Anda di halaman 1dari 16

Analisis PT Nestle Indonesia

Posted onJanuary 16 by khaeranisepti


Misi dan Visi PT Nestle Indonesia
Misi nestle Indonesia

Misi Nestle Indonesia adalah untuk turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang
lebih sehat melalui produk-produknya yang berkualitas, bernutrisi dan lezat
rasanya selain itu memfokuskan diri untuk senantiasa memberi informasi dan
pendidikan bagi konsumen kami.

Visi Nestle Inonesia

1. Meraih kepercayaan konsumen, dan menjadi perusahaan makanan dan


nutrisi yang terkemuka serta terpandang di Indonesia.
2. Menjamin keuntungan dan kelangsungan pertumbuhan jangka panjang
dengan modal yang efisien bagi perusahaan, melalui pelayanan yang
mampu meningkatkan kualitas kehidupan konsumen.
3. Menjadi pemimpin pangsa pasar atau posisi yang kuat di setiap kategori
Selain visi dan misi, PT Nestl Indonesia juga menetapkan motto
perusahaan mereka, yaitu Passion for Our Consumers Melalui motto
ini, PT Nestl Indonesia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik
bagi konsumennya.
analisisi visi dan misi PT Nestle Indonesia

Analisis misi menurut Pearce dan Robinson (2005) disempurnakan oleh David
(2007:64) antara lain:

1. Pelanggan
Secara eksplisit Nestle telah menyebutkan bahwa pelanggan mereka adalah
masyarakat Indonesia. Ini dapat diartikan bahwa konsumen Nestle berasal dari
semua golongan usia baik bayi, balita, remaja, hingga dewasa karena banyaknya
fariasi produk yang ditawarkan.

2. Produk yang dilasilkan


Dari kalimat berkualitas dan lezat rasanya kami dapat menyimpulkan bahwa
produk yang dihasilkan oleh Nestle indonesia adalah produk makanan.
3. Pasar
Dengan misi Nestle yang ingin menciptakan produk berkualitas bagi seluruh
masyarakat Indonesia, Nestle berupaya agar produknya dapat dinikmati oleh
semua segmen pasar.

4. Teknologi
Arah pengembangan teknologi dari Nestle Indonesia sendiri adalah pada teknologi
modern, dapat dilihat dari misi yang ingin menciptakan produk-prouk berkualitas
sehingga dibutuhkan teknologi modern untuk merealisasikan rencana tersebut.

5. Komitmen
Komitmen Nestle terlihat jelas dalam misinya bukan hanya untuk menjaga
kelansungan hidup perusahaan tetapi juga kelangsungan hidup masyarakat
Indonesia dengan demikian masyarakat memiliki loyalitas terhadap Nestle yang
memberi ruang Nestle untuk tumbuh dan menjaga kestabilan profit.

6. Filosofi perusahaan
Nestle memiliki kepercayaan untuk mewujudkan masyarakat indonesia yang lebih
sehat dengan prioritas produk yang berkualitas dan enak rasanya. Selain itu Nestle
juga fokus pada pemberian edukasi kepada konsumen tentang keunggulan
produk-produknya.

7. Kompetensi unggulan
Nestle memiliki keunggulan di bidang kualitas produk yang dihasilkan dibanding
produk sejenis milik pesaing

8. Fokus produk
Nestle berfokus pada produk makanan berbasis kesehatan yang sampai saat ini
masih menjadi yang terbaik di Indonesia. Dengan terus mengembangkan
penelitian di bidang terkait Nestle dapat membuktikan eksistensinya di Indonesia.

