Anda di halaman 1dari 128

PELUANG INVESTASI

PANAS BUMI DI INDONESIA

GEOTHERMAL INVESTMENT
OPPORTUNITIES IN INDONESIA

Directorate of Geothermal
Directorate General of New, Renewable Energy
and Energy Conservation
Ministry of Energy and Mineral Resources
Geothermal, Energy Solution for Better Future
VISI DAN MISI
Our Vision And Mission
VISI:
Terjaminnya ketersediaan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan energi
nasional secara efisien dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan

MISI:
1. Memaksimalkan konservasi energi.
2. Mengoptimalkan penyediaan dan mengutamakan pemanfaatan Energi Baru
Terbarukan (EBT) dalam rangka diversifikasi.
3. Meningkatkan peran swasta dalam pengembangan EBT skala besar dan
partisipasi masyarakat dalam pengembangan EBT skala kecil.
4. Meningkatkan produksi dalam negeri/kandungan lokal dalam mendukung
pengembangan dan pemanfaatan EBTKE pada Misi No. 1, 2 dan 3

VISION:
Ensuring the availability of clean energy to meet the national energy needs
in efficient ways to achieve sustainable development

MISSION:
1. Maximizing energy conservation.
2. Optimizing the supply and emphasizing the utilization of new and renewable
energy (NRE) in the spirit of energy diversification.
3. Increasing private sectors participation in the development of large-scale
NRE and intensifying community involvement in the development of small-
scale NRE.
4. Increasing the use of domestic products / local contents to support the de-
velopment and utilization of new and renewable energy and energy conser-
vation as mentioned in mission 1, 2 and 3.

GEOTHERMAL INVESTMENT i OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Sambutan dari Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi
Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Message from Director General of New Renewable Energy and Energy Conservation,
Ministry of Energy and Mineral Resources of Indonesia

P uji dan syukur kami panjatkan kehadirat


Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-
Nya buku Peluang Investasi Panas Bumi di
O ur praise and gratitude to Allah SWT, for
His grace and blessing we could have
completed the book ofGeothermal Investment
Indonesia dapat diselesaikan dengan baik. Opportunities in Indonesia. The publication
Publikasi Buku Peluang Investasi Panas Bumi of this Geothermal Investment Opportunities
di Indonesia bertujuan untuk menawarkan in Indonesia is aimed to propose mutual
kerjasama dalam industri panas bumi Indonesia cooperation in the Indonesian geothermal
melalui kesempatan berinvestasi. Kami industry through investment opportunity. We
menguraikan wilayah dan industri panas bumi are mapping the overall geothermal fields
Indonesia secara menyeluruh agar calon investor and industry so that potential investors could
memiliki pemahaman yang jelas mengenai have crystal comprehension on the promising
prospek pengembangan panas bumi Indonesia geothermal business prospects in Indonesia.
yang menjanjikan.

Sebagai sebuah Negara besar, baik dalam hal As a big country, in terms of region and its
luas wilayah maupun jumlah penduduknya, population, Indonesia is dealing with the efforts
Indonesia menghadapi tantangan dalam to provide sufficient energy sources to support
penyediaan sumber energi yang cukup untuk the countrys development. On the other hand,
mendukung pembangunan negara. Dilain pihak the Government is obliged to fulfill the right of
Pemerintah berkewajiban memenuhi hak setiap citizens and residents to access sufficient and
warga negara dan penduduk terhadap akses sustainable energy whilecontinue promoting
energi yang berkecukupan dan berkelanjutan the use of energy that do not adversely affect
dengan tetap mengedepankan pemanfaatan the environment.
energi yang tidak memberikan dampak negatif
bagi lingkungan.

Hingga saat ini tingkat ketergantungan terhadap To date, the dependence on fossil energy is
energi yang berasal dari bahan bakar fosil masih relatively high, more than 90% of national
relative tinggi, lebih dari 90% penggunaan energi energy consumption derived from fossil sources.
nasional berasal dari sumber energi fosil. Karena As non-renewable energy resources, fossil
sifatnya yang tidak terbarukan, cadangan energi energy reserves are progressively decreasing,
fosil semakin menipis, hal ini menyebabkan therefore the national energy security is in
ketahanan energi nasional berada pada posisi weak condition. These situations have forced to
yang lemah. Situasi tersebut mendorong pada perform two things, efficiency in the use of fossil
dua hal, yaitu efisiensi terhadap penggunaan fuels and find out new energy which is relatively
energi dan memanfaatkan energi baru yang cheaper and environmentally friendly. Such new
cukup terjangkau dan ramah lingkungan. Salah green energy is geothermal energy.
satu jenis energi hijau tersebut adalah energi

GEOTHERMAL INVESTMENT iii OPPORTUNITIES IN INDONESIA


panas bumi.

Sebagai Negara dengan sumber panas bumi Being the worlds biggest resource of
terbesar di dunia dan untuk memaksimalkan geothermal and in maximizing its utilization,
pemanfaatannya, Indonesia menghadapi Indonesia is facing several challenges in the
rintangan di sektor teknologi, tenaga ahli, dan areas of technology, expertise, but mainly in
terutama di sektor investasi. Untuk itu kerjasama the investment sector. To addressing the issues,
dengan semua pihak terkait dan mitra baik stakeholder participation and support from
dalam negeri dan luar negeri sangat diharapkan. partners from within and outside the country
are highly appreciated.

Melalui semangat kemitraan, diharapkan Through the spirit of partnership, hopefully


agar para stakeholders panas bumi Indonesia the Indonesian geothermal stakeholders and
dan calon investor dapat mengoptimalkan future investors could optimize mutual benefits
keuntungan bersama dalam rangka memperkuat in order to strengthening the cooperation
kerjasama antara kedua belah pihak, meraih between both parties, attaining maximum profit
keuntungan maksimal serta memenuhi as well as fulfilling Indonesias national interest
kebutuhan nasional Indonesia dalam pasokan in energy supply.
energi.

Terakhir, pengembangan energi panas bumi Last but not least, the development of
harus selaras dengan kebijakan pembangunan geothermal energy must be in harmony with
sosial-ekonomi Indonesia yang pro-growth, Indonesias socio-economic development policy
pro-job, pro-poor dan pro-environment serta which is pro-growth, pro-job, pro-poor and
menggunakan komponen dalam negeri yang pro-environment, as well as maximizing the
maksimal agar tercipta sustainable growth with use of domestic components in order to create
equity demi masa depan yang lebih baik. a sustainable growth with equity for a better
future.

Rida Mulyana Rida Mulyana


Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan Director General of New Renewable Energy
Dan Konservasi Energi and Energy Conservation

GEOTHERMAL INVESTMENT iv OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Sambutan dari Direktur Panas Bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru
Terbarukan dan Konservasi Energi
Message from Director of Geothermal,
Directorate General of New Renewable Energy and Energy Conservation

S uatu kehormatan bagi Direktorat Panas


Bumi untuk menghadirkan Buku Peluang
Investasi Panas Bumi di Indonesia sebagai
I t is a pleasure for Directorate of Geothermal
to present the Geothermal Investment
Opportunities in Indonesia as guidance in the
panduan terhadap kegiatan usaha panas bumi. Indonesian geothermal business activities.
Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar Indonesia has the largest geothermal potential in
di dunia, namun pemanfaatannya masih the world, yet the utilization remains low. Based
rendah. Berdasarkan survei terbaru oleh Badan on the latest survei from Geological Agency,
Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Ministry of Energy and Mineral Resources, up to
Mineral, sampai dengan tahun 2015 terdapat 2015 there are 324 geothermal prospects with
324 prospek panas bumi dengan total potensi total potential of 29.452 MWe, but its use has
sebesar 29.452 MWe, namun pemanfaatannya only reached 1.438,5 MW.
baru mencapai 1.438,5 MW.

Pemerintah Indonesia berupaya semaksimal The Government of Indonesia is putting so much


mungkin untuk meningkatkan pemanfaatan effort to escalate the geothermal utilization
panas bumi melalui kebijakan, insentif fiskal dan through policies, fiscal and non-fiscal incentives,
non fiskal, serta memperluas kerjasama dengan and expanding cooperation with other related
stakeholders terkait lainnya. Namun demikian, public or private parties. Nevertheless, one of
salah satu faktor kunci yang mendukung the key factors that support the geothermal
pengembangan panas bumi adalah melalui development is through investment. To achieve
investasi. Untuk mencapai pemanfaatan yang optimum utilization, Indonesia would need
optimal, Indonesia membutuhkan investasi lebih more than 20 billion US dollar investment. This
dari 20 miliar dolar AS. Oleh karena itu, dukungan is where the support from investors is welcomed
dari investor disambut baik sebagai kesempatan as an opportunity for mutual cooperation.
kerjasama yang saling menguntungkan.

Peluang usaha panas bumi tidak hanya terbatas Geothermal business opportunity is not only
pada pengembangan pembangkit listrik panas limited for geothermal power plant development
bumi (pemanfaatan tidak langsung), tetapi (for indirect use), but also for direct use such
juga untuk pemanfaatan langsung seperti as heating, tourism, et cetera. Other options
pemanasan, pariwisata, dan sebagainya. Peluang are through the utilization of low temperature
lain adalah melalui pemanfaatan potensi panas geothermal potential, small scale power plant
bumi bersuhu rendah, pembangkit skala kecil and services companies to support the core
dan jasa perusahaan untuk mendukung bisnis business of geothermal.
inti panas bumi.

Pemerintah telah merancang kebijakan, Those opportunities are indeed supported by


peraturan, dan program untuk mendukung policies, regulations, and programs which were

GEOTHERMAL INVESTMENT v OPPORTUNITIES IN INDONESIA


kegiatan usaha panas bumi agar lebih designed to make geothermal business activity
berkembang, menarik dan menguntungkan bagi more developed, accessible, interesting and
investor. Panduan ini merupakan langkah untuk also profitable for the investors. This guidance
memperkenalkan upaya-upaya tersebut serta is a step for introducing those overall efforts and
memperlihatkan bahwa berinvestasi di panas showing that investing in Indonesias geothermal
bumi di Indonesia merupakan sebuah peluang is a great opportunity.
yang baik.

Penyusunan buku ini dilakukan oleh Direktorat This book is compiled and published by
Panas Bumi sebagai salah satu usaha untuk Directorate of Geothermal to promote and
mempromosikan dan mendukung program support governments programin accelerating
pemerintah dalam percepatan pengembangan geothermal development by providing
panas melalui penyajian data yang akurat, informative and accurate data from relevant
informatif, dan update dari berbagai sumber sources. For those purposes, data will be
yang relevan. Untuk itu updating data akan continuously updated
terus dilakukan sesuai dengan perkembangan
yang ada.

Kami mengharapkan partisipasi Anda dalam We look forward for your participation in
pengembangan panas bumi Indonesia Indonesian geothermal development and
dan mudah-mudahan bersama-sama kita hopefully together we can make a real difference
dapat membuat perubahan nyata melalui through clean energy development.
pengembangan energi bersih.

Yunus Saefulhak Yunus Saefulhak


Direktur Panas Bumi Director of Geothermal

GEOTHERMAL INVESTMENT vi OPPORTUNITIES IN INDONESIA


DAFTAR SINGKATAN
ABBREVIATIONS

APBD : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah


APBN : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
COD : Commercial Operation Dell
DJLPE : Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi
DWT : Deadweight Tonnage
EBTKE : Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi
EBT : Energi Baru terbarukan
ESDM : Energi Sumber Daya dan Mineral
GOI : Government of Indonesia
GWA : Geothermal Working Area
GWh : Gigawatt hour
IPB : Izin Panas Bumi
IUKU : Izin Usaha Ketenagalistrikan Untuk Kepentingan Umum
JOC : Joint Operating Contract
JTM : Jaringan Tegangan Menengah
JTR : Jaringan Tegangan Rendah
Kms : Kilometer sirkit
kV : Kilo Volt
kVA : Kilo Volt Ampere
kWh : Kilowatt hour
MEMR : Ministry of Energy & Mineral Resources
MFO : Marine Fuel Oil
MOF : Ministry of Finance
MoT : Ministry of Trade
MW : Megawatt
MWe : Megawatt electric
NRE : New and Renewable Energy
NOID : Notice of Intended Development
PJBL : Perjanjian Jual Beli Listrik
PPh : Pajak Penghasilan
PPN : Pajak Pertambahan Nilai
RE : Rasio Elektrifikasi
RUPTL : Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
UKL-UPL : Usaha Pengelolaan Lingkungan dan Usaha Pemantauan Lingkungan
UKP4 : Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan
VA : Volt Ampere

GEOTHERMAL INVESTMENT viii OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PANAS BUMI INDONESIA
GEOTHERMAL IN INDONESIA

POTENSI PANAS BUMI GEOTHERMAL POTENTIAL

S umber daya panas bumi adalah sumber


energi panas yang terkandung dalam air
panas, uap air dan batuan bersama mineral
G eothermal are heat resources contained in
hot water, steam and rocks with assosiated
minerals, and other gases which genetically
ikutan dan gas lainnya yang secara genetik is unseparable from geothermal system.
semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu Geothermal energy can be utilized for power
sistem panas bumi. Energi panas bumi dapat generation and also for direct use.
dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik
dan pemanfaatan langsung.

Sumber daya panas bumi Indonesia terbagi Indonesias geothermal resources are divided
dalam dua kelompok, yaitu sumber daya into two types: first, the resources within the
yang berada dalam jalur vulkanik, biasanya volcanic lanes with high enthalpies, and have
mempunyai kandungan panas tinggi, great potential to be developed into commercial
memiliki potensi besar dan komersial untuk electricity power. These kinds of resources are
dikembangkan menjadi tenaga listrik. Sumber spread in the island of Sumatra, Java, Bali, Nusa
daya ini tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, North Sulawesi to North Maluku.
Tenggara, Sulawesi Utara hingga Maluku Utara. While the second type is a non-volcanic type,
Sedang yang kedua adalah tipe non-vulkanik with low enthalpy and is found in Bangka-
dengan kandungan panas relatif lebih rendah, Belitung, West Kalimantan, South Sulawesi,
terdapat di Bangka-Belitung, Kalimantan Barat, Southeast Sulawesi, Central Sulawesi, Maluku
Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi and Papua.
Tengah, Maluku dan Papua.

Data dari Badan Geologi, Kementerian Energi Data from Geological Agency, Ministry of Energy
dan Sumber Daya Mineral menunjukkan and Mineral Resources indicated that until
bahwa di Indonesia sampai dengan tahun 2015 2015, Indonesia has 324 potential geothermal
terdapat 324 lokasi panas bumi yang potensial locations to be developed. However, the
untuk dikembangkan. Namun pemanfaatan current indirect utilization of geothermal
panas bumi untuk pembangkit listrik baru energy for electricity only reaches 1.438,5 MW
mencapai 1.438,5 MW (tabel di bawah). Data (table below). This data will be continuously
potensi ini akan terus berkembang dari waktu ke developing along with newest surveis. On the
waktu sesuai dengan penelitian terbaru. Di sisi other hand, direct utilization of geothermal
lain, pemanfaatan langsung energi panas bumi energy whether for agriculture or tourism has
untuk agrikultur maupun turisme masih belum yet to be optimized.
optimal.

GEOTHERMAL INVESTMENT 1 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


SEBARAN POTENSI PANAS BUMI INDONESIA - (BADAN GEOLOGI- KESDM, Maret 2015)
GEOTHERMAL POTENTIAL DISTRIBUTION IN INDONESIA (GEOLOGICAL AGENCY - MEMR, MARCH 2015)

Jumlah POTENSI (MWe) / POTENTIAL (MWe)


TERPASANG
Lokasi
PULAU TOTAL INSTALLED
No SUMBER DAYA / RESOURCE CADANGAN / RESERVE
ISLAND (MWe) CAPACITY
Number (MW)
SPEKULATIF HIPOTESIS TERDUGA MUNGKIN TERBUKTI
of
SPECULATIVE HYPOTHESIS PROBABLE POSSIBLE PROVEN
Location
1 SUMATERA 94 3.182 2.519 6.790 15 380 12.760 122
2 JAWA 73 1.560 1.739 4,023 658 1.815 9.717 1214

BALI - NUSA
3 33 412 431 262 0 15 1.805 12,5
TENGGARA

4 KALIMANTAN 14 182,5 0 0 0 0 145


5 SULAWESI 75 1.239 343 1.049 150 78 3.044 80
6 MALUKU 32 532 89 0 0 0 1.071
7 PAPUA 3 75 0 0 0 0 75

324 7.162,5 5.121 14.081 823 2.288 29.475 1438,5

Berdasarkan hasil penyelidkan, baik penyelidikan Based on the preliminary and detailed survei,
pendahuluan maupun rinci diperoleh gambaran geothermal prospect areas in Indonesia are
bahwa daerah prospek panas bumi di Indonesia mostly concentrated in Sumatra (94 locations),
sebagian besar terkonsentrasi di P. Sumatera Java (73 locations), Sulawesi (75 locations), Bali
(94 lokasi), P. Jawa (73 lokasi), P. Sulawesi (75 and Nusa Tenggara (33 locations), Kalimantan
lokasi), P. Bali dan Nusa Tenggara (33 lokasi), (14 locations), Maluku (32 locations) and
P. Kalimantan (14 lokasi), P. Maluku (32 lokasi) Papua (3 locations). The prospect of the whole
dan P. Papua (3 lokasi). Dari keseluruhan daerah area only 5 % of the prospect areas has been
prospek tersebut hanya sebesar 5 % telah developed as geothermal power plants.
dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga
panas bumi.

Namun bila ditinjau dari tingkat kepastian However, based on level of certainty, Java has
potensi, Pulau Jawa menempati urutan tertinggi the most proven reserves of 1,815 MWe. The
dengan cadangan terbukti sebesar 1.815 MWe. level of certainty is highly dependent with the
Tingkat kepastian potensi berkaitan dengan data obtained from foregoing surveis which
data yang didapat dari survei yang dilakukan di conducted in a particular area.
pada suatu wilayah tertentu.

Mengingat besarnya investasi dalam Due to high investment needed and uncertainty
pengembangan panas bumi dan tingginya risk, data quality and potential certainty should
resiko yang dihadapi, kualitas data dan tingkat be highly concerned by government in order to
kepastian potensi harus menjadi perhatian attract potential investors. Moreover, the lack
utama pemerintah untuk menarik minat of updating data has been one of the causes
calon investor agar menanamkan modalnya. that lead geothermal business become less
Selain itu, minimnya pembaharuan data attractive. Therefore, the Geological Agency,
potensi panas bumi sudah lama dituding Ministry of Energy and Mineral Resources to
sebagai salah satu sebab minat investasi di conduct surveis using state funds to update and
sektor ini belum maksimal. Untuk itu Badan improve data quality. Surveis generally consist of
Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya geology, geochemistry and geophysics (surface

GEOTHERMAL INVESTMENT 2 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Mineral dengan menggunakan dana APBN exploration) and shallow drilling.
terus melakukan survei untuk memperbaharui
dan meningkatkan kualitas data. Survei yang
dilakukan pada umumnya mencakup survei
geologi, geokimia dan geofisika (eksplorasi
permukaan) dan pemboran dangkal.

Undang Undang Panas Bumi menyebutkan Geothermal Law stated that exploration can
bahwa eksplorasi dapat dilakukan pemerintah be done by the government as an incentive
sebagai bentuk insentif untuk memberikan to provide more geological confidence
tingkat keyakinan geologi yang tinggi kepada for prospective developers. Currently, the
calon pengembang. Untuk itu pemerintah government has provided financing scheme
telah menyiapkan pendanaan untuk kegiatan for exploration activities in order to improve
eksplorasi yang bertujuan meningkatkan existing data from preliminary surveis activities
kecukupan data dari hasil survei pendahuluan to mitigate risk
guna menurunkan risiko eksplorasi

KEGIATAN PENGUSAHAAN GEOTHERMAL


PANAS BUMI BUSINESS ACTIVITIES
Pengembangan panas bumi oleh pemerintah Geothermal development is began in the era of
Indonesia dimulai pada era tahun 1970-an the 1970s with PT Pertamina appointment by
dengan menugaskan PT Pertamina untuk government to carry out survei and exploration
melakukan survei dan ekslporasi sumber daya activities in Java and Bali. While for other
panas bumi untuk wilayah Jawa dan Bali. regions conducted by the government c.q. the
Sementara untuk wilayah lain dilakukan oleh Directorate of Volcanology.
pemerintah sendiri, yang dilaksanakan oleh
Direktorat Vulkanologi.

Sedangkan hak untuk pengembangan sumber The rights to geothermal resources development
daya panas bumi di Indonesia pada awalnya in Indonesia were originally vested by the
diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada Government of Indonesia (GoI) to PT Pertamina
PT Pertamina (Pertamina). Selama 1970-an dan (Pertamina), the state own company. During
1980-an, Pertamina menyelesaikan eksplorasi the 1970s and 1980s, Pertamina completed
sendiri atau di bawah Kontrak Operasi Bersama exploration on its own or under Joint Operating
(JOC) dengan pengembang domestik dan luar Contracts (JOC) with both domestic and overseas
negeri. Awalnya uap yang dihasilkan dijual ke developers. Originally steam was sold directly to
PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN), sebagai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), as the sole
satu-satunya perusahaan milik negara yang state electricity company.
bergerak dibidang kelistrikan.

Atas desakan perusahaan swasta dan badan At the urging of private companies and national
nasional, pada tahun 1991 Presiden Republik entities, in 1991 the President of the Republic of
Indonesia mengeluarkan keputusan yang Indonesia issued a decree which allowed JOC
memungkinkan JOC untuk membangun to not only develop resources but also to build
dan mengoperasikan pembangkit listrik dan and operate power plants and sell the electrical
menjual energi listrik ke PLN. Pada tahun energy to PLN. Then in the year of 2000 the
2000 pemerintah mencabut monopoli PT government repealed the monopoly right
Pertamina atas pengusahaan panas bumi dan from PT Pertamina and opened up business
membuka peluang bagi investor untuk ikut serta opportunities in geothermal development.
dalam bisnis panas bumi di Indonesia.

Pada tahun 2003, Indonesia mengeluarkan In 2003, Indonesia passed Geothermal Law

GEOTHERMAL INVESTMENT 3 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Undang Undang Panas Bumi Nomor 27/2003 No. 27/2003 that significantly changed the
yang secara signifikan merubah kebijakan framework for geothermal development.
dalam pengembangan panas bumi. Undang The law mandated that all future geothermal
Undang ini mengatur bahwa pengusahaan development was to be completed by
panas bumi pada wilayah tertentu dilakukan competitive tendering for specific areas. The
berdasarkan tender yang kompetitif. Tender tendering was to be transparent and result in
harus dilaksanakan secara transparan untuk the issuance of a business license that permitted
mendapatkan Izin Panas Bumi (IPB) sebagai geothermal field development.
syarat untuk memulai pengembangan lapangan
panas bumi.

Pemerintah menerbitkan Undang Undang The Government has been published Law No.
Nomor 21/2014 tentang Panas Bumi sebagai 21/2014 on Geothermal as a substitute for of Law
pengganti Undang Undang Nomor 27/2003 No. 27/2003 which was a milestone to remove
yang yang merupakan tonggak bersejarah untuk bottle necking in geothermal development. The
menghilangkan bottle necking yang selama ini points of changes are:
mengganjal percepatan pengembangan panas
bumi. Poin poin penting perubahan sebagai
berikut:
a. Panas Bumi tidak lagi dikategorikan sebagai a. Geothermal business activities is not
pertambangan/ penambangan sehingga classified as a mining so the utilization of
pemanfaatan panas bumi dikawasan geothermal in forest conservation can be
hutan konservasi dapat dilakukan dengan done by using environmental permit;
menggunakan izin pemanfaatan kondisi
lingkungan sedangkan dihutan produksi dan
lindung dengan menggunakan Izin Pinjam
Pakai Kawasan Hutan;
b. Kewenangan pemanfaatan panas bumi b. Indirect use of geothermal business (electric)
secara tidak langsung (listrik) menjadi fully the authority of the Government, while
kewenangan Pemerintah Pusat sehingga for direct utilization (non-electric) authority
untuk lelang wilayah kerja panas bumi of the Government, Provincial or District /
dan penerbitan izin panas bumi (IPB) serta City.
pembinaan dan pengawasan dilakukan oleh
Pemerintah Pusat, sedangkan kewenangan
pemanfaatan panas bumi secara langsung
(non-listrik) dilakukan oleh Pemerintah
Pusat atau Pemerintah Daerah sesuai
keterdapatannya.
c. Harga listrik panas bumi ditetapkan oleh c. The price of geothermal electricity
Pemerintah determined by the Government.
d. Pemerintah dapat memberikan insentif d. Government can provide incentives for
untuk pengmbangan panas bumi; geothermal development.

GEOTHERMAL INVESTMENT 4 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PENGUSAHAAN PANAS BUMI PEMANFAATAN TIDAK LANGSUNG
GEOTHERMAL BUSINESS OF INDIRECT UTILIZATION

Dari gambar diatas terlihat bahwa terdapat The picture above shows that there are 4
4 (empat) cara bagi investor untuk menjadi (four) ways for new investor for becoming a
pengembang panas bumi, yaitu: geothermal developer, namely:
1. Penugasan Survei Pendahuluan/ Survei 1. Preliminary Survei Assignment or Preliminary
Pendahuluan & Eksplorasi Survei Assignment & Exploration
2. Memperoleh IPB yang diberikan melalui 2. Obtain Geothermal Permit (IPB) through
mekanisme lelang WKP GWA tender mechanism.
3. Memberikan pendanaan 3. As Lender
4. Industri penunjang 4. Services Company

Tujuan dari pelaksanaan Survei Pendahuluan The intent of the Preliminary Survei is to provide
adalah untuk menyediakan data dasar bawah basic subsurface data related to geology,
permukaan yang berkaitan dengan kondisi geophysics, and geochemistry. The results are
geologi, geofisika, dan geokimia. Hasil dari expected to provide an overview of geothermal
survei diharapkan dapat memberikan gambaran resources existence and an estimation of
keberadaan sumber daya panas bumi dan its location and will be used as a basis in
perkiraan letaknya. Data ini kemudian menjadi determining Geothermal Working Area (GWA).
dasar dalam penetapan Wilayah Kerja Panas The data needs to be of high quality since it is
Bumi (WKP). Data ini untuk harus berkualitas meant to provide for prospective bidders to
tinggi karena pada saat lelang WKP data tersebut calculate realistic power price for future energy
akan diberikan kepada peserta yang memenuhi on GWA tender implementation.
syarat dan menjadi dasar bagi peserta lelang
dalam menyampaikan penawaran harga listrik.

Berdasarkan Undang Undang Nomor 21/2014, Under the Law, 21/2014 either the GoI or regional
Survei Pendahuluan dapat dilakukan oleh governments could conduct the Preliminary
Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Namun Survei. However, at the discretion of the
Pemerintah dapat menugaskan suatu badan government, Preliminary Survei responsibilities
usaha untuk melaksanakan survei atas biaya dan can be handed over to a business entity which

GEOTHERMAL INVESTMENT 5 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


resiko pihak badan usaha tersebut. must complete the survei at its own risk and
cost.

Tahapan selanjutnya adalah pengkajian dan Next stage is evaluating and processing the
pengolahan data Survei Pendahuluan dan/atau data obtained from preliminary survei and / or
Eksplorasi. Jika hasilnya memenuhi persyaratan exploration activities. If the result is considered
untuk ditetapkan menjadi WKP, Menteri akan eligible to be determined as GWA, then The
merencanakan, menyiapkan dan menetapkan Minister shall plan, prepare, and determine
Wilayah Kerja. Selanjutnya WKP ini akan dilelang a Gethermal Working Area. Following the
oleh pemerintah (Menteri). determination, GWA will be offered by the
government (Minister)

Pemenang lelang dapat mulai melakukan The tender winner could initiate geothermal
eksplorasi pada WKP setelah mendapatkan IPB. activities after obtaining Geothermal Permit.
Kewenangan untuk mengeluarkan IPB adalah The authority to issue a permit is the central
Pemerintah pusat (menteri). government (Minister).

