Anda di halaman 1dari 8

KOMPOSISI SEDIMEN PADA LAUT DALAM

1. Biogenic-pelagic Sedimen

Dengan menggunakan mikroskop terlihat bahwa sedimen biogenik terdiri atas


berbagai struktur halus dan kompleks. Kebanyakan sedimen itu berupa sisa-sisa
fitoplankton dan zooplankton laut. Karena umur organisme plankton hannya satu atau
dua minggu, terjadi suatu bentuk hujan sisa-sisa organisme plankton yang perlahan,
tetapi kontinue di dalam kolam air untuk membentuk lapisan sedimen. Pembentukan
sedimen ini tergantung pada beberapa faktor lokal seperti kimia air dan kedalaman
serta jumlah produksi primer di permukaan air laut. Jadi, keberadan mikrofil dalam
sedimen laut dapat digunakan untuk menentukan kedalaman air dan produktifitas
permukaan laut pada zaman dulu.

a. Oozes
Sedimen ini berasal dari sisa-sisa kerangka organisme hidup yang akan
membentuk endapan partikel-partikel halus. Oozes terbagi atas dua yakni :

Calcareous ooze

Sedimen jenis ini merupakan jenis ooze yang mengandung kapur.


Berdasarkan (Djakaria, tidak diketahui) membagi tipe calcareous yakni
tergolong atas dari organism binatang dan organism tumbuhan. Organisma
binatang yang mengandung kapur antara lain globigerina Ooze pteropod
Ooze. Kalau golongan keduanya dapat disebutkan secara khusus yakni
binatang yang mengandung kapur binatang yang memiliki antara lain pelagis
(plankton), tuang, gigi, dan lain-lain. Sedangkan tumbuhan yang mengandung
kapur antara lain algae.

Gambar 1. Calcareous ooze


Silicous ooze

Sedimen jenis ini merupakan jenis sedimen ooze yang tidak mengandung
kapur. Sedimen jenis ini antara lain diatom radiolaria, diatom, dan red clay.
Diatom adalah golongan tumbuhan yang bersel tunggal memiliki kulit yang
mengandung silica, ooze yang terbentuk menutupi 9% dasar laut. Radiolaria
ooze merupakan golongan protozoa bersel satu yang endapannya menutupi 1-
2% permukaan dasar laut. Red Clay ooze ini mempunyai kandungan silica
yang tinggi, tapi asalnya sampai saat ini belum diketahui. Diduga butiran
halus ooze yang terdapat di laut dalam berasal dari sedimen biogenous tetapi
mengalami perubahan yang besar di dalam laut karena pengaruh tinggi
tekanan dan konsentrasi Carbon acid.

Gambar 2. Silicous ooze

b. Organic Sea Compoun

Organic sea compound merupakan salah satu jenis sedimen yang terdapat di
laut yang berasal dari bahan-bahan organic yang ada di laut.

2. Pelagic-detrical compound

a. Brown Clay

Brown clay merupakan sedimen yang berasal dari aktifitas dari luar
angkasa atau sedimen ekstrestrial. Aktifitas ini antara lain adanya meteor atau
debu cosmos yang jatuh ke bumi kemudian mengalami sedimentasi. Salah
satu endapannya yakni sedimen jenis brown clay atau red clay.

Gambar 3. Bo.rown Clay

b. Glacial-Marine Sediment

c. Volcanic Ash

Volcanic Ash merupakan jenis sedimen yang berasal dari bahan


vulkanisme seperti pecahan lava bahkan sampai butiran mineral.

Gambar 4. Volcanic Ash


3. Bottom-transported Detrital sedimen

a. Turbidities

Turbidities merupakan endapan yang dihasilkan oleh aktifitas arus


turbidit. Arus turbidit merupakan arus yang membawa endapan yang dari
darat bagian pesisir yang dikendalikan oleh grafitasi yang menelusuri lereng
di dasar samudera.

Gambar 5. Turbidities

b. Contourities
Countirities merupakan arus laut yang berada di dekat dasar samudera
pada kedalaman 3000-6000 m dengan kecepatan 10-20 cm/detik. Sedimen
yang diendapkan oleh arus ini (contour current) dinamakan contourit yang
tersusun atas sedimen halus.

Gambar 6. Contourities
c. Terrigenous-Muds
Sedimen berasal dari pengikisan batu-batuan di daratan akibt proses fisi
(pemanasan, pendinginan, embun,) dan proses kimiwi (pelarutan air hujan, air
tanah, oksidasi, reduksi) yang dibawah oleh tenaga air (sungai atau aliran) dalam
lautan. Proses pengendapan sedimen ini umumnya dipengaruhi oleh sifat fisik
partikel itu sendiri. Partikel yang berukuran besar cenderung lebih cepat
diendapkan daripada yang berukuran kecil.

