configureequipment maka akan muncul tab menu
seperti berikut
Kemudian klik add untuk menambahkan equipment baru, hingga muncul tab
menu seperti berikut

Pilih pada equipment type pilih <GPS>equipment name pilih NMEANext hingga
muncul tab menu seperti berikut
Lakukan checklist sama persis seperti dicontoh kecuali (GPS diff status & GPS error
ellipse) uncheck bagian tersebutfinish maka kita akan di pindahkan ke tab menu
berikut

Klik ports maka akan muncul tab menu seperti berikut


Pada kolom PC port name pilih port yang sesuai (port yang tersambung ke
GPS)kolom bits per seconds kita sesuaikan dengan GPS yang kita pakai dan untuk
GPSMap 585 biasanya menggunakan 9600, Untuk kolom yang lain tidak ada yang
dirubahOK maka kita akan dikembalikan ke tab menu sebelumnyaOK kita akan
di kembalikan ke tab menu awal pada saat kita memilih equipment

Setelah kembali ke menu ini langah selanjutnya adalah menambahkan echosounder


dengan cara klik addpada kolom equipment type pilih echosounder, dan pada
kolom equipment name pilih NMEAnext dan akan muncul tab menu seperti
berikut
Pada kolom services hanya satu yang kita checklist yaitu hanya echosounder
karena kita tidak membutuhkan data lain yang harus masukfinishport

Pada kolom PC port name pilih port yang sesuai (port yang tersambung ke
Echosounder)kolom bits per seconds kita sesuaikan dengan GPS yang kita pakai
dan untuk echosounder GPSMap 585 biasanya menggunakan 9600/4800, Untuk
kolom yang lain tidak ada yang dirubahOKOK hingga muncul tab menu seperti
berikut
2.8.2 Trimble DGPS SPS 461 + echosounder ODOM Hydrotrac 2
Untuk memulai setting ini klik configureequipment maka akan muncul tab menu
seperti berikut

Kemudian klik add untuk menambahkan equipment baru, hingga muncul tab
menu seperti berikut
Pilih pada equipment type pilih <GPS>equipment name pilih NMEANext hingga
muncul tab menu seperti berikut

Lakukan checklist sama persis seperti dicontoh kecuali (GPS diff status & GPS error
ellipse) uncheck bagian tersebutfinish maka kita akan di pindahkan ke tab menu
berikut
Klik ports maka akan muncul tab menu seperti berikut

Pada kolom PC port name pilih port yang sesuai (port yang tersambung ke
GPS)kolom bits per seconds kita sesuaikan dengan GPS yang kita pakai dan untuk
DGPS Trimble SPS 461 biasanya menggunakan 19200, Untuk kolom yang lain tidak
ada yang dirubahOK maka kita akan dikembalikan ke tab menu sebelumnyaOK
kita akan di kembalikan ke tab menu awal pada saat kita memilih equipment

Setelah kembali ke menu ini langkah selanjutnya adalah menambahkan


echosounder dengan cara klik addpada kolom equipment type pilih
echosounder, dan pada kolom equipment name pilih STN Atlas deso
22/25next dan akan muncul tab menu seperti berikut

Klik finishport
Pada kolom PC port name pilih port yang sesuai (port yang tersambung ke
Echosounder)kolom bits per seconds kita sesuaikan dengan echosounder dan
untuk ODOM echotrack 2 biasa kita pakai 9600/19200, Untuk kolom yang lain tidak
ada yang dirubahOK hingga muncul tab menu seperti berikut

Karena untuk echosounder kita perlu kalibrasi jarak masuknya echosounder ke


dalam air maka kita harus mengatur di hydropro dengan cara klik propertiespilih
calibration
Pada kolom constant kita isikan nijai jarak antara dasar echosounder dengan
permukaan air, biasanya sebelum echosounder di pasang kita telah membuat tanda
di tiang echosounder jadi kita tidak perlu menghitung lagi, dan biasanya
echosounder masuk kedalam air sedalam 0.5 sampai dengan 1 meter, maka kita
masukan nilai tersebut kedalam kolom constant dan satuan untuk kolom ini
adalah meterOKclose

2.8.3 Mengatur steer-by associations


Pada langkah ini kita perlu mengatur ini untuk menampilkan vessel yang telah kita
buat sebelumnya sebagai acuan kita berjalan, dan untuk mengatur itu kita klik
configure steer-by associations maka akan muncul tab menu seperti berikut
Klik add