IPB terdiri dari: Geothermal License consists of:


a. Jangka waktu eksplorasi maksimum 5 (tiga) a. An exploration period valid of 5 (five) years,
tahun sejak diterbitkannya IPB dan bisa which can be extended 2 (two) times for a
diperpanjang dua kali dengan 1 (satu) tahun period of one year each.
per perpanjangan.
b. Jangka waktu studi kelayakan maksimum 2 b. A feasibility study valid for a maximum of 2
(dua) tahun sejak jangka waktu eksplorasi (two) years since the exploration period is
berakhir. ended.
c. Jangka waktu eksploitasi maksimum 30 c. An exploitation period valid for a maximum
(tiga puluh) tahun sejak eksplorasi berakhir period of 30 years after exploration has
dan bisa diperpanjang. Ekspoitasi dapat ceased and can be extended. Exploitation
diperpanjang paling lama 20 (dua puluh) period may be extended at the most of 20
tahun untuk setiap kali perpanjangan. (twenty) years for each extension.

Setiap Badan Usaha hanya dapat diberikan 1 Each Business Entity may only have business
(satu) WKP. Jika hendak mengusahakan lebih within 1 (one) GWA. In the case of a business
dari 1 (satu) WKP, badan usaha tersebut harus entity expects to undertake more than 1 (one)
membentuk badan hukum terpisah untuk setiap WKP, then a legal separate entity should be
WKP. established for each GWA.

Eksplorasi adalah rangkaian kegiatan yang Exploration is a series of activities which covers
meliputi penyelidikan geologi, geofisika, gelogical, geophysical, geochemical surveis,
geokimia, pengeboran uji, dan pengeboran gradient temperature well, and exploratory
sumur eksplorasi yang bertujuan untuk drilling in order to obtain information on
memperoleh informasi kondisi geologi bawah geological sub-surface condition to locate and
permukaan guna menemukan dan mendapatkan estmate geothermal potential reserve.
perkiraan cadangan panas bumi.

Eksploitasi adalah rangkaian kegiatan pada Exploitation is a series of activities in a particular


suatu wilayah kerja tertentu yang meliputi GWA which consist of development and
pengeboran sumur pengembangan dan sumur reinjection wells drilling, construction of field
reinjeksi, pembangunan fasilitas lapangan dan and production facilities of geothermal.
operasi produksi panas bumi.

GEOTHERMAL INVESTMENT 6 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


ALUR PROSES PENGUSAHAAN PANAS BUMI
Geothermal Value Chains

Alur proses pengusahaan panas bumi: Description of Geothermal Business Processes:


S-0 Kementerian Energi dan Sumber S-0 The Ministry of Energy and Mineral
Daya Mineral melaksanakan kegiatan Resources conduct an inventory of
inventarisasi potensi panas bumi dan geothermal potential and followed by
menerbitkan peta potensi panas bumi. publishing a geothermal potential map.
S-1 Survei pendahuluan dapat dilakukan S-1 A Preliminary survei could be conducted
oleh Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota by the Minister, the Governor, the Regent/
sesuai dengan kewenangannya dengan Mayorin accordance with the authority
menggunakan dana yang berasal dari by using governments budget. However,
APBN atau APBD. Pemerintah dapat the Minister may assign other party(ies)
menugaskan pihak lain (badan usaha) to conduct preliminary survei on their
untuk melaksanakan kegiatan survei own budget. The results of the survei are
pendahuluan atas biaya badan usaha reported to the Minister.
tersebut. Hasil dari survei dilaporan kepada
Menteri.
S-2 Menteri akan menetapkan WKP setelah S-2 The Minister will determine a GWA aftere
dilakukan evaluasi terhadap hasil survei valuating the survei results.
yang dilakukan.
S-4 Penyerahan IPB kepada pemenang lelang S-4 Issuance of Geothermal License (IPB) to the
WKP. tender winner.
S-5 Hasil pelaksanaan tender dilaporkan S-5 The tender resultsshall be reported to the
kepada Menteri untuk diperiksa dan Minister for further review and clarification.
diklarifikasi. Jika sudah memenuhi semua If the result comply with all requirements
persyaratan, Menteri akan menugaskan PT needed, the Minister will assign PT PLN

GEOTHERMAL INVESTMENT 7 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PLN untuk membeli listrik dari pembangkit (State-Own Electricity Company) to
panas bumi berdasarkan hasil tender. purchase electricity from geothermal
power plants based on the tender results.
S-6 Penandatanganan Perjanjian Jual Beli S-6 Power Purchase Agreement(PPA) is signed
Listrik (PJBL) antara Pemegang IPB dengan between IPB Holders and PT PLN.
PT PLN.
S-7 Tahapan kegiatan eksporasi panas bumi. S-7 Exploration stage.
S-8 Pelaksanaan studi kelayakan. S-8 Implementation of feasibility study.
S-9 Tahapan kegiatan eksploitasi panas bumi. S-9 Exploitation stage.
S-10 Periode Pemanfaatan / Produksi. S-10 Production stage.

GEOTHERMAL INVESTMENT 8 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


KEBIJAKAN DAN PERATURAN
POLICIES AND REGULATIONS

S ebagai upaya untuk mengatasi kekurangan


energi dan mengurangi emisi gas
rumah kaca dari sektor energi, Pemerintah
I n an effort to cope with projected energy
shortages and to reduce green house gas
emission from power sector, the Government of
Indonesia berupaya untuk mempercepat dan Indonesia (GoI) intends to accelerate and speed
meningkatkan pemanfaatan panas bumi untuk up the development of available geothermal
mencapai target sebagaimana tercantum dalam potential in the country and achieve the targets
Roadmap Panas Bumi. as stated in the Geothermal Roadmap.

Sejak di keluarkannya Undang-Undang No. Since the issuance of Law No. 27/2003 on
27/2003 tentang Panas Bumi, hanya sedikit Geothermal, only few new public or private
investasi baru dari sektor publik maupun swasta investment in the geothermal sector have
yang muncul. Padahal prospek pengembangan occured. However, the potential for investment
panas bumi cukup menjanjikan karena adanya are promising as the following factors are
dorongan dari berbagai faktor. Pertama, expected to contribute. First, the increased
kecenderungan meningkatnya harga bahan volatility of fossil fuel prices has forced the
bakar fosil yang memaksa pemerintah untuk government to provide an unexpected additional
menyediakan tambahan subsidi listrik. Kedua, subsidy for electricity. Second, the proposed
crash program tahap 2 untuk mempercepat 2nd energy crash program to accelerate the
penambahan daya listrik. Pembangkit listrik addition of generating capacity. Geothermal-
dari energi panas bumi diharapkan dapat based power is expected to contribute 4825
berkontribusi sebesar 4825 MW. Ketiga, potensi MW. Third, the considerable potential to reduce
besar untuk mengurangi emisi CO2. CO2 emissions.

Untuk meningkatkan pemanfaatan energi panas To increase the utilization of geothermal


bumi dan menarik investor, Pemerintah telah energy and attract investors, the government
melakukan berbagai upaya yang antara lain has made various efforts, related to legal
mencakup meningkatkan kepastian hukum, certainty, improvement on geothermal energy
perbaikan struktur harga energi panas bumi, price structure, providing various facilities and
menyediakan berbagai fasilitas dan insentif, incentives, improvement of public facilities and
perbaikan fasilitas public dan infrastruktur, infrastructure, coordinating with all relevant
berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait parties to accelerate and simplify permitting
dan mempermudah proses perizinan. process.

Pada tahun 2003 pemerintah menerbitkan The Law No. 27/2003 on Geothermal passed
Undang-Undang No. 27 / 2003 tentang Panas in 2003, and followed by a series of additional
Bumi yang kemudian diikuti dengan dikeluarkan facilitating legislative actions, has created a
serangkaian peraturan dan kebijakan new opportunity for geothermal development
pendukung, telah membuka kesempatan in Indonesia. The law establishes a clearer
baru untuk pengembangan panas bumi di pathway for investment and a framework for
Indonesia. Undang-undang ini memberikan both domestic and foreign entities to enter the
kepastian hukum sehingga pengembang baik geothermal energy market in Indonesia with
dari dalam maupun luar negeri tidak ragu- considerably less risk than had previously been

GEOTHERMAL INVESTMENT 9 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


ragu untuk berinvestasi dan memasuki usaha the case. The Law to regulate the up-stream
di bidang geothermal karena dianggap telah side, while the downstream business that
meminimalkan resiko atas ketidakpastian engages in electric power generation is subject
hukum yang pernah terjadi. UU ini mengatur to prevailing Electric Law No. 30/2009.
sisi hulu pengusahaan panas bumi, sedangkan
bisnis hilir yang bergerak di bidang pembangkit
tenaga listrik mengacu pada UU No 30/2009
tentang Ketenagalistrikan.

Pengembangan panas bumi di Indonesia Geothermal development in Indonesia are


dikelompokkan kedalam era sebelum terbitnya divided into 2 eras, first is the era prior to the
Undang-Undang No. 27 / 2003 tentang Panas issuance of Law No. 27 of 2003 on Geothermal
Bumi (WKP existing) dan era Undang-Undang (GWA existing) and second is the era of Law
No.21/2014. Secara garis besar perbedaan No.21 of 2014 The difference in implementation
perlakuan dan kebijakan atas kedua era tersebut and policies that applied can be seen in the
dapat dilihat pada gambar dibawah. figure below.

PERATURAN PANAS BUMI GEOTHERMAL REGULATION


1. Undang-Undang No. 21/2014 tentang Panas 1. Law No. 21/2014 on Geothermal
Bumi
2. Peraturan Pemerintah No. 59/2007 tentang 2. Government Regulation No. 59/2007 on
Kegiatan Usaha Panas Bumi, sebagaimana Geothermal Business Activities, as amended
telah diubah dalam PP No. 70/2010. in GR No. 70/2010.
3. Peraturan Pemerintah No. 18/2015 3. Government Regulation No. 18/2015 on
tentang Fasilitas Pajak penghasilan untuk Income Tax Facilities for Investment in
Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Certain Business Fields and / or in Specific
Tertentu dan/atau Daerah-daerah tertentu. Regions.
4. Peraturan Menteri ESDM No. 40/2014 4. No. 40/2014 on Revision of MR No.15/2010
tentang Perubahan keempat atas Peraturan on The List of Power Plant Acceleration
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Project using Renewable Energy, Coal and
Nomor 15 Tahun 2010 tentang Daftar Proyek Gas and Related Transmission
Percepatan Pembangunan Pembangkit
Tenaga Listrik Menggunakan Energi
Terbarukan, Batubara dan Gas Bumi serta
Transmisi Terkait.

GEOTHERMAL INVESTMENT 10 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


5. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya 5. Ministry Regulation of Minister Energy And
Mineral Mineral Resources
1) Permen No. 11/2008 tentang Tata Cara 1) No. 11/2008 on the Procedure for GWA
Penetapan WKP PanasBumi Determination
2) Permen No. 02/2009 tentang Pedoman 2) No. 02/2009 on Guidelines for Geothermal
Penugasan Survei Pendahuluan Panas Preliminary Survei Assignment (as
Bumi (sebagaimana diubah dalam amendment of MR. 05/2007)
Permen 05/2007)
3) Permen No. 11/2009 tentang Pedoman 3) No. 11/2009 on Guidelines for
Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Panas Implementation of Geothermal Business,
Bumi, jo. Permen No. 18/2012 jo. MR No. 18/2012
4) Peraturan Menteri ESDM No.17/2014 4) No. 17/2014 on Purchasing of Electricity
tentang Pembelian Tenaga Listrik dari from Geothermal Power Plants (PLTP) and
PLTP dan Uap Panas Bumi untuk PLTP Geothermal Steam to Geothermal Power
oleh PT Perusahaan Listrik Negara Plants by PT PLN (Persero)
(Persero)
6. Peraturan Menteri Keuangan 6. Ministry Regulation of Minister of Finance
1) No. 139/PMK.011/2011 tentang Tata 1) No. 139/PMK.011/2011 on The Procedure
Cara Pemberian Jaminan Kelayakan To Grant Guarantees On The Feasibility
Usaha PT. Perusahaan Listrik Negara Of PTPLN (Persero) ForThe Construction
(Persero) untuk Pembangunan Of Power Plants Using Renewable Energy,
Pembangkit Tenaga Listrik dengan Coal, And Gas Through Cooperation With
Menggunakan Energi Terbarukan, The Independent Power Producers
Batubara, dan Gas yang Dilakukan
Melalui Kerjasama dengan Pengembang
Listrik Swasta
2) No. 03/PMK.011/2012 tentang Tata 2) No. 03/PMK.011/2012 on the
Cara Pengelolaan dan Pertanggung Management Procedures and
jawaban Fasilitas Dana Geothermal Accountability of Geothermal Facility
3) Permen No.16/2015 tentang Fund
kriteria dan atau persyaratan dalam 3) No.16/2015 criteria and requirements In
pemanfaatan fasilitas pajak penghasilan terms of income tax facility for PP 18/2015
untuk PP 18/2015 pada sektor ESDM

(Dengan ditetapkannya Undang-Undang No. (by issued of Law No.21/2014 that derivative
21/2014 maka peraturan turunannya harus rules must be adjusted)
menyesuaikan)

KEBIJAKAN PANAS BUMI GEOTHERMAL POLICIES


Pemerintah Indonesia berkeinginan The Government of Indonesia intends to
untuk meningkatkan dan mempercepat accelerate and speed up the development of
pengembangan panas bumi. Untuk itu, geothermal. In order to do so, the government
Pemerintah berupaya meningkatkan iklim attempts to enhance the investment climate for
investasi bagi pengembang eksisting maupun both existing developers as well as new entrants
investor baru di sektor panas bumi Indonesia. to the geothermal sector in Indonesia. To
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah achieve these objectives, the government has
melakukan berbagai upaya, diantaranya: made various efforts, as follow:
1. Perbaikan dan harmonisasi peraturan di 1. Improvement and harmonization of
sektor Usaha Panas Bumi. regulations in Geothermal Business.
1). Revisi UU No. 27/2003 tentang 1).Revising the law No. 27/2003 on

GEOTHERMAL INVESTMENT 11 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Geothermal menjadi UU No.21/2014. Tujuan Geothermal became law No.21/2014 The
utama dari revisi ini adalah: main purposes of these vision are:
- Merevisi pengertian panas bumi - Geothermal activities can be carried
sehingga kegiatan panas bumi dapat out in conservationforest area.
dilakukan di area hutan konservasi.

- Kewenangan pemanfaatan panas - Indirect use of geothermal business


bumi secara tidak langsung (listrik) (electric) fully the authority of
menjadi kewenangan Pemerintah the Government, while for direct
Pusat sehingga untuk lelang wilayah utilization (non-electric) authority
kerja panas bumi dan penerbitan izin of the Government, Provincial or
panas bumi (IPB) serta pembinaan District/City.
dan pengawasan dilakukan oleh
Pemerintah Pusat, sedangkan
kewenangan pemanfaatan panas
bumi secara langsung (non-listrik)
dilakukan oleh Pemerintah Pusat
atau Pemerintah Daraeh sesuai
keterdapatannya.

2). Revisi PP No. 59/2007 tentang Kegiatan 2). Revising GR No. 59/2007 on Geothermal
Usaha Panas Bumi, terutama yang Business Activities, mainly to revise GWAs
berkaitan dengan mekanisme tender tender mechanism. Based on proposed
WKP. Berdasarkan draft PP yang regulation, the winner of GWAs tender
sedang disusun, pemenang tender is determined by work programs and
WKP ditentukan dari program kerja dan exploration commitments.
komitmen ekslporasi yang ditawarkan.
3). Di sisi kebijakan harga, Pemerintah 3). Regard to pricing policy, the Government
melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor through the Minesterial Regulation
17 Tahun 2014 telah menetapkan harga No.17/2014 has been set theprice of
listrik panas bumi dalam kisaran 11,8- geothermal electricity in the range of
29,6 sen US$/kWh, sesuai tahun mulai 11.8 to 29.6 cents US $/kWh, appropriate
beroperasi (commercial operation date/ with year of COD and the region of
COD) dan wilayah pengembangannya. development.

2. Kontribusi panas bumi dalam Crash Program 2. Geothermal Contribution in Crash Program
Tahap II untuk menghasilkan kapasitas Phase II to reach 4,825 MW.
sebesar 4,825 MW.
3. Pemerintah memberikan insentif fiskal bagi 3. The government provides fiscal incentives
pengembangan panas bumi. for geothermal development.
4. Dalam rangka mempercepat proses lelang 4. In order to accelerate the tender process
WKP baru, pemerintah akan merevisi of new GWAs, the policies which regulate
mekanisme lelang sehingga proses lelang bidding process are being revised in order to
lebih sederhana, transparan, dan bankable. make the tender more simple, transparent
and bankable.
5. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait 5. Coordinating with all relevant parties to
untuk mempercepat dan menyederhanakan accelerate and simplify the permit process.
proses perizinan.
6. Terkait dengan permasalahan hutan, 6. Related to Forestry Issues, MEMR and
Kementerian ESDM dan Kementerian Ministry of Forest have signed the MoU
Kehutanan telah menandatangani MoU regarding the acceleration of geothermal
mengenai percepatan izin pemanfaatan utilization permit within production forest,
panas bumi di dalam area hutan produksi, protected forest, and conservationforest.
hutan lindung, dan hutan konservasi.

GEOTHERMAL INVESTMENT 12 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


7. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan panas 7. In order to encourage the utilization of
bumi dalam suplai listrik nasional, pemerintah geothermal in national electricity supply,
saat ini sedang menyusun struktur harga yang GoI is currently developing a comprehensive
mencerminkan nilai keekonomian sehingga pricing structure that reflects economic value
kompetitif, mencakup sisi hulu dan hilir, and fairness to make geothermal business
memperhitungkan kapasitas dan teknologi competitive, which includes upstream and
pembangkitan dan kualitas reservoir. downstream sides, taking into account
technology and capacity of generation and
reservoir quality.

8. Pemerintah menyediakan Geothermal 8. Government provides Geothermal Fund for


Fund untuk kegiatan eksplorasi panasbumi geothermal exploration to reduce risk that
untuk mengurangi resiko di tahapawal dan may exist in early stage and also to increase
meningkatkan bankability proyek panas the bankability of a certain geothemal
bumi. project.
9. Pemerintah Indonesia terus meningkatkan 9. The GoI are improving the ability, competency
kemampuan, kompetensi dan and professionalism of human resources
profesionalisme sumber daya manusia through training, short courses and advanced
melalui training, pelatihan singkat, dan level education in collaboration with local
tingkat pendidikan lanjut, melalui kerjasama and international educational institutions.
dengan institusi pendidikan lokal dan
internasional.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan insentif In addition, the GoI also provides several fiscal
fiskal sebagai berikut: incentives for geothermal development as
follow:

a. Fasilitas pajak penghasilan: a. Income tax facility:


1. Tax allowance : Tambahan pengurangan 1. Tax allowance : Additional reduction of
penghasilan neto sebesar 30% dari jumlah net income of 30% of the total investment
penanaman modal selama 6 tahun, for 6 years, accelerated amortization,
amortisasi dipercepat, pengurangan tarif reduction in income tax rates on
PPh atas dividen yang dibayarkan kepada dividends paid to foreign taxpayers,
wajib pajak luar negeri, tambahan jangka additional period of compensation for
waktu kompensasi kerugian; losses;
2. Tax holiday : Pembebasan PPh badan 2. Tax holiday : Corporate income tax
selama 5-10 tahun, pengurangan PPh dismission for 5-10 years, 50% reduction in
badan 50% selama 2 tahun; corporate income tax for 2 years

b Fasilitas kepabeanan dan pajak dalam b. Tax and duty free for imported goods facility:
rangka impor:
1. Pembebasan bea masuk atas impor 1. Duty dismission on imported goods
barang panas bumi geothermal;
2. Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai 2. VAT dismission on imported goods.
atas impor barang

GEOTHERMAL INVESTMENT 13 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 14 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
PENUGASAN SURVEI PENDAHULUAN
PRELIMINARY Survei ASSIGNMENT

S urvei Pendahuluan adalah kegiatan yang


meliputi pengumpulan, analisis, dan
penyajian data yang berhubungan dengan
P reliminary survei is defined as an activity
that covers data collection, analysis, and
presentation which related to the information
informasi kondisi geologi, geofisika, dan of geological, geophysical, and geochemical
geokimia untuk memperkirakan letak dan conditions toestimate the location as well asthe
adanya sumber daya Panas Bumi. presence of geothermal resources.

Penugasan Survei Pendahuluan diberikan Preliminary Survei Assignment is given as


dalam rangka pelaksanaan program implementation of geothermal acceleration
percepatan pengembangan panas bumi program in an open area. Business Entity which
pada wilayah terbuka. Badan Usaha yang granted Preliminary Survei Assignment should
mendapat Penugasan Survei Pendahuluan complete the work at its own risk and cost
harus menyelesaikan kegiatan survei dengan within a certain period.
menggunakan dana sendiri dan menanggung
semua resiko yang timbul selama jangka waktu

GEOTHERMAL INVESTMENT 15 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


penugasan.

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh Badan Below are requirements that should be complied
Usaha untuk mendapatkan Penugasan Survei by Business Entity to obtain Preliminary Survei
Pendahuluan: Assignments:

I. Peta wilayah Penugasan Survei Pendahuluan I. Map of Preliminary Survei Assignments Area

II. Persyaratan Administratif: II. Administrative requirements:


1) Identitas pemohon/sertifikat pendirian 1) Applicants identity/companys establish-
perusahaan; ment certificate;
2) Profil perusahaan; dan 2) Company profile; and
3) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 3) Tax Registration Number (NPWP)

III. Persyaratan Teknis: III. Technical requirements:


1) Rencana teknis kegiatan selama Pra- 1) Technical activity plan during Pre-Survei
Survei; activity;
2) Kemampuan teknis operasional di bidang 2) Possesstechnical and operational capabili-

GEOTHERMAL INVESTMENT 16 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Panas bumi; ties in geothermal field;
3) Memiliki tenaga ahli di bidang panas bumi. 3) Having experts in geothermal field.
IV. Persyaratan Keuangan IV. Financial requirements:
1) Rencana kerja dan anggaran biaya; 1) Workprogram and budget;
2) Bukti kepemilikan dana yang akan 2) Proof of fund ownership which will be
digunakan untuk dan selama periode used for and throughout the assignment
kegiatan penugasan dalam bentuk period in forms of bank guarantee,
jaminan bank, deposit, atau standby loan. deposit, or standby loan.

Prosedur pengajuan oleh suatu Badan Usaha Application procedure for Business Entity to
untuk mendapat Penugasan Survei Pendahuluan obtain Preliminary Survei Assignment are
dapat dijelaskan sebagai berikut: described below:
1a. Badan Usaha mengajukan permohonan 1a. Business Entity request for Preliminary Survei
untuk mendapatkan Peta Penugasan Survei Assignment Map to Director General of New,
Pendahuluan kepada Direktorat Jenderal Renewable Energy and Energy Conservation.
Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi
Energi.
1b. Peta Penugasan Survei Pendahuluan 1b. The Preliminary Survei Assignment Map
dicetak oleh Direktorat Panas Bumi (atas is printed by Directorate of Geothermal
dasar first come first served). (the map is given based on first come first
served).
1c. Peta Penugasan Survei Pendahuluan 1c. The Preliminary Survei Assignment Map is
diberikan kepada Badan Usaha. given to the Business Entity.
2. Badan Usahanya dapat menyimpan peta 2. Business Entity can only hold the Preliminary
Penugasan Survei Pendahuluan selama 5 Survei Assignment Map for 5 (five)
(lima) hari kerja. Selanjutnya, Badan Usaha working days, then shall promptlypropose
harus mengajukan permohonan Penugasan for Preliminary Survei Assignment to
Survei Pendahuluan kepada Menteri c.q. the Minister cq. Directorate General;
Direktur Jenderal; c.c. Badan Geologi, cc.Geological Agency, Governor and Regent/
Gubernur dan Bupati/Walikota. Proposal Mayor. The proposal should be attached
Penugasan Survei Pendahuluan harus with the Preliminary Survei Assignment
dilengkapi dengan Peta Penugasan Survei Map, administration, technical and financial
Pendahuluan, persyaratan administrasi, requirements.
teknis dan keuangan.
3a. Direktur Jenderal c.q. Direktur Panas Bumi 3a. Director General c.q. Director of Geothermal
akan mengevaluasi proposal dalam waktu will evaluate the proposal within 15 (fifteen)
15 (lima belas) hari kerja sejak proposal working days after the proposal is received.
diterima. Untuk informasi lebih lanjut, For further detailed or clarification, Business
Badan Usaha dapat dimintai penjelasan Entity could be requested to explain or
mengenai kegiatan dan rencana kerjanya clarify its activity andwork plans as well as
serta perkiraan biaya. budget estimation.
3b. Hasil evaluasi diserahkan kepada Direktur 3b. After the evaluation is completed, the report
Jenderal. will be submitted toDirector General.
4a. Apabila seluruh persyaratan telah 4a. When all of the requirements have been
dipenuhi, selanjutnya Direktur Jenderal fulfilled by the applicant, Director General
memberikan rekomendasi kepada Menteri will recommend the Minister to approvethe
agar memberikan persetujuan Penugasan Preliminary Survei Assignment requested by
Survei Pendahuluan pada Badan Usaha. the Business Entity.
4b. Apabila seluruh persyaratan tidak dapat 4b. If the requirements could not be fulfilled by
dipenuhi, Direktur Jenderal akan menolak the applicant, Director General will reject
proposal yang diajukan. the proposal.
5. Menteri memberikan Penugasan Survei 5. Minister grants Preliminary Survei
Pendahuluan pada Badan Usaha. Assignment to Business Entity.

GEOTHERMAL INVESTMENT 17 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Terkait Penugasan Survei Pendahuluan, Related to the Preliminary Survei Assignment,
Pemerintah telah menetapkan beberapa government has set some regulations, as
peraturan, yaitu: follows:

- Setiap Badan Usaha hanya dapat melakukan - Each Business Entity could only undertake
Penugasan Survei Pendahuluan di 1 (satu) Preliminary Survei Assignment in 1 (one)
Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan. Preliminary Survei Assignment Area.
- Penugasan Survei Pendahuluan dilakukan di - Preliminary Survei Assignment is conducted in
wilayahterbuka atas biaya dan resiko Badan an open area at the cost and risk of Business
Usaha. Entity.
- Penugasan Survei Pendahuluan diberikan - Preliminary Survei Assignment is given for a
dalam jangka waktu satu tahun. year period.
- Hasil dari Penugasan Survei Pendahuluan akan - The result of Preliminary Survei Assignment
digunakan sebagai dasar dalam menetapkan will be used as a basis todetermine Geothermal
Wilayah Kerja Panas Bumi. Working Area.
- Badan Usaha yang diberikan mandate - The Business Entity which granted Preliminary
Penugasan Survei Pendahuluan tidak otomatis Survei Assignment does not automatically
mendapat hak atas konsesi wilayah, tetapi obtain a work area, but it might participate in
dapat berpartisipasi dalam lelang untuk the tender mechanism to obtain Geothermal
mendapatkan IPB. Business Permit.

GEOTHERMAL INVESTMENT 18 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PROSEDUR LELANG WKP
GWA TENDER PROCEDURES

D alam upaya untuk meningkatkan


pemanfaatan panas bumi, pemerintah
telah menetapkan Wilayah Kerja Panas Bumi
I n an effort to increase geothermal utilization,
the government has issued new GWAs that will
be offered for public through tender mechanism
baru yang akan ditawarkan kepada publik to obtain capable and qualified developers to
melalui mekanisme lelang untuk mendapatkan carry out geothermal business.
pengembang yang memiliki kemampuan dan
memenuhi syarat untuk melaksanakan bisnis
panas bumi.

PROSES LELANG THE TENDER PROCESS

P anitia lelang dibentuk berjumlah gasal dan


paling sedikit terdiri dari 5 (lima) orang yang
merupakan perwakilan dari pemerintah pusat
A Tendering Committee is made up of at least
5 (five) government officialswho who are the
representatives of central and local government,
dan daerah. Dalam mengevaluasi tawaran yang uses a two stages process to evaluate the bids.
diajukan, panitia tender menggunakan metode The first stage is the pre-qualification stage
evaluasi dua tahap. Tahap pertama adalah while the second stage is the submission of the
tahap pra-kualifikasi dan tahap kedua adalah electricity price proposal.
pengajuan proposal harga listrik.