9. Kepekaan terhadap kondisi masyarakat


Nestle telah berkomitmen dalam misinya untuk menjadi perusahaan yang turut
serta meningkatkan kesehatan masyarakat dan diwujudkan dengan konsistensi
Nestle untuk senantiasa menjual produk yang bernilai gizi tinggi. Dan Nestle
berfokus pada perbaikan gizi bayi dan anak-anak untuk mengurangi risiko gizi
buruk serta mal nutrisi anak-anak di Indonesia.
Analisis visi menurut Pearce dan Robinson (2005) disempurnakan oleh David
(2007:64)

Analisis visis disini menekankan pada dua pertanyaan penting yaitu bisnis seperti
apa yang akan dijalankan? dan kemana arah bisnis perusahaan?. Dari kedua
pertanyaan tersebut dapat kita lihat bahwa visi Nestle Indonesia adalah
menjalankan bisnis dalam bidang makanan dan nutrisi terkemuka di Indonesia
dengan menjamin keuntungan dan kelangsungan pertumbuhan jangka panjang
dengan modal efisien bagi perusahaan. Selain itu bisnis yang dijalankan Nestle
Indonesia juga diharapkan menjadi pemimpin pangsa pasar dan memiliki posisi
yang kuat di setiap kategori.

Selain itu arah bisnis dari Nestle Indonesia sesuai visi perusahaan tersebut adalah
menjadi perusahaan makanan dengan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi,
menjadi perusahaan yang dapat mewujudkan kesehatan konsumen yang lebih
baik, dan mengedukasi konsumen dengan produk-produk yang berualitas.

Tujuan PT Nestle Indonesia

Nestle berkeinginan kuat untuk memberikan produk-produk yang sehat bagi


masyarakat luas di Indonesia sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat
terjamin kesehatannya dengan hadirnya produk-produk Nestle yang terjamin
kualitasnya. Selain itu Nestle mempunyai tujuan seperti kebanyakan perusahaan
lainnya yaitu ingin dapat bersaing dengan perusahaan lainnya dengan persaingan
yang sehat dan dapat menguasai pasar. Dan sekarang tujuan Nestle itu hampir
tercapai dengan menggunakan strategi pasar yang baik serta kerja keras Nestle
semakin kuat dan berkembang pesat.

Selain visi misi dan tujuan di atas Nestle juga memfokuskan diri untuk senantiasa
memberikan informasi dan pendidikan bagi konsumen, yang tercantum dalam
kemasan setiap produk Nestle. Dalam menjalankan bisnisnya, Nestle berusaha
untuk selalu menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat dan menciptakan
manfaat. Nestle sealu memperhatikan lingkungan sekitar dengan cara
menciptakan lingkungan sehat bagi semua orang di seluruh dunia dengan
mengadakan kerja sama dengan para ahli untuk memberikan dan menginspirasi
masalah-masalah tentang lingkungan sehat bagi seluruh dunia.
Peluang dan tantangan eksternal PT Nestle Indonesia

Peluang

1. PT Nestle Indonesia sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat sebagai


produk yang memiliki kualitas produk unggulan dan memiliki image atau
citra yang baik di mata konsumen sehingga tidak sulit bagi Nestle untuk
meluncurkan produk baru di pasaran
2. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan membuat
maraknya muncul poduk-produk berbasis kesehatan. Nestle yang
mempunyai keunggulan dalam mutu dan kualitas produk memiliki peluang
untuk menjadi branddengan produk berbasis kesehatan nomer satu di
Indonesia.
3. Nestle dengan image baiknya dapat memperluas pasar dan menjangkau
konsumen dengan cara membuka kafe atau gerai khusus produk Nestle
Ancaman

1. Selain memiliki image produk berkualitas baik, Nestle juga memiliki


image yang melekat di benak konsumen bahwa harga produk dari Nestle
relatif mahal dibanding dengan produk sejenis dari perusahaan lain
sehingga konsumen yang menjadikan harga sebagai pertimbangan akan
mencari produk substitusi atau beralih ke produk sejenis merek lain
2. Karena motto Nestle adalah menjamin mutu dan kualitas sehingga bahan
baku yang digunakan juga merupakan bahan baku dengan kualitas yang
baik sehingga harganya relatif mahal sehingga bedampak pada
peningkatan harga jual produk
3. Pesaing sejenis dengan kualitas produk yang tidak buruk dan memiliki
harga jual yang terhitung murah juga merupakan ancaman bagi Nestle
karena bakyak konsumen yang menjadikan harga sebagai pertimbangan
akan beralih ke produk tersebut
Analisis Eksternal PT Nestle Indonesia (Rating 1-4)

