Anda di halaman 1dari 7

Nama : Geral Midyen

Nim : 1404101010082

1. Sebutkan material yang digunakan untuk perkerasan


kaku (Rigid Pavement)
Material yang digunakan untuk perkerasan kaku adalah :

Semen Portland
Agregat Halus dan Kasar
Tulangan baja atau dapat pula meng-gunakan Wire Mesh
Air
Bahan Aditif (jika dibutuhkan)

2. Apakah yang dimaksud dengan Indeks Permukaan (IP)


dan Angka Ekivalen (E)
Indeks Permukaan (IP) atau Serviceability Index adalah nilai kerataan / kehalusan serta
kekokohan permukaan yang berkaitan dengan tingkat pelayanan bagi lalulintas yang
lewat. Nilai ini bervariasi dari angka 0 5, semakin besar nilainya maka semakin baik
pula fungsi pelayanannya.
Angka ekivalen kendaraan adalah angka yang menunjukkan jumlah lintasan dari sumbu
tunggal seberat 8,16 ton yang akan menyebabkan kerusakan yang sama atau
penurunan indeks permukaan yang sama apabila kendaraan tersebut lewat satu kali.
3. Gambarkan bentuk (transmisi) pembebanan yang
terjadi pada lapisan perkerasan lentur (flexible) dan
kaku (rigid)

4. Rencanakan tebal perkerasan lentur untuk jalan arteri


2 jalur dengan data lalu lintas (LHR) tahun 2013 dan
bahan-bahan perkerasan seperti di bawah ini. DDT =
5, FR =1.0, IPt = 2.0. Umur rencana 10 tahun dan
jalan dibuka pada tahun 2015. Angka pertumbuhan
lalu lintas selama pelaksanaan adalah 5% dan selama
umur rencana adalah 8%.

Kendaraan Ringan 2
1200
ton
Bus 8 ton 200
Truk 2 as 13 ton 70

2
Truk 3 as 20 ton 40
Truk 5 as 30 ton 30
Angka Ekivalen Kendaraan (E)

Kendaraan Ringan 2 0,000


ton 4
Bus 8 ton 0,159
3
Truk 2 as 13 ton 1,064
8
Truk 3 as 20 ton 1,037
5
Truk 5 as 30 ton 1,319
5

Jawab :
ITP =a1D1+a2D2+a3D3
Nomogram hubungan DDT,LER dan ITP dilampirkan pada lembar soal

1. LHR pada awal umur rencana (2015)


me
VI (1+r )
20152013
Kendaraan ringan 2 ton = 1000 X (1+0,05) =1102.5
2
Bus 8 Ton = 150 X (1+0,05) =165,375
2
Truck 2 as 13 ton = 60 X (1+0,05) =66,15
2
Truck 3 as 20 ton = 30 X (1+0,05) =33,075
2
Truck 5 as 30 ton = 20 X (1+0,05) =22,05
=1389,15 smp
3
2. LHR pada akhir umur Rencana ke 10 (2015-2025)
10
Kendaraan ringan 2 ton = 1102,5 X (1+ 0,07) =2168,78

10
Bus 8 ton = 165,375 X (1+0,07) =325,318

10
Truck 2 as 13 ton = 66,15 X (1+0,07) =130,127

10
Truck 3 as 20 ton = 33,075 X (1+0,07) =65,064

10
Truck 5 as 30 ton = 22,05 X (1+0,07) =43,376

=2732,668 smp

Dik : Angka ekivalen masing masing kendaraan

Kendaraan rinan 2 ton =0,0004


Bus 8 ton =0,1593
Truck 2 as 13 ton =1,0648
Truck 3 as 20 ton =1,0375
Truck 5 as 30 ton =1,3195

Menghitung LEP ( Lintas ekivalen awal umur rencana )

Kendaraan ringan 2 ton =0,5 X 1102,5 X 0,0004 = 0,221

Bus 8 ton = 0,5 X 165,375 X 0,1593 =13,172

Truck 2 as 13 ton = 0,5 X 66,15 X1,0648 =35,218


4
Truck 3 as 20 ton =0,5 X 33,075 X 1,0375 =17,158

Truck 5 as 30 ton =0,5 X 22,05 X 1,3195 =14,547


= 80,316

Menghitung LEA ( Lintas Ekeivalen akhir umur rencana)


Kendaraan ringan 2 ton =0,5 X2168,78 X 0,0004 = 0,434
Bus 8 ton =0,5 X 325,318 X0,1593 =25,912
Truck 2 as 13 ton =0,5 X 130,127 X1,0648 =69,280
Truck 3 as 20 ton =0,5 X 65,064 X 1,0375 =33,752
Truck 5 as 30 ton =0,5 X 43,376 X 1,3195 =28,617
= 157,994

Menghitung LET
lep+lea 80,316+157,994
= =119,155
LET= 2 2

Menghitung ITP
DDT = 5 ,FR = 1.0 ,IPT =2.0
LER =119,115 ITP = 6,7

5
Menetukan tebal perkerasan
UR =10 tahun
ITP =a1D1+a2D2+a3D3
6,7 =0,35D1+0,14(20)+0,13(15)
D1 = 6 cm

6
7