Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN TUTORIAL

SKENARIO C BLOK 25

Kelompok A4

Husnul Khotimah (0411181419005)


Azzahra Afifah (0411181419011)
Ririn Puspita (0411181419023)
Anisa Kurnia Sari (0411181419029)
Putri Arini (0411181419033)
Vienna Dwinda Putri (0411281419099)
Usamah Haidar (0411281419101)
M.Ali Ridho (0411281419111)
Vicra Adhitya (0411281419123)
Afkara Husna (0411281419131)

Tutor: dr. Debby Harahap, M.Kes

PENDIDIKAN DOKTER UMUM


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami sampaikan kepada Allah SWT. atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial yang berjudul sebagai
tugas kompetensi kelompok. Shalawat beriring salam selalu tercurah kepada junjungan kita,
nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikutnya
sampai akhir zaman.

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 1


Kami menyadari bahwa laporan tutorial ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan di masa mendatang.
Dalam penyelesaian laporan tutorial ini, kami banyak mendapat bantuan, bimbingan,
dan saran. Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih
kepada:

1. Allah SWT, yang telah memberi kehidupan dengan sejuknya keimanan,


2. dr. Debby Harahap, M.Kes, selaku tutor kelompok 4,
3. teman-teman sejawat Fakultas Kedokteran Unsri,
4. semua pihak yang telah membantu kami.

Semoga Allah SWT memberikan balasan pahala atas segala amal yang diberikan
kepada semua orang yang telah mendukung kami dan semoga laporan tutorial ini bermanfaat
bagi kita dan perkembangan ilmu pengetahuan. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah
SWT. Amin.

Palembang, 3 April 2017

Kelompok 4

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 2


DAFTAR ISI

Kata pengantar....................................................................................................... 1
Daftar isi................................................................................................................. 2
Skenario................................................................................................................. 4
Klarifikasi istilah.................................................................................................... 4
Identifikasi masalah............................................................................................... 5
Analisis masalah.................................................................................................... 6
Hipotesis.................................................................................................................
Learning issue........................................................................................................
Kerangka konsep....................................................................................................
Kesimpulan............................................................................................................
Daftar pustaka........................................................................................................

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 3


KEGIATAN TUTORIAL

Tutor : dr. Debby Harahap, M.Kes


Moderator : Husnul Khotimah
Sekretaris Meja 1 : Afkara Husna F
Sekretaris Meja 2 : Usamah Haidar
Hari/Tanggal Pelaksanaan : Senin dan Rabu, 3 dan 5 April 2017
Waktu Pelaksanaan : 10.00-12.30 WIB
Peraturan selama tutorial :
Diperbolehkan untuk minum
Alat komunikasi mode silent
Pada saat ingin berbicara terlebih dahulu mengacungkan
tangan, lalu setelah diberi izin moderator baru bicara
Saling menghargai dan tidak saling menggurui

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 4


SKENARIO
Tn. Apriyanto, umur 59 tahun dibawa ke poliklinik rumah sakit Moh. Hoesin dengan
keluhan gangguan keseimbangan saat berjalan yang dialami secara perlahan-lahan selama 1
tahun terakhir. Awalnya penderita mengalami kesulitan berbalik arah saat berjalan dan
kesulitan saat menaiki anak tangga tapi perlahan-lahan penderita mulai sulit bangkit dari
tempat duduk dan memerlukan alat bantu jalan berupa tongkat, tapi kekuatan masih baik.
Penderita sempat didiagnosa penyakit Parkinson namun obat-obatan Parkinson tidak banyak
membantu. Setelah itu, penderita mulai mengalami gangguan memori yang ringan berupa
kesulitan mengingat nama orang-orang yang dikenal. Beberapa hari terakhir penderita mulai
merasakan keingingan berkemih yang berlebih dan tidak mampu mengendalikan keluarnya
urin (ngompol). Penderita pernah mengalami stroke iskemik sekitar 5 tahun yang lalu.

Pemeriksaan fisik:
Keadaan umum: GCS 15
Tanda vital: TD 130/80mmHg, Nadi 82x/menit, RR 20x/menit, Temp 37,2C
Kepala: konjungita tidak anemis, sklera tidak ikterik
Leher: tidak ada pembesaran KGB
Thoraks: simetris, retraksi tidak ada
- Jantung: batas jantung normal, iktus kordis tidak tampak, bunyi jantung normal,
bising jantung tidak ada.
- Paru: stem fremitus normal, suara nafas vesikuler normal
Abdomen: datar, lemas, nyeri tekan (-) dan defans muskuler (-), bising usus normal
Eksterimtas: edema -/-

Pemeriksaan neurologis:
Pada pemeriksaan nervi kraniales:
- Nervus kraniales tidak ada kelainan
Pada pemeriksaan fungsi motorik:
- Kekuatan otot ekstremitas atas 5/5, ekstremitas bawah 5/5
- Refleks fisiologi ekstremitas positif meningkat
- Refleks patologis negatif