PELUANG BOBOT RATING SCORE K

Menciptakan Brand Minded K


konsumen terhadap produk unggulan 0,25 3,5 0,875 N
K
pe
Populernya produk berbasis kesehatan 0,20 3,0 0,6 m

Membuka kafe atau gerai khusus


produk Nestle untuk menjangkau M
pasar 0,15 3,0 0,45 ko

ANCAMAN

Minded konsumen terhadap produk


Nestle yang mahal membuat K
konsumen beralih ke produk lain 0,15 2,5 0,375 at

Harga bahan baku mahal 0,10 2,0 0,2 M

Pesaing sejenis dengan kualitas


sedang tetapi harga murah 0,15 3,0 0,45 A

Total Score 1,00 2,95

Matriks Profit Kompetitif PT Nestle Indonesia (diambil dari perbandingan produk


susu)

Nestle Dancow Zee

Faktor-faktor Keberhasilan Bobot Rating Score Rating Sco

Iklan 0,2 3 0,6 3 0,6

Kualitas produk 0,1 4 0,4 3 0,3

Daya saing harga 0,1 2 0,2 4 0,4

Manajemen 0,1 3 0,3 2 0,2


Posisi keuangan 0,15 3 0,45 3 0,4

Loyalitas konsumen 0,1 4 0,4 2 0,2

Ekspansi global 0,2 4 0,8 2 0,4

Pangsa pasar 0,05 4 0,2 3 0,1

Total 1,00 3,35 2,7

Analsis matriks profit kompetitif PT Nestle Indonesia

Alasan kami memilih produk susu sebagai perbandingan kompetitif dalam matriks
ini adalah karena produk susu memiliki nilai penjualan produk cukup tinggi. Hal
tersebut dikarenakan tinginya jumlah permintaan serta kebutuhan produk susu
formula untuk anak-anak dan remaja. Dari segi PT Nestle Indonesia sendiri
produk susu Dancow merupakan produk stars (dalam matrix BCG) karena
memiliki pangsa pasar yang besar dan pertumbuhan pasar yang cukup pesat. Oleh
karena itu kami memutuskan untuk membandingkan profit kompetitif produk susu
Dancow dengan produk susu sejenis dari perusahaan lain ( susu Zee dari PT Kalbe
Farma Tbk dan Frisian Flag dari PT Frisian Flag Indonesia). Alasan kami memilih
membandingkan ketiga produk tersebut antara lain karena:
1. Ketiga produk susu tersebut merupakan produk susu formula sejenis yang
dikenal baik di kalangan konsumen
2. Ketiga produk tersebut telah diperiksa secara berkala mulai tahun 2019-
2011 oleh badan POM dan dinyatakan sebagai produk bebas bakteri
E.sakazaki. sehingga telah menunjukkan konsistensinya dalam menjamin
mutu produk
3. Frisian flag merupakan produk susu yang sudah cukup lama popular di
Indonesia dengan konsumen setia yang tidak kalah banyak dari Dancow
Nestle
4. Zee merupakan produk susu yang relatif baru namun bisa menunjukkan
kualitas dan keunggulan produk yang setara dengan susu formula
berkualitas lain seperti Nestle
Kekuatan dan kelemahan intenal PT Nestle Indonesia
Kekuatan