Gambar 7. Terrigenous-Muds

4. Hidrogenic Sediments

Hidreogenenic sedimen yaitu sedimen yang terbentuk karena adanya reaksi


kimia di dalam air laut dan membentuk partikel yang tidak larut dalam air laut
sehingga akan tenggelam ke dasar laut. Sebagai contoh manganese nodules
(bongkahan-bongkahan mangan) berasal dari endapan lapisan oksida dan hidroksida
dari besi dan mangan yang terdapat di dalam sebuah rangkaian lapisan konsentris di
sekitar pecahan batu atau runtuhan puing-puing. Jenis logam-logam lain seperti
copper (tembaga), cobalt dan nikel juga tergabung di dalamnya. Reaksi kimia yang
terjadi di sini bersifat sangat lambat, di mana untuk membentuk sebuah nodule yang
besar diperlukan waktu berjuta-juta tahun dan proses ini akan berhenti sama sekali
jika nodule telah terkubur dalam sedimen. Sebagai akibatnya nodule-nodule ini
menjadi begitu banyak dijumpai di Lautan Pasifik daripada di Lautan Atlantik. Hal
ini disebabkan karena tingkat kecepatan proses sedimentasi untuk mengukur nodule-
nodule yang terjadi di Lautan Pasifik lebih lambat jika dibandingkan dengan di
Lautan Atlantik. Hidrogenic sedimen merupakan sedimen yang berasal dari reaksi
kimia dalam air laut.

a. Mont Morilonite
Montmorillonit adalah sangat lembut phyllosilicate sekelompok mineral
yang terbentuk ketika mereka mengendap dari larutan air sebagai mikroskopis
kristal , yang dikenal sebagai tanah liat . Hal ini dinamai Montmorillon di Prancis .
Montmorillonite, anggota dari smektit kelompok, adalah 2: 1 liat, yang berarti bahwa
ia memiliki dua tetrahedral lembar silika mengapit pusat oktahedral lembar alumina .
Partikel berbentuk piring dengan diameter rata-rata sekitar 1 m dan ketebalan 9,6
nm ; perbesaran sekitar 25.000 kali, dengan menggunakan mikroskop elektron,
diperlukan untuk "melihat" partikel tanah liat individu. Anggota dari kelompok ini
termasuk saponite .

Gambar 8. Mont Morilonite

b. Zeolite
Zeolit adalah senyawa zat kimia alumino-silikat berhidrat dengan kation
natrium, kalium dan barium.Secara umum, Zeolit memiliki melekular sruktur yang
unik, di mana atom silikon dikelilingi oleh 4 atom oksigen sehingga membentuk
semacam jaringan dengan pola yang teratur. Di beberapa tempat di jaringan ini, atom
Silicon digantikan degan atom Aluminium, yang hanya terkoordinasi dengan 3 atom
OksigenZeolit juga sering disebut sebagai 'molecular sieve' / 'molecular mesh'
(saringan molekuler)karena zeolit memiliki pori-pori berukuran melekuler sehingga
mampu memisahkan/menyaring molekul dengan ukuran tertentu.
Zeolit di alam banyak ditemukan di India, Siprus, Jerman dan Amerika Serikat.
Bagian Primary dari Zeolit adalah TO4 di mana T adalah Si atau Al.
Gambar 9. Zeolite

c. Manganese Nodule
Manganese Nodule (Bongkahan Mangan) merupakan endapan yang
berasal dari endapan oksida dan hidroksida dari besi dan mangan yang
terdapat dalam sebuah ranglaian lapisan konsentris disekitar pecahan batu atau
reruntuhan puing-puing.

Gambar Manganese Nodule

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS HALU OLEO

FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN

TUGAS II

PENGANTAR TEKTONOFISIK
KOMPOSISI SEDIMEN LAUT DALAM

OLEH

WA ODE NURFADILAH
R1A1 15 061

JURUSAN TEKNIK GEOFISIKA


KENDARI
2016

DAFTAR PUSTAKA

http://ciptazeolite.blogspot.co.id/p/apa-itu-zeolite.html
http://duniapengetahuan2627.blogspot.co.id/2013/02/mineral-organisme-
dan-endapan-laut.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Zeolit
https://en.wikipedia.org/wiki/Montmorillonite