Pemeriksaan radiologis:
(Gambar)

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 5


1. KLARIFIKASI ISTILAH

1. Gangguan keseimbangan
Gangguan dalam mempertahankan posisi tubuh tetap dalam keadaan stabil.
2. Parkinson
Gangguan neurodegeneratif yang bersifat progresif, yang mengenai gerakan atau
kontrol terhadap gerakan termasuk bicara yang memiliki yang bersifat insidious
(tidak diketahui dengan pasti kapan mulainya).
3. Gangguan memori
Gangguan pada kemampuan mental untuk menyimpan dan mengingat kembali suatu
sensasi, kesan, ide-ide.
4. Inkontinensia urin
Keluarnya urin dari kandung kemih yang tidak terkendali atau terjadi diluar
keinginan.
5. Stroke iskemik
Stroke yang disebabkan karena adanya hambatan atau sumbatan pada pembuluh
darah otak tertentu sehingga daerah otak yang diperdarahi oleh pembuluh darah
tersebut tidak mendapat pasokan energi dan oksigen, sehingga pada akhirnya
jaringan sel-sel otak didaerah tersebut mati dan tidak berfungsi lagi.
6. Defans muskuler
Kekakuan/ketidakfleksibelan pada otot-otot perut

2. IDENTIFIKASI MASALAH

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 6


NO PERNYATAAN KESEUAIAN KONSEN
Tn. Apriyanto, 59 tahun, dibawa ke poliklinik TS VVV
rumah sakit Moh. Hoesin dengan keluhan
2.1 gangguan keseimbangan saat berjalan yang
dialami secara perlahan-lahan selama 1 tahun
terakhir.
Awalnya penderita mengalami kesulitan TS VV
berbalik arah saat berjalan dan kesulitan saat
menaiki anak tangga tapi perlahan-lahan
penderita mulai sulit bangkit dari tempat
duduk dan memerlukan alat bantu jalan
berupa tongkat, tapi kekuatan masih baik.
2.2 Setelah itu, penderita mulai mengalami
gangguan memori yang ringan berupa
kesulitan mengingat nama orang-orang yang
dikenal. Beberapa hari terakhir penderita
mulai merasakan keingingan berkemih yang
berlebih dan tidak mampu mengendalikan
keluarnya urin (ngompol).
Penderita sempat didiagnosa penyakit TS V
Parkinson namun obat-obatan Parkinson tidak
2.3 banyak membantu. Penderita pernah
mengalami stroke iskemik sekitar 5 tahun
yang lalu.
Pemeriksaan fisik: TS VV
Keadaan umum: GCS 15
Tanda vital: TD 130/80mmHg, adi
82x/menit, RR 20x/menit, Temp 37,2C
Kepala: konjungita tidak anemis, sclera tidak
ikterik
Leher: tidak ada pembesaran KGB
Thoraks: simetris, retraksi tidak ada
2.4 - Jantung: batas jantung normal,
iktus kordis tidak tampak, bunyi
jantung normal, bising jantung
tidak ada.
- Paru: stem fremitus normal, suara
nafas vesikuler normal
Abdomen: datar, lemas, nyeri tekan (-) dan
defans muskuler (-), bising usus normal
Eksterimtas: edema -/-
Pemeriksaan neurologis: TS VV
Pada pemeriksaan nervi kraniales:
- Nervus kraniales tidak ada
kelainan
Pada pemeriksaan fungsi motorik:
2.5
- Kekuatan otot ekstremitas atas
5/5, ekstremitas
Laporan Tutorial Skenario C Blok bawah 5/5
25 Kelompok A4 Halaman 7
- Refleks fisiologi ekstremitas
positif meningkat
- Refleks patologis negative
3. ANALISIS MASALAH
3.1 Tn. Apriyanto, 59 tahun, dibawa ke poliklinik rumah sakit Moh. Hoesin dengan
keluhan gangguan keseimbangan saat berjalan yang dialami secara perlahan-lahan
selama 1 tahun terakhir.
3.1.1 Bagaimana cara berjalan (gait) yang normal? 1,6
3.1.2 Apa saja penyebab gangguan keseimbangan saat berjalan usia diatas 50 tahun?
2,7
3.1.3 Mengapa gangguan keseimbangan saat berjalan timbul secara perlahan-lahan
sejak 1 tahun terakhir? 3,8
3.2 Awalnya penderita mengalami kesulitan berbalik arah saat berjalan dan kesulitan saat
menaiki anak tangga tapi perlahan-lahan penderita mulai sulit bangkit dari tempat
duduk dan memerlukan alat bantu jalan berupa tongkat, tapi kekuatan masih baik.
Setelah itu, penderita mulai mengalami gangguan memori yang ringan berupa
kesulitan mengingat nama orang-orang yang dikenal. Beberapa hari terakhir penderita
mulai merasakan keingingan berkemih yang berlebih dan tidak mampu
mengendalikan keluarnya urin (ngompol).
3.2.1 Bagaimana hubungan usia dan jenis kelamin dengan keluhan pada kasus? 4,9
3.2.2 Apa makna dari :
a.penderita mengalami kesulitan berbalik arah saat berjalan 5,10
b. kesulitan saat menaiki anak tangga tapi perlahan-lahan penderita mulai
sulit bangkit dari tempat duduk dan memerlukan alat bantu jalan berupa
tongkat, tapi kekuatan masih baik. 1,2
c.penderita mulai mengalami gangguan memori yang ringan berupa kesulitan
mengingat nama orang-orang yang dikenal 3,4
d. beberapa hari terakhir penderita mulai merasakan keingingan berkemih
yang berlebih dan tidak mampu mengendalikan keluarnya urin (ngompol).
5,6
3.2.3 Bagaimana hubungan antar gejala pada kasus? (gangguan keseimbangan,
memori, inkontinensia urin, dan urutan antar gejala) 7,8