1. Reputasi perusahaan yang baik membuat Nestle Indonesia dikenal sebagai


perusahaan penghasil produk terbaik di kelasnya dan dapat membangun
mindset konsumen terhadap Nestle
2. Produk dari Nestle merupakan produk dengan kualitas unggulan disertai
jaminan mutu dan kualitas dari Nestle dengan standar mutu dan standar
produk yang ketat
3. Manajemen kontrol teresentralisasi yang memungkinkan tiap anak cabang
membuat keputusan atau kebijakan untuk dirinya sendiri
4. Nestle memiliki team pemasaran yang kompeten dengan program promosi
atau iklan yang gencar
5. Team pemasaran yang kompeten, selalu memperkenalkan Nestle pada
masyarakat sebagai produk yang mengutamakan mutu dan kualitas
6. Nestle memiliki 27 lokasi laboratorium yang menunjang pengembangan
dan penelitian produk Nestle di dunia sehingga Nestle dapat menciptakan
produk berkualitas
Kelemahan

1. Harga produk Nestle yang relatif mahal dibanding produk sejenis merek
lain sehingga tidak menjangkau semua kalangan
2. Biaya promosi (iklan) di media masa tiap kali tayang terutama di televisi
yang relatif mahal
3. Karena produk-produk Nestle memiliki standar yang baik dan harga yang
relatif mahal sebagian besar konsumennya adalah masyarakat menengah
ke atas
2.7 Analisis Internal PT Nestle Indonesia (Rating 1-4)

KEKUATAN BOBOT RATING SCORE K

Reputasi perusahaan 0,15 4,0 0,6 Pe

Kualitas produk 0,15 3,5 0,525 Pr

Tim pemasaran yang menjamin mutu


produk 0,10 3,0 0,3 Te
Promosi atau iklan yang gencar 0,15 3,5 0,525 Ik

Jaringan R&D yang kuat 0,10 2,5 0,25 27

Manajemen kontrol terdesentralisasi 0,10 2,5 0,25 O

KELEMAHAN

Harga relatif mahal 0,05 2,0 0,1 Ti

Biaya promosi relatif mahal 0,15 3,0 0,45 Ik

Pangsa pasar 0,05 2,5 0,125 Ti

Total Score 1,00 3,125

2.8 Analisis SWOT dan analisis BCG

STRENGHTHS W

IFAS S1: reputasi perusahaan yang baik W


S2: kualitas dan mutu produk yang baik W

S3: tim pemasaran yang menjamin mutu W


produk sem

S4: promosi dan iklan yang besar

S5: jaringan pengembangan riset (R&D)


yang kuat

S6: manajemen kontrol terdesentralisasi


EFAS

OPORTUNITIES SO W

S1O1: dengan reputasi dan brand minded W


yang baik membuat produk Nestle mudah ke
mendapat kepercayaan dan mudah diterima ha
masyarakat am
O1: menciptakan brend minded konumen S2O2: membuat produk berbasis kesehatan W
yang positif terhadap produk Nestle yang dengan kualitas dan mutu yang baik de
O2: populernya produk berbasis kesehatan Ne
yang menciptakan peluang bagi Nestle
S5O2: dengan fasilitas R&D yang
memadahi memungkinkan Nestle untuk W
O3: membuka kafe atau gerai khusus membuat penelitian dan pengembangan ke
produk Nestle untuk menjangkau pasar terhadap produk berbasis kesehatan de

THREATS ST W

T1: minded konsumen terhadap produk S2T1: membuat produk dengan harga W
nestle yang mahal sehingga konsumen medium dengan kualitas terbaik diantara me
beralih ke produk lain produk sejenis pro
T2: bahan baku yang relatif mahal S4T2: membuat iklan yang menarik untuk W
meningkatkan penjualan me
ko
T3: pesaing dengan produk sejenis dengan
kualitas tidak buruk dan harga lebih murah S4T3: mengiklankan atau melakukan
promosi dengan fokus pada keunggulan W
produk sejenis yang lebih murah ata
me
din

Stars: Konsep ini menggambarkan pangsa pasar yang besar dan


pertumbuhan industri yang sedang berkembang.
Air mineral Nestle (pure life)
Question Marks: Menggamb
pertumbuhan industri yang s
Dancow Nescafe

Cerelac Smarties

Cash cow: Pertumbuhan industri pada kondisi ini menggambarkan


pangsa pasar yang besar dan pertumbuhan industri yang sangat Dogs: Pada kondisi tersebut
kecil. kecil dan pertumbuhan indu
Kit kat Nestea