Dalam tahap prakualifikasi panitia lelang A prequalification stage requires bidders to


mengevaluasi administrasi, teknis dan keuangan submit administrative, technical and financial
yang diajukan peserta. Peserta yang memenuhi qualifications to be evaluated by committee.
kriteria prakualifikasi, akan memasuki tahap Bidders who meet the prequalification criteria
selanjutnya yaitu evaluasi harga listrik termasuk will enter the next stage. On the second stage,
jumlah total yang harus diinvestasikan dalam their electricity price will be evaluated along
proyek tersebut. Peserta yang menawarkan with the total amount to be invested in the
harga listrik terendah yang dikaitkan dengan project. The bidders who offers the lowest
hasil penilaian tahap satu, dinyatakan sebagai electricity prices related to the evaluation result
pemenang. of first stage, is declared as the winner.

PERSYARATAN TENDER TENDER REQUIREMENTS

B erikut adalah dokumen yang harus


diserahkan pada saat pelaksanaan lelang
sebagai bahan evaluasi oleh panitia tender:
T he following documents must be submitted
at the time of bidding to be evaluated by the
tender committee:
I. Administrasi I. Administration
a. Surat permohonan untuk mendapatkan a. Request IPB to the Minister;
IPB kepada Menteri;
b. Identitas pemohon/sertifikat pendirian b. Applicants identity / companys estab-

GEOTHERMAL INVESTMENT 19 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


perusahaan; lishment certificate;
c. Profil perusahaan; c. Company profile;
d. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); d. Company Tax Identity Number (NPWP);
e. Surat pernyataan kesanggupan e. Statement letter to guarantee the
membayar harga dasar data WKP dan payment of GWAs basicdata price and
bonus (Sesuai peraturan baru, harga bonus; (According to the new regulation,
dasar data dan bonus adalah cuma-cuma the basic data price and bonus is free or
atau nol dolar, kecuali bagi area tempat zero dollar, except for the area where
dilaksanakannya penugasan survei the preliminary survei assignment is
pendahuluan); conducted);
f. Surat pernyataan kesanggupan f. Statement letter of capability to pay
membayar awarded compensation awarded compensation, except for the
kecuali bagi badan usaha yang company that conducted the Preliminary
melaksanakan Penugasan Survei Survei Assignment.
Pendahuluan pada wilayah kerja
tersebut.

II. Teknis II. Technical


Untuk persyaratan teknis, panitia lelang For technical requirements, the tender
mengevaluasi pengalaman perusahaan, committee evaluates company experiences,
kualifikasi tenaga ahli, struktur expert qualifications,project organization
pengorganisasian proyek dan program structures and work programs. The work
pekerjaan. Program pekerjaan harus program must at least include these
setidaknya mencakup hal-hal sebagai following items:
berikut:
a. Skema total proyek; a. Total project scheme;
b. Jadwal eksplorasi, studi kelayakan, b. Schedulesfor exploration, feasibility
konstruksi dan pengembangan, studies, construction, exploitation and
eksploitasi dan pemanfaatan; utilization stage;
c. Rencana teknis eksplorasi, c. Technical plansfor exploration, feasibility
studi kelayakan, konstruksi dan studies, construction and development,
pengembangan, eksploitasi dan exploitation and utilization;
pemanfaatan;
d. Perhitungan harga listrik (penjelasan d. Calculation of electricity price
atas asumsi yang digunakan untuk (explanationon the assumptions used to
penghitungan harga listrik); calculate electricity price);
e. Jadwal untuk mengirim Notice of Intend e. Time of Notice of Intended Development
to Develop (NOID); (NOID);
f. Rencana pengembangan sumur uap f. Steam field development along with
yang terdiri atas sumur produksi, sumur budget plan which consist of production
injeksi dan sumur pengembangan serta wells, injection and development wells;
biaya perkiraan;
g. Kapasitas yang akan dikembangkan; g. Capacity to be developed;
h. Tahap pengembangan bagi pembangkit h. Development of geothermal power
listrik tenaga panas bumi; plants;
i. Faktor kapasitas dari pembangkit listrik i. Capacity cc of power plants to be
yang akan dikembangkan. developed.

III. Keuangan III. Financial


a. Laporan Keuangan; a. Financial Statement;
b. Sumber pendanaan proyek; b. Financial source for the project;
c. Bukti penempatan jaminan lelang c. Copy of bid bond placement, at least
minimal 2.5% dari rencana anggaran 2.5% of the first year exploration budget
biaya eksplorasi pada tahun pertama. plan. The fund is placed in a certain local

GEOTHERMAL INVESTMENT 20 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Dana tersebut disimpan di bank lokal bank on behalf of Tender Committee;
atas nama Panitia Lelang;
d. Surat pernyataan kesanggupan untuk d. Statement letter of willingness to provide
menyediakan $10,000,000 (sepuluh juta US$ 10,000,000 (ten millions dollar US)
US dolar) sebagai dana cadangan untuk for exploration security deposit.
melaksanakan kegiatan eksplorasi.

GEOTHERMAL INVESTMENT 21 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 22 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
RENCANA PENGEMBANGAN DAN
PELUANG INVESTASI PANAS BUMI
GEOTHERMAL DEVELOPMENT PLAN
AND INVESTMENT OPPORTUNITIES

U ntuk mencapai target roadmap


pengembangan pembangkit panas bumi
dan kontribusi panas bumi dalam crash program
T o achieve the target in geothermal
development roadmap of 9,500 MW by
2025 and geothermal contribution in in 2nd
tahap II sebesar 4.825 MW, berbagai upaya energy crash program (4.825 MW of 10,000
dilakukan pemerintah. Upaya ini antara lain MW power generation), the government has
mencakup harmonisasi kebijakan, menetapkan made various efforts. These efforts include
struktur harga yang memenuhi keekonomian, policies harmonization, develop a new pricing
memberikan insentif yang menarik bagi investor, structure that meets economic value, provide
menetapkan 67 WKP, melakukan survei terpadu attractive incentives for developers, establish 67
baik untuk penambahan data maupun untuk GWAs, carry out integrated surveis to discover
menemukan potensi baru dan percepatan new potential and additional data to minimize
percepatan mekanisme lelang WKP. resource risk and accelerated GWA tender
mechanism.

GEOTHERMAL INVESTMENT 23 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Indonesia memiliki banyak potensi panas bumi Indonesia has many geothermal potential
yang akan dikembangkan, oleh karena itu waiting to be developed, which means
kesempatan untuk berinvestasi terbuka lebar. a great opportunity for investment is lay
Pemerintah Indonesia telah menetapkan 67 ahead. Up to date, the Government of
Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), yang terdiri Indonesia has determined 67 Geothermal
dari: Working Areas (GWAs), comprised of:
- 19 WKP telah ditetapkan sebelum - 19 GWAs are determined before
dikeluarkannya Undang-Undang Panas the issuance of Law 27 Year 2003
Bumi No 27/2003, namun hanya 11 WKP on Geothermal, but only 11 GWAs
yang sudah dalam tahap beroperasi/ are in operation/production stage
produksi
- 46 WKP telah ditetapkan setelah - 46 GWAs are determined after the issuance
dikeluarkannya Undang-Undang Panas of Law 27 Year 2003 on Geothermal
Bumi No 27/2003
- 17 WKP telah memiliki IPB - 17 GWAs already have IPB
- 2 WKP sedang dalam proses lelang; - 2 GWAs are in tender process;
- 21 WKP sedang dalam persiapan lelang. - 21 GWAs are in tender preparation.
- 4 WKP gagal dalam proses lelang - 4 GWAs are failed in tender.

Jumlah total kapasitas listrik terpasang pada Total istalled capacity of power plant in 2013
tahun 2013 sebesar 47.438 MW dengan is about 47.438 MW with average growth of
rata-rata kenaikan konsumsi listrik per tahun energy consumption is 9,2% per year. Up to now,
sebesar 9,2%. Hingga saat ini, kebutuhan energi Energy National demand is still fulfilled from
nasional masih dipenuhi dari bahan bakar fosil fossil fuel but the reserves are progressively
namun jumlah cadangannya terus menurun. decreasing. These situations have forced
Kondisi tersebut mengharuskan adanya efisiensi government to perform two things, efficiency
penggunaan bahan bakar fosil dan penggunaan in the use of fossil fuels and find out new
energi alternatif baru yang relatif lebih alternatives energy which are relatively cheaper
terjangkau dan ramah lingkungan. and environmentally friendly.

Pemerintah Indonesia menaruh perhatian The Government of Indonesia (GoI) is concerned


terhadap pengembangan energi berbasis energi in energy development based on green energy,
ramah lingkungan, terutama panas bumi. mainly geothermal. National Energy Policy (KEN)
Kebijakan Energi Nasional (KEN) menargetkan has targeted in 2025 electricity from geothermal
pada tahun 2025 listrik dari energi panas bumi energy will reach 4,8 GW or contribute 7% of
mencapai 4,8 GW atau 7% dari konsumsi energi national energy consumption.
nasional.

Untuk mendukung pemanfaatan energi To support utilization geothermal energy, the GoI
panas bumi, pemerintah Indonesia telah have been issued crash program to accelerate
mencanangkan crash program untuk 10.000 MW electricity development which
mempercepat pengembangan listrik sebesar 40% are derived from geothermal power plant
10.000 MW yang 40% diantaranya dihasilkan (4,825 MW). The program needs at least US $
dari pembangkit listrik panas bumi (4.825 20 billion. In order to support the program, the
MW). Crash program tersebut membutuhkan GoI has issued some policies and regulations to
dana minimal sebesar US$ 20 milyar. Untuk overcome barriers in geothermal development.
mendukung program tersebut, pemerintah
Indonesia telah mengeluarkan beberapa
kebijakan dan pertauran untuk mengatasi
hambatan dalam pengembangan panas bumi.

Peraturan Menteri ESDM No. 7 tahun 2012 Minister of Energy and Mineral Resources
tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral Regulation No. 7/2012 on Mineral Added Value
Melalui Kegiatan Pengolahan Dan Pemurnian Through Processing and Refining Activities on

GEOTHERMAL INVESTMENT 24 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Mineral Pertambangan Mineral dan Batubara Mineral and Coal Mining (Jo. MR of MEMR No
(jo. Permen ESDM No. 11/2012) mewajibkan 11/2012) requires the processing and refining of
pengolahan dan pemurnian mineral di minerals is conducted within the country before
dalam negeri sebelum diekspor, kecuali telah exporting, except on the recommendation of
mendapat rekomendasi Menteri cq. Dirjen. Hal the Minister cq. Director General. This opens up
ini membuka peluang pemanfaatan panas bumi opportunities for the utilization of geothermal in
untuk pengolahan bahan tambang. Pemerintah mineral processing (smelter). The Government
akan mengkaji kemungkinan penerapan will assess the possibility of Geothermal Based
Geothermal Based Industrial Estate. Kajian Industrial Estate. This study primarily intended
ini ditujukan terutama pada daerah yang hanya for areas where geothermal is the only energy
mempunyai sumber energi panas bumi, seperti resource, such as North Sulawesi, North Maluku,
Sulawesi Utara, Maluku Utara, NTB dan NTT. NTB, and NTT. Those areas has big geothermal
Wilayah ini pada umumnya memiliki potensi potential but small electricity demand
panas bumi yang besar sedangkan kebutuhan
listrik masyarakatnya kecil.

Selain beberapa hal yang sudah disebutkan diatas Apart of several reasons that have previously
yang menunjukkan peluang bisnis pemanfaatan mentioned which indicate attractive
panas bumi, energi panas bumi memiliki banyak opportunities in geothermal business,
kelebihan dibanding jenis energi lain, sehingga geothermal energy has many advantages over
dapat menjadi pilihan utama dalam angka other types of energy that lead geothermal as
diversifikasi energi. Kelebihan energi panas a primary source for energy diversification. The
bumi antara lain: advantages of geothermal energy are:
Ramah lingkungan karena hanya sedikit Environmentally friendly, since geothermal
menghasilkan emisi gas CO2 dibandingkan produces much fewer CO2 emissions

GEOTHERMAL INVESTMENT 25 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


sumber energi yang lain. compare to other energy sources.
Sustainable. Sustainable.
Kehandalan pasokan tenaga listrik panas Security of supply. Geothermal
bumi telah terbukti dapat dipertahankan power is proven to be sustained in
dalam jangka panjang (bisa lebih dari 30 the long term (more than 30 years)
tahun).
Pada umumnya capacity faktor pembangkit Capacity factor of a geothermal power plant
tenaga listrik yang ada di Indonesia bisa could reach 90% in a year, which can be
mencapai 90% per tahun, sehingga dapat used as base load electricity in the system.
dijadikan sebagai beban dasar dalam sistem
ketenagalistrikan.
Produktivitas sumber daya panas bumi Productivity of geothermal resources
relatif tidak terpengaruh oleh perubahan relatively unaffected by annual climate
iklim tahunan. change
Tidak memerlukan lahan yang luas (no foot Does not require a large area (no foot print)
print).

Peluang bisnis panas bumi tidak hanya terbatas Geothermal business is not restricted to
untuk pembangkit listrik panas bumi dengan electricity generation with large capacity, other
kapasitas besar, peluang usaha lain di sektor business opportunities are:
panas bumi antara lain :
Pemanfaatan langsung antara lain Geothermal direct use such as agriculture,
untuk pertanian, pemanas, turisme, dan heating purposes, tourism, etc;
sebagainya;
Pembangkit listrik skala kecil; Small scale power plant;
Pemanfaatan panas bumi bersuhu rendah; Low temperature geothermal utilization;
dan and
Perusahaan jasa untuk mendukung usaha Services company to support geothermal
inti panas bumi. core business.

GEOTHERMAL INVESTMENT 26 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WILAYAH KERJA PANAS BUMI - EKSISTING PROJECT
EXISTING GEOTHERMAL WORKING AREA
(enacted before Law 27/2003)
A. Production

Installed
Geothermal Turbine
No. Location Power Plant Company Capacity
Working Area Capacity
(MW)

1 Sibayak North Sumatera Sibayak PT. Pertamina Geothermal Energy 1 x 10 MW; 12


Sinabung 2 MW (monoblok)
2 Cibeureum West Java Salak Chevron Geothermal Salak, Ltd * 3 x 60 MW; 377
Parabakti 3 x 65,6 MW
3 Pangalengan West Java Wayang Windu Star Energy Geothermal Wayang 1 x 110 MW; 227
Windu, Ltd * 1 x 117 MW
4 Kamojang PT. Pertamina Geothermal Energy 1 x 35 MW; 235
2 x 55 MW;
Kamojang 1 x 60MW
West Java
Darajat Darajat Chevron Geothermal Indonesia, 1 x 55 MW; 270
Ltd * 1 x 94 MW;
1 x 121 MW
5 Lahendong North Sulawesi Lahendong PT. Pertamina Geothermal Energy 4 x 20 MW 80
Tompaso
6 Waypanas Lampung Ulubelu PT. Pertamina Geothermal Energy 2 x 55 MW 110
7 Patuha West Java Patuha PT Geo Dipa Energi 1 x 55 MW 55
8 Dataran Tinggi Central Java Dieng PT. Geo Dipa Energi 1 x 60 MW 60
Dieng
9 Ulumbu East Nusa Tenggara Ulumbu PT. PLN (Persero) 4 x 2,5 MW 10
10 Mataloko East Nusa Tenggara Mataloko PT. PLN (Persero) 1 x 2,5 MW 2,5
T O T A L 1438,5

*) Joint Operation Contract with PT. Pertamina Geothermal Energy as GWA holder

B. Development

Geothermal Potency Development


No. Location Company Remark
Working Area (MW) Plan

Sibual-buali
1 North Sumatera 1146 Sarulla Operation Ltd. 330 MW
(Sarulla)
2 Sungai Penuh Jambi 208 PT. Pertamina Geothermal Energy 110 MW
Tambang Sawah
3 Bengkulu 873 PT. Pertamina Geothermal Energy 110 MW
Hululais
4 Lumut Balai South Sumatera 1066 PT. Pertamina Geothermal Energy 220 MW
Karaha
5 West Java 725 PT. Pertamina Geothermal Energy 140 MW
Cakrabuana
Buyan Bratan
6 Bali 276 Bali Energy Ltd. 10 MW
Bedugul
7 Kotamobagu North Sulawesi 410 PT. Pertamina Geothermal Energy 80 MW
8 Iyang Argopuro East Java 295 PT. Pertamina Geothermal Energy 55 MW
9 Tulehu Maluku 100 PT. PLN (Persero) 20 MW
10 Cibuni West Java 140 KJK Teknosa 10 MW
11 Ciater West Java 90 PT. Wahana Sembada Sakti 30 MW

GEOTHERMAL INVESTMENT 27 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WILAYAH KERJA PENGUSAHAAN PANAS BUMI BARU
NEW GEOTHERMAL WORKING AREA
(enacted after Law 27/2003)

A. Geothermal Working Area with License Holder

Potential
No Geothermal Working Area Location Company
(MW)

1 Jailolo South Maluku 75 PT. Star Energy Geothermal Halmahera


2 Ngebel East Java 120 PT Bakrie Darmakarya Energi
3 Gunung Ungaran Central Java 100 PT. Giri Indah Sejahtera
4 Gunung Tampomas West Java 20-50 PT. Wijaya Karya Jabar Power
5 Cisolok Cisukarame West Java 30-45 PT. Jabar Rekind Geothermal
6 Gunung Tangkuban Perahu West Java 100 PT. Tangkuban Perahu Geothermal Power
7 Jaboi NAD 50 PT. Sabang Geothermal Energi
8 Sokoria East Nusa Tenggara 30 PT. Sokoria Geothermal Indonesia
9 Blawan Ijen East Java 270 PT Medco Cahaya Geothermal
10 Huu Daha* West Nusa Tenggara 65 PT. Pacific Geo Energy
11 Sorik Marapi North Sumatera 200 PT. Sorik Marapi Geothermal Power
12 Atadei East Nusa Tenggara 40 PT. Westindo Utama Karya
13 Kaldera Danau Banten Banten 115 PT Sintesa Banten Geothermal
14 Gunung Rajabasa Lampung 91 PT. Supreme Energy Rajabasa
15 Liki Pinangawan Muaralaboh West Sumatera 400 PT. Supreme Energy Muaralaboh
16 Suoh Sekincau* Lampung 230 PT. Chevron Geothermal Suoh Sekincau
17 Rantau Dedap South Sumatera 106 PT. Supreme Energy Rantau Dedap
18 Baturaden Central Java 175 PT Sejahtera Alam Energy
19 Guci Central Java 79 PT. Spring Energy Sentosa
*) on process to release to Government

GEOTHERMAL INVESTMENT 28 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WILAYAH KERJA PENGUSAHAAN PANAS BUMI BARU
NEW GEOTHERMAL WORKING AREA
(enacted after Law 27/2003)

B. Geothermal Working Area to be offer

Potential
No Geothermal Working Area Location Company
(MW)

1 Seulawah Agam NAD 160 to be offer


2 Sipaholon Ria-ria North Sumatera 75 to be offer
3 Marana Central Sulawesi 36 to be offer
4 Songa Wayaua North Maluku 140 to be offer
5 Suwawa Gorontalo 110 to be offer
6 Bonjol West Sumatera 200 to be offer
7 Danau Ranau Lampung 210 to be offer
8 Mataloko East Nusa Tenggara 63 to be offer
9 G. Ciremai West Java 150 to be offer
10 G. Endut Banten 80 to be offer
11 Way Ratai Lampung 105 to be offer
12 Umbul Telomoyo Central Java 72 to be offer
13 Simbolon Samosir North Sumatera 150 to be offer
14 Bora Pulu Central Sulawesi 123 to be offer
15 G. Lawu East & Central Java 195 to be offer
16 Kepahiang Bengkulu 180 to be offer
17 Sembalun West Nusa Tenggara 100 to be offer
18 Oka lle Ange East Nusa Tenggara 40 to be offer
19 G. Arjuno Welirang East Java 185 to be offer
20 G. Pandan East Java 60 to be offer
21 G. Wilis East Java 50 to be offer
22 Songgoriti East Java 35 to be offer
23 G. Talang - Bukit Kili West Sumatera 65 to be offer
24 G. Gede Pangrango West Java 85 to be offer
25 G. Hamiding North Maluku 265 to be offer
26 Telaga Ranu North Maluku 85 to be offer
27 Graho Nyabu Jambi 200 to be offer
28 G. Galunggung West Java 160 to be offer
29 G. Geureudong NAD 130 to be offer

GEOTHERMAL INVESTMENT 29 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WILAYAH PANAS BUMI YANG AKAN DI LELANG

GEOTHERMAL INVESTMENT 30 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GWA REGION TO BE OFFER

GEOTHERMAL INVESTMENT 31 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 32 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
PERIZINAN DALAM PENGUSAHAAN
PANAS BUMI
GEOTHERMAL LICENSES

M inimnya investasi dan lambatnya kemajuan


proyek menyebabkan pengembangan
panas bumi tidak berjalan seperti yang
L ack of investmentandthe slow progress
ofthe projectled tothe development
ofgeothermal energydo not runas expected.
diharapkan.Birokrasi perizinan yang tidak efisien Inefficientbureaucracyin licensing issuehas
dituding sebagai salah satu sebab lambatnya been accused asone reason for theslow pace
pengembangan panas bumi di Indonesia. Hal ofgeothermal developmentinIndonesia.Things
yang sering dikeluhkan antara lain berbelit-belit, whichoften complainedare convoluted, the
banyaknya meja yang harus dilalui, biaya yang number oftablesto be passed, untransparent
tidak transparan, dan tidak adanya tata waktu cost, no clear time frame andtime-consuming.
yang jelas sehingga pengurusan memakan One ofthe governments strategy to address this
waktu lama. Salah satu strategi yang dilakukan issue, are to develop the One Stop Licensing
pemerintah untuk mengatasi permasalahan Service Centre, transparency and simplification
ini antara lain dengan mengembangkan Pusat in the procedure.
Pelayanan Perizinan Satu Pintu, transparansi
dan penyederhanaan dalam prosedur.

Untuk memulai usaha di bidang pemanfaatan To start a business in geothermal energy


energi panas bumi, badan usaha diwajibkan utilization, an entity is obliged to obtain all of
untuk mengurus perizinan baik yang terkait the licenses that are related to the companys
dengan pendirian perusahaan, fasilitas fiskal establishment, fiscal facilities and licenses
yang diterima maupun perizinan yang terkait related with geothermal operation. Related with
langsung dengan operasional pengusahaan required licenses will be briefly presented in the
panas bumi. Dibawah ini akan dipaparkan secara following passage.
singkat perizinan yang dibutuhkan

PERIZINAN MEMULAI USAHA STARTING A BUSINESS

S ecara perlahan posisi Indonesia bila


diukur dari kemudahan memulai usaha
terus meningkat. Survei yang dilakukan oleh
I ndonesias position continues to increase as
measured by the ease of starting a business.
Survei conducted by the World Bankin 2008
Bank Dunia menunjukkan pada tahun 2008 show edit took 76 days to start a business in
dibutuhkan 76 hari untuk memulai usaha di Indonesia. Based on the survei in 2012, the
Indonesia. Namun berdasarkan survei terakhir time to start a business took about 47 days. The
disebutkan pada tahun 2012 waktu yang licensing process to start a business in Indonesia
dibutuhkan untuk memulai usaha 47 hari. is shown in the table below.
Adapun proses perizinan untuk memulai usaha
di Indonesia dapat dilihat pada tabel dibawah.

GEOTHERMAL INVESTMENT 33 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PROSEDUR MEMULAI USAHA DI INDONESIA
STARTING A BUSINESS PROCEDURES IN INDONESIA

PROSEDUR WAKTU (HARI) BIAYA (RP)


NO
PROCEDURES TIME TO COMPLETE(DAY) COST (IDR)

Mendapatkan persetujuan nama perusahaan di Kementerian Hukum


1 4
dan Hak Asasi Manusia Termasuk dalam prosedur
Obtain the standard form of the company deed; arrange for no. 4 (included in
a notary electronically; obtain clearance for the Indonesian included in procedure 4 procedure 4)
company's name at the Ministry of Law and Human Rights.

2 Penandatanganan akta pendirian perusahaan di hadapan notaris 4 IDR 5.000.000


Notarize company documents before a notary public

Memperoleh surat keterangan domisili perusahaan dari pemerintah


3 2 Tidak ada biaya (no charge)
daerah setempat
Obtain a certificate of company domicile from the local
municipality

Membayar penerimaan Negara bukan pajak(PNBP) ke kas Negara


4 1 IDR 200,000 (Pengecekan
untuk pelayanan umum ke bank
nama / name check) +
Pay the State Treasury for the non-tax state revenue (PNBP)
Rp 1,580,000 (PNBP)
fees for legal services at a bank

Mendaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk


5 7
persetujua npendirian perusahaan Termasuk dalam prosedur no.
Apply to the Ministry of Law and Human Rights for approval 4 (included in procedure 4)
of the deed of establishment

Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar


6 15 500,000 (TDP)
Perusahaan (TDP) pada tempat Pelayanan Satu Pintu
Apply at the One Stop Service for the permanent business
trading license (Surat Izin Usaha Perdagangan, SIUP)
and the company registration certificate (Tanda Daftar
Perusahaan/TDP)

7 Mendaftarkan pada KementerianTenaga Kerja 14 Tidak ada biaya (no charge)


Register with the Ministry of Manpower

8* Mengajukan Jaminan Sosial Tenaga Kerja 7 (dapat dilakukan Tidak ada biaya (no charge)
secara simultan /
Apply for the Workers Social Security Program (Jamsostek
simultaneous with
Program)
previous procedure)

Mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Nomor 1 (dapat dilakukan
9* Tidak ada biaya (no charge)
Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak(NPPKP) secara simultan /
Obtain a taxpayer registration number (NPWP) and a simultaneous with
Taxable Entrepreneur number (NPPKP) previous procedure)

Sumber (Source) : Doing Business in Indonesia (World Bank Group, 2013)

GEOTHERMAL INVESTMENT 34 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PERIZINAN PENGUSAHAAN GEOTHERMAL

PANAS BUMI BUSINESS LICENSES

P erusahaan yang bidang usahanya


mendapatkan dan memerlukan fasilitas
fiskal, wajib memiliki Izin Prinsip Penanaman
T he company which has and requires fiscal
facilities for its business shall be required to
have an Investment Principle License. Principle
Modal. Formulir permohonan Izin Prinsip License application form should be submitted
Penanaman Modal diajukan kepada Kantor to the One Stop Services (OSS) at the Indonesia
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Investment Coordinating Board (BKPM) for
Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) approval of investment facilities. The proposal
untuk mendapatkan persetujuan fasilitas includes applicant identity and the project plan.
penanaman modal. Permohonan ini antara lain The project plan covers the activities plan (line
berisi identitas pemohon dan rencana proyek. of business, site plan, production and marketing
Rencana proyek meliputi rencana kegiatan plan, land usage, labour, capital investments
(bidang usaha, rencana lokasi, rencana produksi include fixed and working capital and project
dan pemasaran, luas tanah yang diperlukan, completion time) as well as capitalization plans.
tenaga kerja, investasi yang meliputi modal
tetap dan modal kerja dan waktu penyelesaian)
dan rencana pemodalan.