Pada kolom vessel name kita pilih nama vessel yang telah kita buat
sebelumnyaoffset name kita pilih offset mana yang akan dijadikan acuan sejajar
dengan lajur survey, pada contoh ini kita akan menggunakan origin sebagai point
acu lurusnya vessel dengan lajur, dan pada kolom ini juga disesuaikan dengan jenis
survey yang dilakukan, untuk survey batimetri yang di jadikan sebagai acuan
adalah offset echosounder agar hasil batimetri sesuai dengan jalur yang telah di
tentukan owner kolom go group kita pilih grup lajur mana yang akan kita
surveykolom Go kita pilih nomor lajur mana dari go group yang akan kita
surveyOKclose

2.8.4 Setting output formats


Pada setting ini kita akan mennentukan data yang akan di keluarkan oleh hydropro
dan data yang kita butuhkan adalah

(nama lajur, tanggal, trace ID, waktu, koordinat X echosounder, koordinat Y


echosounder, koordinat X sparker, koordinat Y sparker, koordinat X streamer,
koordinat Y streamer kedalaman)

untuk memulai setting ini klik configureoutput format maka akan muncul tab
menu seperti berikut

Klik insert untuk menambahkan data yang akan kita keluarkan dan langkah
langkahnya adalah sebagai berikut
1) Nama lajur : klik insertreal time dataguidancesteer by 1designline
propertiesSOLGo namenextfinish. Tambahkan pemisah berupa koma
di setiap akhir langkah seperti gambar berikut

2) Tanggal : insertreal time datasystemtime nowPC localnextpada


kolom units/format kita pilih date (short)finish
3) Trace ID : insertreal time data systemeventspositioncurrent event
codenextfinish
4) Waktu : insertreal time datasystemtime nowpc localnextpada
kolom units/formats kita pilih time (24 hour)finish

Sebelum kita menambahkan koordinat X & Y echosounder sebelumnya kita harus


menambahkan kata ES, sebagai penanda bahwa koordinat di sebelahnya adalah
koordinat dari echosounder
5) Koordinat X echosounder : insertreal time
datavesselvessel1positionusedESGrid
cordsEastingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish
6) Koordinat Y echosounder : insertreal time
datavesselvessel1positionusedESGrid
cordsNorthingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish

Sebelum kita menambahkan koordinat X & Y sparker sebelumnya kita harus


menambahkan kata SPK, sebagai penanda bahwa koordinat di sebelahnya adalah
koordinat dari sparker
7) Koordinat X sparker : insertreal time
datavesselvessel1positionusedSparkerGrid
cordsEastingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish
8) Koordinat Y sparker : insertreal time
datavesselvessel1positionusedSparkerGrid
cordsNorthingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish

Sebelum kita menambahkan koordinat X & Y streamer sebelumnya kita harus


menambahkan kata STM, sebagai penanda bahwa koordinat di sebelahnya adalah
koordinat dari streamer
9) Koordinat X streamer : insertreal time
datavesselvessel1positionusedStreamerGrid
cordsEastingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish
10) Koordinat Y streamer : insertreal time
datavesselvessel1positionusedStreamerGrid
cordsNorthingnextpada kolom dec places kita isikan 2pada kolom
units/format kita pilih meterfinish
11) Kedalaman high frequency: insertreal time
datavesselsvessel1depthSTN atlas deso/NMEA pilih salah satu
tergantung dengan alat yang kita pakaibelow transducernot adjusthigh
frequencynextpada kolom dec places isikan angka
2units/formatpilih meterfinish
12) Kedalaman low frequency: insertreal time
datavesselsvessel1depthSTN atlas deso/NMEA pilih salah satu
tergantung dengan alat yang kita pakaibelow transducernot adjustlow
frequencynextpada kolom dec places isikan angka
2units/formatpilih meterfinish

Untuk mengakhiri ini kita harus menambahkan conrol character sebagai penanda
akhir dari data yang kita ingin kan dengan cara insertcontrol
characternextaddfinish, kemudian kita save dengan cara klik filesave
asberi nama output disini kita beri nama output1
Klik save

2.8.5 Setting real time report


Di langkah ini kita akan setting tempat/folder dimana kita ingin menyimpan data
keluaran/output dari hydropro dengan cara klik configurereal time reportadd
maka akan muncul tab menu seperti berikut

Pada kolom Name kita isi jenis survey dan lokasi survey, di contoh kita beri
namaseis langka karena kita melakukan survey seismic di daerah langka dan
pada kolom reporting starts when kita pilih event logging onchecklist kolom
show output in a windowformatpada kolom format kita pilih output format yang
sebelumnya kita buatpada kolom header kita isikan juga dengan output format
yang telah kita buat sebelumnyaintervalchecklist kolom background
outputpada kolom interval kita isikan 0.5 karena kita ingin ada data setiap 0.5
detikoutputpada kolom device type pilih filepada kolom file name kita
tentukan dimana kita akan enyimpan file tersebutuncheck kolom
overwriteOKclose