Maggi noodles Milkybar

Manfaat analisis SWOT dan analisis BCG:

1. Dapat mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi


pengambilan keputusan di perusahaan
2. Dapat mengeetahui kombinasi dari analisis internal dan eksternal
perusahaan
3. Perusahaan Nestle dapat mengetahui apa kekurangan dan ancaman bagi
perusahaan sehingga dapat mencari solusi dan sebagai bahan evaluasi
4. Dapat mengetahui posisi suatu produk dan nilainya bagi perusahaan
5. Dapat mengetahui market share dan market growth produk Nestle di
perusahaan
Kekurangan analisis SWOT dan analisis BCG:

1. analisis BCG tidak menunjukkan cara untuk mengambil keputusan secara


spesifik, hanya meletakkan produk sesuai market share dan market
growth suatu produk perusahaan
2. analisis BCG hanya fokus pada satu faktor terikat yaitu produk-produk di
suatu perusahaan tanpa melihat faktor-faktor lain
3. analisis SWOT tidak menunjukkan prospektif produk-produk peusahaan
(hanya membahas masalah faktor-faktor yang mempengaruhi penambilan
keputusan di perusahaan)
Rekomendasi strategi spesifik dan tujuan jangka panjang

Rekomendasi strategi

Nestle adalah perusahaan multinasional yang sangat besar serta perusahaan yang
dapat merajai pasar makanan di pasar dunia dan berdasarkan hasil penelitian dari
data-data yang di dapat, yang mungkin dapat di jadikan masukan dan perbaikan di
masa yang akan datang adalah sebagai berikut :

1. Sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan lagi ketelitian dalam


pelaksanaan manajemen operasi pada perusahaan, terutama dalam
memperhatikan pengalaman serta produk yang di hasilkan oleh
perusahaan.
2. Sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan kinerja karyawannya supaya
dapat mengoptimalkan potensi dari sumber daya manusia yang ada di
perusahaan serta menanamkan kesadaran akan tanggung jawab terhadap
tugas yang di berikan perusahaan.
3. Sebaiknya perusahaan lebih menekankan lagi peraturan-peraturan yang
ada di dalam setiap cabang-cabang perusahaan di setiap Negara sehingga
dapat menjadi dasar yang kuat untuk dapat lebih mengembangkan dan
menjaga eksistensi perusahaan di pasar dunia.
Tujuan jangka panjang

Nestle berusaha meraih kepemimpinan dan mendapat kepercayaan dengan


memenuhi harapan konsumen yang pilihannya sehari-hari mendorong kinerjanya,
pemegang saham, komunitas tempat Nestle beroperasi dan harapan masyarakat
secara keseluruhan. Kami percaya nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham
hanya dapat terwujud dalam jangka panjang jika perilaku, strategi dan operasinya
juga memberi nilai bagi masyarakat tempat Nestle beroperasi, bagi mitra bisnis,
dan tentu saja bagi para konsumen. Nestle menyebutnya Menciptakan manfaat
Bersama (Creating Shared Value).
Nestle berinvestasi untuk masa depan untuk memastikan keberlangsungan
keuangan dan lingkungan dari kegiatan dan operasional: dari segi kapasitas,
teknologi, kemampuan, karyawan, merek, Riset dan Pengembangan (R&D).
Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan hari ini tanpa membahayakan
kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya, dan
melakukannya dengan cara yang menjamin pertumbuhan laba tahun demi tahun
dan timbal balik yang tinggi bagi para pemegang saham dan masyarakat pada
umumnya dalam jangka panjang.
Spesifikasi pesaing dan penerapan strategi

