Anda di halaman 1dari 5

Tugas Resume Pendidikan Pancasila

Oleh :
Kelompok 5, Tampil ke 2

Aji Iswandi : 151211002


Marthen : 151211014
M. Luthfan Z.A : 151211020
Reza Arvian : 151211027
Sintia K. Putri : 151211030

Kelompok Pemateri : Kelompok 3, tampil ke 1


Hari dan Tanggal : Kamis, 06 Oktober 2016
Nama Anggota : R.M. Fakry, Rahadian S, Trian, M. Zikri, Nurhakim P.

PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA


Pancasila merupakan dasar negara Indonesia
Pada zaman dahulu pancasila mengalami berbagai interpresi dan berisi
kepentingan penguasa (zaman orde baru)
Menurut Moh. Yamin istilah pancasila yang berasal dari bahasa sansakerta,
memilik makna Panca berarti Lima dan Sila berarti sendi, atas, dasar.
Yang berarti pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan
tentang tingkah laku yang penting atau baik.
Ada 3 landasan terbentunya pancasila, yaitu :
1. Landasan Historis (Berdasarkan sejarah bangsa)
2. Landasan Kultural (Berdasarkan kebudayaan bangsa)
3. Landasan Filosofi (Berdasarkan pemikiran para pendiri bangsa)
Fungsi pancasila sebagai dasar negara diantaranya :
1. Sila pertama, menghendaki untuk menjadi bangsa yang religious
2. Sila kedua, menghendaki untuk menjadi bangsa yang menghargai ham
3. Sila ketiga, menghendaki untuk menjadi bangsa yang kuat dan kokoh
4. Sila keempat, menghendaki untuk menjadi bangsa yang sosialis dan adil dan
makmur
5. Sila kelima, menghendaki untuk menjadi bangsa yang adil dan bijak
Fungsi pancasila secara umum adalah sebagai berikut :
1. Sebagai dasar negara
2. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
3. Sebagai kepribadian bangsa Indonesia
4. Sebagai jiwa bangsa Indonesia
5. Sebagai sumber hukum yang fundamental.

Kelompok Pemateri : Kelompok 6, tampil ke 3


Hari dan Tanggal : Kamis, 13 Oktober 2016
Nama Anggota : Insan B.Y., Fauzan M., M.R patur, Dimas, Nazar B.

PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT


Istilah filsafat diambil dari bahasa yunani, yaitu dari kata Piosophia. Istilah
ini diambil dari dua kata yaitu Philos yang berarti Cinta dan Sophos
yang berarti kebijaksanaan. Maka dapat disimpulkan bahwa filsafat secara
umum berarti mencintai kebijaksanaan
Filsafat memiliki dua ciri khusus, yaitu berfikir radikal dan integral. Radikal
disini berarti befikir secara mendasar dan menyeluruh dan integral berarti
terarah.
Filsafat pancasila sangat penting karena isinya merupakan hasil pemikiran the
founding father dari Indonesia yang dikembangkan oleh Ir. Soekarno. Soeharto
bahkan berpendapat bahwa filsafat pancasila sudah meng-indonesia yang
berarti bahwa unsur filsafat pancasila berisi beragam pemikiran mulai dari
pemikiran bangsa hingga hal hal yang berupa serapan dari luar
Ada tiga dasar pancasila sebagai filsafat bangsa yaitu :
1. Dasar Ontologis
Intilah ontology berasal dari bahasa yunani. ontho berarti sesuatu yang
ada, berwujud atau nyata sedangkan logos berarti ilmu. Jadi secara
ontology berarti ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang ada atau
memiliki wujud nyata. Aristoteles berpendapat bahwa ontologoi berarti
menyelidiki sesuatu yang ada dan jelas kebenaranya. Bukti dari dasar
ontologi ada dalam pancasila adalah :
o Pancasila benar benar ada dalam kehidupan realitas dan memiliki wujud
berupa tulisan.
o Wujud ini dapat memperjelas identitas dan entitas pancasila
2. Dasar Epistimologi
Istilah epistimologi berasal dari bahasa yunani, yaitu diambil dari kata
episteme yang berarti pengetahuan dan logos yang berarti ilmu. Jadi
epistimologi berarti ilmu yang mempelajari tentang suatu pengetahuan.
Bukti dari dasar epistimologi ada dalam pancasila adalah :
o ilmu ini membahas tentang ilmu dasar yang kita kenal dengan istilah
pancasila itu sendiri, seperti dari mana kata ini berasal, apa maknanya,
bagaimana sejarahnya, dan lain sebagainya.
o Pancasila sebagai respon dari keadaan bangsa pada saat itu
o Nilai serta budaya masyarakat bangsa Indonesia diperkaya dengan
dimasukanya niali dan budaya dari luar Indonesia.
3. Dasar Aksiologis
Istilah ini berasal dari bahasa yunai. Yaitu dari kata axios yang berarti
sesuai atau wajar dan logos yang berarti ilmu. Maka secara sederhana
axiologis berarti suatu ilmu yang mempelajari tentang suatu nilai yang
sesuai atau wajar. Bukti dari dasar epistimologis ada dalam pancasila
adalah :
o Nilai dasar pancasila hanya dapat dimengerti oleh orang yang
menjalankan budaya Indonesia dan itu merupakan suatu kewajaran. Nilai
ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu :
a. Intrinsik : merupakan hasil perpaduan budaya luar dengan budaya
Indonesia
b. Ekstrinsik : mengandung arah bahwa dalam proses mewujudkan cita -
cita harus menyesuaikan dengan 5 sila pancasila

Kelompok Pemateri : Kelompok 4, tampil ke 4


Hari dan Tanggal : Kamis, 13 Oktober 2016
M. Irham, Joshua Evander, M. Alim, Fatnan N., Rizki
Nama Anggota :
Rachmat.

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA


Latar Belakang dari pentingnya materi pancasila sebagai system etika adalah
karena pancasila sendiri sebagai fungsi normative bangsa, dalam artian
pancasila memiliki fungsi sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia.
Fungsi pancasila secara umum ada 3, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Sebagai Jiwa bangsa Indonesia
3. Sebagai kepribadian bangsa Indonesia
Etika
Kata etika berasal dari bahasa yunani, berasal dari kataEthos yang berarti
watak kesusilaan atau adat istiadat.
Moral
Kata moral berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata Mos yang bentuk
jamaknya adalah Mores yang artinya adat kesusilaan dan Kebiasaan.
Secara umum kata ini memiliki arti atau makna yang sama, namun dalam
realita kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sendiri terdapat
perbedaan diantara keduanya, yaitu istilah etika lebih difokuskan pada bentuk
aturan dari adat kebiasaan sedangkan moral merupakan tindakan dari individu
itu sendiri.
Tujuan dari adanya etika adalah untuk mendafatkan konsep yang sama
mengenai baik buruknya suatu prilaku yang dilakukan oleh suatu individu.
Norma
Norma memiliki arti sebagai suatu ketentuan yang mengatur tingkah laku
dalam bermasyarakat.
Secara umum ada 4 jenis norma, yaitu :
1. Norma Agama
2. Norma Hukum
3. Norma Sosial
4. Norma Kesopanan