3.3 Penderita sempat didiagnosa penyakit Parkinson namun obat-obatan Parkinson tidak
banyak membantu. Penderita pernah mengalami stroke iskemik sekitar 5 tahun yang
lalu.
3.3.1 Apa makna penderita sempat didiagnosa penyakit Parkinson namun obat-obatan
Parkinson tidak banyak membantu? 9,10
3.3.2 Apa makna penderita pernah mengalami stroke iskemik sekitar 5 tahun yang
lalu? 1,6
3.3.3 Apa hubungan riwayat stroke iskemik dengan keluhan saat ini? 2,7

3.4 Pemeriksaan fisik:


Keadaan umum: GCS 15
Tanda vital: TD 130/80mmHg, adi 82x/menit, RR 20x/menit, Temp 37,2C
Kepala: konjungita tidak anemis, sclera tidak ikterik
Leher: tidak ada pembesaran KGB

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 8


Thoraks: simetris, retraksi tidak ada
- Jantung: batas jantung normal, iktus kordis tidak tampak, bunyi jantung
normal, bising jantung tidak ada.
- Paru: stem fremitus normal, suara nafas vesikuler normal
Abdomen: datar, lemas, nyeri tekan (-) dan defans muskuler (-), bising usus normal
Eksterimtas: edema -/-
3.4.1 Bagaimana intepretasi dan makna dari pemeriksaan fisik:
Keadaan umum dan tanda vital 3,8
Kepala s.d Ekstremitas 4,9

3.5 Pemeriksaan neurologis


3.5.1 Bagaimana intepretasi dan mekanisme abnormalitas/makna:
- Nervi kraniales 5,10
- Kekuatan otot 1,2
- Refleks fisiologis 3,4
- Refleks patologis 5,6

3.6 Pemeriksaan radiologis


3.6.1 Bagaimana anatomi normal dari ventrikel otak? 7,8
3.6.2 Bagaimana fisiologis sirkulasi LCS? 9,10
3.6.3 Bagaimana gambaran normal CT Scan kepala? 1,6
3.6.4 Bagaimana intepretasi dari pemerikaan radiologis (cara menghitung pembesaran
ventrikel)? 2,7
3.6.5 Bagaimana hubungan hasil radiologis dengan defisit neurologis yang dialami
Tn. Apriyanto? 3,8

4. HIPOTESIS: Tn. Apriyanto, 59 tahun suspek menderita Normal Pressure


Hydrocephalus et causa Stroke Iskemik.
1. Bagaimana cara mendiagnosis dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk
mendiagnosis penyakit pada kasus? 4,9
2. Apa saja diagnosis banding dari penyakit pada kasus dan apa diagnosis pada kasus?
5,10
3. Bagaimana epidemiologi dari penyakit pada kasus? 1,2
4. Bagaimana etiologi dari penyakit pada kasus? 3,4
5. Bagaimana faktor risiko dari penyakit pada kasus? 5,6
6. Bagaimana patogenesis dan patofisiologi dari penyakit pada kasus? 7,8,10
7. Bagaimana gejala klinis dari penyakit pada kasus? 9,10
8. Bagaimana tatalaksana (Dokter umum, VP shunt) pada kasus? 1,6,5
9. Bagaimana pencegahan dan edukasi dari penyakit pada kasus? 2,7
10. Bagaimana komplikasi dari penyakit pada kasus? 3,8
11. Bagaimana prognosis dari penyakit pada kasus? 4,9
12. Bagaimana SKDI dari penyakit pada kasus?

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 9


2

5. LEARNING ISSUE
NPH 1,3,5,7,9
Inkontinensia Urin 2,4,6,8,10

PEMBAGIAN NOMOR
1 Usamah
2 Unul
3 Arin
4 Anis
5 Ririn
6 Ali
7 Zahro
8 Vien
9 Vicra
10 Afkara

6. KERANGKA KONSEP

7. KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA

Laporan Tutorial Skenario C Blok 25 Kelompok A4 Halaman 10