Pesaing yang dihadapi Nestle adalah pesaing di bidang produsen makanan seperti
Unilever, produsen susu seperti Frisian Flag dan Ultra Jaya, produsen kopi seperti
Gooday, Torabika, dan produsen bubur bayi seperti Kalbe Farma. Pesaing-pesaing
tersebut sebagian produknya juga sudah tergolong kualitas premium dangan harga
relatif bersaing dengan produk Nestle. Dengan menutamakan keunggulan pada
kualitas sebanding dan harga lrelatif lebih murah prduk-produk tersebut jelas
merupaka pesaing bagi produk Nestle. Oleh karena itu Nestle harus menerapkan
strategi yang bijak bagi perusahaan. Rekomendasi strategi-strategi di atas bisa
diterapkan oleh Nestle secara menyeluruh agar produktifitas dan nilai perusahaan
meningkat. Strategi-strategi tersebut dianggap strategi yang paling tepat untuk
meningkatkan keunggulan produk Nestle dibanding produk pesaing. Jika
penerapan strategi telah optimal maka diharapkan nilai perusahaan Nestle dapat
meningkat.

Rekomendasi tujuan tahunan dan kebijakan setahun kedepan

Tujuan tahunan Nestle antara lain mengadakan riset untuk mengembangkan


inovasi prouk berbasis kesehatan, menlaksanakan program CSV (Creating Shared
Value) untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan pengaruh perusahaan bagi
masyarakat.
Sedangkan kebijakan yang akan diterapkan Nestle setahun kedepan adalah
kebijakan CSV (Creating Shared Value), kebijakan kualitas dan kebijakan
keselamatan, kesehatan, dan lingkungan. Bagi PT. Nestle Indonesia, CSV
dimasukkan dalam kegiatan dan rantai bisnis utama perusahaan. Program utama
atau kegiatan bisnis dan tujuan PT. Nestle Indonesia adalah untuk menjadi
perusahaan terkemuka dalam bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, maka telah
diidentifikasi tiga bidang dalam CSV yaitu bidang Gizi, Air dan Pembangunan
Pedesaan. Sedangkan kebijakan kualitas meliputi produk dan jasa tidak pernah
mengabaikan faktor keamanan pangan. Selalu mematuhi peraturan yang berlaku.
Zero waste dan zero defect. Berkomitmen secara terus menerus untuk
meningkatkan standar kualitas. Sedangkan kebijakan Keselamatan, Kesehatan,
dan Lingkungan meliputi karyawan dan mitra bisnis adalah alat yang paling
berharga. Menerapkan praktek bisnis yang ramah lingkungan (mencegah
pencemaran lingkungan). Mematuhi semua peraturan di bidang lingkungan dan
K3. Menihilkan kecelakaan kerja dan keluhan masyarakat. Dan perbaikan secara
terus menerus di bidang lingkungan dan PT Nestl Indonesia selalu menerapkan
nilai nilai yang selama ini menjadi landasan bagi perusahaan dan seluruh
karyawan, nilai nilai tersebut dikenal dengan istilah PRIDE, yang merupakan
singkatan
dari Passion (Semangat), Respect (menghormati), Integrity (Integritas), Determin
ation (Gigih), dan Excellence (Unggul).
Rekomendasi tahapan review dan evaluasi strategi

Mengkaji strategi

Strategi pertumbuhan

Strategi pertumbuhan adalah strategi bersaing yang berusaha mengembangkan


(membesarkan) perusahaan sesuai dengan ukuran besaran yang disepakati untuk
mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. Dalam hal ini Nestle
mengembangkan strategi Bisnis Roadmap Nestl menuju Good Food, Good
Life dengan keunggulan-keunggulan sebagai berikut:

Keunggulan kompetitif

1. Portofolio produk dan merek yang tak Keunggulan kompetitif yang sejati dihasi
tertandingi ditiru pada seluruh rantai nilai yang dihas
2. Kemampuan Riset dan Pengembangan
(Research & Development /R&D) yang tak Ada keterkaitan erat antara produk yang
tertandingi kehadiran geografis yang luas dan jiwa u
3. Kehadiran geografis yang tak tertandingi nilai-nilai yang kuat.