Setelah mendapat Izin Prinsip, selanjutnya After obtaining a Principle License, the company
perusahaan melakukan proses pemohonan: shall proceed with the application process of :

a. Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) a. Producer Importer Identity Number (API-P)
b. Fasilitas Pembebasan bea Masuk Atas Impor b. Facility for Import Duty Exemption on
Mesin Machinery
c. Fasilitas Pajak Penghasilan Badan (PPh c. Facility for Corporate Income Tax (PPh Badan)
Badan)
d. Perizinan Daerah d. Regional License
e. Izin Operasional, yaitu izin yang bersifat e. Operations Permit, are technical permit
teknis terkait dengan bidang usaha. required related to line of business

GEOTHERMAL INVESTMENT 35 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


TABEL PERIZINAN PENGUSAHAAN PANAS BUMI
GEOTHERMAL BUSINESS LICENSING

DOKUMEN DITERBITKAN OLEH KETERANGAN


(LICENSES) (ISSUED BY) (REMARKS)
Izin Prinsip (terkait investasi asing, Badan Koordinasi Penanaman Modal - Persetujuan BKPM diperlukan untuk mengubah status menjadi
kegiatan ekspor impor, pajak dan (BKPM), Kementerian Perdagangan perusahaan penanaman modal asing
bea cukai) (Kemendag), Kementerian Keuangan - Kemendag: terkait dengan kegiatan ekspor impor, yaitu Angka
(Kemenkeu) Pengenal Importir Produsen (API-P), Nomor Pengenal Importir Khusus
Principle Licenses (Related
to foreign investment, export
(NPIK)
BKPM (Investment Coordinating
import activities, taxes and Board), Ministry of Trade (MoT),
- Kemenkeu: terkait cukai dan excise tax, PPN yang dikenakan
duties) Ministry of Finance (MoF) Pemerintah pada barang impor
- BKPM approval is required to change the status into foreign
investment company
- MoT : related toexport importactivities, such as Producer
Import License Number (API-P), Special Importer Identification
Number (NPIK)
- MoF : related to customs and exise, VAT imposed on Import
Goods

Izin Usaha Panas Bumi (IUP) Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota Dikeluarkan oleh Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota sesuai kewenangan
Geothermal License IUP Minister, Governor, Regent/ masing-masing sesuai dengan Undang-Undang Panas Bumi No. 27/2003.
Mayor IUP diberikan kepada Pemenang Lelang WKP PanasBumi
IUP issued by minister, governor, regent in accordance with their
respective authority based on Law No. 27/2003 on Geothermal.
IUP is granted to the Winner of Geothermal Working Area Tender

Izin Usaha Ketenaga listrikan untuk Direktur Jenderal Ketenaga listrikan, IUKUS (Izin Sementara) diajukan permohonannya setelah mendapat
Kepentingan Umum Sementara Kementerian Energi dan Sumber Daya persetujuan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM).
IUKUS dan IUKU Mineral IUKUS hanya berlaku selama masa eksplorasi, eksploitasi dan konstruksi.
Electricity Business License Sebelum Commercial Operation Date (COD), IUKUS ini harus diganti oleh
Director General of Electricity,
for Public Provision - Ministry of Energy and Mineral
IUKU (Izin Permanen)
Temporary IUKUS and Resources
IUKU IUKUS (Temporary License) can be applied after the approval from
Minister of Energy and Mineral Resources (MEMR). IUKUS is only
valid during exploration, exploitation and construction. IUKUS must
be replaced by IUKU (Permanent License) before the Commercial
Operation Date (COD)

Izin Pengambilan dan Pemanfaatan Pemerintah Daerah Izin ini diperlukan untuk menggunakan air permukaan atau dibawah
Air Permukaan atau Air Bawah permukaan tanah untuk operasi pemboran atau kegiatan pembangkitan
Regional Government
Tanah tenaga listrik
License to use surface or The license is required for the use of surface or underground
underground water water for drilling operations or electric power plant activities

Izin Lokasi yang mencakup wilayah Pemerintah Daerah Izin ini diperlukan sebelum dilakukannya konstruksi
yang diperlukan untuk melakukan pengembanganproyekpanasbumi
Regional Government
pembangunan proyek
The license is required prior to the construction of geothermal
License of Location, covering project development
areas required for project
construction

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pemerintah Daerah Izin ini diperlukan untuk mendirikan setiap bangunan
License of Building Regional Government This License is required for buildings construction
Construction IMB

GEOTHERMAL INVESTMENT 36 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


TABEL PERIZINAN PENGUSAHAAN PANAS BUMI
GEOTHERMAL BUSINESS LICENSING

DOKUMEN DITERBITKAN OLEH KETERANGAN


(LICENSES) (ISSUED BY) (REMARKS)
Persetujuan Analisis Mengenai Pemerintah Daerah PersetujuanAMDALharusdiperolehsebelumdimulainyatahapeksploitasi
Dampak Lingkungan (AMDAL)
Regional Government This approval must be obtained prior to commencement of the
Approval on Environmental exploitation stage
Impact Assessment
AMDAL

Persetujuan Usaha Pengelolaan Pemerintah Daerah Persetujuan ini harus diperoleh sebelum dimulainya tahap eksplorasi
LingkungandanUsahaPemantauan
Regional Government This approval must be obtained prior to commencement of the
Lingkungan (UKL-UPL) exploration stage
Approval on Environmental
Management Efforts and
Environmental Monitoring
Efforts UKL-UPL

Izin Prinsip Kementerian Kehutanan Izin ini diperlukan untuk melakukan seluruh kegiatan secara global. Izin ini
harus diperoleh sebelum mendapatkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan
Principle License Ministry of Forest
This license is required to carry out overall activities and must be
obtained prior the Borrow-to-Use Permits for Forest Areas

Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Izin ini diperlukan untuk menggunakan lahan hutan didalam wilayah kerja.
Persyaratan yang harus dipenuhi:
Borrow-to-Use Permits for Ministry of Forest
Forest Areas
- Surat Rekomendasi Teknis dari Direktur Jenderal Energi Baru,
Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral
- Surat Rekomendasi dari Gubernur atau Bupati dan Dinas Kehutanan
Provinsi
This License is required to use land forestry within the work area.
Certain requirements:
- Technical Recommendation from Director General of New,
Renewable Energy and Energy Conservation, Ministry of
Energy and Mineral Resources
- Recommendation from Governor or Regent and Provincial
Forestry Service

Sertifikat terkait kelayakan operasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Sertifikat ini diperlukan untuk kelayakan operasi (peralatan dan tenaga
Mineral kerja)
Certificate related to
feasibility of operation Ministry of Energy and Mineral This certificate is required for feasibility of operation (equipment
Resources and manpower)

Izin penggunaan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Izin ini diperlukan untuk tenaga kerja asing di Indonesia
Asing KerjadanTransmigrasi
This license is required for foreign workers in Indonesia
License to use of foreign Ministry of Manpower and
workers Transmigration

Izin terkait keselamatan kerja Kementerian Tenaga KerjadanT Untuk peralatan dan instalasi
ransmigrasi
License related to safety For equipment and installation
issue Ministry of Manpower and
Transmigration

Izin lain bila diperlukan


Other licenses if applicable

Sumber (source) : PT Pertamina Geothermal Energy dan PT Supreme Energy

GEOTHERMAL INVESTMENT 37 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 38 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
SEBARAN POTENSI PANAS BUMI
PER WILAYAH
DISTRIBUTION OF GEOTHERMAL POTENTIAL
PER REGION

PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU SUMATERA


GEOTHERMAL POTENTIAL MAP SUMATERA ISLAND

GEOTHERMAL INVESTMENT 39 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 40 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
GEOTHERMAL INVESTMENT 41 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU JAWA
GEOTHERMAL POTENTIAL MAP - JAVA ISLAND

GEOTHERMAL INVESTMENT 42 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 43 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU BALI, NTB dan NTT
GEOTHERMAL POTENTIAL MAP BALI ISLAND, NTB and NTT ISLANDS

Bali Nusa Tenggara Barat

GEOTHERMAL INVESTMENT 44 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Nusa Tenggara Timur

GEOTHERMAL INVESTMENT 45 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU SULAWESI
GEOTHERMAL POTENTIAL MAP - SULAWESI ISLAND

GEOTHERMAL INVESTMENT 46 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL INVESTMENT 47 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
GEOTHERMAL INVESTMENT 48 OPPORTUNITIES IN INDONESIA
PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU MALUKU
GEOTHERMAL POTENTIAL MAP - MALUKU ISLANDS

GEOTHERMAL INVESTMENT 49 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


PETA POTENSI PANAS BUMI PULAU PAPUA
GEOTHERMAL POTENTIAL MAP - PAPUA ISLAND

GEOTHERMAL INVESTMENT 50 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP YANG AKAN DILELANG
GWA REGION TO BE OFFER

WKP GUNUNG TALANG GWA GUNUNG TALANG

Ditetapkan dengan SK Menteri ESDM No. Mount Talang geothermal working area is
2471.K/30/MEM/2008, tanggal 22 Oktober determined by the Minister of Energy and
2008. Total area dari WKP Gn. Talang mencapai Mineral Resources Decree No. 2471.K/30/
33.080 ha dengan cadangan terduga sebesar 92 MEM/2008 dated October 22, 2008 with a total
MW. area of 33,080 ha and a possible reserve of 92
MW.

Low gravity anomaly (bouguer and residual) Low gravity anomaly (bouguer and residual)
ditemukan disekitar Cupak dan Gabuo, kompleks are occurred around Cupak and Gabuo hot
air panas, sementara high gravity anomaly water complexes, whilst high gravity anomaly
(bouguer and residual) ditemukan di selatan (bouguer and residual) are found in the south
barat daya dar idaerah survei (sekitar Gn.Talang) SW of the survei area (around Mt. Talang) and is
dan dianggap sebagai sumber dari system considered as the heat source of the geothermal
panas bumi di daerah ini. Gravitasi anomaly system in the area. The gravity anomaly
lineament berarah NW-SE sama dengan tren lineament trending NW-SE coincident with
regional Patahan Sumatera. AB dan CD-x sextion regional trend of Sumatra Fault. A-B and C-D
menunjukkan bentuk cekung yang semakin x-section show concave-like shape and getting
dalam ke arah utara, kondisi ini mencerminkan deeper to the north, this condition reflect the
hidrogeologi di daerah aliran dari selatan ke hydrogeology in the area flow from the south to
utara dan menyebabkan pengenceran air panas the north and caused the dilution of hot water
di sebelah utara (pH normal), sedangkan ke arah in the north (normal pH), whilst to the south the
selatan air panas memiliki jenis asam (pH asam) hot water has acid type (acid pH).

Letak Location
Secara administratif, daerah panas bumi Geothermal Prospect in Mt. Talang
Gunung Talang termasuk ke dalam wilayah administratively is part of Solok Regency,
Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, pada West Sumatera Province,and the geographical
posisi geografis terletak antara 1003530 - position is located between 1003530-
1004430 Bujur Timur dan 05200 - 05905 1004430 East Longitude and 05200-05905
Lintang Selatan. Berlokasi sekitar 9 km dari kota South Latitude. Located approximately 9 km
Kayu Aro ibukota Kabupaten Solok, dan sekitar from Kayu Aro, the capital city of Solok regency
40 km sebelah timur kota Padang. and about 40 km east of Padang, the capital city
of West Sumatera.

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Terdapat dua daerah prospek panas bumi yaitu There are two geothermal prospected areas
daerah prospek panas bumi G. Talang dan daerah within GWA Gn. Talang, which areGn. Talang
prospek Bk. Kili-Cupak. Estimasi potensi energi prospect and Bukit Kili-Cupak prospect.

GEOTHERMAL INVESTMENT 51 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


pada kelompok G.Talang berkisar antara 36-37 Estimation of the potential energy in Gn.Talang
MWe, dan kelompok Cupak didapat potensi groupis between 36-37 MWe, and the potential
energi sebesar 81-83 MWe yang cukup besar energy obtained in Cupak groupis about 81-83
bila dikembangkan sebagai energi pembangkit MWe. Gn. Talang reserves is quite promising
listrik, dan dapat dimanfaatkan secara langsung to be developedas a geothermalpower plants,
(directused) untuk mensterilisasi lahan and canbe used directly (directused) forland
pertaniandan pengeringan hasil pertanian/ sterilizing and drying of agricultural products /
perkebunan. plantation.

Bandara Airport
Bandara terdekat adalah Bandara Minangkabau The nearest airport is Minangkabau Airport with
dengan jarak tempuh 70 km. a mileage of 70 km.

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Teluk Bayur, dengan Nearest portis Bayurbay, around 50 km from
jarak tempuh 50 km. GWA.

Status Lahan Land Status


Berdasarkan data dan informasi dari peta Based on data from the area map, Gn. Talang
wilayah, WKP Gn. Talang tumpang tindih dengan overlaps with forestry areas as follows:
kawasan hutan, sebagai berikut: 1). Protected Forest (HL) 10.499 Ha.
1). Hutan Lindung (HL) 10.499 Ha. 2). Production Forest (HP) 2.077,9 Ha.
2). Hutan Produksi (HP) is 2.077,9 Ha. 3). Restricted Production Forest (HPT) 2.049
3). Hutan Produksi Terbatas (HPT) is 2.049 Ha. Ha.
4). Area Penggunaan Lain (APL) is 18.450 Ha. 4). Other Use of Areas (APL) 18.450 Ha.

Kondisi Kelistrikan Electrical Conditon


Provinsi Sumatera Barat memiliki jaringan West Sumatra has a 150 KV transmission lines.
transmisi 150 KV. Rasio elektrifikasimencapai Electrification ratio reached 72.98%. The waiting
72,98%.Adapun daftar tunggu PLN telah list for electricity demand has reached 23,922
mencapai 23.922 permintaan atau sebesar 83 requests or equivalent to 83 MVA
MVA.

Rencana Kapasitas Terpasang: 20 MW Installed Capacity Plan: 20 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads.

GEOTHERMAL INVESTMENT 52 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP SONGA WAYAUA GWA SONGA WAYAUA

Wilayah Kerja Panas Bumi Songa Wayaua Songa Wayaua GWA is determined by the
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Minister of Energy and Mineral Resources
ESDM No. 2965.K/30/MEM/2008 tanggal 30 Decree No. 2965.K/30/MEM/2008, 30th
Desember 2008 dengan luas 42.540 ha dan December, 2008 with a total area of 42,540 ha
cadangan terduga sebesar 140 MW. and a possible reserve of 140 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Batuan di daerah Songa - Wayaua tersusun Songa - Wayaua area are composed of
oleh batuan metamorf, granit, piroklastik, metamorphic rocks, granite, pyroclastic,
batugamping moluska dan foraminifera, lava molluscs and foraminifera limestone, reef
batugamping terumbu (Qgt), kolovium dan limestone lava (Qgt), colluvium and alluvium.
aluvium.

Struktur Geologi daerah penelitian dicerminkan Geological structure is reflected by the


oleh bentuk kelurusan gunungapi (lineament), alignment of volcano (lineament), volcano
kerucut gunungapi, danau letusan (kawah), cones, crater, topography alignment, triangular
kelurusan tofografi, paset segi tiga, gawir sesar, facets, escarpment faults, fractures, offset
kekar, off-set batuan, zona breksiasi, cermin rocks, brecciation zones, mirror faults, colluvium
sesar, endapan kolovium, munculan manifestasi deposition, heat manifestation and alteration
panas dan batuan ubahan (alterasi). Manifestasi rocks. Geothermal manifestations in Songa -
panas bumi yang terdapat di daerah Songa Wayaua consist of hot springs, fumaroles with
Wayaua berupa sumber mata air panas, fumarol a blast of smoke, mud pools, hot ground and
dengan hembusan asap, kolam lumpur, tanah alteration.
panas dan alterasi.

Hasil analisa kimia air panas menunjukkkan Chemical analysis results indicating that
bahwa manifestasi panas bumi di Daerah Songa- geothermal manifestation in Songa-Wayaua
Wayaua seluruhnya berupa air panas bertipe is hot water with chloride type. Reservoir
klorida. Temperatur reservoir daerah Songa- temperature calculated by water geo
Wayaua dari perhitungan geotermometer air thermometer is estimated around 260oC.
diasumsikan sekitar 260oC.

Pada area ini telah dilakukan survei geolistrik, Geo electricity, gravity, geomagnetic and
gravity, geomagnet dan magnetotellurik. magneto telluric surveis have been carried out
in the area.

Sumber panas dari sistem panas Songa-Wayaua Heat source from Songa-Wayaua heat system
berupa poket magma sisa di bawah G. Lansa. is a residual magma pocket below G. Lansa.
Reservoir diperkirakan berada di satuan vulkanik Reservoir is estimated to be in the old volcanic
tua dan breksi tufa aliran piroklastik Pele dan units and breccias tuffs of Pele pyroclastic flows,
batuan metamorf pada kedalaman lebih besar and also metamorphic rock at depth greater
dari 400 m di bawah manifestasi Pele. than 400 m below the Pele manifestation.

Letak Location
Secara administratif, daerah panas bumi Administratively, Songa Wayaua GWA is located
Songa-Wayaua berada di Desa Songa dan Desa in the Songa and Wayaua Village, District
Wayaua, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten East Bacan, South Halmahera, North Maluku
Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Province. Geographically located at coordinates
Secara geografis berada pada koordinat 127o3505 BT 127o4430East Longitude and
127o3505 BT 127o4430 BT dan 0o3710 0o3710 LS 0o4648 South latitude. This area
LS 0o4648 LS. Pencapaian daerah dapat can be reachedvia Ternate - Babang (Bacan
dilakukan melalui Ternate - Babang (P. Bacan) Island) by using a wooden boat for 8-9 hours.

GEOTHERMAL INVESTMENT 53 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


dengan menggunakan kapal kayu selama 8 - 9 Babang - Wayaua using motorized wooden boat,
jam. Babang - Wayaua dengan memakai perahu ketingting boat or speed boat
kayu bermotor tempel atau perahu ketingting
atau speed boat.

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Estimasi luas daerah prospek adalah sekitar 15 Prospect area is estimated around 15 km,
km, temperatur reservoir diperkirakan 260oC. whilst estimated reservoir temperature is 260oC.
Potensi energi terduga daerah ini adalah 140 Potential energy possible reserve is 140 MWe;
Mwe, diduga batas atas reservoir berada pada suspected top boundary of the reservoir is at a
kedalaman 400 meter. depth of 400 meters.

Model Tentative Panas Bumi Songa Wayaua Manifestasi air panas di Songa Wayaua
Tentative Model of Songa Wayaua Geothermal Hot spring manifestation of Songa Wayaua

Bandara Airport
Bandara Sultan Babullah berada di Pulau Ternate. Sultan Babullah airports on Ternate island.
Panjang landasan 2.100 m. Merupakan airport Runway length 2,100 m. A grade II airport, which
kelas II, tipe pesawat yang dapat mendarat: can be landed by aircaraft type : Casa, Das 300,
Casa, Das 300, Das 800, Foker 28, Foker 100, Das 800, Foker 28, Foker 100, Boieng 737 200.
Boieng 737 200. Bandara Sadik Oesman berada Sadik Oesman airport in Bacan Island. Runway
di Pulau Bacan. Panjang landasan 1.400 m. Kelas length 1,400 m. Classified Class: IV. It can be
bandara: IV. Pesawat yang dapat mendarat landed by aircraft type C-212, ATR.
C-212, ATR.

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah pelabuhan Babang Nearest port is Babang, within 9 km of the
yang berjarak 9 km dari lokasi. location.

Aksesibilitas Accessibility
WKP dapat dicapai dengan pesawat terbang dari GWA can be reached by plane from Jakarta-
Jakarta-Manado-Ternate, kemudian dilanjutkan Manado-Ternate, then proceed by boat (ferry)
dengan kapal laut (feri) selama 8 jam dari for 8 hours from Ternate.
Ternate ke lokasi.

Status Lahan Land Status


Tumpang tindih dengan kawasan hutan: The overlapping with forestry area as follows:
1). Hutan Lindung (HL) seluas 9.768 Ha. 1). Protected Forest (HL) is 9,768 Ha.
2). Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 2). Restricted Production Forest (HPT) is
13.310 Ha. 13,310 Ha.

GEOTHERMAL INVESTMENT 54 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


3). Hutan Produksi yang dapat dikonversi (HPK) 3). The production Forest which can be
seluas 13.040 Ha. converted (HPK) is 13,040 Ha

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Maluku Utara The electrification ratio of North Maluku only
baru mencapai 58,61%. Kebutuhan tenaga listrik reached 58.61%. Electricity demand is supplied
di Provinsi Maluku Utara dipasok oleh 12 sistem by 12 isolated systems, one of which is system of
terisolasi, dimana salah satunya adalah sistem Bacan which supplied electricity to Halmahera
Bacan yang mensuplai listrik untuk wilayah region. To date Bacan system is still experiencing
Halmahera. Sistem Bacan sampai saat ini masih power deficit.
mengalami defisit listrik.

Rencana Kapasitas Terpasang:5 MW Installed Capacity Plan:5 MW

Status Jalan Road Status


Jalan provinsi, kabupaten/kota. Provincial, district/city roads.

WKP DANAU RANAU GWA DANAU RANAU

Wilayah Kerja Panas Bumi Danau Ranau Danau Ranau GWA is determined by the Minister
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri of Energy and Mineral Resources Decree No.
ESDM No. 1151.K/30/MEM/2011 tanggal 21 1151.K/30/MEM/2011, dated April 21, 2011
April 2011 dengan luas 8.561 ha dan cadangan with a total area of 8,561 ha and a possible
terduga sebesar 210 MW. reserve of 210 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Manifestasi panas bumi berupa air panas dengan Geothermal manifestations consist of hotsprings
kisaran suhu 37,3C -63,7C, pH netral, dan with the temperature range from 37.3 to 63.7
debit berkisar 0,04-0,5 liter/detik. Air panas ini C with neutral pH, flowrates range from 0.04
sebagian besar merupakan tipe air bikarbonat to 0.5 liter/second. Hot springs are mostly of
yang terkontaminasi oleh air permukaan. bicarbonate water type and are contaminated
by surface water.

Data Geofisika menunjukkan bahwa lapisan Geophysical data indicate that the top layer
atas dari zona resistivitas rendah berada pada of a low resistivity zone is at 600 m deep,
kedalaman 600 m dengan ketebalan yang tidak the thickness is unknown and seemly to be
diketahui, diperkirakan zona ini berasosiasi associated with old lavas.
dengan lava yang berusia tua.

Reservoir diperkirakan berasoasi dengan Formasi The reservoir is estimated to be associated


Kikim. Dari perhitungan geotermometer silika, with Kikim Formation. Silica geothermometry
diperkirakan suhu reservoir berkisar antara estimated the reservoir temperature range from
158C sampai 199C yang termasuk dalam 158C to 199C which are intermediate enthalpy.
entalpi sedang.

Area prospek yang diindikasikan dari resistivitas, The prospect area indicated by resistivity,
merkuri dan data distribusi karbon dioksida mercury and carbon dioxide distribution data
berlokasi di Talang Gedung dan daerah Talang is to be located in Talang Gedung and Talang
Waiwangi. Sumber panas dari sistem adalah Waiwangi areas. Heat source of the system is
remanen magma gunung berapi tua Seminung. magma remanent of old Seminung volcano.

GEOTHERMAL INVESTMENT 55 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Letak Location
WKP Danau Ranau merupakan WKP yang Danau Ranauis a cross-privinces GWA, located
berada di lintas propinsi, terletak di Kecamatan in Sukau district, West Lampung, Lampung
Sukau, Lampung Barat, Provinsi Lampung dan Province and Banding Agung district, South
Kecamatan Banding Agung, Ogan Komering Ogan Komering Ulu, South Sumatra Province.
Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Sekitar Approximately 70% of the area is in Sukau
70% dari luas WKP berada di Kecamatan Sukau, district, while 30% is within Banding Agung
sedangkan 30% termasuk dalam Kecamatan district
Banding Agung.

Model Tentative Panas BumiDanau Ranau Manifestasi air panas diDanau Ranau
Tentative Model of Danau Ranau Geothermal Hot spring manifestation of Danau Ranau

Bandara Airport
Bandara terdekat dengan WKP Danau Ranau The nearest airport is RadinI nten II (2nd class
adalah Bandara Radin Inten II (Kelas II) Lampung airport) in Lampung with a distance of 230 km
dengan jarak tempuh 230 km dan bandara and Banding Agung, a local airport is within 30
Banding Agung (lokal) berjarak 30 km. km.

Pelabuhan Port
Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dengan jarak Bakauheni, Lampung, 250 km from the area.
tempuh 250 km.

Aksesibilitas Accessibility
WKP dapat dicapai dengan menggunakan jasa GWA can be reached by plane from Jakarta
penerbangan rute Jakarta Bandar Lampung Bandar Lampung, then proceeds by vehicle
dilanjutkan dengan kendaraan roda empat for 8 hours from Bandar Lampung, or can be
selama 8 jam, atau melalui jalur laut Merak- reached using boat from Merak-Bakauheni,
Lampung, dilanjutkan lewat jalur darat menuju then proceeds by vehicle to Liwa. The location
Liwa. Lokasi berada sekitar 32 Km di sebelah is approximately 32 kilometers northwest Liwa
barat laut Kota Liwa dan dapat ditempuh City and can be reached by vehicles.
dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Status Lahan Land Status


Tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung The GWA is overlapping with protected forest
(HL) seluas 1.496 Ha. of 1,496 Ha.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Kebutuhan listrik di daerah ini masih dipenuhi Electricity demand in the area is filled from
dari listrik tenaga diesel. Dari 25 kecamatan di diesel power. From 25 districts in West Lampung

GEOTHERMAL INVESTMENT 56 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Lampung Barat, saat ini lima di antaranya belum region, five of them are still without electricity
teraliri listrik PLN (Radar Lampung, 23 Januari power (Radar Lampung, January 23, 2013).
2013).

Gardu induk terdekat dengan WKP Danau Ranau Nearest main electrical substation from Danau
adalah gardu induk Baturaja dengan pasokan Ranau GWA is Baturaja substation which
listrik sebesar 90 MVA. Layanan listrik ke kawasan supplies power of 90 MVA. Electrical service to
ini dilakukan melalui 2 jaringan yang masing- the region is served by two power lines of each
masing mengalirkan 10 MW. Saat ini sedang 10 MW. Currently the construction of Liwa
dalam tahap penyelesaian pembangunan Gardu substation (GIL) is being finalized to support
Induk Liwa (GIL). electrical power in West Lampung.

Rencana Kapasitas Terpasang: 110 MW Installed Capacity Plan: 110 MW

Status Jalan Road Status


Jalan provinsi, kabupaten/kota. Provincial, district/city roads.

WKP MATALOKO GWA MATALOKO

Wilayah KerjaPanas Bumi Mataloko ditetapkan Mataloko GWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
1152.K/30/MEM/2011 tanggal 21April 2011 1152.K/30/MEM/2011, dated April 21, 2011
dengan luas 996,2 ha dan cadangan terduga with a total area of 996.2 ha and a possible
sebesar 63 MW. reserve of 63 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Litologi daerah panas bumi Mataloko disusun The lithology of Mataloko is comprised of Green
oleh batuan dasar (basement) Green Tuff, Tuff bed rocks, Tertiary to Quarternary age
batuan vulkanik Tersier sampai Kuarter serta volcanic rocks, and alluvial deposit.
endapan permukaan.

Struktur geologi didominasi oleh pola berarah The geological structure is dominated by the
barat laut tenggara dan kelurusan berarah patterns heading toward northwest southeast
utara selatan, antara lain sesar normal Wae and alignment to north-south, such as Wae Luja
Luja, Kelurusan vulkanik, kerucut vulkanik dan normal fault, volcanic alignment, volcanic cone,
struktur sisa dinding kawah menunjukkan bahwa and the structure from the remaining crater
di daerah ini telah terjadi aktifitas vulkanisme walls, which indicates past volcanic activity.
pada masa lalu.

Hasil analisa kimia air panas menunjukkan bahwa The hot water chemical analysis indicates sulfuric
air panas Mataloko terdiri dari tipe air sulfat asam acid and bicarbonate water types. Subsurface
dan tipe bikarbonat. Penentuan temperatur temperature from gas geothermometer
bawah permukaan melalui geotermometer (considering that the high temperature water
gas (mengingat air panas dengan temperatur has acidic pH and produces H2S) indicates that
tinggi mempunyai pH asam dan mengeluarkan the temperature is 283C (high enthalpy).
H2S), menghasilkan temperatur sebesar 283C
(termasuk dalam entalpi tinggi).

Telah dilakukan survei geolistrik dan Geo electricity and magneto telluric surveis have
magneto tellurik. Hasil penyelidikan geofisika also been carried out. Geophysical survei result
mengindikasikan bahwa puncak reservoir utama indicates that the top of main reservoir is located
berada sekitar 600-800 m di bawah daerah around 600-800 m below the manifestation

GEOTHERMAL INVESTMENT 57 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


manifestasi. area.

Telah dilakukan pemboran 5 sumur eksplorasi Five exploration wells and one injection well had
dan 1 sumur injeksi. Dari hasil uji alir, sumur been drilled within the area. From the flow test,
panas bumi Mataloko adalah sumur dry steam Mataloko well is a non-water dry steam well.
tanpa air. Lapangan Panas Bumi Mataloko siap Mataloko geothermal field is ready to supply
memasok uap dengan TKS maksimum 4.5 barg steam with maximum wellhead pressure of
dan tekanan gathering line maksimum 4.4 bar 4.5 barg and maximum gathering line pressure
absolut dengan jumlah aliran maksimum 24 of 4.4 absolute bars; maximum flow amount
ton/jam ekivalen dengan 2.8 MW power gross of 24 tons/hour or equivalent with 2.8 MW of
generated yang dipasok melalui gathering line power gross generated which supplied through
dari sumur MT-3 dan MT-5. gathering line from MT-3 and MT-5 wells.

