Anda di halaman 1dari 2

2.

2 Demografika
Menurut Hauser dan Duncan (1959) demografi merupakan studi yang
mempelajari tentang ukuran, distribusi teritorial, dan komposisi populasi,
perubahan didalamnya serta perubahan komponennya. Dalam definisi ini terdapat
kata "komposisi populasi" dan "perubahan yang terjadi didalamnya",
menunjukkan bahwa demografi mencakup dua jenis demografi, yaitu demografi
formal dan studi populasi. Demografi formal, yaitu yang bersangkutan dengan
jumlah kelahiran, jumlah kematian, struktur umur, dan distribusi populasi, jadi
mengacu pada heterogenitas populasi. Adapun yang terkait dengan studi populasi
yaitu komposisi dari populasi, dan perubahan dari pandangan substantif baik itu
sosiologis, ekonomi, biologis, atau antropologis yang mengacu pada proses
dinamis.
Dalam demografi ini mampu memprediksi ukuran populasi di masa
depan dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, yaitu dengan memanfaatkan
informasi berkaitan dengan jumlah angka kelahiran di masa lalu, keteraturan
dalam pola usia kematian, dan tingkat yang memungkinkan terjadinya kematian di
masa depan. Dalam studi populasi biasanya melibatkan analisis statistika dari data
sampel (Xie, Yu., 2000).
Meningkatnya ukuran populasi dikarenakan kelahiran dan imigrasi, sedangkan
menurunnya ukuran populasi disebabkan oleh kematian dan emigrasi. Perubahan
jumlah populasi dalam satu area dapat dihitung dengan mengurangkan jumlah
orang yang mengalami kematian atau melakukan emigrasi dari jumlah orang yang
lahir selama periode tertentu. Ketika angka kelahiran ditambah imigrasi melebihi
angka kematian ditambah emigrasi, maka menunjukkan populasi yang meningkat,
dan sebaliknya maka populasi menurun. Terdapat tiga komponen dalam demografi
yaitu fertilitas, mortalitas, dan migrasi. Dalam demografi, pengukuran jumlah
kelahiran pada suatu tahun tertentu dikaitkan dengan jumlah penduduk yang
mempunyai risiko melahirkan pada tahun yang bersangkutan, dengan digunakan
angka kelahiran kasar atau crude birth rate (CBR), atau angka kelahiran total
(TFR). Untuk mortalitas digunakan angka kematian kasar (Crude Death Rate =
CDR) yaitu banyaknya kematian pada suatu periode (tahun) tertentu per 1000
penduduk tengah periode/tahun yang sama. Beberapa faktor yang mempengaruhi
angka kelahiran yaitu faktor ekonomi, urbanisasi, pendidikan perempuan, rata-rata
usia kawin, keyakinan agama, tradisi, dan norma budaya.
Beberapa faktor yang mempengaruhi angka kematian, menurunnya suplai
makanan, sehingga banyak terjadi penyakit karena kekurangan gizi (Miller &
Spoolman, 2010).

Daftar Rujukan
Xie, Yu. 2000. Demography: Past, Present, and Future. Journal of the American
Statistic Association. Vol 95: 450. hal 670-673
Hauser, P. M., and Duncan, O. D. 1959. The Study of Population: An Inventory
and Appraisal. Chicago: University of Chicago Press.
Miller, G.Tyller Jr. & Spoolman, S.J. 2010. Environmental Science. Eight Edition.
Australia: Brooks/Cole Thomson Learning (ebook).