Pendorong pertumbuhan

1. Gizi, Kesehatan dan


Keafiatan
2. Pasar yang
berkembang dan PPP

3. Kepemimpinan luar
ruang
Keempat area ini memberikan prospek yang baik bagi pertumbuhan.
kategori kami dan di seluruh dunia.
4. Premiumisasi
Semua yang kami lakukan didorong oleh agenda Gizi, Kesehatan da
Food, Good Life yang menawarkan produk konsumsi dengan profi

Pilar Operasional

1 Inovasi & Renovasi


2 Di mana pun,
kapan pun, bagaimanapun

3 Komunikasi
Nestl harus unggul dalam empat kompetensi inti yang saling berkai
konsumen
pengembangan produk, pembaruan dan kualitas, kinerja operasional,
dan pemangku kepentingan lain serta diferensiasi dari pesaing kami.
4 Efisiensi Keunggulan pada seluruh area tersebut membuat kami berorientasi p
operasional kinerja pada semua aspek penting dan meraih keunggulan dalam pela
Pengembangan produk

Corporate Equity Monitor 2010 menyatakan bahwa Nestl telah mencatat


kemajuan yang sangat pesat dalam inovasi, renovasi, kedekatan dengan
konsumen, kenikmatan, serta tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam
pengembangan produk, kami mengaplikasikan Nestl Nutritional Profiling
System untuk memastikan bahwa produk-produk kami memberikan nilai gizi yang
baik untuk konsumen.
Perluasan pasar

masuk ke pasar global dan berekspansi Nestle memulai dengan pemasaran dan
menyusun konsepi pemasaran internasional sebagai berikut : pasar mana saja yang
harus dijadikan target dan bagaimana urutan-urutannya, negara mana, dan segmen
mana dalam negara yang menjadi sasaran . Langkah berikutnya bagi petugas
pemasaran Nestle adalah menetapkan objektif untuk volume, pangsa pasar,
penjualan, dan pendapatan, mereka harus memutuskan bagaimana
mengimplementasikan usaha pemasaran. Bagaimana seharusnya Nestle mengelola
dan mengimplementasikan usaha pemasaran nya. Apakah Nestle harus
melancarkan operasi pemasaran langsung di pasar sasaran atau menggunakan
agen atau perwakilan. Nestle dapat memastikan bahwa Perusahaan menyampaikan
kepada semua agen dan perwakilan informasi yang perusahaan perlukan agar
dapat mewakili PT.Nestle di pasar. Rantai nilai memberi kerangka kerja untuk
memfokuskan pada tugas pemasaran. Alternatif strategi untuk memasuki dan
perluasan pasar harus memastikan bahwa kegiatan rantai nilai yang diperlukan,
dilaksanakan dan dipadukan.Perusahaan Nestle mempunyai keunggulan bersaing
di pasar dunia dalam kegiatan hulu maupun hilir, proses manufaktur dan
distribusi.

Mengukur kinerja

Kinerja Nestle sejauh ini sudah cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil
penerapan strategi-strategi yang ada di Nestle. Dilihat dari straegi pertumbuhan
dan strategi pengembangan produk Nestle yang mengusung slogan good food,
good life sudah membuktikan dengan semakin berkembangnya produk-produk
Nestle yang mengedepankan kualitas dan meningkatkan level kesehatan
masyarakat. Sedangkan dilihat dari strategi perluasan pasar Nestle juga sudah
mulai merambah pasar kelas menengah kebahwah dengan membuat produk
eceran dengan harga yang relatif terjangkau.

Tindakan koreksi untuk Nestle

Nestle sebaiknya menerapkan strategi bukan hanya tiga strategi tersebut


melainkan menerapkan strategi-strategi lainnya seperti strategi penurunan harga
dan strategi bersaing dengan perusahaan kecil untuk menekan harga dan menekan
pengusaha kecil yang menjadi substitusi produk-produk Nestle agar Nestle dapat
meningkatkan penjualan dan mendpat akses ke pasar baru.

Anda mungkin juga menyukai