Letak Location
WKP Matalokoterletak di Kecamatan Golewa, Mataloko GWA is located in Golewa district,
Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Ngada Region, East Nusa Tenggara Province
Timur.

Model Tentative Panas Bumi Mataloko Sumur Produksi di Lapangan Mataloko


Tentative Model of Mataloko Geothermal Production Well on Mataloko field

Bandara Airport
Bandara terdekat dengan WKP Mataloko The nearest airportis Soa in Bajawa area(4th
adalah Bandara Soadi Bajawa (Kelas IV). class airport). Mataloko can also be reached by
Selain itu Mataloko dapat juga dicapai dengan plane through El Tari, an International Airport in
penerbangan melalui Bandara Internasional El Kupang (Class IB) and Komodo Airport (Class III)
Tari di Kupang (Kelas IB) dan Bandara Komodo in Labuan Bajo.
(Kelas III) di Labuan Bajo.

Pelabuhan Port
Pelabuhan Labuan Bajo, yang berjarak 180 km Labuan Bajo Port, about 180 km from the area.
dari lokasi.

Aksesibilitas Accessibility
Perjalanan untuk mencapai lokasi dapat GWA can be reached by plane from Jakarta/
ditempuh dengan rute: Jakarta/Bandung Bandung Denpasar Labuan Bajo, then
Denpasar Labuan Bajo menggunakan pesawat proceed by vehicle for 4 hours to the location, or
udara yang dilanjutkan dengan jalan darat can be reached by plane from Jakarta Kupang
menuju WKP Mataloko dengan menggunakan Bajawa. From Bajawa Airport to the location
roda empat selama 4 jam. Selain itu dapat will take around 30 minutes.
dicapai dengan rute Jakarta Kupang Bajawa.

GEOTHERMAL INVESTMENT 58 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Dari Bajawa menuju lokasi dapat ditempuh
dalam waktu 30 menit.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Rasio elektrifikasi di wilayah Nusa Tenggara East Nusa Tenggara electrification ratio in 2012
Timur pada tahun 2012 baru mencapai 46.5% only reached 46.5% whichmostly supplied from
dimana sebagain besar dipasok dari pembangkit diesel power plants. Bajawa system that supplies
listrik tenaga diesel. Sistem Bajawa yang electricity to Ngada area is experiencing power
memasok listrik untuk Kabupaten Ngada dan shortage. Hydroelectric power plant, the most
sekitarnya termasuk yang mengalami defisit. inexpensive plant is difficult to be built in this
Sebagai daerah yang curah hujannya cukup areadue toits low precipitation. As an area
rendah menyulitkan daerah ini untuk di bangun traversed by an active volcanoes belt, East Nusa
pembangkit tenaga listrik tenaga air yang Tenggara is rich in geothermal potential that can
merupakan pembangkit tenaga listrik yang be used to address the power shortage in the
paling murah. Sebaliknya sebagai daerah yang region.
dilalui oleh busur gunung api, Nusa Tenggara
Timur sangat kaya akan sumber energi panas
bumi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi
kekurangan listrik di wilayah ini.

Rencana Kapasitas Terpasang: 15 MW Installed Capacity Plan: 15 MW

Status Jalan Road Status


Jalan provinsi, kabupaten/kota. Provincial, district/city roads.

WKP GUNUNG ENDUT GWA GUNUNG ENDUT

Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Endut Gunung Endut GWA is determined by the
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Minister of Energy and Mineral Resources
ESDM No. 1154.K/30/MEM/2011 tanggal Decree No. 1154.K/30/MEM/2011, dated April
21April 2011 dengan luas 25.670 ha dan 21, 2011 with a total area of25,670 ha and a
cadangan terduga sebesar 80 MW. possible reserve of 80 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Gejala panas bumi dicirikan dengan munculnya Geothermal potential is indicated by the
mata airpanas dengan suhu berkisar antara 53C emergence of hot spring with 53C to 80 C
hingga 80C. Secara umum, WKP ini didominasi temperatures. In general, this GWA is dominated
oleh batuan vulkanik produk Gunung Endut by volcanic rocks, as products of Gn. Endut with
dengan basemen batu sedimen tersier. tertiary sediment rocks as its bed rocks.

Stratigrafi di daerah Gunung Endut The stratigraphy of this area is categorized


dikelompokkan menjadi 16 satuan. Urutan dari in 16 units. Its order from the oldest to the
tua ke muda adalah Satuan Anggota Sedimen youngest is: A Badouin Unit Sedimentary
Badui (Tmd), Anggota Sedimen Bojongmanik (Tmd), Bojongmanik Sediment(Tmb), Andesitik
(Tmb), Intrusi Andesitik (Ta), Batuan Vulkanik Intrusion (Ta), Pre-Endut Volcanic Rocks (Tlpe),
Pra-Endut (Tlpe), Breks lava G. Kendeng (Tbr), Breccia lava of Gn. Kendeng (Tbr), Lava of Gn.
Lava G. Pilangranal (Tlr), Diorit (Td), Granodiorit Pilangranal (Tlr), Diorite (Td), Granodiorite (Tgr),
(Tgr), Breks Lava G. Pilar (Qbp), Lava G. Pilar Breccia Lava of Gn. Pilar (Qbp), Lava of Gn. Pilar
(Qlp), lava G. Endut-1 (Qle1), Aliran Piroklastik (Qlp), lava of Gn. Endut-1 (Qle1), Pyroclastic
G.Endut (Qae), Lava G. Endut-2 (Qle2), Breksi flow of Gn.Endut (Qae), Lava of Gn. Endut-2
lava G. Endut (Qbe), Lava G. Endut-3(Qle3) dan (Qle2), Breccia lava of Gn. Endut (Qbe), Lava of
Aluvium (Qal). Gn. Endut-3(Qle3) and Alluvium (Qal).

GEOTHERMAL INVESTMENT 59 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Tipe air panas adalah klorida dan bikarbonat, Hot water types are chloride and bicarbonate.
pada partial equilibrium, ada pengkayaan In partial equilibrium, the enrichment of oxygen
oksigen 18. Kontak fluida panas dengan batuan, 18 is found. The contact of hot fluid with rocks,
pada temperatur bawah permukaan yang in below the surface related to geothermal
berhubungan dengan reservoir panas bumi, reservoir, is estimated around 180oC (SiO2
diperkirakan sekitar 180oC (SiO2 dan NaK), and NaK), a medium temperature reservoir or
termasuk reservoir temperatur sedang atau intermediate enthalpy.
intermediate enthalphy.

Tanah dan udara tanah pada kedalaman satu Soil and air soil in one meter depth, indicate
meter, memperlihatkan anomali temperatur, an anomaly temperature, Hg and high CO2
Hg dan CO2 tinggi terletak di sekitar lokasi air around Cikawah hot spring which is widening
panas Cikawah yang cenderung melebar ke arah to northeast with Hg concentration > 150 ppb,
timur laut, dengan konsentrasi Hg > 150 ppb, T > 28 oC, and CO2>1.5%. Geothermal reservoir
T > 28oC, dan CO2>1.5%. Reservoir panas bumi is estimated to be under the volcanic dome in
diperkirakan berada di bawah kubah vulkanik 1500 m depth.
yaitu pada kedalaman sekitar 1500 m.

Hasil survei MT memperlihatkan sebaran MT survei result signifies a varied distribution


tahanan jenis yang bervariatif, dimana tahanan of resistivity, where low resistivity is distributed
jenis rendah tersebar di sebelah utara, timur, dan in north, east and southeast of Cikawah, while
tenggara mata air panas Cikawah, sedangkan high resistivity is distributed around Cikawah
tahanan jenis tinggi tersebar di sekitar mata and Handeuleum hot springs. High resistivity is
air panas Cikawah dan Handeuleum. Tahanan presumed to be associated with under surface
jenis tinggi diperkirakan berasosiasi dengan volcanic dome. Based on the MT survei result,
kubah vulkanik bawah permukaan. Luas daerah total area of geothermal prospects is 11 km2
prospek panas bumi berdasarkan hasil survei MT with 80 MWe possible reserves.
sekitar 11 km2 dengan estimasi potensi energi
sekitar 80 MWe pada kelas cadangan terduga

Letak Location
WKP Gunung Endut terletak di Kabupaten Gunung Endut GWA is located in Lebak Regency,
Lebak, Provinsi Banten. Banten Province.

Peta lokasi WKP Gunung Endut Model Tentative Panas BumiGunung Endut
Gunung Endut Location Map Tentative Model of Gunung Endut Geothermal

GEOTHERMAL INVESTMENT 60 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Bandara Airport
Bandara terdekat dengan WKP Gunung Endut The nearest airport from the area is Soekarno
adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Hatta International Airport, Jakarta, around 93
Jakarta berjarak 93 km. km from the location.

Pelabuhan Port
Pelabuhan Merak berjarak 87 km, pelabuhan Merak Port (87 km), Ciwandan (88 km) and
Ciwandan berjarak 88 km, pelabuhan Bojonegoro Port (82 km).
Bojonegoro berjarak 82 km.

Aksesibilitas Accessibility
WKP dapat dicapai dengan kendaraan roda GWA can be reached by vehicle from Jakarta
empat dari Jakarta selama 3 jam ke lokasi. within 3 hours to the location.

Status Lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung, The GWA is overlapping with
serta hutan produksi. protected and production forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Energi listrik di provinsi Banten dipergunakan Electricity in Banten province is used for
untuk keperluan domestik dan industri. domestic and industrial purposes. Based on data
Berdasarkan data dari PT. PLN Cabang from the PT. PLN Rangkas bitung, electrification
Rangkasbitung, rasio elektrifikasi di ratio in Lebak regency only reached 54.58%. This
kabupaten Lebak baru mencapai 54,58%. Hal indicates that half of the population in Lebak
ini menggambarkan bahwa setengah dari regency does not have electricity access.
penduduk Kabupaten Lebak belum tersentuh
oleh tenaga listrik.

Rencana Kapasitas Terpasang:55 MW Installed Capacity Plan:55 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, rovincial, district/city roads

WKP WAY RATAI GWA WAY RATAI

Wilayah KerjaPanas Bumi Way Ratai ditetapkan Way Ratai GWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
1825.K/30/MEM/2012 tanggal 30 April 2012 1825.K/30/MEM/2012, dated April 30, 2012
dengan luas 70.710 ha dan cadangan terduga with a total area of70,710 ha and a possible
sebesar 185 MW. reserve of 185 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Lapangan Panas Bumi Way Ratai berada di Way Ratai geothermal field is located between
antara 2 (dua) sistem gunungapi Betung dan 2 (two) volcano systems: Betung and Ratai. The
Ratai. Vulkanostratigrafi daerah Way Ratai dan volcano stratigraphy of Way Ratai is classified
sekitarnya dikelompokkan menjadi 1) batuan to: 1) Tertiary rocks (bed rocks), 2) Old volcanic
Tersier (batuan dasar), 2) batuan vulkanik tua rocks of Pre Betung-Ratai, 3) Volcanic rocks as
Pra Betung-Ratai, 3) batuan vulkanik hasil erupsi the eruption result of Mt.Betung and Mt. Ratai.
G. Betung dan G. Ratai.

Di daerah WKP ini terdapat 3 kelompok struktur There are 3 groups of geological structure in
geologi, yaitu struktur kaldera, struktur kawah this area: caldera, crater and fault. The Gebang
dan sesar. Pada daerah tersebut dijumpai caldera structure is controlling the forming

GEOTHERMAL INVESTMENT 61 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


struktur Kaldera Gebang yang diperkirakan of Way Ratai geothermal system. The fault
mengontrol pembentukan sistem panas bumi systems in Way Ratai geothermal field and
Way Ratai. Struktur sesar di Lapangan Panas its surrounding are dominated by the faults
Bumi Way Ratai dan sekitarnya didominasi directing to northwest-southeast and northeast-
oleh sesar berarah baratlaut tenggara dan southwest which are strongly presumed as
timurlaut baratdaya yang diduga kuat sebagai normal faults.
sesar normal.

Sumber panas diperkirakan berasal dari kantong The heat source is coming from the magma
magma tubuh intrusi (batholite/stock) di bawah pockets of intrusion body (batholite/stock)
kawah utama (lereng selatan) G. Ratai. Zona under the main crater (south slope) of Mt. Ratai.
reservoir diperkirakan terletak pada batuan The reservoir zone is estimated to be situated in
vulkanik Gebang (dan Batuan Tersier) yang Gebang volcanic rocks (and Tertiary rocks) which
memiliki permeabilitas tinggi. have high permeability.

Di Daerah Panas Bumi Way Ratai terdapat 3 (tiga) Way Ratai has 3 (three) groups of hot springs:
kelompok mata air panas (hotsprings), yaitu Margodadi Padang Cermin hot spring, the
kelompok mata air panas Margodadi Padang springs temperatures range from approximately
Cermin pada kisaran temperatur 4296oC; 42 to 96oC; Cerpung Putri (Lempasing)
kelompok air panas Cerpung Putri (Lempasing) hotspring with temperatures of 3847oC; and
dengan temperatur 3847oC; dan kelompok Natar hot spring with temperatures of 3761oC.
mata air panas Natar pada temperatur antara
3761oC.

Di daerah Lempasing yang merupakan titik Lempasing area, as the potential spot of Way
potensi WKP Way Ratai memiliki 9 lokasi Ratai, has 9 locations of hot springs with 30
pemunculan mata airpanas bertemperatur 30 680C temperatures, normal pH, with carbonate
680C, pH normal, dijumpai sinter karbonat, sinter, gas bubbles, rather salty hot water
terdapat bualan gas, airpanas agak asin dan emerging in alluvial deposits. Hot water type of
muncul pada endapan alluvial. Tipe air panas Alkali Chloride Geothermometer: 216 oC.
Alkali Chloride Geothermometer: 216 oC.

Dari data MT dapat diketahui bahwa zona The MT data indicates that low resistivity zone
resistivitas rendah berada di selatan dan is on the south to southeast of Mt. Ratai peak,
tenggara puncak G. Ratai, meliputi daerah covering the Margodadi-Padang Cermin area
Margodadi-Padang Cermin berada pada elevasi in 500 -750 m of elevation degree from the
500 hingga -750 m dari permukaan laut. Zona sea level. Reservoir zone is moderate resistivity
reservoir diperkirakan berada pada lapisan layer (between 10-60 Ohm.m) in 750 to -1500 m
dengan nilai resistivitas moderat (antara 10- of elevation.
60 Ohm. m) berada pada elevasi -750 hingga
-1500 m.

Letak Location
WKP Way Rataimelintasi beberapa kabupaten Way Ratai GWA is located across several
dan kota, yaitu Kabupaten Pesawaran, regencies and city, namely Pesawaran regency,
Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Tanggamus regency, South Lampung regency,
Selatan, dan Kota Bandar Lampung, Provinsi and Bandar Lampung City, Lampung Province.
Lampung.

Bandara Airport
Bandara terdekat adalah Bandara Raden Intan II The nearest airport is Raden Intan II airport,
berjarak 85 km. about 85 km from location.

GEOTHERMAL INVESTMENT 62 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Panjang The nearest port is Panjang Port, with a millage
berjarak 57 km. of 57 km.

Aksesibilitas Accessibility
WKP dapat dicapaidengan pesawat terbang The GWA can be reached by plane from Jakarta
rute Jakarta Bandar Lampung, kemudian to Bandar Lampung, then proceed by vehicle for
dilanjutkan dengan kendaraan roda empat 2 hours.
selama 2 jam.

Status lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung. The GWA is overlapping with protected forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Kebutuhan tenaga listrik Provinsi Lampung Electricity demand in Lampung province mostly
hampir seluruhnya (99%) dipasok oleh P3B (99%) is supplied by P3B Sumatera through 150
Sumatera melalui jaringan transmisi 150 kV kV transmission line from Southern Sumatera
dalam Sistem Interkoneksi Sumatera Bagian Interconnection System while the rest is
Selatan (Sumbagsel) dan sisanya dipasok supplied by isolated plant such as Bengkunat,
pembangkit terisolasi yang tersebar di seluruh Simpang Pematang, Sabesi Island, Krui, Pugung
Provinsi Lampung seperti: Sistem Bengkunat, Tampak and Wiralaga systems.
Simpang Pematang, Pulau Sabesi, Krui, Pugung
Tampak dan Wiralaga .

Dari 7 sistem yang memasok tenaga listrik di From 7 systems that supplies electricity in
Provinsi Lampung, 4 sistem (Sistem Bengkunat, Lampung province, 4 systems (Bengkunat,
Pulau Sabesi, Pugung Tampak dan Wiralaga) Sabesi Island, Pugung Tampak and Wiralaga
berada dalam kondisi Siaga dan 3 sistem Systems) are in Alert condition while the
lainnya (Sistem Sumbagsel, Krui dan Simpang others (Sumbagsel, Krui and Simpang Pematang
Pematang) berada dalam kondisi Defisit. Systems) are in shortage condition.

Rencana Kapasitas Terpasang:55 MW Installed Capacity Plan:55 MW

Status Jalan Road Status


Jalan provinsi, kabupaten/kota. Provincial, district/city roads

Peta Geologi Wilayah Way Ratai


Way Ratai Geological Map

GEOTHERMAL INVESTMENT 63 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP CANDI UMBUL TELOMOYO GWA CANDI UMBUL TELOMOYO

Wilayah Kerja Panas Bumi Candi Umbul Candi Umbul Telomoyo GWA is determined by
Telomoyo ditetapkan berdasarkan Keputusan the Minister of Energy and Mineral Resources
Menteri ESDM No. 1826.K/30/MEM/2012 Decree No. 1826.K/30/MEM/2011, dated April
tanggal 30 April 2012 dengan luas 36.050 ha dan 30, 2012 with a total area of 36,050 ha and a
cadangan terduga sebesar 92 MW. possiblereserve of 92 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


- Survei Geologi - Geological Survei
Daerah panas bumi Candi Umbul Telomoyo Candi Umbul Telomoyo is in North Serayu
termasuk pada zona North Serayu Range Range eastern part zone. A zone of volcanic site
bagian ujung timur yang terbentuk suatu extending to northwest southeast, comprise
kompleks gunungapi yang memanjang berarah of Gunung Ungaran-Gunung Telomoyo-
baratlaut-tenggara yaitu rangkaian Gunung Gunung Merbabu-Gunung Merapi within
Ungaran-Gunung Telomoyo-Gunung Merbabu- Quarternary volcanic geological environment.
Gunung Merapi yang berada pada lingkungan The stratigraphy component consists of
geologi vulkanik Kuarter. Komponen stratigrafi sedimentary rocks of Tertiary age and volcanic
terdiri dari batuan sedimen berumur Tersier, rocks of Quarternary age as products of Gunung
dan batuan vulkanik berumur Kuarter yang Telomoyo, Gunung Ungaran and Gunung
merupakan produk dari Gunung Telomoyo, Merbabu.
Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu.

Struktur geologi yang berkembang berupa The developing geological structure is caldera
struktur rim kaldera, struktur vulkanik berupa rim, the volcanic structure are normal faults
sesar-sesar normal berarah baratdaya-timurlaut heading toward southwest-northeast which
yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik are formed as the result of Gunung Telomoyo
Gunung Telomoyo dan mengontrol pemunculan volcanic activity, and which are controlling the
manifestasi panas bumi Candi Umbul dan Pakis geothermal manifestation of Candi Umbul and
Dadu, serta struktur tektonik berupa sesar- Pakis Dadu. The tectonic structures are flat
sesar mendatar berarah relatif utara selatan dan faults heading relatively toward north south and
baratlaut-tenggara. northwest-southeast.

- Survei Geokimia - Geochemical Survei


Manifestasi panas bumi berupa pemunculan Geothermal manifestation is warm spring
mata air hangat bersuhu sekitar 35 oC with 35oC temperatures from chloride and
dan bertipe klorida dan bikarbonat, yang bicarbonate types, which is estimated as the
diperkirakan merupakan outflow dari sistem outflows of Candi Umbul-Telomoyo geothermal
panas bumi Candi Umbul-Telomoyo. Dari data system.Data from thermal gradient indicates
gradien termal, didapatkan perkiraan suhu that subsurface temperature is 230oC.
bawah permukaan sebesar 230oC.

- Survei Geofisika - Geophysical Survei


Berdasarkan data MT, sebaran tahanan jenis Based on MT data, the distribution of low
rendah yang diinterpretasikan sebagai respon resistivity interpreted as a response of
dari batuan ubahan yang menjadi batuan alteration rocks functioning as cap rocks for the
penudung pada sistem panas bumi di daerah ini, geothermal system in this area is distributed in
tersebar di sebelah baratdaya puncak Gunung the southwest peak of Gunung Telomoyo, and is
Telomoyo dan tersebar dari permukaan tanah spread from the surface to 1500 2000 meters
hingga kedalaman antara 1500 2000 meter. depth.

Sedangkan reservoir panas bumi diperkirakan Whereas the geothermal reservoir is located
berada di bawah batuan penudung dengan under the cap rocks with its peak located at

GEOTHERMAL INVESTMENT 64 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


puncaknya berada pada kedalaman sekitar 1500 the depth of 1500 meters. The reservoir peak is
meter. Puncak reservoir ini cenderung semakin deepening toward northwest and reaching 2000
mendalam ke arah baratlaut dan mencapai meters depth below the surface.
kedalaman 2000 meter di bawah permukaan
tanah.

- Pemboran Landaian Suhu - Temperature Gradient Drilling


Batuan penyusun sumur tersebut sampai Up to 502 m depth, the constructed rocks of
kedalaman 502 m terdiri dari breksi tufa, breksi the well are consist of breccia tuffs, andesite
andesit, andesit dan tufa yang telah mengalami breccia, andesite and tuffs that have undergone
ubahan hidrotermal dengan intensitas ubahan hydrothermal alteration with intensity changes
(30-65%) dengan jenis argilitisasi sampai of 30-65%, with argilitisation to silicification
silisifikasi. types.

Berdasarkan penghitungan geotermometer Based on geothermometer Na/K calculation


Na/K pada sampel air di kedalaman 502 m dapat for water sample in 502 m depth, the reservoir
diketahui bahwa temperatur reservoir tidak lebih temperature is below 1900C. While from the
dari 1900C. Sedangkan berdasarkan interpolasi interpolation data of temperature gradient
data pengukuran landaian suhu dapat diketahui measurement, the reservoir temperature in
bahwa temperatur reservoir pada kedalaman 1500 meters depthis around 2300C.
1500 meter adalah sekitar 2300C.

Selain itu dari hasil analisis kimia air yang diambil The water chemical analysis from wellbore also
dari lubang sumur juga menunjukkan daerah ini indicates that the heat source is located far deep
mempunyai sumber panas yang terletak jauh within the earth and consists of non-corrosive
di dalam bumi dengan fluida panas bumi yang geothermal fluid.
tidak korosif.

Letak Location
WKP Candi Umbul Telomoyo melintasi beberapa Candi Umbul Telomoyo GWA islocated across
kabupaten dan kota, yaitu Magelang, Semarang, several regencies and city, namely Magelang,
Boyolali, Temanggung dan Salatiga, Provinsi Semarang, Boyolali, Temanggung dan Salatiga,
Jawa Tengah. Central Java Province.

Peta lokasi WKP Candi Umbul Telomoyo Model Tentative Panas BumiCandi Umbul Telomoyo
Candi Umbul TelomoyoLocation Map Tentative Model of Candi Umbul Telomoyo Geothermal

Bandara Airport
Bandara yang dekat dengan WKP Umbul The airports whichclose to the location are
Telomoyo adalah Bandara Ahmad Yani di Ahmad Yani airport in Semarang and Adisucipto
Semarang dan Bandara Adisucipto di Yogyakarta. airport in Yogyakarta.

GEOTHERMAL INVESTMENT 65 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Pelabuhan Port
Pelabuhan yang terdekat adalah Pelabuhan The nearest port is Tanjung Mas in Semarang.
Tanjung Mas di Semarang.

Aksesibilitas Accessibility
Perjalanan untuk mencapai lokasi dapat GWA can be reached via JakartaSemarang or
ditempuh dengan rute: JakartaSemarang atau Jakarta-Yogyakarta by plane, then proceed by
JakartaYogyakarta menggunakan pesawat vehicle (34 km from Semarang City).
udara dilanjutkan mengunakan roda empat (34
km dari kota Semarang).

Status Lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung The GWA is overlapping with protected forest
seluas 1.797 ha. of 1,797 ha.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Sistem kelistrikan di Provinsi Jawa Tengah telah Electrical systems in Central Java are
terinter koneksi dengan baik pada jaringan interconnected to the Java-Madura-Bali
transmisi tenaga listrik 150 kV dan 500 kV yang Interconnection System which consists of 150
dikenal dengan nama Sistem Interkoneksi Jawa- kV and 500 kV transmission lines. Beside from
Madura-Bali. Pasokan utama untuk kebutuhan 150 kV and 500 transmission lines, electricity
tenaga listrik di Provinsi Jawa Tengah selain dari supplies in the region are also derived from
sistem transmisi 500 kV dan 150 kV adalah PLTU/ Tambaklorok (a combine cycle and gas turbine
PLTGU Tambaklorok, PLTA Mrica, PLTU Cilacap, power plant), Cilacap (a coal-fired power plant),
dan PLTP Dieng. Mrica (a hydroelectric power plant) and Dieng (a
geothermal power plant).

Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Tengah Electrification ratio of Central Java is 80.78%,
sebesar80,78% dan rasio desa berlistrik sebesar while ratio of electrified villages is 100%.
100%.

Rencana Kapasitas Terpasang: 55 MW Installed Capacity Plan: 55 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads

WKP SIMBOLON SAMOSIR GWA SIMBOLON SAMOSIR

Wilayah Kerja Panas Bumi Simbolon Samosir Simbolon Samosir GWA is determined by the
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Minister of Energy and Mineral Resources
ESDM No. 1827.K/30/MEM/2012 tanggal 30 Decree No. 1827.K/30/MEM/2012, dated April
April 2012 dengan luas 168.800 ha dan cadangan 30, 2012 with a total area of168,800 ha and a
terduga sebesar 150 MW. possible reserve of 150 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Hasil penyelidikan geosain terpadu (foto udara, The integrated geoscience survei (aerial
citra landsat dan geologi, geokimia serta photography, landsat imagery, geological,
geofisika) menunjukkan bahwa sebaran lateral geochemical and geophysical) indicates that the
sistem panas bumi Simbolon Samosir dikontrol spread of Simbolon-Samosir lateral system is
oleh struktur Kaldera Sibandung (Kaldera Toba controlled by Sibandung Caldera (Toba Phase-3
Tahap-3) yang berdiameter 57,7 km x 27,5 km. Caldera) Structure with 57.7 km x 27.5 km
diameters.

GEOTHERMAL INVESTMENT 66 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Terdapat 2 (dua) kelompok sesar normal yang There are 2 (two) groups of normal faults,
berarah timur timurlaut barat baratdaya dan heading toward east northeast- southwest and
berarah barat baratlaut selatan tenggara northwest southeast, as transportation media
baratdaya yang merupakan media transportasi of geothermal fluid from the reservoir to surface
fluida panas bumi dari reservoir menuju manifestation around Mt. Pusuk Bukit and
manifestasi permukaan di sekitar G. Pusuk Bukit Rianiate Sigol, including surface geothermal
dan Rianiate Sigol, termasuk manifestasi panas manifestation in Pagaran area.
bumi permukaan di daerah Pagaran.

Hadirnya sumber panas (heat source) di bawah Heat source under Sibandung Caldera surface
permukaan Kaldera Sibandung disokong is supported by the emergence of several hot
oleh munculnya sejumlah mata air panas springs with high temperatures ( 92 96oC) and
bertemperatur tinggi ( 92 96oC) dan tembusan solfatar penetration (85.6 94.3oC) in Mt. Pusuk
solfatar (85,6 - 94,3oC) di daerah G. Pusuk Bukit Bukit and Simbolon Rianiate Sigaol areas.
dan Simbolon Rianiate Sigaol.

