Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Nama Mata Kuliah : English for Biology

Bobot SKS/ Kode MK : 2 SKS

Jurusan/SMT : Biologi

Jenjang : Strata Satu (S1)

Dosen Pengampu : Mutmainna Ekawati, M.Pd dan Kusdianawati, S.Pt.,M.Si.

Minggu Kemampuan/Kompetensi Bahan kajian Bentuk Kriteria Penilaian Bobot Nilai Referensi
Ke yang diharapkan (pokok Pembelajaran
bahasan/materi
ajar)

14 1. Mahasiswa mampu 1. Struktur organ Pembelajaran 1.1Mahasiswa 1. Kemampuan Campbell,


menjelaskan struktur penyusun individu dan dapat mahasiswa R. 2008.
organ penyusun sistem ekskresi pembelajaran membedakan dalam Biologi,
sistem ekskresi pada pada ikan, kooperatif (model organ menganalisis Edisi
ikan, burung dan burung dan jigsaw) penyusun literatur (Bobot Kedelapan
manusia dalam manusia dalam sistem ekskresi 4) Jilid 3.
Bahasa Inggris Bahasa Inggris pada ikan, Jakarta :
burung dan 2. Kemampuan Erlangga.
2. Mahasiswa mampu 2. Fungsi organ manusia dalam mahasisiwa
menjelaskan fungsi penyusun Bahasa Inggris dalam
organ penyusun sistem ekskresi mengemukaka
sistem ekskresi pada pada ikan, 1.2Mahasiswa n pendapat
ikan, burung dan burung dan dapat (Bobot 3)
manusia dalam manusia dalam membedakan
Bahasa Inggris Bahasa Inggris struktur organ 3. Kemampuan
penyusun mahasiswa
3. Mahasiswa mampu 3. Mekanisme sistem ekskresi dalam
menjelaskan sistem ekskresi pada ikan, bekerjasama
mekanisme sistem pada ikan, burung dan dalam
ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam kelompok
burung dan manusia manusia dalam Bahasa Inggris (Bobot 2)
dalam Bahasa Inggris Bahasa Inggris
2.1Mahasiswa 4. Kemampuan
4. Mahasiswa mampu dapat mahasiswa
merancang peta menjelaskan dalam
konsep mengenai fungsi organ menyimpulkan
sistem ekskresi pada penyusun teori (Bobot 2)
ikan, burung, dan sistem ekskresi
manusia dalam pada ikan,
Bahasa Inggris burung dan
manusia dalam
Bahasa Inggris

3.1Mahasiswa
dapat
membedakan
sistem ekskresi
pada ikan,
burung dan
manusia dalam
Bahasa Inggris

4.1Mahasiswa
mampu
memadukan
konsep sistem
ekskresi pada
ikan, burung,
dan manusia
dalam bentuk
peta konsep
berbahasa
Inggris.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Nama Mata Kuliah : English for Biology

Bobot SKS/ Kode MK : 2 SKS

Jurusan/SMT : Biologi

Jenjang : Strata Satu (S1)

Dosen Pengampu : Mutmainna Ekawati, M.Pd dan


Kusdianawati, S.Pt.,M.Si.

I. Kompetensi

1. Mahasiswa mampu menjelaskan struktur organ penyusun sistem


ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

2. Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi organ penyusun sistem


ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

3. Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme sistem ekskresi pada


ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

4. Mahasiswa mampu merancang peta konsep mengenai sistem ekskresi


pada ikan, burung, dan manusia dalam Bahasa Inggris

II. Indikator

4.1 Mahasiswa dapat membedakan organ penyusun sistem ekskresi


pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

4.2 Mahasiswa dapat membedakan struktur organ penyusun sistem


ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

2.1 Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi organ penyusun sistem


ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa Inggris

4.1 Mahasiswa dapat membedakan sistem ekskresi pada ikan, burung


dan manusia dalam Bahasa Inggris
4.1 Mahasiswa mampu memadukan konsep sistem ekskresi pada ikan,
burung, dan manusia dalam bentuk peta konsep berbahasa Inggris.

III. Deskripsi Materi

Struktur organ penyusun sistem ekskresi pada ikan, burung dan manusia
dalam Bahasa Inggris

Fungsi organ penyusun sistem ekskresi pada ikan, burung dan manusia
dalam Bahasa Inggris

