Anda di halaman 1dari 1

LO 1 ridho

Riboflavin atau B2 merupakan salah satu vitamin yang paling berperan penting pada
proses terjadinya cheilitis. Vitamin ini larut dalam air. Kata
riboflavin berasal dari dua sumber ribosa, mengacu pada gula ribosa
yang ditemukan di beberapa vitamin dan enzim serta flavin yang
berarti kuning. Vitamin ini merupakan komponen penting dari
koenzim flavin mononukleotida dan adenin flavin dinukleotida,
yang terlibat terutama dalam berbagai macam reaksi oksidasi-
reduksi. Hal ini stabil sampai mendidih dalam larutan asam. Hal ini
terurai oleh panas. Hal ini juga hancur oleh sinar ultraviolet. Oleh
karena itu apabila asupan vitamin B kurang ataupun terlalu lama terpapar sinar matahari
sehingga vitamin tersebut hancur tentu saja akan mengganggu respon tubuh
dalam menghadapi radikal bebas, sedangkan radikal bebas sendiri ada dua
sumber yakni internal dan eksternal apabila respon turun maka banyak
radikal bebas yang belum ditangani oleh tubuh dampaknya menyebabkan
sel-sel tubuh mengalamai gangguan, bisa berupa mutasi DNA pada inti sel
sehingga protein yang dihasilkan pun berbeda sehingga menampakkan
fenotip bisa berupa bibir kering.

Vitamin B2 dapat diperoleh dari sayur, ikan,


telur, bawang, keju dan lain-lain seperti
gambar disamping.

DAFTAR PUSTAKA

Ghom, Anil Govindrao. 2010. Textbook of Oral Medicine. New Delhi: Jaypee Brothers Medical
Publishers.