Mengacu pada hasil penyelidikan 95 (sembilan Referring to the result of 95 (ninety-five) MT-
puluh lima) titik survei MTTDEM di daerah TDEM survei spots in Simbolon Samosir area,
Simbolon Samosir bahwa lapisan konduktif the conductive layers (< 10 Ohm-m) as clay-cap
(< 10 Ohm-m) sebagai batuan penudung (clay- only appear around Mt. Pusuk Bukit area. The
cap) hanya muncul di sekitar daerah G. Pusuk resistive layers (>10 60 Ohm-m) represent
Bukit. Lapisan resistif (> 10 60 Ohm-m) yang reservoir layers within shallow zone (thickness
mewakili lapisan reservoir berada di zona around 750 m). The conductive layers with
dangkal (ketebalan sekitar 750 m). Lapisan resistivity value < 10 Ohm-m are not found on
konduktif yang bernilai resistivitas < 10 Ohm-m the Rianiate Sigaol surface.
tidak dijumpai di bagian permukaan Rianiate
Sigaol.

Sebaliknya, zona resistivitas tinggi berkisar On the contrary, high resistivity zone (between
antara 100 Ohm-m hingga beberapa ratus 100 Ohm-m to several hundreds of Ohm-m
Ohm-m hadir pada ketinggian 1.500 m (di is found at 1.500 m elevation degree (above
atas permukaan laut) hingga 250 m (di bawah sea level) to 250 m (below sea level), which
permukaan laut) yang mengindikasikan cap rock indicating relatively fresh cap rock such as lava
batuan keras seperti batuan lava dan welded rocks and welded ignimbrite. Resistivity layers
ignimbrite yangrelatif segar. Karena itu,lapisan with resistivity values 10 - 100 ohm-m are
resistif bernilai resistivitas 10 - 100 ohm-m indicating reservoir rocks found in 250 to 1.750
mencirikan batuan reservoir yang ditemukan m depth below sea level.
mulai kedalaman 250 hingga 1.750 m di bawah
permukaan laut.

Letak Location
WKP Simbolon Samosir melintasi beberapa Simbolon Samosir GWA is located in North
kabupaten, yaitu Kab. Samosir, Kab. Toba Sumatera Province, across several regencies,
Samosir, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Humbang namely Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara,
Hasundutan, dan Kab. Dairi, Provinsi Sumatera Humbang Hasundutan, and Dairi.
Utara.

GEOTHERMAL INVESTMENT 67 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Peta lokasi WKP Simbolon Samosir Model Tentative Panas BumiSimbolon Samosir
Simbolon Samosir Location Map Tentative Model of Simbolon SamosirGeothermal

Bandara Airport
Bandara terdekat adalah Bandara Internasional The nearest airport isKuala Namu International
Kuala Namu, Deli Serdang. Airport in Deli Serdang.

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Belawan, The nearest port is Belawan, 200km from the
berjarak 200 km dari lokasi. location.

Aksesibilitas Accessibility
Perjalanan untuk mencapai lokasi dapat The locations can be reached by plane, route
ditempuh dengan rute JakartaMedan Jakarta-Medan and then proceed with vehicle to
menggunakan pesawat udara dilanjutkan the Samosir regency. The roads to the location
dengan perjalanan darat menuju Kabupaten are moderate to good.
Samosir. Kondisi jalan menuju lokasi sedang
sampai bagus.

Status Lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung. The GWA is overlapping with protected forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Sumatera Electricity demands in North Sumatera are
Utara hampir seluruhnya (99,9%) dipasok oleh mostly (99.9%) supplied by P3B Sumatera
P3B Sumatera melalui jaringan transmisi 150 through 150 kV transmission line from Northern
kV dalam Sistem Interkoneksi Sumatera Bagian Sumatera Interconnection System (Sembagut).
Utara (Sumbagut). Disamping itu beberapa Several regions are still supplied by small
daerah di Sumatera Utara masih merupakan systems such as Nias and South Nias Systems.
sistem-sistem kecil seperti Sistem Nias dan Nias
Selatan.

Tiga sistem yang memasok tenaga listrik di Until now there are 3 systems in shortage
Provinsi Sumatera Utara berada dalam kondisi condition. Electrification ratio reached 84.61%
Defisit. Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi while ratio of electrified villages is 84.07%.The
Sumatera Utara sebesar 84,61% dan rasio desa waiting list for electricity demand has reached
berlistrik sebesar 84,07%. Adapun daftar tunggu 21,460requests or equivalent to 178 MVA.
PLN telah mencapai 21.460 permintaan atau
sebesar 178 MVA

GEOTHERMAL INVESTMENT 68 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Rencana Kapasitas Terpasang: 110 MW (2 x 55 Installed Capacity Plan: 110 MW (2 x 55 MW)
MW)

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads.

WKP BORA PULU GWA BORA PULU

Wilayah Kerja Panas Bumi Bora Pulu ditetapkan Bora Pulu GWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
1828.K/30/MEM/2012 tanggal 30 April 2012 1828.K/30/MEM/2012, dated April 30, 2012
dengan luas 79.750ha dan cadangan terduga with a total area of79,750 ha and a possible
sebesar 123 MW. reserve of 123 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


WKP ini merupakan penggabungan 2 daerah This GWA is a unification of 2 relatively close and
prospek yaitu Bora dan Pulu yang lokasinya prospected areas: Bora and Pulu. Its lithology
relatif berdekatan. Litologi daerah panas bumi is composed of metamorphic bed rocks, a
Bora-Pulu disusun oleh batuan dasar metamorf Triassic-lime age, granite intrusive rocks from
berumur trias-kapur, batuan inrusi granit Tertiary age, sedimentary rocks and surface
berumur tersier serta batuan sedimen dan deposition of Quarternary age. Geological
endapan permukaan yang berumur kwarter. structure is dominated by the alignment of slide
Struktur geologi didominasi oleh kelurusan fault directing to north-south and normal fault
sesargeser berarah utara-selatan dan sesar directing to southwest-northeast.
normal berarah baratdaya-timurlaut.

Telah dilakukan survei gravity, geolistrik, Gravity, geo electricity, geomagnetic and
geomagnet dan magneto tellurik. Hasil magneto telluric surveis have been carried out
penyelidikan geofisika mengindikasikan bahwa in the area. Geo physical survei result indicates
puncak reservoir utama berada sekitar 600 m that the top of main reservoir is in 600 m below
di bawah daerah manifestasi. Dari hasil analisa, the manifestation area. The heat source is
diperkirakan heat source berada pada zona predicted within the intersection zone of Palu
perpotongan sesar Palu Koro dan Sesar Bora Koro and Bora faults, and also southern end
dan di ujung Depresi Palu sebelah selatan. Hasil of Palu Depression. Geoscience analyze result
analisa geosains menunjukan daerah Bora dan signifies that Bora and Pulu have 123 MW
Pulu memiliki potensi panas bumi sebesar 123 geothermal potential.
MW.

Letak Location
WKP Bora Pulu terletak di Kabupaten Sigi dan Bora Pulu GWA is located across Sigi Regency
Kota Palu, Sulawesi Tengah. and Cityo f Palu, Central Sulawesi.

GEOTHERMAL INVESTMENT 69 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Bandara Airport
Bandara terdekat adalah Bandara Udara The nearest airport isMutiara Airport in Palu,
Mutiara, Palu berjarak 35 km dari lokasi WKP. 35 km from location.

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Palu. The nearest portisPalu Port.

Aksesibilitas Accessibility
Daerah survei dapat dicapai dari Jakarta dengan Survei area can be reached from Jakarta by plane
pesawat udara Jakarta Palu dilanjutkan dengan to Palu, then proceed with vehicle, around 20
perjalanan darat dengan jarak tempuh sekitar km to the location.
20 km.

Status Lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung. The GWA is overlapping with protected forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Sulawesi Electricity demands in Central Sulawesi province
Tengah dipasok oleh beberapa sistem terisolasi, are supplied by several isolated systems, i.e.
yaitu Sistem Palu, Toli-Toli, Luwuk, Bangkir, Palu, Toli-toli, Luwuk, Bangkir, Palasa, Moutong,
Palasa, Moutong, Parigi, Poso, Tentena, Parigi, Poso, Tentena, Kolonedale, Toili, Kotaraya,
Kolonedale, Toili, Kotaraya, Leok, Ampana, Leok, Ampana, Bunta, Moilong, Banggai and
Bunta, Moilong, Banggai, dan Bungku. Bungku Systems.

Dari 18 sistem yang memasok tenaga listrik di From 18 systems which supplied electricity to
Provinsi Sulawesi Tengah, 13 sistem (Sistem Toli- Central Sulawesi, 13 systems (Toli-Toli, Luwuk,
Toli, Luwuk, Palasa, Parigi, Tentena, Kolonedale, Palasa, Parigi, Tentena, Kolonedale, Toili,
Toili, Kotaraya, Leok, Ampana, Bunta, Banggai, Kotaraya, Leok, Ampana, Bunta, Banggai, and
dan Bunngku), berada dalam kondisi Surplus, Bungku) are in surplus condition while the rests
dan 5 sistem lainnya (Sistem Palu, Bangkir, are in shortage condition.
Moutong, Poso, dan Moilong) berada pada
kondisi Defisit.

Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Sulawesi The electrification ratio reached 58.11% and
Tengah baru mencapai 58,11% dan rasio desa ratio of electrified villages is 99.02%. The
berlistrik sebesar 99,02%. Adapun daftar tunggu waiting list for electricity demand has reached
PLN telah mencapai 3.631 permintaan atau 3,631requests or equivalent to 3.9 MVA.
sebesar 3,9 MVA.

Rencana Kapasitas Terpasang:45 MW Installed Capacity Plan:45 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads

WKP GUNUNG LAWU GWA GUNUNG LAWU

Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Lawu Gunung Lawu GWA is determined by the Minister
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri of Energy and Mineral Resources Decree No.
ESDM No. 2518.K/30/MEM/2012 tanggal 2518.K/30/MEM/2012, dated August 13, 2012
13 Agustus 2012 dengan luas 60.030ha dan with a total area of60,030 ha and a possible
cadangan terduga sebesar 195 MW. reserve of 195 MW.

GEOTHERMAL INVESTMENT 70 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Ringkasan Geosains Geoscience Summary
- Survei Geologi - Geological Survei
Tersusun oleh batuan hasil gunungapi Kuarter Composed of volcanic quarter rocks from
produk Gunung Jobolarangan dan G.Lawu Mount Jobolarangan and Mount Lawu which
yang menindih batuan sedimen. Pola struktur superimposed sedimentary rocks. Structural
berupa sesar normal dengan arah umum barat pattern is a normal fault with general direction
timur dan utara - selatan. Terdapat fumarol west-east and north-south. Other manifestations
Candradimuka 93,1oC, fumarol Taman Sari are Candradimuka fumarole 93.1oC, Taman Sari
93oC, pH asam dan 7 mata air panas dengan fumarole 93oC, acid pH and 7 hotsprings with
temperatur 33-40oC di lereng G.Lawu dengan the temperatures of 33-40oC in Mount Lawu
pH netral debit 0,1 2 lt/detik, alterasi luas di slopes, neutral pH, water discharge 0.1 2 l/s,
sekitar kawah. extensive alteration around the crater.

- Survei Geokimia - Geochemical Survei


Air panas Tasin, Pablengan, Nglerak, Mlangi Tasin, Pablengan, Nglerak, Mlangi and Jenawi-2
dan Jenawi-2 bertipe klorida. Air panas hot springs are chloride types. Tasin dan
Tasin dan Pablengan terletak pada partial Pablengan hot springs are situated in partial
equilibrium, Air panas Kawah Candradimuka equilibrium; Candradimuka hot spring is sulfate
bertipe sulfat, air panas Ngunut, Cumpleng, type; while Ngunut, Cumpleng, Jenawi-1,
Jenawi-1, dan Bayanan bertipe bikarbonat. and Bayanan hot springsare bicarbonate
Ap.Tasin terjadipengkayaan18O. Gas yang types. There is an enrichment of 18O in Tasin
terdeteksi antara lain CO2, H2S, SO2,O2, Ar, hot spring. The detected gases are CO2, H2S,
dan N2. Hasil analisis gasnya memperlihatkan SO2,O2, Ar, and N2. The result of gas analysis
dominasi kandungangas CO2, H2S, dan SO2. indicates the domination of CO2, H2S, and SO2.
Geotermometer gas sebesar 250oC Geothermometer Gas is 250oC

- Survei Geofisika - Geophysical Survei


Anomali gaya berat dan magnet tinggi berada di Gravity anomaly and high magnetic are found
sekitar fumarol Candradimuka. Anomali tahanan around the Candradimuka fumarole. Low
jenis rendah hasil survei MT menunjukkan top resistivity anomaly as a result of the MT survei
reservoir berada pada kedalaman 1000 mdpl showed that the top reservoir is at 1000 meters
dengan ketebalan 2 km. below sea level with a thickness of 2 km.

- Pengeboran Landaian Suhu - Temperature Gradient Drilling


Telah dilakukan pengeboran landaian suhu di 2 Temperature Gradient Drilling has been carried
titik. out for 2 wells.

Letak Location
WKP Gunung Lawumelintasi 2 provinsi dan Gunung Lawu GWA is located across 2 provinces
beberapa kabupaten, yaituProvinsi Jawa Tengah and several regencies, which are Central Java
(Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Province (Karanganyar Regency, Sragen Regency,
Kabupaten Wonogiri) dan Provinsi Jawa Timur and Wonogiri Regency) and East Java Province
(Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan). (Ngawi Regency and Magetan Regency).

GEOTHERMAL INVESTMENT 71 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Bandara Airport
Bandara yang dekat dengan WKP Gunung Lawu The airports whichclose to the location are
adalah Bandara Adisumarmo di Solo (28 km), Adisumarmo airport in Solo (28 km), Ahmad Yani
Bandara Ahmad Yani di Semarang (118 km) dan airport in Semarang (118 km) and Adisucipto
Bandara Adisucipto di Yogyakarta (72 km). airport in Yogyakarta (72 km).

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Tanjung The nearest port is Tanjung Mas Port in
Mas, Semarang dengan jarak 122 km. Semarang, 122 km from the location.

Aksesibilitas Accessibility
WKP Gunung Lawu dapat dicapai dengan cara GWA Gunung Lawu can be reached by:
sebagai berikut:
Pesawat terbang dari Jakarta Solo, Plane from Jakarta Solo, then proceeds by
kemudian dilanjutkan dengan kendaraan vehicle for 1.5 hours.
roda empat selama 1,5 jam.
Pesawat terbang dari Jakarta Yogyakarta Plane from Jakarta Yogyakarta, then
dan dilanjutkan dengan kendaraan roda proceeds by vehicle for 3 hours.
empat selama 3 jam.
Pesawat terbang dari Jakarta Semarang Plane from Jakarta Semarang, then
dan dilanjutkan dengan kendaraan roda proceeds by vehicle for 4 hours.
empat selama 4 jam.
Kereta api dari Jakarta Solo, kemudian Train from Jakarta Solo, then proceeds by
dilanjutkan dengan kendaraan roda empat vehicle for 1.5 hours.
selama 1,5 jam.
Kereta api dari Jakarta Yogyakarta, Train from Jakarta Yogyakarta, then
kemudian dilanjutkan dengan kendaraan proceeds by vehicle for 3 hours.
roda empat selama 3 jam.
Kereta api dari Jakarta Semarang, Train from Jakarta Semarang, then
kemudian dilanjutkan dengan kendaraan proceeds by vehicle for 4 hours.
roda empat selama 4 jam.

Status Lahan Land Status


WKP tumpang tindih dengan hutan lindung. The GWA is overlapping with protected forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Sistem kelistrikan di Provinsi Jawa Tengah dan Electrical systems in Central and East Java
Jawa Timur telah terinterkoneksi dengan baik are interconnected to the Java-Madura-Bali
pada jaringan transmisi tenaga listrik 150 kV Interconnection System which consists of 150
dan 500 kV yang dikenal dengan nama Sistem kV and 500 kV transmission lines.
Interkoneksi Jawa-Madura-Bali.

Rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Tengah Electrification ratio of Central Java is80.78%,
sebesar80,78% dengan rasio desa berlistrik ratio of electrified villages is 100%.
sebesar 100%.

Rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Timur Electrification ratio of East Java is74.23%, while
sebesar74,23% dengan rasio desa berlistrik ratio of electrified villages is 99.71%. Currently
sebesar 99,71%. Sementara daftar tunggu PLN the waiting list for electricity demands has
telah mencapai 35.820 permintaan atau sebesar reached 35,820requests or equivalent to 124
124 MVA. MVA.

GEOTHERMAL INVESTMENT 72 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Rencana Kapasitas Terpasang:165 MW Installed Capacity Plan:165 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota National, provincial, district/city roads

WKP KEPAHIANG GWA KEPAHIANG

Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiyangditetapkan Kepahiyang GWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
2847.K/30/MEM/2012 tanggal 27 September 2847.K/30/MEM/2012, dated September
2012 dengan luas 35.720ha dan cadangan 27, 2012 with a total area of35,720 ha and a
terduga sebesar 180 MW. possiblereserve of 180 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


- Survei Geologi - Geological Survei
Secara garis besar komplek gunungapi Kaba Kaba Volcano Site is divided into two parts:
terbagi menjadi 2 bagian, yaitu produk erupsi eruption product of Old Kaba and eruption
Kaba Tua dan produk erupsi Kaba Muda yang product of Young Kaba which surrounded by
dikelilingi oleh produk gunung api lain, seperti other volcanos product such as Lumut Hill
Bukit Lumut di barat laut, Taba Penanjung di in northwest, Taba Penanjung in southwest
barat daya dan Bukit Malintang di tenggara. and Malintang Hill in southeast. Historical
Catatan sejarah menyatakan bahwa umur dari record indicates that the age of each volcanic
masing masing produk vulkanik adalah Kuarter product is at the Early Quarter. At present
Awal.Sampai saat ini Gunung Kaba masih time, Mt. Kaba still demonstrates its volcanic
menunjukkan aktivitas vulkanik dan kegempaan. activity and earthquake. Surface geothermal
Manifestasi panas bumi permukaan di daerah manifestations in Kepahiang are hot springs,
Kepahiang muncul berupa mata air panas, solfataras, fumaroles and alteration rocks with
solfatara, fumarol, dan batuan alterasi dengan temperatures between 36-94 oC for hot springs
temperatur antara 36-94 oC untuk air panas dan and 94-360oC for fumaroles and solfataras.
94-360oC untuk famarol dan solfatara.

- Survei Geokimia - Geochemical Survei


Manifestasi panas bumi yang berada di sekitar Geothermal manifestation around the crater
kawah G. Kaba dan Air Sempiang secara umum of Mt. Kaba and Air Sempiang is generally an
bertipe asam sulfat, sedangkan yang berada di acidic sulphate type, while the manifestation
bagian bawahnya bertipe bikarbonat. Hampir underneath is a bicabornate type. Almost all of
seluruh mata air panas berada pada zona the hot springs is in immature water zone. All
immature water. Semua mata air panas berada hot springs are in the right zone of meteoric
pada zona sebelah kanan meteoric water line. water line. Temperature below the surface is
Perkiraan temperatur bawah permukaan sekitar estimated around 250oC using geothermometer
250oC menggunakan geotermometer grid CO2/ grid CO2/Ar-H2/Ar.
Ar-H2/Ar.

- Survei Geofisika - Geophysical Survei


Hasil survei geofisika (geomagnet, gaya berat, Geophysical survei result (geomagnetic, gravity,
geolistrik dan MT) memperlihatkan bahwa geoelectric, MT) indicates that Kepahiang is
daerah prospek Kepahiang berada di antara located between Air Sempiang and Babakan
mata air panas Air Sempiang dengan mata air Bogor hot springs, in an area of 32 km2.
panas Babakan Bogor dengan luas sekitar 32
km2.

Batuan penudung tersebar dari mulai dekat Cap rocks are spread from near the surface to
permukaan tanah hingga kedalaman sekitar 2,500 meters depth with thickness between

GEOTHERMAL INVESTMENT 73 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


2500 meter dengan ketebalan antara 1500 1,500 meters to 2,000 meters. Top of the
meter hingga 2000 meter. Puncak dari reservoir reservoir is at 1,750 meters depth.
berada pada kedalaman 1750 m.

- Pengeboran Landaian Suhu - Temperature Gradient Drilling


Gradien termal daerah Kepahiang sekitar Thermal gradient in Kepahiang is 19oC/100 m.
19oC/100 m.

Letak Location
WKP Kepahiang terletak di Kabupaten Gunung LawuGWA islocatedin Bengkulu
Kepahiang dan Kabupaten Rejang Lebong Province, across 2 regencies, namely Kepahiyang
Provinsi Bengkulu. and Rejang Lebong.

Manifestasi Panas Bumi di Kepahiyang Peta kompilasi geosains daerah Kepahiyang


Geothermal Manifestationin Kepahiyang Geoscience Compilation Map of Kepahiyang

Bandara Airport
Bandara yang terdekat dengan WKP Kepahiang The nearest airport is Fatmawati airport, 91 km
adalah Bandara Fatmawati berjarak 91 km. from location.

Pelabuhan Port
Pelabuhan yang terdekat adalah Pelabuhan The nearest port is Pulau Baai Port.
Pulau Baai.

Aksesibilitas Accessibility
WKP ini dapat dicapai melalui pesawat udara GWA can be reached by plane from Jakarta
dari Jakarta Bengkulu, kemudian dilanjutkan Bengkulu, then proceeds by vehicle for 2 hours.
dengan kendaraan roda empat selama 2 jam.

Status Lahan Land Status


WKP Kepahiang masuk dalam kawasan Cagar The GWA is overlapping with Pagar Gunung
Alam Pagar Gunung. Nature Reserve.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Sistem kelistrikan Provinsi Bengkulu bersama- Electrical system in Bengkulu, Jambi and South
sama dengan Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera have properly interconnected by 150
Sumatera Selatan telah terinterkoneksi kV transmission lines which known as South
dengan baik melalui jaringan transmisi 150 kV Sumatera, Jambi and Bengkulu RegionSystem
yang kesistemannya dikenal dengan Wilayah (S2JB).
Kesisteman Sumatera Selatan, Jambi dan
Bengkulu (S2JB).

GEOTHERMAL INVESTMENT 74 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Hampir seluruh kebutuhan listrik (96%) di S2JB Most of electricity demands (96%) in S2JB
dipasok oleh P3B Sumatera melalui jaringan are supplied by P3B Sumatera through 150
transmisi 150 kV dalam Sistem Interkoneksi kV transmission lines in Southern Sumatera
Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Interconnection System (Sumbagsel) while
sisanya dipasok oleh pembangkit-pembangkit others are supplied by isolated systems.
dalam sistem-sistem terisolasi.

Sistem-sistem terisolasi di Provinsi Bengkulu The isolated systems in Bengkulu are Muko-
antara lain: Sistem Muko-Muko, Manna dan Muko, Manna and Kaur Systems. From 4 systems
Kaur. Dari 4 sistem yang memasok tenaga listrik that supplies electric power in Bengkulu, 2
di Provinsi Bengkulu, 2 sistem (Sistem Muko- systems (Muko-Muko and Kaur Systems) are in
Muko dan Kaur) berada dalam kondisi Normal Normal condition, 2 other systems (Sumbagsel
dan 2 sistem lainnya (Sistem Sumbagsel dan and Manna System) are in Shortage condition.
Manna) berada dalam kondisi Defisit.

Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Bengkulu The electrification ratio in Bengkulu is only
mencapai 71,02% dan rasio desa berlistrik 51.46% and electrified villages ratio is 92.21%.
sebesar 92,21%. Adapun daftar tunggu PLN The waiting list for electricity demandshas
telah mencapai 21.620 permintaan atau sebesar reached 21,620requests or equivalent to 21
21 MVA. MVA.

Rencana Kapasitas Terpasang: 220 MW Installed Capacity Plan: 220 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads.

WKP SEMBALUN GWA SEMBALUN

Wilayah Kerja Panas Bumi Sembalunditetapkan Sembalun GWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
2848.K/30/MEM/2012 tanggal 27 September 2848.K/30/MEM/2012, dated September
2012 dengan luas 6.734ha dan cadangan 27, 2012 with a total area of6,734 ha and a
terduga sebesar 100 MW. possiblereserve of 100 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


- Survei Geologi - Geological Survei
Stratigrafi daerah panas bumi Sembalun terdiri Statrigraphy of Sembalun geothermal area is
dari batuan Vulkanik berumur Kuarter.Terdiri composed of volcanic quarter rocks, andesite
dari liran lava andesit, aliran dan jatuhan lava flows, pyroclastic flow and fallout.
piroklastik. Jatuhan piroklastik merupakan Pyroclastic flow is a product of Mt. Rinjani on the
produk dari Gn. Rinjani yang ada di sebelah western part. Geological structure is a normal
barat.Struktur geologi berupa sesar normal fault heading to northwest southeast and
yang berarah relatif baratlaut-tenggara dan northeast-southwest. The depression structures
timurlaut-baratdaya. Selain itu struktur depresi are in forms of crater and caldera.
yang berbentuk kawah dan kaldera.

- Survei Geokimia - Geochemical Survei


Manifestasi panas bumi berupa mata air panas Geothermal manifestation in the area is hot
dengan temperatur air 36,5 - 43 oC, pH 6,5 spring with water temperature of 36.5 - 43
8,4.Air panas yang dihasilkan bersifat sulfat, o
C, pH 6.5 8.4.The produced hot water is
klorida dan bikarbonat,dan termasuk immature sulfuric, chloride, bicarbonate and included to

GEOTHERMAL INVESTMENT 75 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


water, isotop, hasil Isotop 18O dan Deuterium immature water, isotope, isotope result of 18O
menunjukkan bahwa contoh air panas terdapat and Deuterium. It indicates that the hot water
pada garis meteorik water (Meteoric Water example is on Meteoric Water Line.Reservoir
Line).Temperatur reservoir diperkirakan sekitar temperature is predicted about 150oC (Na/K).
150oC (Na/K).Hasil analisis contoh tanah dan The analysis result of soil sample and soil
udara tanah menunjukkan kandungan unsur Hg air indicating that the substance of soil Hg is
tanah antara 2 - 111 ppb. between 2-111 ppb.

- Survei Geofisika - Geophysical Survei


Nilai tahanan jenis rendah pada AB/2=1000 Low resistivity in AB/2=1000 m is on the central
m terdapat di bagian tengah daerah prospek area, opening toward north area. A high gravity
membuka ke utara.Nilai gaya berat tinggi which found on the central area is associated
tersebar di bagian tengah daerah prospek, yang with andesite lava volcanic rocks.
berasosiasi dengan batuan vulkanik berupa lava
andesit.

Letak Location
WKP Sembalun terletak di Kabupaten Lombok Sembalun GWA is located in East Lombok
Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Regency, West Nusa Tenggara Province (NTB).

Peta Geologi Regional Sembalun Peta kompilasi geosains daerah Sembalun


Regional Geological Map of Sembalun Geoscience Compilation Map of Sembalun

Bandara Airport
Bandara yang terdekat adalah Bandara The nearest airport is Lombok International
Internasional Lombok berjarak 63 km. Airport, 63 km from location.

Pelabuhan Port
Pelabuhan yang terdekat adalah Pelabuhan The nearest port is Lembar Port, 82 km from
Lembar berjarak 82 km. location.

Aksesibilitas
WKP dapat dicapai dengan pesawat terbang Accessibility
dari Jakarta dengan rute Jakarta Lombok, GWA can be reached by plane from Jakarta
kemudian dilanjutkan dengan kendaraan roda Lombok, then proceeds by vehicle for 2 hours.
empat selama 2 jam.

Status Lahan Land Status


Tumpang tindih dengan Kawasan Hutan Lindung The GWA is overlapping with Protected
dan Taman Nasional Gunung Rinjani.

GEOTHERMAL INVESTMENT 76 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Forest and Mt. Rinjani National Park.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Provinsi NTB, terutama Pulau Lombok saat ini NTB Province, especially Lombok Island needs
dan masa mendatang memerlukan energi dalam a high amount of energy. It is predicted that in
jumlah cukup tinggi.Kebutuhan listrik di Pulau 2019 Lombok will need electricity up to307MW.
Lombok sampai dengan tahun 2019 diperkirakan While current installed capacity is only 147.3
akan mencapai 307 MW. Sedangkan saat ini MW, mostly from thermal power plant.
kapasitas terpasang yang ada baru sebesar 147,3
MW yang semuanya dipenuhi dari pembakaran
minyak.

Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Nusa Electricity demands in NTB are supplied by
Tenggara Barat dipasok oleh beberapa sistem several isolated systems, i.e.systems Lombok,
terisolasi, yaitu Sistem Lombok, Sumbawa Sumbawa, WestS umbawa and Bima. All of
Barat, Sumbawa, dan Bima. Dari 4 sistem yang these systems face electricity shortage.
memasok tenaga listrik di Provinsi Nusa Tenggara
Barat, semua sistem kelistrikannya berada pada
kondisi Defisit.

Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Nusa Tenggara Electrification ratio in West Nusa Tenggara
Barat baru mencapai 53% dan rasio desa reached53% anda ratioof 100% for electrified
berlistrik sebesar 100%. villages.

Rencana Kapasitas Terpasang: 40 MW Installed Capacity Plan: 40 MW

Status Jalan Road Status


Jalan provinsi, kabupaten/kota. Provincial, district/city roads.

WKP OKA ILE ANGE GWA OKA ILE ANGE

Wilayah Kerja Panas Bumi Oka Ile Angeditetapkan Oka Ile AngeGWA is determined by the Minister
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. of Energy and Mineral Resources Decree No.
2849.K/30/MEM/2012 tanggal 27 September 2849.K/30/MEM/2012, dated September
2012 dengan luas 12.510ha dan cadangan 27, 2012 with a total area of12,510 ha and a
terduga sebesar 50 MW. possiblereserve of 50 MW.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


- Survei Geologi - Geological Survei
Morfologi daerah ini meliputi satuan kerucut The area morphology is composed of volcanic
gunung api, satuan tubuh gunung api dan satuan cones, volcanic bodies and lowlands.Tectonic
pedataran. Secara regional tektonik di pulau in Flores island happened repeatedly when the
Flores telah terjadi berulang kali hingga kala Mio-Pliosen caused the formation of complex
Mio-Pliosen yang mengakibatkan terbentuknya fault structures and volcanic cones in Flores
struktur sesar yang sangat komplek dan kerucut island and its eastern islands.
gunung api di pulau Flores dan pulau-pulau di
bagian timur Flores.

Terdapat 4 kelompok manifestasi. Analisis dan This area has four types of manifestations.
interpretasi spectra PIMA terhadap batuan From the analysis and interpretation of spectra
ubahan dari lava andesit Kadeka 3 ditemukan PIMA to metamorphic rocks from the Kadeka
beberapa mineral ubahan antara lain K. Alunit, 3s andesite lava, some alterationmineralswere

GEOTHERMAL INVESTMENT 77 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Montmorilonit, Gypsum dan Opal yang masih found such as: K. Alunit, Montmorilonit, Gypsum
merupakan kelompok argillic. and Opal which categorized as argillic.

- Survei Geokimia - Geochemical Survei


Tipe air panas daerah Oka termasuk tipe Hot spring in Oka area is a chloride type
air klorida, pH netral. Temperatur bawah with neutral pH. Subsurface temperature
permukaan (reservoir panas bumi), diperkirakan (geothermal reservoir) is 148.22C - 172.90C.
sekitar 148.22C - 172.90 C.Sistem panas bumi Geothermal system is estimated as up flow.
di daerah penyelidikan Oka, kemungkinan up
flow.

- Survei Geofisika - Geophysical Survei


Geolistrik: Geoelectric:
Zona tahanan jenis semu rendah (< 25 m) yang Low pseudo resistivity zone (< 25 m) located in
terletak di bagian barat muncul secara konsisten west parts has emerged consistently in all spread
di semua bentangan AB/2. Dari pola ini of AB/2. From such pattern, the wide area is
didapatkan luas daerah prospek sekitar 1 km2. around 1 km2. Interpretation of rock layers from
Interpretasi lapisan batuan dari penampang resistivity section indicates that surface layers
tahanan jenis sebenarnya terlihat bahwa lapisan (overburden) to 250 meters depth are volcanic
permukaan (overburden) sampai ketebalan rock debris which can be found in >500 meters
250 meter adalah batuan vulkanik hasil depth from the surface. Head-on data signifies
rombakan, terdapat pada kedalaman >500 m that primary fault structure is directing toward
dari permukaan. Dari data head-on didapatkan north-south with almost straight inclination.
struktur sesar utama berarah hampir utara-
selatan dengan kemiringan hampir tegak.

Gaya Berat: Gravity:


Dari hasil anomali regional memperlihatkan Regional anomaly indicates high density in
densitas tinggi berada di bagian barat laut, utara northwest, north and expanding to northeast.
dan membesar kearah timur laut. Perkiraan Fault structure estimations are: two faults
struktur sesar yaitu dua sesar berarah tenggara- directing to southeast-northwest, one fault
barat laut, satu sesar berarah barat daya-timur directing to southwest-northeast, and two
laut dan dua sesar berarah hampir utara- faults directing to almost north-south. The Sinar
selatan. Munculnya air panas Sinar Hading Hading hot spring and alteration emergence
dan alterasi diperkirakan dikontrol oleh sesar are presumably controlled by southeast-
berarah tenggara-barat laut. Munculnya air northwest faults. The emergence of hot water
panas di bagian selatan diperkirakan dikontrol in the southern area is presumably controlled by
sesar berarah hampir utara selatan almost north-south faults.

Geomagnet: Geomagnetic
Harga anomali magnet yang didapatkan berkisar Magnetic anomaly value is around 800 - 1584.2
antara 800 s/d 1584.2 gamma mewakili batuan gamma, representing the non alteration
yang belum mengalami alterasi dan/atau rocks and/or dominated by magnetic rocks as
didominasi oleh batuan yang bersifat magnet andesite. The anomaly price of 800-300 gamma
seperti andesit. Harga anomali 800 s/d 300 reflects high alterated rocks. Anomaly price of
gamma merefleksikan batuan teralterasi yang 300 - 1237.5 is for high alteration to very high
cukup kuat. Nilai anomaly 300 s/d - 1237.5 rocks and/or sedimentary rocks. Such low
alterasi kuat sampai sangat kuat dan/atau anomaly price is especially for the western parts
batuan sedimen. Harga anomaly rendah ini where hot spring manifestation is controlled by
terutama terdapat di bagian barat di mana alignments anomalies interpreted as faults
terdapat manifestasi air panas yang dikontrol
oleh adanya kelurusan-kelurusan anomali yang
ditafsirkan sebagai sesar-sesar

GEOTHERMAL INVESTMENT 78 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Letak Location
WKP Oka Ile Ange terletak di Kabupaten Flores Oka Ile AngeGWA islocatedinFloresRegency,East
Timur, Provinsi NTT. Nusa Tenggara (NTT).

Bandara Airport
Bandara terdekat dengan lokasi adalah The nearest airport is Larantuka Airport in East
Bandara Larantuka di Kabupaten Flores Timur. Flores Regency. Air freight transportation to East
Transportasi angkutan udara menuju Kabupaten Flores is quite limited because there is only one
Flores Timur sangat terbatas karena rute route, which is Kupang Larantuka, about 7
pelayanannya hanya satu yaitu Larantuka - flights a week. Aircraft serving the route is still
Kupang dengan frekwensi penerbangan 7 kali limited to CN235 and Fokker 50.
dalam satu minggu. Pesawat yang digunakan
masih terbatas CN235 atau Fokker 50.

Pelabuhan Port
Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Larantuka The nearest port to the location is is Larantuka
di Kota Larantuka, berjarak sekitar 30 km. Port in Larantuka City, about 30 km. Larantuka is
Pelabuhan ini merupakan pelabuhan nasional a national port which has capacity of 5,000 DWT
kapasitas 5.000 DWT panjang dermaga 82 m. with a pier length of 82 m. Larantuka is one of
Pelabuhan Larantuka merupakan salah satu the major port facilities that support inter-island
sarana pelabuhan utama yang mendukung sea transport and trading in East Flores. This
transportasi laut antarpulau maupun port can be used to facilitate the transportation
perdagangan di Flores Timur. Pelabuhan ini of equipment - heavy equipment and materials
dapat dipakai untuk memfasilitasi transportasi in geothermal drilling in the area of Oka Ile
alat - alat berat dan material dalam pemboran Ange. Besides this port, there is also a ferry port
di daerah panas bumi Oka Ile Ange. Selain (ASDP) in Larantuka. Around ASDP Port is found
pelabuhan ini, terdapat pula pelabuhan ferry LCT vessels which can be use to load heavy
(ASDP) di Kota Larantuka. Di sekitar Pelabuhan equipment that make the port can also be an
ASDP ditemui kapal LCT yang dapat memuat alat alternative for unload heavy drillingequipment.
- alat berat sehingga pelabuhan ini juga dapat
menjadi alternatif untuk pendaratan alat - alat
berat pemboran.

Aksesibilitas Accessibility
WKP Oka Ile Ange dapat dicapai dengan pesawat Oka Ile Ange GWA can be reached by plane
terbang rute Jakarta-Kupang-Larantuka. Jalan via Jakarta-Kupang-Larantuka. The prospect
menuju daerah prospek panas bumi Oka Ile Ange area of Oka Ile Ange can be reached via the
dapat ditempuh melalui jalan nasional Larantuka national road Larantuka Maumere for around
- Maumere sepanjang 22 km dilanjutkan jalan 22 kmthen proceed through local roads to
lokal menuju Desa Blepanawa. Kondisi jalan Blepanawa village. The roads to the site mostly
sudah baik, dengan lapis perkerasan dengan consist of pavementroad with sufficient width
lebar yang cukup sehingga dapat dilalui oleh that can be used to mobilize heavy equipment
kendaraan besar atau alat berat seperti tronton such as drilling equipment.
untuk mobilisasi peralatan pemboran.

Status Lahan Land Status


Tumpang tindih dengan kawasan Hutan Produksi The GWA is overlapping with Restricted
Terbatas dan Hutan Lindung. Production Forest and Protected Forest.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Secara umum rasio elektrifikasi Provinsi Nusa Electrification ratio of East Nusa Tenggara
Tenggara Timur baru mencapai 46.5%, masih Province reached 46.5%, still far below the
jauh di bawah rata-rata tingkat elektrifikasi average national electrification rate. Electricity
nasional. Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi in the region is supplied by several isolated

GEOTHERMAL INVESTMENT 79 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Nusa Tenggara Timur dipasok oleh beberapa systems, one of which is Larantuka system
sistem terisolasi, yang salah satunya adalah that supplies electricity to the Eastern Flores.
sistem Larantuka yang memasok kebutuhan Electricity demands of 3 MW in Larantuka
listrik di wilayah Flores Timur. Kebutuhan listrik system is supplied from Lokea and Waibalun,
sistem Larantuka sebesar 3 MW dipasok dari diesel power plant, through 20 kV transmissions
PLTD Lokea dan Waibalun melalui transmisi of whichgenerate power up to 2.23 MW, so there
20 kV dengan daya mampu sebesar 2.23 MW, isa 0.7 MW of power deficit. On the other hand,
sehingga saat ini terjadi defisit daya sebesar the demand for electricity keeps increasing
0.7 MW. Sementara kebutuhan listrik semakin annually.
meningkat tiap tahunnya.

Permasalahan yang mendesak saat ini adalah Several problems which can lead to power crisis
pembangkit yang ada sudah tua sehingga in the region are the old condition of existing
banyak mengalami gangguan dan biaya plants with too many unexpected shut down and
operasional PLTD yang sangat tinggi. Hal also the high operating cost of diesel power. It is
ini mengakibatkan krisis listrik tidak saja di necessary to increase the generation capacity
Larantuka, tetapi seluruh wilayah NTT.Untuk itu through the construction of new plants, one of
perlu menambah kemampuan pembangkitan which is expected to come from geothermal.
melalui pembangunan pembangkit baru, yang
salah satunya diharapkan berasal dari panas
bumi

Rencana Kapasitas Terpasang:3 MW Installed Capacity Plan:3 MW

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota. National, provincial, district/city roads.

WKP BONJOL GWA BONJOL


Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan Bonjol GWA is determined by the Minister of
sesuai Surat Keputusan Menteri ESDM No. 1150 Energy and Mineral Resources No. 1150 K/30/
K/30/MEM/2011 tanggal 21 April 2011. Usulan MEM/2011 tanggal 21 April 2011 with a total
total area dari WKP Bonjol mencapai 10.000 ha. area of 10.000 ha

Sebaran data tahanan jenis rendah hasil metode The proposed total area of 10,000 ha WKP Bonjol
MT disekitar air panas S.Limau dan Takis dan achieve distribution of low resistivity data is the
masih terbuka ke arah bagian tenggara. result of hot wateraround the MT methodS.
Limau and Takis and still open towards the south
east.

Reservoir dari batuan sedimen yang merupakan Reservoir of sedimentary rocks which are the
daerah prospek yang mempunyai luas daerah areas that have abroad prospect prospect
prospek sekitar 23 km2 (terduga) dan 16 km2 area of about 23 km2 (unexpected) and 16
(hipotesis). km2(hypothesis)

Letak Regency/Municipality
Kabupaten Kota Pasaman, Provinsi Sumatera Regency Pasaman, Province Sumatera Barat
Barat

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Potensi cadangan terduga dihitung berdasarkan Potential unexpected reserves calculated using
rumus, dengan asumsi tebal reservoir 1,5 km; the formula, assuming a 1.5km thick reservoir;
pendugaan temperatur bawah permukaan subsurface temperature estimation based on

GEOTHERMAL INVESTMENT 80 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


berdasarkan data hasil gradien termal adalah the data of the thermal gradient is 200 oC to
200 oC dengan temperatur cut off 150 oC. 150 oC. Thetemperature cut-off recovery factor
Recovery faktor 50% maka diperoleh : of 50 % is obtained

Q = 0.11585 x 23 x (200-150)MWe x 1,5 = 200 Q = 0.11585 x 23 x (20


MWe (cadangan terduga) 0-150)MWe x 1,5 = 200 MWe (unexpected
reserves)

Q = 0.11585 x 16 x (200-150)MWe x 1,5 = 140 Q = 0.11585 x 16 x (200-150)MWe x 1,5 = 140


MWe (sumberdaya hipotesis) MWe (resource hypothesis)

Bandara Airport
Bandara Internasional Minagkabau International Airport Minangkabau

Harbour
Teluk Bayur Harbour

WKP GUNUNG ARJUNO WELIRANG GWA GUNUNG ARJUNO WELIRANG

Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan Arjuno Welirang GWA is determined by the
sesuai Surat Keputusan Menteri ESDM No. 2773 Minister of Energy and Mineral Resources No.
K/30/MEM/2014 tanggal 3Juni 2014. Usulan 2773 K/30/MEM/2014 tanggal 3Juni 2014, with
total area dari WKP Arjuno Welirang mencapai a total area of 21.280 ha
21.280 ha

Lokasi Location
Gunung Arjuno Welirang, Malang, Mojokerto, Mt. Arjuno Welirang, Malang, Mojokerto,
Pasuruan Batu-. Dapat ditempuh dengan Batu-Pasuruan.Can be reached by road trip
perjalanan dari Surabaya menuju selatan from Surabaya toward south through Sidoarjo,
melalui Sidoarjo, Gempol, Pandaan, Prigen, Gempol, Pandaan, Prigen, and finally to location
dan akhirnya ke lokasi tempat. Jarak perjalanan spot. Travel distance is 60 km
adalah 60 km

Koordinat Coordinate
Longitude: 112 33 24.2544 East, 7 43 Longitude: 112 33 24.2544 East, 7 43
Latitude: 2.6064 South Latitude: 2.6064 South

Potensial Potential
200 MWe (Kemungkinan Cadangan) 200 MWe (Possible Reserve)

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Litologi terdiri dari batuan vulkanik Arjuno Lithology is composed of volcanic rocks of
Welirang, dibagi menjadi 3 bagian: Bed batu, Arjuno Welirang, divided into 3 parts: Bed

GEOTHERMAL INVESTMENT 81 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


produk Letusan Old Gunung Arjuno dan produk rocks, Eruption product of Old Arjuno-Welirang
Letusan Muda Gunung Arjuno. Gerakan sumber and Eruption product of Young Arjuno-
termal tergantung pada pola struktur geologi Welirang. Thermal source movement depends
yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik 5 on the pattern of geological structure which is
erupsi dengan pola penyelarasan terhadap laut indicated by the emergence of 5 eruption spots
- tenggara. with alignment pattern toward northwest
southeast.

Sumber panas dalam sistem Gunung Arjuno Thermal source in Arjuno-Welirang system is
diestimasi datang dari aktivitas vulkanik Gn. estimated coming from the volcanic activity of
Welirang. Manifestasi panas bumi tiga kelompok Gn. Welirang. Geothermal manifestations are
sumber air panas dengan suhu 39-55 0C, fumarol three groups of hot springs with a temperature
94,1 - 137,5 0C dan perubahan. of 39-55 0C, fumarole 94,1 137,5 0C and
alteration.

Secara umum, air panas adalah jenis karbonat, In general, the hot spring is a carbonate type,
dalam zona air matang dan CI-B.Suhu Reservoir within the immature water zone and CI-B.
(gas CO2) mencapai 260 0C. Reservoir temperature (CO2 gas) reaches 260
0C.

Jenis rendah resistivitas (<20 Ohm-m) ditafsirkan Low type of resistivity (<20 Ohm-m) is interpreted
sebagai batu cap yang tersebar di seluruh Gn. as cap rocks which spread around Gn. Welirang
Welirang fumarol, memperluas ke utara dan fumarole, extending to the north and opening
membuka ke barat dan barat daya dengan to the west and southwest with 1,000-2,500
1,000-2,500 meter derajat ketebalan.Ini atas meters of thickness degree. This top of reservoir
waduk terletak di 1.500 meter kedalaman di is situated in 1,500 meters depth below the
bawah permukaan. surface.

Magnetolurik Survei Team, 2010, Laporan Magnetotelluric Survei Team, 2010,


magnetotelurik Survei untuk Gunung Arjuno Magnetotelluric Survei Report for Arjuno-
Area Geothermal, Provinsi Jawa Timur Welirang Geothermal Area, East Java Province

Bandara Airport
Juanda Airport dan Abdurahman Saleh Juanda Airport dan Abdurahman Saleh

GEOTHERMAL INVESTMENT 82 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Harbour
Tanjung Perak

Electrical Condition
Kondisi Kelistrikan Electricity supply are derived from Water, Steam,
Electricity supply are derived from Water, Gas and Steam power plants connected to 500
Steam, Gas and Steam power plants connected kV and 150 kV systems
to 500 kV and 150 kV systems

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota National, province, regency/municipality
network road

WKP GUNUNG GEUREUDONG GWA GUNUNG GEUREUDONG

Lokasi Location
Gunung Geureudong, Aceh Tengah-Nanggroe Mount Geureudong, Central Aceh-NAD. To get
Aceh Darussalam. Untuk menuju lokasi melalui to the location by land from the city of Banda
perjalanan darat dari Kota Banda Aceh atau Aceh or Medan.
Medan.

Koordinat Coordinate
96 19 52.4964BT dan 4 26 9.6108LS 96 19 52.4964BT dan 4 26 9.6108LS

Potensi Potential
120 MWe (Spekulatif Cadangan) 120 MWe (Reserve Speculation)

Ringkasan Geosains Geosains Summary


Batuan permukaan mayoritas tersusun dari lava Majority of the surface rocks composed of
andesit berumur Kuarter dan aliran piroklastik Quaternary age andesite lava and pyroclastic
produk Gunungapi Geureudong. Arah struktur flows Volcano Geureudong product. Direction
cendung baratlaut-tenggara. Manifestasi berupa northwest-southeast structural cendung.
mata air panas bertemperatur 60 69 0C. Manifestations in the form of hot springs
temperature 60-69 0C.

Mata air panas mayoritas bertipe klorida sulfat The hot springs are a majority of type chloride
yang mengindikasikan tingginya pengaruh gas sulfate indicates a high influence of volcanic
vulkanik seperti H2S dan SO2. Temperatur gases such as H2S and SO2. Estimated reservoir
reservoirdiestimasi sekitar 205-225 C. temperature of about 205-225 C.

GEOTHERMAL INVESTMENT 83 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Airport
Bandara Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda

Pelabuhan Harbour
Sabang

Sabang Harbour

WKP SIPAHOLON RIA-RIA GWA SIPAHOLON RIA-RIA


Wilayah Kerja Panas Bumi Sipoholon Ria-Ria Sipoholon Ria-Ria GWA is determined by the
Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Minister of Energy and Mineral Resources
ESDM No. 2961 K/30/MEM/2008 tanggal 30 Decree No. 2961 K/30/MEM/2008, l 30th
Desember 2008 dengan luas 34.410 ha dan Desember 2008, with a total area of 34.410 ha
cadangan terduga sebesar 75 MW. and a possible reserve of 75 MW.

Letak Location
WKP Sipoholon Ria-Ria terletak di Kabupaten GWA Sipoholon Ria-Ria is located in North
Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Tapanuli Regency, North Sumatera Province.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Secara geologi, sumber panas bumi Sipoholon Geologically, the heat source of Sipoholon
berasal dari Gunung Martimbang.Gunung geothermal is coming from Gunung
berapi ini berumur kuarter, batuan andesitik Martimbang. This volcano is Quartenary age,

GEOTHERMAL INVESTMENT 84 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


dan kemungkinan masih memiliki sisa panas the rocks are andesitics and possible to still
dari dapur magma tersebut. Sistem panas have remaining heat from its magma chamber.
bumi didukung oleh aktivitas struktur (graben) Its role is supported by structure activity
berarah (graben) extending to northwest southeast.
Such structure is controlling the emergence of
Sipoholon geothermal manifestation: Sipoholon
hot spring with outflow type.

Generally, Sipoholon geothermal manifestation Generally, Sipoholon geothermal manifestation


is categorized in three types: first is alteration is categorized in three types: first is alteration
rock. Found in north Sipoholon (Habinsaran rock. Found in north Sipoholon (Habinsaran
Situmeang), has H2S gas bubbles and cold Situmeang), has H2S gas bubbles and cold
water with high acidity degree (pH < 7). Second water with high acidity degree (pH < 7). Second
is hot spring manifestation, with temperature is hot spring manifestation, with temperature
variations between 38 650 C, hot water variations between 38 65 0C, hot water
discharge starting from 0.5 50 l/sec and some discharge starting from 0.5 50 l/sec and some
have H2S gas flow and other gases. Third, a soda have H2S gas flow and other gases. Third, a soda
pool with strong CO2 gas bubbles. Some of the pool with strong CO2 gas bubbles. Some of the
CO2 are dissolved in the water thus creating CO2 are dissolved in the water thus creating
soda taste, clear water and non smell sulfuric soda taste, clear water and non smell sulfuric
gas. gas.

Triangular diagram of hot water Na-K-Mg Triangular diagram of hot water Na-K-Mg
indicates that all springs in Sipoholon-Tarutung indicates that all springs in Sipoholon-Tarutung
area are in immature water zone. Therefore, area are in immature water zone. Therefore,
the hot spring manifestations emerging to the the hot spring manifestations emerging to the
surface are dominated by surface water. surface are dominated by surface water.

WKP SONGGORITI GWA SONGGORITI

Wilayah Kerja Panas Bumi SonggoritiDitetapkan Songgoriti GWA is determined by the Minister of
berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 2776 Energy and Mineral Resources Decree No. 2776
K/30/MEM/2014 tanggal 3 Juni 2014 dengan K/30/MEM/2014, 3rd June 2014 with a total
luas 20.340 ha dan kemungkinan cadangan area 20.340 ha and possible reserve 24.8 MW.
sebesar 24.8 MW.

Letak Regency/Municipality
WKP Songgoriti terletak di daerah Songgorti- GWA Songgoriti located in the area Songgoriti-
Gunung Kawi, Kota Batu, Kabupaten Malang, Gunung Kawi, Batu, Malang, East Java. Can be
Jawa Timur. Dapat dijangkau dengan pesawat reached by plane and train.
dan kereta api.

Ringkasan Geosains Ringkasan Geosains


Sumber panas sistem panas bumi Songgoriti, Geothermal heat source Songgoriti system,
yang berdasarkan analisis gaya berat dan MT which is based on the analysis of gravity and MT
berada di bawah zona graben segitiga tidak are under graben zone triangle didnt produce
menghasilkan batuan ubahan hidrotermal hydrothermally altered rocks up to the surface
hingga ke permukaan sehingga identifikasi so that the identification of rocks change as
batuan ubahan sebagai batuan penudung (clay the covering rock (clay cap) geothermal system
cap) sistem panasbumi hanya dapat dideteksi can only be detected by geophysical methods.
melalui metoda geofisika. Kondisi ini didukung This condition is supported by the results of the
oleh hasil survei geolistik pada AB/2 = 300 m survei geolistic in AB / 2 = 300 m which shows
yang memperlihatkan adalanya lapisan resistif Employing a low resistive layer 2 Ohm m - 2.4

GEOTHERMAL INVESTMENT 85 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


rendah 2 Ohm m 2.4 Ohm pada kedalaman Ohm at a depth of about 80 m - 100 m below
sekitar 80 m 100 m di bawah permukaan the surface triangle graben zone. Based on
zona graben segitiga. Berdasarkan hasil the results of the investigation Magnetotelluric
penyelidikan magnetotelurik (MT), luas area (MT), the area of geothermal prospects
prospek panas bumi Songgoriti, Jawa Timur Songgoriti, East Java, approximately 12.3 km2
sekitar 12.3 km2 dengan ketebalan reservoir reservoir thickness varies between 250-1500
bervariasi antara 250 1500 m dengan batas m with the upper limit of the reservoir varies in
atas reservoir bervariasi pada elevasi +2000 elevation +2000 to -1000 m above sea level.
hingga -1000 m dari permukaan laut.

Bandara Airport
Juanda dan Abdurrahman Saleh Juanda and Abdurrahman Saleh

Pelabuhan Harbour
Tanjung Perak Tanjung Perak

WKP SUWAWA GWA SUWAWA

Lokasi Location
Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan The area is set to be mining work according the
sesuai Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor Decree of the Minister of Energy and Mineral
:0025 K/30/MEM/2009 tanggal 15 Januari 2009. Resources No. 0025 K / 30 / MEM / 2009 dated
Usulan total area dari WKP Suwawa mencapai January 15, 2009. The proposed total area of
36.110 ha 36.110 ha WKP Suwawa achieve

Letak Regency/Municipality
KabupatenBone Bolango dan Kota Gorontalo, Bone Bolango District and City of Gorontalo,
Provinsi Gorontalo Gorontalo

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Potensi WKP Suwawa sebesar 110 MW (Possible) Suwawa WKP potential of 110 MW (Possible)

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Litologi daerah panas bumi suwawa disusun Lithology of Suwawa geothermal is composed
oleh batuan tersier seperti gamping andesit, of Tertiary rocks such as andesite limestone,
granit dan diorit serta batuan berumur kuarter granite, and diorite, and also Quarternary age
antara lain andestit dan piroklasik serta rocks such as andesite, pyroclastic and alluvium
endapan aluvium. Struktur geologi didominasi deposition. Geological structure is dominated by
oleh sesar normal yang kemuadian membentuk normal fault forming a fault trap. Manifestations
falt trap.Manifestasi yang dijumpai berupa occured are alteration rocks and hot water. The
batuan alterasi dan air panas.Hasil kimia air chemical analysis of hot water indicates that

GEOTHERMAL INVESTMENT 86 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


panas menunjukan fluida air panas daerah Marana hot water fluid is chloride and chloride-
Marana memiliki tipe khlorida dan klorida- sulfate. The temperature of Suwawa geothermal
sulfat. Temperatur reservoir panas bumi reservoir is estimated from water geo
Suwawa diestimasikan hasil penghitungan thermometer calculation with the temperature
geotermometer air didapatkan temperature result of 188 C. Gravity, geo electricity and
sekitar 180 0C. Telah dilakukan survei gravity, geomagnetic surveis have been carried out.
geolistrik dan geomagnet. Berdasarkan hasil Based on geo science data interpretation, there
interpretasi data geosains terdapat dua daerah are two geothermal prospect areas: around the
prospek panas bumi yaitu disekitar mata air Libungo and Lombongo hot springs.
panas Libungo dan mata air panas Lombongo.