Mekanisme sistem ekskresi pada ikan, burung dan manusia dalam Bahasa
Inggris

IV. Skenario Pembelajaran


1. Kegiatan Awal
a. Dosen membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam
b. Dosen menampilkan tujuan pembelajaran
c. Dosen menyampaikan apersepsi
2. Kegiatan Inti
a. Dosen mengelompokkan mahasiswa menjadi 4 kelompok. Tiap kelompok
beranggotakan 3 orang mahasiswa. Masing-masing mahasiswa diberi bagian
materi yang berbeda yaitu sistem ekskresi pada manusia, burung, dan ikan.
b. Pembagian bagian materi dilakukan dengan cara lot.
c. Setiap mahasiswa yang mendapat materi sistem ekskresi pada manusia
berkumpul bersama membentuk tim ahli sistem ekskresi manusia. Dan
seterusnya.
d. Dosen membagikan materi pada masing-masing tim ahli.
e. Tim ahli melakukan diskusi berdasarkan materi yang telah diberikan oleh dosen.
f. Setelah selesai berdiskusi dalam tim ahli, tiap anggota kembali ke kelompok asal
masing-masing.
g. Mahasiswa yang telah menjadi ahli kemudian secara bergantian mengajar teman
satu tim mereka tentang materi yang mereka kuasai.
h. Dosen memberikan Lembar Kerja (LK) untuk mendukung terjadinya diskusi
kelompok asal (berupa pertanyaan).
i. Kelompok asal mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.
3. Kegiatan Akhir
a. Secara individu, mahasiswa membuat peta konsep mengenai sistem ekskresi pada
manusia, burung dan ikan (penilaian kinerja)
b. Guru memberikan penguatan
V. Sumber/Media/Alat Penilaian
Sumber : Campbell, R. 2008. Biologi, Edisi Kedelapan Jilid 3. Jakarta : Erlangga.
Media : Power point
Alat penilaian: Tes tertulis dan rubrik
VI. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Tes: Objektif (Essai)
b. Non tes: Kinerja
2. Bentuk Instrumen
Rubrik penilaian kinerja
RUBRIK PENILAIAN KINERJA PRODUK (PETA KONSEP)

No Aspek Yang Dinilai Skor


Penjelasan Contoh
1 Hubungan antarkonsep Setiap satu garis yang
(proposisi): dua konsep konsep menghubungkan konsep
atau lebih yang 1 1 diberi skor = 1
dihubungkan oleh kata Contoh : 2 x 1 = 2
penghubung. Proposisi konsep konsep
dikatakan sahih jika
menggunakan kata
penghubung yang tepat.
Untuk setiap proposisi yang
sahih diberi skor 1

2 Hierarki antarkonsep: Setiap satu tingkatan level


tingkatan dari konsep yang konsep 5 konsep diberi skor = 5
Level
paling umum sampai Contoh :
1
konsep yang paling khusus. konsep konsep 4 x 5 = 20
5
Urutan penempatan konsep Level
yang lebih umum dituliskan 2
di atas dan konsep yang
lebih khusus dituliskan di konsep 5 konsep konsep
bawahnya. Hierarki konsep Level
dikatakan sahih jika urutan 3
penempatan konsepnya konsep 5 konsep

benar. Untuk setiap hierarki Level


yang sahih diberi skor 5. 4
3 Cross link antarkonsep Setiap satu garis silang yang
(kaitan silang): hubungan menghubungkan antar
yang bermakna antara suatu konsep pada segmen yang
konsep pada satu hierarki berbeda diberi skor = 10
dengan konsep lain pada Contoh :
hierarki yang lainnya. 2 x 10 = 20
Kaitan silang dikatakan
sahih jika menggunakan
kata penghubung yang tepat
dalam menghubungkan konsep
kedua konsep pada hierarki
yang berbeda. Sementara
itu, kaitan silang dikatakan konsep konsep konsep
kurang sahih jika tidak
menggunakan kata
penghubung yang tepat konsep konsep konsep
dalam menghubungkan konsep
kedua konsep sehingga 10 10
antara kedua konsep
tersebut menjadi kurang
jelas. Untuk setiap kaitan
silang yang sahih diberi
skor 10. Sedangkan untuk
setiap kaitan silang yang
kurang sahih diberi skor 2
4 Contoh konsep: kejadian Setiap satu contoh konsep
atau objek yang spesifik konsep yang diberikan, baik berupa
yang sesuai dengan atribut objek atau kejadian diberi
konsep. Contoh dikatakan konsep konsep skor =1
sahih jika contoh tersebut Contoh :
tidak dituliskan di dalam 4x1=4
kotak karena contoh konsep
konsep konsep konsep
bukanlah konsep. Untuk
contoh
setiap contoh yang sahih contoh contoh contoh

objek 1 objek 1 kejadian 1 kejadian 1


diberi skor 1.

(Sumber : Novak, J.D & Gowin D, 1984)

LEMBAR PENILAIAN PETA KONSEP

Hari/Tanggal : .................
Pertemuan : .................
Kelas : .................

Berilah skor pada tiap aspek sesuai dengan pengamatan saudara!

Aspek Yang Dinilai


Jumlah Jumlah Jumlah Cross
Jumlah Contoh
Klp Nama Mahasiswa Hubungan Hierarki Links Skor Nilai
(N= jml contoh
(N= jml (N= jml (N= jml cross link
x 1)
hubungan x 1) hierarki x 5) x 10)

2
3