Dari interpretasi logging temperature pada Temperature logging interpretation in 2


2 sumur laidaian suhu diperoleh gradient temperature gradient wells, indicates a 10 0C/
temperatur sebesar 10 0C/100 m. Reservoir 100 m of temperature gradient. The reservoir of
sistem Libungo ini diperkirakan berada dalam Libungo system is situated within resistive rocks
batuan resistif kemungkinan menempati formasi in Tinombo formation, with top reservoir at 600
Tinombo pada kedalaman puncak reservoir m depth.
sekitar 600 m.

Mata Air Panas Libungo


Libungo Hot spring

Tentative Model of Suwawa Geothermal


Model Tentatif Panas Bumi Suwawa

Bandara Airport
Bandara Jalaludin Jalaludin airport

Pelabuhan Harbor
Gorontalo Jalaludin Harbor

GEOTHERMAL INVESTMENT 87 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP GUNUNGWILIS GWA GUNUNGWILIS

Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan The area is set to be mining work according the
panas bumi sesuai Surat Keputusan Menteri Decree of the Minister of Energy and Mineral
ESDM Nomor :2775 K/30/MEM/2014 tanggal Resources No. 2775 K/30/MEM/2014 dated
3Juni 2014. Usulan total area dari WKP Gunung June3rd, 2014. The proposed total area of
Wilis mencapai 20.840 ha 36.110 ha GWA WIlis achieve 20.840 ha.

Letak Regency/Municipality
Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Ponorogo, dan Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Ponorogo, and
Madiun Provinsi Jawa Timur Madiun East Java

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Sumber daya hipotesis 55 MWe, dan cadangan Hipotesis 55 MWe and Probable 92 MWe
terduga 92 MWe

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Terdiri dari batuan vulkanik, aliran piroklastik, Consists of volcanic rocks , pyroclastic flows ,
yang dilingkupi, oleh bebatuan lava andesit dan which is surrounded , by andesite lava rocks and
erupsibatuan basalt, batuan kubah lava basalt, erupsibatuan basalt , basaltic lava dome rock ,
dan aliran Gunung Anyar. Manifestasi berupa and the flow Mount Anyar . Manifestations in
mata air panas bersuhu hingga 950 .Anomali the form of a hot spring temperatures up to
bouger memperlihatkan beberapa kelurusan 950 . Bouger anomaly shows some lineament
berarah barat laut-tenggara yang mengontrol trending northwest - southeast which controls
keberadaan mata air panas Tiris. the presence of hot springs Tiris.

Bandara Airport

Juanda & Abdulrachman Saleh Juanda & Abdulrachman Saleh

Pelabuhan Harbour
Tanjung Perak Tanjung Perak

GEOTHERMAL INVESTMENT 88 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP MARANA GWA MARANA

Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan The area is set to be mining work according
panas bumi sesuai Surat Keputusan Menteri the Decree of Minister of Energy and Mineral
ESDM Nomor :2964 K/30/MEM/2008 tanggal Resources No. 2964 K/30/MEM/2008 dated
30 Desember 2008 Usulan total area dari WKP December 30, 2008. The proposed total area of
Gunung Wilis mencapai 48.300 ha 48.300 ha.

Letak Regency/Municipality
Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah Donggala Regency, Central Sulawesi

Perkiraan Potensi Estimated Potential


Cadangan mungkin 36 MW 36MW (Possible)

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Litologi daerah panas bumi Marana terdiri dari The lithology of Marana geothermal area is
batuan Tersier seperti batu sekis hijau metamorf composed of Tertiary rocks such as green schist
dan batuan gneiss granit sebagai bagian dari metamorphic rocks and gneiss granite rocks as
intrusi lama granitoid dari usia Trias, batuan parts of old intrusion of granitoid from Triassic
granit berumur Tersier, batuan sedimen dan age, granite rocks Tertiary age, sedimentary
endapan aluvial usia Kwarter. Struktur geologi rocks and alluvial deposits of Quarternary age.
didominasi oleh sendi geser, zona deformasi, Geological structure is dominated by shear
segi segitiga, memo kesalahan, mylonitisation, joints, deformation zone, triangular facet, fault
slicken sisi, dan kesalahan kecil. scrap, mylonitisation, slicken side, and minor
faults.

Manifestasi muncul adalah air panas.Analisis The manifestation emerged is hot spring. The
kimia air panas menunjukkan bahwa cairan air hot water chemical analysis indicates that
panas di daerah Marana adalah klorida dan the hot water fluid in Marana area is chloride
bikarbonat jenis.Suhu di bawah permukaan and bicarbonate types. The temperature
diperkirakan dengan metode geo air below the surface is estimated with water geo
termometer. Geo termometer SiO2 pendinginan thermometer method. The geo thermometer
adiabatik menunjukkan suhu 154 0C, sedangkan SiO2 adiabatic cooling indicates temperatures
Na / K menunjukkan suhu 237 0C. of 154oC, while Na/K indicates temperatures of
237 0C.

Gravity, geo listrik dan survei geomagnetik telah Gravity, geo electricity and geomagnetic surveis
dilakukan. Dengan menafsirkan bahwa zona had been done. By interpreting that the reservoir
reservoir di <kedalaman 1.000 m, zona aliran zone is in <1.000 m depth, the up flow zone is
atas juga dianggap berada dalam zona graben presumed to be within the graben zone below
bawah Masaingi air panas. Masaingi hot spring.

Geomagnetik dan analisis gravitasi menunjukkan Geomagnetic and gravity analysis indicate
beberapa batu sebagai sumber panas sistem some rocks as the heat source of Marana
panas bumi Marana. Dari interpretasi geothermal system. From the interpretation of
temperatur logging pada 2 gradien suhu sumur, temperature logging at 2 temperature gradient
suhu maksimum adalah 103C pada kedalaman wells, maximum temperature is 103 C at 185
185 m, sedangkan hasil analisis perubahan m depth, while the analysis result of minerals
mineral menunjukkan fosil mineral yang alteration indicates mineral fossils formed at a
terbentuk pada suhu 100-320 0C. temperature of 100-320 0C

Bandara Airport
Mutiara Sis Al Jufri Palu Mutiara Sis Al Jufri Palu

GEOTHERMAL INVESTMENT 89 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Pelabuhan Harbour

Pantoloan Pantoloan Harbour

WKP GUNUNG GEDE PANGRANGO WKP GUNUNG GEDE PANGRANGO

Ditetapkan menjadi Wilayah kerja pertambangan The area is set to be mining work according
panas bumi sesuai Surat Keputusan Menteri the Decree of Minister of Energy and Mineral
ESDM Nomor :2778 K/30/MEM/2014tanggal 3 Resources No. 2778 K/30/MEM/2014 dated
Juni 2014 Usulan total area dari WKP Gunung June 3rd, 2014. The proposed total area of
Wilis mencapai 92.790 ha 92.790 ha.

Letak Regency/Municipality
Kab. Sukabumi, Kab. Bogor, Kab. Cianjur, Provinsi Regency Sukabumi, Regency Bogor, Regency
Jawa Barat. Cianjur, West Java

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Gunung Gede merupakan gunungapi strato Mt. Gede is a strato volcano which is the youngest
yang merupakan gunungapi paling muda dari volcano of Mount Gede complex - Pangrango.
kompleks Gunung Gede Pangrango. Gunungapi These volcanoes along with Pangrango in the
ini bersama dengan Gunung Pangrango di west to form twin volcanoes. Volcanic complex
sebelah baratnya membentuk gunungapi is limited in the old volcano in the south, east,
kembar. Kompleks gunungapi ini dibatasai oleh and north. While on the western border with
gunungapi tua di sebelah selatan, timur, complex Mount Salak.
dan utara. Sedangkan pada bagian baratnya
berbatasan dengan komplek Gunung Salak.

Analisis densitas batuan dilakukan melalui Rock density analysis performed through the
analisis grafik hubungan g-H yang disebut analysis graph gH which is also called the
juga dengan metode Parasnis. Formula anomali method Parasnis. Bouguer anomaly formula
Bouguer dapat ditulis kembali menjadi : (gObs can be rewritten as (gobs - gn + 0.094h) =
gN + 0.094h) = ( 0.01277h Terrain). Jika (0.01277h - Terrain) . If: (gobs - gn + 0.094h) in
: (gObs gN + 0.094h) di plot terhadap the plot against (0.01277h - Terrain), then the
(0.01277h Terrain), maka gradiennya adalah slope is the density. The results of the analysis
densitas. Hasil analisis didapatkan harga of the average price obtained density by 2.66
rata-rata densitas sebesar 2,66 gram/cm3. g / cm3. Bouguer anomaly spread value in the

GEOTHERMAL INVESTMENT 90 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Nilai sebaran anomali Bouguer di daerah Gede area Gede Pangrango is -20 s / d 116 mgal with
Pangrango adalah -20 s/d 116 mGal dengan low anomalies in the summit of Mount Gede
anomali rendah di daerah puncak Gunung and Mount Pangrango. This is related to the
Gede dan Gunung Pangrango. Hal tersebut structure of the basin that extends to the SE-NW
berkaitan dengan struktur cekungan yang direction and show a deeper basement area in
memanjang ke arah SE-NW dan menunjukkan that section. While high value Bouger anomaly
daerah basement yang lebih dalam di bagian located in the Southwestern and Southern
tersebut. Sementara nilai anomali Bouger regional surveis. The existence of Bouguer
tinggi terletak di bagian Barat Daya dan anomaly contour density in the central area of
Selatan daerah survei. Adanya kerapatan the survei with the SE-NW direction indicates
kontur anomali Bouguer pada pusat area the presence of a large structure in this area
survei dengan arah SE-NW menunjukkan that can be associated with a fault structure
adanya suatu struktur besar pada daerah ini with direction moves / strike SE-NW.
yang dapat diasosiasikan dengan suatu struktur
sesar dengan arah jurus/strike SE-NW.

Bandara Airport

Soekarno-Hatta International Airport dan Soekarno-Hatta International Airport dan


Internasional Husein Sastranegara. Internasional Husein Sastranegara.

Pelabuhan Harbour

Tanjung Priok Tanjung Priok

GEOTHERMAL INVESTMENT 91 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


WKP GUNUNG PANDAN GWA GUNUNG PANDAN

Lokasi Location
WKP Gunung Pandan terletak di Kabupaten GWA Gunung Pandan located in Nganjuk,
Ngajuk, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bojonegoro and Madiun Regency, East Java
Madiun, Provinsi Jawa Timur, berjarak sekitar 15 province, and located about 15 km to the
km arah timurlaut dari Kabupaten Nganjuk atau northeast of Nganjuk or about 30 km to the
berjarak sekitar 30 km arah selatan Kabupaten south of Bojonegoro.
Bojonegoro.

Ringkasan Geosains Geoscience Summary


Berdasarkan hasil analisa citra Landsat Digital Based on Landsat Digital Terrain Model (DTM)
Terrain Model (DTM) dan survei lapangan analysis and field surveis show Gunung Pandan
memperlihatkan daerah panas bumi Gunung Geothermal area composed of sedimentary and
Pandan tersusun atas batuan sedimen dan volcanic rocks dominance in the form of lava
dominasi batuan gunung api berupa aliran flows generated from some dunes volcanoes, as
lava yang dihasilkan dari beberapa gumuk well as the surface sediments stratigraphically
gunung api, serta endapan permukaan yang sequence from old to young is sedimentary
secara stratigrafi beururutan dari tua ke muda rock, pre Pandan Rock, Pandan 1 Rock, Pandan
adalah batuan sedimen, batuan pra Pandan, 2 Rock, Pandan 3 Rock, Pandan 4 Rock, Lawang
Batuan pandan 1, Batuan Pandan 2, Batuan Rock, Puru Rock, and Alluvium. Orientation of
Pandan 3, Batuan Pandan 4, Batuan Lawang, geological structures that develop in Gunung
Batuan Puru, dan Aluvium. Orientasi struktur Pandan Geothermal area is trending northeast
geologi yang berkembang di daerah panas bumi - southwest and northwest - southeast, as well
Gunung Pandan berarah timurlaut baratdaya as some relative trending faults west - east,
dan baratlaut tenggara, serta beberapa consisting of normal faults, normal faults Tipis,
sesar berarah relatif barat timur, terdiri dari normal faults Kedaton, normal faults Kendil,
sesar normal, sesar normal tipis, sesar normal Normal Fault Sambungrejo, normal faults Sukun,
Kedaton, sesar normal Kendil, Sesar Normal normal faults Krondonan and normal faults
Sambungrejo, sesar normal Sukun, sesar normal Nangka, horizontal faults and rock alteration.
Krondonan dan sesar normal Nangka, sesar
mendatar dan batuan ubahan.

Hasil analisa Portable Infrared Mineral Analyser Portable Infrared Mineral Analyser (PIMA)
(PIMA) batuan ubahan mengindikasikan indicates the presence of hallosyte,
kehadiran hallosyte, montmorillonit, dan montmorillonite, and opal rock alteration. By
opal. Dengan membandingkan temperatur comparing the temperature of formation of
pembentukan mineral ubahan klorit, serisit, chlorite, sericite, and epidote alteration minerals
dan epidot (>200oC) dengan temperatur (> 200oC) with a maximum temperature of the
maksimum sumber air panas di daerah panas hot springs in Gunung Pandan (43,1oC), then
bumi Gunung Pandan (43,1oC), maka fluida the temperature of hydrothermal fluid 200oC
hidrothermal bertemperatur 200oC pernah ever appeared on the surface of Gunung
muncul di permukaan Gunung Pandan sebagai Pandan as part of the past system geothermal
bagian dari sistem panas bumi Gunung Pandan Gunung Pandan. The formation of hallosyte,
masa lampau. Terbentuknya ubahan mineral montmorillonite and clay mineral alteration
hallosyte, montmorillonit dan lempung are common in fluid condition with relatively
umumnya terjadi pada kondisi fluida dengan acidic of pH. Compared with the pH of the
pH relatif asam. Dibandingkan dengan pH mata warm springs of Gunung Pandan currently
air hangat Gunung Pandan saat ini yang relatif relatively normal (pH 6.11 to 7.15) indicated a
normal (pH 6,11-7,15) menunjukkan adanya shift from the acidity to normal hydrothermal
pergeseran keasaman fluida hidrothermal dari fluid. It shows the heat transfer is dominated by
pH relatif asam ke fluida hidrothermal normal. convection flow in the reservoir fluid (hot water,
Hal tersebut menunjukkan transfer panas pada gas or vapor) are relatively normal. Alteration
akhirnya didominasi oleh aliran konveksi pada mineral formation at the surface acts as clay cap

GEOTHERMAL INVESTMENT 92 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


fluida reservoir (air panas, gas ataupun uap) of Gunung Pandan geothermal system.
yang relatif normal. Pembentukan mineral
ubahan di bagian permukaan berperan sebagai
lapisan penudung (clay cap) pada sistem panas
bumi Gunung Pandan.

Keprospekan dan Estimasi Potensi Prospec and Potential Estimation


Kompilasi data geosains menghasilkan daerah Geoscience data produces the geothermal
prospek panas bumi di sekitar kelompok prospect areas is around Warm Water
manifestasi air hangat Juri yang memanjang ke manifestation of Juri gorups that extends to
arah barat dan selatan, tepat berada di dalam the west and south, right in depression zone
zona depresi akibat kontrol beberapa sesar due to control several normal faults in the
normal di sekitarnya.Luas area prospek terduga vicinity. Probable area prospec is 15 km2. The
sebesar 15 km2. Perhitungan Estimasi potensi calculations of geothermal potential estimation
panas bumi menggunakan metode volumetrik using volumetric method is 39 MWe and using
sebesar 39 MWe dan menggunakan metode monte carlo method is 30 MWe.
monte carlo sebesar 30 MWe.

Kondisi Kelistrikan Electrical Condition


Sistem kelistrikan di Provinsi Jawa Timur adalah The electrical system in East Java province is a
merupakan bagian dari sistem interkoneksi part of interconnect Java-Madura-Bali system.
Jawa-Madura-Bali.Kebutuhan beban dilayani Needs of load of energy transfer is serviced
dari energi transfer dari sistem interkoneksi from interconnect Java-Madura-Bali (JAMALI)
Jawa-Madura-Bali (JAMALI) sebagai pemasok system as a major supplier of high-voltage wires
utama melalui jaringan SUTET (500 kV) dan through the network (500 kV) and SUTT (150 kV
SUTT (150 kV dan 70kV), serta dari pembangkit- and 70kV), as well as from small power plants /
pembangkit kecil/embedded (PLTA Wonorejo embedded (Wonorejo PJB hydropower, PLTM
PJB, PLTM dan Captive) melalui jaringan and Captive) through Medium Voltage network,
Tegangan Menengah, pembangkit sendiri (PLTD own generator (diesel and Sampean Baru PLTM),
dan PLTM Sampean Baru), dan pembangkit and rented power plant.
sewa.
The of East Java province has reached of 71.55%
Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Timur and the electrified ratio of villages is 99.71%.
sudah mencapai 71,55% dan rasio desa berlistrik
sebesar 99,71%.

Status Jalan Road Status


Jalan nasional, provinsi dan kabupaten/kota National, province, regency/municipality road.

Bandara Airport
Abdul Rahman Saleh Airport in Malang and
Juanda International Airport in Surabaya

GEOTHERMAL INVESTMENT 93 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Pelabuhan Harbour

Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya Tanjung Perak Harbour in Surabaya

GEOTHERMAL INVESTMENT 94 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


GEOTHERMAL DEVELOPER IN INDONESIA

NO DEVELOPER ADDRESS TLP/FAX

1 PT. Pertamina Geothermal Energy Menara Cakrawala Lt. 15 T: +62-21 39833221


Jl. MH. Thamrin No. 9 Jakarta 10340 F: +62-21 39833231
Setral Senayan II Office Tower Lt 25th T: +62-21 57384239
2 Chevron Geothermal, Ltd
Jl. Asia Afrika No. 8, Jakarta 10270 F: +62-21 5731030
Recapital Building 8th Floor T: +62-21 7245673
3 PT. Geo DipaEnergi Jl. Adityawarman Kav. 55, Kebayoran Baru Jakarta
F: +62-21 7247539
Selatan 12160
C/O Gedung The Energy 51th Floor 1, SCBD Lot II A, T: +62-21 29951648
4 Sarulla Operation Ltd
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 F: +62-21 29951649
Wisma Barito Pacific, Star Energy Tower 8th-11st Floor T: +62-21 5325828
5 Star Energy Geothermal Pte, Ltd.
Jl. Letjend S. Parman Kav. 62-63 Jakarta 11410 F: +62-21 5307928
Equity Tower 18th Floor
6 PT. Supreme Energy T: +62-21 5155222
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Menara Kuningan unit C/D, 6th Floor T: +62-21 30015971
7 PT. Sabang Geothermal Energi
Jl. HR. Rasuna Said Blok X/7, Kav. 5 Jakarta 12940 F: +62-21 30015972
GedungRecapital Lt. 5 T: +62-21 72787336
8 PT. SorikMarapi Geothermal Power
Jl. Adityawarman Kav. 55 Jakarta 12160 F: +62-21 72792445
Wisma Aldiro Dirgantara Lt.3 Suite 316 T: +62-21 7975574
9 PT. JabarRekind Geothermal
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.72 Jakarta, 12780 F: +62-21 7975514
Gedung Indonesia Power Lt.7 T: +62-21 5267666
10 PT. TangkubanPerahu Geothermal Power
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 18 Jakarta, 12950 F: +62-21 5250824
11 PT. WijayaKaryaJabar Power Jl. Panarukan No. 7 Menteng, Jakarta T: +62-21 3925678
Menara Rajawali Lt. 19 T: +62-21 5221472
12 PT. Giri Indah Sejahtera Jl. Mega Kuningan Lot. 5.1 Kawasan Mega Kuningan,
F: +62-21 5222252
Jakarta 12950
Gedung Menara Duta Lt. 2 T: +62-21 29912060
13 PT. Sokoria Geothermal Indonesia
Jl. HR. Rasuna Said Kav. B-9 Jakarta Selatan F: +62-21 29912070
Patra Office Tower T: +62-21 52900017
14 PT. WestindoUtamaKarya Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 32-34 8th Floor, Room 807F,
F: +62-21 52900647
Jakarta 12950
Bakrrie Tower 34th Floor, Rasuna Epicentrum T: +62-21 29912060
15 PT. Bakrie DarmakaryaEnergi
Jl. HR. Rasuna Said Jakarta 12940 F: +62-21 29912070
The Energy 50th Floor SCBD Lot 11A T: +62-21 2505459
16 PT. Medco Cahaya Geothermal
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 F: +62-21 5225977
Arthaloka Building 16th floor T: +62-21 2511522
17 PT. Pacific Geo Energy
Jl. Jend. Sudirman Kav. 2 Jakarta 10220 F: +62-21 2511378
Menara Duta Building 3rd Floor T: +62-21 5225080
18 PT. SintesaBanten Geothermal
Jl. HR Rasuna Said Kav. B-9 Jakarta 12910 F: +62-21 5229572
Gedung Tambang d/h WismaEka Karma T: +62-21 7942715
19 PT. Sejahtera Alam Energy
Jl. Kapten P. Tendean No 15 Jkt 12790 F: +62-21 7942714
Jl. HR. Rasuna Said Kav 1, Menara Imperium Lt. 18 T: +62-243560195
20 PT. Spring Energy Sentosa
Jakarta - 12980 F: +62-24 3514580

GEOTHERMAL INVESTMENT 95 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


DAFTAR PUSTAKA
REFERENCES

Bappenas, 2011. Geothermal Investment and Technical Assistance in Indonesia, Directotare


Of Energy, Mineral Resources, And Mining, The National Development Planning Agency.
Jakarta.
Badan Koordinasi Penanaman Modal, 2011. Potensi Investasi Provinsi Maluku Utara.
Jakarta.
Bisnis Indonesia,23 Auguts 2011. Pemerintah Terbitkan Aturan Penjamin Proyek Panas
Bumi (Government Issued a Policy to Guarantee Geothermal Project). Jakarta.
Castlerock 2010. Phase 1 report : Review and analysis of prevailing Geothermal Policies,
Regulation and Costs, A report Commissioned by ESDM. Jakarta.
Darma S, Harsoprayitno S, Setiawan B, Handyanto, Sukhyar, R Soedibjo, AW Ganefianto,
N & Stimac J. 2010. Geothermal Energy Update: Geothermal Energy Development and
Utilization in Indonesia, Proceeding Worl Geothermal Congress. Jakarta. http://www.
geothermal-energy.org/pdf/IGAstandard/WGC/2010/0128.pdf.
De Wilde A, 2010. Accelerating Geothermal developmentin Indonesia. Briefinf Paper,
MEMR. Jakarta.
Dendi Surya Kusuma, Sri Widodo,Bakrun, Edi Suhanto,Ario Mustang, Imanuel M. Foeh,
Bangbang Sulaeman, 2005. Prospek Panas Bumi Di Daerah Danau Ranau, Lampung Dan
Sumatera Selatan. Jakarta. http://psdg.bgl.esdm.id/kolokium/Panas-Bumi/Makalah-PB-
Danau-Ranau-Lampung.Pdf.
Dimar Zuliaskimsah, 2012. Daftar Perizinan Pertambangan. Jakarta. http://
dimarzuliaskimsah.blogspot.com/2012/12/daftar-perizinan-pertambangan.html.
ESDM, 2012. Indonesia Supposed to be able becaming geothermal superpower country,
ESDM.go.id. Jakrta. http://www.esdm.go.id/index-en/50-geothermal/5519-supposed-
to-be-eble-becoming-geothermal-superpower-country.html.
Fitrian Ardiansyah and Adhityani Putri, March, 2013. Hot, clean and complex: Unlocking
Indonesias geothermal power, Australian National University. http://www.stratfor.com/
the-hub/hot-clean-and-complex-unlocking-indonesia%E2%80%99s-geothermal-power.
Harsoprayitno S, 2009. Geothermal Development in Indonesia, Directorate general of
Mineral, Coal and Geothermal, Ministry of Energy and Mineral Resources, Presented
at The Asia Pacific Economic Forum (APEC) Energy Working Group (EWG) 38, Nusa Dua.
Bali.
Ira Eddymurthy, July 2011. Geothermal Energy in Indonesia: Untapped Potential. http://
blog.ssek.com/index.php/2011/07/geothermal-energy-in-indonesia-untapped-
potential/.
Indonesia State Owned Electricity Corp. ( PLN ) Plans For Renewable Energy Development.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Desember 2009. Master Plan Pembangunan
Ketenagalistrikan 2010 s.d 2014. Jakarta.
Kementerian ESDM, 2012. Profil Panas Bumi Indonesia, Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, 2012.
Jakarta.
Nasri Sebayang, 2012. Presentation on The 2nd Clean Power Asia Conference & Expo 2012.

GEOTHERMAL INVESTMENT 96 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


Bali, Indonesia.
Norton rose fulbright, 2010. A guide to the geothermal tender process in Indonesia. http://www.
nortonrosefulbright.com/knowledge/publication/28739/a-guide-to-the-geothermal-tendeprocess-
in-indonesia.
Pertambangan Geologi, 2011. Pengembangan Panas Bumi di Provinsi Banten (Geothermal Energy
Development in Banten Province), Pertambangan-Geologi.blogspot.com.au, viewed 2 March
2012, at (http://Pertambangan-geologi.blogspot.com.au/2011/03/pengembangan-panas-bumi-di-
provinsi.html).
PT PLN Persero, 2012. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) 2012 2020. Jakarta.
PT PLN (Persero), 2012. Statistik PLN 2012. Jakarta.
R Sukhyar, 2009. Saatnya Mengembangkan Panas Bumi, melalui : (http://www.djlpe.esdm.go.id/
modules.php-act-detail&sub-news article&news id-3070).
Suryadarma, 2010. Geothermal in Indonesia: Government Regulations and power utilities, opportunities
and challenges of its development, proceedings of 2010 World Geothermal Congress, 25-30 April.
Bali.
Suryadarma, Poernomo A, Pramono A, Brahmantio EA, Kamah, Y & Suhermanto G, 2010. The Role of
Pertamina Geothermal Energy (PGE) in Completing Geothermal Power Plants Achieving 10,000 MW
in Indonesia, Proceeding of 2010 World Geothermal Congress, 25-30 April. Bali.
Sri Widodo, Dedi Kusnadi, M. Kholid, Yuano Rezky. Evaluasi Potensi Panas Bumi Daerah Gunung Endut
Kabupaten Lebak - Provinsi Banten. (http://psdg.bgl.esdm.go.id/index.php/index.php http://psdg.
bgl.esdm.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=860:evaluasi-po.
Wahyuni ND & Rahman D, 2011. UU Panas Bumi akan diamandemen (Geothermal Law to be Amended),
Indonesia Finance Today, 20 May. (http://www.indonesiafinancetoday.com/read/8091/UU-Panas-
Bumi-Akan-Diamandemen).
Pudji W. Purbo (Partner), Fanny Kurniawan (Associate), and Prita Nazarudin (Associate) Indonesias
Geothermal Business Legal Framework . (http://www.worldservicesgroup.com/publications.asp/
action-article&artid-3277).
World Bank Group, 2013. Doing Business in Indonesia. Jakarta.
WWF Report, June 2012. Igniting the Ring of Fire, A Vision for Developing Indonesias Geothermal
Power. Jakarta.

GEOTHERMAL INVESTMENT 97 OPPORTUNITIES IN INDONESIA


photo
and
picture
These pictures are taken
taken from from the internet which
linked as follows:

1. Directorate of Geothermal
2. http://thecostaricanews.com /geother-
mal-electricity-is-expected-to-increase-
in-costa-rica/13485
3. http://energitoday.com/ 2013/05/08/
sumbar-miliki-potensi-panas-bumi-1-
685-mw-di-16-titik/
4. http://investingreenenergy.com /geo-
thermal-green-energy/
5. http://sugiyantoblog.wordpress.com
/2012/06/29/geothermal-sumber-
listrik-masa-depan-indonesia-yang-
ramah-lingkungan/
6. http://jendeladenngabei. blogspot.
com/ 2012/11/pembangkit-listrik-tena-
ga-panas-bumi.html
7. http://cfospmuses.blogspot.
com/2010/08/geothermal-energy-and-
entropy.html
8. http://www.worldisround.com/ar-
ticles/329808/photo73.html

9898O P POOPRPTOURNTIUT NI EIST I IENS II NN DION ND EOSNI AE S I A


G E OGTEHOETRHMEARLM IANL VIENSVT EMSETNMTE N T